Full Transcript

·YouTLDR

A6 - Rekaman susulan PPKN

2:20:15IndonesianTranscribed Jul 23, 2026
0:04

Recording in progress.

7:33

ing

8:47

Recording stopped. Recording in

8:49

progress.

33:32

ب

1:06:54

Bismillah. Asalamualaikum warahmatullahi

1:06:56

wabarakatuh.

1:07:00

Waalaikumsalam. Waalaikumsalam

1:07:02

warahmatullahi wabarakatuh.

1:07:04

Waalaikumsalam warahmatullahi

1:07:05

wabarakatuh.

1:07:07

Tib ee ini yang masuk baru 1 2 3 4 5.

1:07:12

Mau nunggu sampai jam 08.00 aja kali ya.

1:07:15

Insyaallah nanti kita buka di jam 0.00

1:07:18

Sambil menunggu teman-teman yang hadir

1:07:22

untuk kelompok pertama ee untuk kelompok

1:07:23

yang bawa presentasinya tentang

1:07:26

ketahanan nasional sudah ada.

1:07:31

Ada, Ustaz. Insyaallah

1:07:33

TB sudah siap insyaallah ya. Boleh

1:07:35

sambil dibuka aja di-share untuk

1:07:39

presentasinya

1:07:40

sambil menunggu teman-teman yang

1:07:42

insyaallah nanti sekitar 3 menit lagi

1:07:44

kita akan mulai pembelajarannya.

1:07:47

apa namanya

1:07:49

belum bisa untuk bangsare di Zoom-nya,

1:07:53

Ustaz kok gak nampak ada kendala atau

1:07:57

gimana?

1:07:58

Gak mau nampak itu gimana ya? Gak bisa.

1:08:01

Sebentar sebentar sebentar

1:08:03

sudah diare kemarin ya materinya ya

1:08:05

di grup ada.

1:08:09

Baik, ada temannya yang lain yang bisa

1:08:12

bantu di kelompok empatam

1:08:15

ini

1:08:17

ada enggak yang sudah hadir?

1:08:20

Belum kayaknya berhalangan sebagian

1:08:23

akidon

1:08:27

Kristan katanya masih ngurus santri baru

1:08:30

juga katanya. Aduh.

1:08:32

Tib tay

1:08:34

ini ya baru pada masuk.

1:08:38

Oh, sebagian ada yang di pondok ya?

1:08:41

Iya.

1:08:43

Oh, ini ketahanan nasional namanya belum

1:08:45

dilampirkan. Ah, siapa namanya di

1:08:49

makalahnya nih?

1:08:52

Di covernya tuh.

1:08:57

Oh, iya. I.

1:08:59

Nah, nanti bisa dirapikan lagi. Ini juga

1:09:01

beberapanya ada yang belum rapi. Kalau

1:09:03

bisa dikirimnya dalam bentuk PDF dan

1:09:05

dirapihan ya. Enggak apa-apa, nanti ana

1:09:07

tunggu ee sampai menjelang

1:09:12

ee pertemuan nanti di hari Ahad. Boleh

1:09:16

diedit-edit dulu namanya, terus kemudian

1:09:19

diubah ke file PDF, kemudian dirapikan

1:09:20

tulisannya, rata kanannya, paragrafnya

1:09:24

tolong dirapihkan

1:09:26

untuk sekarang disampaikan.

1:09:28

Iya, betul. Makalahnya kan masih dalam

1:09:30

bentuk file Word nih.

1:09:32

Iya, I

1:09:33

yang dikirimkan

1:09:34

nanti minta tolong dirapikan.

1:09:37

Insyaallah, Ustaz.

1:09:38

Tib nanti dikirimkan sebelum hari Ahad,

1:09:41

ya.

1:09:42

Nah, insyaallah.

1:09:54

W

1:11:15

Tib eh alhamdulillah wasalatu wasalamu

1:11:17

ala rasulillah waa alihi wasahbihi waman

1:11:20

walah w haula wala quwwata illa billah.

1:11:22

Amma ba' kita mulai agenda pembelajaran

1:11:25

kita pada malam hari ini dengan

1:11:28

basmalah. Bismillahirrahmanirrahim.

1:11:31

Dan untuk presentasi pada kesempatan

1:11:36

malam hari ini insyaallah nantinya akan

1:11:37

dibawakan oleh kelompok empat ya ee

1:11:40

berkenaan tentang

1:11:43

ketahanan nasional dan ini coba ana

1:11:47

bantu untuk ee

1:11:51

share presentasinya sebentar.

1:12:24

Baik, sudah terlihat Ya,

1:12:28

sudah siap.

1:12:29

Baik, silakan dibuka.

1:12:32

Baik. Bismillah wasalatu wasalamu ala

1:12:35

rasulillah.

1:12:36

Perkenalkan kami dari kelompok empat. Di

1:12:39

sini kami ingin ee berusaha untuk

1:12:42

menyampaikan

1:12:44

materi tentang ketahanan nasional.

1:12:48

Adapun kelompok kami terdiri dari tujuh

1:12:51

orang.

1:12:54

Ah Rasyidin kemudian Rid Wijaya

1:12:58

Zakaradi kemudian Ana Samuti kemudian

1:13:02

Kristan Amar Sakib dan terakhir Andi

1:13:05

Nugroho

1:13:11

ini dengan judul ketahanan nasional

1:13:17

bab. Kemudian poin pertama yang kita

1:13:21

bahas yakni tentang latar belakang.

1:13:29

Ee setiap bangsa di dunia memiliki

1:13:33

kepentingan untuk menjaga eksistensi dan

1:13:35

kelangsungan hidupnya di tengah dinamika

1:13:38

nasional global yang terus berubah.

1:13:41

Ketahanan sebuah bangsa menjadi faktor

1:13:44

fundamental bagi kemampuan suatu negara

1:13:47

untuk mempertahankan persatuan dan

1:13:49

kesatuannya

1:13:51

serta memperkuat daya dukung kehidupan

1:13:54

bagi seluruh warga negaranya. Dalam

1:13:57

konteks Indonesia, konsep ketahanan

1:14:00

nasional menjadi sangat relevan

1:14:01

mengingat kondisi geografis negara

1:14:03

kepulauan

1:14:04

dengan keanekaragaman suku, budaya,

1:14:08

agama, bahasa yang begitu kaya. namun

1:14:11

sekaligus rentan terhadap berbagai

1:14:13

ancaman disintegrasi.

