Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
pada pertemuan kali ini kita akan bahas
satu elemen yaitu berpikir komputasional
pada mata pelajaran Informatika dengan
tujuan pembelajaran yaitu berpikir
secara logis dalam menyelesaikan masalah
Apa itu berfikir komputasional
berpikir komputasional atau
komputational thinking adalah suatu
metode untuk menyelesaikan persoalan
dengan menerapkan teknik ilmu komputer
atau Informatika definisi lain
berpikir komputasional adalah kemampuan
berpikir
untuk menyelesaikan suatu permasalahan
secara menyeluruh logis dan teratur
dan juga bisa dikatakan sebagai teknik
pemecahan masalah yang sangat luas
wilayah penerapannya bukan hanya untuk
menyelesaikan masalah seputar ilmu
komputer saja melainkan juga untuk
menyelesaikan berbagai masalah di dalam
kehidupan sehari-hari
dengan konsep yaitu
mendefinisikan masalah mengumpulkan data
mengidentifikasi penyebab masalah yang
paling mungkin
mengidentifikasi
yang menjadi akar permasalahan tersebut
dan mengajukan dan mengimplementasikan
solusinya dengan kata lain komputasi
otak untuk
terbiasa berpikir secara logis
terstruktur dan kreatif
ada empat prinsip berbayar komputasional
yaitu yang pertama dekomposition
yang kedua paytren mission yang ketiga
abstraction yang keempat algorithems
yang mana dekomposition adalah breakdown
data and problems
yaitu memecah data dan permasalahan
menjadi
bagian-bagian kecil yang kedua adalah
itu observe pattern and tent in data
jadi observasi
pola dan trend pada data
yang ketiga adalah
algorithems yaitu
determine Watch
to soft a problem
jadi langkah demi langkah untuk
menyelesaikan masalah
yang keempat adalah abstraction remove
detail and extract telepon information
jadi memisahkan bagian-bagian yang
tidak penting dan mengambil informasi
yang relevan
dekomposition adalah tentang mengurai
masalah yang kompleks menjadi
bagian-bagian kecil sehingga mudah untuk
ditangani
ini adalah proses dari dekomposition
yang mana di sini permasalahan yang
besar itu dianalisis terlebih dahulu
kemudian dipecah menjadi bagian-bagian
kecil dan seterusnya kemudian dicari
solusinya jadi dikomposisi atau
dikomposition merupakan pemecahan
masalah atau sistem yang kompleks
menjadi bagian-bagian yang kecil dan
mudah untuk dipecahkan
masalah-masalah yang lebih kecil ini
dipecahkan
satu demi satu sampai masalah kompleks
yang lebih besar dipecahkan
sebagai contoh sederhana pada saat
pembuatan nasi goreng
dimana kita kita membuat nasi goreng
Kita harus memahami cara membuat nasi
goreng lalu kita mengumpulkan
bahan-bahannya kemudian kita mulai
membuat nasi goreng sesuai dengan
langkah-langkahnya
dalam pembuatan nasi goreng Kita harus
menyiapkan
seperti kompor wajan spatula minyak
goreng nasi telur bumbu dan lain-lainnya
yang semua itu merupakan sebuah proses
yang bernama dekomposisi
sebagai contoh lain
di dalam kita menyiapkan
sarapan berupa roti dan juga secangkir
teh
dimana persiapan roti ini meliputi yang
pertama iris dulu rotinya kemudian
Letakkan irisan roti
kemudian oleskan dengan mentega dan
tambahkan selai
kemudian persiapan cair kopi atau teh
pertama Rebus air terlebih dahulu
tuangan air panas dan celupkan teh nah
proses yang paling bawah ini yang
disebut dengan dekomposisi jadi memecah
satu persatu
bagian-bagian yang lebih kecil dari
sebuah proses tersebut akan lebih
jelasnya silahkan perhatikan video
berikut ini yang pertama adalah
dekomposisi atau problem dekomposition
yaitu
proses menyelesaikan sebuah masalah
dengan cara membagi masalah menjadi sub
masalah yang lebih kecil atau lebih
manajeble kemudian memecahkan
masalah-masalah yang lebih kecil
