F631-Hakikat Fisika dan Metode Ilmiah -Kelas 10 SMA
[Musik]
Halo para penggemar dan pecinta fisika.
Pada video kali ini saya akan
menjelaskan mengenai hakikat fisika dan
metode ilmiah.
Nah, sebenarnya apa hakikat fisika itu?
Pada hakikatnya fisika adalah cabang
ilmu pengetahuan yang pelajari sifat dan
fenomena alam serta bagaimana alam
semesta bekerja. Fisika berfokus pada
konsep dasar materi energi, ruang, dan
waktu serta interaksinya.
Nah, beberapa konsep dasar fisika
meliputi mekanika. Mekanika itu studi
tentang gerak benda dan gaya
mempengaruhinya. Hukum Newton banyak
dilibatkan dalam masalah mekanika.
Termodinamika yaitu studi tentang aliran
panas, energi dan kerja serta bagaimana
interaksinya dengan materi.
Elektromagnetisme studi tentang muatan
listrik statis dan dinamis. Medan
listrik medan magnet induksi
elektromagnetik serta radiasi
elektromagnetik.
Optika ini ada studi tentang cahaya dan
fenomena yang terkait dengannya seperti
refleksi, refraksi, difraksi, dispersi,
interferensi, dan polarisasi. Yang
termasuk dalam lingkup optika adalah
pembahasan lensa tipis, cermin,
alat-alat optik, dan perilaku cahaya
yang disebutkan di atas. Kemudian ada
getaran dan gelombang. Studi tentang
getaran dan gelombang staf fenomena yang
terkait dengannya. Gerak harmonik
sederhana, getaran tereddam, gelombang
mekanik, gelombang elektromagnetik,
gelombang diam, gelombang berjalan,
gelombang transversal, gelombang
longitudinal, termasuk ruang lingkup
pembahasan getaran dan gelombang.
Kemudian ada fisika modern, studi
tentang fenomena alam dan interaksinya.
Untuk alam yang sangat besar yaitu jagad
raya atau alam semesta hingga pada skala
yang sangat kecil dalam arti partikel
subatomik. Teori relativitas dan fisika
kuantum termasuk ruang lingkup fisika
modern.
Secara umum terdapat tiga hakikat
fisika, yaitu fisika sebagai sikap,
fisika sebagai proses, dan fisika
sebagai produk. Nah, fisika sebagai sika
menekankan pentingnya cara berpikir dan
berperilaku yang mendasari praktik
ilmiah. Nah, mencakup cara pandang,
pendekatan, dan metode yang diambil
dalam pelajari dan menerapkan
prinsip-prinsip fisika. ini lebih
menekankan pada kualitas mental dan
etika dalam berinteraksi dengan dunia
fisika dan ilmiah secara umum. Beberapa
aspek hakikat fisika sebagai sikap,
yaitu sikap kritis dan skeptis, rasa
ingin tahu dan keterbukaan ketelitian
dan interaksi, objektivitas dan
kejujuran, kerja sama dan kolaborasi,
kesabaran dan ketekunan, kreativitas dan
inovasi.
Fisika sebagai proses itu mencakup
siklus berkelanjutan dari observasi
eksperimen dan analisis yang membentuk
dasar pemahaman ilmiah. Proses
dibutuhkan untuk mengembangkan ilmu
fisika agar dapat diterapkan dalam
kehidupan yang nyata. Proses melibatkan
berbagai langkah sistematis yang saling
terkait untuk menjawab pertanyaan ilmia
dan pengembangan teknologi.
Fisika sebagai proses mencakup metode
ilmiah, penyesuaian teori atau
pengembangan model, publikasi hasil
penelitian, aplikasi dan implementasi,
evaluasi, dan revisi penerapan dalam
konteks baru. Nah, kemudian fisika
sebagai produk. Nah, fisika sebagai
produk adalah sekumpulan pengetahuan
yang dapat menghasilkan konsep, prinsip,