1:14:16

Konsep ketahanan nasional desa merupakan

1:14:19

istilah khas yang muncul pada tahun

1:14:22

1960-an

1:14:24

sebagai respons terhadap berbagai

1:14:27

ancaman yang dihadapi bangsa Indonesia,

1:14:30

terutama meluasnya pengaruh komunisme

1:14:32

dari Uni Soviet dan Cina yang menjalar

1:14:36

hingga ke kawasan Indoina.

1:14:38

Pemikiran tentang ketahanan nasional ini

1:14:41

terus berkembang dan disempurnakan

1:14:44

dimulai dari konsepsi tahun 1968-169

1:14:50

hingga konsepsi tahun 1972

1:14:53

yang meluas yang memperluas cakupan dari

1:14:56

pancagatra menjadi

1:14:59

astagatra sebagai landasan analisisnya.

1:15:03

Perkembangan konsepsi ini menunjukkan

1:15:06

bahwa bangsa Indonesia senantiasa

1:15:07

berupaya merumuskan pendekatan yang

1:15:10

komprehensif dalam menghadapi berbagai

1:15:13

tantangan yang mengancam keutuhan dan

1:15:15

kelangsungan hidup bangsa.

1:15:18

Dinamika kehidupan bangsa Indonesia pasa

1:15:22

reformasi telah membawa berbagai

1:15:24

perubahan fundamental dalam sistem

1:15:26

ketatanegaraan

1:15:28

dan kehidupan bermasyarakat.

1:15:30

Era globalisasi yang ditandai dengan

1:15:33

kemajuan pesat di bidang teknologi

1:15:35

informasi dan komunikasi menghadirkan

1:15:38

tatangan baru bagi ketahanan nasional.

1:15:42

Di mana spektrum ancaman tidak lagi

1:15:45

bersifat fisik semata, melainkan juga

1:15:48

mencakup aspek-aspek nonfisik seperti

1:15:52

ideologi, ekonomi, sosial, budaya, dan

1:15:54

keamanan.

1:15:56

Ketahanan nasional sebagai kondisi

1:15:59

dinamis menjadi sangat penting untuk

1:16:01

terus dipelihara dan ditingkatkan agar

1:16:04

bangsa Indonesia mampu menghadapi segala

1:16:08

bentuk ancaman, tantangan, hambatan, dan

1:16:10

gangguan yang muncul.

1:16:13

Pemahaman tentang ketahanan nasional

1:16:16

tidak hanya menjadi domain pemerintah

1:16:17

dan aparat keamanan, melainkan merupakan

1:16:21

tanggung jawab setiap warga negara

1:16:22

Indonesia. Inti dari ketahanan nasional

1:16:25

Indonesia adalah kemampuan yang dimiliki

1:16:28

bangsa dan negara dalam menghadapi

1:16:32

segala bentuk ancaman yang dewasa ini

1:16:35

spektrumnya semakin luas dan kompleks.

1:16:39

Oleh karena itu, penting bagi seluruh

1:16:41

komponen bangsa untuk memahami konsep

1:16:44

ketahanan nasional sebagai landasan

1:16:47

dalam bersikap dan bertindak dalam

1:16:49

kehidupan berbangsa dan bernegara.

1:16:53

Berdasarkan latar belakang tersebut,

1:16:56

penulis tertarik untuk menggaji lebih

1:16:58

mendalam tentang ketahanan nasional

1:17:00

Indonesia.

1:17:04

Baik. Kemudian

1:17:06

ee pembahasan kedua yakni tentang

1:17:09

rumusan masalah.

1:17:12

Berdasarkan latar belakang yang telah

1:17:13

dipaparkan di atas, maka permasalahan

1:17:15

yang akan dibahas dalam makalah ini

1:17:17

dapat dirumuskan sebagai berikut. Satu,

1:17:21

tentang apa? Pengertian dan konsep

1:17:23

ketahanan nasional

1:17:26

Indonesia.

1:17:27

Dua, bagaimana unsur-unsur dan dinamika

1:17:30

ketahanan nasional Indonesia. Kemudian

1:17:32

yang ketiga, bagaimana urgensi dan

1:17:35

implementasi ketahanan nasional serta

1:17:38

pela negara bagi bangsa Indonesia.

1:17:41

Kemudian C.

1:17:44

Tujuan penulisan

1:17:46

ini sesuai dengan rumusan masalah di

1:17:48

atas. Maka tujuan penulisan makalah ini

1:17:50

adalah sebagai berikut, yakni yang

1:17:53

pertama untuk mengetahui pengertian dan

1:17:56

konsep ketahanan nasional Indonesia.

1:17:59

Kemudian yang kedua untuk memahami

1:18:01

unsur-unsur dan dinamika ketahanan

1:18:04

nasional Indonesia. Kemudian yang

1:18:07

ketiga, untuk menjelaskan urgensi dan

1:18:09

implementasi ketahanan nasional serta

1:18:12

pilegara bagi bangsa Indonesia.

1:18:17

Baik.

1:18:19

Kemudian kita masuk ke bab 2 tentang

1:18:22

pembahasan,

1:18:24

yakni yang A, pengertian dan konsep

1:18:27

ketahanan nasional.

1:18:29

Ketahanan nasional merupakan konsepsi

1:18:31

khas Indonesia yang memiliki pengertian

1:18:34

dan cakupan yang luas. Istilah ini

1:18:38

pertama kali diperkenalkan oleh lembaga

1:18:40

pertahanan nasional atau Lem Hanas pada

1:18:44

sekitar tahun 1960-an

1:18:47

dan sejak saat itu telah mengalami

1:18:49

perkembangan dan dinamika konsepsi

1:18:52

hingga sekarang ini. Secara etimologi,

1:18:55

ketahanan berasal dari kata tahan yang

1:18:58

berarti tabah, kuat, dapat menguasai

1:19:02

diri, gigih, dan tidak mengenal

1:19:04

menyerah.

1:19:05

Sedangkan kata nasional berasal dari

1:19:08

kata nation yang berasal eh yang berarti

1:19:11

bangsa sebagai pengertian politik.

1:19:15

Dengan demikian, ketahanan nasional

1:19:17

secara etimologi dapat diartikan sebagai

1:19:20

kemampuan yang kuat dan tangguh dari

1:19:23

sebuah bangsa dalam pengertian politik.

1:19:27

Kemudian menurut GPH Suryomataraman,

1:19:32

ketahanan nasional memiliki tiga wajah

1:19:35

atau pengertian,

1:19:37

yaitu sebagai konsepsi, sebagai kondisi,

1:19:41

dan sebagai strategi.