tersebut secara terpisah
seperti dilihat
salah satu strategi dekomposisi masalah
adalah devide and conquers strategi
dimana untuk menyelesaikan suatu masalah
yang besar kita mendefinite atau membagi
masalah tersebut menjadi masalah-masalah
kecil jadi suprablem kemudian dalam
contoh ini dibagi lagi menjadi subroblem
dibagi lagi menjadi suprablem yang lebih
kecil dan kemudian melakukan Conquer
atau menyelesaikan masalah tersebut
satu persatu hingga pada akhirnya kita
dapat
mengkombinasikan solusi tersebut menjadi
solusi yang umum atau solusi yang
general terhadap masalah utama yang tadi
kita hadapi
jadi dibuat lebih kecil supaya lebih
mudah ya
di selesaikan tentunya
Nah ini bisa dicontohkan dengan
bagaimana misalnya kita Menulis artikel
ilmiah
ada beberapa ide yang ingin kita
sampaikan kemudian ide tersebut kita
bagi menjadi subpoint-subpoint ide yang
pada akhirnya itu akan mendukung
sebetulnya penjelasan terhadap ide utama
atau menyelesaikan masalah dari ide
utama tersebut
contoh dari dekomposisi persoalan adalah
bagaimana kita bisa melakukan
dekomposisi terhadap mobil seperti
ditunjukkan pada gambar berikut
Nah dari perspektif pengendara kita
dapat melakukan dekomposisi fungsional
jadi membagi komponen-komponen mobil ini
berdasarkan fungsinya
untuk bisa memahami mobil secara
keseluruhan
yaitu misalnya ada sistem kendali sistem
pendingin sistem transmisi sistem tenaga
dan sebagainya dan kemudian sistem
kendali misalnya itu juga dapat kita
bagi lagi menjadi komponen-komponen yang
lebih kecil berdasarkan fungsinya yaitu
misalkan kendali rem kendali gas atau
mungkin sistem steeringnya yang
dikendalikan oleh driver dan seterusnya
Nah dengan membagi
mobil menjadi komponen-komponennya
berdasarkan fungsinya kita dapat
memahami
mobil secara keseluruhan tetapi dengan
lebih mudah
artinya ketika misalkan ada masalah di
suatu tempat kita dapat menganalisis
hubungan dari masalah tersebut dengan
komponen yang telah kita dekomposisi
contoh kedua adalah contoh yang relevan
dengan kefarmasian misalnya Ketika kita
melihat sediaan sirup
kita dapat melakukan dekomposisi yaitu
Ada kemasan
sekundernya atau kemasan yang di luar
boxnya dan juga ada
kemasan primer botol dalam hal ini botol
gelas coklat yang berisi sediaan sirup
tersebut
kemudian kemasan sekunder atau box tadi
dapat kita dekomposisi lagi dapat kita
bagi lagi bahwa di sana ada bahan
kemasannya misalnya kertas khusus atau
kertas art paper atau mungkin duplex
dan juga ada informasi obat di dalamnya
kemudian di situ
diinformasi obat adalah lagi komposisi
indikasi aturan pakai dan seterusnya
di sisi lain pada kemasan primer atau
botol ada bahan kemasannya ada sediaan
larutannya atau isinya dalam hal ini
larutan Paracetamol nah dalam sediaan
larutan tersebut kita bisa membagi lagi
berdasarkan fungsi dalam hal ini ada
bahan aktif ada bahan tambahan Nah
selanjutnya Bahan tambahan ini bisa juga
kita bagi lagi jadi komponen-komponen
yang lebih kecil misalnya ada pelarut
ada pemanis ada pengawet dan seterusnya
nah Dengan memahami dekomposisi ini kita
dapat menyelesaikan
satu persatu atau memilih satu persatu
dari komponen yang paling kecil dari
setiap
komponen utama dari sediaan ini sehingga
kita dapat membuat produk pada akhirnya
misalnya
masalah ini dapat
kita hubungkan dengan misalnya proses
pembuatan sediaan atau produk obat
jadi kita pecah menjadi komponen yang
kecil kemudian memilih satu persatu dari
komponen kecil tersebut nggak pada
akhirnya dapat kita gabungkan dan
membentuk sediaan obat
yang berkualitas tinggi
yang kedua adalah
pengenalan Pola atau pattern recognition
ini bisa membantu dalam memecahkan suatu
