Full Transcript

·YouTLDR

SEMINAR NASIONAL 2026 INSTITUT STIAMI

3:37:21IndonesianTranscribed Jul 23, 2026
0:00

Ancol Jakarta. Inilah dia seminar

0:03

nasional Institut Setiami tahun

0:07

2026.

0:14

[musik]

0:22

[musik]

0:30

[musik]

0:35

[musik]

0:43

[musik]

0:47

[musik]

0:54

[musik]

0:59

[musik]

1:11

Ayo mulai

1:17

[musik]

1:24

[musik]

1:33

[musik]

1:40

[musik]

1:46

[musik]

1:55

[musik]

1:58

Khan

2:01

cahayens

2:03

[musik]

2:13

[musik]

2:18

[musik]

2:26

[musik]

2:31

[musik]

2:39

[musik]

2:44

[musik]

2:51

[musik]

2:56

[musik]

3:00

[musik]

3:04

ale

3:09

[musik]

3:13

[musik]

3:19

[musik]

3:20

ale

3:22

Ale he, ale aleungangumpangumpung

3:24

[musik]

3:31

[musik]

3:37

[musik]

3:44

[musik]

3:49

[musik]

3:59

[musik]

4:00

Kayahan

4:03

cahayana

4:05

[musik]

4:10

[musik]

4:19

[musik]

4:27

[musik]

4:33

[musik]

4:39

[musik]

4:41

Kjang

4:44

[musik]

4:56

[musik]

5:02

[musik]

5:07

[musik]

5:11

J

5:13

[musik]

5:21

[musik]

5:22

Tuhanang

5:26

[musik]

5:31

[musik]

5:39

[musik]

5:43

[musik]

5:48

[musik]

5:53

[musik]

6:00

[musik]

6:08

[musik]

6:13

Berikan tepuk tangan yang meriah untuk

6:15

putra-putri kampus Institut Setiami.

6:18

Untuk itu marilah kita sambut. Inilah

6:21

dia MC kita, Ria dan Andi. [berteriak]

6:34

Boom boomalak [musik] boom boom lom zoom

6:37

zom boom boom boom boom [musik] zoom

6:41

zoom zoom boom boom boom boom zom boom

6:48

[musik]

6:54

[musik]

6:58

boleh kasih tepuk tangannya dulu dong

7:00

Bapak Ibu untuk kita semua yang sudah

7:02

luar biasa di pagi hari ini.

7:04

Sangat luar biasa ya.

7:06

Ramai banget ya, Kak Andi ya. Kayaknya

7:08

hari ini ada 5.000 orang ya, Bapak, Ibu

7:11

ya. Boleh kita kasih tepuk tangan sekali

7:14

lagi yang lebih meriah.

7:18

Baik. Bismillahirrahmanirrahim.

7:20

Asalamualaikum warahmatullahi

7:22

wabarakatuh.

7:24

Waalaikumsalam.

7:26

Alhamdulillahiabbil alamin wabihi

7:28

nastain w um dunya waddin wasatu

7:31

wasalamu ala asofiliya wal mursalin wa

7:34

alihi wasbihi ajma amma ba tentunya

7:38

salam selamat pagi dan juga salam

7:40

sejahtera bagi kita semua om swastiastu

7:43

namo buddhaya salam kebajikan

7:46

puji syukur tentunya selalu kita

7:48

panjatkan kehadirat Allah subhanahu wa

7:50

taala dan juga kepada junjungan kita

7:53

Nabi Besar Muhammad sallallahu alaihi

7:55

wasallam sehingga pada pagi hari ini

7:57

kita bisa hadir di tempat ini dalam

7:59

rangkaian acara seminar nasional

8:01

Institut Ilmu Sosial dan Manajemen

8:04

Setiami dengan tema transformasi

8:07

kompetensi SDM dan Manajemen Berbasis AI

8:10

untuk daya saing dan ketahanan nasional

8:12

di sektor strategis di Candi Bentar Hall

8:16

Putri Doyong Ancol Jakarta pada hari

8:18

Sabtu 25 April 2026.

8:25

Weekend yang cerah ini ya, Karya ya.

8:27

Weekend yang cerah. Suasananya pun juga

8:29

pas di pinggir pantai. Tak lupa juga

8:31

kami ucapkan selamat datang dan selamat

8:33

pagi kepada yang terhormat pembina

8:36

Yayasan Ilomata, Bapak Prof. Dr. Safri

8:38

Nurmantu, M.Si.

8:41

Yang terhormat Ketua Yayasan Ilomata,

8:44

Bapak Dr. Ir. Panji Hendarso, M.M. yang

8:46

pada pagi hari ini diwakili oleh

8:49

Sekretaris Yayasan Iloom Mata Bapak Afan

8:51

Mantu dan Bendahara Yayasan Ilomata

8:54

Bapak Dr. Suprio.

8:56

Yang kami hormati Rektor Institut Ilmu

8:59

Sosial dan Manajemen Setiame Ibu Prof.

9:02

Dr. Haj Silviana Murni, S.H., M.Si.

9:06

Yang kami hormati

9:08

Prof. Dr. Esa Prakasa, MTI, selaku

9:10

Kepala Pusat Riset Data dan Informasi

9:13

BRIN.

9:16

Yang kami hormati Prof. Dr. Sani

9:18

Muhammad Isa, S.Si., MKom selaku guru

9:21

besar bidang ilmu data sains.

9:24

Yang kami hormati Bapak Riri Satria,

9:27

SKOM, M.M. selaku Komisaris Utama PTILCS

9:31

Pelindo Solusi Digital.

9:34

Yang kami hormati Bapak Dr. Taufik

9:36

Supriadi, S., S.H., M.K.

9:40

selaku community development expert.

9:44

Yang kami hormati Bapak Ir. H. Nuroj,

9:47

M.Si. selaku selaku anggota DPR RI

9:50

Komisi 11.

9:52

Yang kami hormati Bapak Once Mekel, SH.

9:55

selaku anggota DPR RI Komisi 10.

9:59

Yang kami hormati Wakil Rektor Institut

10:02

Wakil Rektor 1 Institut Ilmu Sosial dan

10:04

Manajemen Setiami Ibu Dr. Eis

10:06

Komalawati, Esos, M.Si. si

10:09

yang kami hormati Wakil Rektor 2

10:11

Institut Ilmu Sosial dan Manajemen

10:13

Setiami Bapak Dr. Hartono, S. M.M.

10:17

Dan yang kami hormati para dekan

10:19

direktur, Kaprodi, Kepala Kampus, Kepala

10:22

Bagian, serta Bapak Ibu dosen dan

10:24

mahasiswa Institut Ilmu Sosial Manajemen

10:26

STIMI yang berbahagia. Pada pagi hari

10:28

ini kita kasih tepuk tangan sekali lagi

10:30

yang meriah untuk kita semuanya.

10:33

Oke, rasanya kurang lengkap kalau kita

10:35

tidak memperkenalkan diri ya, Kak Andi

10:38

ya, supaya nanti lebih kenal dekat

10:39

dengan Bapak, Ibu dan juga teman-teman

10:41

semuanya. Perkenalkan saya Ria Alifa dan

10:43

juga rekan saya

10:44

Andi Reslauda

10:45

yang akan memandu jalannya rangkaian

10:47

acara seminar di hari yang penuh dengan

10:50

kebahagiaan ini tentunya ya, Kak. Penuh

10:52

semangat tentunya ya.

10:53

Betul banget. Kalau gitu kita cek

10:54

semangatnya dulu boleh dong. Rekan-rekan

10:58

mahasiswa yang hari ini sudah hadir ada

11:01

dari program

11:04

sarjana yang sudah hadir. Mana program

11:07

sarjana yang sudah hadir suaranya?

11:10

Wah

11:11

1000 orang ya. Selanjutnya selanjutnya

11:14

kita coba cek teman-teman dari program

11:17

vokasi apakah ada yang hadir pada hari

11:19

ini?

11:20

Vokasi mana suaranya?

11:25

Masih malu-malu. Enggak apa-apa.

11:29

[terkesiap]

11:29

Oke, selanjutnya rekan-rekan dari Pasca

11:34

Sarjana. Mana suaranya?

11:36

Wow.

11:37

Wow. Ini paling rame ya, Kak Andi ya?

11:41

Tum tumben malah paling rame ya.

11:44

Betul banget. Kayaknya ini yang udah

11:46

enggak sabar mau nyelesaiin tesis ya,

11:47

Bapak Ibu ya. [tertawa]

11:49

Oh, belum.

11:50

Oh, belum ya. Tapi sudah dalam tahap

11:53

proses penulisan juga ya pasti ya.

11:56

Tapi katanya hari Senin besok sudah

11:57

mulai UTS ya.

11:59

Betul banget Kak Andi.

12:00

Iya. Kita doain semoga lancar UTS-nya

12:02

dan bisa mendapatkan hasil yang terbaik

12:03

tentunya dong.

12:04

Amin. Amin. Amin ya rabbal alamin.

12:06

Tentunya Bapak Ibu kami juga mengucapkan

12:07

terima kasih banyak kepada para

12:09

sponsorship yang sudah berkenan

12:11

mendukung jalannya rangkaian acara hari

12:13

ini dari Kementerian Pariwisata dan juga

12:16

Ekonomi Kreatif. Boleh kasih applaus-nya

12:18

Bapak dan Ibu. Terima kasih banyak atas

12:20

supportnya. Lalu kemudian ada dari

12:22

Posetik dan juga rekan media partner

12:25

kita hari ini dari Berita Nasional TV,

12:28

Tribu News dan juga BR TV. Terima kasih

12:30

banyak.

12:32

Dan selanjutnya, Bapak, Ibu hadirin yang

12:34

kami hormati, demi kelancaran seluruh

12:36

rangkaian acara pada pagi hari ini,

12:38

izinkan kami membacakan tata tertib

12:41

seminar.

12:43

Peserta wajib hadir tepat waktu sesuai

12:45

dengan jadwal yang telah ditentukan.

12:48

Peserta diwajibkan melakukan registrasi

12:51

atau absensi dengan barcode sebelum

12:53

memasuki ruang seminar.

12:57

Berpakaian rapi dan sopan menggunakan

12:59

almamater sesuai dengan ketentuan yang

13:01

berlaku.

13:03

Menjaga ketertiban dan kenyamanan selama

13:05

kegiatan berlangsung.

13:08

Selanjutnya, peserta dilarang membuat

13:10

kegaduhan, berbicara sendiri, atau

13:13

mengganggu jalannya acara.

13:16

Handphone harap di silent atau nonaktif

13:18

selama sesi seminar berlangsung.

13:21

Peserta wajib mengikuti seluruh

13:23

rangkaian acara dari awal hingga

13:24

selesai.

13:27

Dilarang makan dan minum di dalam

13:29

ruangan seminar kecuali telah disediakan

13:31

oleh panitia.

13:34

Peserta diperkenankan bertanya pada sesi

13:36

tanya jawab dengan mengangkat tangan dan

13:38

menyebutkan identitas terlebih dahulu.

13:42

Dilarang merokok di area kegiatan

13:43

seminar.

13:46

Peserta juga wajib menjaga kebersihan

13:47

lingkungan selama acara berlangsung.

13:51

Selanjutnya, segala bentuk dokumentasi

13:54

oleh peserta harus tetap memperhatikan

13:56

kenyamanan dan tidak mengganggu jalannya

13:58

acara.

14:00

Peserta yang melanggar tata tertib akan

14:02

dikenakan sanksi sesuai ketentuan

14:04

panitia

14:06

dan peserta wajib membuat resume setelah

14:09

acara selesai dan di-upload ke SSO

14:11

teman-teman masing-masing.

14:14

Oke, jadi Bapak, Ibu, dan juga

14:15

kakak-kakak rekan semuanya itu adalah

14:17

tata tertib yang harus kita patuhi

14:19

tentunya ya untuk menjaga kelancaran

14:22

rangkaian acara seminar hari ini Kak

14:24

Adik. Tapi bukan hanya tata tertib Bapak

14:26

Ibu tadi sudah disampaikan. Jangan lupa

14:28

ee kakak-kakak, rekan mahasiswa ya untuk

14:30

bisa menulis resume

14:33

dari materi yang sudah didapatkan hari

14:35

ini oleh Bapak Ibu narasumber gitu ya.

14:37

Lalu kemudian aku juga mau infoin ada

14:40

hal yang lebih menarik nih Kak Andi

14:42

tentunya.

14:42

Kenapa yang menarik karya bukannya aku

14:44

yang nyampaiin?

14:45

Kayaknya kurang lengkap kalau kita

14:46

enggak bagi-bagi hadiah nanti ya, Bapak,

14:48

Ibu, dan juga rekan-rekan semuanya. Oke,

14:51

jadi nanti akan ada hadiah menarik untuk

14:55

Bapak, Ibu, dan juga kakak-kakak

14:57

mahasiswa yang hari ini telah hadir yang

15:00

berhasil membuat video activity selama

15:03

jalannya rangkaian acara seminar ini

15:06

berlangsung ya. Jadi, boleh dibuat

15:09

kontennya semenarik mungkin karena saat

15:11

ini kita membahas tentang teknologi EA

15:14

dan juga konten tentunya ya Kak Adi ya.

15:16

Jadi silakan Bapak, Ibu, dan juga

15:18

Kakak-kakak semuanya buat konten

15:21

terbaiknya gitu ya. Sampaikan kepada

15:24

publik bahwa kita hari ini mengikuti

15:25

jalannya rangkaian acara seminar yang

15:27

dilaksanakan oleh Institute SetiMI

15:29

tentunya dengan sekreatif mungkin ya Kak

15:31

Andi ya. Mau pakai lagu Kicau Mania juga

15:34

boleh kakak-kakak ya yang saat ini lagi

15:37

happening gitu.

15:37

Happening banget. Iya.

15:39

Oke, selanjutnya nanti akan ada tiga

15:42

penanya terbaik. Jadi disiapkan ya untuk

15:45

kakak-kakak semuanya. Alat tulisnya

15:47

boleh disiapkan. Nanti kalau ada

15:49

pertanyaan silakan boleh tunjuk tangan

15:51

ketika sesi diskusinya sudah dibuka. Dan

15:54

untuk selanjutnya nanti akan ada hadiah

15:57

menarik untuk 10 orang yang beruntung.

16:01

Tapi kita enggak bisa kasih tahu

16:02

sekarang, Kak Andi.

16:03

Iya dong, enggak bisa dikasih tahu

16:04

sekarang. Tapi Karya sebelum kita lebih

16:06

lanjut lagi nih, saya pengin tanya. Ini

16:08

teman-teman di sini pada pengin enggak

16:10

dapat door price-nya?

16:13

Ada yang mau Bapak Ibu hadiahnya? Mau

16:17

mau ya?

16:17

Aduh ini kurang semangat ya kayaknya ya.

16:20

Jawabnya berbisik ya bukannya teriak.

16:22

Iya betul. [tertawa]

16:23

Ada yang mau door price? Kakak-kakak

16:25

semuanya

16:26

mau.

16:27

Mau. Oke. Jadi ditunggu ya dinantikan di

16:31

sesi akhir nanti sebelum penutup kita

16:33

akan sampaikan kira-kira apa door

16:35

price-nya yang akan berhasil dimenangkan

16:38

oleh 10 orang tadi.

16:39

Betul. Tapi ada satu syaratnya kalau

16:40

teman-teman pengin dapat door price,

16:43

syaratnya satu, ambil door price-nya di

16:45

laut.

16:46

Oh, berenang berenang ya. Jangan. Oke.

16:49

Yes. [tertawa] Oke.

16:50

Jangan berenang, Kak Andi, ya. Oke. Jadi

16:52

itu ya Bapak, Ibu dan juga Kak-kakak

16:54

semuanya. Nanti akan ada hadiah dan juga

16:56

door price menarik dengan total jutaan

16:59

rupiah, Kak Andi yang bisa dimenangkan

17:01

oleh kakak-kakak semuanya. Oke. Baik,

17:04

Teman-teman dan juga ya demi menjaga

17:06

kelancaran acara kita pada hari ini

17:09

supaya suasana menjadi lebih hemat dan

17:11

apapun yang kita dapatkan di hari ini

17:13

memberikan keberkahan pada kita dan

17:15

memberikan manfaat kepada kita mulai

17:17

dari hari ini sampai seterusnya, maka

17:20

selanjutnya mari sama-sama akan kita

17:22

dengarkan lantunan ayat suci Al-Qur'an

17:25

dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh

17:28

yang terhormat Bapak Dr. Dian Wahyudin,

17:30

Esos, M.Si. si kepadanya dipersilakan.

17:35

[musik]

17:42

[musik]

17:47

[musik]

17:58

Asalamualaikum warahmatullah

18:00

wabarakatuh.

18:13

Auzubillahiminasyaitanirrajim.

18:32

Bismillahirrahmanirrahim.

18:34

[bernyanyi]

18:45

[bernyanyi]

18:59

Ya

19:04

ayyuhalladzina

19:07

[bernyanyi]

19:09

amanu

19:13

[bernyanyi]

19:14

idza

19:16

qila

19:29

Idza qila

19:32

lakum

19:34

tafassahu

19:37

fil majalis. [bernyanyi]

19:53

Tafassahu

19:56

fil majalisi

19:59

fafsahu

20:02

yafsahillahu

20:06

lakum

20:16

Waidza

20:17

qilauzu

20:21

fansyuzzu

20:24

yarfaillah

20:36

Yarfaillahulladzina

20:43

amamanu

20:45

[bernyanyi]

20:45

minkum

20:55

[menghela napas]

21:04

yarfa Waillahulladzina

21:10

amamanu

21:12

minkum

21:15

walladzina

21:17

utul

21:19

ilma [bernyanyi] darajat

21:31

walladzina

21:33

utul

21:40

[bernyanyi]

21:46

Wallahu [berteriak]

21:48

bima

21:50

tammaluna

21:53

khabirq

21:55

[bernyanyi]

22:05

[bernyanyi]

22:12

Aku berlindung kepada Allah

22:14

dari godaan setan yang terkutuk.

22:19

Dengan nama Allah yang maha pengasih

22:22

maha penyayang.

22:25

Wahai orang-orang yang beriman,

22:29

apabila dikatakan kepadamu,

22:32

berikanlah kelapangan di dalam

22:34

majelis-majelis,

22:37

maka lapangkanlah,

22:40

niscaya Allah akan memberi kelapangan

22:43

untukmu.

22:45

Dan apabila dikatakan, "Berdirilah kamu,

22:49

maka berdirilah.

22:52

Niscaya Allah akan mengangkat derajat

22:55

orang-orang yang beriman

22:58

dan orang-orang yang diberi ilmu

23:01

beberapa derajat.

23:03

Dan Allah maha teliti apa yang kamu

23:07

kerjakan.

23:09

Maha benar Allah dengan segala

23:11

firman-Nya.

23:13

Mari hadirin sekalian sama-sama kita

23:15

tengadahkan tangan kita seraya kita

23:17

berdoa kepada Allah Subhanahu wa taala

23:20

agar acara kita pada pagi hari ini

23:22

diberikan keberkahan oleh Allah

23:23

subhanahu wa taala dan kelancaran

23:27

astagfirullahalazim

23:29

astagfirullahaladzim

23:33

astagfirullahalazim

23:37

falakal hamdu ya Allah ya karim ya

23:39

ma'bud yaal jalali wal ikram Allahumma

23:41

sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali

23:43

sayyidina Muhammad.

23:45

Allahumma inna nasaluka biannaka

23:47

antallah al wahidul ahad assomad alladzi

23:51

lam yalid walam yulad walam yakun lahu

23:53

kufuwan ahad. Lailahaillallahul

23:56

adzimul hadim. Lailahaillallahu rabbul

23:59

arsyil adim. Lailahaillallahuus

24:03

samawati wal ard warabbul arsyil karim.

24:06

Nasaluka mujibati rahmatik wafiratik.

24:11

min birinam

24:14

laana illa gofarta w illa watanya

24:20

qha ya arhamarahimin

24:24

zidna ilman warzuqna fahman allahumfuna

24:27

bimaamtana waimnafuna

24:30

allahumahna hikmataka al rahmataka

24:33

minahmatika ya aramarahim

24:37

allahumqihnawil

24:47

unahil

24:49

akarahuidina

24:54

muhammad

24:55

ali wasallam subhanaabbikailzati

24:59

amma yasifun wasalam alal mursalin

25:02

walhamdulillahiabbil alamin

25:05

wasalamualaikum warahmatullah

25:07

wabarakatuhumsalam

25:09

warah

25:14

[musik]

25:18

[mendengus]

25:21

[musik]

25:27

Terima kasih kepada Bapak Dian Wahyudin

25:30

atas pembacaan doanya yang bisa

25:32

memberikan kelancaran dan memberkati

25:34

segagala aktivitas kita khususnya pada

25:36

kegiatan pagi sampai dengan siang hari

25:38

ini.

25:40

Baik, Bapak, Ibu hadirin yang kami

25:41

hormati. Untuk bisa menembuhkan rasa

25:43

nasionalisme kita kepada negara Republik

25:46

Indonesia dan rasa cinta kepada kampus

25:49

Institut Setiami, kita akan sama-sama

25:51

menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia

25:53

Raya dilanjutkan dengan Mars Institute

25:56

Setiami. Untuk itu kami mohon kesedan

25:58

untuk dapat berdiri.

26:08

[musik]

26:13

Indonesia [musik]

26:14

tanah airku,

26:17

tanahku.

26:21

Di sanalah [musik]

26:24

aku berdiri

26:26

jadiu

26:32

[musik]

26:34

Indonesia

26:35

kebangsaanku

26:38

bangsa dan [musik] tanah air.

26:43

Marilah kita berseru [musik]

26:48

Indonesia bersatu.

26:52

Hiduplah [musik]

26:53

[bernyanyi] tanahku, hiduplah negeriku,

26:57

bangsaku, [musik] rakyatku semua.

27:02

Bangunlah jiwanya, bangunlah [musik]

27:05

badannya untuk Indonesia

27:09

Raya.

27:11

Indonesia [musik][bernyanyi]

27:13

Raya merdeka merdeka tanahku, negeriku

27:18

yang kucil. [musik]

27:21

Indonesia Raya merdeka [musik]

27:25

merdeka hiduplah

27:27

Indonesia Raya

27:33

[musik] merdeka merdeka tanahku negeriku

27:38

yang kucinta [musik]

27:41

Indonesia Raya merdeka, merdeka hiduplah

27:46

[musik] Indonesia

27:54

[musik]

28:00

Institut [musik][bernyanyi] Ilmu Sosial

28:04

dan Manajem Seti

28:08

menjaga [musik]

28:09

[bernyanyi] kualitasmu

28:12

dengan penuh integritas

28:16

bersama [musik]

28:17

Institusi Siamingu

28:20

tatap masa depan pasti

28:24

bersama [musik][bernyanyi]

28:25

membangun negeriku

28:28

dengan gapai prestasi

28:32

demi [musik] menjadi

28:34

perguruan tinggi yang unggul dan berdaya

28:38

saing.

28:41

Siami [musik]

28:42

amat kami dan terus junjung tinggi

28:48

membangun [bernyanyi]

28:50

intelektual [musik]

28:52

dengan integritas moral dan etika

28:56

[musik] melangkah bersama dalam karya

28:59

nyata meraih cita [musik]

29:04

bersama [bernyanyi]

29:06

institusi diami menjadi insan mulia

29:10

[musik]

29:10

dan bertakwa dengan rahmat Tuhan yang

29:14

maha kuasa. Jayalah

29:18

Institusi

29:20

[musik]

29:24

Bapak Ibu dipersilakan untuk bisa duduk

29:26

kembali.

29:33

kita.

29:35

Hah.

29:39

Baik, Bapak, Ibu hadirin yang kami

29:40

hormati.

29:42

Memasuki rangkaian acara selanjutnya,

29:45

mari sama-sama kita dengarkan sambutan

29:48

sekaligus pembukaan acara seminar

29:51

nasional Institut Setiami tahun 2026 ini

29:54

oleh yang kami hormati Rektor Institut

29:57

Setiami kepada Prof. Dr. SH, M.Si.

30:04

secara [musik] online ya, Bapak dan Ibu

30:06

semuanya. Apakah Prof dengan kami dalam

30:09

Zoom?

30:11

Alhamdulillah sudah bergabung.

30:14

Asalamualaikum, Prof. Silvi. Halo.

30:17

Ya. Waalaikumsalam. Apakah sudah

30:18

terdengar suara saya?

30:19

Sudah terdengar jelas, Prof. Gimana

30:21

kabarnya hari ini, Prof?

30:24

Alhamdulillah saya hari ini berada di

30:26

kota Turku di Finlandia karena ee tugas

30:30

kampus juga saya sudah melakukan riset

30:32

dengan Universitas Turku. Ee jadi saya

30:35

mohon maaf kalau saya dari jauh tapi

30:37

bagaimanapun saya tetap akan mengikuti

30:39

seminar nasional ini yang luar biasa dan

30:42

sekali lagi selamat sukses untuk

30:43

semuanya.

30:44

Apakah wajah saya juga sudah nampak?

30:47

Sudah nampak Prof. Cantik dan fresh ya

30:49

Prof ya. Walaupun di sana masih jam

30:52

subuh ya, Prof. Ya,

30:53

masih jam

30:54

Iya, di sini masih jam 4.52 jam pagi.

30:59

Masyaallah, luar biasa. [berdehem] Kalau

31:01

begitu dipersilakan Prof. Silvi untuk

31:02

memberikan sambutan sekaligus membuka

31:04

jalannya rangkaian acara seminar hari

31:06

ini.

31:08

Baik, terima kasih Mbak Dian. Terima

31:09

kasih Mas Andi. Baik.

31:12

Bismillahirrahmanirrahim.

31:14

Asalamualaikum warahmatullahi

31:16

wabarakatuh.

31:19

Beli batik ke tanah Abang.

31:21

Cakep.

31:24

Jangan lupa mampir beli kemeja berdasi.

31:27

Artinya

31:30

zaman zaman AI makin maju berkembang,

31:33

Setiami turut hadir sebagai penggerak

31:37

transformasi.

31:38

Wow.

31:41

Satu lagi ini pantunnya anak muda. Ini

31:44

pantunnya anak muda. Mudah-mudahan semua

31:46

bisa mendengar dan semua bisa Mohon maaf

31:49

ini ee saya ulangi lagi ya. Beli kemeja

31:54

di pasar drifting.

31:55

Cakep.

31:58

Warnanya estetik menarik hati.

32:01

Artinya

32:04

literasi digital sangatlah pivotal. Mari

32:08

integrasi AI dengan etika dan dedikasi.

32:13

W.

32:16

Baik, sekarang saya ingin menyampaikan

32:19

ee kata sambutan saya dan saya

32:21

mengucapkan terima kasih. Ini luar biasa

32:23

menurut saya sangat-sangat luar biasa

32:26

hari ini. Saya berbahagia karena ee saya

32:29

katakan bahwa ini sesuatu yang menurut

32:32

saya sangat sekali saya ingin sebenarnya

32:34

hadir. Namun karena tugas jadi saya

32:36

masih berada di sini.

32:38

Ee yang saya hormati dan alhamdulillah

32:42

ada di tengah-tengah kita anggota DPR RI

32:44

Komisi 11, maaf Komisi 9 Bapak Ir. H.

32:50

Nurji, M.Si. Terima kasih, Masji.

32:54

Kemudian ada anggota DPR RI Komisi 10,

32:58

Bapak Onel, Sarjana Hukum.

33:01

Lagu dia lupanya masih jadi lagu e musik

33:04

saya di handphone. Terima kasih ya. itu

33:07

lagu favorit saya, Di Lova. Kemudian

33:10

yang saya banggakan, saya sangat kagumi

33:14

dan beliau saat ini juga sedang saya

33:16

mohon izin betul dengan saya bahwa

33:17

Menteri Ekonomi Kreatif Republik

33:19

Indonesia Bapak Teku Rifi Farsya, BSI,

33:24

MT diwakili yang hari ini diwakili oleh

33:28

eh Direktur Teknologi Digital Baru Bapak

33:32

Dandi Yuda Feriawan, Kementerian Ekonomi

33:36

Kreatif, Badan Ekonomi Kreatif. Terima

33:39

kasih ya, Pak Dandi sudah mewakili Bapak

33:42

Menterinya. Kemudian Kepala Pusat Riset

33:44

Data dan Informasi BRIN Bapak Prof. Dr.

33:48

Prakasa, MT. Juga Community Development

33:51

Expert Bapak Dr. Taufik Supriadi, S.

33:54

SH., MT. Ak. Komisaris Utama PT ILCS

34:01

Pindo Solusi Digital, Bapak Riri Satya,

34:05

SKOM, M.M.

34:07

P QRP

34:11

dan tentu saja yang saya banggakan juga

34:13

ini ada guru besar bidang ilmu data

34:15

sains Bapak Prof. Dr. S Muhammad Isa,

34:20

S.Si., MKOM.

34:23

Dan di sini ada Bapak Ir. Panji beserta

34:27

seluruh keluarga besar dan jajaran

34:29

pengurus pengawasan ilmu Mata yang hari

34:32

ini diwakili oleh Pak dan bendahara

34:35

kita.

34:36

Ya. Kemudian juga ada dari pejabat

34:41

struktural mulai dari Pak ee Wakil

34:44

Rektor eh Ibu Wakil Rektor 1, Ibu Dr.

34:47

Elis, kemudian eh Bapak Hartono yang

34:50

hari ini juga menjadi Plh.

34:52

Terima kasih ya Pak Dr. Hartono.

34:54

Kemudian juga para Dekan, kemudian para

34:57

direktur, para kepala bagian, dan hampir

35:00

seluruh yang saya banggakan yaitu para

35:03

keluarga besar dari ee Setiam. mulai

35:06

dari pasca sarjananya, sarjananya,

35:09

mahasiswanya tanpa terkecuali termasuk

35:12

panitia yang luar biasa. Terima kasih

35:15

atas segala yang sudah dilakukan hari

35:17

ini.

35:19

Salam sejahtera untuk kita semua. Om

35:21

swastiastu. Namo buddhaya. Salam

35:23

kebajikan. Selamat pagi dan salam

35:26

perjuangan intelektual. Hari ini kita

35:29

berkumpul di sini sebagai satu barisan

35:32

yang sadar bahwa dunia tidak lagi

35:35

sekedar berubah, tetapi dunia sedang

35:37

berganti. Dunia saat ini benar-benar

35:40

sedang berganti. Sedang berganti artinya

35:44

bukan sekedar bukan saja berubah

35:48

berganti wajah, tetapi lebih dari itu.

35:51

Kita berdiri di sini tentu saja sebuah

35:54

titik balik. Kritik balik sejarah di

35:57

mana artificial intelligence bukan lagi

36:00

sekedar tren teknologi atau bumbu

36:03

percakapan di meja kopi AI bahkan adalah

36:07

mesin penggerak peradaban baru. Dan hari

36:10

ini Institut

36:13

dengan lantang menegaskan posisinya.

36:16

Kita bukan penonton kita adalah motor

36:21

penggerak transformasi itu. Mengapa kita

36:24

harus bergerak?

36:26

Sekarang mengapa tema yang kita usung

36:29

hari ini bukanlah sekedar rangkaian kata

36:32

tanpa makna. Transformasi kompetensi SDM

36:35

dan manajemen berbasis AI untuk daya

36:38

saing danan nasional di sektor

36:41

strategis. Ini adalah jawaban atas

36:43

tantangan kedaulatan bangsa Inami

36:48

yang terlalu berkomitmen bahwa

36:52

kita harus melahirkan manusia baru yang

36:55

cakap digital. Namun tetap sekali lagi

36:59

namun tetap memiliki integritas moral.