1:19:43

Ketahanan nasional sebagai konsepsi atau

1:19:45

doktrin merupakan seperangkat nilai dan

1:19:48

pemikiran yang dijadikan pedoman dalam

1:19:52

penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan

1:19:54

bernegara.

1:19:57

Sebagai konsepsi yang khas bangsa

1:19:59

Indonesia, ketahanan nasional

1:20:01

berlandaskan pada ajaran Astagatra yang

1:20:04

mencakup delapan unsur yang mempengaruhi

1:20:08

kehidupan nasional.

1:20:13

Terdiri dari tiga unsur alamiah, yakni

1:20:15

Trigatra

1:20:17

dan lima unsur sosial atau pancagatra.

1:20:22

Konsepsi ini digunakan untuk

1:20:25

menanggulangi segala bentuk ancaman yang

1:20:27

ada dengan pendekatan yang komprehensif

1:20:30

dan terpadu.

1:20:33

Ketahanan nasional sebagai kondisi

1:20:36

menggambarkan keadaan dinamis suatu

1:20:38

bangsa yang mencerminkan tingkat

1:20:40

keulatan dan ketangguhannya dalam

1:20:43

menghadapi berbagai tantangan.

1:20:46

Kondisi ini senantiasa berubah, dapat

1:20:49

meningkat atau menurun sehingga bersifat

1:20:51

dinamis dan tidak statis.

1:20:54

Ketahanan nasional sebagai kondisi

1:20:57

menjadi indikator bagi kemampuan bangsa

1:21:01

untuk menjamin kelangsungan hidupnya

1:21:03

menuju kejayaan bangsa dan negara.

1:21:06

Berhasilnya pembangunan nasional akan

1:21:09

meningkatkan ketahanan nasional dan

1:21:11

sebaliknya.

1:21:12

ketahanan nasional yang tanggung akan

1:21:14

mendorong pembangunan nasional.

1:21:20

Ketahanan nasional sebagai strategi atau

1:21:22

metode merupakan pendekatan yang

1:21:24

digunakan dalam memecahkan masalah dan

1:21:26

menanggulangi ancaman dengan mengikut

1:21:28

sertakan segala aspek alamiah dan sosial

1:21:32

yang diperhitungkan secara integral dan

1:21:34

komprehensif. Pendekatan ini menggunakan

1:21:37

ajaran Astagatra sebagai kerangka

1:21:40

analisis yang ee yang berarti melibatkan

1:21:43

seluruh unsur kehidupan nasional dalam

1:21:46

merumuskan kebijakan dan langkah-langkah

1:21:48

penanggulangan ancaman.

1:21:51

Dengan demikian, ketahanan nasional

1:21:52

tidak hanya bersifat reaktif terhadap

1:21:55

ancaman, akan tetapi juga proaktif dalam

1:21:59

membangun kapasitas bangsa untuk

1:22:01

menghadapi tantangan masa depan.

1:22:05

Kemudian

1:22:07

ee menurut rumusan dalam garis besar

1:22:10

haluan negara atau disingkat GBHN tahun

1:22:14

1998,

1:22:16

ketahanan nasional adalah kondisi

1:22:18

dinamis yang merupakan integrasi dari

1:22:21

kondisi tiap aspek kehidupan bangsa dan

1:22:24

negara.

1:22:27

Pada hakikatnya ketahanan nasional

1:22:29

adalah kemampuan dan ketangguhan suatu

1:22:32

bangsa untuk dapat menjamin kelangsungan

1:22:34

hidup menuju kejayaan bangsa dan negara.

1:22:38

Rumusan ini menegaskan bahwa ketahanan

1:22:41

nasional mencakup berbagai aspek

1:22:43

kehidupan meliputi ketahanan ideologi,

1:22:47

ketahanan politik, ketahanan ekonomi,

1:22:50

ketahanan sosial budaya, dan ketahanan

1:22:52

pertahanan keamanan.

1:22:54

Kelima aspek ini saling terkait dan

1:22:57

membentuk satu kesatuan yang utuh dalam

1:23:00

membangun ketahanan nasional yang

1:23:02

tangguh.

1:23:04

Inti dari ketahanan nasional Indonesia

1:23:06

adalah kemampuan yang dimiliki bangsa

1:23:09

dan negara dalam menghadapi segala

1:23:11

bentuk ancaman dewasa ini yang

1:23:15

spektrumnya semakin luas dan kompleks.

1:23:18

Ancaman tidak lagi terbatas pada aspek

1:23:20

militer semata, tetapi mencakup berbagai

1:23:23

dimensi kehidupan seperti ekonomi,

1:23:26

sosial, budaya, ideologi, dan politik.

1:23:29

Oleh karena itu, konsepsi ketahanan

1:23:31

nasional tetap relevan untuk dijadikan

1:23:33

landasan dalam menyikapi berbagai

1:23:35

dinamika kehidupan berbangsa dan

1:23:38

bernegara. Meskipun dalam dokumen

1:23:41

perencanaan pembangun nasional saat ini,

1:23:43

istilah ketahanan nasional tidak lagi

1:23:46

secara eksplisit dicantumkan.

1:23:50

Baik, ee mungkin sampai di sini dulu.

1:23:53

mungkin ada tambahan atau koreksi dari

1:23:56

ee

1:23:58

ustaz atau dari kawan-kawan yang lain

1:24:01

tentang pengertian ketahanan nasional.

1:24:07

Ee materinya sudah disampaikan semua

1:24:09

atau ada yang belum?

1:24:10

Ada yang belum, Ustaz. Baru poin pertama

1:24:12

tentang pengertian.

1:24:14

Oke. Dibuat lebih ini aja. Dibuat lebih

1:24:16

rapat aja.

1:24:17

Lebih rapat.

1:24:18

Jadi ee Heeh. Baik.

1:24:22

Baik. Berarti tadi masuk di

1:24:24

pengerti

1:24:25

pengertian ya.

1:24:26

Iya. Dan konsep

1:24:37

kita

1:24:38

sekarang masuk ke

1:24:39

unsur-unsur dan dinamika ketahanan

1:24:41

nasional.

