Full Transcript

·YouTLDR

Teori Arab Masuknya Islam Ke Nusantara | Video Pembelajaran

8:45IndonesianTranscribed Jul 23, 2026
0:00

Setelah kita bahas tentang sejarah peradaban Islam di dunia arab dan timur tengah,

0:05

dari mulai Sejarah Nabi Muhammad saw,

0:09

Khulafaur Rasyidin, kekhalifan Daulah Umayah hingga Turki Utsmani,

0:14

kini kita beralih ke Sejarah Indonesia.

0:17

Terima kasih yang sudah setia dengan Channel Dosen Sejarah.

0:21

Jangan lupa Subscribe dan nyalakan loncengnya.

0:30

TEORI ARAB, MASUKNYA ISLAM KE NUSANTARA

0:34

Menurut beberapa teori yang ada, ajaran Islam masuk ke Indonesia melalui orang-orang dari berbagai bangsa.

0:41

Sebagian dari mereka ada yang datang ke Nusantara untuk berdagang sembari berdakwah.

0:47

Ada pula kaum ulama atau ahli agama yang memang datang ke Nusantara untuk mensyiarkan ajaran Islam.

0:56

Terlepas dari perdebatan dan diskusi yang kemudian muncul,

0:59

terdapat 4 teori terkait masuknya Islam di Indonesia tersebut antara lain Teori India (Gujarat),

1:07

Teori Arab (Mekah), Teori Persia (Iran), dan Teori Cina.

1:12

Yang bisa ditonton nanti pada tautan di deskripsi.

1:16

Pada pembahasan kali ini, kita akan membahas teori arab terlebih dahulu.

1:22

Teori Arab atau Timur Tengah itu sendiri dipelopori oleh sebagian sejarawan,

1:27

di antaranya yaitu Crawfurd, Keijzer, Naimann, de Hollander, dan juga ada beberapa sejarawan Indonesia seperti

1:36

Hasjmi, Al-Attas, Buya Hamka, dan Mukti Ali.

1:42

Buya Hamka dalam bukunya yang berjudul "Sejarah Umat Islam",

1:46

mengatakan bahwa agama Islam masuk ke Nusantara terjadi pada abad ke-7 M.

1:52

Hamka sendiri menggunakan sumber dari berita Cina Dinasti Tang yang menuturkan bahwa di pantai barat Sumatera

1:59

telah ditemukan hunian wirausahawan Arab.

2:03

Maka, Hamka menyimpulkan dalam Teori Arabnya bahwa Islam masuk ke Nusantara dari daerah asalnya, yaitu Arab.

2:13

Teori Arab tersebut juga diamini oleh Ahmad Mansur Suryanegara,

2:18

yang mengatakan dalam bukunya, "Api Sejarah" Jilid 1, bahwa Islam Islam masuk ke Asia Tenggara dibawa oleh para wirausahawan Arab

2:27

pada abad pertama Hijriah atau abad ke-7 Masehi.

2:32

Bangsa Arab merupakan bangsa yang secara terus-menerus telah melakukan hubungan perdagangan di luar negeri.

2:39

Hal tersebut dikarenakan bangsa Arab adalah wirausahawan perantara antara Eropa dengan negara- negara Afrika, India, Asia Tenggara,

2:48

dan Timur jauh yaitu Jepang dan Cina.

2:54

Sementara menurut Jajat Burhanudin dalam bukunya, "Islam dalam Arus Sejarah Indonesia", juga menuliskan beberapa keterangan

3:02

tentang masuknya Islam ke Nusantara dilihat dari catatan Tionghoa.

3:07

Teks tersebut merupakan bukti perkembangan perdagangan jarak jauh yang menghubungkan Sriwijaya dengan dunia muslim di Timur Tengah

3:15

dan Persia hingga ke Cina di Timur sejak abad ke-7 M.

3:22

Pernyataan yang berkaitan dengan masuknya Islam ke Nusantara yang menjadikan Arab sebagai negara pembawanya,

3:29

mengacu pada sumber dari catatan Tionghoa, yang mengatakan bahwa Islam sudah ada di Indonesia pada abad ke-7 M

3:37

tepatnya di wilayah Sumatera dalam perkembangan perdagangan maritim Kerajaan Sriwijaya.

3:43

Namun, sejalan dengan kelemahan yang dialami Sriwijaya pada abad ke-13,

3:49

pedagang-pedagang muslim dan mubaligh-mubaligh beralih dukungannya pada kerajaan yang bercorak Islam,

3:56

yaitu Samudera Pasai yang berada di pesisir timur laut Aceh.

4:01

Itu di Sumatera, bagaimana di Jawa?

4:05

Islam masuk ke Jawa baru terjadi pada abad 11 Masehi.