37:03

Kita harus mampu mengawinkan antara

37:06

kecerdasan buatan AI dengan kecerdasan

37:11

hati.

37:12

Nah, melalui seminar nasional ini saya

37:15

menantang Anda semua. Kita semua jangan

37:19

pulang dengan membawa catatan saja.

37:22

Pulanglah dengan api semangat untuk

37:24

mengubah cara Anda bekerja, cara Anda

37:27

berpikir, dan tentu saja cara Anda

37:31

memimpin. Jadikan forum ini sebagai

37:34

kawah candra di muka untuk melahirkan

37:38

ide-ide disruptif yang mampu memperkuat

37:43

sektor strategis bangsa.

37:46

Hadirin yang saya banggakan, hadirin

37:48

yang saya hormati. Masa depan tidak

37:51

datang dengan sendiri. Masa depan harus

37:54

kita jemput, kita bentuk, dan kita

37:57

kuasai. Mari kita buktikan bahwa dari

38:01

rahim Institut Tiam akan lahir para

38:05

pemimpin yang mampu menaklukkan badai

38:08

teknologi demi kejayaan Indonesia.

38:13

Ingatlah AI bisa memberi Anda data, tapi

38:17

ia tidak bisa memberi Anda PC.

38:21

AI bisa memberi Anda kecepatan, tapi

38:24

tidak bisa memberi Anda milu

38:29

cara berpikir, tapi ia tidak akan pernah

38:33

bisa meniru ketulusan dalam mengabdi

38:37

kepada bangsa.

38:39

Akhir kata saya Silviana Murni selaku

38:42

Rektor Institut Yami dengan mengucap

38:46

basmalah bersama-sama.

38:48

Bismillahirrahmanirrahim.

38:52

Secara resmi seminar nasional Institut

38:55

Setiami 25 April 2026 saya nyatakan

39:00

dibuka dengan resmi. [tepuk tangan]

39:03

Malam minggu jangan hanya scrolling,

39:06

wujudkan mimpi jadi game charger sejati.

39:09

Artinya

39:10

meski algoritma AI terus evolving

39:14

integritas akademik tetaplah harga mati.

39:19

Bunga melati putih berseri, harum

39:21

semerbat di Taman Asri. Cukup sekian

39:25

salam pembuka dari saya hari ini. Dari

39:27

jauh dari Finland kita mari berjuang

39:31

bersama demi kemajuan negeri. Sekali

39:34

lagi terima kasih. Selamat mengikuti

39:36

seminar nasional, mohon maaf lahir

39:38

batin. Wasalamualaikum warahmatullahi

39:40

wabarakatuh.

39:41

Waalaikumsalam warahmatullahi

39:43

wabarakatuh.

39:45

[mendengus]

39:48

[musik]

39:52

Baik, terima kasih Prof. atas sambutan

39:54

dan pembukaan seminarnya ya. Semoga

39:57

Prof. terus diberikan kesehatan dan

39:59

diberikan juga kesuksesan dalam proses

40:02

penelitian di Finlandianya. Amin. Amin

40:04

ya rabbal alamin.

40:06

Baik, Kak Andi. Tentunya di era disrupsi

40:09

teknologi yang semakin pesat, kecerdasan

40:12

buatan atau yang biasa kita sebut dengan

40:14

artificial intelligence atau AI ini

40:17

bukan sekedar pilihan ya. Saat ini sudah

40:20

menjadi kebutuhan strategis tentunya

40:23

untuk kita semuanya. Jadi kira-kira di

40:25

sini Bapak, Ibu, dan juga kakak-kakak

40:27

dosen, apakah ada yang sudah menggunakan

40:31

AI alat bantunya untuk bisa memenuhi ya

40:35

kebutuhan di sehari-harinya mungkin di

40:37

bidang pekerjaan gitu atau mungkin ada

40:40

mau cari referensi bantuan tambahan dari

40:43

AI? Apakah ada?

40:46

Bapak. Wow, Bapak juga menggunakan AI

40:49

ya, Pak ya. Luar biasa. Ada lagi Bapak,

40:52

Ibu, dan juga Kakak-kakak yang lain.

40:55

Oh, ini kenapa malu-malu ya? Padahal ini

40:57

adalah teknologi yang

40:58

betul

40:59

patut kita banggakan juga gitu ya.

41:01

Betul. Karena fun fact-nya itu ya Bapak,

41:03

Ibu, dan teman-teman semuanya setiap 2

41:05

hari itu semua teknologi itu akan

41:07

mengalami upgrade. Jadi memang upgrade

41:09

itu tidak bisa kita pungkiri dan mau

41:10

tidak mau pada akhirnya kita memang

41:12

harus mengikuti dan itu menjadi bagian

41:14

dalam proses perjalanan kita.

41:15

Iya, betul banget. Tapi bukan untuk

41:17

menggantikan ya, Kak Andi ya, tapi

41:19

sebagai penunjang. menunjang gitu untuk

41:21

yang bisa ng-etrigger kita dalam do

41:24

something gitu ya.

41:25

Gitu.

41:26

Tapi teman-teman mahasiswa pada pakai AI

41:28

enggak?

41:29

Pak

41:30

pakai. Tapi kenapa tadi enggak tunjuk

41:32

tangan? Coba aku mau lihat dulu mana

41:33

yang pakai teknologi AI saat ini.

41:38

Wow hampir semuanya ya Kak Ad.

41:40

Kita tanya dulu, Kak Ra.

41:41

Oke.

41:42

Pakai AI untuk apa?

41:45

Cari jurnal.

41:46

Cari jurnal. Oke. Apalagi? Apa?

41:53

Curhat.

41:54

Curhat. Oh iya sih benar ya. Bisa curhat

41:57

juga enggak salah daripada ke psikiater

41:58

mahal gitu ya Bu ya?

41:59

Iya betul. [tertawa]

42:01

Lebih affordable pakai AI.

42:02

Betul banget. Ada lagi kakak-kakak

42:06

biasanya pakai AI untuk apa?

42:09

Cari jodoh.

42:10

Cari jodoh. [tertawa]

42:14

Apa yang di sebelah sini tadi?

42:16

Memudahkan pekerjaan.

42:17

Memudahkan pekerjaan.

42:20

Oke, sip. Sudah ada empat jawaban nih.

42:22

Ada lagi

42:25

apa?

42:28

Cari jawaban.

42:29

Cari jawaban.

42:30

Oh, cari jawaban. Oke. Jadi untuk Bapak

42:33

Ibu dosen yang hadir tolong dicatat ya.

42:34

Tadi nama mahasiswanya [tertawa]

42:36

ketahuan ya tadi siapa yang bilang cari

42:38

jawaban ya.

42:40

Jangan ya kakak-kakak ya. kecuali untuk

42:43

tambahan referensi aja, terus

42:44

dikembangkan lagi apa yang mau ditulis

42:47

dalam soal UTS nanti. Misalkan seperti

42:50

itu ya, Kak Andi ya. Oke. Baik, Bapak

42:52

dan Ibu hadirin yang kami hormati,

42:54

langsung saja ya kita akan mendengarkan

42:56

keynote speech yang akan disampaikan

42:59

kepada yang kami hormati Bapak Dandi

43:02

Yuda Feriawan, S., MA. Beliau adalah

43:05

Direktur Teknologi Digital Baru

43:07

Kementerian Ekonomi Kreatif. Boleh kita

43:10

kasih applause dulu untuk Bapak Dandi.

43:24

Turun

43:25

turun.

43:36

Masyaallah nih. Mohon maaf Bapak Ibu

43:38

semuanya. Saya datang terakhir tapi

43:40

disuruh maju pertama ini Bapak Ibu

43:42

semua. [tertawa] Mohon maaf sekali lagi.

43:45

Ee bismillahirrahmanirrahim.

43:47

Asalamualaikum warahmatullahi

43:48

wabarakatuh.

43:51

Alhamdulillah wasalatu wasalamu ala

43:53

asrofili iya mursalin wa alihi ajm.

43:56

Ee tentu saya tadi pada saat datang dari

44:01

mulai pintu masuk sampai ujung di

44:03

hadapan kita semua berdiri ee Ibu dan

44:07

Bapak yang sungguh luar biasa ee dari

44:10

perwakilan tentu dari jajaran akademisi

44:12

dari Setiami, dari founder Setiami

44:15

Rektor Wakil Rektor tadi Ibu Silvia

44:17

Munni sebagai rektor di bergabung

44:19

bersama kita melalui online dan saya

44:21

mohon maaf mungkin saya dalam

44:22

penyambutan salutation ini tidak bisa

44:24

menyebutkan satu persatu. Tapi sekali

44:26

lagi mudah-mudahan ini tidak mengurangi

44:28

rasa hormat kami untuk bisa hadir di

44:29

kesempatan di pagi hari ini. Tentu yang

44:32

kita hormati bersama-sama Rektor

44:34

Institut Ilmu Sosial dan Manajemen

44:36

Setiami tadi Ibu Prof. Dr. Haj Silvia

44:39

Murni yang bergabung bersama kita.

44:40

Insyaallah beliau selalu sehat di sana

44:42

dan dijaga oleh Allah Subhanahu wa

44:43

taala. Dan juga para narasumber dan

44:45

akademisi yang juga nanti akan hadir di

44:47

sesi hari ini yaitu Pak Dr. Esah.

44:51

Senang bertemu Bapak kembali, Kepala

44:52

Pusat Riset eh Sains dan Data BRIN. Lalu

44:56

kemudian Prof. Dr. Sani Muhammad,

44:59

salam kenal juga, Pak. Beliau guru besar

45:01

bidang ilmu data sains, direktur BINUS

45:03

Graduate Program. Ibu Riri Satria, SKOM.

45:06

Mohon izin, Pak. Mohon maaf Pak Bapak

45:09

Pak Riri. Mohon maaf, Pak. ee beliau

45:11

Direktur Utama PTLCS eh Pelindo Solusi

45:14

Digital dan juga Bapak Dr. Taufik

45:16

Supriadi eh community Development dan

45:19

beliau ini juga ee kakak kelas [tertawa]

45:23

saya di kampus sebelumnya. Salam hormat,

45:25

Pak. Juga

45:27

ee tentu pertama-tama kita panjatkan

45:29

alhamdulillah puji syukur atas kehadirat

45:30

Allah Subhanahu wa taala atas

45:32

diperkenankannya kita semua berkumpul

45:33

dalam acara yang insyaallah penuh

45:34

keberkahan ini dan insyaallah tema hari

45:37

ini luar biasa. Tadi disampaikan banyak

45:39

pesan oleh Ibu Prof. Dr. Silv Murni,

45:41

transformasi kompetensi SDM dan juga

45:44

manajemen berbasis artifisial intelijen

45:46

untuk daya saing dan ketahanan nasional

45:48

di sektor strategis. Nah, mungkin

45:52

pertama-tama saya juga perlu haturkan

45:53

mohon maaf ini ibu-ibu, Bapak sekalian.

45:56

Sedianya Pak Menteri Ekraf mau hadir,

45:59

sedianya beliau akhirnya memilih

46:01

tapping. Namun Qadarullah taping pun

46:03

juga enggak bisa. Jadi tadinya

46:06

diwakilkan ke Pak Deputi. Namun Pak

46:08

Deputi Qadarullah juga pagi ini ada

46:10

acara di Bandung sehingga menugaskan ke

46:11

kami untuk bisa hadir di sini. Tapi

46:13

beliau-beliau menitipkan salam hormat

46:16

kepada Ibu Bapak, dan teman-teman

46:17

Adik-adik mahasiswa sekalian dan

46:19

menugaskan kami untuk bisa hadir di sini

46:21

untuk bisa sharing apa sih yang kita

46:22

bisa diskusikan di sini. Ee jadi jujur

46:25

saja tidak ada bahan spesifik yang kami

46:28

prepare untuk diskusi siang hari ini.

46:30

Apalagi kalau sesi keynote speed seperti

46:32

yang berat tadi disampaikan. Mungkin

46:34

kita sharing beberapa hal saja ya, Ibu,

46:36

Bapak sekalian ya. Mungkin kita mulai

46:38

tadi disampaikan oleh Ibu Silvia Murni

46:40

soal perkembangan AI. Luar biasa ya.

46:42

Bagaimana tadi adopsi AI di Indonesia

46:45

ini salah satu yang tertinggi di dunia,

46:46

92% informasinya dari UNESCO. Lalu

46:50

kemudian bagaimana dengan adopsi EAI ini

46:53

katanya bisa merubah struktur ekonomi

46:54

sosial masyarakat sudah banyak ya dari

46:57

sosial masyarakat itu dengan adanya

47:00

istilah kalau teman-teman KOMDi itu DFK

47:03

itu apa namanya ee disinformasi fitnah

47:08

dan kebencian itu juga bisa dimunculkan

47:10

melalui AI. Jadi banyak faktornya, tapi

47:13

yang jelas di Indonesia sendiri dengan

47:16

adanya AI sudah banyak penelitian yang

47:18

menyatakan mungkin dengan adanya AI ini

47:21

2030 ekonomi Indonesia bahkan bisa

47:23

dibost menjadi sekitar 366 juta US

47:27

Dollar. Dan tadi disampaikan oleh Bu

47:29

Silvia Murni ya mohon maaf ee ini sudah

47:33

banyak penelitiannya tapi sekarang

47:35

tinggal gimana caranya kita bisa merebut

47:37

potensi tersebut. Nah, kalau kita bicara

47:40

soal sektor strategis tentu ada banyak

47:42

di sektor telekomunikasi dengan hadirnya

47:44

II sudah sangat mendisrupsi ya, Ibu,

47:46

Bapak semuanya ya. Ee teman-teman di

47:49

Setiami saya lihat ada jurusan juga ilmu

47:51

komunikasi kalau enggak salah Pak. Ya,

47:53

betul ya Pakin. Nah, bagaimana nih

47:56

teman-teman persiapan Teman-teman di

47:58

jurusan Ilmu Komunikasi? Mungkin ada

48:00

teman-teman dari jurusan Ilmu Komunikasi

48:02

STIAMI bisa angkat tangan. E ada di

48:04

belakang. Nah, ini kan dengan adanya AI

48:06

sudah sangat mendrupsi dunia media ya.

48:09

Nah, ini bagaimana nih kehadiran dan AI

48:11

ini dan teman-teman di di subsektor

48:13

maupun di jurusan-jurusan yang mungkin

48:15

nanti bisa terdampak itu juga bisa

48:17

mempersiapkan diri. Nah, termasuk juga

48:20

di sektor logistik juga ada di STIAAMI

48:22

ya, Pak, Ibu ya. Lalu kemudian termasuk

48:26

juga di sektor layanan publik yang juga

48:27

jadi saya jadi banyak jurusan di Setiami

48:29

saya lihat ada sektor administrasi dan

48:31

segala macamnya dan kita tahu peluangnya

48:34

luar biasa disampaikan tadi Bu Rektor

48:36

meningkatkan produktivitas

48:38

tapi di sisi lain seperti kita tahu

48:40

dengan disrupsi ini sudah banyak korban

48:43

juga yaitu katanya bisa menghilangkan

48:46

pekerjaan menggantikan manusia. Nah,

48:49

tapi apakah itu benar? Kita lihat ke

48:51

laporan Future of Job Reports 2025 dari

48:54

World Economic Forum ya. di WF 2025 ada

48:57

laporan future job reports. Di situ

48:59

malah disampaikan dalam dekade ke depan

49:03

AI ini justru akan menciptakan 170 juta

49:06

pekerjaan baru.

49:09

Memang akan mend-eplace sekitar R9 juta.

49:13

Jadi kalau 170 - 92 masih ada net

49:15

increase di situ. Masih ada kenaikan

49:18

bersih dari job creation dari AI. Nah,

49:22

artinya pekerjaan yang diciptakan oleh

49:25

AI ini justru lebih banyak dibanding

49:27

pekerjaan yang hilang.

49:30

Nah, berarti tantangan kita sebenarnya

49:31

bukan kelangkaan pekerjaan nih ke

49:33

depannya, tapi gimana kita bahasa di

49:37

seminar ini adalah transformasi

49:38

kompetensinya.

49:40

Nah, implikasinya apa? Tentu tadi

49:43

penguasaan kompetensi yang diperlukan ke

49:45

depan. Nah, senar dengan World Economic

49:49

Forum dari Bank Dunia ada laporan juga

49:52

digital progress Report 2025. Kurang

49:57

lebih senada di situ disampaikan bahwa

50:00

pemanfaatan AI khususnya di

50:02

negara-negara berkembang ditentukan oleh

50:04

empat hal.

50:06

Mereka bilangnya forsai

50:08

dari connectivity yaitu terkait dengan

50:11

infrastruktur digital termasuk energi

50:13

karena kita bicara soal data center dan

50:15

segala macamnya.

50:17

Comute bagaimana kita komputasi

50:20

cloud dan juga data center bagaimana

50:23

konteks terkait dengan data. Dan yang

50:25

terakhir adalah yang paling penting yang

50:26

sesuai dengan tema kita hari ini adalah

50:28

bagaimana kompetensinya.

50:31

Artinya apa? Terkait dengan AI untuk

50:33

sebuah negara bisa bersaing 4C ini harus

50:35

bisa dipenuhi.

50:37

Dari dua report ini, baik World Economic

50:39

Forum maupun World Bank Dunia, kita bisa

50:41

lihat bahwa kompetensi tetap menjadi

50:44

faktor penentu utama. Nah, tapi

50:47

menariknya ini ada riset lagi nih, Ibu

50:49

Bapak dari eh IDN Research Network. Nah,

50:53

Ibu Bapak pernah baca Gen and Millenial

50:56

Report 2026?

50:58

Adik-adik pernah baca?

51:00

Nah, karena ini menyuarakan suara

51:02

adik-adik Genzi kita yang di belakang

51:04

nih, Bapak, Ibu. Nah, di report itu

51:07

dibilang kalau di Indonesia

51:10

50% lebih dari perusahaan yang disurvei

51:13

itu sudah mengakui adanya peningkatan

51:15

produktivitas pada saat mereka

51:18

mengadopsi use case AI di perusahaannya.

51:20

Sudah 50% lebih. Artinya apa? Artinya

51:23

bahwa ee teori menyatakan bahwa AI

51:27

meningkatkan produktivitas terbukti.

51:29

termasuk di Indonesia oleh

51:30

perusahaan-perusahaan tadi. Nah, tapi

51:33

ada fakta menarik pada saat hasil survei

51:35

menyatakan bahwa perusahaan-perusahaan

51:38

tadi setuju sebesar 45% mereka kesulitan

51:42

mencari talent AI.

51:45

Nah, baru kemarin itu ada penelitian,

51:48

bukan penelitian sih, ada rilis dari

51:50

salah satu media saya lupa mungkin

51:51

kumparan itu menyatakan Indonesia

51:54

termasuk ke dalam 10 besar AI talent

51:56

terbesar di dunia. peningkatannya.

51:59

Nah, tapi kita perlu lihat metode ya,

52:01

karena kita di akademisi di sini di

52:02

kampus TIAMI. Ternyata di metode di

52:05

dalam laporan dari ee kalau enggak salah

52:06

kumparan itu talenta terbesar itu

52:09

dilihat dari eh apa namanya? Link. Dari

52:14

Linkin. Jadi kadang-kadang profil orang

52:16

bilang dia menguasai talent. Jadi mereka

52:18

menggenerate big data di Linkin lihat,

52:21

oh ternyata dulu segini sekarang segini

52:24

yang ngeklaim bahwa dia menguasai AI.

52:26

Nah, itu dibilang itu. Nah, tapi

52:28

nyatanya sekali lagi nyatanya dari

52:30

sebuah survei dari ID and Riset Network

52:32

tadi disampaikan bahwa 45% perusahaan

52:35

merasa kesulitan mencari talenta AI

52:38

khususnya AI expert.

52:41

AI expert. Nah, artinya apa? Nah,

52:46

artinya bahwa ternyata kita bukan hanya

52:50

menghadapi tantangan lapangan kerja,

52:52

tapi juga krisis kesiapan tenaga kerja.

52:55

Makanya ini kita angkat tema ini tadi

52:57

soal kompetensi SDM dengan transformasi

53:00

kompetensi dengan adanya AI ini. Nah,

53:03

bahkan juga kita semua tahu bahwa

53:05

lulusan dari sarjana

53:08

menganggur itu meningkat dua kali lipat

53:11

sejak tahun 2020.

53:14

I kan, Ibu, Bapak. Nah, kita tahu juga

53:17

sejak lama ada mismatch antara dunia

53:19

pendidikan dan juga dunia kerja. Nah,

53:23

lucunya lagi ini lucunya lagi nih di

53:26

dalam report Gen and M men Millenial

53:29

Report 2026 tadi juga teman-teman Genzi

53:33

ini bersuara Ibu Bapak. Jadi teman-teman

53:35

Gen bilang ada 49% dari total kurang

53:39

lebih 1900 yang disurvei yaitu Gen dan

53:42

Milenial. 49% responden itu menyatakan

53:47

bahwa

53:48

pendidikan saat ini tertinggal dari

53:50

aspek perkembangan teknologi.

53:54

Dan ini saya rasakan juga di apa

53:57

lingkungan kerja pada saat teman-teman

53:58

dari lulusan sarjana terkait IT yang

54:04

enggak bisa coding.

54:07

Waduh betul ya, Pak.

54:08

Siap.

54:11

Kalau saya dan Pak Taufik kebetulan

54:12

memang enggak diajarin coding, Pak, ya.

54:14

Tapi alhamdulillah belajar ya, Pak, ya.

54:16

[tertawa]

54:17

Nah,

54:19

tadi 49% merasa perkembangan teknologi

54:21

di kampus tuh ee mereka enggak dapat

54:23

materi itu. Lalu kemudian 48%

54:26

mereka enggak dapat experience nyata.

54:28

Oleh karena itu, Teman-teman Kemenaker

54:30

sekarang ada program magang itu ya

54:31

nasional yaitu mungkin salah satu untuk

54:33

mendapatkan pengalaman di dunia nyata

54:35

ini 48%.

54:37

Nah, tadi ada menarik di terakhir

54:39

disampaikan oleh Bu Rektor yaitu soal

54:41

soft skill karena inti dari kompetensi

54:44

adalah manusia.

54:46

49% merasa pengembangan soft skill masih

54:49

belum memadai di kampus. Sekali lagi ini

54:52

adalah hasil survei ke kurang lebih 1800

54:55

atau 1900 Genzi. ada 900 GenI, ada 900

54:59

milenials yang menyatakan soal mismatch

55:02

antara dunia pendidikan dan juga dunia

55:05

industri atau usaha nanti. Nah, tapi ada

55:08

yang menarik juga dari survei ini, Ibu,

55:09

Bapak. Menariknya apa? Nah, ini dia

55:13

slide-nya sudah tampil duluan. Enggak

55:14

apa-apa, ya. Menariknya adalah

55:18

cara kerja teman-teman Genzi saat ini

55:21

totally different dengan yang kita

55:24

pernah kenal. termasuk mungkin juga di

55:26

zaman kami, saya beda sekali. Jadi

55:29

kadang-kadang ada gap generation yang

55:31

mungkin nanti di dunia kerja dirasakan,

55:33

tapi itu juga memang tercapture dari

55:35

hasil penelitian termasuk survei ini.

55:38

Nah, bedanya apa? Di situ disampaikan

55:41

84%

55:43

anak muda lebih memilih jenis pekerjaan

55:45

yang memiliki fleksibilitas khususnya

55:49

fleksibilitas waktu, Teman-teman. Betul

55:51

atau betul?

55:52

Betul.

55:53

Betul.

55:55

Lalu kemudian teman-teman juga lebih

55:57

memilih kerjaan yang sifatnya sesuai

56:00

dengan jati diri teman-teman. Betul atau

56:02

betul?

56:04

Nah, ini teman-teman

56:07

tapi ada fakta lagi 64% dari Genzi dan

56:10

Milenials kita ternyata itu mengalami

56:13

kesulitan keuangan. Nah, ini kalau

56:15

generasi dulu ini sudah dimarahin, Pak.

56:17

Mungkin kalau datang ke calon mertua

56:19

sudahlah pengin kerjaannya santai,

56:21

enggak punya duit gitu kasarnya gitu ya.

56:24

Tapi ada satu hal yang kekuatan dari

56:27

teman-teman ini yang mungkin enggak

56:28

dimiliki oleh generasi-generasi

56:30

sebelumnya, yaitu teman-teman digital

56:33

native, AI native. Nah, harapannya

56:38

dengan skill ini teman-teman bisa tadi

56:40

mendapatkan produktivitas di

56:42

bidang-bidang yang teman-teman minati.

56:45

Misalnya apa?

56:47

Starup digital. Ada teman-teman yang

56:48

sudah punya startup digital? Starup

56:52

mungkin non digital.

56:54

Heeh. Ee kita balik lagi, mohon izin.

56:58

Lalu kemudian ee di sektor ekonomi

57:01

kreatif di sini tadi ada asosiasi konten

57:04

ya, Pak. Siap, Pak. Kemarin kami bertemu

57:06

dengan eh Pak Ari Juliano juga dan Pak

57:09

Elmiaya juga di acara hak cipta, Pak.

57:11

Karena AI juga ngaruh ke situ ya, Pak,

57:13

ya, dari konten. Nah, teman-teman

57:16

sekarang penginnya juga di sektor ekraft

57:18

katanya begitu.

57:19

Lalu kemudian termasuk juga wirausaha,

57:23

teman-teman sangat memprioritaskan

57:25

terhadap work life balance ya. Ini betul

57:28

kan? Confirm ya. Confirm ya. Jadi 2000

57:32

suara tadi juga mewakili teman-teman

57:34

yang hadir di sini insyaallah ya. Nah,

57:37

artinya apa? Tadi kita coba runut dari

57:39

depan AI masuk lalu kemudian AI

57:41

mendisrupsi sektor-sektor strategis yang

57:44

katanya menghilangkan pekerjaan tapi

57:46

ternyata justru menimbulkan lebih banyak

57:47

pekerjaan dan lebih banyak peluang.

57:50

Katanya Genzi tadi apa namanya dari segi

57:52

pekerjaan penginnya pekerjaan yang bukan

57:54

formal penginnya pekerjaan yang

57:56

fleksibel bebas work life balance segala

57:58

macam. Nah, tapi adanya AI itu akan

58:02

membantu teman-teman yang

58:04

fokus ke dalam bidang geek ekonomi ini.

58:07

Oleh karena itu, saat ini salah satu

58:09

program nasional yang dicanangkan oleh

58:10

pemerintah ee kalau Bapak Ibu ingat di

58:13

sekitar bulan Desember yang lalu itu ada

58:15

insentif 8 17845

58:18

ee di mana salah satu insentif yang

58:20

delapan itu adalah penyediaan program

58:23

pelatihan dan platform pemasaran untuk

58:25

Genzi.

58:27

Nah, mungkin dengan teman-teman Setiami

58:29

belum mencapai itu ya. Jadi, salah satu

58:31

programnya adalah bagaimana

58:32

bentuk-bentuk pelatihan ke para generasi

58:35

muda ini supaya bisa menghasilkan uang

58:37

melalui geeksigs worker tadi, job eh

58:41

remote job dan segala macamnya. Nah, itu

58:48

next slide kita bisa lihat terkait

58:50

dengan ini yang 52% tadi kita bisa lihat

58:52

mereka merasa untuk memilih untuk

58:55

freelance. Di next slide-nya lagi kita

58:57

bisa lihat terkait dengan ini. Itu yang

59:00

45% AI skill gap tadi. Ini yang soal job

59:04

creation dan job loss-nya. Dan itu yang

59:07

disampaikan top skill reported yang

59:09

kurang tadi 45%. Nah, kita bisa lihat di

59:13

slide selanjutnya.

59:14

Nah, ini adalah program yang kami coba

59:17

di Kementerian Ekonomi Kreatif. Salah

59:19

satu dari Asta Ecraf kita sebut. Salah

59:21

satu dari Asta Ecraf adalah Talenta

59:23

Ecraf. di mana di Kementerian Ekonomi

59:26

Kreatif kami ingin mencoba hadir untuk

59:29

menyiapkan talenta-talenta

59:31

khususnya di generasi muda untuk

59:34

mengenal lebih jauh terkait dengan

59:35

ekonomi kreatif untuk bisa dilatih

59:38

skill-nya kompetensi baik hard skill

59:40

maupun soft skill. Salah satu pelatihan

59:43

yang kita kemarin gelar itu adalah

59:44

pelatihan cyber security Pak. Tapi bukan

59:47

sekedar cyber security Bapak Ibu. Bukan

59:49

sekedar pengetahuan gimana caranya

59:51

nge-hacking atau misalnya antivirus dan

59:53

segala macam, tapi gimana caranya dapat

59:55

duit jadi dari cyber security. Ibu Bapak

59:58

tahu narasumber yang dihadirkan itu

1:00:00

adalah anak SMP dari Tarakan

1:00:04

bahkan dari Bulungan, mohon maaf. Eh

1:00:06

Bulungan ya. dari bulungan nyebrang

1:00:08

lagi.

1:00:10

Dia itu dapat sekitar

1:00:13

ee

1:00:14

sekitar 2,5 miliar tahun lalu.

1:00:18

Hanya dari bug bounty. Bug bounty-nya

1:00:20

itu ya tadi dia masuk ke sebuah situs

1:00:24

Apple, dia lihat ada kelemahan di

1:00:26

halaman web yang mana. Dia laporkan

1:00:30

dapat duit.

1:00:32

Lalu kemudian Google juga dia juga dapat

1:00:35

bugs dari Google dan banyak

1:00:36

perusahaan-perusahaan besar dia dapat

1:00:37

duit. Nah, mungkin banyak teman-teman

1:00:40

yang justru belajarnya di kampus tapi

1:00:43

enggak tahu skill itu.

1:00:45

Nah, jadi pelatihan yang diharapkan

1:00:47

melalui Talenta Raft untuk para gigs

1:00:49

ekonomi, teman-teman Gensi adalah soft

1:00:51

skill-nya. gimana caranya supaya orang

1:00:54

yang punya skill tadi juga bisa

1:00:55

menghasilkan dengan skill-nya itu tadi

1:00:58

bagaimana dia menegosiasikan, bagaimana

1:01:01

dia mengkomunikasikan,

1:01:03

menjaga ide kontrak dan segala macam itu

1:01:05

yang dilatih. Nah, jadi kami berharap

1:01:07

juga dengan teman-teman Setiami mungkin

1:01:09

Ibu Bapak para dosen, para pimpinan

1:01:11

kalau mungkin nanti kita bisa kolaborasi

1:01:13

kita juga dengan senang hati untuk bisa

1:01:15

menghadirkan program buat teman-teman

1:01:16

STIAMI.

1:01:17

Nah, mungkin terakhir sampaikan tadi

1:01:21

juga oleh ee Ibu Rektor terkait dengan

1:01:24

core kompetensi kita sebagai human.

1:01:28

Karena katanya dulu eh human akan

1:01:30

digantikan oleh I, tapi enggak kan. Yang

1:01:32

benar adalah human yang enggak pakai AI

1:01:34

itu yang justru akan tergantinya oleh

1:01:37

human yang pakai AI. Demikian juga di

1:01:39

kantoran, pekerja-pekerja yang

1:01:41

menggunakan AI secara lebih produktif

1:01:43

itu yang akan digantikan.