1:24:44

Baik. Ketahanan nasional. Indonesia

1:24:46

memiliki sejumlah unsur atau gatra yang

1:24:49

saling terkait dan mempengaruhi kondisi

1:24:51

ketahanan suatu bangsa. Unsur-unsur

1:24:54

tersebut dalam pemikiran Indonesia

1:24:56

dikenal dengan istilah astagatra atau

1:25:00

delapan gatra yang terdiri dari trigatra

1:25:03

sebagai aspek kehidupan alamiah dan

1:25:05

pancagatra. Lima gatra sebagai aspek

1:25:07

kehidupan sosial.

1:25:10

Trigatra meliputi gatra letak dan

1:25:13

kedudukan geografis,

1:25:15

gatra keadaan dan kekayaan alam, serta

1:25:18

gatra keadaan dan kemampuan penduduk.

1:25:23

Kemudian pancagatra mencakup gatra

1:25:25

ideologi, politik, ekonomi, sosial

1:25:29

budaya dan pertahanan keamanan.

1:25:56

Boleh dilanjut.

1:25:58

Baik.

1:25:59

Eera

1:26:02

ideologi

1:26:03

menunjukkan pada perangkat nilai-nilai

1:26:05

bersama yang diyakini baik untuk

1:26:07

mempersatukan bangsa yaitu Pancasila.

1:26:11

Sebagai negara dengan keanegaragaman

1:26:13

yang tinggi, Indonesia memerlukan

1:26:14

ideologi yang mampu mempersatukan

1:26:17

berbagai perbedaan yang ada.

1:26:21

Kemudian gatra ekonomi merupakan

1:26:23

kekuatan nasional yang sangat penting.

1:26:26

Terutama di era global saat ini. Bidang

1:26:28

ekonomi berperan langsung dalam upaya

1:26:31

pemberian dan distribusi kebutuhan warga

1:26:33

negara sehingga kemajuan di bidang

1:26:35

ekonomi akan meningkatkan ketahanan

1:26:38

ekonomi nasional.

1:26:42

Baik. Kemudian gatra pertahanan dan

1:26:45

keamanan negara merupakan salah satu

1:26:47

fungsi pemerintahan negara yang

1:26:49

melibatkan rakyat dalam upaya pertahanan

1:26:52

negara sebagai bentuk hak dan kewajiban

1:26:55

warga negara dalam membela negara. Dan

1:26:58

Indonesia menerapkan politik pertahanan

1:27:00

sesuai dengan Undang-Undang Nomor 3

1:27:02

Tahun 2002 tentang pertahanan Negara

1:27:04

yang bersifat semesta dengan menempatkan

1:27:07

Tentara Nasional Indonesia sebagai

1:27:10

komponen utama pertahanan. kemudian

1:27:12

didukung oleh komponen cadangan dan

1:27:14

komponen pendukung.

1:27:19

Kemudian

1:27:22

dinamika ketahanan nasional Indonesia

1:27:24

terus berkembang seiring dengan

1:27:26

perubahan zaman dan tatangan yang

1:27:28

dihadapi. Ancaman terhadap ketahanan

1:27:30

nasional saat ini semakin kompleks

1:27:32

mencakup militer dan nonmiliter baik

1:27:35

yang berasal dari dalam maupun luar

1:27:37

negeri. Ancaman nonmiliter seperti

1:27:40

kesenjangan ekonomi, penyelundupan

1:27:42

narkotika,

1:27:44

kriminalisasi, kerusakan alam, dan

1:27:47

penetrasi budaya asing menjadi tantangan

1:27:49

serius yang harus dihadapi oleh bangsa

1:27:52

Indonesia. Oleh karena itu, pembinaan

1:27:54

ketahanan nasional harus dilakukan

1:27:56

secara terencana, terpadu, dan

1:27:58

berkesintambungan

1:27:59

dengan menggunakan pendekatan astagra

1:28:03

yang menyeluruh.

1:28:06

Baik. Kemudian poin C. urgensi

1:28:10

dan implementasi ketahanan nasional

1:28:13

serta bela negara. Ketahanan nasional

1:28:15

memiliki urgensi yang sangat tinggi bagi

1:28:17

kelangsungan hidup bangsa dan negara

1:28:19

Indonesia. Sebagai konsepsi yang khas,

1:28:22

ketahanan nasional menjadi landasan bagi

1:28:24

bangsa Indonesia dalam menghadapi

1:28:26

berbagai ancaman, tantangan, hambatan,

1:28:28

dan gangguan yang datang dari dalam

1:28:30

maupun luar negeri. Tanpa ketahanan

1:28:32

nasional yang tangguh,

1:28:35

eksistensi

1:28:36

bangsa Indonesia sebagai negara kesatuan

1:28:38

akan terancam oleh berbagai potensi

1:28:41

disintegrasi dan perpecahan.

1:28:44

Pengalaman sejarah menunjukkan bahwa

1:28:46

bangsa Indonesia berhasil mempertahankan

1:28:48

kemerdekaan dan keutuhan wilayahnya

1:28:50

karena memiliki ketahanan nasional yang

1:28:52

kuat, terutama dalam menghadapi ancaman

1:28:56

ideologi komunis dan krisis

1:28:58

multidimensional yang pernah melanda

1:29:00

bangsa ini. Kemudian implementasi

1:29:03

ketahanan nasional dalam kehidupan

1:29:05

berbangsa dan bernegara diwujudkan

1:29:07

melalui berbagai upaya pembangunan di

1:29:10

semua bidang kehidupan. Ketahanan

1:29:13

ideologi

1:29:14

diimplementasikan melalui pemahaman,

1:29:17

penghayatan, dan pengawalan Pancasila

1:29:20

sebagai pandangan hidup bangsa yang yang

1:29:22

harus terus ditanamkan melalui jalur

1:29:24

pendidikan formal, nonformal, dan

1:29:27

informal. Ketahanan politik diwujudkan

1:29:30

melalui pengembangan kehidupan demokrasi

1:29:32

yang konstitusional berdasarkan

1:29:36

Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945

1:29:39

dengan menjunjung tinggi nilai-nilai

1:29:41

HAM, persamaan kekerasan, dan toleransi.

1:29:45

Ketahanan ekonomi diimplementasikan

1:29:48

melalui pembangunan ekonomi yang

1:29:49

berkeadilan dengan memberikan akses yang

1:29:52

seluasluasnya bagi rakyat untuk memenuhi

1:29:55

kebutuhan dasarnya serta mengurangi

1:29:57

kesenjangan ekonomi antar wilayah dan

1:30:00

antar golongan.

1:30:02

Ketahanan sosial budaya

1:30:05

diimplementasikan melalui upaya

1:30:07

pelestarian dan pengembangan nilai-nilai

1:30:09

budaya bangsa yang luhur serta penangkal

1:30:12

terhadap penetrasi budaya asing yang

1:30:14

tidak sesuai dengan kepribadian bangsa.