masalah dengan cara mencari pola aturan
persamaan tertentu dalam sebuah masalah
tersebut
nah Apa itu Pola atau pattern
pola adalah objek proses atau kejadian
yang dapat diberi nama
pola adalah himpunan pengukuran yang
menggambarkan sebuah objek
Apa itu peranan pola
yang pertama proses untuk menemukan
hubungan satu pola terhadap pola-pola
sebelumnya dan yang kedua belajar
membedakan pola yang dianggap penting
terhadap latar belakangnya
ketiga menggunakan teori algoritma
sistem yang meletakkan atau
mengelompokkan pola-pola dalam kategori
tertentu
sebagai contoh
Persepsi manusia
manusia telah dianugerahi kemampuan
untuk menerima rangsangan indera dari
lingkungan
dan memberikan aksi terhadap apa yang
diamatinya misalnya mengenali wajah
memahami kata yang diucapkan membaca
tulisan tangan membedakan makanan segar
atau busuk dari baunya dan lain-lain
akan lebih jelas Mari kita perhatikan
video berikut ini
selanjutnya adalah pengenalan Pola atau
pattern recognition yaitu proses
mengenali kesamaan atau perbedaan
karakteristik dari berbagai permasalahan
atau fenomena yang berbeda tetapi
memiliki keterkaitan
contohnya adalah di sini kita bisa
melihat ada tiga sediaan atau produk
obat
Nah coba cari persamaan dari ketiga
sediaan ini
Apakah sudah bisa menemukan persamaannya
Mari kita bahas
persamaannya adalah ketiga sediaan ini
adalah sediaan cair bisa kita lihat ya
kemudian sediaannya oral itu untuk
penggunaan melalui mulut
ketiganya bisa kita lihat sirup ya itu
artinya digunakan secara oral
kemudian bisa kita lihat ketiga sediaan
Ini mengandung satu zat aktif
masing-masingnya yaitu ada Paracetamol
ada grup hexin HCl dan ada loratadin di
situ
Masih Ada kesamaan dari ketiga sediaan
ini
coba sebelum saya berikan jawabannya
coba cari 3 kesamaan lainnya dari
sediaan ini
Oke jadi persamaannya adalah
semuanya pasti mengandung bahan tambahan
yaitu misalnya pelarut
atau pengawet dalam hal ini
Kemudian yang kedua sediaan digunakan
berulang atau multiple dosen jadi tidak
sekali Habis bisa kita lihat umumnya
sediaan oral ini adalah sediaan yang
multiple does jadi misalnya untuk
beberapa hari penggunaan
dan yang terakhir jika kalian bisa lihat
dengan lebih jeli atau lebih teliti
terlihat bahwa netto atau volume dari
ketiga produk ini adalah 60 ml
yang ketiga adalah
abstraksi atau attraction
abstraction fokus pada informasi yang
penting saja dan mengabaikan informasi
lain yang tidak relevan
pada tahap ini yang perlu dilakukan
adalah men generalisasi dan
mengidentifikasi
prinsip-prinsip umum yang menghasilkan
pola trend dan keteraturan hal ini
sangat penting dilakukan karena biasanya
dengan melihat karakteristik umum akan
memungkinkan untuk membuat model suatu
penyelesaian masalah tersebut
dengan kata lain atraksi ini adalah
menyederhanakan sebuah persoalan
kompleks
dengan berfokus pada informasi umum yang
penting dan mengesampingkan informasi
yang tidak relevan dengan solusinya
metode abstraksi ini adalah suatu metode
di mana melakukan generasi dan
mengidentifikasi prinsip-prinsip umum
yang menghasilkan pola trend dan
keteraturan misal kita dapat
mengelompokkan suatu masalah menjadi
suatu pola tertentu seperti kita
mengelompokkan file-file yang ada pada
Windows Explorer jadi di sini
ada tipe-tipe file dalam satu kelompok
misalkan ada file PDF kemudian file
gambar atau mungkin file audio dan file
video dikelompokkan sesuai dengan
tipenya
dalam abstraksi fokusnya terutama pada
karakteristik umum yang ada pada setiap
elemen bukan detail spesifik misal tadi
kita mengatur file berdasarkan tipe
datanya
Apakah dia format audio
format teks
format video dan lain-lain
kita tidak fokus