1:01:46

Artinya saat ini PR kita adalah

1:01:49

bagaimana caranya meningkatkan

1:01:52

ketahanan, adaptasi, dan juga keberanian

1:01:55

teman-teman ini untuk bisa berubah.

1:01:56

Karena kita bicara di lingkungan kampus,

1:01:59

teman-teman para genasi

1:02:02

muda di hadir di sini juga kita juga

1:02:03

harus sama-sama definisikan ulang cara

1:02:06

kita membangun karir dari untuk masa

1:02:08

depan kita semua. Karena apa? Tantangan

1:02:11

yang dihadapi oleh teman-teman sangat

1:02:13

berbeda dengan tantangan yang dihadapi

1:02:14

oleh kami-kami sebelumnya. Karena itu,

1:02:17

Teman-teman sebagai generasi penerus

1:02:19

bangsa,

1:02:20

marilah kita mulai berpikir ulang dengan

1:02:23

adanya AI, dengan adanya disrupsi

1:02:25

teknologi dan segala macamnya dengan

1:02:28

yang teman-teman pelajari di kampus

1:02:31

akan dibawa ke mana ke depannya, skill

1:02:34

apa yang teman-teman bisa harapkan. Dan

1:02:36

itulah saat ini teman-teman memulai

1:02:38

untuk bisa mengembangkan diri

1:02:40

teman-teman. Mungkin demikian sekali

1:02:43

lagi saya mengucapkan terima kasih atas

1:02:44

perhatian Ibu dan Bapak sekalian dan

1:02:46

mohon maaf sekali lagi atas segala

1:02:47

mungkin kesalahan kata saya selama

1:02:49

berbicara di atas panggung ini. Dan saya

1:02:51

juga mohon maaf dan berharap semoga

1:02:54

forum ini bisa menjadi bagian dari usaha

1:02:56

strategis kita semuanya untuk bisa

1:02:58

menyiapkan SDM Indonesia yang unggul,

1:03:01

adaptif, dan juga berdaya saing global.

1:03:03

Sekali lagi terima kasih. Asalamualaikum

1:03:05

warahmatullahi wabarakatuh.

1:03:09

[musik]

1:03:16

Terima kasih kepada Bapak Dandi atas

1:03:19

kino speech-nya yang diberikan ya ee di

1:03:21

awal rangkaian acara kegiatan seminar

1:03:23

kita di pagi hari ini. Dan juga kami

1:03:25

memohon kepada Bapak Dandi untuk bisa

1:03:27

tetap berada di atas panggung karena

1:03:29

selanjutnya akan ada penyerahan piagam

1:03:33

kepada Bapak Dandi Yuda Feriawan, S.

1:03:36

M.A. selaku Direktur Teknologi Digital

1:03:38

Baru Kementerian Ekonomi Kreatif. yang

1:03:41

akan diberikan oleh Plh Rektor Institut

1:03:45

Setiami. Kami mengundang Bapak Dr.

1:03:47

Hartono untuk bisa naik ke atas

1:03:49

panggung.

1:04:08

Baik, tentunya pemberian dari piagam

1:04:10

penghargaan ini sebagai bentuk ucapan

1:04:12

terima kasih dan juga apresiasi kepada

1:04:13

Bapak Dandi yang sudah membuka juga

1:04:16

rangkaian acara hari ini dengan

1:04:17

memberikan keynote speech ya, pemahaman

1:04:20

tentang AI [musik] pandangan dari

1:04:22

Kementerian Ekonomi Kreatif tentunya.

1:04:24

Kita boleh berikan tepuk tangan Bapak

1:04:26

dan Ibu.

1:04:28

Boleh berfoto bersama terlebih dahulu.

1:04:30

Baik, alhamdulillah.

1:04:38

Baik, terima kasih Bapak Hartun. Bapak

1:04:41

mohon izin untuk tetap berada di tempat

1:04:42

karena untuk selanjutnya

1:04:45

kita masih akan ada penyerahan ya. Jadi,

1:04:49

Kak Andi ee hari ini itu tidak hanya

1:04:52

kita melaksanakan seminar nasional saja,

1:04:55

tapi ada satu hal yang menarik dari

1:04:58

Institut Setiami. Ini adalah poinnya

1:05:01

Institut Setiami. Ciri khasnya Institut

1:05:03

Setiami yang selalu menghasilkan

1:05:05

mahasiswa-mahasiswa yang kreatif

1:05:06

tentunya. Ya,

1:05:07

betul banget Karya. Karena memang juga

1:05:11

mahasiswa itu memang kita menginginkan

1:05:13

dan kita juga menciptakan teman-teman

1:05:15

bisa untuk membuat inovasi-inovasi baru

1:05:17

lagi untuk ke depannya. kayak gitu ya

1:05:19

Karya ya. Karena kalau yang sekarang ini

1:05:21

memang infonya itu dari apa nih karya

1:05:24

nih mahasiswanya yang kita jadi Bapak

1:05:26

dan Ibu hari ini kita akan mengundang

1:05:28

teman-teman yang sudah berhasil membuat

1:05:31

produknya sendiri yang sudah berhasil

1:05:33

memasarkan produknya ini adalah

1:05:35

mahasiswa-mahasiswa Kreatif Institute

1:05:37

Setiami ya. Di antaranya yang pertama

1:05:40

ada Saudara Muhammad Kevin dengan produk

1:05:44

Ban and Bean.

1:05:46

Boleh kita kasih applause.

1:05:50

Oke. Jadi, Kak Andi, produk yang sudah

1:05:51

dihasilkan oleh Kak Kevin ini adalah

1:05:53

roti ya di bidang pestri tentunya. Jadi,

1:05:57

ee di bidang administrasi itu tidak

1:05:58

hanya belajar administrasi, tapi dia

1:06:00

juga bergelut dengan dunia bisnisnya.

1:06:05

Dan selanjutnya ada saudara Andrian dari

1:06:09

Madaya Cofi. Boleh silakan

1:06:14

kita naik ke atas panggung

1:06:19

dan juga memang produk-produk yang di

1:06:22

ciptakan oleh mahasiswa-mahasiswa

1:06:24

Institutus Tiami sendiri ini memang

1:06:25

produk-produk yang sedang hype ya karya

1:06:27

pada zamannya ini.

1:06:29

Betul. Siapa sih yang enggak suka kopi

1:06:31

ya Kak Andi ya? I apagi kopi susu gula,

1:06:34

ar itu kecintaan kita semua. Dan ini

1:06:37

adalah inovasi-inovasi terbaik yang

1:06:40

sudah diluncurkan ya, di launching dan

1:06:43

juga dipasarkan produknya oleh mahasiswa

1:06:46

Institut Setiami. Kita kasih applause

1:06:47

lagi Bapak Ibu. Semoga dari inovasi ini

1:06:51

bisa menghadirkan inovasi kreativitas

1:06:53

yang lainnya, Kak Andi ya. Akan ada

1:06:55

produk-produk unggulan lain yang akan

1:06:57

dicetuskan oleh mahasiswa Institut

1:07:00

Setiami.

1:07:11

Baik, terima kasih banyak kembali kami

1:07:12

ucapkan kepada

1:07:15

Bapak Dandi dan juga Bapak Dr. Hartono.

1:07:20

Oke.

1:07:22

Baik. Kami juga mengundang Prof. Safri

1:07:25

untuk bisa berfoto bersama dan juga

1:07:28

kepada Bapak Ir. H. Nuroj, M.Si. selaku

1:07:30

anggota DPR RI Komisi 9. Kita foto

1:07:33

bersama terlebih dahulu. Mohon izin,

1:07:35

Bapak.

1:07:59

Baik, tentunya kami mengucapkan terima

1:08:01

kasih banyak juga atas kehadirannya dari

1:08:03

Bapak Nurji ya yang sudah meluangkan

1:08:06

waktunya untuk bisa hadir dalam

1:08:07

rangkaian acara seminar hari ini.

1:08:14

Oke. Baik. Boleh berikan senyuman

1:08:16

terbaiknya Bapak. Lihat kamera. Kita

1:08:18

abadikan momen bahagia tentunya di hari

1:08:21

ini ya, Kak Andi ya.

1:08:23

1 2 3.

1:08:26

Oke, sekali lagi. 1 2 3. Semangatnya

1:08:30

boleh Pak semangatnya. Oke. Oh, 3.000

1:08:35

boleh. Silakan. Sat 2 3.

1:08:41

Oke.

1:08:44

Baik. Mohon izin sekarang bersama dengan

1:08:47

mahasiswa ya, Pak ya. Boleh berfoto

1:08:49

dengan mahasiswa semuanya. Jadi

1:08:51

Bapak-bapak boleh di depan kita

1:08:53

background-nya ini adalah

1:08:56

rekan-rekan mahasiswa ya. Dan kami juga

1:08:58

mengundang Ibu Wakil Rekor 1. Silakan

1:09:00

Ibu drteris kita foto bersama.

1:09:04

Iya iya.

1:09:28

Oke. Baik. Mohon izin Bapak, Ibu, dan

1:09:29

juga kakak-kakak mahasiswa kita boleh

1:09:31

berdiri dulu ya. Kita abadikan momen

1:09:34

bahagia di acara seminar hari ini dengan

1:09:36

berfoto bersama. Boleh agak merapat ya

1:09:39

Bapak Ibu. Mohon izin.

1:09:53

Oke. Baik semuanya boleh lihat kamera.

1:09:55

Berikan senyuman terbaiknya. Sat.

1:09:58

Du t.

1:10:01

Oke, sekali lagi Bapak Ibu. 3.000-nya

1:10:04

seperti ini Bapak Ibu. Mohon izin. 1 2

1:10:07

3.

1:10:13

Oke, sudah. Sekali lagi semangat Bapak

1:10:15

Ibu posenya.

1:10:17

Oke, semangat. 1 2 3.

1:10:23

Oke. Baik, terima kasih. Boleh berikan

1:10:25

applause untuk kita semuanya. Silakan

1:10:27

Bapak Ibu boleh kembali ke tempat duduk

1:10:31

dibaca turun dulu.

1:10:33

[musik]

1:10:49

[musik]

1:10:55

Baik Bapak, Ibu hadirin yang terhormat.

1:10:58

Sebagai bentuk komitmen kolaborasi

1:11:00

strategis dalam mendukung penguatan

1:11:02

ekosistem media dan industri kreatif

1:11:05

nasional di Institut Setiami,

1:11:08

mari kita saksikan prosesi

1:11:09

penandatanganan memorandum of

1:11:11

understanding dan juga perjanjian kerja

1:11:14

sama antara Institut Setiami dengan

1:11:17

Radio Republik Indonesia dan Asosiasi

1:11:21

Konten Creator Indonesia.

1:11:24

Mohon izin kami mengundang

1:11:27

yang kami hormati Kepala Pusat

1:11:29

Pemberitaan LPP RRI Bapak Raden Muhammad

1:11:33

Yusridarto Esos, Mom dan Ketua Asosiasi

1:11:38

Content Creator Indonesia. Yang kami

1:11:40

hormati Bapak Adityya Ramadan SDS untuk

1:11:44

dapat naik ke atas panggung.

1:11:53

Dan yang akan mewakili dari Institut

1:11:55

Setiami kami mengundang ke atas panggung

1:11:58

kepada Plh Rektor Institut Setiami yang

1:12:01

kami hormati Bapak Dr. Hartono beserta

1:12:04

Direktur Kemitraan dan Pengembangan

1:12:05

Usaha Institut Setiami. Yang kami

1:12:07

hormati Bapak Dr. D Kusna Utama Esos,

1:12:10

MA.

1:12:21

di mana dalam memorandum of

1:12:22

understanding dan perjanjian kerja sama

1:12:24

yang akan kita saksikan kali ini,

1:12:29

nota kesepahaman antara Institut Setiami

1:12:30

dengan Radio Republik Indonesia terkait

1:12:32

dengan pengembangan dan kerja sama

1:12:34

tridarma perguruan tinggi dan juga

1:12:37

[musik] implementasi tridarma perguruan

1:12:39

tinggi.

1:12:42

Halo.

1:12:44

Baik, tentunya dengan mengucapkan

1:12:45

bismillahirrahmanirrahim, semoga MOU

1:12:47

yang akan terjalin antara Institut

1:12:49

Setiami dengan Radio Republik Indonesia

1:12:52

dan juga Asosiasi Konten Kreator

1:12:54

Indonesia ini bisa menambah semangat

1:12:57

kolaborasi lagi dan juga menambah

1:12:59

inovasi terbaru [musik] ya, Kak Andi

1:13:00

yang akan

1:13:01

di

1:13:02

cetuskan nanti oleh Institut Setiami dan

1:13:04

juga dari Radio Republik Indonesia dan

1:13:07

juga Aki.

1:13:08

Dan memang sesuai dengan tema kegiatan

1:13:10

kita di hari ini ya.

1:13:11

Betul banget dan tentunya kerja sama ini

1:13:13

diharapkan dapat memperkuat sinergi

1:13:16

dalam pengembangan konten kreatif,

1:13:19

pemanfaatan teknologi digital, serta

1:13:21

peningkatan kapasitas sumber daya

1:13:22

manusia yang adaptif terhadap

1:13:24

perkembangan zaman khususnya dalam era

1:13:27

transformasi

1:13:37

dan kita berikan sekali lagi tepuk

1:13:39

tangan dalam proses Sesi penandatanganan

1:13:42

memorandum understanding ini dan

1:13:43

perjanjian kerja sama

1:13:45

yang mana dalam nota kesepahaman antara

1:13:49

Institut Setiami dengan Asosiasi Konten

1:13:50

Kreator Indonesia terkait dalam kerja

1:13:53

sama dalam rangka tridarma perguruan

1:13:55

tinggi dan juga program praktisi

1:13:57

mengajar.

1:14:15

Baik, kita abadikan terlebih dahulu.

1:14:19

Kita foto bersama dulu, Bapak. Mohon

1:14:20

izin

1:14:22

diaplikasi dulu dokumennya.

1:14:44

Oke. Baik. Berikan senyuman terbaiknya

1:14:46

Bapak. Boleh lihat kamera. 1 2 3.

1:14:55

Oke. Baik, terima kasih banyak kami

1:14:57

ucapkan kepada Bapak Raden Muhammad Yus

1:15:00

Ridarto, Sos, M. selaku Kepala Pusat

1:15:03

Pemberitaan LPP Radio Republik Indonesia

1:15:05

dan juga kepada Bapak Adityya Ramadan,

1:15:08

SDS, Ketua Asosiasi Content Creator

1:15:11

Indonesia.

1:15:19

[musik]

1:15:26

[mendengus]

1:15:28

[musik]

1:15:35

[musik]

1:15:40

Oke. Baik, Bapak, Ibu, dan Teman-teman

1:15:42

semuanya. tadi sudah banyak kita

1:15:44

saksikan ya karya ya mulai dari sambutan

1:15:47

sekaligus opening dari rektor kita lalu

1:15:50

juga tadi ada keynote speech dari Bapak

1:15:53

Dandi dan juga tadi kita juga

1:15:55

menyaksikan prosesi penandatanganan nota

1:15:57

kesepahaman dan perjanjian kerja sama

1:15:59

dengan Radio Republik Indonesia dan juga

1:16:02

Asosiasi Content Creator Indonesia yang

1:16:04

memang sangat relate banget ya dengan

1:16:07

tema kita hari ini gitu.

1:16:08

Betul banget. Mungkin kayaknya sudah

1:16:10

banyak juga nih akan ada pertanyaan yang

1:16:12

nanti disampaikan oleh kakak-kakak

1:16:14

mahasiswa ya. Dan tentunya juga sudah

1:16:16

tidak sabar mungkin akan mendengarkan

1:16:18

materi yang akan disampaikan oleh empat

1:16:21

narasumber hebat kita hari ini ya.

1:16:23

Ada empat narasumber kita hari ini Kak

1:16:25

Andi tentunya ya. Dan kami izin

1:16:28

mengingatkan kembali untuk kakak-kakak

1:16:30

mahasiswa jangan lupa untuk mencatat ya

1:16:33

dan juga membuat resume dalam rangkaian

1:16:35

acara seminar hari ini dan juga ee

1:16:38

terkait materi yang nanti akan

1:16:39

disampaikan oleh Bapak-bapak narasumber

1:16:42

kita tentunya ya.

1:16:44

Dan juga kita mengingatkan lagi nih

1:16:45

karya ya, mumpung teman-teman supaya

1:16:47

enggak lupa, akan ada banyak hadiah

1:16:50

menarik untuk teman-teman semuanya yang

1:16:52

mengikuti kegiatan seminar kita di pagi

1:16:54

hari ini. Karena nanti untuk penanya

1:16:57

terbaik pun kita akan memberikan

1:16:59

hadiahnya dan juga akan ada dua video

1:17:03

dalam kategori video activity terbaik

1:17:06

yang nge-highlight kegiatan seminar kita

1:17:09

di pagi hari ini. So, Teman-teman jangan

1:17:12

lupa untuk itu silakan bertanya, berikan

1:17:15

pertanyaan sebagus, semenarik mungkin.

1:17:17

Teman-teman aktif pun juga itu bagus ya

1:17:20

karya ya.

1:17:21

Boleh. Supaya nanti diskusinya itu bisa

1:17:23

interaktif ya, Kak Andi ya, antara

1:17:25

narasumber, moderator, dan juga peserta

1:17:28

seminar di hari ini ya. Oke, Kak Andi.

1:17:32

Jadi tentunya nanti yang akan memandu

1:17:34

jalannya sesi diskusi kita itu bukan

1:17:37

kita ya, Kak Andi ya.

1:17:38

Oh, iya dong. sudah ada praktisi hebat

1:17:41

di bidangnya nih, Kak Andi gitu.

1:17:44

Kira-kira siapa ya beliau menempuh

1:17:46

pendidikan mulai dari sarjana, magister,

1:17:49

dan juga doktor ilmu komunikasi dan lalu

1:17:53

kemudian untuk jabatannya saat ini

1:17:56

beliau sebagai ketua pusat kajian

1:17:59

komunikasi di Institut Setiami Bapak dan

1:18:01

Ibu. Beliau juga pernah menjabat sebagai

1:18:04

ketua program studi Magister Ilmu

1:18:07

Komunikasi Pasca Sarjana Institut

1:18:10

Setiami. Kira-kira sudah tahu siapa

1:18:12

kakak-kakak?

1:18:15

Oh, Apin bagus ya. Ada yang bisa menebak

1:18:18

ternyata. Tapi

1:18:19

apakah betul moderatornya beliau?

1:18:22

Kita panggil aja karya ya.

1:18:23

Oke. Baik kalau begitu kita undang.

1:18:26

Inilah dia moderator kita, Ibu Dr.

1:18:29

Wulani, Som, Mom.

1:18:41

Oke, boleh kita applaus untuk Ibu Dr.

1:18:44

Bulan.

1:18:48

Terima kasih, Bapak [musik] Ibu. Terima

1:18:49

kasih MC. Oke. Baik.

1:18:52

Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum

1:18:54

warahmatullahi wabarakatuh.

1:18:56

Waalaikumsalam.

1:18:58

Tentunya saya mengucapkan syukur

1:18:59

alhamdulillah karena saya bisa berada di

1:19:01

depan orang-orang hebat pada pagi hari

1:19:04

ini. Yang saya hormati para pimpinan

1:19:06

kami di kampus Institut Siami. Kemudian

1:19:09

juga para seluruh narasumber yang sudah

1:19:11

hadir. Terima kasih sudah menyempatkan

1:19:13

waktu. Dan juga ada guru ayahanda kami

1:19:16

di sini juga ada para wakil rektor.

1:19:19

Terima kasih yang kami cintai tentunya

1:19:21

seluruh mahasiswa Institut SAMI. Tepuk

1:19:24

tangan dong.

1:19:27

Baik Bapak dan Ibu semuanya, pada hari

1:19:29

ini tentunya kita karena kasih sayang

1:19:32

Allah sudah bisa diberikan kehidupan

1:19:35

seperti ini dan kita diberikan

1:19:36

kesempatan untuk bisa bersama-sama di

1:19:38

tempat ini. Mudah-mudahan semakin hari

1:19:41

kita semakin bersyukur dengan apa yang

1:19:42

sudah diberikan dan kita semakin

1:19:44

semangat untuk bisa mencari ilmu. Baik,

1:19:47

Bapak dan Ibu. Kita ketahui bersama

1:19:50

bahwa I hari ini sudah menjadi bagian

1:19:54

dari kehidupan kita. Dan bukan hanya

1:19:56

sekedar wacana tentunya IAI yang

1:19:59

macam-macam nanti akan datang ke kita

1:20:01

gitu ya. Kemudian akan kita pergunakan

1:20:04

sesuatu yang terintegrasi dengan seluruh

1:20:07

aktivitas hidup kita. Dan juga Bapak Ibu

1:20:11

kita tahu bahwa keseluruhan yang hari

1:20:14

ini kita gunakan itu adalah keniscayaan

1:20:18

yang tidak bisa dipisahkan. Oleh karena

1:20:20

itu, kita harus terus mencari sebuah

1:20:22

solusi bagaimana supaya EI ini bukan

1:20:26

hanya kita sebagai pengguna, tapi bisa

1:20:29

bertransformasi menghasilkan SDM yang

1:20:32

unggul dan berkualitas. Dan tentunya

1:20:35

daya saing ini tidak hanya teknologinya

1:20:38

saja, tetapi SDM-nya yang harus unggul.

1:20:42

Oleh karena itu, hari ini kita sama-sama

1:20:44

akan membicarakan di ruang diskusi yang

1:20:47

sudah kami persiapkan sedemikian rupa

1:20:50

dengan narasumber-narasumber dan guru

1:20:52

besar ee di bidangnya ya untuk bisa

1:20:56

memetakkan bagaimana supaya kita menjadi

1:20:59

SDM yang berkualitas. ngopi dulu.

1:21:01

Dan kemudian hari ini kita mengangkat

1:21:04

tema tersebut untuk bisa sama-sama kita

1:21:06

mengetahui kemajuan dan juga memetakkan

1:21:10

gimana sebetulnya dalam kehidupan kita

1:21:12

ke arah depannya. Untuk itu, hari ini

1:21:14

kita akan berdiskusi tentang

1:21:16

transformasi kompetensi SDM dan

1:21:18

manajemen berbasis I untuk daya saing

1:21:21

dan ketahanan nasional di sektor

1:21:24

strategis.

1:21:26

Tepuk tangannya kurang kencang.

1:21:30

[tepuk tangan]

1:21:33

Baik Bapak Ibu sudah ada ya bangku tadi?

1:21:37

Belum ada ya sekarang sudah ada. Bim

1:21:39

salah Bim. Baik, siapa saja narasumber

1:21:42

kehormatan kita pada hari ini yang akan

1:21:45

saya temani, saya ditugaskan oleh kampus

1:21:47

tercinta untuk bisa mengawal seluruh

1:21:50

narasumber pada hari ini. Yang pertama

1:21:53

saya akan panggil Bapak Dr. Esa Prakasa,

1:21:58

ST,MT. Kami persilakan.

1:22:05

Bapak Dr. Esa Pakasa ini adalah peneliti

1:22:08

Human Computer Interaction dari Brince

1:22:12

ya. Beliau juga adalah kepala eh pusat

1:22:16

center data dan informasi di Brin.

1:22:18

Silakan Pak. Bapak mau duduk di kursi

1:22:21

nomor berapa?

1:22:23

Kursi menentukan posisi.

1:22:27

Oke, kita bacakan dulu sebentar ya.

1:22:30

Siapa Bapak Esa Prakarsa? Bukan cuma

1:22:33

saya yang mau tahu, semua juga mau tahu

1:22:35

ya. Pak Esa ini orang hebat di Brain ya.

1:22:37

Beliau menyelesaikan ee PhD-nya

1:22:42

di mana nih, Pak? Di Petronas Malaysia.

1:22:45

Kemudian juga Magister masih magister

1:22:49

teknik di Gajah Mada UGM. Kemudian juga

1:22:54

menyelesaikan S1-nya,

1:22:57

bselernya, Pak. Teknik nuklir.

1:23:01

Teknik nuklir. Hati-hati ya

1:23:04

nanti ee apa namanya? Kalau macam-macam

1:23:07

ya, Pak ya. Bapak ceritain ya, Pak.

1:23:08

Nanti tentang teknik nuklir. Seru

1:23:10

kayaknya.

1:23:11

Oke. Baik.

1:23:13

Ee yang kedua,

1:23:18

narasumber yang kedua kami panggilkan

1:23:21

beliau adalah guru besar bidang ilmu

1:23:24

data sains Prof. Dr. Sani Muhammad Isa.

1:23:29

Prof. Sani, selamat datang. Terima

1:23:31

kasih.

1:23:37

Baik,

1:23:39

silakan Prof.

1:23:42

Bapak dan Ibu, Prof. Sani ini juga ee

1:23:47

bertugas di BINUS ya. Beliau

1:23:48

menyelesaikan S1-nya di Universitas

1:23:50

Padjajaran dengan bidang ilmu

1:23:52

matematika, kemudian S2-nya ilmu

1:23:55

komputer di Universitas Indonesia dan

1:23:57

S3-nya di Universitas Indonesia ilmu

1:24:00

komputer. Pokoknya ilmu data sains

1:24:03

banget gitu ya. Baik, terima kasih Prof.

1:24:06

Kemudian yang ketiga,

1:24:13

yang ketiga Bapak Riri Satria,

1:24:17

Pak Riri terima kasih.

1:24:23

Silakan, Pak. Pak Riri

1:24:26

adalah

1:24:28

special staff

1:24:31

dari BIN ya, Badan Intelijen Nasional.

1:24:35

Oh. yang suka kepok-kepok gitu ya. Jadi

1:24:38

Pak Riri ini adalah peneliti ya, Pak ya.

1:24:42

Itu yang lama.

1:24:43

Oh iya. Saya dikirimnya ini nih ya. Saya

1:24:45

dikirimnya ini. Kemudian juga Pak Riri

1:24:48

hari ini menjadi komisioner ya Pak ya.

1:24:52

Spesialisama di PT Internasional

1:24:55

Kontainer Terminal.

1:24:59

[tertawa]

1:25:00

Coba stafnya Pak Riri mana ini?

1:25:04

Oh, gitu ya, Pak ya. Oke. Baik-baik.

1:25:07

Nanti saya ulangi membacakan ya, Pak ya.

1:25:10

Baik, kita tunggu CV barunya. Nah, akan

1:25:13

tetapi ada satu narasumber lagi

1:25:17

yang akan saya temani. Mari kita panggil

1:25:20

Bapak Taufik Supriadi

1:25:23

yang hari ini sedang viral ya. Luar

1:25:26

biasa, Pak RT ya, Pak ya.

1:25:29

Saya mau ngurus KTP bisa Pak. Jam berapa

1:25:31

Bapak ada di rumah?

1:25:32

Waduh. Nah, itu seram, Pak. [tertawa]

1:25:35

mau kawin lagi katanya. Ya,

1:25:38

terima kasih Pak Taufik Supriadi. Jadi,

1:25:41

Pak Taufik ini adalah ee RT Inovatif

1:25:44

Kampung Malaka, Duren Sawit yang hari

1:25:46

ini kita banyak lihat ya di TV bagaimana

1:25:49

inovasi beliau untuk bisa menciptakan

1:25:52

kampung yang sehat dan kemudian bisa

1:25:55

dibuat apa ya seperti ee study banding

1:25:59

atau ee apa sih kunjungan-kunjungan yang

1:26:03

membuat kita tahu bahwa lingkungan yang

1:26:06

produktif, masyarakat yang baik bisa

1:26:08

dikelola dengan baik dari seorang fair.

1:26:11

RT yang luar biasa ini. Tepuk tangan

1:26:12

dulu ya. Gelarnya banyak sekali.

1:26:15

[tertawa] Beliau adalah Dr. Taufik

1:26:17

Supriadi dengan keahlian akuntansi

1:26:20

forensik audit investigasi manajemen

1:26:23

perpajakan geography informasi system

1:26:26

dan pencegahan planetary crisis urban

1:26:29

farming. Ya. Kemudian pengetahuan

1:26:31

mengenai teknik pemeliharaan

1:26:33

biodiversitas dalam ruang terbatas.

1:26:35

praktik terbaik dalam manajemen limbah

1:26:37

dan pengelolaan sumber daya air,

1:26:39

keterampilan dalam penerapan teknologi

1:26:41

ramah lingkungan dan energi terbarukan,

1:26:44

mediator non hakim. Ya, jadi semua

1:26:46

diimplementasikan di dalam sebuah

1:26:48

lingkungan yang Pak RT pimpin hari ini.

1:26:51

Ya, beliau menyelesaikan dua doktor.

1:26:55

Jadi doktor nya dua ya. Yang satu pusing

1:26:59

kan? Ya udah pusing. Kalau Bapak enggak

1:27:01

pernah pusing mau yang ketiga, Pak?

1:27:02

Dokternya sudah cukup. [tertawa]

1:27:05

Jadi, Bapak ini dua doktornya dua ya di

1:27:08

UNPAT satu akuntansi. Kedua juga satu

1:27:11

doktor yang masih dalam proses, Pak.

1:27:13

Sudah selesai juga, Pak. Jadi nyebutnya

1:27:15

gimana, Pak? Doktor-doktor gitu ya, Pak.

1:27:18

Truler

1:27:20

ada S di belakangnya, Pak, ya. Dokter

1:27:22

kuadrat. Kemudian eh S2-nya, Magister

1:27:25

Akuntansi dan juga

1:27:27

sarjana akuntansi, Pak. Ya. Baik, Bapak,

1:27:30

Ibu. Sudah empat narasumber yang sudah

1:27:33

ada di hadapan kita. Baik, kita akan

1:27:34

mengikuti sesi talk show ini. Mari

1:27:37

sama-sama kita menyimak dengan baik dan

1:27:38

kita perhatikan dari narasumber yang

1:27:40

akan memberikan wawasan tentang AI. Saya

1:27:42

izin duduk ya, Pak. Saya izin duduk,

1:27:44

Ibu.

1:27:47

Oh, iya. Punten, Pak.

1:27:50

Punten. Pak Riri Satria. Beliau lahir di

1:27:54

Padang tahun 0. Hari ini beliau adalah

1:27:56

komisaris utama PT ILCS Pelindo Solusi

1:28:00

Digital. Beliau juga seorang dosen

1:28:02

komputer di Universitas Indonesia,

1:28:05

anggota dewan pertimbangan di Ikatan

1:28:08

Alumni UI dan juga kurator Indonesia

1:28:10

Digital Culture Excellence Award. Ketua

1:28:13

Jagat Sastra Milenia, Staf Khusus Menko

1:28:16

Polkam RI, Komisaris Independen PT

1:28:18

Jakarta Internasional, dan Ketua Umum

1:28:20

Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Komputer

1:28:23

Universitas Indonesia. Tepuk tangan

1:28:25

sekali lagi dong buat empat narasumber

1:28:26

kita. Bapak punten maaf kiri

1:28:30

ya. Baik,

1:28:32

saya mengatur nafas dulu.

1:28:37

Laptop saya kenapa jauh begitu ya?

1:28:39

[tertawa]

1:28:40

Oke, kita ke Pak Riri. Jadi, Pak Riri

1:28:43

ini em mewakili brain ya, Badan Riset

1:28:46

yang hari Pak Riri jauh ya, enggak

1:28:48

apa-apa ya. Eh, mikrofonnya sudah semua

1:28:50

siap, Pak?

1:28:53

Mungkin bisa ditambah satu ya kalau

1:28:54

misalkan ada. Baik, Pak Riri. Kalau kita

1:28:58

lihat ya, Pak ya, sebagai

1:29:01

eh kok Pak Riri Pak Esa?