hukum, rumus, teori, model, fakta, dan
aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.
Nah, konsep itu apa sebenarnya? Konsep
adalah gagasan dasar atau pemahaman umum
tentang suatu gejala atau fenomena
fisika yang digunakan untuk membangun
pengetahuan ilmiah lebih lanjut.
Contohnya adalah konsep gaya. Itu sama
dengan dorongan atau tarikan yang
menyebabkan perubahan gerak benda.
Nah, postulat. Naposulat itu pernyataan
atau asumsi yang dianggap benar tanpa
perlu dibuktikan lebih dahulu dan
digunakan sebagai dasar dalam membangun
teori dan hukum. Contohnya adalah
posulat 1 Einstein. Hukum fisika
memiliki bentuk yang sama untuk setiap
kerangka acuan inersial. Nah, posulat
ini digunakan untuk mengembangkan teori
relativitas.
Prinsip. Prinsip itu adalah kaidah dasar
atau pedoman umum dalam fisika yang
digunakan untuk menjelaskan atau
menurunkan hukum-hukum atau fenomena
alam. Contohnya adalah prinsip
superposisi gelombang. Ini adalah ketika
dua gelombang bertemu, amplitude total
adalah jumlah dari amplitude
masing-masing gelombang.
Fakta. Fakta itu adalah kejadian atau
peristiwa alam yang diamati langsung,
diukur dan dibuktikan secara objektif,
serta tidak terbantahkan oleh data
empiris. Nah, ciri-ciri fakta terjadi di
alam nyata diperoleh dari hasil
eksperimen bersifat objektif dan
konsisten menjadi dasar penyusunan
hukum, teori, dan model. Contohnya, air
mendidih pada 100 derajat Celcius pada
tekanan 1 ATM. Nah, ini kan tidak
terbantahkan.
Nah, hukum hukum pernyataan ilmiah
sering dalam bentuk rumus atau hubungan
matematis yang didasarkan pada hasil
observasi dan eksperimen dan berlaku
umum dalam kondisi tertentu. Hukum
merupakan generalisasi dari fakta.
Contohnya hukum Newton. Resultan gaya
pada benda berbanding lurus dengan
percepatannya.
Nah, rumus itu adalah pernyataan
matematis untuk menerapkan hukum dalam
perhitungan. Contohnya adalah rumus
hukum 2 Newton. F = M * A di mana F itu
gaya M mass massa benda. A itu adalah
percepatannya.
Teori. Teori itu adalah sekumpulan
konsep, prinsip, postula, dan hukum yang
telah dirangkai secara sistematis dan
logis dengan tujuan untuk menjelaskan
fenomena alam dan memprediksi kejadian
fisika secara menyeluruh. Contohnya
teori mekanika klasik Newton. Nah, ruang
dan waktu bersifat mutlak. Tapi menurut
teori relativitas Einstein, ruang dan
waktu bersifat relatif atau tidak
mutlak. Jadi, kalau begitu teori itu
bisa mengalami revisi atau perbaikan.
Model. Model itu representasi sederhana
sebagai alat bantu baik secara visual,
verbal, matematis atau konseptual untuk
menjelaskan fenomena alam atau sistem
fisik yang kompleks agar lebih mudah
dipahami, dianalisis, dan diprediksi.
Contohnya model atom bor. Nah, ini
menggambarkan elektron mengitari inti
atom seperti planet mengitari matahari.
Nah, aplikasi ilmu fisika. Penerapan
fisika dalam segala bidang untuk
membantu kehidupan manusia sehari-hari.
Contohnya adalah aplikasi dalam bidang
teknologi dan rekayasa. Mesin kendaraan
tentu saja yang utama menggunakan ilmu
mekanika dan termodinamika. Mesin
pendingin. Nah, ini ilmu utamanya
perpindahan kalor dan termodinamika. Lif
ini pakai ilmu dinamika hukum Newton
usaha energi. Aplikasi dalam bidang