1:30:18

Ketahanan pertahanan keamanan diwujudkan

1:30:20

melalui sistem pertahanan dan keamanan

1:30:23

rakyat semesta atau Sankamrata

1:30:26

yang melibatkan seluruh potensi nasional

1:30:29

sebagai komponen pertahanan. dengan TNI

1:30:32

dan Polri sebagai komponen utama.

1:30:36

Implementasi ini menunjukkan bahwa

1:30:38

ketahanan nasional bukan tanggung jawab

1:30:40

pemerintah semata, melainkan merupakan

1:30:43

tanggung jawab seluruh komponen bangsa

1:30:45

yang harus diwujudkan secara

1:30:47

bersama-sama.

1:30:50

Baik. Kemudian salah satu bentuk

1:30:52

implementasi ketahanan nasional yang

1:30:53

penting adalah upaya bela negara oleh

1:30:56

setiap warga negara.

1:30:58

Bela negara merupakan sikap dan perilaku

1:31:01

warga negara yang dijiwai oleh

1:31:02

kecintaannya kepada Negara Kesatuan

1:31:04

Republik Indonesia yang berdasarkan

1:31:07

Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945

1:31:11

dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa

1:31:14

dan negara. Bela negara memiliki cakupan

1:31:17

yang luas. Tidak hanya terbatas pada

1:31:19

aspek fisik dan militer, melainkan juga

1:31:22

mencakup aspek non fisik nonmiliter.

1:31:25

Bela negara secara fisik dilakukan

1:31:27

dengan cara memanggul senjata menghadapi

1:31:29

serangan atau agresi musuh. Sedangkan

1:31:31

bela negara secara nonfisik dapat

1:31:33

dilakukan melalui berbagai cara seperti

1:31:36

meningkatkan kesadaran berbangsa dan

1:31:38

bernegara, menanamkan kecintaan terhadap

1:31:41

tanah air, serta berperan aktif dalam

1:31:43

memajukan bangsa dan negara.

1:31:51

Dalam konteks kekinian, tantangan

1:31:52

terhadap ketahanan nasional semakin

1:31:54

kompleks dengan adanya globalisasi dan

1:31:56

kemajuan teknologi informasi. Pengaruh

1:31:59

globalisasi yang masuk melalui berbagai

1:32:01

media seperti handphone, komputer,

1:32:04

transportasi, dan teknologi canggih

1:32:06

lainnya turut mewarnai identitas

1:32:08

nasional suatu bangsa. Oleh karena itu,

1:32:11

diperlukan sikap kritis dan evaluatif

1:32:14

dalam menghadapi faktor pembentukan

1:32:17

identitas nasional baik dari dalam

1:32:19

maupun dari luar.

1:32:21

Karena baik etnis maupun globalisasi

1:32:23

mempunyai sisi positif dan negatif.

1:32:26

Melalui proses dialog dan dialetika yang

1:32:28

konstruktif

1:32:30

diharapkan akan mengkonstruksi ciri khas

1:32:32

bagi identitas nasional Indonesia yang

1:32:34

tetap berakar pada nilai-nilai jati diri

1:32:37

bangsa. Baik. Kemudian yang terakhir di

1:32:40

sini kita ee apa ee bahas tentang

1:32:44

penutup dan atau a ee tentang

1:32:48

kesimpulannya.

1:32:50

Berdasarkan pembahasan yang telah

1:32:52

dipaparkan pada bab sebelumnya, maka

1:32:54

dapat ditarik kesimpulan sebagai

1:32:56

berikut. Yang pertama,

1:32:58

ketan ketahanan nasional Indonesia

1:33:00

merupakan konsepsi khas yang memiliki

1:33:03

tiga wajah sebagai konsepsi atau doktrin

1:33:06

yang berlandaskan ajaran astagatra

1:33:10

sebagai kondisi dinamis yang

1:33:11

mencerminkan keulatan dan ketangguhan

1:33:13

bangsa dalam menghadapi ancaman serta

1:33:16

sebagai strategi atau metode dalam

1:33:18

memecahkan masalah dengan pendekatan

1:33:20

integral komprehensif. Inti dari

1:33:23

ketahanan nasional adalah kemampuan

1:33:25

bangsa dan negara dalam menghadapi

1:33:27

berbagai ancaman yang spektrumnya

1:33:29

semakin luas dan kompleks.

1:33:32

Kemudian yang kedua, unsur-unsur

1:33:34

ketahanan nasional Indonesia meliputi

1:33:37

astagatra yang terdiri dari triatra,

1:33:39

geografi, kekayaan alam dan penduduk dan

1:33:42

pancagatra yang terdiri dari terdiri

1:33:45

dari ideologi, politik, ekonomi, sosial,

1:33:47

budaya, dan pertahanan keamanan.

1:33:49

Dinamika ketahanan nasional terus

1:33:51

berkembang seiring perubahan zaman. di

1:33:54

mana ancaman tidak lagi terbatas pada

1:33:56

aspek militer, tetapi juga mencakup

1:33:59

aspek nonmilitar seperti kesenjangan

1:34:02

ekonomi, kriminalitas, dan penetrasi

1:34:05

budaya asing.

1:34:08

Dan poin ketiga, urgensi ketahanan

1:34:10

nasional yang sangat tinggi bagi

1:34:11

kelangsungan hidup bangsa Indonesia dan

1:34:14

implementasinya diwujudkan melalui upaya

1:34:16

pembangunan di semua bidang kehidupan

1:34:19

serta melalui peran aktif warga negara

1:34:22

dalam bela negara. Baik. secara fisik

1:34:24

maupun non fisik. Bela negara mencakup

1:34:27

berbagai bentuk kegiatan sesuai dengan

1:34:30

profesi dan kemampuan masing-masing.