1:29:03

Saya

1:29:03

Bentar, Pak.

1:29:04

Kita ke Pak Esa dulu ya. Kita ke Pak Esa

1:29:07

dulu. Tadi soalnya habis megang laptop

1:29:08

Pak Riri belum bisa move on ya. Masih

1:29:11

Pak Riri. Baik, Pak Dr. Eksa sebagai

1:29:14

peneliti senior di Brin kalau berbicara

1:29:18

tentang II begitu ya kan banyak sekali

1:29:20

inovasi yang tentunya sudah dilakukan

1:29:22

oleh Brin, kemudian juga dipublikasikan

1:29:25

sebagai informasi atau sebagai wawasan

1:29:28

yang harus kita ketahui bersama apalagi

1:29:30

mahasiswa begitu Pak ya Pak. ee

1:29:33

kebijakan apa, Pak, yang BRIN bisa

1:29:36

sampaikan sehingga pada hari ini kita

1:29:38

tahu nih ini penelitian ini sudah sejauh

1:29:41

sejauh ini loh tentang I. Kita harus

1:29:43

aware gitu, Pak. Silakan, Pak.

1:29:46

Ya. Baik, terima kasih Bu Wulan. Ee

1:29:50

bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum

1:29:52

warahmatullahi wabarakatuh.

1:29:53

Waalaikumsalam.

1:29:54

Ee pertama-tama mungkin ee saya

1:29:55

mengucapkan terima kasih kepada eh Ibu

1:29:59

Rektor ya, Prof. eh Silvianda Murni.

1:30:02

Rektor Institut e

1:30:06

Setiami ya, Setiami dan juga Bapak Ibu

1:30:10

ee pimpinan ee karena telah memberikan

1:30:12

kesempatan kami untuk ee berada di forum

1:30:16

pagi hari ini dan juga kepada ee

1:30:18

Bapak-bapak ee narasumber yang terhormat

1:30:21

ya. Baik. ee

1:30:23

terkait dengan perkembangan AI ee di

1:30:27

kebijakan di BRIN yang ee pertama tentu

1:30:31

adalah BRIN berusaha ya untuk ikut serta

1:30:36

menumbuh kembangkan ekosistem yang

1:30:38

mendukung ee kegiatan ee riset dan

1:30:41

inovasi ya. Sebana kita ketahui ee

1:30:43

cakupan bidang riset di BRIN cukup ee

1:30:46

luas ya. Jadi kalau dilihat dari

1:30:48

struktur organisasi kami memiliki

1:30:51

sekitar ee memiliki 12 ya 12 organisasi

1:30:55

riset ee dengan cakupan bidang yang ee

1:30:58

cukup ee luas ya dari bidang ee apa

1:31:01

hayati sosial ya hingga yang mungkin

1:31:04

fokus di bidang AI itu adalah di

1:31:07

organisasi riset kami itu di ee

1:31:09

organisasi riset elektronika dan

1:31:10

informatika.

1:31:12

Nah, terkait dengan ee

1:31:16

kebijakan yang ada di BRIN ee BRIN

1:31:19

sangat mendorong ya apa ekosistem riset

1:31:23

dan inovasi khususnya di bidang

1:31:25

artificial intelligence itu bisa tumbuh

1:31:26

dengan baik. Ini tercermin dari ee salah

1:31:30

satunya adalah ee program-program riset

1:31:32

yang ada yang telah dilaksanakan maupun

1:31:36

yang akan dilaksanakan pada beberapa

1:31:38

tahun ke depan. ini sangat mengakomodasi

1:31:41

sekali kegiatan-kegiatan riset yang ee

1:31:43

dengan tema apa ya. Bahkan di hampir

1:31:48

semua ee

1:31:51

ee program riset di organisasi riset

1:31:53

yang ada di tempat kami itu juga

1:31:57

ikut sertakan ya tema-tema tentang AI

1:31:59

itu dari sisi program kegiatan riset

1:32:01

yang ditawarkan oleh Brin. Kemudian yang

1:32:03

kedua ee dalam ee apa menumbuhkan atau

1:32:08

mencari ya ee talenta yang kira-kira

1:32:10

bisa mendukung ya kegiatan riset ee

1:32:13

dengan tema-tema AI. Nah, ini juga di

1:32:16

BRIN ee ada bagian khusus ee ada ee

1:32:21

kedeputian yang khusus me lakukan apa ee

1:32:25

manajemen ee manajemen talenta yang ada

1:32:27

di Indonesia. sehingga di tempat kami ee

1:32:32

ada apa program yang mana memungkinkan

1:32:35

ee mahasiswa ya mungkin ee termasuk

1:32:38

adik-adik mahasiswa yang ada di ee

1:32:42

Setiami ya itu juga punya peluang untuk

1:32:44

di sana. Itu kami membuka program apa?

1:32:48

Magang ya. Magang hingga nantinya

1:32:52

setelah selesai kegiatan magang itu bisa

1:32:54

dilanjut ya. misalkan ee melanjutkan

1:32:58

program ee degree beriset yang ada di ee

1:33:01

BRIN ya, baik ee S2, S3 bahkan hingga

1:33:04

sampai eh post doktoral maupun eh

1:33:07

visiting researchers ya. Dan topik yang

1:33:11

di ee kerjakan oleh talenta-talenta muda

1:33:14

tersebut bisa mendukung ataupun bisa

1:33:16

membantu ee atau men-support ya

1:33:20

kegiatan-kegiatan riset dengan tema AI

1:33:22

yang ada di Brint. Kemudian yang ketiga,

1:33:26

nah karena ee BRIN saat ini

1:33:30

mengelola ya ee terutama data ya

1:33:34

data-data ilmiah yang dengan jumlah yang

1:33:37

sangat besar dengan ee spektrum yang

1:33:39

sangat luas ya mulai dari data budaya,

1:33:41

data hayati ya ee kemudian ee data

1:33:45

hayati pun ada yang untuk di laut ya, di

1:33:47

hutan segala macam ya di darat. Bahkan

1:33:50

data-data di antariksa juga ada,

1:33:52

data-data ee apa ee remote sensing juga

1:33:56

ada. Jadi hampir semua spektrum data

1:33:58

ada. Nah, ini juga menjadi potensi yang

1:34:00

bisa di ee jadikan ee titik awal

1:34:04

pengembangan ee aplikasi ataupun sistem

1:34:08

berbasis AI ya. Karena data-data yang

1:34:11

ada di Indonesia yang selama ini

1:34:13

dikelola oleh BRIN sifatnya ee sangat

1:34:15

unik ya. Jadi mungkin di negara-negara

1:34:18

lain itu tidak ada ya.

1:34:20

Contoh sederhana misalkan bahasa daerah

1:34:22

ya. Kita punya bahasa daerah ee sekitar

1:34:25

700 bahasa daerah ya. Ini dari pihak

1:34:28

asing ee ingin sekali ya untuk melakukan

1:34:30

akses data-data tersebut ya sehingga

1:34:33

nantinya ee data-data bahasa daerah itu

1:34:35

bisa di ee jadikan ee model ya, model

1:34:39

berbasis AI bisa digunakan untuk

1:34:41

mengembangkan aplikasi misalkan ee mesin

1:34:44

translasi atau mesin penerjemah ya. Nah,

1:34:47

ini kami ada riset di sana juga. Nah,

1:34:49

kemudian yang terakhir adalah ee

1:34:53

selain membantu untuk menyediakan atau

1:34:57

meningkatkan kualitas SDM juga

1:35:00

menyediakan infrastruktur ya. Nah, kami

1:35:02

di BRIN kami mempunyai eh fasilitas high

1:35:06

performance computing yang eh pusatnya

1:35:10

ada di Cibinong itu bisa digunakan ya

1:35:12

oleh semua pihak, oleh semua pihak

1:35:14

eksternal baik kampus, industri ya untuk

1:35:17

mengembangkan model-model berbasis AI

1:35:20

ya. Bahkan juga bisa digunakan untuk

1:35:22

memberikan ee layanan atau web services

1:35:25

yang berbasis AI. Ee terlebih lagi ee

1:35:30

dalam ee minggu-minggu ini apa

1:35:34

alhamdulillah kami juga mendapatkan

1:35:35

kepercayaan ya dari ee ASEAN dan pihak

1:35:38

Korea ya. mereka

1:35:41

menghibahkan ya menghibahkan fasilitas

1:35:44

tambahan untuk ehment computing dan

1:35:46

dilengkapi dengan ee ee

1:35:50

GPU ya sehingga memungkinkan untuk

1:35:53

membuat model-model dengan komputasi

1:35:55

dengan beban yang lebih tinggi ya. Nah,

1:35:57

ini ee salah satu kontribusi juga pihak

1:36:00

BRIN karena SPC ini tidak hanya

1:36:02

digunakan oleh ee tidak hanya bisa

1:36:04

digunakan oleh masyarakat Indonesia,

1:36:05

namun juga oleh masyarakat atau ee

1:36:08

pihak-pihak yang ada di negara-negara

1:36:10

ASEAN

1:36:11

sehingga nantinya bisa tumbuh ee

1:36:12

kolaborasi ee tidak hanya di tingkat ee

1:36:15

nasional, namun pihak ee di ee tingkat

1:36:18

regional, di tingkat ASEAN. kira-kira ee

1:36:21

empat hal itu yang saat ini ee menjadi

1:36:25

ee fokus dan mungkin yang terakhir itu

1:36:28

terkait dengan apa kebijakan BRI juga ee

1:36:32

ikut aktif ya salah satunya di dalam me

1:36:36

ikut merumuskan ya ee peta jalan AI dan

1:36:40

ee panduan etika AI ya bersama-sama yang

1:36:45

dikoordinir waktu itu oleh ee KOMDI ya.

1:36:48

Mungkin demikian secara umum. Baik,

1:36:50

terima kasih. Tadi sudah kita dengarkan

1:36:52

bahwa banyak sekali penelitian yang

1:36:54

sudah dilakukan. Bukan saja ee riset ya

1:36:57

yang bertema tapi juga mencari talenta,

1:37:00

kemudian juga mengadakan program magang

1:37:02

dan juga menyediakan infrastruktur.

1:37:03

Kemudian saya akan beralih kepada Prof.

1:37:06

ee Sani sebagai guru besar di bidang

1:37:08

ilmu data sains dan mewakili akademisi.

1:37:11

Bagaimana e peran konkret akademisi

1:37:13

sehingga ini bisa didesain dalam

1:37:15

kurikulum yang berbasis CCI? Silakan,

1:37:17

Prof.

1:37:20

Ya. Ee asalamualaikum warahmatullahi

1:37:21

wabarakatuh.

1:37:22

Ee terima kasih Ibu Dr. Wulan atas ee

1:37:26

pertanyaannya. Ee dan juga saya ee

1:37:28

sebelumnya mengucapkan terima kasih

1:37:29

banyak kepada eh

1:37:34

Prof. e Silvi yang sudah memberikan

1:37:36

kesempatan kami untuk sharing di sini

1:37:38

ya. Eh ya. Baik. Terkait

1:37:44

tes

1:37:44

bisa ditukar Prof. Mungkin baterai

1:37:46

mungkin ya.

1:37:48

Tesadip

1:37:55

ya. Ee jadi ee peran kami di dunia

1:37:58

pendidikan dalam pengembangan SDMAI ini

1:38:02

sebetulnya ada di dua ee sudut pandang

1:38:05

gitu ya. Dari sudut pandang penyedia ee

1:38:08

layanan akademik dari sisi dosen,

1:38:10

kampus, dan fasilitas dan juga

1:38:13

mahasiswa. karena ee perkembangan AI ini

1:38:16

mendisrupsi cara kita belajar

1:38:19

seperti itu. Kemarin di kelas online, di

1:38:22

salah satu kelas online yang saya ajar

1:38:24

ee mahasiswa saya bertanya di kelas eh

1:38:26

Pak Sani kita masih perlu enggak ya

1:38:29

belajar programming? Sulit dijawab gitu

1:38:31

ya karena semuanya yang kita minta

1:38:33

sekarang bisa dijawab oleh AI. Nah,

1:38:35

sebetulnya itu yang menjadi tantangan

1:38:37

kami di ee sebagai pendidik. Jadi,

1:38:40

bagaimana kita mendidik sementara

1:38:42

mahasiswa juga bisa belajar dengan AI.

1:38:45

Nah, bagaimana menyeimbangkan

1:38:47

kemampuan mereka untuk belajar,

1:38:51

tapi juga mereka bisa memanfaatkan

1:38:54

teknologi AI yang saat ini sangat

1:38:56

memudahkan mereka untuk ee menggali

1:38:59

pengetahuan secara instan gitu ya, tanpa

1:39:03

ee mengorbankan kreativitas, ide-ide ee

1:39:06

murni mereka gitu ya. Nah, itu tantangan

1:39:08

kami bagaimana menyeimbangkan itu.

1:39:10

Seperti yang tadi Pak Dandi sudah

1:39:11

sampaikan SDM itu ya. Nah, kita harus

1:39:14

menyiapkan SDM SDM mahasiswa yang memang

1:39:17

dia bisa produktif, bisa tetap kreatif

1:39:21

di era EA yang serba memudahkan dia.

1:39:23

Iya. Dosen pun akhirnya kami juga ee

1:39:26

memiliki tantangan bagaimana memberikan

1:39:29

pembelajaran di kelas ee sambil AI ini

1:39:33

di antara kita semua gitu ya, baik dosen

1:39:36

maupun mahasiswa dalam menyiapkan

1:39:38

materi, dalam belajar gitu ya.

1:39:41

Bahkan dalam mengerjakan tugas pun kami

1:39:43

mungkin jadi tantangan juga kita harus

1:39:45

memberikan tugas seperti apa, ee

1:39:47

evaluasi seperti apa, assesment seperti

1:39:49

apa ke mahasiswa supaya

1:39:52

mereka tidak hanya bisa menjawab dengan

1:39:54

AIE saja, tapi tetap kreativitas mereka

1:39:56

yang bekerja. Nah, itu mungkin tantangan

1:39:58

kami.

1:39:59

Iya, para dosen dan mahasiswa ya. Jadi

1:40:02

ee dari akademisi ini wajib eh reup

1:40:05

skilling gitu ya atau eh

1:40:08

upskilling dan reskilling gitu. apa,

1:40:11

Pak, yang dilakukan seharus?

1:40:12

Jadi, istilahnya sekarang itu bukan

1:40:13

artificial intelligence lagi, tapi

1:40:15

augmented intelligence. Jadi, bagaimana

1:40:18

kita semakin produktif, semakin pintar

1:40:20

dibantu oleh AI tanpa tergantung kepada

1:40:23

AI. Seperti itu kira-kira.

1:40:25

Iya.

1:40:26

Baik, para dosen dan mahasiswa, hari ini

1:40:29

masih ada dosennya yang suka kalau UTS

1:40:31

dan UAS enggak boleh pakai cat GPT ya

1:40:34

gitu. [tertawa] Jadi sebetulnya gimana,

1:40:36

Pak, ya? Kalau enggak boleh kita sudah

1:40:38

enggak bisa menghindari kan, ya. Baik.

1:40:40

Dan kemudian kita ke Pak Riri. Nah, Pak

1:40:43

Riri

1:40:44

sebagai seorang ee praktisi

1:40:47

mungkin Pak Riri punya sebuah wawasan

1:40:49

gimana caranya supaya mahasiswa ini bisa

1:40:53

terserap oleh dunia industri.

1:40:55

Oh, oke.

1:40:56

Ee dengan visi ee EAI yang oke gitu.

1:40:59

Silakan, Pak.

1:41:00

Baik. Saya akan fokus kepada menjawab

1:41:03

pertanyaan itu, ya. Bagaimana mahasiswa

1:41:05

bisa terserap ke dunia industri?

1:41:08

Saya mohon izin tadinya saya menyiapkan

1:41:11

slide mula-mula saya dikasih tahu waktu

1:41:13

saya 30 menit dicorting jadi 15 menit

1:41:16

sekarang 10 menit. Jadi jadi kalau

1:41:19

begitu ee ditayangkan saja tapi saya

1:41:22

lewati khusus menjawab pertanyaan dari

1:41:24

dr. Wulan saja gitu ya. Mohon slide saya

1:41:27

bisa ditayangkan

1:41:29

ya karena saya punya satu jawaban untuk

1:41:32

itu yang menarik.

1:41:35

Jadi, Bapak dan Ibu, Adik-adik

1:41:37

mahasiswa, kaki saya itu ada di tiga

1:41:39

tempat. Saya tanya panitia, ini butuh

1:41:41

jawaban yang mana? Saya sebagai

1:41:44

akademisi juga saya dosen Fakultas Ilmu

1:41:46

Komputer UI. Kemudian sebagai birokrat

1:41:50

juga saya staf khusus Menko Polkam.

1:41:53

Kemudian sebagai praktisi juga saya

1:41:56

komisaris utama sebuah IT company di

1:41:59

Pelindo. Jadi yang mana? Oh, praktisi

1:42:01

saja, Pak. Oke, sebagai praktisi kalau

1:42:03

gitu perspektifnya sebagai praktisi

1:42:05

sekarang.

1:42:08

A [tertawa]

1:42:09

oke ya sudah ketemu. Saya berdiri ya,

1:42:12

Pak Wulan ya. Permisi. Mohon izin ketemu

1:42:15

slide saya.

1:42:17

Saya sudah kasih ke Ibu,

1:42:21

ke panitia sudah. Heeh.

1:42:27

Saya punya jawaban yang khusus menjawab

1:42:29

yang itu. Apa keterampilan masa depan

1:42:33

yang harus dikuasai untuk bisa terserap

1:42:36

ke lapangan kerja di era sekarang itu

1:42:39

disebut sebagai intelligent economy.

1:42:42

Ekonomi berbasis AI itu sendiri. Apakah

1:42:46

mohon maaf Bapak dan Ibu ketemu waktu

1:42:48

saya berjalan terus?

1:42:52

Waktu saya berjalan terus. Apakah

1:42:53

ketemu?

1:42:57

Ketemu, Pak.

1:42:58

Ketemu. Oke. Baik, terima kasih.

1:43:01

Alhamdulillah.

1:43:06

Tolong ditayangkan kalau ketemu.

1:43:11

Mohon izin Bapak dan Ibu, saya akan

1:43:13

men-skip banyak sekali slide karena

1:43:16

slide ini disiapkan untuk presentasi 30

1:43:19

menit tadinya.

1:43:21

Jadi karena jatahnya jadi 10 menit, saya

1:43:23

mohon izin banyak saya skip. Bapak dan

1:43:26

Ibu sudah ketemu mana? Tolong

1:43:28

ditayangkan

1:43:28

sekali Bapak menawar saya minum.

1:43:30

Kalau sudah ketemu ditayangkan.

1:43:32

Saya mau ke tempat Bapak. Ah i

1:43:35

kemarin tuh rombongan saya capek.

1:43:37

Oke. Tolong dikip yang ini. Diskip lagi.

1:43:41

Diskip lagi. E maaf. Balik-balik Bapak

1:43:43

dan Ibu. Tadinya ada empat topik

1:43:45

presentasi. Saya skip. Lanjut. Oke.

1:43:47

Berhenti di sini adik-adik. Mahasiswa,

1:43:50

Bapak dan Ibu, sekarang ini ada namanya

1:43:54

game changers. Game changers itu adalah

1:43:57

yang akan mengubah peradaban termasuk

1:44:00

ekonomi seperti apa berjalan. Bapak, Ibu

1:44:03

perhatikan di slide ada delapan game

1:44:06

changers yang terjadi di dunia. Ada

1:44:08

delan game changers. AI adalah salah

1:44:12

satunya. Artificial intelligence adalah

1:44:14

salah satunya, Bapak dan Ibu. Di samping

1:44:17

AI ada lagi namanya blockchain,

1:44:20

metafers, data science, quantum

1:44:23

computing, cloud computing, dan big data

1:44:25

technology, digital twins, dan low orbit

1:44:30

eh low earth orbit satellite.

1:44:33

Ada delan game changers. Artinya apa,

1:44:36

Bapak dan Ibu? Tantangan dunia industri

1:44:39

adalah bagaimana mengutilisasi delapan

1:44:42

ini ke dalam praktik bisnis ke depan.

1:44:45

Termasuk yang dihadapi oleh Pelabuhan

1:44:48

Indonesia atau Pelindo tempat saya

1:44:50

berasal.

1:44:52

Bapak dan Ibu, saya berasal di sebuah

1:44:54

company. Sebuah company namanya ILCS.

1:44:58

itu adalah sebuah digital development

1:45:01

company yang mengintegrasikan secara

1:45:04

digital 120 pelabuhan komersial seluruh

1:45:08

Indonesia di bawah Pelindo.

1:45:10

Itu kami yang mengintegrasikan semuanya.

1:45:13

Tantangan ke depan AI, Bapak dan Ibu.

1:45:17

Tantangannya AI juga termasuk selain AI,

1:45:21

tujuh tantangan ke depan ini itu adalah

1:45:24

tantangan kami.

1:45:26

Apakah teman-teman mahasiswa berani

1:45:28

menjawab tantangan ini untuk bekerja di

1:45:31

era yang akan datang?

1:45:33

That's it. Tidak hanya AI, juga

1:45:36

metavers, juga blockchain dan

1:45:39

seterusnya.

1:45:40

Tadi Pak Dendi sebut waktu memberikan

1:45:44

keynote speech, ada sarjana komputer

1:45:47

enggak bisa coding. Wah, itu memang

1:45:49

keterlaluan, Pak Rendi. Enggak bisa

1:45:51

coding. Kemarin saya melakukan game atau

1:45:55

acara perlombaan di tempat perusahaan

1:45:57

kami. Kebetulan saya alumni ilmu

1:46:00

komputer juga, dosen ilmu komputer juga.

1:46:03

Jadi saya tantang, Pak,

1:46:04

developer-developer muda yang baru-baru

1:46:07

adu coding lawan saya.

1:46:09

Jadi namanya coding against the

1:46:11

president commissioner.

1:46:13

Jadi [tertawa] itu jadi panitianya

1:46:16

corporate secretary saya, Mas Dimas di

1:46:19

belakang situ. Jadi memang kita lakukan

1:46:22

itu. Kita butuh tenaga-tenaga seperti

1:46:25

itu. Jadi salah satu tantangan ke depan

1:46:28

adalah teman-teman mahasiswa semua

1:46:31

pahami delapan tantangan ini, eight game

1:46:34

changers. Karena inilah yang akan kalian

1:46:37

hadapi ke depannya. Sekarang sudah

1:46:40

terasa kami di Pelabuhan Indonesia di

1:46:43

Pelindo sudah merasakan ini dan ini

1:46:46

adalah tantangan ke depan. Sekarang kami

1:46:49

sedang mengintegrasikan kecerdasan

1:46:52

buatan ke dalam enterprise arsitektur

1:46:55

pelabuhan Indonesia.

1:46:57

Itu sedang kami lakukan semuanya. Baik,

1:47:00

lanjut Mbak. Mohon izin lanjut. Lanjut

1:47:02

aja. Ini saya

1:47:05

lewat saja, lewat saya. Terus terus

1:47:06

terus. Ah oke. Ini balikbalik tadi balik

1:47:10

balik. Ah itu. Oh lagi lagi lagi. Mana

1:47:15

paradigma? Ah ini sudah cukup. Makasih

1:47:18

Bapak dan Ibu. Kita harus bijak

1:47:20

menggunakan AI jawabnya iya. Jatah saya

1:47:25

10. Oke. Enggak gerak-gerak.

1:47:28

[tertawa]

1:47:30

Oke, kita harus bijak menggunakan AI.

1:47:34

Pertanyaan terbesar, saya juga dosen.

1:47:36

Bagaimana menghadapi mahasiswa yang

1:47:38

pakai AI? Kebetulan saya dosen ilmu

1:47:40

komputer. Mahasiswanya juga jago ilmu

1:47:43

komputer. Tinggal adu ilmu, adu guru aja

1:47:45

tuh sama mahasiswanya. Tapi ada satu

1:47:48

yang tidak bisa kita gantikan dengan AI.

1:47:51

Itu adalah refleksi terhadap pengetahuan

1:47:54

yang diperoleh. Monggo kalian untuk

1:47:56

riset pakai AI, menghitung pakai AI,

1:47:59

whatever pakai AI, tapi apa lesson learn

1:48:02

yang kalian peroleh dari sana? AI

1:48:05

mungkin sulit untuk menjawabnya

1:48:07

dan itu hanya Anda bisa lakukan secara

1:48:11

lisan dengan saya sebagai dosen.

1:48:14

You cannot do AI with that. Jadi, enggak

1:48:17

bisa.

1:48:18

Jadi, Bapak Ibu dosen tips dari saya

1:48:21

jangan lagi ujian apakah yang dimaksud

1:48:23

dengan itu selesai dengan AI. Ujiannya

1:48:26

adalah bagaimana pendapatmu tentang

1:48:29

fenomena A B C D E. Maka ketika opini

1:48:33

mahasiswaan diminta, susah tuh AI bisa

1:48:35

membantu dia karena itu sangat personal

1:48:38

kepada opini mahasiswa.

1:48:41

Jadi begitu saya ngasih ujian sekarang

1:48:43

di kampus UI. Kemudian terbentuk sinergi

1:48:46

kecerdasan manusia dengan AI. Iya,

1:48:49

manusia punya ide, AI punya engine.

1:48:53

Hasilnya itu juga harus di apa yang

1:48:57

tidak bisa ee dibuat oleh UAI karena

1:49:00

butuh hasil akhir itu finishing. Apalagi

1:49:03

di era ekonomi kreatif sekarang Bapak

1:49:05

dan Ibu. Bapak dan Ibu, di samping dosen

1:49:08

ilmu komputer, saya kebetulan seorang

1:49:10

sastrawan, seorang penyair. Jadi, bisa

1:49:13

enggak AI itu bikin puisi atau novel?

1:49:16

Jawabnya bisa.

1:49:18

Tapi akan kelihatan

1:49:21

seperti apa hasil karya AI itu. Saya

1:49:24

bisa tangkap

1:49:26

gitu ya. Bikin cerpen dengan AI bisa

1:49:29

banget.

1:49:31

Bisa banget. Tapi saya tahu karena

1:49:33

kebetulan juga dosen AI.

1:49:36

Saya belajar AI pertama kali tahun 92

1:49:40

kuliah AI di UI. Oke, lanjut. Jadi

1:49:43

sekarang terjadi sinergi sehingga

1:49:45

kreativitas masa depan itu, Bapak dan

1:49:47

Ibu para mahasiswa, kreativitas masa

1:49:50

depan itu critical thinking plus design

1:49:54

thinking, penguasaan teori, kekuatan

1:49:56

imajinasi dan dukungan AI yang di depan

1:50:01

itu tidak replaced by AI. Bapak dan Ibu

1:50:05

dan mahasiswa semuanya. Jadi sekali lagi

1:50:08

saya ulangi, kreativitas masa depan

1:50:11

adalah critical thinking, design

1:50:13

thinking, penguasaan teori, kekuatan

1:50:15

imajinasi, dan dukungan AI.

1:50:19

Itu tips untuk mahasiswa menghadapi

1:50:22

persaingan ke depan. Terakhir, lanjut

1:50:24

Mbak, lanjut. Sekarang kita berada di

1:50:27

era intellijent ekonomi. Lanjut, lanjut.

1:50:29

Ini sudah banyak dibahas tadi. Lanjut.

1:50:32

Ada namanya terus, terus, terus, terus,

1:50:35

terus, terus, terus. Ini saya

1:50:38

mencontohkan kejahatan dengan AI

1:50:40

tadinya. Terus, terus. Tapi karena yang

1:50:43

diminta terus, Mbak. Terus aja, terus,

1:50:45

terus ketemu Mars future skill up. Oke.

1:50:50

Jadi, apa future skill yang dibutuhkan

1:50:53

oleh para mahasiswa? Riset terbaru

1:50:55

mengatakan bahwa di era digital ekonomi

1:50:59

ada lima skill set yang dibutuhkan di

1:51:02

lapangan kerja. Lima skill set saya

1:51:06

ambil dari hasil penelitian Bernard Mar

1:51:09

dari bukunya Future Skill.

1:51:12

Ada lima skill set pertama digital skill

1:51:15

yang kedua thinking skill yang ketiga

1:51:17

collaboration skill. Yang keempat social

1:51:20

skill. Yang kelima self skill. Jadi

1:51:24

enggak melulu ke ee skill tentang

1:51:26

teknologi ya, juga skill tentang soft

1:51:29

skill, skill tentang bagaimana manajemen

1:51:32

diri. Mari kita lihat satu-satu. Lanjut,

1:51:35

Mbak. Future skill. Ada empat skill-nya

1:51:38

di dalam itu. Digital ini sangat

1:51:41

tchnikal. Oke. Zaman sekarang kita butuh

1:51:44

keempat-empatnya. Sangat teknikal.

1:51:46

Bahkan seorang security supir pun harus

1:51:49

memiliki ini. Setidaknya dia baca GPS

1:51:53

gitu ya. Apalagi kalau di level

1:51:55

manajerial. Lanjut. Berikutnya adalah

1:51:59

thinking skills, critical thinking,

1:52:01

bagaimana judgement, complex decision

1:52:03

making, emotional intelligent, empathy,

1:52:05

dan creativity. Teman-teman, dengan

1:52:08

bantuan AI harusnya kita lebih kreatif.

1:52:11

Enggak boleh kreativitas kita mandek.

1:52:14

Skill set 3. Lanjut. Collaboration

1:52:18

skill. Working in teams, interpersonal,

1:52:20

working in geeks, adaptability, and

1:52:22

flexibility.

1:52:24

Skill set 4. Lanjut, Mbak. Social skills

1:52:27

ada empat. Cultural diversity, ethical

1:52:31

awareness, leadership, personal

1:52:33

branding, networking, dan yang kelima

1:52:35

lanjut Mbak

1:52:38

self skill, time management, priority,

1:52:42

curiosity, embersing, and self caring.

1:52:46

Kembali menjawab pertanyaan dr. Wulan.

1:52:48

Apa tips untuk para mahasiswa untuk

1:52:50

bersaing di situasi kerja sekarang?

1:52:53

Satu, ketahui ada delapan game changer

1:52:57

sekarang. Yang kedua, sekarang yang

1:53:00

namanya creativity itu adalah gabungan

1:53:04

dari critical skills, eh critical

1:53:06

thinking dan seterusnya dibantu AI. Dan

1:53:09

yang terakhir ada lima skill set dengan

1:53:13

20 skill di masa depan. That's it,

1:53:16

Teman-teman mahasiswa untuk tantangan di

1:53:19

e arena kerja praktisi di masa depan dan

1:53:23

bukan masa depan saja dari sekarang

1:53:26

gitu ya. Dan kami sudah merasakannya

1:53:30

teman-teman. Kalau Anda tidak menguasai

1:53:32

ini apa yang terjadi?

1:53:34

Menyeramkan juga buat saya. Maka

1:53:37

teman-teman sebaya Anda yang berasal

1:53:39

dari negara-negara tetangga siap masuk

1:53:41

ke Indonesia.

1:53:42

Heeh. Itu yang tidak kita selangi.

1:53:45

Indonesia, anak muda Indonesia harus

1:53:47

jadi tuan rumah di negeri sendiri.

1:53:50

Terima kasih, Bu.