kesehatan dan kedokteran ada MRI dan CT
scan. Ini menggunakan teori medam magnet
dan gelombang elektromagnetik di singkat
GM. USG ultrasonografi ini pakai fisika
gelombang. Radiasi gam terapi kanker ini
adalah fisika nuklir. Jadi radiasi gamma
itu bisa digunakan untuk membunuh kanker
atau sel kanker ya. ini pakai teori
fisika nuklir atau hukum-hukum di fisika
nuklir. Kemudian ada laser. Laser itu
singkatan dari light amplification by
stimulated emission of radiation. Ini
untuk operasi mata lasik misalnya ya.
Nah, ini menggunakan fisika optik.
Aplikasi dalam bidang energi PLTA. Nah,
ini ada energi mekanik dan energi
listrik. ada pengubahan energi mekanik
yaitu energi ee gerak air, energi
potensial air menjadi energi listrik.
Kemudian ada PLTN, fisika nuklir, fisika
inti yang digunakan energi mekanik dan
listrik. PLTS.
Nah, kalau PLTS itu pembangkitan listrik
tenaga surya ya. Ini pakai fisika
kuantum. Tentu saja nanti ee cahaya
diubah menjadi energi listrik. Kemudian
PLTB
ini energi mekanik pembangkit listrik
tenaga bayu, tenaga angin ya. Jadi ada
perubahan energi mekanik energi listrik
itu
aplikasi dalam bidang telekomunikasi dan
informasi radio, radar dan TV ini pakai
turi gelombang elektromagnetik,
handphone dan internet. Nah, ini fisika
gelombang dan elektronika. Fiber optik
itu pakai optik geometri.
Aplikasi dalam bidang transportasi
terbang. Nah, ini ada aerodinamika dan
hukum Newton. Teori yang digunakan
kereta cepat makleb ini pakai teori
medan magnet. Rem mobil ABS ini dinamika
dan tekanan.
Aplikasi dalam astronomi dan antariksa
teleskop ini pakai ilmu optik geometrik
dan optika fisis. Roket dan satelit
pakai momentum dan gravitasi. Penentuan
massa planet ini hukum gravitasi Newton.
Aplikasi dalam bidang industri dan
manufaktur yang pertama ada sensor suhu,
tekanan dan kecepatan. Pakai teori
fluida dan dinamika. Kontrol otomatis
ini pakai teori elektronika dan magnet.
Aplikasi dalam bidang lingkungan,
pemantauan polusi udara. Nah, ini ada
fisika partikel dan gelombang. Deteksi
gempa, gelombang seismik. Pengelolaan
energi terbarukan pakai konservasi
energi hukum kalan energi ya. Nah, ini
sekarang kita bahas metode ilmiah.
Metode ilmiah adalah langkah-langkah
sistematis yang dilakukan untuk
mendapatkan pengetahuan melalui
pengamatan, percobaan, dan analisis agar
hasilnya dapat diuji dan dibuktikan
kebenarannya. Langkah-langkah metode
ilmiah yang pertama adalah observasi dan
identifikasi masalah, yaitu mengamati
fenomena alam dan mengenali adanya
masalah yang menarik untuk diteliti.
Observasi bisa berupa pengamatan atau
studi literatur.
Yang kedua, merumuskan masalah. Rumusan
masalah terkait erat dengan tujuan
penelitian. Rumusan masalah berupa
kalimat pertanyaan yang ingin dijawab
dalam penelitian. Kalimat pertanyaan
harus jelas, mudah dimengerti, dan dapat
diuji melalui eksperimen atau studi
lebih lanjut. Yang ketiga, menyusun
hipotesis. Hipotesis adalah dugaan
sementara. Ini jawaban sementara atas
rumusan masalah yang dibuat. Hipotesis
harus berdasarkan teori yang dikaji dan
bersifat objektif. Nanti rumusan masalah
saya akan berikan contoh di belakang ya.
Oke. Terus kemudian yang keempat
melakukan eksperimen atau uji hipotesis.