file a berisi audio apa file berisi
video apa
atau file C berisi teks tentang apa
tetapi kita fokus pada tipe dari file
tersebut jadi atraksi yang kita lakukan
dalam contoh ini adalah mengelompokkan
kasus yang sama berdasarkan tipe datanya
agar lebih jelas kita perhatikan video
berikut ini
selanjutnya adalah abstraksi
abstraksi adalah menghilangkan
bagian-bagian dari sebuah permasalahan
yang tidak penting untuk mendapatkan
solusi umum dalam memecahkan masalah
yang sejenis
otot dilanjutkan dengan generalisasi
Nah sekarang kita lihat contoh abstraksi
dari sediaan Sirup ini adalah contoh
produk sediaan sirup yang telah kita
bahas pada bagian dekomposisi dan juga
pengenalan pola sekarang Coba kita lihat
dari sudut pandang abstraksi
ketika kita lihat lebih jauh maka
sediaan Sirup ini ternyata mengandung
bahan aktif bahan tambahan dan pelarut
Nah untuk dapat membuat sedan sirup kita
dapat mengeliminasi bagian lain yang
tidak atau belum relevan yaitu
menghilangkan bahan tambahan dan pelarut
sehingga kita dapat berfokus pada bahan
aktif terlebih dahulu
ternyata sediaan sirup tersebut bahan
aktifnya adalah Paracetamol yang
memiliki rasa pahit dan juga sukar larut
dalam air
dengan melihat para satta Mall saja
selanjutnya kita dapat memutuskan
Langkah apa yang harus kita lakukan
untuk dapat membuat sediaan Sirup ini
jadi melihat dulu yang utamanya Apa
pokok permasalahannya itu apa dari situ
kita dapat
menemukan solusi
jadi permasalahan atau persoalan yang
sedang kita hadapi
Nah contoh selanjutnya adalah abstraksi
informasi yaitu contohnya adalah
informasi yang muncul di sebuah peta
cetakan Biasa melihat Google Maps ya yuk
tanpa kita sadari Google Maps tersebut
sudah melakukan abstraksi supaya
informasinya lebih jelas lebih relevan
bagi kita yaitu misalnya
abstraksi peta level ITB terlihat ada
nama
gedung misalnya
ketika dinaikkan level petanya level
Bandung justru terlihat ada nama jalan
ada beberapa nama tempat atau Monumen
yang penting di situ
tetapi kita ketika kita naikkan levelnya
lagi menjadi peta Jawa Barat Maka yang
terlihat adalah nama kota Coba bayangkan
jika disitu ada nama jalan pusing kan
pasti ketika kita ketika seseorang
melihat peta level Jawa Barat tentu saja
yang dia lihat bukan nama jalan ya dia
ingin melihat letak kota gitu artinya
informasi-informasi lain selain kota
dihilangkan dengan tujuan untuk
memfokuskan
dari yang ingin kita lihat
seperti itu contohnya
kemudian selanjutnya adalah contoh
abstraksi yang dilanjutkan dengan
generalisasi jadi dikenal ada namanya
turtlegraphic YouTube prosedur
penggambaran sembarang Vector grafik dua
dimensi yang di generalisasikan dengan
menggunakan robot kura-kura jadi kita
bisa memberikan instruksi nah kura-kura
ini memiliki atribut posisi arah dan
pena bedanya bisa ada atribut lagi on
off dan juga punya atribut warna dan
juga lebar atau tebal ya Nah robot
kura-kura ini dapat menerima 3 perintah
sederhana yaitu maju putar atau belok
dan ubah atribut Pena di sini contohnya
ketika kita memberikan instruksi pen
down kemudian forward 30 turn minus one
hundred the Gree for what 30 dan diikuti
dengan John 1 negeri kita bisa
menggenerik bintang ini bentuk bintang
ini ternyata setelah dilihat setelah
kita abstraksi bentuk bintang ini
hanyalah Pengulangan dari segitiga
segitiga itu bisa kita buat dengan hanya
menggunakan 4 instruksi yang
diulang-ulang sehingga membentuk-bentuk
yang lebih besar nah ini starter grafik
ini biasanya digunakan untuk belajar
pemrograman karena di sini kita bisa
memberikan instruksi terus kemudian
pengulangan dan sebagainya nah ini juga
bisa dibuat untuk pola lain ini kan pada
