Rangkuman Materi Pendidikan Pancasila Kelas 12 SMA BAB 1 BerPancasila dalam Keseharian di Masyarakat
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Mari kita merangkum kembali
materi pendidikan Pancasila kelas 12 SMA
MA SMK Sederajat kurikulum merdeka bab 1
berpancasila dalam keseharian di
masyarakat. Seperti biasa sebelum
dilanjutkan pada pembahasan, mari
subscribe terlebih dahulu, like, komen,
dan boleh share kepada teman-temannya
supaya kita semua bisa mendapat manfaat
yang lebih banyak lagi.
Tujuan pembelajarannya, setelah
mempelajari bab ini, maka kalian
diharapkan mampu memahami makna menjadi
warga negara yang berkarakter Pancasila.
menjelaskan pentingnya mengamalkan
nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan
bermasyarakat. Menunjukkan perilaku yang
mencerminkan nilai-nilai Pancasila di
lingkungan keluarga, sekolah,
masyarakat, dan ruang digital. Menyusun
rancangan portofolio sebagai bukti
praktik nyata penerapan nilai-nilai
Pancasila, serta merefleksikan
pengalaman dalam menerapkan Pancasila
sebagai pedoman hidup. Mari kita bahas
dari sub yang A. Saya dan Pancasila.
Pengertian Pancasila merupakan dasar
negara, ideologi negara, dan pandangan
hidup bangsa Indonesia. Sebagai warga
negara, setiap individu memiliki
tanggung jawab untuk memahami,
menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai
Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Menjadi generasi muda Indonesia berarti
menjadi pribadi yang mampu menjaga
persatuan, menghargai pekeberagaman,
serta berkontribusi positif bagi
masyarakat. Hubungan Pancasila dengan
kehidupan peserta didik yaitu Pancasila
bukan hanya dipelajari sebagai teori
tetapi menjadi pedoman dalam bersikap
dan bertindak. Nilai-nilai Pancasila
harus tercermin dalam cara berpikir,
cara berbicara, cara mengambil
keputusan, cara menggunakan media
sosial, serta cara berinteraksi dengan
orang lain.
Mengapa Pancasila itu penting? Karena
Pancasila itu berfungsi sebagai pedoman
hidup bangsa Indonesia. dasar
penyelenggaraan negara, pemersatu bangsa
yang beragam, penyaring budaya asing,
serta landasan pembentukan karakter
bangsa. Refleksi diis sebagai warga
negara Indonesia. Setiap peserta didik
perlu bertanya kepada dirinya sendiri.
Misalnya, apakah saya sudah jujur?
Apakah saya sudah menghargai teman?
Apakah saya bertanggung jawab? Apakah
saya menjaga persatuan? Apakah saya
menggunakan media sosial dengan bijak?
serta refleksi membantu seseorang
memperbaiki sikap agar semakin sesuai
dengan nilai-nilai Pancasila.
Tantangan generasi muda saat ini yaitu
generasi muda menghadapi berbagai
tantangan di antaranya penyebaran hok
atau berita bohong, cyber bullying,
intoleransi, radikalisme, pergaulan
bebas, penyalahgunaan narkoba,
konsumerisme, sikap individualisme,
pengaruh budaya asing yang tidak sesuai,
serta rendahnya kepedulian terhadap
lingkungan. Nah, oleh karena itu
nilai-nilai Pancasila harus menjadi
pedoman dalam menghadapi perubahan
zaman.
Sub pembahasan yang kedua, saya
berpancasila.
Pengertiannya berpancasila berarti
menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai
dasar dalam setiap tindakan baik di
rumah, sekolah, masyarakat, maupun dunia
digital. Penerapan tersebut harus
dilakukan secara sadar, konsisten, dan
bertanggung jawab.
Yang pertama, berpancasila di lingkungan
keluarga. Keluarga merupakan tempat
pertama belajar nilai-nilai Pancasila.
Contohnya
ibadah bersama, menghormati orang tua,
membantu pekerjaan rumah, menjaga
kerukunan keluarga, bermusyawarah saat
mengambil keputusan, serta bersikap
jujur kepada anggota keluarga. Yang
kedua, berpancasila di lingkungan
sekolah. Sekolah menjadi tempat
mengembalikan karakter dan kompetensi.
Contoh sikap yaitu datang tepat waktu,
mematuhi tata tertib, menghargai guru,
menghormati teman yang berbeda agama dan
suku, aktif berdiskusi, tidak menyontek,
menjaga kebersihan sekolah, dan
mengikuti kegiatan gotongroyong. Yang
ketiga, berpancasila di lingkungan
masyarakat. Sebagai anggota masyarakat,
setiap warga memiliki hak dan kewajiban.
Contoh sikap, mengikuti kerja bakti,
menjaga keamanan lingkungan, menghormati
tetangga, membantu masyarakat yang
membutuhkan. Yang keempat, berpancasila
di dunia digital, yaitu kemajuan
teknologi harus dimanfaatkan secara
bertanggung jawab. Contoh perilaku
positif, menyebarkan informasi yang