Menguji hipotesis dengan cara melakukan
eksperimen. Rancang dan lakukan
eksperimen untuk menguji hipotesis.
Eksperimen harus dirancang dengan
kontrol variabel yang ketat untuk
memastikan hasil yang valid dan dapat
dipercaya.
Nah, yang kelima adalah pengumpulan dan
analisis data. Data harus dicatat dengan
teliti dan siap dianalisis. Data yang
diperoleh dari eksperimen kemudian
diolah dalam bentuk tabel, grafik atau
diagram sehingga mudah dianalisis.
Pengolahan data ini dapat melibatkan
ilmu statistik atau teknik analisis data
lainnya.
Penarikan kesimpulan. Kesimpulan
diperoleh dari analisis data. Dari
pengolahan dan analisis data dapat
dibuat kesimpulan apakah hipotesis
diterima atau ditolak atau memerlukan
revisi. Yang ketujuh, mempublikasikan
hasil penelitian. Ini adalah opsional
ya. membuat jurnal atau laporan ilmiah
yang dipublikasikan ke komunitas ilmiah
agar bisa diuji ulang oleh peneliti
lain. Penelitian harus dapat direplikasi
oleh orang lain untuk memverifikasi
hasil dan memperkuat validitas temuan.
Tapi kalau Anda melakukan penelitian
tanpa publikasi ya tidak harus seperti
itu. Misalnya ee penelitian rahasia
misalnya gitu ya. Terus kemudian yang
kedelapan, evaluasi dan penyesuaian.
Jika diperlukan, lakukan penyesuaian
pada hipotesis atau eksperimen
berdasarkan umpan balik dari komunitas
ilmiah atau temuan baru.
Nah, sebelum melakukan eksperimen itu
kita harus menentukan variabel
penelitian. Variabel akan menentukan
validitas hasil penelitian. Ada tiga
macam variabel. Yang pertama variabel
terikat atau variabel dependen. Variabel
yang akan diukur atau diamati dalam
penelitian.
Ya, yang B ada variabel bebas. variabel
independen. Variabel yang dibuat
berubah-ubah yang menyebabkan perubahan
pada variabel terikatnya. Variabel
kontrol itu variabel yang dibuat tetap.
Nah, ee berikutnya adalah menetapkan
prosedur kerja.
Prosedur kerja merupakan urutan langkah
kerja secara terperinci dan runtut untuk
memudahkan eksperimen.
Contoh ini ya, contohnya saya beri
contoh ini. Contohnya Anda ingin
membuktikan hukum. Rumusan masalahnya
bisa seperti ini. Bagaimana pengaruh
tegangan listrik pada tetap terhadap
arus listrik yang melewatinya? Jadi,
rumusan masalah berupa kalimat
pertanyaan.
Nah, kalimat pertanyaan ini nanti akan
dijawab melalui eksperimen.
Makanya ada juga hipotesis. Hipotesis
itu dugaan sementara, jawaban sementara
dari rumusan masalah.
Nah, hukum Ohm. Kita tahu hukum um itu V
= I * R. V tegangan listrik pada
hambatan satuannya volt. Ya, arus
listrik yang melewati hambatan satuannya
amper. R itu adalah hampatan listrik
satuannya ohm.
V itu variabel bebas di sini ya. V-nya
digunakan sebagai variabel bebas karena
ini kan bagaimana pengaruh tegangan
listrik. Tegangan listrik itu V. Ini
dibuat variabel bebas. Nah, ini
diubah-ubah dalam percobaan eksperimen.
Nah, sedangkan I itu variabel terikat
nilainya tergantung pada variabel bebas
dong ya kan. Nah, R di sini variabel
control. variabel control itu nilainya
harus tetap dalam eksperimen sama sekali
tidak diubah, dibuat tetap.
Nah, ini contohnya kalau Anda bikin
tabel misalnya Anda mengambil data ee
misalnya Anda mengulang percobaan
sebanyak 4 kali. Untuk tegangan 3 volt
harusnya berapa? R-nya ini dibuat tetap