dasarnya adalah pengulangan juga ya
geometri yang berwarna warni seperti ini
di sini tentu saja melibatkan atribut
lain seperti perubahan warna dari pena
yang digunakan
selanjutnya adalah contoh lain dari
abstraksi yang diikuti dengan
generalisasi yaitu pengenalan wajah
tersenyum atau smile detection kalian
Mungkin sekarang familiar dengan
beberapa kamera yang ketika kita smile
otomatis akan
menyalakan shutternya
ya Ini digunakan ini menggunakan
teknologi smile detection
nah ternyata
smile detection ini bekerja dengan dua
step atau dua tahapan yang pertama
mentransformasi foto wajah menjadi
semacam smile yang sederhana ya Jadi ada
dua titik dan satu garis yang
menunjukkan posisi mata dan mulut
selanjutnya adalah dilakukan deteksi
Apakah wajah tersebut tersenyum atau
tidak dengan mencocokkan gambar hasil
tahap satu tadi jadi titik dan garis
tadi
terhadap garis merah dan titik hijau
seperti dilihat ada gambar ya di sebelah
kanan itu adalah acuannya
nah wajah tersebut akan dideteksi
sebagai tersenyum jika dan hanya jika
pertama gambarnya menyentuh semua titik
hijau
dan tidak ada yang menyentuh garis merah
ternyata cukup dengan dua aturan seperti
itu saja kita dapat menggeneralisasi
apakah suatu wajah itu bisa tersenyum
atau dianggap tersenyum atau bukan
Nah sekarang Coba kerjakan atau Coba
tentukan gambar mana saja dari hasil
tahap 1 yang akan dianggap atau
dideteksi sebagai wajah tersenyum
jawabannya dari zat berikutnya tapi coba
kerjakan dulu sendiri ya
Oke kita bahas gambar mana saja yang
terdeteksi
Oke ketika kita overlay Maka hasilnya
adalah sebagai berikut
gambar dengan huruf x atau tanda x itu
adalah memenuhi syarat sebagai wajah
yang tersenyum yaitu
titik hijau
itu berhimpit dengan titik hasil tahap 1
dan tidak ada garis
yang atau titik yang menyentuh garis
merah
bisa dilihat hanya gambar yang memenuhi
dua syarat tersebut yang dianggap atau
dideteksi sebagai wajah tersenyum dari
sini yang dapat kita simpulkan adalah
pertama ada proses abstraksi yaitu
ternyata suatu wajah yang kompleks itu
untuk menentukan apakah itu tersenyum
atau tidak hanya cukup dilihat dari
posisi mata dan bentuk mulut saja
dari situ bisa melakukan generalisasi
berdasarkan batasan garis merah dan
titik hijau yang ditetapkan
ini adalah salah satu contoh bagaimana
kita bisa melakukan
generalisasi dan pengenalan pola tetapi
juga dengan abstraksi
jadi kombinasi dari tiga elemen
kompetisional thinking
dan prinsip
komputer sandal thinking yang terakhir
adalah algoritma
algorittens atau algoritma yaitu
menentukan langkah demi langkah solusi
untuk mengatasi masalah atau prosedur
yang harus dilakukan untuk menyelesaikan
masalah
nah
algoritma ini saja langsung kita pernah
melakukan teknik ini meskipun kita belum
mengetahui
konsep-konsep algoritma contoh misalkan
saat kita membuat kopi dimana untuk
membuat
kopi ini kita harus tahu harus paham apa
bahan-bahan yang digunakan untuk membuat
kopi kemudian
langkah-langkah Apa saja yang kita
lakukan untuk membuat sebuah kopi Nah
langkah-langkah itulah yang disebut
dengan algoritma
sehingga
algoritma merupakan langkah-langkah atau
prosedur yang harus dilakukan untuk
menyelesaikan sebuah masalah pembahasan
di algoritmanya ada 3 aspek yang pertama
masalah itu sendiri yakni persoalan yang
ingin diselesaikan
kemudian masukkan
yaitu
perincian masalah
pengidentifikasian pola
yang ketiga keluaran
yaitu solusi untuk menyelesaikan masalah
sehingga dari aspek ini algoritma yang
baik memiliki sifat-sifat sebagai
berikut yang pertama benar artinya
adalah solusi yang dihasilkan dapat
menyelesaikan masalah yang kedua efisien
yaitu solusi yang dihasilkan bersifat