1:53:51

Terima kasih, Pak Dokter. Ya, penjelasan

1:53:54

yang membuat kita harus terus bisa

1:53:57

berusaha ya. Karena lima skill ini harus

1:53:59

kita kuasai. Kita bukan hanya bersaing

1:54:01

dengan sarjana-sarjana dalam negeri ya,

1:54:04

Pak ya, tapi juga sarjana-sarjana luar

1:54:06

negeri. Nah, kita akan ke Pak RT yang

1:54:08

doktornya dua kali ini [tertawa] Pak.

1:54:11

Kalau kita lihat ee nuansa suasana yang

1:54:15

Pak Taufik ciptakan gitu ya. Nah,

1:54:17

sebetulnya itu kan em pemberdayaan

1:54:19

berbasis potensi lokal.

1:54:22

Sejauh mana Bapak mempergunakan I

1:54:25

melihat ee kondisi sampai indah begitu,

1:54:28

Pak? Silakan.

1:54:29

Baik, terima kasih.

1:54:30

Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum

1:54:32

warahmatullahi wabarakatuhikumsalam.

1:54:34

Mohon izin berdiri. Yang kami hormati Bu

1:54:38

ee Rektor, Bu Prof. Silvi dan Pak

1:54:42

Nugroho, Bu Dr. Ois juga, Pak Nuroji.

1:54:45

Siap juga Prof. Eh, Prof. Syah Syah

1:54:50

Sfri. Oh, Monus. Dan para pembicara juga

1:54:53

Mbak Bulan. Teman-teman semua apa kabar

1:54:55

pagi ini?

1:54:58

Terima kasih. Eh, saya ingin menanggapi

1:55:00

apa yang kita gunakan di RT8 RW4 Malaka

1:55:04

Jaya, Duren Sawi, Jakarta Timur hingga

1:55:06

mendunia. Dalam hal ini kita juga

1:55:08

menggunakan salah satunya AI. Boleh

1:55:10

ditimpankan slide-nya, Mas operator?

1:55:14

Boleh. Biar kebayang suasana

1:55:16

kebatinannya di halaman 1 nih kelihatan

1:55:17

semua. Jadi 2 seteng tahun kami menjadi

1:55:20

ketua RT, persisnya 14 Oktober 2023 saya

1:55:24

menyiapkan program kerja yang

1:55:26

orientasinya 90% adalah untuk menjaga

1:55:30

lingkungan. Teman-teman ingat di sana

1:55:33

ada triple planetary crisis.

1:55:35

berkurangnya kaya negara gamah hayati,

1:55:37

cepatnya perubahan iklim, banyaknya

1:55:39

polusi idara, dikawinkan dengan kalau

1:55:41

yang orang ekonomi ada triple bottom

1:55:44

line, people profit planet people leher

1:55:47

ke atas bagaimana budaya bisa berubah,

1:55:49

planet eh profit bagaimana perut warga

1:55:52

kita harus kenyang dan planet bagaimana

1:55:55

lingkungan harus dijaga. Kawinkan lagi

1:55:57

dengan Asta Cita. Asta cita pemerintah

1:55:59

gitu ya. Ada di tempat kami dari delan

1:56:02

asat cita sudah ada enam dalam waktu 2

1:56:05

seteng tahun. Nah, boleh tadi enggak

1:56:07

apa-apa atau mau slide dulu? Silakan

1:56:09

monggo yang paling cepat aja ya. Jadi di

1:56:13

tempat kami ada tiga inovasi besar yang

1:56:15

membuat kami diundang ke Tiongkok.

1:56:17

Pertama ada media pencegah krisis panet.

1:56:20

Ini lagi pada pegang handphone semua ya.

1:56:22

Tolong buka Google Maps pencegah Crisis

1:56:25

Planet. Ada berapa orang yang memberikan

1:56:28

komentar positif bintang lima. Boleh

1:56:29

maju ke depan yang bisa melihat lebih

1:56:31

dulu nanti saya kirimi buku saya,

1:56:34

Suara-suara dari pos Ronda. Monggo

1:56:35

silakan buka. Pencegah krisis Planet

1:56:38

dari Google Maps. Maju ke depan dua

1:56:40

orang. Cowok-cewek silakan.

1:56:42

Pencegah Crisis Planet sudah ada bintang

1:56:44

lima berapa? Monggo operator boleh

1:56:47

dilihat.

1:56:48

Google Maps pencegah Crisis Planet. Dua

1:56:50

orang. Mau lari sini. Satu cowok. Cewek

1:56:53

mana? Satu lagi. Lari ke depan. Ayo,

1:56:55

nanti saya kirim buku suara-suara dari

1:56:58

pos ronda. Ayo, sini. Ayo cewek

1:57:00

dulu-duluan cepetan.

1:57:03

Oh, ayo. Ya, ya. Wis, enggak apa-apa.

1:57:05

Tiga deh. Sini bertiga saya kasih.

1:57:09

Ada berapa ribu orang?

1:57:11

1 eh bentar.

1:57:14

1196.

1:57:17

1196.

1:57:19

1196.

1:57:20

Oke, berarti tambah tiga lagi dari

1:57:22

teman-teman ya. Boleh tepuk tangan buat

1:57:24

teman-teman semua ini. Nanti tolong ini

1:57:27

saya juga membawa ee warga kehormatan

1:57:30

RT8. Boleh berdiri. Mbak Kaila dari

1:57:32

Universitas Indonesia tepuk tangan buat

1:57:34

Mbak Kaila.

1:57:36

Ee beliau lagi meneliti RT8 kami.

1:57:38

Kemudian Mbak Mbak Rifa dari UNJ boleh

1:57:42

berdiri. Dan Mbak Bunga dari UNJ e

1:57:45

beliau lagi meneliti kita. Dan Mbak eh

1:57:49

Fatiah dari Diver Clean Action. Boleh

1:57:52

berdiri.

1:57:53

Beliau berempat sudah meneliti kami dan

1:57:55

alhamdulillah di tempat kami sudah ada

1:57:56

insyaallah 30 jurnal Sinta 2 3 4 5 lah

1:57:59

enggak apa-apa nanti Pak Ketua RT akan

1:58:01

menulis ee Sinta eh e ke Q e Q2 lah

1:58:04

gitu. Nanti tolong ke Mbak itu dicatat

1:58:07

nomor teleponnya saya kirim bukunya ya.

1:58:09

Silakan kembali. Ini argonya jalan

1:58:10

terus. [tertawa]

1:58:13

Siap lihat di depan saya boleh turun

1:58:15

panggung ya operator boleh diklik yang

1:58:17

gambar itunya enggak

1:58:20

gambar. Ah no no no back.

1:58:23

Baik, back. Halaman 1. Heeh. Boleh

1:58:26

diklik gambar ini ya. Enggak. Nanti

1:58:27

gerak videonya.

1:58:29

Heeh. Teman-teman, Bapak dan Ibu, itu di

1:58:32

layar ada media pencegah krisis planet.

1:58:34

Di dalamnya ada 45 item pencegah krisis

1:58:37

planet. Di sana ee kedean

1:58:42

yang yang tengah atas. Kemudian inovasi

1:58:44

kedua adalah RT online. Saya membuat

1:58:47

aplikasi RT online di mana kita ingin

1:58:49

mempertanggungjawabkan laporan

1:58:51

penggunaan keuangan yang diberikan

1:58:53

gubernur kepada kita para ketua RT untuk

1:58:56

mengurangi penggunaan kertas. Ini

1:58:58

aplikasi RT online. Kemudian ee di sana

1:59:02

kita bisa kelihatan uangnya tinggal

1:59:03

berapa, kemudian ee warga kita apa,

1:59:06

siapa saja. Yang paling penting adalah

1:59:08

kita bisa membantu negara untuk validasi

1:59:10

data bansos. Kalau rumah kita tiga

1:59:13

lantai, mobilnya Pajero Spot, kemudian

1:59:15

Camry, TV-nya tipis gitu, terima bansos

1:59:18

boleh enggak?

1:59:20

Kenapa enggak boleh?

1:59:23

Tidak sesuai peruntukan. Benar enggak?

1:59:25

Nah, ini terjadi beda RW di depan rumah

1:59:28

kayak gitu. Makanya yang paling tahu

1:59:30

siapa? Ketua RT itu aplikasi AT.

1:59:33

Kemudian yang ketiga, video yang ikan

1:59:34

itu. Klik lagi, Mas. Nah, Bapak dan Ibu,

1:59:38

Teman-teman, ini double decker kolam

1:59:40

yudits. Kolam ikan di atas yudits saya

1:59:43

buat menjadi dua lantai. Di bawahnya

1:59:45

aliran air tetap mengalir. Di atasnya

1:59:47

kolam lele. Kenapa ini kita lakukan?

1:59:50

Karena saya melihat potensi warga saya

1:59:54

yang menengah ke bawah dari aplikasi RT

1:59:56

online yang saya siapkan ini. Ini kan

1:59:59

menengah ke bawah. Bagaimana tadi

2:00:00

profit, bagaimana perut warga saya harus

2:00:02

kenyang. Makanya kemudian saya

2:00:05

menjadikan warga ini adalah sebagai

2:00:07

subjek dari pelaku kegiatan semua di

2:00:12

masyarakat karena ada

2:00:19

bisa ditukar Pak.

2:00:20

Tepuk tangan dulu untuk Pak Taufik yang

2:00:22

sangat semangat ya. [terkesiap] Oke

2:00:26

bagaimana? Iya.

2:00:31

Cek cek

2:00:32

waktu men.

2:00:33

Iya. Ini 6 menit lagi ya, bukan sabotase

2:00:34

ya.

2:00:35

Jadi Bapak dan Ibu, Teman-teman. Heeh. 6

2:00:38

menit lagi.

2:00:40

Jadi saya menjadikan warga ini adalah

2:00:43

sebagai subjek pelaku. Kemudian AI-nya

2:00:46

juga untuk membantu kita untuk

2:00:48

meng-push. Ee ini alhamdulillah dengan

2:00:50

kita seperti ini dan kita berbuat boleh

2:00:52

ditunjukkan ini ya. Ee halaman 8 deh. 8

2:00:55

enter. 8 enter. 8 enter. Nah, cakep. No.

2:01:00

No. Oke, lagi lanjut lanjut lagi. Stop

2:01:03

stop.

2:01:05

Nah, ini

2:01:07

back lagi

2:01:11

cek

2:01:13

back lagi. Tadi yang grafik tadiya.

2:01:16

Oke,

2:01:19

tunggu masih

2:01:22

halaman eh mati lagi nih.

2:01:24

Halaman 7, Pak. Pak Operator.

2:01:28

Oh,

2:01:30

punya Mbak kayaknya cakep.

2:01:32

Cakep ya mic-nya ya, Pak ya? Mic-nya

2:01:35

ee Mbak Ulinnya cakep sih.

2:01:40

Bapak [tertawa] Ibu

2:01:42

habis itu mic-nya bulet-bulet. Mbak

2:01:44

Wulan langsing ini langsing.

2:01:48

Bapak dan Ibu teman-teman ini nanti

2:01:50

lihat di website kita

2:01:52

RT0804malakajaya.com.

2:01:55

Saya mau bilang adik-adik jempol kita

2:01:57

tolong jangan cuma scroll-scroll doang

2:01:59

enggak bermanfaat. Kenapa? Karena

2:02:01

undangan yang diberikan kepada kami

2:02:02

ketua RT oleh Tiongkok pertama adalah

2:02:05

gara-gara kita membuat website.

2:02:09

Kemudian yang kedua gara-gara kita

2:02:10

membuat Google Maps yang notab dampaknya

2:02:13

sudah ada ribuan orang yang memberikan

2:02:17

bintang lima dan komentar positif. Di

2:02:19

sini Bapak dan Ibu dari kegiatan

2:02:21

masyarakat kita sepakat enggak

2:02:23

menghasilkan sampah? Benar enggak?

2:02:25

Sampahnya ada organik dan nonorganik.

2:02:27

Benar enggak?

2:02:28

Yes. Yang non organik saya enggak ambil

2:02:31

pusing karena sudah ada bank sampah yang

2:02:34

mengambil di tempat kami. Wilayah kami

2:02:36

full beton pada penduduk. Saya iri sama

2:02:39

teman-teman Bapak Ibu yang masih punya

2:02:40

tanah kosong tapi enggak bermanfaat.

2:02:43

Kenapa? Karena di tempat kami semua ini

2:02:46

sudah ada semua. Bank sampahnya ada,

2:02:48

magotnya ada, ngomposnya dua cara. Ada

2:02:50

lubang rasapan biopori, ada juga ke

2:02:52

tongkomposter. Kemudian ini sumber

2:02:55

protein hewani. Ada warga yang ternak

2:02:56

puyuh. Bahkan Pak RT-nya nanti lihat di

2:02:58

IG saya itu sudah ternak ayam dan sudah

2:03:01

bertelur setiap hari.

2:03:03

Ayam itu ternyata 25 jam sekali bertelur

2:03:06

Bapak dan Ibu, Teman-teman ya. Jadi

2:03:09

bayangkan ini ayam sudah ada tempat Mas.

2:03:12

Ini boleh diklik yang ininya enggak?

2:03:14

Gambar kandang ayamnya biar gerak tuh

2:03:16

biar kelihatan tuh lihat itu boleh

2:03:19

diklikin semua juga gerak semua sih Mas.

2:03:21

Kemudian budidaya ikan tadi sudah

2:03:23

dibahas. Kemudian pertanian juga ada.

2:03:26

[musik]

2:03:27

Kapa nih kalau ini kayaknya sabotase nih

2:03:29

Pak Riri nih. 3 menit lagi Bapak dan Ibu

2:03:32

teman-teman boleh next berikutnya.

2:03:36

Next.

2:03:39

Oke. Ini capaian internasional kami.

2:03:42

Amerika sudah memberikan penghargaan

2:03:43

kepada kami atas capaian manajemen

2:03:45

lingkungan 2024.

2:03:47

Terima kasih.

2:03:52

Ini suasana kami diwawancara oleh CCTV

2:03:55

China. Kami ditanya dengan empat

2:03:56

pertanyaan. Pertama, Mr. Taufik,

2:03:58

bagaimana Anda menjelaskan dianggap

2:04:00

sebagai model inovasi di Indonesia? Yang

2:04:01

kedua, Mr. Taufik, bagaimana Anda

2:04:03

menjelaskan dukungan Anda terhadap

2:04:05

pemerintah Anda, Mr. Prabowo dalam hal

2:04:07

Asta Cita. Yang ketiga, Mr. Taufik,

2:04:08

bagaimana Anda menjaga keberlanjutan.

2:04:10

Yang keempat, Mr. Taufik, bagaimana Anda

2:04:13

menghadapi warga yang tidak sepakat

2:04:15

dengan Anda? Dalam hati saya, ini

2:04:17

pertanyaannya kayaknya buat Pak Menteri

2:04:19

deh, gitu ya, bukan buat Pak RT ya. Oke,

2:04:22

jadi dan ini eh Pak Duta Besar yang

2:04:25

mulia eh Johari Orat Mangun e

2:04:27

alhamdulillah menerima kami. Kemudian

2:04:29

gara gara beliau ya alhamdulillah ee

2:04:32

kemudian kami menjadi dikenal oleh

2:04:34

teman-teman sehingga diundang hari ini

2:04:36

ke Ancol. Terima kasih

2:04:39

kesimpulannya. Boleh lanjut Mas.

2:04:43

Boleh next saja nanti kita dalami lagi.

2:04:46

Oke next.

2:04:49

Ah, ini dia. Ini relevan dengan ee peran

2:04:53

kita. Saya yakin, saya justru percaya

2:04:55

EAI ini harus dimulai dari tempat kita

2:04:57

sendiri. Jasa Raharja datang ke tempat

2:05:00

kami ingin bekerja sama karena mereka

2:05:02

ingin mengajarkan edukasi keselamatan.

2:05:05

Mereka menginginkan klaim asuransi

2:05:06

berkurang dari tempat kita. Sehingga

2:05:08

saya membuat proposal untuk RT sebelah

2:05:10

dan diberi Rp400 juta untuk RT sebelah

2:05:13

gitu ya. karena menginginkan sister

2:05:16

village. Katanya kalau RT sebelah ini

2:05:18

nanti sukses akan disk-RT lain. Bapak

2:05:22

dan Ibu mau enggak kebagian?

2:05:23

Mau ya lebih keras? Mau enggak?

2:05:25

Mau?

2:05:26

Oh nanti jasa harja dengar kita quote

2:05:28

kita kirim ke Jasa Harja. Oke terima

2:05:31

kasih Bapak dan Ibu teman-teman nih

2:05:33

terutama anak muda tolong itu begitu

2:05:36

kita komit jaga lingkungan testari orang

2:05:38

banyak datang. datang dalam artian fisik

2:05:41

dan datang dalam artian ngasih duit yang

2:05:43

kedodoran kami kan kalau ada Pak Nurji

2:05:46

pengin ngasih uang saya, saya kan harus

2:05:48

siapkan proposal ya, Pak ya.

2:05:51

Kalau tadi ee Pelindo pengin ngasih uang

2:05:53

saya kan saya harus siapkan proposal.

2:05:55

Benar enggak, Teman-teman? Ya, saya

2:05:57

harus mengajari pengurus saya untuk

2:06:00

belajar bikin konsideransnya apa isinya

2:06:02

bagaimana dan penutupnya seperti apa.

2:06:05

Kemudian untuk menjaga keberlanjutan,

2:06:07

lihat website kita di sana sudah ada

2:06:09

blueprint kita 5 tahun yang 2025 memang

2:06:11

go internasional dan semua ini saya

2:06:13

belajar dari AI. Kebetulan saya

2:06:15

programmer, saya nangkap ee ada ada

2:06:18

penjahat valas e 6 triliun tahun 2004.

2:06:20

Zaman dulu belum ada Google Maps, masih

2:06:22

polisi kirim lokasi begitu ya. Saya cari

2:06:24

lokasinya ketemu dan ee saya kirim ke

2:06:26

polisi dan polisi menangkap. Jadi,

2:06:28

Teman-teman pesan saya tolong media

2:06:31

digital is a mask. Harus jangan hanya

2:06:34

scroll-scroll semata. Jadi, teman-teman,

2:06:36

adik-adik ayo coding seperti para

2:06:38

pembicara sampaikan, belajar sedikitlah

2:06:40

paling enggak tahu dikit aja ya. Jangan

2:06:43

sampai kalah dan akan tergantikan oleh

2:06:44

orang yang tidak menggunakan AI. Penutup

2:06:47

saya ee terakhir, Indonesia harus

2:06:50

menjadi besar bukan dari gedung tinggi,

2:06:52

tetapi dari lingkungan yang dijaga.

2:06:55

Kalau kita menjadi percontohan, berarti

2:06:57

Indonesia masih punya harapan. Kalau

2:06:59

Indonesia masih punya harapan, berarti

2:07:01

Indonesia hanya butuh keteladanan.

2:07:03

Terima kasih. Saya tutup dengan pantun.

2:07:05

Boleh, Mbak Ulan

2:07:07

bersepeda kesetuakan.

2:07:10

Jangan lupa membawa pancingan. Cukup

2:07:13

sekian saya ucapkan. Mohon maaf bila ada

2:07:15

kekurangan. Terima kasih. Asalamualaikum

2:07:17

warahmatullahi wabarakatuh.

2:07:21

Pak Taufik ya, [tertawa] pencetus sebuah

2:07:24

kampung dengan ee apa keilmuan yang

2:07:28

dimiliki kemudian diimplementasikan

2:07:30

menjadi sebuah pemandangan yang indah.

2:07:32

Yang belum ke sana siapa?

2:07:34

Selain saya [tertawa] nanti kita boleh

2:07:36

main ya, Pak ya.

2:07:37

Boleh, Pak.

2:07:37

Boleh ngopi sama Bapak di sana ya.

2:07:39

Harus.

2:07:40

Boleh sedikit sedikit.

2:07:41

Siap. Dan hari ini teman-teman,

2:07:43

alhamdulillah pembangkit listrik Tenaga

2:07:46

Surya dari Singapura finalisasi selesai

2:07:48

di tempat kita.

2:07:52

Iya. Jadi saya sampai merinding nih pada

2:07:55

saat berangkat ke Tiongkok di sebelah

2:07:57

saya ada orang. Kemudian saya tanya,

2:07:59

"Oh, orang Singapura." Begitu sampai

2:08:01

Indonesia berita kita naik, saya kirimi

2:08:03

terus nih orang Singapura dibom berita

2:08:05

teruslah gitu. Terkait Pak RW. Eh,

2:08:07

ditanyain, "So, Mr. Taufic, what do you

2:08:09

want from us?" Ya, ini pembangkit dari

2:08:12

Tenaga Surya lah buat warga saya. Berapa

2:08:14

watt? 10.000 watt. Datang, Mas. Mbak,

2:08:17

Bapak, Ibu. Terima kasih. Alhamdulillah.

2:08:19

Alhamdulillah.

2:08:20

Kalau Pak RT begini semua ya kan luar

2:08:23

biasa. Enggak cuma kita bikin KTP aja ke

2:08:25

sana ya, Pak ya. Kita juga belajar

2:08:27

tentang I. Baik. Kemudian dari apa yang

2:08:30

sudah disampaikan tadi saya kembali

2:08:32

kepada Prof. Esa. Prof. Esa pakai Prof.

2:08:36

Esa ya. Jadi ee Prof. Kalau hilirisasi

2:08:40

penelitian ini ada di BRIN dan kemudian

2:08:42

apa yang sudah disampaikan tadi

2:08:44

bagaimana supaya berdampak untuk kami

2:08:46

sebagai mahasiswa dan juga para

2:08:48

pendidik. Silakan Prof.

2:08:51

Gantian ya

2:08:53

kayaknya mati de

2:08:54

itu tiga-tiganya mati semua.

2:08:56

Oh.

2:08:59

Oke. Iya. ee ya ini juga salah satu apa

2:09:04

tantangan ya selalu muncul di ee di

2:09:07

tempat kami bagaimana hasil-hasil riset

2:09:09

itu bisa memiliki dampak dan memiliki ee

2:09:12

apa ee manfaat yang seluas-luasnya ya.

2:09:15

Nah ee dengan apa dengan arahan pimpinan

2:09:19

ee Brin saat ini ya Prof. Arif ee Satria

2:09:22

memang diharapkan semua ee riset-riset

2:09:24

yang ada atau yang sudah dihasilkan di

2:09:27

ee Brain itu ee setidaknya harus segera

2:09:31

dikenalkan ke ee masyarakat ya ee

2:09:35

sehingga apa yang sudah dikerjakan itu

2:09:37

nanti bisa ee muncul ide untuk kemudian

2:09:40

bisa diterapkan secara langsung ke

2:09:42

masyarakat. Kemudian cara yang kedua ee

2:09:45

yang mungkin saat ini juga ee banyak

2:09:47

kami lakukan itu adalah kita memulai

2:09:49

kegiatan riset dan inovasi itu ee sejak

2:09:51

awal dengan ee apa ee dengan pengguna ya

2:09:55

atau dengan ee calon user dari ee hasil

2:09:58

riset tersebut sehingga kami bisa

2:10:00

melakukan cevelopment secara

2:10:02

bersama-sama baik dengan ee industri,

2:10:04

dengan ee kementerian maupun dengan ee

2:10:07

apa kampus misalkan ya atau dengan

2:10:09

masyarakat yang memang membutuhkan ee

2:10:11

solusi ya atas suatu permas

2:10:12

permasalahan. Sehingga dengan

2:10:14

mengembangkan sejak awal bersama-sama

2:10:16

dengan ee pihak yang memerlukan ee hasil

2:10:19

riset tersebut, maka diharapkan setelah

2:10:21

riset itu jadi, riset itu ee selesai,

2:10:24

nah nanti akan bisa dimanfaatkan secara

2:10:26

langsung. Jadi sudah tidak apa ee

2:10:29

katakanlah repot lagi ya mencari ini

2:10:31

siapa yang akan menggunakan ya. Karena

2:10:32

kita mengembangkan ee atau melaksanakan

2:10:34

riset itu sejak awal sudah menemukan

2:10:36

siapa calon penggunanya. Kira-kira

2:10:38

demikian.

2:10:39

Siap.

2:10:40

saya. [tertawa]

2:10:42

[terkesiap]

2:10:42

Baik, terima kasih Prof. Esa, Bapak,

2:10:44

Ibu, teman-teman sekalian ya tentunya

2:10:46

kalau kita diselingi hiburan jadi lebih

2:10:48

semangat. Kita akan lanjutkan selepas

2:10:50

hiburan berikut ini. Silakan dan

2:10:55

ya kita saksikan hiburan berikut ini.

2:11:05

Enggak sih ya.

2:11:07

Iya.

2:11:17

Gimana balik?

2:11:21

[musik]

2:11:28

[musik]

2:11:36

[musik]

2:11:42

Oke, baik. Terima kasih. Kita kasih

2:11:44

applause dulu dong, Teman-teman, untuk

2:11:45

Bulan dan juga Bapak-bapak narasumber

2:11:48

hebat kita ya yang ada di depan

2:11:49

tentunya. Oh, sudah terlihat ya, Bapak,

2:11:51

Ibu ya. Sudah mulai menulis semuanya

2:11:54

supaya nanti bisa membuat resume yang

2:11:56

akan di-upload ke SSO ya. Oke, jadi tadi

2:11:59

diskusinya tuh sangat menarik ya, Bapak,

2:12:02

Ibu, dan juga Ibu Wulan. Tentunya nanti

2:12:04

pasti akan ada banyak pertanyaan yang

2:12:07

akan ditanyakan oleh teman-teman

2:12:10

semuanya. Tapi nanti kita akan buka ya

2:12:12

sesi diskusinya. Dan sebelum itu,

2:12:16

Kakak-kakak

2:12:17

ee mengingatkan kembali tadi untuk video

2:12:21

activity jangan lupa dibuat dan

2:12:23

di-mention ke Instagram Institute

2:12:26

Setiami ya, karena nanti kita akan

2:12:28

langsung pilih siapa pemenang terbaik

2:12:32

hari ini gitu ya. Siapa yang kontennya

2:12:34

paling kreatif nanti kita akan langsung

2:12:37

umumkan dalam rangkaian acara seminar

2:12:39

hari ini tentunya ya. Kak Andi sudah?

2:12:43

Oke, Kak Andi masih menunggu ya. Jadi,

2:12:45

Bapak, Ibu, dan juga teman-teman

2:12:46

semuanya sebelum nanti kita lanjut dalam

2:12:50

sesi panel diskusi gitu ya, nanti akan

2:12:54

ada penampilan spesial dari salah satu

2:12:58

mahasiswa Institut Setiami tentunya

2:13:00

kalau tadi kita sudah lihat ada prestasi

2:13:03

di bidang akademik dengan meluncurkan

2:13:06

produk-produk inovatif gitu ya, mulai

2:13:08

dari kopi lalu kemudian ada juga pastri

2:13:11

gitu ya Bapak Ibu ya. Nanti kita akan

2:13:14

tampilkan mahasiswa Institut Setiami

2:13:18

juga yang berprestasi di bidang non

2:13:21

akademik gitu ya. Kalau Bapak Ibu sering

2:13:24

nonton TV pasti udah enggak asing sama

2:13:27

wajahnya ya. Beliau adalah artis, Bapak,

2:13:30

Ibu yang pernah mengikuti ajang Dangdut

2:13:35

Akademi 3. Kira-kira ada yang tahu

2:13:38

siapa?

2:13:42

Enggak tahu. Rahmat Situmorang

2:13:46

[tertawa] ini mah dari Medan ya. Ini

2:13:49

dari Medan gitu ya. Kira-kira ada yang

2:13:52

tahu siapa mahasiswanya?

2:13:58

Ada yang menyebut nama nih. Siapa tadi

2:14:00

kakak-kakak?

2:14:03

Alvin Habib. Ya, jadi betul banget.

2:14:07

Nanti kita akan hadirkan Kak Alvin di

2:14:10

tengah-tengah kita, ya. Kita bernyanyi

2:14:12

bersama dulu nih, Kak Andi supaya lebih

2:14:14

rileks dan nanti ketika diskusi itu jauh

2:14:17

lebih interaktif gitu ya dengan Bapak

2:14:20

Ibu

2:14:21

narasumbernya. Wow. Apa itu? Terkejut.

2:14:24

Udah nyanyi lagi sekarang ya? baru saya

2:14:25

tinggal sebentar sebelum.

2:14:26

Iya, betul banget. Jadi, Kak Alvin

2:14:28

sedang mempersiapkan dulu lagu yang akan

2:14:30

dibawakan. Kira-kira yang cocok di

2:14:33

tengah-tengah kita nih berada di tengah

2:14:35

lautan Ancol gitu ya, Bapak, Ibu ya.

2:14:38

Kira-kira lagu apa nih yang cocok

2:14:41

dinyanyikan bareng sama kita semua Kak

2:14:44

Andi?

2:14:44

T enggak. Tapi tadi sebelum itu pas

2:14:46

ngomong nyanyi ada bapak-bapak nyeletuk

2:14:48

tuh.

2:14:48

Apa tuh?

2:14:49

Enaknya mancing.

2:14:50

Oh, mancing.

2:14:51

Entar dulu ya, Pak [tertawa] ya. Beres,

2:14:52

beresin seminarnya dulu baru mau mancing

2:14:55

boleh gitu.

2:14:55

Tapi kalau di pinggiran sini kayaknya

2:14:57

enggak ada ikan, Kak Andi. Adanya

2:14:59

ubur-ubur. Ubur-ubur.

2:15:02

[tertawa]

2:15:03

Putri duyung. Putri duyung di tengah ya.

2:15:06

Tapi buat nanti teman-teman yang pengin

2:15:07

singelong boleh dong ya.

2:15:09

Boleh banget.

2:15:09

Kita peregangan dulu biar biar rileks

2:15:12

gitu teman-teman.

2:15:13

Acara ini memang harus diikuti dengan

2:15:16

hikmat dan serius tapi jangan terlalu

2:15:18

serius. Takutnya ditinggalin.

2:15:20

Oh.

2:15:23

[tertawa]

2:15:24

Kak Andi jangan-jangan pernah

2:15:25

ditinggalin ya.

2:15:27

Oke, kita lanjut ke acara selanjutnya.

2:15:29

[tertawa]

2:15:31

[terkesiap]

2:15:31

Oke. Baik, kalau begitu kayaknya sudah

2:15:34

enggak sabar ya ini Bapak, Ibu, dan juga

2:15:37

ee rekan-rekan semuanya ya untuk bisa

2:15:40

apa tuh?

2:15:40

Oke, jangan lupa kita ingatin lagi untuk

2:15:42

teman-teman semua nih ya. Karena nanti

2:15:45

sebelum acara penutup ya akan kita tetap

2:15:48

akan bagi-bagikan doorpress dong seperti

2:15:50

janji kita di awal. Nanti kita akan

2:15:51

langsung turun ke bawah gitu ya. Kita

2:15:53

akan info siapa kira-kira yang berhasil

2:15:57

mendapatkan hadiah beruntung dengan

2:15:58

total jutaan rupiah tadi yang sudah kita

2:16:00

sampaikan.

2:16:00

Betul. Dan juga ada 10 orang beruntung

2:16:03

yang nantinya bisa mendapatkan spesial

2:16:05

gift dari acara seminar ini. Jadi,

2:16:08

makanya teman-teman, Bapak, Ibu, dan

2:16:09

hadirin semuanya tetap stay tune sampai

2:16:11

nanti acara ini berakhir.

2:16:14

Betul banget ya. Oh iya, Kak Andi tadi

2:16:17

kan kakak-kakak ini sudah tahu ya bahwa

2:16:20

nanti yang akan perform adalah Kak Alvin

2:16:21

Habib gitu ya. Jangan-jangan ini teman

2:16:23

sekelasnya. Betul ya?