1:34:32

Termasuk pembayar pajak sebagai

1:34:34

kontribusi dalam membiayai pembangunan

1:34:36

nasional sehingga setiap warga negara

1:34:39

memiliki peran penting dalam menjaga

1:34:42

ketahanan nasional. Ee mungkin itu yang

1:34:47

bisa ana apa namanya sampaikan. Mungkin

1:34:50

ada tambahan atau koreksi dari ee ustaz

1:34:55

atau ikhwan yang hadir? Tafad

1:35:01

khairan

1:35:03

atas mapan presentasinya dan ee Anda

1:35:06

apresiasi untuk materinya sebenarnya

1:35:08

bagus banget tadi yang disampaikan itu

1:35:09

bagus sekali cuman tadi catatannya

1:35:11

makalahnya masih belum beraturan jadi

1:35:14

mohon nanti dirapihan ya. ee selamat

1:35:18

karena memang secara materi bagus. Tadi

1:35:21

ada beberapa hal yang ingin ana

1:35:22

highlight sebenarnya. Yang pertama

1:35:25

berarti tadi sudah dijabarkan bahwasanya

1:35:28

ketahanan nasional itu bukan merupakan

1:35:31

aspek yang berkaitan dengan kemiliteran

1:35:33

saja gitu ya. Akan tetapi dia mencakup

1:35:36

yang fisik dalam hal ini militer dan

1:35:38

juga nonfisik.

1:35:41

Dan konsep ketahanan nasional ini akan

1:35:44

menjadi sangat relevan dan sangat sesuai

1:35:47

untuk di ee praktikkan di Indonesia

1:35:51

karena memang kondisi

1:35:53

atau letak geografisnya yang ee

1:35:57

berbentuk kepulauan.

1:36:00

Kenapa menjadi penting? tentunya ketika

1:36:02

suatu negara

1:36:05

itu secara geografisnya atau wilayahnya

1:36:09

hanya terdiri satu pulau

1:36:11

dan di sisi yang lain ada negara yang

1:36:15

bentuk ee geografisnya itu kepulauan

1:36:19

tentunya akan berbeda ya ee pendekatan

1:36:23

ketahanannya dan tentunya akan lebih

1:36:26

banyak ee

1:36:28

apa namanya tantangannya ketika kita ee

1:36:31

letak geografisnya itu sifatnya adalah

1:36:33

ke pulau sehingga adanya ketahanan

1:36:36

nasional atau adanya konsep ketahanan

1:36:38

nasional ini ee

1:36:41

akan semakin

1:36:46

menguatkan ee konsep integrasi nasional

1:36:49

dan memperkecil adanya disintegrasi

1:36:51

seperti itu.

1:36:53

Dan tadi disampaikan juga tuh menarik

1:36:57

bahwasanya konsep ketahanan nasional itu

1:36:59

sifatnya bukan reaktif.

1:37:02

Nah, reaktif itu gimana? Ada yang paham

1:37:04

enggak maksudnya reaktif itu artinya

1:37:06

apa?

1:37:08

Tidak semata-mata tuh reaktif.

1:37:10

Heeh.

1:37:11

Setelah ada ancaman baru ada tindak

1:37:14

lanjut.

1:37:14

Betul. Betul. Jadi respon terhadap

1:37:16

ancaman. Nah, itu reaktif namanya. Jadi

1:37:19

ketahanan nasional itu jangan selalu

1:37:21

diasosiasikan sebagai bentuk perlawanan,

1:37:24

bentuk pertahanan secara

1:37:27

ee fisik gitu ya.

1:37:29

Atau ketika misalnya negara kita

1:37:32

mendapatkan gangguan, mendapatkan

1:37:33

serangan, mendapatkan ee ancaman, nah

1:37:37

baru konsep ketahanan nasional ini

1:37:39

diangkat. Enggak. Tapi memang kesetaan

1:37:41

nasional itu dibangun dan ee

1:37:46

ditanamkan di dalam setiap pribadi warga

1:37:48

negara karena tadi disebutnya apa?

1:37:50

Proaktif ya.

1:37:53

Jadi ketahanan nasional itu harus

1:37:55

memiliki sifat proaktif. Apa proaktif

1:37:56

tadi?

1:38:01

Proaktif artinya harus ada ee wawasan

1:38:04

yang dibangun. Ya, tadi kan ada tiga

1:38:07

aspek ya. Ada konsepsi, ada apaag?

1:38:11

Ana lupa juga tuh kondisi ya.

1:38:15

Ada tiga aspek ana lupa tadi. Nah, jadi

1:38:18

memang harus ditanamkan konsep ketahanan

1:38:20

nasional ini harus ditanamkan kepada

1:38:22

setiap individu sehingga masing-masing

1:38:25

individu atau masing-masing warga negara

1:38:27

ini punya kesadaran untuk mempertahankan

1:38:29

ee negaranya, mempertahankan tanah

1:38:33

airnya.

1:38:36

Dan dengan adanya ini ya juga nanti kita

1:38:40

akan bahas tentang ee macam-macam

1:38:43

dinamika yang terjadi dalam ketahanan

1:38:45

nasional dalam aspek ee politik,

1:38:48

kemudian ee ideologi, sosial, budaya,

1:38:52

pertahanan keamanan ya termasuk

1:38:54

pertahanan ciber di situ, ekonomi juga

1:38:56

termasuk yang di mana dengan adanya

1:38:59

permasalahan-permasalahan tersebut,

1:39:02

adanya konsepsi tentang ketahanan

1:39:03

nasional ini ya diharapkan dapat ee

1:39:06

menguatkan

1:39:08

identitas kita sebagai bangsa, sebagai

1:39:11

ee warga negara Indonesia khususnya ya

1:39:15

yang berkaitan dengan aspek sosial

1:39:16

budaya karena ini sangat ee erat

1:39:19

kaitannya dengan identitas sebuah negara

1:39:24

seperti itu. Walaupun kita juga tidak

1:39:25

bisa memisahkan identitas sebuah negara

1:39:27

dengan kondisi ekonominya gitu. Sekarang

1:39:30

kan banyak ee ini ya

1:39:35

ee gambaran dari para ahli soal

1:39:38

klasifikasi

1:39:40

negara berdasarkan kekuatan ekonominya.

1:39:42

Betul ya?

1:39:43

Kalau dulu kan hanya sebatas ini negara

1:39:45

maju, ini negara berkembang.

1:39:48

Kalau sekarang ada negara ketiga apa

1:39:50

dunia ketiga kalau enggak salah.

1:39:53

Jadi negara memang dalam kondisi

1:39:54

terbelakang. Nah, ini ee

1:39:57

adanya ketahanan nasional ini ya ee

1:40:00

diharapkan dapat menguatkan ee negara

1:40:05

khususnya Indonesia

1:40:07

termasuk menguatkan ee aspek ekonominya

1:40:10

ya sehingga nantinya tujuannya menjadi

1:40:13

negara yang maju ya tidak lagi

1:40:15

berkembang.