benar, menghormati pendapat orang lain,
tidak melakukan ujaran kebencian, tidak
menyebarkan hook, tidak melakukan cyber
bullying, menghargai karya orang lain,
menjaga data pribadi dan menggunakan
media sosial secara bijak.
Nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan
sehari-hari. Sila pertama, beribadah
menghormati agama lain, tidak memaksakan
keyakinan kepada orang lain. Sila yang
kedua, menghargai hak asasi manusia,
menolong sesama dan bersikap santun.
Sila yang ketiga, menjaga persatuan,
menghargai keberagaman dan cinta tanah
air. Sila yang keempat, bermusyawarah,
menghargai pendapat, dan bertanggung
jawab terhadap keputusan bersama. Sila
yang kelima, bersikap adil,
gotongroyong, peduli terhadap sesama,
dan menghargai hasil kerja orang lain.
Manfaat berpancasila menciptakan
kehidupan yang damai, memperelat
persatuan bangsa, mengurangi konflik
sosial, menumbuhkan rasa tanggung jawab,
membentuk karakter yang baik,
meningkatkan kepedulian sosial, serta
mewujudkan masyarakat yang adil dan
sejahtera. Subpembahasan yang ketiga
yaitu laporan rancangan portofolio.
Pengertian portofolio adalah kumpulan
bukti hasil belajar yang menunjukkan
proses pengalaman dan pencapaian peserta
didik dalam mengamalkan nilai-nilai
Pancasila. Portofolio tidak hanya berisi
hasil akhir, tetapi juga proses kegiatan
dan refleksi diri. Tujuan penyusunan
portofolio mendokumentasikan pengalaman
belajar, menilai perkembangan karakter
peserta didik menunjukkan bukti
penerapan nilai-nilai Pancasila, melatih
tanggung jawab, serta mengembangkan
kemampuan refleksi.
Langkah-langkah menyusun portofolio di
antaranya menentukan tema, yaitu contoh
temanya gotongroyong, toleransi,
kepudalian sosial, perestalian
lingkungan, anti bulging, dan literasi
digital. Yang kedua, menyusun rencana
kegiatan. Rencana meliputi tujuan
kegiatan, waktu pelaksanaan, tempat
kegiatan, peserta yang terlibat, alat
dan bahan, serta jadwal pelaksanaan.
Yang ketiga, melaksanakan kegiatan.
Contoh kegiatannya kerja bakti, bakti
sosial, penanaman pohon, kampanye
antiok, donasi kemanusiaan, edukasi
lingkungan, musyawarah kelas, dan
kegiatan pramuka.
Langkah yang keempat yaitu
mendokumentasikan kegiatan.
Dokumentasi dapat berupa foto, video,
catatan kegiatan, daftar daftar hadil,
hasil wawancara, poster infografis, dan
sertifikat. Menyusun laporan. Isi
laporan meliputi judul judul kegiatan,
latar belakang, tujuan, waktu dan
tempat, proses pelaksanaan, hasil
kegiatan, hambatan, solusi, kesimpulan,
dan dokumentasi. Yang keenam, langkahnya
yaitu refleksi diri, yaitu peserta didik
melakukan evaluasi terhadap dirinya
sendiri. Contoh pertanyaan refleksi, apa
yang saya pelajari, nilai Pancasila apa
yang saya terapkan, apa manfaat kegiatan
tersebut, apa yang akan saya perbaiki di
masa pendatang.
Contoh implementasi proyek berpancasila.
Kegiatannya kerja bakti lingkungan.
Nilai yang diterapkan itu gotongroyong,
kepedulian sosial, keadilan sosial.
Donasi korban bencana yaitu kemanusiaan,
kepedulian, persatuan. Musyawarah kelas
nilainya adalah demokrasi, tanggung
jawab, menghargai pendapat. Kampanye
antiok, yaitu kejujuran, tanggung jawab,
serta literasi digital. Kegiatan
penanaman pohon, peduli lingkungan,
tanggung jawab, dan gotongroyong.
[mendengus]
Kimpulan dari bab ini yaitu Pancasila
merupakan pedoman hidup bangsa Indonesia
yang harus diwujudkan dalam tindakan
nyata.
Nilai-nilai Pancasila perlu diterapkan
secara konsisten di lingkungan keluarga,
sekolah, masyarakat, dan ruang digital.
Generasi muda memiliki peran penting
dalam menjaga persatuan, toleransi, dan
keadilan sosial di tengah perubahan
zaman. Sikap berpancasila tercermin
melalui kejujuran, tanggung jawab,
gotongroyong, musyawarah, kepedulian,
serta penghargaan terhadap keberagaman.
Portofolio menjadi sarana untuk
mendokumentasikan proses dan hasil
penerapan nilai-nilai Pancasila
sekaligus sebagai media refleksi dan
pengembangan karakter. Dengan
mengamalkan Pancasila dalam kehidupan
sehari-hari, maka peserta didik
diharapkan menjadi warga negara yang
berkarakter, berintegritas, demokrasi,
dan mampu berkontribusi positif bagi
masyarakat, bangsa, dan negara. Sekian
dan terima kasih. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh. Yeah.
More transcripts
Explore other videos transcribed with YouTLDR.