2:16:26

Betul ya. Dari Magister ilmu komunikasi.

2:16:29

Betul.

2:16:29

Betul. Tapi teman sekelas atau kakak

2:16:31

tingkat atau ada tingkat nih

2:16:33

kakak-kakak.

2:16:34

Oh ada tingkat ternyata ya.

2:16:37

Ya udah kayaknya sih udah pada enggak

2:16:38

sabar karya ya.

2:16:39

Iya betul banget. Jadi nanti lagu yang

2:16:42

akan dibawakan berjudul Laksmana Raja di

2:16:47

Laut.

2:16:50

Ini pecinta dangdut kayaknya ya.

2:16:52

Iya. [tertawa]

2:16:54

Dangdut itu sebagai pemersatu bangsa.

2:16:56

Betul ya, Kak Andi ya. Siapapun bisa

2:16:58

menikmati musik dangdut pokoknya lah ya.

2:17:00

Dangdut is the music of my country dong.

2:17:02

Oh, betul. Udah siap bergoyang?

2:17:04

Siap. Kita goyang juga ya. Oke.

2:17:08

Siap banget tentunya ya. Beliau adalah

2:17:10

Lord of Melayu. Jadi, Kak Alvin itu

2:17:12

punya julukan Lord of Melayu tuh, Kak

2:17:15

Andi.

2:17:15

Oh, berarti mantap banget dong

2:17:17

suaranya luar biasa. Ya,

2:17:20

kalau begitu mungkin

2:17:22

langsung saja kita panggil ya, Kak Andi

2:17:24

ya,

2:17:25

untuk bisa menghibur kita semua yang ada

2:17:27

di rangkaian acara seminar nasional kali

2:17:30

ini. Kita kasih applause yang meriah

2:17:32

Bapak Ibu untuk Kak Alvin Habib.

2:18:03

Nah.

2:18:06

[musik]

2:18:18

[musik]

2:18:59

Oke, boleh berikan tepuk tangan mer

2:19:02

Habib.

2:19:05

Asalamualaikum warahmatullahi

2:19:07

wabarakatuh. [berteriak]

2:19:11

Izin Bapak Ibu.

2:19:17

zapi

2:19:20

[berteriak]

2:19:39

aku dendangkan

2:19:49

lagu

2:19:53

Melayu

2:19:58

pelipur hati

2:20:08

[berteriak]

2:20:13

Bali

2:20:17

purur lara.

2:20:22

[berteriak]

2:20:23

Kita nyanyi bareng-bareng semua.

2:20:33

Asik

2:20:37

bisa

2:20:41

[musik]

2:20:52

cahaya manis

2:20:54

kilau gemilang

2:20:57

Di kantung tabir indah menawan.

2:21:02

Ku bernyanyi lagu Zapin Ria.

2:21:06

Moga hadirin

2:21:09

aduh hai sayang

2:21:11

jadi terkesan.

2:21:15

Kembanglah goyang atas kepala.

2:21:20

Lipatlah pandan sanggul dipadu.

2:21:25

Kita berdendang bersukar ria.

2:21:30

Lagulah zapin. Aduh hai sayang rentak

2:21:35

Melayu.

2:21:36

Eah [berteriak]

2:21:38

kita joget sama-sama semua.

2:21:43

Ye. [berteriak] Wah musiknya Bang naikin

2:21:46

lagi dong. Hei

2:21:54

[musik]

2:22:00

semua laksmana raja di laut masyaallah

2:22:05

bersemahyam di bukit batu ahai hati

2:22:10

siapa ahai tak terpaut

2:22:14

mendengar lagu Aku

2:22:17

zapin malah sekali lagi laksmana raja di

2:22:22

laut

2:22:24

bersemayam di bukit batu ahai hati siapa

2:22:30

ahai tak terpaut

2:22:33

mendengar lagu

2:22:36

zapin melayu

2:22:40

membawa tepak hantaran belanja

2:22:45

Bertahtah perak indah berseri.

2:22:50

Kita berdendang bersuka ria. [bernyanyi]

2:22:54

Lagulah zapin aduh hai sayang

2:22:59

hilang di bumi.

2:23:02

Ewah [berteriak]

2:23:03

petinglah gambu sayang lantang berbunyi

2:23:08

disambut dengan tingkah merua.

2:23:13

Saya bernyanyi

2:23:15

sampai di sini.

2:23:18

Mudah-mudahan

2:23:20

hadirin semua

2:23:23

menjadi puas semua. Laksmana raja di

2:23:28

laut

2:23:30

bersemahyam di bukit batu.

2:23:34

Ahai hati siapa? Ahai tak terpaut

2:23:39

mendengar lagu

2:23:41

Zapin Melayu lagi. Laksmana raja di

2:23:47

laut. Pak Firman ayo bersemayah di bukit

2:23:51

batu. Ahai hati siapa? Ahai tak terpaut

2:23:58

mendengar lagu

2:24:00

Zapin Melayu.

2:24:04

[musik]

2:24:14

Lanjut

2:24:15

[bersorak]

2:24:16

masih semangat

2:24:18

ya udah jangan tunggu lama-lama.

2:24:21

[berteriak]

2:24:26

Asik.

2:24:28

He he he he. [berteriak]

2:24:32

Asik.

2:24:38

Kita nyanyi bareng-bareng. Apabila

2:24:40

engkau berjumpa

2:24:43

dengan seorang darah. Ada yang tahu

2:24:46

lagunya? Memberi harapan

2:24:49

dengan sepenuh jiwa. semua. Jangan

2:24:54

biarkan

2:24:56

aku [bernyanyi] menunggu.

2:24:59

Jangan

2:25:02

aku merenuh semua. Jangan tunggu

2:25:06

lama-lama. Nanti lama-lama aku diambil

2:25:10

orang. Jangan tunggu lama-lama. Nanti

2:25:14

lama-lama aku diambil orang. [berteriak]

2:25:18

Asik.

2:25:20

Wuh.

2:25:22

Setiami mana suaranya? [berteriak]

2:25:25

[bersorak]

2:25:31

Asik.

2:25:37

Sesal dan kesal engkau jadinya.

2:25:43

Bila diriku

2:25:46

dirayu orang,

2:25:50

ke mana akan

2:25:54

mencari? Ada yang tahu? Bila dirimu

2:25:59

melangkah jauh semua. Jangan tunggu

2:26:03

lama-lama. Nanti lama-lama aku diambil

2:26:07

orang. Yang di belakang jangan

2:26:10

nanti lama-lama aku.

2:26:14

Wuh! [bersorak]

2:26:19

Asik! [berteriak]

2:26:20

[bersorak]

2:26:21

Wuhu.

2:26:25

Kita lanjut lagi.

2:26:30

Oh asik kita musik dulu, Guys.

2:26:34

Ibu Wulan izin, Bapak Ibu.

2:26:37

Waduh, ini saya kok nyanyi gini durhaka

2:26:39

saya. Pak Dedi. Iya.

2:26:47

Ibu Ais mungkin izin

2:26:53

Pak Di.

2:26:57

Asik,

2:26:59

Pak Firman.

2:27:03

Pak Iran mungkin. Ayo, Pak. Kita

2:27:05

sama-sama.

2:27:07

Pak Lukman Pak

2:27:13

engkau berjumpa

2:27:15

dengan seorang darah

2:27:18

yang banyak memberi harapan

2:27:23

apalah tahu enggak?

2:27:25

Jangan biarkan. [bernyanyi]

2:27:28

Aku mau yang nyanyi di belakang doang

2:27:29

yuk.

2:27:32

Janganlah

2:27:34

ke Ayo sana.

2:27:36

Semua

2:27:37

jangan tunggu lama-lama nanti lama-lama

2:27:41

aku diambil [musik] orang.

2:27:44

Jangan tunggu lama-lama

2:27:46

nanti lama-lama aku diambil orang

2:27:50

[berteriak]

2:27:53

nanti lama. Oke. Asik. [bersorak]

2:27:57

Huh. E [berteriak]

2:27:59

a lagi

2:28:01

e e euh.

2:28:05

Thank you. Kita nyanyi bareng-bareng

2:28:06

lagi semua ya.

2:28:09

Sesal dan kesal engkau jadinya.

2:28:16

Bila diriku

2:28:19

dirayu

2:28:20

orang,

2:28:22

ke mana aku akan [bernyanyi] menunggu?

2:28:27

Bapak dulu

2:28:32

dirayu.

2:28:33

Oh, semua. Jangan tunggu lama-lama.

2:28:37

Nanti lama-lama aku diambil orang.

2:28:41

Jangan tunggu lama-lama. Nanti lama-lama

2:28:45

aku diambil orang. Sekali lagi. Jangan

2:28:51

aku diambil orang. Jangan tunggu

2:28:55

lama-lama. Nanti lama-lama aku diambil

2:28:59

oranguh.

2:29:09

Asik aku diambil orang.

2:29:14

[berteriak]

2:29:22

Masih ada lagi nih.

2:29:29

Terima kasih tepuk tangan buat kita

2:29:31

semuanya. Setiami mana suaranya?

2:29:38

[musik]

2:29:41

Oke, sekali lagi dong tepuk tangannya

2:29:44

untuk [musik]

2:29:50

beliau adalah mahasiswa pasca sarjana

2:29:53

Institut Setiami Bapak dan Ibu ya yang

2:29:55

saat ini sedang menempuh pendidikannya

2:29:57

juga. Kita doakan semoga Kak Alvin

2:29:59

tesisnya juga lancar ya Kak Alvin ya.

2:30:01

Amin. Amin. Amin ya rabbal alamin. Baik,

2:30:03

Bapak dan Ibu dan juga Kakak-kakak

2:30:05

mahasiswa, kita akan lanjutkan dengan

2:30:07

sesi diskusi interaktif kita bersama

2:30:10

dengan Ibu moderator dan juga empat

2:30:12

narasumber. Dipersilakan Ibu Dr. Wulan.

2:30:23

Jangan tunggu lama-lama gitu ya, nanti

2:30:25

diambil orang ya. Baik, sekali lagi

2:30:28

tepuk tangan dong untuk mahasiswa kami,

2:30:31

mahasiswa magister Ilmu Komunikasi ya,

2:30:34

Bang Alvin Habib. Baik ee Bapak dan Ibu

2:30:38

sekalian, setelah kita dihibur oleh ee

2:30:40

Bang Alvin tadi, kita akan kembali

2:30:42

berdiskusi. Mudah-mudahan tahan napas

2:30:45

dulu supaya turun dulu ya energinya.

2:30:49

Kita akan kembali belajar lagi. Siap ya?

2:30:52

Siap.

2:30:52

Siap. Baik. Setelah tadi

2:30:56

ee Prof. Elsa menyampaikan bahwa memang

2:30:59

hal-hal yang sifatnya riset ini harus

2:31:01

bisa dikomunikasikan begitu ya kepada

2:31:04

masyarakat. Dan kita akan kembali kepada

2:31:06

eh Prof. Sani. By the way sebelumnya ya

2:31:11

tadi yang di bawakan oleh Mas Alvin itu

2:31:14

juga kan kesenian. Kesenian bagian dari

2:31:17

ee ekraft ya, ekonomi kreatif. Betul ya?

2:31:19

Jadi memang kita menyajikannya karena

2:31:22

memang tema besar kita kita mengangkat

2:31:25

ee UMKM untuk bisa naik level di

2:31:27

Indonesia melalui diskusi kita pada

2:31:29

siang hari ini. Dan juga sebelum saya

2:31:32

melanjutkan ke Prof. Sani, terima kasih

2:31:35

kepada eh Brigstone yang sudah

2:31:37

memberikan CSR ya kepada kami Brixtone

2:31:41

Tire Indonesia untuk pengolahan sampah

2:31:44

dengan komposter dan kami mendapatkan

2:31:47

penghargaan CSR Award. Jadi terima kasih

2:31:49

kepada PT Brinstone. Tepuk tangan dulu

2:31:52

dan ee

2:31:55

dikelola

2:31:57

kolaborasi dengan SIMI ya dan juga ee

2:32:00

semua

2:32:02

proposal kemudian semua apa namanya

2:32:05

hal-hal yang terkait dengan hal tersebut

2:32:07

akan di

2:32:10

ee kelola oleh DPR Setiami dan juga akan

2:32:15

di apa namanya pusat kajiannya nanti

2:32:17

bisa hadir di sana ya. Baik Bapak Ibu,

2:32:21

kembali kita bisa mendengarkan pendapat

2:32:24

dari Prof. Sani bahwa memang akademisi

2:32:28

ini atau e

2:32:31

perspektif akademik

2:32:34

jangan tunggu lama-lama lagi bukan ya?

2:32:37

[tertawa]

2:32:38

Ya. Baik. Bahwa akademik ini memang

2:32:41

harus bisa membuat kita memberikan peran

2:32:45

peran yang konkret gitu ya. bagaimana

2:32:47

supaya kurikulum berbasis ini bisa

2:32:49

diimplementasikan kemudian kita bukan

2:32:52

hanya menjalankannya tetapi juga menjadi

2:32:55

SDM yang unggul. Nah, untuk itu

2:32:57

bagaimana Pak bisa melakukan riset

2:32:59

kolaboratif gitu ya dengan tadi yang

2:33:01

sudah disebutkan antara industri

2:33:04

pemerintah dari perspektif akademisi

2:33:06

seperti apa, Pak? Silakan.

2:33:12

kita bertukar

2:33:19

ya. Baik, terima kasih eh Dr. Wulan.

2:33:21

Jadi ee peranan

2:33:25

ya peranan kami di akademik yaitu

2:33:28

menyiapkan kurikulum yang memang bisa

2:33:30

mendukung ee era perubahan yang serba

2:33:33

cepat saat ini ya. Jadi ee

2:33:37

di dalam kurikulum ee kampus ee

2:33:40

mayoritas saya yakin ya kita sudah ee

2:33:42

punya

2:33:44

bagaimana kita memiliki kolaborasi

2:33:46

dengan industri. Contohnya kalau di kami

2:33:48

di BINUS gitu ya ee mahasiswa itu ee

2:33:51

kuliahnya itu hanya 2 tahun di kampus,

2:33:54

sisanya itu di industri ee magang dan

2:33:57

kegiatan lainnya ya. Nah, tentu saja

2:33:59

mereka harus memahami sekarang itu

2:34:00

tantangannya adalah perubahan yang serba

2:34:03

cepat.

2:34:05

AI itu membuat segala perkembangan di di

2:34:07

segala macam bidang lebih cepat. Nah,

2:34:09

mahasiswa itu harus mencoba mengejar

2:34:12

kecepatan tersebut. Jadi, kita harus

2:34:15

harus bisa menanamkan ee pendidikan yang

2:34:18

adaptif ke mereka. Tentu saja ini dosen

2:34:21

juga yang jadi ee apa? berkejaran selalu

2:34:23

ya.

2:37:03

ketemu pelabuhan. Halo, ketemu

2:37:06

pelabuhan. Ee oke, lanjut lagi

2:37:12

lagi. Saya lanjut aja terus. Yap. Oke,

2:37:16

balik tuh. Oke, balik balik balik. Ah,

2:37:19

oke. Bagaimana pelabuhan laut masa

2:37:21

depan? Pelabuhan laut masa depan tidak

2:37:24

hanya menjadi sebuah pelabuhan. tetapi

2:37:28

tidak hanya seb eh tidak hanya tempat

2:37:31

kapal merapat lalu lintas barang, tidak

2:37:33

hanya itu.

2:37:35

Pelabuhan laut masa depan itu menjadi

2:37:38

pusat atau sentral logistik juga dia

2:37:42

menjadi bahkan menjadi resort atau

2:37:44

daerah wisata.

2:37:47

Kita punya satu contoh di Indonesia

2:37:50

pelabuhan laut yang juga jadi resort

2:37:53

yaitu pelabuhan Benoa di Bali ya Mas

2:37:55

Dimas ya. Pelabuhan Benoa di Bali itu

2:37:58

adalah contoh di Indonesia bagaimana

2:38:00

sebuah pelabuhan kita seter sebuah

2:38:03

resort. Jangan bayangkan seperti Tanjung

2:38:05

Priuk yang crowded dia enggak. Dia kayak

2:38:08

resort. Nah, jadi dengan demikian

2:38:11

pelabuhan masa depan itu akan kita

2:38:14

kembangkan dengan berbagai sistem dengan

2:38:18

menggunakan berbagai internet of things,

2:38:21

IoT, AI, dan segala macam. Sehingga kita

2:38:24

tidak hanya membuat pelabuhan itu

2:38:26

sebagai tempat kapal merapat dan lalu

2:38:29

lintas barang, tetapi juga menjadi

2:38:31

fungsi-fungsi yang lain, yaitu fungsi

2:38:34

wisata. Fungsi wisata ada fungsi kreatif

2:38:37

juga. Kemudian juga ada fungsi

2:38:41

oke kita bisa sebutkan selain fungsi

2:38:44

ekonomi, fungsi logistik, transportasi,

2:38:47

whatever. Jadi pelabuhan akan kita

2:38:49

kembangkan kapasitasnya. Ini contoh

2:38:52

penerapan AI di pelabuhan. Dan dalam

2:38:55

waktu dekat, lanjut Mbak, kita akan

2:38:57

mencoba untuk memasang IoT platform di

2:39:01

pelabuhan sehingga e IoT itu ada di

2:39:04

kapal, ada di ee kendaraan, ada di

2:39:09

equipment, ada di macam-macam, termasuk

2:39:11

di pakaian safety para karyawan sehingga

2:39:15

kita bisa memonitor dengan cepat apa

2:39:18

yang terjadi dengan komponen-komponen

2:39:21

ini dan dia akan menjadi suatu lompat

2:39:24

atan bagaimana digital seaport ke depan

2:39:28

atau pelabuhan digital kita set ke depan

2:39:31

dan Indonesia memiliki 120 pelabuhan

2:39:35

komersial dan cukup banyak pelabuhan

2:39:38

khusus di luar itu belum lagi pelabuhan

2:39:41

militer. Sehingga kita itu memang

2:39:44

berbeda dengan kebanyakan negara-negara

2:39:47

maju. Negara maju tidak banyak

2:39:49

pelabuhannya karena mereka umumnya

2:39:51

negara daratan seperti Amerika Serikat,

2:39:54

negara Eropa, negara daratan. Kita

2:39:56

negara kepulauan pelabuhannya aja sampai

2:39:59

200

2:40:01

pelabuhan. So, kita akan men-set up

2:40:04

tersebut bagaimana pelabuhan masa depan.

2:40:05

Nah, lanjut menjawab pertanyaan Dr.

2:40:07

Wulan tadi. Lanjut. Lanjut satu lagi.

2:40:09

Lanjut. Ketemu museum.

2:40:12

Lanjut. Lanjut lanjut lanjut lanjut

2:40:15

lanjut. Ee oke. Salah satu produk

2:40:19

ekonomi kreatif adalah museum.

2:40:23

Museum ya. Salah satu produknya.

2:40:26

Kebetulan yang kiri atas itu adalah

2:40:28

Museum Pelindo, Museum Maritim

2:40:31

Indonesia. Yang kanan atas Museum Bahari

2:40:34

Indonesia. Jadi ini adalah museum yang

2:40:36

kebetulan dekat dengan dunia kami, dunia

2:40:39

maritim.

2:40:40

Bagaimana museum itu kita buat sehingga

2:40:43

tidak menjadi hanya sekedar wacana masa

2:40:46

lalu saja sehingga hanya diminati oleh

2:40:49

generasi masa lalu juga. Bagaimana

2:40:51

generasi Genzet itu bisa meminati

2:40:54

museum? Lanjut, Mbak. Maka kita lakukan

2:40:58

transformasi digital untuk museum.

2:41:01

Prinsipnya adalah menampilkan sejarah

2:41:04

masa lalu dengan menggunakan teknologi

2:41:06

terkini untuk kejayaan masa depan. the

2:41:09

history in the past for the glory of

2:41:11

mankind the future with high technology.

2:41:14

Jadi, kita menampilkan sejarah masa lalu

2:41:16

dengan segala artefaknya dengan

2:41:19

menggunakan teknologi sekarang dan masa

2:41:21

depan sehingga menarik sekali. Oke,

2:41:24

lanjut.

2:41:25

Jadi, ada enam ee

2:41:29

semacam enam tahapan transformasi

2:41:31

digital museum di Indonesia. ada sekedar

2:41:34

hadir presence sampai dengan eh

2:41:37

comprehensive learning ecosystem di

2:41:40

bawah. Nah, itu tentu saja akan berbeda

2:41:43

staging-nya. Jadi, kita lanjut, Mbak.

2:41:45

Stage satu hanya sekedar hadir ee hanya

2:41:48

ya perkenalkan lanjut dua bertukar

2:41:51

informasi banyak sekali mulai banyak

2:41:54

teknologinya. Yang ketiga, membangun

2:41:57

reputasi untuk branding. Banyak lagi,

2:42:00

lebih banyak lagi, lanjut lagi sampai

2:42:03

bisa melakukan transaksi

2:42:06

dengan berbagai stakeholders, tidak

2:42:08

hanya customer. Lanjut. Lima, berkunjung

2:42:12

virtual.

2:42:14

Lebih banyak lagi teknologinya. Dan yang

2:42:17

keenam adalah comprehensive learning

2:42:19

ecosystem. Kita bangun museum sebagai

2:42:22

comprehensive learning ecosystem.

2:42:25

Termasuk rencananya juga Museum Pelindo

2:42:28

akan kita buat seperti ini ke depan.

2:42:32

Bagaimana menghasilkan ee bagaimana

2:42:34

menampilkan sejarah bahari masa lalu

2:42:37

kemaritiman Indonesia yang masa lalu

2:42:40

dengan menggunakan teknologi terkini

2:42:43

untuk bisa dinikmati oleh anak-anak

2:42:46

Genzet sekarang. Lanjut Mbak.

2:42:49

Tapi sekarang di Indonesia sudah ada

2:42:51

contoh museum dengan teknologi tinggi.

2:42:54

Eh tidak hanya di Indonesia, di luar.

2:42:56

Yang pertama Museum Nasional yang baru

2:42:58

sekarang itu sudah menggunakan teknologi

2:43:01

tinggi. Kemudian yang kanan Museum BIN,

2:43:04

Badan Intelijen Negara itu juga

2:43:07

menggunakan AI. Kebetulan saya dulu yang

2:43:10

kepala projjectnya. Jadi itu menggunakan

2:43:13

AI. Kita install AI-nya di sana. Virtu

2:43:16

reality-nya kita install di sana.

2:43:18

Jadi, Anda tidak akan melihat lagi

2:43:21

artefak itu muncul. Ada ruang artefak.

2:43:25

Tapi misalnya apa? Anda ingin melihat

2:43:28

bagaimana sejarah pembajakan pesawat

2:43:30

terbang WA di Thailand tahun 3 and then

2:43:35

itu ada dioramanya itu berbentuk

2:43:38

hologram didukung oleh AI.

2:43:41

Jadi berbeda. Jadi tidak lagi menyajikan

2:43:44

masa lalu tapi bagaimana alat sadap masa

2:43:46

lalu tetap ada. gitu ya tetap ada tapi

2:43:49

bagaimana mengahirkan itu sebagai sebuah

2:43:52

cerita menggunakan AI. Begitu juga

2:43:54

berbagai museum. Saya terinspirasi

2:43:56

dengan museum di Singapura, Art Science

2:43:59

dan Museum di Kota Makkah itu

2:44:01

International Museum of Profets sehingga

2:44:04

museum bisa kita kemas dengan teknologi

2:44:07

AI. Menghadirkan sejarah masa lalu

2:44:10

dengan semakin menarik menggunakan

2:44:12

sekarang. dua contoh di industri

2:44:14

pelabuhan, yang kedua di ekonomi kreatif

2:44:17

di museum. Terima kasih.

2:44:19

Baik, terima kasih Prof. Riri.

2:44:22

[terkesiap][menghela napas] Jadi, sebuah

2:44:23

paparan yang menarik hari ini. Mungkin

2:44:24

enggak terlalu populer ya museum di

2:44:27

kalangan e Genzi Milenial. Kalau saya

2:44:30

dulu senang banget ya, kita SD

2:44:31

jalan-jalannya ke mana? Ke museum ya.

2:44:34

Yang angkatan-angkatan tahun 0 masih

2:44:36

happy kalau ke museum sampai dengan hari

2:44:38

ini. Apalagi nanti kalau mau

2:44:39

dikolaborasikan oleh teknologi A ya, Pak

2:44:41

ya. Ya, soalnya museum banyak uka-ukanya

2:44:44

katanya.

2:44:44

Banyak uka-ukanya. Hari ini enggak ya

2:44:46

karena sudah masuk.

2:44:47

Tapi uka-ukanya ketemu hologram temannya

2:44:49

katanya. [tertawa][terkesiap]

2:44:51

Baik. Uka-uka di dunia maya. Bapak, Ibu

2:44:54

sekalian, mahasiswa yang kami cintai,

2:44:56

silakan. Tiba saatnya kita akan ee ada

2:44:59

sesi tanya jawab. Silakan untuk bisa

2:45:02

bertanya ditujukan kepada siapa. Ya,

2:45:05

dipersiapkan mikrofonnya.

2:45:09

Saya persilakan kepada mahasiswa Pak

2:45:12

Iran ya.

2:45:15

Cek cek satu

2:45:16

ya. Silakan.

2:45:21

Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum

2:45:23

warahmatullahi wabarakatuh.

2:45:26

Perkenalkan nama saya Iran Yuliansyah

2:45:28

asal dari Kabupaten Karawang. Kebetulan

2:45:31

saya mahasiswa pasca sarjana sudah

2:45:33

semester 3, Bu. Mohon izin

2:45:35

bentar lagi tes

2:45:36

insyaallah Bu bagian dari kajiannya Bu.

2:45:39

Baik, pertanyaannya khususnya ke Pak

2:45:41

Prof Riri ya terkait dengan kebijakan

2:45:43

dan regulasi pemerintah, Pak. Tadi belum

2:45:45

sempat dibahas ya, Pak ya. Mungkin

2:45:47

barangkali ada undang-undang atau yang

2:45:48

mengatur regulasi. Ada tiga pertanyaan,

2:45:50

Pak. Mohon izin, Pak. Yang pertama,

2:45:53

apakah regulasi di Indonesia sudah

2:45:55

mendukung transformasi AI secara

2:45:57

optimal? Itu, Pak, yang pertama. Terus

2:45:59

yang kedua,

2:46:00

bagaimana mengatur etika menggunakan AI

2:46:04

agar tidak mengancam stabilitas sosial.

2:46:07

Karena ini sangat berpengaruh sekali.

2:46:08

Yang ketiga, bagaimana strategi nasional

2:46:12

dalam menghadapi persaingan global

2:46:14

berbasis E. Karena ee tadi dari hasil

2:46:17

apa namanya tuh diutarakan akan terjadi

2:46:19

dari apa? SDM dari luar ya kalau gitu

2:46:21

ya, Pak ya. Dari luar negeri ee apa

2:46:23

namanya ee ekspor eh impor SDM. Demikian

2:46:26

dari saya. Wabillahi taufik wal

2:46:28

hiidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi

2:46:29

wabarakatuh.

2:46:31

Ditujukan pada siapa nih? Pak saya.

2:46:34

Oh ya. Baik. Ditujukan pada Pak Riri.

2:46:37

Kita kumpulkan dulu ya tiga pertanyaan.

2:46:39

Oh kumpulkan dulu ya.

2:46:40

Kita kumpulkan dulu. Silakan Mbak yang

2:46:43

perempuan kita cross ya.

2:46:47

Ye.

2:46:47

Perempuan ye. Fansnya banyak di

2:46:50

belakang. Silakan.

2:46:50

Terima kasih. Eh untuk kesempatannya.

2:46:53

Perkenalkan nama saya Yusnida ya. Ee

2:46:56

nama saya Yusnida. Saya dari RPL Hospar

2:46:59

di BATS 3. Saya sangat tertarik sekali

2:47:01

dengan ee tadi expen dari Pak Taufik.

2:47:05

Kebetulan ini yang menjadi saya

2:47:08

flashback lagi di ee 3 tahun yang lalu.

2:47:11

Saya 7 bulan itu meriset suatu ee saya

2:47:14

punya peternakan ayam yang di mana itu

2:47:17

saya coba dari ayam yang kecil sampai

2:47:19

dia bertelur dan saya mau coba untuk

2:47:21

membuat ekosistemnya. Bagaimana membuat

2:47:23

ekosistemnya? Saya mulai dari magot ya.

2:47:26

Ee dulu itu saya pernah membuat magot

2:47:29

sampai saya terjual 1 kilo lumayan dapat

2:47:31

Rp100.000 gitu kan. Nah, setelah dari

2:47:34

situ apa sih fungsi dari magot itu? Kan

2:47:36

karena kan memang magot ini kan dia

2:47:38

punya protein yang sangat tinggi yang di

2:47:39

mana dia bisa masuk ke lele juga, bisa

2:47:42

masuk ke ayam juga untuk pakannya.

2:47:44

Karena kan selama ini kan ee pakan itu

2:47:46

kita tahunya dari pur atau makan makanan

2:47:49

ayam dan selebihnya gitu. Dan saat

2:47:51

selama 7 bulan saya mengalami itu dan

2:47:54

saya banyak kegagalan Pak Tofik yang di

2:47:56

mana tuh karena pancaroba ataupun ee

2:47:59

cuaca itu membuat ayam itu jadi sakit

2:48:02

dan juga tidak stabil ee telurnya gitu

2:48:05

keluar gitu. Yang ini yang saya ee

2:48:08

penasaran apa sih yang menjadi ee

2:48:10

purpose-nya dari Pak Taufik itu sendiri?

2:48:12

Kenapa sih membuat program ini dan apa

2:48:15

yang m-trigger Pak Taufik? Kenapa sih

2:48:17

Pak Taufik ingin membuat ee program ini?

2:48:21

Terus apa sih yang menjadi kendala pada

2:48:23

saat Pak Taufik itu membuat ee program

2:48:26

ini di awal? Karena kan balik lagi kan

2:48:28

ini kita pengelolaan sampah. Bagaimana

2:48:30

kita membuat awareness ke pihak apa

2:48:33

namanya di lingkungan sekitar bahwa kita

2:48:36

harus ini nih membuat sampah ini bisa

2:48:39

menjadi duit atau ayam ini bisa menjadi

2:48:41

duit. Ini yang menjadi ee tantangan

2:48:44

untuk anak-anak muda supaya mereka tuh

2:48:46

sekarang kan mereka lebih fokus untuk

2:48:47

mencari kerja yang di mana kerja menjadi

2:48:50

pekerjaan yang akan bisa digantikan

2:48:52

dengan AI. Tapi kan kalau untuk masalah

2:48:54

tadi itu untuk ayam dan segala macamnya

2:48:56

itu enggak bisa digantikan dengan AI.

2:48:58

Kenapa kita enggak coba untuk fokus

2:49:00

bikin program yang seperti ini? Ini kan

2:49:02

saya rasa ini adalah bagus untuk kita

2:49:04

mengintegrasi EA ini supaya anak-anak

2:49:07

anak muda ini bisa berkembang gitu dan

2:49:08

bisa meng-upgrade skill-nya maupun soft

2:49:11

skill. dan juga hard skill-nya seperti

2:49:13

itu. Terima kasih.

2:49:13

Oke, Mbak Sia. Mbak Sia sudah bisa

2:49:15

ditangkap ya. Satu lagi boleh

2:49:20

dari Ibu.