1:40:18

Baik. Dan tadi secara pengertian

1:40:21

dijelaskan bahwa ketahanan nasional itu

1:40:23

apa?

1:40:26

Secara pengertian ketahanan nasional

1:40:29

maknanya apa?

1:40:33

Kemampuan bangsa dan negara dalam

1:40:35

menghadapi berbagai ancaman.

1:40:38

Nah, kemampuan

1:40:40

bangsa dan negara dalam menghadapi

1:40:44

berbagai ancaman.

1:40:46

Nah, dalam menghadapi berbagai ancaman.

1:40:48

Nah, yang perlu digaris bawah itu tadi

1:40:49

berbagai ancaman ya. Berbagai ancaman

1:40:52

ini tidak hanya sebatas pada ancaman

1:40:54

militer

1:40:55

ya, tetapi lebih luas daripada militer.

1:41:00

Kalau militer itu hanya salah satu aspek

1:41:01

aja dari ee tadi disebutkan ada

1:41:06

pancagatra ya.

1:41:08

Nah, salah satunya adalah pertahanan

1:41:10

kami.

1:41:11

Nah, lalu apa sih maksud gatra itu?

1:41:13

Gatra itu kan sebenarnya ee sebelum

1:41:15

masuk ke ke Gatra sedikit ee menambahkan

1:41:17

dan menyimpulkan aja, Ustaz ya. tadi

1:41:19

disampaikan sudah cukup berkomprehensif

1:41:20

sebenarnya ee dan

1:41:24

insyaallah kita bisa mengambil manfaat

1:41:26

darinya sebagai bentuk wawasan akan

1:41:28

ketahanan nasional. itu bagus banget dan

1:41:31

ee disebutkan bahwa memang ee

1:41:36

tadi

1:41:38

sebelum dijabarkan tentang adanya

1:41:42

ee Astagra itu ya, konsep tentang

1:41:46

ketahanan nasional ini sebenarnya muncul

1:41:48

kapan ideologinya?

1:41:50

Ideologi tentang ketahanan nasional itu

1:41:52

muncul pada tahun berapa tadi? 1960-an.

1:41:56

1960-an.

1:41:58

Dan puncaknya pada saat apa? Pada saat

1:42:01

ada ee masuk pemahaman akan ideologi ee

1:42:06

komunisme kan.

1:42:08

Nah, ideologi komunisme itu kan tidak

1:42:09

serta-merta masuk karena memang ada

1:42:10

agen-agennya yang ee salah satunya ya ee

1:42:17

apa namanya?

1:42:19

Orang-orang yang masuk ya ke wilayah

1:42:21

Indonesia yang pada saat itu memang

1:42:23

berkembang pemahaman komunisme di

1:42:25

negara-negara besar. di antaranya apa?

1:42:27

Uni Soviet dan Cina. Sehingga ee

1:42:31

Indonesia juga masuk di dalamnya

1:42:33

pemahaman komunisme. Walaupun dalam

1:42:36

prosesnya ya pemahaman komunisme ini

1:42:38

akhirnya bisa dihalau ya dan dilawan.

1:42:41

Dan salah satu yang memiliki andilnya

1:42:44

adalah dibentuknya ideologi tentang

1:42:47

ketahanan nasional itu sendiri yang

1:42:50

secara ideologi mengacu pada apa?

1:42:55

Kan tadi ada pancagatra itu salah

1:42:57

satunya adalah ideolog. Nah, tentang

1:42:59

adalah Pancasila. Lalu kenapa akhirnya

1:43:01

komunisme ini merupakan suatu ancaman?

1:43:03

Karena memang bertolak belakang dengan

1:43:06

sila pertama yaitu tentang sila

1:43:08

ketuhanan. Sedangkan komunisme itu tidak

1:43:12

memiliki

1:43:13

Tuhan atau tidak meyakini adanya Tuhan

1:43:16

sehingga ini menaj ancamanuitu kan. Nah,

1:43:18

akhirnya dibentuklah pada akhirnya yang

1:43:21

namanya astagra itu. Asta itu delapan.

1:43:24

Gatra itu artinya unsur atau aspek.

1:43:29

Nah, kemudian ee

1:43:32

dari astagata ini dibagi menjadi dua

1:43:35

secara umum. Ada tiga. Yang pertama

1:43:37

disebut Trigatra ya.

1:43:40

Kemudian yang kedua disebut pancagat.

1:43:43

Jadi ada penguraiannya.

1:43:46

Nah, lalu kemudian dari Trigatra ini

1:43:49

berkaitan dengan ee unsur atau aspek

1:43:53

alami yang dimiliki oleh Indonesia. Yang

1:43:56

pertama dari apa? Dari wilayahnya atau

1:43:59

geografis. Kedua dari kekayaan alam

1:44:04

atau sumber daya alam. Dan yang ketiga

1:44:06

dari demografinya,

1:44:09

kekuatan penduduk. Dan sampai saat ini

1:44:12

ketiga itu masih menjadi unsur terbesar

1:44:16

yang ee menopang ketahanan negara.

1:44:23

Ya. Jadi kalau kita

1:44:26

tahu sebenarnya

1:44:28

ee yang menyebabkan

1:44:31

atau aspek yang menyebabkan Indonesia

1:44:33

itu bisa terus eksis, bisa terus

1:44:36

bertahan ya adanya atau disokong dengan

1:44:40

tiga hal ini. Dari sisi wilayah yang

1:44:43

memang Indonesia ini berada di wilayah

1:44:45

tropis yang di sana juga otomatis apa?

1:44:48

Kalau wilayah tropis ya, tanahnya subur.

1:44:52

Terus kemudian apalagi?

1:44:54

Indonesia juga merupakan wilayah

1:44:56

kepulauan dan negara maritim. Berarti

1:45:00

sumber daya untuk ee di tanahnya dan

1:45:04

juga di lautnya juga ee banyak. Nah,

1:45:08

begitu juga dengan kekayaan alam.

1:45:10

Kekayaan alam di dalamnya terdapat

1:45:12

banyak apa? materi-materi yang bisa

1:45:15

dimanfaatkan untuk kesejahteraan bangsa

1:45:18

mulai dari apa ee tambang, kemudian

1:45:23

mineral ya walaupun tetap memang pada

1:45:26

akhirnya ada aturan yang ee membatasi ee

1:45:31

pengelolaan daripada ee apa namanya

1:45:35

pengambilan kekayaan alam yang ada di

1:45:38

Indonesia. Tapi ini bagian daripada

1:45:39

komponen-komponen yang membuat atau yang

1:45:42

menopang Indonesia kan gitu. Termasuk

1:45:45

juga dari masyarakatnya,

1:45:47

dari demografinya

1:45:50

ya. Kenapa masyarakat menjadi penting

1:45:52

untuk menyokong keutuhan ketahanan

1:45:54

nasional?