DJ Shipley Origin Story Chapter 2 | First Deployment
GBRS Group · English

Gendong (Cerita Pendek)
Raditya Dika · Indonesian

Promise, Progress, Payoff - Plot Theory: Brandon Sanderson's Writing Lecture #2 (2025)
Brandon Sanderson · English

APA ITU DATABASE ? Tonton ini 5 Menit Langsung Bisa DIJAMIN
DETEK TIPS · Indonesian

Grecia, el esplendor de la Grecia clásica
Manuela Morales · Spanish

PENGERTIAN PERTUMBUHAN EKONOMI
SOSIAL SCIENCE · Indonesian

Rangkuman Materi Bahasa Indonesia Kelas 10 BAB 1 MENGUNGKAP FAKTA ALAM SECARA OBJEKTIF
Tama Edukasi · Indonesian

Konsep Dasar Internet of Things (IoT) - Teknologi Masa Depan yang Harus Anda Pahami!
Ibams Studio · Indonesian

Berpikir Komputasional
RafalaTV · Indonesian

HukuM fropetik itu Bagaimana bagi perawat??
Doktor Inspirasi · Indonesian

informatika kelas 9 bab 1 informatika untuk SMP kurikuum Merdeka bagian 1 hal 1 25
Insight Chamber · Indonesian

SEJARAH KELAM INDONESIA. "MASA BERSIAP!" Genosida? #HistorytellingJASMERAH
Nessie Judge · English
Get the TLDR of any YouTube video
Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.