100. Jadi R ini merupakan variabel
control 100 ohm ya untuk kondisi
tegangan berapapun.
Nah, Anda bisa mencatat di sini
ampermeter
Anda gunakan untuk mengukur arus. Jadi,
untuk 3 volt ini arusnya berapa? Anda
tulis di sini kalau 6 volt arusnya
berapa? 9 volt arusnya berapa? V-nya 12
volt nah arusnya berapa? Nah, dengan R
yang tetap 100 ohm. Nah, kalau sudah,
maka Anda bisa mengeplot grafik hubungan
antara tegangan dengan arus.
Nah, variabel bebasnya biasanya
diletakkan pada sumbu mendatar. Lazimnya
begitu. Kalau variabel terikat
diletakkan pada sumbu vertikal. Jadi,
arus satuannya amper, V-nya satuannya
volt. Nah, misalkan pada 3 volt Anda
menemukan sekian arusnya. Nah, ini
sekian itu percobaan Anda terserah di
situ ya. Kalau percobaan suungguhnya ada
bilangannya di sini pada 3 volt sekian
gitu ya. Pada 6 volt sekian. Nah,
ditandai dengan titik-titik ini. Lalu
Anda tarik grafiknya, Anda hubungkan
titik-titik itu. Nah, ini pasti berupa
garis lurus nanti. Tapi ya tentu saja
titik-titik ini tidak tepat pada garis
ini. Biasanya dalam eksperimen itu pasti
ada kesalahan ukur, ya. Nah, oleh sebab
itu titik-titik ini tidak pada garis ini
ya. Mungkin agak sedikit melenceng,
mungkin ada juga yang tepat di garis.
Bisa juga seperti itu. Itu tergantung
dari kualitas alatnya bagaimana. Kalau
alatnya murah, kualitasnya rendah, ya
biasanya pengukurannya kurang teliti
gitu ya. Nah, nanti titik-titik ini
semakin jauh dari garis ini gitu ya.
Tapi kalau alatnya sangat presisi ya ee
akurasinya tinggi dalam penelitian, maka
nanti ini mungkin titiknya ini akan
sangat dekat sekali dengan garis lurus
ini. Kenapa berupa garis lurus?
Karena memang tadi I dengan V, V itu I *
R. Kalau I berarti sama dengan V/r. I
itu berbanding lurus dengan V. Makanya
grafiknya berubah garis lurus. Jadi,
Anda tidak bisa mengarang misalkan ini
berupa parabola gitu. Enggak mungkin.
Berarti mungkin percobaan Anda
bermasalah.
Oke, sekarang kita bicara keselamatan
kerja di laboratorium. Keselamatan kerja
di laboratorium adalah aspek krusial
untuk melindungi kesehatan dan
keselamatan semua orang yang bekerja di
lingkungan laboratorium. Keselamatan
kerja di laboratorium menyangkut semua
unsur yaitu peneliti atau manusianya
atau praktikannya dan objek peralatan
dan ruang praktikum. Adapun tujuan
penerapan keselamatan kerja sebagai
berikut. Yang pertama melindungi
praktikan khususnya dan menjamin
keselamatan setiap orang yang berada di
laboratorium.
Yang B, menjamin sumber-sumber produksi
dan peralatan praktikum di laboratorium.
Yang ketiga, mencegah dan mengurangi
kecelakaan di laboratorium supaya tetap
terjaga, terawat, dan aman. Yang
keempat, memberikan pertolongan pertama
pada kecelakaan. Nah, ini utamanya, ya.
Oke. Terus kemudian tindakan-tindakan di
laboratorium untuk menjaga keselamatan
kerja adalah bagaimana? Yang pertama,
bersikap hati-hati pada saat melakukan
percobaan. Perlakuan terhadap alat harus
diperhatikan. Berhati-hati terhadap
bahan kimia. berhati-hati terhadap
sumber tegangan listrik. Jangan sampai
Anda kesetrum ya. Meniti Anda berhasil
tapi Anda mati karena kesetrum kan
enggak lucu ya. Berhati-hati jika
menggunakan pembakar api dalam