4:09

Dibuktikan dengan temuan arkeologis berupa batu nisan Fatimah binti Maimun di Leran, Gresik yang berangka tahun 475 H (1082 M)

4:20

yang dapat dijadikan bukti bahwa Islam sudah ada di Jawa sejak sebelum abad ke-11.

4:27

Azyumardi Azra dalam "Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII: Melacak Akar-akar Pembaruan Islam di Indonesia",

4:40

menyatakan bahwa Timur Tengah yaitu Arab dan Persia telah cukup mengatahui Nusantara karena muslim Timur Tengah ini

4:48

menjadikan pelabuhan-pelabuhan tertentu di Nusantara sebagai pusat persinggahan.

4:55

Pada fase pertama, sejak akhir abad ke-8 sampai abad ke-12 hubungan Timur Tengah dengan Nusantara yaitu berkenaan dengan perdagangan.

5:05

Kemudian fase berikutnya sampai akhir abad ke-15 hubungan antara keduanya terlihat lebih luas.

5:13

Barulah sejak abad ke-16 sampai abad ke-17 hubungan Timur Tengah dengan Nusantara terjadin lebih bersifat politik di samping keagamaan tadi.

5:25

Sampai di sini, pertanyaannya adalah, siapa pembawa Islam di Nusantara berdasarkan Teori Arab?

5:33

Kebanyakan buku menyebut bahwa Islam datang ke Indonesia dibawa oleh para pedagang.

5:39

Sebagaimana yang ditulis oleh Marwati Djoened Poesponegoro dalam buku "Sejarah Nasional Indonesia" Jilid III,

5:47

dan juga oleh Bernard Vlekke dalam bukunya, "Nuantara: Sejarah Indonesia", yang diterjemahkan oleh Samsudin Berlian.

5:55

Mereka menuliskan bagaimana pelayaran dan perdagangan memiliki peran aktif dalam proses penyabaran Islam ke Nusantara.

6:04

Pada kekuasaan Kerajaan Sriwijaya abad ke-7 dan ke-8,

6:09

Selat Malaka sudah dilalui oleh pedagang-pedangan muslim dalam pelayarannya ke Asia Tenggara dan Asia Timur.

6:17

Kemudian dalam buku ini menuliskan bahwa pada abad tersebut di daerah Sumatera sudah terdapat pemukiman muslim.

6:26

Akan tetapi, banyak sejarawan lain yang meragukan kemampuan pedagang dalam menyebarkan Islam.

6:33

Pedagang tetaplah pedagang, perhatian utamanya adalah bisnis, bukan penyebaran agama.

6:41

Azyumardi Azra misalnya, dalam bukunya, menyebutkan bahwa para guru profesional atau kaum sufi

6:48

merupakan penyebar Islam di Nusantara, termasuk Jawa.

6:54

Para sufi berhasil mengislamkan masyarakat Nusantara dalam jumlah besar setidaknya sejak abad ke-13 M.

7:03

Hal yang menjadi faktor utama keberhasilan para sufi dalam menyebarkan Islam di Nusantara,

7:09

yaitu kemampuannya dalam menyajikan Islam dengan kemasan yang atraktif.

7:14

Khususnya dengan menekankan kesesuaian dengan Islam atau kontinuitas.

7:21

Pernyataan tentang kaum sufi yang lebih utama dalam memainkan peran dalam islamisasi di Nusantara,

7:28

khususnya Jawa, juga tertulis dalam karya Alwi Shihab, "Islam Sufistik: Islam Pertama dan Pengaruhnya Hingga Kini di Indonesia".

7:38

Menurutnya, Islam di Nusantara lebih banyak diperankan oleh kaum sufi, disebabkan karena kaum sufi lebih bersifat kompromis

7:47

dan penuh kasih sayang. Sehingga manusia lebih cendedung terbuka dan kosmopolis.

7:55

Selain penyebaran Islam di Nusantara yang ditulis oleh sejarawan Indonesia maupun luar,

8:01

historiografi lokal juga mempunyai pandangan sendiri tentang siapa para penyebar Islam ke Nusantara tersebut.

8:09

Sumber-sumber lokal sebagian besar mengaitkan penyebar Islam dengan Walisongo.

8:14

Mereka turut andil dalam proses islamisasi, khususnya di Jawa.

8:19

Namun, penyebaran Islam di Jawa oleh Walisongo baru terjadi sekitar pada abad ke-14 Masehi.

8:27

Itulah pembahasan singkat tentang Teori Arab masuknya Islam ke Nusantara.

8:33

Nantikan pembahasan selanjutnya tentang Teori Gujarat, Persia, dan Teori Cina masuknya Islam ke Nusantara.

8:41

Sekian dan Terima Kasih.

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free