tepat guna sesuai dengan masalah yang
ada yang artinya adalah mudah
diimplementasikan ya ini solusi yang
dihasilkan dapat digunakan secara
realistis dan mudah
akan lebih jelas kita perhatikan video
berikut ini
elemen atau pilar terakhir dari
computational thinking adalah algoritmic
thinking saya akan memberikan sedikit
pengantar kita akan lebih memperdalam
algoritmik thinking ini pada pertemuan
di minggu-minggu selanjutnya
atau hasil dari algorive thinking ini
adalah himpunan prosedur sistematis
untuk menyelesaikan suatu persoalan atau
sub persoalan
ini berbeda ya dengan logaritma yang ada
di matematika sangat berbeda
nah algoritma ini bisa melibatkan
sekuens yaitu eksekusi langkah secara
berurutan jadi langkah ke-1 kemudian
kedua ketiga dan selanjutnya bisa juga
melibatkan conditional pilihan atau
percabangan langkah misalnya jika ia
maka lanjut ke langkah a jika tidak maka
lanjut ke langkah B seperti itulah
conditional
dan yang terakhir bisa melibatkan
repetition jadi pengulangan langkah
karena Suatu kondisi tertentu biasanya
ini kondisional dan repetition itu
adalah kombinasi
saya akan mencontohkan Bagaimana
algoritma
dari suatu prosedur atau proses untuk
membuat atau mengembangkan sediaan cair
atau sediaan sirup
pertama tahapannya adalah preformulasi
Nah kita sebelumnya sudah membahas
abstraksi ya bahwa ternyata kita hanya
perlu melihat zat aktif atau bahan
aktifnya dulu karena disitulah kunci
atau pusat permasalahan kita
si contohnya adalah parasetamol kita
harus tahu dosisnya berapa ternyata ada
masalah nih rasanya pahit dan sukar
larut dalam air sementara air itu adalah
pelarut yang umum atau utama yang
digunakan atau dipilih untuk sediaan
sirup
udah sequence atau langkah selanjutnya
adalah lakukan formulasi yaitu
menentukan atau memilih bahan-bahan apa
saja yang akan kita gunakan yang akan
kita perlukan untuk membuat sediaan
sirup Paracetamol dalam kasus ini ada
bahan tambahan yang misalnya pemanis
karena tadi pahit kemudian pelarutnya
harus tepat Apakah air atau mungkin
campuran antara air dan etanol atau
mungkin menggunakan gliserin dan
sebagainya kemasan juga sama kita harus
menentukan kemasan apa yang kita gunakan
volumenya berapa itu tentu saja
tergantung berapa yang akan kita buat ya
produknya
selanjutnya adalah setelah tahu
bahan-bahannya kita buat nih kita buat
terus kita evaluasi Apakah ternyata
rasanya cukup bisa diterima atau tidak
kemudian nanti awet atau stabil atau
tidak sediaannya larut atau tidak dan
sebagainya
jika sudah memenuhi syarat atau memenuhi
kualitas maka kita bisa mendapatkan
produknya jadi gitu produknya Selesai
masalah kita
itu contoh algoritmik thinking dengan
langkah sekuensial jadi langkah
berurutan tetapi saya akan mengenalkan
langkah lain di sini Jika ternyata hasil
produksi atau evaluasi tidak memenuhi
syarat atau kualitasnya belum sesuai
yang diinginkan maka terjadi repetisi di
sini jadi ada conditional yang
menyebabkan repetisi kembali lagi ke
langkah sebelumnya kita lakukan
formulasi ulang terus menerus produksi
lagi evaluasi lagi sampai akhirnya
ditemukan
formula atau hasil dari produk yang
paling atau kualitasnya paling tinggi
atau memenuhi syarat yang kita inginkan
seperti itu ini adalah contoh
pemanfaatan algoritmik thinking dalam
proses pengembangan sediaan Sirup ini
tentu saja Sederhanakan pada
kenyataannya tidak sesederhana ini
algoritmanya
contoh penerapan komputasional
yakni dekomposisi dimana di tahapan ini
menurut kita untuk mampu memecah data
proses atau masalah Kompleks menjadi
bagian-bagian yang lebih kecil atau
menjadi tugas-tugas yang mudah dikelola
misalnya
memecah struktur komponen