2:49:22

Silakan

2:49:22

yang mana Bu? M

2:49:23

kacamata.

2:49:24

Oke.

2:49:27

Oke. Selamat siang.

2:49:28

Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum

2:49:30

warahmatullahi wabarakatuh.

2:49:31

Waalaikumsalam.

2:49:32

Dengan saya Dedi Basri dari Hostpar RPL

2:49:34

B3.

2:49:36

Eh, pertama saya tunjukkan ke Pak Taufik

2:49:39

relate-nya sama teman sejawat saya

2:49:41

dengan Nida. Eh, kebetulan saya juga ada

2:49:45

ones of bisnis adalah eh supplier ikan,

2:49:48

Pak, di Jawa Timur. Di mana saya melihat

2:49:53

ee

2:49:55

dari supplier ikan di nelayan itu saya

2:49:57

masih belum melihat ada nilai jual dari

2:50:01

limbah yang ada. Kenapa saya tanyakan

2:50:03

Pak Taufik? Karena saya pernah membaca

2:50:05

profile Bapak itu di sosial media juga.

2:50:08

Cuman pas tadi dimention sama Bulan saya

2:50:10

baru ingat, oh ya saya pernah baca

2:50:12

profil-nya dan kampung apapun tempat

2:50:14

tinggal Bapak. Nah, ini bagaimana sih,

2:50:16

Pak antisipasinya? Karena saya melihat

2:50:18

pun dari TPS ataupun pelelangan ikan

2:50:21

hingga ke nelayan itu belum ada fungsi

2:50:24

dari limbah ikan ataupun dari seafood

2:50:27

yang diambil dari para nelayan. Jadi itu

2:50:33

apa ya? Saya melihatnya fungsi itu belum

2:50:35

maksimal sehingga mengibatkan lingkungan

2:50:37

sekitar tempat pengelolaan ikan itu

2:50:40

belum bersih ya, Pak. Ini kan menjadi

2:50:42

konsen. Sementara ikan itu disuplly

2:50:43

either itu ke hotel ataupun ke restoran.

2:50:46

Terus kedua ee terkait dengan kebijakan

2:50:50

pemerintah yang terkait dengan AI. Saya

2:50:54

tunjukkan ke Pak Riri, Pak. sejauh mana

2:50:57

sih peran dan do and-nya dengan ee

2:51:01

teknologi yang sudah semakin masif dan

2:51:03

sudah bahkan anak SD pun sudah sangat

2:51:06

gape sekali ya, Pak, dengan teknologi

2:51:09

dan peran pemerintah sejauh mana untuk

2:51:11

membatasinya. Sementara satu sisi banyak

2:51:14

hal orang bisa mengakses dengan

2:51:16

ketentuan yang tidak tepat. Padahal tadi

2:51:19

dimension bahwa jangan sampai jari kita

2:51:21

melakukan hal yang tidak apa memberikan

2:51:23

manfaat. Terima kasih, Pak.

2:51:24

Wasalamualaikum warahmatullahi

2:51:26

wabarakatuh.

2:51:27

Waalaikumsalam warahmatullahi

2:51:28

wabarakatuh. Baik, tiga pertanyaan coba

2:51:30

kita jawab ya, Pak Riri.

2:51:33

Silakan, Pak.

2:51:38

Tes. Jadi, ada dua pertanyaan buat saya

2:51:41

dari Pak siapa, Pak? Maaf,

2:51:44

Pak Iran, Pak.

2:51:45

Pak Iran. Kemudian dari Pak siapa

2:51:46

barusan?

2:51:47

Pak Dedi.

2:51:48

Pak Dedi. Baik. pertama Pak Iran. Yang

2:51:51

pertama saya bisa sampaikan emm

2:51:56

pada

2:51:58

sekitar bulan Mei tahun lalu, Pak 2025

2:52:02

itu atas instruksi Presiden Prabowo

2:52:06

Subianto itu kepada Menko Polkam RI

2:52:09

untuk membentuk satuan tugas satgas

2:52:12

ketahanan cyber dan kecerdasan buatan

2:52:14

terpadu untuk semua kementerian dan

2:52:17

lembaga.

2:52:19

Eh dan itu kebetulan yang diberi tugas

2:52:21

adalah Menko Polkam RI dan waktu itu

2:52:24

saya menjabat sebagai staf khusus Menko

2:52:27

Polkam. Jadi ikut terlibat dalam itu.

2:52:30

Cuma belakangan saya tidak ikut lagi

2:52:32

karena Menko Polkamnya ganti, Pak.

2:52:34

Kemudian rapat perdana itu tanggal 30

2:52:37

Juni 2025. Intinya begini, Pak. yang

2:52:40

ingin saya sampaikan

2:52:42

sekarang itu untuk yang terkait dengan

2:52:46

regulasi resmi yang ada baru semacam

2:52:49

surat edaran dari Menteri Komdizi nomor

2:52:53

berapa itu saya lupa. Di situ ada

2:52:55

panduan etika menggunakan AI. Saya lupa

2:52:58

persisnya tapi poinnya salah satunya

2:53:00

begini. Contohnya Pak dilarang

2:53:03

menggunakan AI untuk membuat keputusan

2:53:06

terkait dengan nasib manusia. Ah tu

2:53:08

enggak boleh tuh.

2:53:10

Heeh.

2:53:11

Kalau gitu boleh enggak dosen ngasih

2:53:13

nilai menggunakan AI kepada mahasiswa?

2:53:15

Enggak boleh, Pak. Itu ngelawan surat

2:53:17

edaran itu. Jadi memang dilarang

2:53:20

misalnya untuk promosi jabatan,

2:53:23

keputusannya tetap di tangan manusia.

2:53:26

Tapi sebagai alat bantu boleh. Kemudian

2:53:29

Pak, berikutnya kita memang belum

2:53:31

memiliki yang namanya tata kelola

2:53:34

nasional pemanfaatan kecerdasan buatan

2:53:37

untuk mencapai itu. Dan katanya sekarang

2:53:39

masih ongoing, Pak, untuk itu karena

2:53:42

untuk desain tata kelola eh ini

2:53:45

ketahanan cyber nih, desain untuk ee AI

2:53:50

tersebut.

2:53:52

Ah, oke. Itu ada beberapa stakeholders

2:53:55

di pemerintah. Pertama eh waktu itu

2:53:59

adalah Menkopolkam, kemudian badan

2:54:02

seperti Komdiji, BSN, lembaga riset

2:54:04

seperti Brin, eh kemudian Kemhan dan

2:54:08

segala macam itu terlibat, Pak. intinya

2:54:11

adalah tujuannya supaya aplikasi AI yang

2:54:15

dipakai oleh pemerintah mulai dari

2:54:18

pemerintah pusat sampai pemerintah

2:54:20

daerah itu tidak liar, Pak. Dan itu

2:54:23

recogniz

2:54:25

katanya dulu aplikasinya mesti

2:54:28

disertifikasi oleh lembaga ini supaya

2:54:31

clear enggak ke mana-mana niatnya

2:54:33

begitu. Jadi ee kayaknya sekarang belum

2:54:36

selesai tapi ongoing proses saya pantau.

2:54:40

Eh

2:54:42

terakhir kemarin sudah ditangkatani

2:54:44

beberapa memorandum. Jadi itu adalah ee

2:54:47

menjawab pertanyaan Pak Iran. Peran

2:54:50

pemerintah sudah sampai sana. Beritanya

2:54:52

banyak di Google. Silakan dicari Pak

2:54:54

contoh surat edarannya ada. Kemudian

2:54:56

juga ada usulan ee rencana strategis AI

2:55:00

dari nasional dari teman-teman itu juga

2:55:02

ada. ada berapa dokumen draf yang lain,

2:55:05

Pak? Itu sudah ada.

2:55:07

Kemudian dari Pak Dedi, sejauh mana

2:55:10

pemerintah membatasi. Nah, ini perlu

2:55:13

kita hati-hati, Pak. Karena kata-kata

2:55:15

membatasi ini kalau enggak hati-hati

2:55:17

bisa kontraproduktif.

2:55:19

Saya masih ingat dulu waktu saya SD ee

2:55:23

saya dikasih kalkulator oleh ayah saya

2:55:26

kasih kalkulator. Kemudian saya bawa ke

2:55:30

sekolah untuk menyelesaikan soal

2:55:32

matematika. Saya dikatakan jangan pakai

2:55:36

kalkulator ini menyelesaikan matematika

2:55:39

nanti kamu bodoh matematik. Perasaan

2:55:41

saya enggak bodo-bodo amat matematik

2:55:43

gitu ya. Jadi enggak ada korelasinya

2:55:45

juga antara menggunakan tools yang

2:55:47

mempercepat dengan namanya inteligensia.

2:55:51

Artinya, Pak, artinya adalah kita harus

2:55:53

menemukan cara untuk supaya generasi

2:55:57

kita di bawah ini, anak-anak kita itu

2:56:01

bisa menempatkan penggunaan EAI itu yang

2:56:03

tepat. Ini sama dengan menggunakan

2:56:06

pisau, Pak. Ketiga, apakah kita akan

2:56:09

melarang anak-anak kita menggunakan

2:56:11

pisau karena takut terluka atau kita

2:56:15

didik mereka cara menggunakan pisau yang

2:56:17

baik dan benar?

2:56:19

Pilihan saya yang kedua, kita didik

2:56:22

mereka bagaimana menggunakan pisau yang

2:56:24

baik dan benar. Begitu juga, Pak, dengan

2:56:26

AI. Kita tidak membatasi, tapi menurut

2:56:30

saya, kita mendidik bagaimana anak-anak

2:56:33

ini menggunakan AI dengan baik dan

2:56:35

benar. Nah, kata-kata dengan baik dan

2:56:38

benar ini adalah tanggung jawab kita

2:56:41

sebagai orang tua, kemudian juga sebagai

2:56:43

pendidik, akademisi, dan sebagainya.

2:56:46

Menurut saya tidak pada tempatnya lagi

2:56:48

kita sekarang melarang mahasiswa kita,

2:56:51

murid kita ee enggak boleh pakai chat

2:56:54

CPT ya. Astagfirullah, masih ada guru

2:56:56

yang kayak gitu.

2:56:56

Istigfar ya.

2:56:57

Iya. Tuh, masih ada guru yang kayak

2:56:59

gitu, masih ada dosen yang kayak gitu.

2:57:01

Sudah enggak zamannya lagi. Itu sama

2:57:03

dengan melarang anak-anak kita dulu.

2:57:06

menggunakan kalkulator.

2:57:07

Iya.

2:57:08

Dulu kan mencari sinus, cosinus segala

2:57:10

macam itu secara manual kan pening

2:57:13

kepala.

2:57:14

Kalau pakai kalkulator lebih cepat,

2:57:16

bukan berarti anak-anak itu menjadi

2:57:17

semakin bodoh. Tidak. Begitu juga dengan

2:57:20

AI sekarang. Jadi untuk Pak Iran dan Pak

2:57:23

Dedi kira-kira itu tanggapan saya.

2:57:25

Terima kasih, Pak.

2:57:26

Terima kasih, Pak Riri.

2:57:29

Mudah-mudahan bisa menjawab. Yang

2:57:30

terakhir, Pak RT. Silakan, ya.

2:57:34

Siap.

2:57:36

Cek. Eh, terima kasih. Pertanyaan luar

2:57:38

biasa. Ee saya ingin menanggapi pertama

2:57:40

apa yang membuat saya bergerak seperti

2:57:43

ini, Teman-teman? Boleh slide halaman ee

2:57:46

34 dong atau 21 dulu deh. 21, Mas. Help.

2:57:51

Help. Baik. Jadi yang mendasari kita

2:57:54

tadikkan bahwa bumi ini seolah-olah

2:57:57

sedang disuapi oleh racun. racunnya itu

2:58:02

ee limbah ee yang hitam gitu ya,

2:58:04

berkurangnya kenekaragaman hayati,

2:58:06

cepatnya perubahan iklim, banyaknya

2:58:08

polusi udara. Kemudian sebagai pemimpin

2:58:10

terblik ini, itu boleh di-follow ya nih.

2:58:13

Terima kasih ee follow. Heeh. Ee boleh

2:58:18

di ah kemudian ee tadi saya mau bilang

2:58:22

apa tadi? Oh ya.

2:58:24

Jadi berkurang karena keramban hayati,

2:58:26

cepatnya perubahan iklim, banyaknya

2:58:27

polusi udara, itu harus dicegah di

2:58:29

tempat kita masing-masing.

2:58:31

Kemudian tolong slide ini, Mas. En 6

2:58:34

enter. 6 enter. 6 enter keyboard-nya.

2:58:38

Oke.

2:58:40

6 enter.

2:58:42

Ee pijet nomor 6 enter. Itu nomor salah.

2:58:49

Ah. Ee Bapak dan Ibu, teman-teman ini

2:58:52

lihat gambar di depan. Begitu menjadi

2:58:54

ketua RT, saya berpikir bahwa sebagai

2:58:57

pemimpin terkecil di republik, kita

2:58:58

harus ingat memberikan rasa aman dan

2:59:00

nyaman kepada warga kita. Makanya

2:59:03

kemudian saya mendatangkan Walikota

2:59:04

Jakarta Timur. Tujuannya apa? Ee

2:59:06

teman-teman supaya berita naik.

2:59:10

Terus salat kalau berita naik. Iya.

2:59:13

Kalau berita naik sebagai programmer,

2:59:15

sebagai orang yang cinta IT dari dulu

2:59:17

gitu ya, dari 95 saya distan bareng Pak

2:59:19

Direktur. Ee kemudian saya berpikir

2:59:23

kalau berita naik orang banyak datang.

2:59:26

Lihat di layar itu tong biru adalah tong

2:59:28

komposter kami yang sudah kita gunakan 2

2:59:30

seteng tahun yang lalu dari akutahu.com.

2:59:33

Mereka menelepon, "Pak Taufik, kami

2:59:34

ingin memberikan uang untuk warga Bapak.

2:59:36

Kira-kira Bapak gunakan untuk apa?" Saya

2:59:38

bilang, "Ber ratus juta?" "Enggak, Pak,

2:59:40

cuma R juta aja." Oke, kalau R juta saya

2:59:43

akan belikan tongko Monster untuk apa,

2:59:44

Pak? Untuk warga saya supaya tidak

2:59:46

membuang sampah yang bau ke Bantar

2:59:48

Gebang, ke Landfill. Bahasa kerennya

2:59:49

gitu. Katanya gini, Pak Taufik kan warga

2:59:53

yang lain masih melakukan. Saya jawab,

2:59:54

"Saya ingin mewarnai tidak ingin

2:59:56

terwarnai."

2:59:58

Keren enggak?

2:59:59

Weh, terima kasih. Jadi, sejak 2 seteng

3:00:03

tahun yang lalu kami sudah memilah

3:00:05

sampah. di saat negara memikirkan

3:00:07

hilirisasi dan lain sebagainya,

3:00:10

ada yang lupa yang masih

3:00:13

menurut saya gagal karena sampah belum

3:00:15

diselesaikan di rumah kita

3:00:16

masing-masing. Kemudian tolong ee ee

3:00:20

slide ke berapa tadi? Ee 33. 33 enter.

3:00:24

33 enter.

3:00:30

26 deh. 26 enter.

3:00:32

Oh ya itu dari Bank Mandiri ya.

3:00:35

yang ini, Mas. Jadi, ee kami sedang

3:00:37

menerima tantangan dari enam menteri

3:00:39

untuk membuat rumah tinggal, Mas. Yang

3:00:41

26, Mas. 26. 26. Enter. Ini 26, ya. Next

3:00:45

lagi satu lagi, Br. Nah, ini Bapak dan

3:00:48

Ibu, teman-teman. Ini rumah saya di

3:00:51

sebelah B nih. Kelihatan enggak nih? Ya,

3:00:54

ini rumah saya.

3:00:55

I ini kami sudah membebaskan yang A dan

3:00:59

E untuk kami buat next. Halaman

3:01:01

berikutnya

3:01:02

untuk membuat rumah untuk pensiunan

3:01:05

supaya bisa punya uang Rp10 juta per

3:01:08

bulan.

3:01:10

Kami mendatangkan terima kasih. Doakan

3:01:12

mudah-mudahan segera terwujud. 4 minggu

3:01:14

lagi kami akan undang arsiteknya. Di

3:01:17

dalamnya harus ada IPAL, instalasi

3:01:19

pengeloran limbah, harus ada pembangkit

3:01:21

lis tenaga surya, harus ada peternakan,

3:01:23

harus ada perkebunan, harus ada

3:01:25

pertanian. sebagaimana gambar siklus

3:01:28

yang kami buat tadi. Jadi, Bapak dan

3:01:30

Ibu, kenapa Irfan Hakim mau datang ke

3:01:32

tempat kita? Karena kami berbicara

3:01:34

kawasan. Ee mundur lagi slide

3:01:36

sebelumnya, maaf. Back panah kiri.

3:01:40

Karena Irfan Hakim datang melihat kita

3:01:43

bicara kawasan warga yang nanti lihat di

3:01:46

IG saya ada Irfan Hakim, ada warga yang

3:01:48

berdiri empat orang. Warga saya cuma

3:01:49

satu. Yang tiga itu warga sebelah, RW

3:01:52

depan, dan RT belakang.

3:01:55

Jadi dan di website kita pun kita

3:01:58

menuliskan program jam untuk membantu

3:02:01

kawasan wilayah lain sehingga Jasa Harja

3:02:03

ingin memberikan 400 juta untuk RT

3:02:05

sebelah gara-gara postingan kita di mana

3:02:09

kita sebagai komandannya. Jadi

3:02:11

teman-teman ee terus bergerak untuk juga

3:02:14

lingkungan tetap lestari insyaallah

3:02:15

orang banyak datang. Saya yakin

3:02:17

seyakin-yakinnya apalagi mohon maaf nih

3:02:19

bocorannya CSR di sana tuh tinggal

3:02:21

nunggu kita nyolek apa enggak. Kalau

3:02:24

kita tidak nyolek Bapak dan Ibu

3:02:25

teman-teman itu buat apa uang CSR gitu

3:02:28

ya. Jadi saya sudah membuktikan CSR

3:02:31

harus patulipat dan harus berdaya guna.

3:02:34

Kemudian kendalanya apa, Mbak? Terima

3:02:35

kasih pertanyaannya. Kendala terbesar

3:02:37

adalah diri kita. Bagaimana menjelaskan

3:02:41

bagaimana menjelaskan konsep yang kita

3:02:43

bawakan ini sampai terdeliver ke

3:02:45

masyarakat?

3:02:47

Sebenarnya ada slide di situ sih. Oke,

3:02:49

enggak apa-apa. Gini gampangannya pada

3:02:51

saat kita punya ide bagus, kadang kita

3:02:53

menjelaskannya sulit kayak tempat

3:02:56

bermain sederhana yang menyenangkan aja.

3:02:59

Mas, Mbak cari yang di bawah-bawah ada

3:03:01

yang ayunan, Mbak. Biar kebayang agak ke

3:03:03

bawah. He terus ayunan yang banyak

3:03:06

gambar. Terus terus biar kebayang

3:03:07

suasinannya. [musik]

3:03:09

Terus terus terus lagi. Tuh dulu kayak

3:03:12

gitu jadi bagus gitu ya. Terus lagi.

3:03:16

Nah, itu bahkan perumpernas juga minta

3:03:18

saya untuk kelola. Terus, nah, ini stop.

3:03:21

Bapak, Ibu lihat di layar. Kita punya

3:03:23

ide tempat bermain sederhana yang

3:03:24

menyenangkan. Gambar ban digantung

3:03:26

seutas tali. Lihat di kiri, di kanan

3:03:28

atas. Arahan dicetuskan. Kita

3:03:31

menjelaskan yang jelimet setengah mati.

3:03:32

Seolah-olah gambaran si apa namanya?

3:03:35

Ayunan ini papannya tiga. Orang terdekat

3:03:38

enggak mau nanya. Saya sebagai pencetus.

3:03:40

Ayunan itu papannya enggak boleh tiga,

3:03:42

tapi satu. Lihat. Kemudian dengan segala

3:03:45

keilmuannya kalau ahli merancang ayunan

3:03:47

tuh harusnya bisa ngayun dia lupa ada

3:03:49

batang besar. Benar ya, Teman-teman?

3:03:51

Kemudian dan seterusnya pada saat

3:03:53

pembayaran seharga Taman Ria Senayan.

3:03:56

Padahal ide kita tuh cuma ban digantung

3:03:58

seusali aja cukup gitu ya. Jadi

3:04:01

tantangan terbesar adalah diri kita.

3:04:03

Tantangan kedua ada lagi nih. Ada

3:04:05

rahasia jangan bilang-bilang ya. Ini

3:04:07

lagi live di IG saya juga.

3:04:09

Anak saya yang bungsu kelas 5 itu pengin

3:04:12

mendatangkan Pak Walikota yang keempat.

3:04:14

Kenapa? Karena sudah bikin tulisan demo

3:04:17

turunkan ketua RT8 RW4 Malakajai Jakarta

3:04:20

Timur. Saya disuruh turun karena Sabtu

3:04:24

Minggu enggak pernah ada di rumah.

3:04:27

Iya, ini tantangan buat saya. Jadi,

3:04:29

sekali lagi teman-teman, ayo belajar. EA

3:04:32

ini membantu kita untuk membuat kalimat

3:04:34

kita lebih santun, kalimat kita lebih

3:04:36

hebat, cara kerja lebih baik gitu. Jadi,

3:04:39

adik-adik, teman-teman Setiami sebagai

3:04:40

dosen hukum lingkungan, saya melihat ini

3:04:43

masih seksi banget, lingkungan hidup ini

3:04:45

masih keren. Kemudian terkait limbah Mas

3:04:47

Dedi sampaikan, "Mas, saya kemarin

3:04:50

berpikir di siklus tadi, siklus tadi ya,

3:04:53

yang survival arsitektur Indonesia itu

3:04:55

kan di kiri atas ada PLTS dan IPAL. Saya

3:04:59

berpikir tadinya air kurasan kolam saya

3:05:01

akan saya buang ke IPAL, didaur ulang

3:05:03

masukin lagi. Ternyata pandangan saya

3:05:06

salah menurut profesor dari Netherland

3:05:10

jago patogen dan bakteri. Patofik kalau

3:05:13

Anda masuk ke IPAL eh Anda masuk kalau

3:05:16

airnya dimasukkan ke IPAL didaur ulang

3:05:18

dan masuk lagi sedekah Anda di mana

3:05:20

untuk lingkungan? Sedekah Anda di mana

3:05:22

untuk ekosistem saluran sungai sampai ke

3:05:25

laut? Ves-nya lele Anda yang jumlahnya

3:05:28

enggak sebegitu banyak, itu tuh sedekah

3:05:30

untuk lingkungan katanya. Jadi saya

3:05:33

merubah mindset saya, saya datangkan ee

3:05:35

konsultan orangnya Prof. Siti Nurbaya

3:05:37

Bakar untuk menarik air dari rumah-rumah

3:05:41

ini masuk ke IPAL. Kolam saya biarkan,

3:05:43

airnya saya buang ke saluran. Saya tutup

3:05:46

dengan pantun. Boleh?

3:05:48

Layang-layang terbang melayang

3:05:50

cakep.

3:05:50

Jatuh ke tanah diinjak orang

3:05:52

cakep.

3:05:53

Memang Setiami tempat yang paling ku

3:05:55

sayang. Siang dan malam

3:05:56

terbayang-bayang.

3:05:58

Terima kasih. Asalamualaikum

3:05:59

warahmatullahi wabarakatuh.

3:06:01

Waalaikumsalam warahmatullahi

3:06:02

wabarakatuh.

3:06:03

Ini kecil ya suaranya?

3:06:04

Iya ini kecil banget

3:06:05

ya. Baik, syukur alhamdulillah ya.

3:06:07

Rasanya pengin sekali masih panjang ya.

3:06:09

Tetapi memang durasi waktu yang sudah

3:06:13

tidak mencukupi saya sudah diberikan

3:06:15

clue oleh panitia untuk bisa mengakhiri

3:06:18

ini. Bapak dan Ibu hadirin sekalian

3:06:20

bahwa memang ee ee diskusi kita pada

3:06:24

hari ini bisa memberikan pencerahan

3:06:26

dalam dunia penelitian ya hilirisasi

3:06:30

seluruhnya hari ini difokuskan kepada I

3:06:33

dan kita harus turut serta di dalamnya.

3:06:36

Karena apa? Karena sebagai mahasiswa

3:06:38

adalah mahasiswa yang ee harus memahami

3:06:42

apa itu metodologi begitu, Pak. Ya. Dan

3:06:44

kemudian juga dari perspektif ee

3:06:48

akademisi

3:06:50

rescaling up, kemudian eh hal-hal yang

3:06:53

berbau skill yang sifatnya e ini tidak

3:06:56

bisa dipisahkan. Oleh karena itu

3:06:58

mengintegrasikannya ke dalam kurikulum

3:07:01

adalah wajib. Ya, oleh karena itu hari

3:07:04

ini kita bukan hanya sekedar em

3:07:07

memberikan warna atau inovasi, tetapi

3:07:10

kita juga menjadi penentu arah bagi

3:07:12

mahasiswa yang ada di sini. Kita menjadi

3:07:16

penentu arah I di masa depan. Dan

3:07:19

kemudian dari ee Prof. Fridi tadi

3:07:21

menyampaikan bahwa hal-hal yang harus

3:07:24

dikuasai

3:07:26

meliputi critical thinking, design

3:07:28

thinking, kemudian juga penguasaan teori

3:07:30

dan dukungan I ini dibutuhkan oleh

3:07:32

mahasiswa. Digital skill, thinking

3:07:35

skill, collaboration skill, social

3:07:37

skill, dan self skill. Itulah yang harus

3:07:39

kita kuasai. Banyak PR kita, iya. Akan

3:07:42

tetapi pelan-pelan kita nanti akan bisa

3:07:45

melihat bahwa bukan kita saja yang

3:07:47

masjid, tetapi lingkungan. Seperti yang

3:07:49

sudah disampaikan oleh Bapak RT kita

3:07:51

yang luar biasa ya, bahwa pengelolaan

3:07:54

limbah ini membuat Pak RT minta

3:07:56

diturunkan karena Sabtu Minggu tidak

3:07:57

ada. [tertawa]

3:07:59

[terkesiap] Baik, banyak sekali

3:08:00

pelajaran yang bisa kita ee ambil hari

3:08:03

ini dari apa yang sudah dikreasikan oleh

3:08:06

Pak Taufik selaku Pak RT Teladan. Ya,

3:08:09

mudah-mudahan kita bisa memberikan

3:08:11

contoh dan kemudian juga mengambil

3:08:14

spiritnya Pak Taufik bisa berkolaborasi

3:08:17

suatu saat, Pak. Ya, berkunjung ke rumah

3:08:19

Pak Taufik. Bapak, Ibu, demikian

3:08:22

saya agak ngos-ngosan ya, karena ini

3:08:24

mic-nya kecil, jadi saya harus agak

3:08:26

teriak. [tertawa]

3:08:28

Semangat, semangka, semangat, Kakak. Ya,

3:08:31

demikian diskusi kita pada hari ini.

3:08:34

Kita ambil pelajaran yang berharga pada

3:08:37

hari ini. kita menjadi penentu arah I ke

3:08:39

depan dan transformasi kompetensi SDM

3:08:43

serta manajemen berbasis I ini tentunya

3:08:45

untuk daya saing dan ketahanan nasional

3:08:47

di sektor strategis perlu kita ketahui

3:08:50

dan perlu kita amati, perlu kita camkan

3:08:53

sebagai sesuatu pembelajaran yang

3:08:55

panjang sampai nanti kita bukan hanya

3:08:57

lulus kuliah ya, tetapi juga untuk anak

3:09:00

cucu kita supaya kita bukan hanya

3:09:03

sebagai pengguna, tapi bagaimana kita

3:09:05

bertransformasi

3:09:06

menuju manusia. yang menggunakan

3:09:08

teknologi dengan bijaksana. Terima kasih

3:09:10

Bapak Ibu, sampai ketemu. Saya Wulan

3:09:11

Furi. Selamat siang. Asalamualaikum

3:09:13

warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih

3:09:14

para narasumber Prof. Porka dan Pak

3:09:18

Terima kasih. [musik]

3:09:25

Saya kembalikan ke MC.

3:09:28

[musik]

3:09:34

[musik]

3:09:41

[mendengus]

3:09:43

[musik]

3:09:47

Baik, terima kasih banyak Ibu Wulan dan

3:09:49

juga para narasumber [musik] hebat kita

3:09:52

sekali lagi teman-teman semuanya. Semoga

3:09:54

dari ilmu yang sudah dipaparkan tadi

3:09:56

bisa menambah ilmu pengetahuan baru,

3:09:58

wawasan baru gitu ya K ya di bidang

3:10:01

artificial intelligence ini tentunya.

3:10:03

Iya betul banget.

3:10:06

Dan Bapak, Ibu hadirin yang kami

3:10:08

hormati, tibilah kita pada acara

3:10:10

penyerahan piagam penghargaan sebagai

3:10:12

bentuk apresiasi dan terima kasih atas

3:10:15

ilmu, wawasan, serta inspirasi yang

3:10:18

telah disampaikan oleh para

3:10:19

narasumber-narasumber hew hebat kita

3:10:21

pada kesempatan ini. Dan kami mohon

3:10:25

untuk para narasumber untuk tetap bisa

3:10:27

berada di atas panggung karena

3:10:30

baik karena untuk selanjutnya akan ada

3:10:32

pemberian piagam penghargaan untuk

3:10:35

Bapak-bapak narasumber yang mohon izin

3:10:37

akan kita urutkan ya, Pak ya. Akan kita

3:10:40

absen dari Prof. Dr. Esa Prakasa, MT.

3:10:45

Kepala Pusat Riset dan Data Informasi

3:10:47

Brin yang akan diberikan piagam oleh Plh

3:10:51

Rektor Bapak Dr. Hartono, S. M.M.

3:11:00

Baik Bapak Ibu, untuk penyerahan piagam

3:11:03

mohon izin kita berpindah ke bawah.

3:11:06

Bawah

3:11:11

bawah. Iya, Bapak.

3:11:20

Baik, untuk yang pertama akan diserahkan

3:11:23

piagam penghargaan kepada Prof. Dr. Esa

3:11:26

Prakasa, MT selaku Kepala Riset Data dan

3:11:29

Informasi Brin yang akan diberikan oleh

3:11:31

Bapak Dr. Hartono, S., M.M.

3:11:42

Baik, tentunya kami mengucapkan terima

3:11:43

kasih banyak atas kehadiran dan juga

3:11:46

sesi diskusinya hari ini ya, Kak Andi

3:11:48

ya. Sangat menarik gitu ya kalau kita

3:11:51

sudah membahas tentang artificial

3:11:53

intelligence gitu ya.

3:11:57

Dan selanjutnya

3:11:59

kepada Prof. Dr. Sani Muhammad Isa,

3:12:02

S.Si., SI, MKOM yang akan diberikan

3:12:04

pihagam penghargaan oleh Dekan Fakultas

3:12:07

Ilmu Sosial dan Manajemen kepada Ibu Dr.

3:12:10

Nurfitri Ramawati, S., MA.

3:12:21

Urutannya salah lagi,

3:12:28

Baik, terima kasih banyak Prof. Dr. dan

3:12:31

juga Ibu Dr. Untuk selanjutnya

3:12:35

penyerahan piagam penghargaan kepada

3:12:37

Bapak Riri Satria, SKOM, MM selaku

3:12:40

Komisaris Utama PT ILCS Pelindo Solusi

3:12:44

Digital yang akan diberikan oleh Ibu

3:12:47

Wakil Rektor 1 Ibu Dr. Komalawati, Esos,

3:12:50

MSI.