percobaan. Jangan bermain api bisa
terbakar kan. Nah, makanya harus
hati-hati memahami simbol-simbol tanda
bahaya. Nah, ini penting ya. Nah, simbol
apa saja ini? Antara lain aja ada simbol
bahaya bahan-bahan keracun, simbol
bahaya lingkungan, simbol bahan
berkarat. simbol bahan sudah meledak,
simbol bahan sudah terbakar dan
sebagainya. Ini saya memiliki beberapa
simbol di sini ya yang ee familiar dalam
kehidupan kita di ee sehari-hari di
laboratorium. Yang pertama adalah bahan
mudah terbakar. Simbolnya seperti ini.
Kemudian ada bahan beracun. Nah, ini
kayak tengkorak menakutkan ya. Nah,
mematikan bahan beracun. Ini ada
oksidator simbolnya seperti ini. Ee
pengoksidasi berarti ini ya. Kemudian
ada tanda silang hitam itu berbahaya
atau pengiritasi ya. Kemudian seperti
ini simbolnya itu bahan mudah meledak.
Kemudian kalau simbolnya seperti ini itu
baya lingkungan. Ada juga korusif. Ini
simbolnya paya biologis simbolnya
seperti ini. Kalau seperti ini sudah
sangat familiar kita ya. Misalkan
kemarin itu ya ee pengeboman
situs nuklir Iran oleh Amerika masih
banyak tanda ini seperti ini di situ ya.
bayar radiasi bahan radioaktif bahan
nuklir ya. Oke.
Alat-alat keselamatan kerja di
laboratorium ini penting. Yang pertama
peralatan pelindung kiri PPD. Ada
kacamata pelindung sarung tangan, lab ya
just lab. Kacamata pelindung ini supaya
Anda tidak kelilipan ya. Bahaya nanti.
Apalagi banyak misalnya kelilipan air
keras. Wah bahaya makanya perlu ada
bahan pelindung kacamata pelindung ya.
Terus ada masker atau respirator. Ini
virtual khusus ya. Misalnya kita di
labrutium bisa aja menghirup gas-gas
yang berbahaya. Perlu pakai masker, ada
pelindung telinga, siapa tahu ada suara
yang sangat bising memekatakan
memekakkan telinga ya. Itu perlu
pelindung telinga supaya telinga kita ya
tetap terjaga awet gitu ya. Tidak rusak.
Ee terus yang kedua pemadam kebakaran
perlu ya. Nah, biasanya pakai pemadam ee
pemadam kebakaran. Nah, ini biasanya
pakai pemadam kebakaran yang portable
itu ya. Terus ada eye washer itu
pembersih mata. The water sour ini
safety shower. Ada kotak P3K ada
peralatan pembersih seperti itu.
Busic is very easy and fun. Semoga
bermanfaat.
More transcripts
Explore other videos transcribed with YouTLDR.

BTS Breaks Another Record While Eating Spicy Wings | Hot Ones
First We Feast · English

Movie clips that you might be interested in#shorts
CineFlicks · Hindi

Rangkuman Materi PPKn Kelas 10 Semester 1
Pontjo Juwono · English

Mundos Muertos
Cinematix · English

Konsep Dasar Rekam Medis Elektronik
laili ilmi · Indonesian

KONSEP DASAR ILMU EKONOMI DAN MASALAH EKONOMI
Rian Boltok · English

Soft Skills 2023 - 10 - Praktik Pengembangan Karir Abad 21
Saget Ngaos · English

FISIKA Kelas 12 - Hukum Coulomb & Medan Listrik | GIA Academy
GIA Academy · Indonesian

Juara 1 Syarhil Quran Putra MTQH Jawa Barat Tahun 2025 dari Kabupaten Bandung
Hamdi Saputra · English

Langkah-Langkah Menyusun Laporan Hasil Observasi
Bahasa · Indonesian

Informatika kelas 9 bab 1 kurikulum merdeka
Suryani M. Nasir · Indonesian

Uvodni video, ako želiš biznis!
Ivan Milošević Grape Devel · English
Get the TLDR of any YouTube video
Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.