untuk membentuk brownies menjadi tepung
kemudian telur gula mentega coklat susu
keju baking powder air
misalnya memecah proses dasar pembuatan
brownies menjadi
penyiapan bahan pencampuran adonan
pengembangan adonan atau emulsi memasak
memanggang topeng atau rias packing atau
pengepakan
yang selanjutnya adalah
pengenalan pola
ini kemampuan untuk
melihat persamaan atau bahkan perbedaan
pola trend dan keteraturan
dalam data yang nantinya akan digunakan
dalam membuat prediksi dan penyajian
data misalnya mengenal pola dan proses
pembuatan satu box kue brownies yang
dimulai dari tahap persiapan hingga
packing memerlukan waktu 60 menit dengan
menggunakan satu unit oven
jadi 60 menit = 1 box atau 1 jam = 1 box
Langkah ketiga yaitu abstraksi yakni
melakukan generalisasi dan
mengidentifikasi
prinsip-prinsip umum
yang menghasilkan pola trend dan
keteraturan tersebut misalnya dengan
melihat dan mengidentifikasi pola
pembuatan brownies secara umum
jika dalam satu jam
dengan 1 unit oven atau pemanggang di
perlu satu buah brownies maka perlu 100
jam untuk menghasilkan 100 box brownies
tentu ini tidak
efektif dan efisien
karena proses pembuatan brownies ini
merupakan proses yang berulang maka kita
dapat melakukan generalisasi bahwa
proses ini tidak harus menunggu semua
proses selesai baru melakukan dari awal
dengan kata lain kue brownies saat sudah
masuk oven kita dapat melakukan proses
pembuatan adonan kembali tanpa harus
menunggu hingga semua proses
dilaksanakan dia demikian 60 menit bisa
dihasilkan lebih dari 3 box
atau 1 jam lebih dari 3 box sehingga
untuk menghasilkan 1 box dengan satu
oven diperlukan waktu 33 jam Pertanyaan
selanjutnya Bagaimana jika kita sediakan
dua buah oven maka jawabannya kita hanya
memerlukan waktu
16,5 jam untuk menghasilkan 100 box
brownies
kemudian tahap algoritma yaitu
mengembangkan petunjuk pemecahan masalah
yang sama secara step by step Langkah
Demi Langkah tahapan demi tahapan
sehingga orang lain dapat menggunakan
langkah atau informasi tersebut untuk
menyelesaikan masalah yang sama misalnya
langkah dan tahapan membuat kue brownies
yang paling efektif dan efisien sesuai
dengan pola dan abstraksi sebelumnya
hingga tahap packing diurutkan secara
lengkap terukur dan kreatif
Nah demikian pembahasan materi Budi
keputusan kali ini Terima kasih atas
perhatiannya Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
More transcripts
Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Lata Mangeshkar Songs | Lag Ja Gale | Ajib Dastan Hai Ye | Bahon Mein Chale Aao | Dil Deewana
Saregama Music · Hindi

DJ Shipley Origin Story Chapter 2 | First Deployment
GBRS Group · English

Gendong (Cerita Pendek)
Raditya Dika · Indonesian

Promise, Progress, Payoff - Plot Theory: Brandon Sanderson's Writing Lecture #2 (2025)
Brandon Sanderson · English

APA ITU DATABASE ? Tonton ini 5 Menit Langsung Bisa DIJAMIN
DETEK TIPS · Indonesian

Grecia, el esplendor de la Grecia clásica
Manuela Morales · Spanish

PENGERTIAN PERTUMBUHAN EKONOMI
SOSIAL SCIENCE · Indonesian

Rangkuman Materi Bahasa Indonesia Kelas 10 BAB 1 MENGUNGKAP FAKTA ALAM SECARA OBJEKTIF
Tama Edukasi · Indonesian

Konsep Dasar Internet of Things (IoT) - Teknologi Masa Depan yang Harus Anda Pahami!
Ibams Studio · Indonesian

HukuM fropetik itu Bagaimana bagi perawat??
Doktor Inspirasi · Indonesian

informatika kelas 9 bab 1 informatika untuk SMP kurikuum Merdeka bagian 1 hal 1 25
Insight Chamber · Indonesian

SEJARAH KELAM INDONESIA. "MASA BERSIAP!" Genosida? #HistorytellingJASMERAH
Nessie Judge · English
Get the TLDR of any YouTube video
Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.