3:13:09

Selanjutnya pemberian piagam penghargaan

3:13:11

kepada Bapak Dr. Taufik Supriadi, S. SH.

3:13:15

Mtaak selaku Community Development

3:13:18

Expert yang akan diberikan oleh Ibu Dr.

3:13:21

Anita Maulina, SB. MA.

3:13:27

Gimana sih nyalainnya kita?

3:13:34

Baik, boleh berikan applause teman-teman

3:13:35

semuanya untuk para narasumber hebat

3:13:37

kita di hari ini.

3:13:39

Terima kasih banyak tentunya atas

3:13:41

kontribusi dan juga dedikasinya ya untuk

3:13:43

bisa mencerdaskan anak bangsa ya. Ini

3:13:46

adalah salah satu bagian dari

3:13:49

transformasi pembelajaran juga tentunya

3:13:51

Kak ya. Baik, mohon izin kita foto

3:13:53

bersama.

3:13:56

I habis habisan

3:14:02

ya.

3:14:03

Oh, satu lagi ya, Bapak, Ibu ya. Kita

3:14:05

akan saksikan penyerahan piagam

3:14:07

penghargaan untuk moderator kita Ibu Dr.

3:14:10

Wulan Furi yang akan diberikan oleh

3:14:14

ketua panitia acara seminar nasional

3:14:17

yaitu Ibu Heni dipersilakan.

3:14:41

Oke, baik. Alhamdulillahiabbil alamin.

3:14:44

Kita kasih applause lagi, Bapak dan Ibu.

3:14:45

berterima kasih banyak sekali lagi untuk

3:14:47

para narasumber kita dan juga moderator

3:14:49

hebat ya yang sudah memandu jalannya

3:14:52

sesi diskusi pada acara seminar di hari

3:14:55

Sabtu ini

3:14:56

ya. Dan juga kami mengundang kepada

3:14:58

Bapak Ibu pimpinan Institusi TIAMI dan

3:15:00

para tamu undangan untuk bisa berfoto

3:15:01

bersama dengan para narasumber.

3:15:04

[menghela napas]

3:15:04

Mungkin boleh merapat Bapak Ibu supaya

3:15:06

semuanya terlihat.

3:15:11

Oh iya

3:15:12

i

3:15:24

nanti dikasih

3:15:28

yang terhormat

3:15:30

para pilihan dan para tamu dan relasi

3:15:33

dan memberikan informasi terlebih dahulu

3:15:35

mengenai

3:15:38

dua

3:15:42

satu

3:15:43

du

3:15:52

oke boleh berikan senyuman terbaiknya

3:15:53

Bapak Ibu 1 2 3

3:15:58

Oke sekali lagi. 3.1

3:16:02

2 3.

3:16:06

Oke. Baik, terima kasih banyak Bapak Ibu

3:16:09

narasumber dan juga moderator.

3:16:17

Bapak ini kayaknya mau minta baju ya.

3:16:21

Terima kasih lagi

3:16:23

terima kasih lagi ucapin terima kasih

3:16:25

lagi.

3:16:26

Terima kasih.

3:16:28

Sekali lagi kami ucapkan terima kasih

3:16:30

kepada Bapak para para narasumber yang

3:16:33

telah memberikan

3:16:35

memberikan

3:16:37

banyak ilmunya kepada teman-teman semua

3:16:39

hari ini yang sudah meluangkan waktu

3:16:40

mereka yang cukup padat untuk bisa

3:16:42

bertemu dan bercengkerrama dan

3:16:44

sharing-sharing ilmu terkait dengan

3:16:47

pengembangan artificial intelligent ini

3:16:51

dan juga

3:16:51

oke ada hadiah spesial nih yang akan

3:16:54

diberikan oleh Pak Taufik untuk penanya

3:16:58

terbaik ya.

3:17:01

Oh, dari Bapak Nurji. Terima kasih

3:17:03

banyak.

3:17:05

Oh, untuk Pak Nuroji. Oke. Baik, silakan

3:17:09

Pak Taufik untuk bisa diberikan kepada

3:17:11

Pak Nurji

3:17:14

tiga penanya

3:17:16

nanti akan diberi.

3:17:17

Oh, langsung dipakai ya, Pak ya.

3:17:19

[tertawa]

3:17:20

Dua video.

3:17:22

Oke. Baik, kita abadikan dulu. Boleh

3:17:24

berikan senyuman terbaiknya. Lihat

3:17:26

kamera

3:17:29

Bapak Iran, Ibu Yusnida sama Dedi.

3:17:32

Maju atau enggak?

3:17:33

Maju.

3:17:33

Maju.

3:17:34

Eh, hadisnya hadiahnya sih

3:17:36

nanti menghubungi panitia.

3:17:37

Oh, ya udah. Tapi tetap foto enggak? Oh,

3:17:39

enggak enggak enggak adaubungi panitia.

3:17:41

Hubungi panitia aja.

3:17:42

Terus nanti untuk e video nanti akan di

3:17:45

diumumkan di Instagram.

3:17:46

Di Instagram. Video diumumkan di

3:17:48

Instagram.

3:17:50

Berarti

3:17:52

eh itu suruh siap-siap.

3:17:55

Iya.

3:17:56

Oke, jadi kaos ini diperuntukkan untuk

3:17:59

Bapak Nurji, Pak Hartono, dan juga Ibo

3:18:02

tentunya ya. Kita foto bareng dulu

3:18:04

boleh. Silakan Bapak Ibu berikan

3:18:06

senyuman terbaik. Lihat kamera.

3:18:08

Oh, namanya siapa tadi ya?

3:18:14

Bapak Yusnida. Oh, Ibu Ibu Yusnida.

3:18:17

Kakak Yusnida tadi penanya terbaik

3:18:19

menurut Pak Taufik ya. Boleh silakan

3:18:21

maju.

3:18:28

Oke. Baik, kita berikan applaus Bapak

3:18:30

dan Ibu untuk Pak Taufik dan juga yang

3:18:34

mendapatkan hadiah spesial ya tentunya

3:18:36

ya.

3:18:41

Bapak dan Ibu, teman-teman ini di kaos

3:18:43

ini ada tiga inovasi RT yang kemudian

3:18:46

menyebabkan kami diundang ke Tiongkok.

3:18:49

Semoga bermanfaat. Silakan mampir ke

3:18:51

tempat kita. Kalau ada program yang

3:18:52

bagus, kami siap menjadi living

3:18:54

laboratorium karena Indonesia harus

3:18:57

menjadi hebat dari RT yang kuat. Terima

3:19:00

kasih.

3:19:01

Terima kasih banyak, Pak Taufi. Karena

3:19:03

bangsa yang hebat berasal dari RT yang

3:19:05

kuat ya. Jadi dari rukun tetangga dulu

3:19:07

kemudian naik ke tingkat wilayah RW gitu

3:19:11

ya. Lalu kemudian ke kelurahan kecamatan

3:19:13

dan juga sampai pada negara Republik

3:19:16

Indonesia tentunya ya. Inovasi-inovasi

3:19:18

seperti itu yang harus selalu

3:19:20

ditingkatkan dan juga diterapkan di

3:19:23

wilayah sekitar tempat kita tinggal.

3:19:25

Kaketul Karya.

3:19:29

Oke. Baik, kami mengucapkan terima kasih

3:19:31

banyak kembali kepada para narasumber

3:19:33

hebat kita dan juga Ibu Wulan selaku

3:19:36

moderator. Semoga nanti kita bisa

3:19:38

bertemu lagi ya di panel-panel diskusi

3:19:40

interaktif berikutnya bersama dengan

3:19:43

mahasiswa Institute Setiami.

3:19:44

Oke. Atau mungkin ada yang jadi dosennya

3:19:46

mungkin ya di next semester begitu ya.

3:19:48

Amin. Amin. Amin. Ya. Jadi dosen tamu ya

3:19:50

nanti ya bisa

3:19:52

bisa mengajar di Institut Setiami ya.

3:19:56

Oke. Baik, Kak Andi. Tadi di awal kita

3:19:58

sudah sampaikan bahwa hari ini akan ada

3:20:01

kejutan hadiah gitu ya. Oke, tapi

3:20:04

sebelum itu sebelum kita

3:20:07

umumkan nih kira-kira siapa yang

3:20:09

berhasil mendapatkan hadiah tersebut

3:20:13

gitu ya,

3:20:14

akan ada informasi.

3:20:16

Informasinya tuh sebenarnya

3:20:18

menarik ya.

3:20:18

Menarik sih. Karena kan kalau saya boleh

3:20:20

tanya teman-teman mahasiswa sekarang jam

3:20:22

berapa ya kira-kira ya?

3:20:24

Jam berapa sekarang, Teman-teman?

3:20:26

Jam 12 ya,

3:20:27

Kakak-kakak jam 12.

3:20:29

Oh, iya, jam 12.00. Emang lagi

3:20:30

panas-panasnya ya, Kak? Ya,

3:20:31

betul banget. Di luar kayaknya anginnya

3:20:33

panas.

3:20:34

Betul banget, lagi panas-panasnya.

3:20:36

Makanya kayaknya nih kita perlu kasih

3:20:37

yang segar-segar nih.

3:20:39

Oh, apa tuh? K.

3:20:40

Iya. Kita harus kasih informasi yang

3:20:42

segar-segar yang bikin adem, bikin mata

3:20:45

melek lagi.

3:20:47

Betul banget ya, Kak Ria ya. Karena tadi

3:20:48

kira-kira ada informasi apa nih, Kak

3:20:50

Andi? ada informasinya yang sebenarnya

3:20:52

pasti teman-teman juga sudah tahu. Tapi

3:20:54

di sini kita pengin mereminder lagi

3:20:55

teman-teman bahwasanya program ini

3:20:58

adalah program yang memang kami

3:21:00

khususkan, yang kami siapkan untuk

3:21:02

teman-teman mahasiswa kayak gitu.

3:21:04

Betul banget ya. Jadi buat kakak-kakak

3:21:06

yang hari ini sudah hadir itu enggak

3:21:07

sia-sia kedatangannya ya.

3:21:09

Yes, betul banget. Atau mungkin ada

3:21:11

teman-teman di sini yang udah

3:21:13

Oh ya.

3:21:14

Oh boleh. Silakan, Pak R.

3:21:17

Saya lupa tadi ya. Buat tiga orang

3:21:20

penanya yang mahasiswa, tolong

3:21:23

daftarkan, sebutkan, sampaikan nama

3:21:26

Anda, identitas ke panitia karena nanti

3:21:29

ada kenang-kenangan dari saya.

3:21:31

Insyaallah bulan depan buku terbaru saya

3:21:32

terbit, jadi kalian dapat. Terima kasih.

3:21:35

Alhamdulillah. Terima kasih.

3:21:37

Mantap banget.

3:21:39

Oke. Iya. Makanya untuk teman-teman

3:21:42

peserta juga ya kita minta untuk tetap

3:21:44

stay di ruang seminar ini, Teman-teman,

3:21:46

karena acara masih berlanjut gitu.

3:21:49

Baik, kami juga mengucapkan terima kasih

3:21:50

banyak atas kehadirannya Bapak Nuroji.

3:21:52

Semoga selalu sehat ya, bisa membersamai

3:21:55

rangkaian acara Institut STMI ke depan.

3:21:57

kita ucap kita kasih tepuk tangan sekali

3:21:59

lagi untuk para narasumber kita di hari

3:22:00

ini.

3:22:02

Oke, Teman-teman karena juga sudah

3:22:04

menjelang karena kan tadi sudah dapat

3:22:07

materi-materi ya, Kara ya. Ini sekarang

3:22:09

kita harus yang

3:22:10

rileks-rileks dulu.

3:22:12

Iya. Tadi ada ada info angin segar dari

3:22:17

kira-kira apa sih informasinya? Mungkin

3:22:19

langsung saja Kak Andi kita undang

3:22:21

ya kita undang ee kepada kepala bagian

3:22:24

Admisi dan Pemasaran Institut STIM. Yang

3:22:27

terhormat Ibu Renya Ayu Utami, SB, MA.

3:22:31

Kami persilakan.

3:22:41

Oke.

3:22:45

Oke. Asalamualaikum [musik]

3:22:46

warahmatullahi wabarakatuh.

3:22:49

Selamat siang semuanya.

3:22:52

Oke, sebelumnya kita persilakan dulu

3:22:55

para tamu yang akan menuju ruang makan

3:22:59

ya. Baik,

3:23:02

masih semangat,

3:23:05

Bu? Sebentar aja. Siap. Baik, izinkan

3:23:08

saya Renya Utami atau biasa dikenal

3:23:11

dengan Bu Ayu selaku Kabak pemasaran dan

3:23:13

admisi Institut Setiami memberikan

3:23:17

informasi update mengenai Institut

3:23:19

Setiami. Kakak Julian dan tim mohon

3:23:21

dibantu.

3:23:23

Oke.

3:23:28

Baik. Kalau saya bilang halo Setiamers,

3:23:31

teman-teman jawab hai. Hai. Hai. Oke,

3:23:34

siap.

3:23:36

Oke. Halo Setiamers.

3:23:38

Hai. Hai. Hai. [berteriak]

3:23:40

Halo Setiamers.

3:23:41

Hai. Hai. Hai.

3:23:43

Oke. Baik. Saya akan memberikan

3:23:46

informasi terupdate mengenai PMB atau

3:23:49

penerimaan mahasiswa baru 2026 di

3:23:52

Institut Setiami karena kita akan

3:23:54

memulai perkuliahan bagi mahasiswa baru

3:23:57

di bulan September

3:23:59

2026. Oke, next.

3:24:05

Oke, next. Boleh. Kita masih membuka

3:24:08

jalur-jalur dan beasiswa di Institut

3:24:10

STIAAMI. dari mulai jalur umum prestasi

3:24:14

hafiz Quran, jalur KIP kuliah, jalur

3:24:17

BPWS atau beasiswa penduduk wilayah

3:24:20

sekitar, jalur BPPD beasiswa putra-putri

3:24:24

daerah, jalur influencer, kemudian jalur

3:24:27

kolaborasi afirmasi RPL, dan terakhir

3:24:31

adalah mahasiswa asing. Karena kita

3:24:33

ketahui ada sudah beberapa mahasiswa

3:24:35

asing yang bergabung di Institut

3:24:36

Setiami. Baik, next.

3:24:39

kita masih memberlakukan program RPL

3:24:41

insyaallah sampai dengan ee PBM semester

3:24:45

berikutnya yaitu ganjil 200627 yang

3:24:48

kuliahnya di bulan September 2026. Nah,

3:24:51

ini yang paling penting. Next.

3:24:55

Next lagi boleh.

3:24:58

Kita akan memperkenalkan program

3:25:00

afiliator Institut Setiami. Jadi bukan

3:25:03

Marketplace saja, tapi Institut Setiami

3:25:06

akan membuka program afiliator.

3:25:09

Boleh? Next. Jadi program afiliator ini

3:25:12

adalah di mana Bapak, Ibu atau

3:25:14

Kakak-kakak semua bisa memberikan

3:25:16

informasi maupun merekomendasikan

3:25:19

sehingga Bapak Ibu semua akan memiliki

3:25:21

akses afiliator Institut Setiami. di

3:25:25

mana saat Bapak Ibu mendaftarkan

3:25:27

afiliator di kampusnya masing-masing itu

3:25:31

Bapak Ibu bisa mengawal mahasiswa baru

3:25:34

atau yang direkomendasikan Bapak Ibu

3:25:37

untuk dikawal sampai dengan lulus di

3:25:40

program afiliator. Jadi jangan takut

3:25:43

misalnya merekomendasikan kemudian lama

3:25:46

prosesnya kita mudah-mudahan dengan

3:25:48

program afiliator ini bisa lebih

3:25:51

efektif. Oke next. sudah.

3:25:53

Nah, kita kenalan dulu sama tim

3:25:55

pemasaran dan admisi tiap kampus selain

3:25:58

kampus pusat ya, termasuk kampus pasca.

3:26:01

Jadi, karena keterbatasan waktu,

3:26:03

Kakak-kakak atau Bapak Ibu semua bisa

3:26:05

langsung datang ke kampusnya. Saya mau

3:26:08

tahu dong lebih lanjut mengenai program

3:26:10

afiliator atau mendaftar sebagai ee

3:26:14

calon perekomendasi untuk afiliator

3:26:17

Institut Setiami. Baik, next.

3:26:20

Perkenalkan ini tim pemasaran admisi ya,

3:26:23

pemasaran dan admisi kampus pusat. Next.

3:26:27

Ini kampus pasca sarjana bisa ditemui

3:26:30

oleh kakak-kakak atau Bapak Ibu semua.

3:26:32

Next, kampus Cakung. Kemudian next lagi

3:26:36

ada kampus Bekasi. Kemudian ada kampus

3:26:40

Cikarang, kemudian ada kampus C atau

3:26:43

Pasar Rebo. Kemudian kampus D Dep Depok,

3:26:46

kampus E Tangerang. Dan yang ee terakhir

3:26:50

teman-teman dari semua tim pemasaran dan

3:26:53

admisi akan memberikan informasi

3:26:55

berkaitan dengan program afiliator ini.

3:26:58

Jadi kalau merekomendasikan itu akan

3:27:00

masuk ke sistem dan Bapak, Ibu atau

3:27:02

Kakak-kakak semua punya sistem atau

3:27:05

login akses untuk mengawal mahasiswa

3:27:08

baru yang direkomendasikan.

3:27:11

Dan dari n af affiliator yang sudah di

3:27:14

ee ditemu atau dimasukkan diinput

3:27:17

datanya oleh tim atau sistem nanti Bapak

3:27:20

Ibu bisa mendapatkan V apresiasi jika

3:27:23

mahasiswa baru bisa berkomitmen mulai

3:27:25

dari perkuliahan semester 1. Baik dengan

3:27:29

afiliator nanti bisa dibot kami untuk

3:27:32

mendaftar atau mungkin di kampusnya

3:27:34

masing-masing. silakan bergabung menjadi

3:27:37

afiliator Institut STIAAMI, terutama

3:27:39

untuk perkuliahan bulan apa? Bulan

3:27:41

September

3:27:43

2026. Semoga informasi ini bermanfaat

3:27:45

dan dapatkan V apresiasi atas ucapan

3:27:48

terima kasih kami karena telah

3:27:50

merekomendasikan atau memperkenalkan

3:27:52

Institut Setiami baik ke keluarga,

3:27:54

handai tolan maupun teman kerja. Baik,

3:27:57

sekian informasi PMB dari saya. info

3:28:00

lebih lanjut bisa ketemu saya di BUT

3:28:03

atau mungkin ketemu dengan tim pemasaran

3:28:05

admisi di setiap kampus. Baik, terima

3:28:08

kasih atas waktunya. Wasalamualaikum

3:28:10

warahmatullahi wabarakatuh.

3:28:13

Halo Seti Mas. [musik]

3:28:22

[musik]

3:28:28

Oke, terima kasih banyak Kak Ayu untuk

3:28:29

informasi yang sudah disampaikan ya.

3:28:31

Jadi ee kakak-kakak semuanya bukan cuman

3:28:34

di TikTok yang ada afiliator ya. Jadi

3:28:36

sekarang di Institut Sediami juga sudah

3:28:38

ada program afiliator gitu. Jadi bagi

3:28:40

siapapun yang berhasil merekomendasikan

3:28:42

mahasiswa baru ke Institut Setiami pasti

3:28:45

akan ada apresiasinya juga dari kami

3:28:47

tentunya ya. Dan juga seperti yang tadi

3:28:49

di awal kita sudah sampaikan nih, Kak,

3:28:51

dari sekitar jam 08.00 tadi ya, akan ada

3:28:54

banyak doorpress dan hadiah untuk

3:28:55

teman-temannya dan khususnya untuk

3:28:58

kategori video activity terbaik dalam

3:29:01

kegiatan seminar ini. Oke, untuk

3:29:03

teman-teman yang sudah membuat video

3:29:05

activity atau res-nya itu boleh

3:29:07

teman-teman upload ke Instagram dan

3:29:09

jangan lupa tag ke Institut Setiami.

3:29:12

Betul banget. Supaya nanti tim panitia

3:29:13

bisa lihat ya, Kakak-kakak siapa konten

3:29:15

yang paling kreatif gitu. Pengumuman

3:29:18

siapa

3:29:20

dua pemenang video terbaik untuk

3:29:22

activity di kegiatan seminar ini akan

3:29:23

diin

3:29:24

diumumkan di Instagram Institut Setiami

3:29:27

gitu. Oke.

3:29:28

Pasti sudah pada follow kan ya Instagram

3:29:31

Institute Setiami Official. Sudah

3:29:34

beneran ini sudah

3:29:36

Oh jam jam siang lemas.

3:29:38

Oh iya betul ya kasih had siang ya.

3:29:41

Betul boleh banget Kak Adi. Kira-kira

3:29:42

apa hadiah selanjutnya? Dan hadiah

3:29:44

selanjutnya itu untuk tiga orang penanya

3:29:46

terbaik yang tadi bertanya kepada

3:29:48

narasumber ya dalam sesi

3:29:51

diskusi tadi. Yang pertama ada Bapak

3:29:54

Iran. Oke. Oke.

3:29:56

Mana tadi Bapak Iran?

3:29:57

Oke. Bapak bisa stay di tempat saja

3:29:59

tidak apa-apa.

3:29:59

Bapak boleh di tempat saja nanti silakan

3:30:01

hubungi tim panitia untuk nama, nomor

3:30:05

npm dan juga nomor teleponnya ya.

3:30:07

Selanjutnya siapa, Kak?

3:30:08

Selanjutnya

3:30:08

selanjutnya ada Ibu Yusrida.

3:30:10

Jangan Ibu, Kakak.

3:30:12

Oh, Kakak. Ya, Kakak Yusnida selamat.

3:30:16

Boleh berdiri, Kakak Yusnida.

3:30:19

Oh, iya Kakak Yusrida. Oke, nanti akan

3:30:21

ada tim dari panitia yang akan

3:30:23

menghubungi ya. Dan juga kepada

3:30:28

[tertawa]

3:30:30

Bapak Dedi.

3:30:32

Bapak Dedi. Oke, kita kasih applause

3:30:36

untuk Pak Dedi, Kakak Yusnida.

3:30:38

Tiga penanya yang terbaik ya,

3:30:39

Bapak Iran ya. Terima kasih banyak tadi

3:30:41

sudah

3:30:42

berdiskusi dengan Bapak Ibu narasumber

3:30:45

dan pertanyaannya terpilih sebagai

3:30:47

pertanyaan terbaik dan tadi juga ada

3:30:48

yang dapat kaos ya.

3:30:49

Betul banget. Oke, masih ada hadiah

3:30:52

berikutnya supaya lebih semangat coba

3:30:54

boleh diplay musiknya yang lebih happy

3:30:57

ya Kak ya. Karena untuk door price yang

3:31:00

terakhir ini ini berdasarkan

3:31:02

keberuntungan dari kakak-kakak semuanya.

3:31:05

Gitu ya teman-teman.

3:31:07

Belum dulu. Belum dulu. Oke, pengin

3:31:09

dengar dulu semangatnya. Boleh. Di mana

3:31:12

semangatnya?

3:31:14

Kurang kencang suaranya. Boleh silakan.

3:31:17

[tertawa]

3:31:17

Kayaknya sudah siang tuh emang agak

3:31:19

lapar bawaannya ya, Kak Andi ya.

3:31:21

Oke, kita akan keliling kayaknya nih,

3:31:24

Kak Andi ya. Jadi,

3:31:28

oke. Pengin dengar semangatnya dulu.

3:31:30

Tangannya boleh di atas semuanya. Mana

3:31:32

suaranya?

3:31:34

Oh, mantap banget.

3:31:35

Oke, sip. Langsung aja ya kita kasih

3:31:37

tahu ya. Jadi kakak-kakak semuanya baik

3:31:40

yang di sisi kanan ataupun sisi kiri

3:31:43

silakan cek

3:31:45

di bawah kursinya. Kalau misalkan ada

3:31:47

poster rangkaian acara seminar hari ini,

3:31:51

dialah yang berhasil mendapatkan hadiah

3:31:53

spesial dari Institut Siami. Silakan,

3:31:57

silakan dicek. Ada yang sudah dapat di

3:31:59

kolong bangkunya. Silakan dicek. Dicari

3:32:02

ya di kolom

3:32:03

sebelah kiri sebelah kanan semuanya.

3:32:05

Coba di kolom bakunya ada.

3:32:06

Boleh dipegang dulu. Boleh dipegang.

3:32:07

Boleh dipegang dulu. Yang sudah dapat

3:32:09

boleh berdiri.

3:32:11

Boleh berdiri

3:32:11

yang boleh yang sudah dapat boleh

3:32:12

berdiri.

3:32:13

Oke. Ada tiga orang di sebelah sini ada.

3:32:15

Ada yang sudah dapat di sebelah sini

3:32:17

ada. Ada. Mana yang sudah dapat? Dicari.

3:32:20

Udah dicek kolong bangkunya.

3:32:21

Oke. Udah dicek? Belum. Belum.

3:32:25

[tertawa]

3:32:25

Yang di belakang masih nyari Kaki.

3:32:27

Wah.

3:32:29

Ada lagi yang sudah dapat di sini?

3:32:32

Oke, silakan pokoknya dicari dulu.

3:32:35

Totalnya ada 10 ya,

3:32:36

ada 10 kupon yang tersembunyi di

3:32:39

bangku-bangku kalian ini. Ayo. Tadi udah

3:32:42

ada tiga ya, Kak ya?

3:32:43

Udah ada tiga ya.

3:32:47

Silakan di sebelah sini nih kayaknya

3:32:48

belum ya. Semuanya disebar kok tadi

3:32:51

boleh dicari.

3:32:52

Oke, sudah ada empat orang yang dapat

3:32:54

kuponnya.

3:32:56

Oke. Nah, bagi teman-teman yang sudah

3:32:59

dapat kuponnya, silakan tulis di balik

3:33:01

kuponnya itu nama, npm, dan nomor

3:33:04

WhatsApp-nya.

3:33:05

Dan setelah itu kuponnya diberikan ke

3:33:07

panitia.

3:33:08

Sudah ada lima orang yang dapat

3:33:11

di sebelah sini. Ada yang dapat

3:33:13

atau cari aja di kolom kursi yang lain

3:33:16

yang udah enggak ada yang dudukin ya,

3:33:18

silakan boleh dicari,

3:33:21

silakan dicek lagi bangku-bangkunya.

3:33:27

ke panitia aja.

3:33:31

[tertawa]

3:33:32

Oke, buat teman-teman yang mendapatkan

3:33:34

sudah dikumpulkan, sudah diisi nama,

3:33:37

npm, dan juga nomor WhatsApp-nya dan

3:33:39

dikembalikan lagi ke teman-teman panitia

3:33:41

ya.

3:33:42

Oke, selamat ya untuk yang berhasil

3:33:44

mendapatkan kupon berhadiah.

3:33:46

Ada lagi dapat di sini enggak ada.

3:33:48

Enggak ada. Yakin masih ada empat lagi

3:33:51

loh yang belum dapat. Takutnya keselip

3:33:53

ya, Kak Andi ya.

3:33:54

Oke.

3:33:56

Oh, itu panitia.

3:33:58

Oke. Buat teman-teman yang sudah dapat

3:34:00

kuponnya langsung diberikan ke panitia

3:34:02

ya setelah ditulis nama.

3:34:04

Iya. Jangan lupa ditulis namanya siapa.

3:34:07

Nomor npm dan juga nomor e-wallet

3:34:09

tentunya ya. Yes, betul sekali.

3:34:13

Oh, kita enggak dapat bangku sih. Jadi

3:34:16

kita enggak bisa ngecek bangku kita yang

3:34:17

mana.

3:34:17

I kalau dapat kursi [tertawa] pasti aku

3:34:19

cari juga nih di bawah ya.

3:34:20

Iya. Oke, jadi selamat untuk kakak-kakak

3:34:23

yang berhasil ya. Ini berdasarkan

3:34:24

keberuntungan di hari ini yang sudah

3:34:27

mengikuti jalannya rangkaian acara

3:34:29

seminar di institus.

3:34:31

Betul sekali. Ini bukan settingan ya,

3:34:33

kita baru pertama kali ketemu loh.

3:34:35

Betul banget. [tertawa]

3:34:38

Oke, sekali lagi selamat yang belum

3:34:39

beruntung nanti kita coba di seminar

3:34:41

berikutnya ya. Siapa tahu jadi

3:34:43

kakak-kakak nih yang berhasil

3:34:44

mendapatkan hadiah tersebut ya. Bisa

3:34:46

dibawa banget banget.

3:34:48

Oke, jadi kakak-kakak tak terasa ya kita

3:34:50

sudah berada di penghujung acara. Tapi

3:34:53

sebagai penutup nanti akan ada

3:34:55

persembahan spesial lagi dari kita

3:34:56

semuanya supaya bisa menutup dengan

3:34:59

kegembiraan gitu ya bareng sama Kak

3:35:02

Alvin Habib lagi. Masih semangat kan ya?

3:35:05

Masih semangat.

3:35:07

Masih semangat?

3:35:09

Masih jogetnya lepasin aja teman-teman.

3:35:13

Iya betul banget ya. Kalau begitu kami

3:35:15

berdua pamit undur diri. Terima kasih

3:35:18

banyak. Mohon maaf apabila ada yang

3:35:20

kurang berkenan dari aku, Ria ataupun

3:35:22

rekan aku nih, Kakak Andi.

3:35:24

Aku

3:35:25

Andi Res Lauda.

3:35:26

Oh, Andi Res Lauda. Dia ada ada marganya

3:35:29

ya di belakang ya. Terima kasih banyak

3:35:31

semuanya. Hati-hati di jalan. Kita

3:35:33

tampilkan persembahan spesial gitu ya di

3:35:37

penutup rangkaian acara seminar hari

3:35:39

ini. Boleh kasih applause sekali lagi

3:35:40

untuk Kak Alvin Habib.

3:35:42

Boleh. Dan teman-teman juga berdiri kita

3:35:44

singel dan joget bersama. Oke.

3:35:50

[musik]

3:35:52

Oke, terima kasih banyak semuanya.

3:35:53

Wasalamualaikum warahmatullahi

3:35:54

wabarakatuh.

3:35:56

Sampai berjumpa.

3:35:57

Silakan Kak Alin. Habib.

3:36:01

Oke, jangan ke mana-mana dulu. Kita

3:36:03

berjoget bareng ya sama Kakin di sini

3:36:06

ya. [musik]

3:36:14

C.

3:36:16

Bila ingin melihat ikan

3:36:20

kita bareng-bareng semua

3:36:24

di dalam kolam.

3:36:30

Tenangkan

3:36:32

dulu airnya.

3:36:36

Apa

3:36:37

sebening kaca?

3:36:40

[berteriak]

3:36:45

Bila mata tertuju pada

3:36:49

gadis pendiang,

3:36:53

caranya [bernyanyi]

3:36:55

tak sama menggoda

3:36:59

darah lincah. [bernyanyi]

3:37:05

Kita nyanyi sama-sama semua. Ayo di

3:37:06

depan boleh kita joget sama-sama.

3:37:09

[bersorak]

3:37:11

Asik. Ayo yang mau joget sama saya

3:37:14

boleh.

3:37:15

He

3:37:17

ei. [berteriak]

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free