1:45:56

Kalau kita lihat ee

1:46:00

dari

1:46:01

ee aspek ekonomiah kita lihat Indonesia

1:46:05

itu ya bisa

1:46:09

akhirnya berkembang ya ekonominya terus

1:46:13

berjalan perputarannya salah satunya

1:46:14

karena disokong oleh apa?

1:46:17

Kekuatan dari demografinya. Kenapa?

1:46:20

Karena Indonesia itu pendapat salah satu

1:46:23

pendapatan terbesarnya adalah dari apa?

1:46:27

Pajak.

1:46:28

Wah. E pajak salah satu implikasinya

1:46:31

tapi yang paling kuat adalah daya beli

1:46:33

masyarakatnya

1:46:37

gitu. Jadi daya beli masyarakat

1:46:41

ya, jual beli yang tinggi yang terjadi

1:46:43

di Indonesia itu menjadi salah satu

1:46:46

komponen kuat dalam menjaga keutuhan

1:46:49

pertukaran ekonomi

1:46:52

gitu ya. dan adanya

1:46:55

atau dan banyaknya jumlah ya ee warga

1:46:59

negara itu juga semakin menopang ya

1:47:02

meningkatnya

1:47:04

ee kualitas daya beli masyarakatnya

1:47:08

karena disokong oleh kuantitasnya

1:47:10

sehingga meningkat kualitas

1:47:12

apalagi yang berada di wilayah

1:47:15

ee perkotaan tentunya ya.

1:47:19

Kadang memang kalau kita bicara mengenai

1:47:22

pendapatan nih, orang yang bekerja dia

1:47:25

punya gaji itu sebagian besar gajinya

1:47:28

pasti di di apa dikonsumsi apa namanya

1:47:32

digunakan untuk konsumsi kan.

1:47:34

Entah itu untuk beli makanan, entah itu

1:47:36

untuk penjajan, entah itu untuk beli

1:47:39

pakaian, lebih banyak di situ.

1:47:42

Lebih banyak dikonsumsi masyarakat

1:47:43

sehingga konsumsi masyarakat ini menjadi

1:47:45

salah satu penopang ee ketahanan

1:47:48

nasional juga.

1:47:51

Nah,

1:47:55

kemudian ee tidak hanya itu juga dengan

1:47:59

adanya ee demografi masyarakat yang baik

1:48:02

ya ee dengan jumlah yang banyak ya

1:48:09

akan juga meningkatkan ee produktivitas

1:48:11

sumber daya manusia di suatu negara.

1:48:16

Ya, semisal ada perbandingan satu negara

1:48:19

ini isinya R juta misalnya,

1:48:23

di negara Indonesia misalnya R00 juta.

1:48:27

kualitas atau produktivitas sumber

1:48:28

dayanya, sumber daya manusianya.

1:48:32

misalnya

1:48:34

taruhlah yang R juta itu 80%

1:48:38

dan yang di Indonesia misalnya 50%

1:48:41

tentunya tetap masih banyak ya Indonesia

1:48:45

secara ee jumlah ee daripada

1:48:50

ee manusia yang produktifnya karena

1:48:53

perbandingannya dengan jumlah 300 juta

1:48:55

tadi.

1:48:56

R juta ee cuma 50% yang produktif

1:49:00

hitungannya sudah R50 juta. Sedangkan

1:49:02

tadi R juta misalnya 80% paling cuman

1:49:05

berapa? Cuman R0 juta. Nah, itu berbeda

1:49:08

jauh. Maka dengan adanya ee tadi gatra

1:49:11

demografi atau kemampuan penduduk ini

1:49:14

menjadi suatu ee instrumen yang sangat

1:49:18

mendukung adanya

1:49:20

kebutuhan ketahanan.

1:49:24

Nah, lalu kemudian yang pancagatra tadi

1:49:26

apa?

1:49:27

ada tentang ideologi ya yang tadi

1:49:31

berdasarkan falsafah Pancasil. Nah,

1:49:33

kemudian ini juga menjadi ee salah satu

1:49:36

dasar berkembangnya konsep ketahanan

1:49:39

nasional di tahun 60-an.

1:49:42

Lalu ada ee gatra politik bagaimana tadi

1:49:45

disampaikan juga tentang apa adanya

1:49:47

upaya pemerintah atau upaya negara untuk

1:49:49

membangun apa ee konsep demokrasi yang

1:49:55

baik.

1:49:57

ya, membangun lingkungan politik yang

1:50:00

sehat misalnya.

1:50:02

Nah, ini bagian daripada

1:50:04

ee gatra politik termasuk tentang

1:50:06

masalah apa? Pengambilan keputusan,

1:50:08

kebijakan

1:50:10

dan tentang bagaimana adanya

1:50:14

integrasi elit massa yang baik. Yang

1:50:16

kemarin kita pelajari di integrasi

1:50:17

nasional salah satunya adalah integrasi

1:50:19

elit massa yang baik.

1:50:22

Nah, dengan adanya aspek-aspek tersebut

1:50:25

ya itu juga semakin menguatkan apa?

1:50:29

Ketahanan nasional. Kenapa itu

1:50:32

menguatkan ketahanan nasional?

1:50:35

Ketika misalnya itu ada disintegrasi,

1:50:37

ada ee kesenjangan

1:50:40

dalam kebijakan misalnya

1:50:43

ya, ada kesenjangan politik misalnya,

1:50:46

ada kesenjangan hubungan antara

1:50:48

pemerintah dan rakyatnya. kira-kira apa

1:50:52

yang pada akhirnya ee dari situ muncul

1:50:56

ancaman yang mengganggu ketahanan

1:50:58

nasional kira-kira

1:51:01

ketika itu terjadi?

1:51:06

Ada yang bisa jawab enggak?

1:51:11

Salah satu

1:51:13

atau contoh daripada ancaman terhadap

1:51:16

ketahanan nasional dalam aspek politik

1:51:19

kira-kira apa?

1:51:29

Silakan dijawab.

1:51:37

Mungkin timbul perpecahan.

1:51:41

Betul adanya polarisasi kan. Apalagi

1:51:44

sekarang tuh sangat sensitif banget soal

1:51:47

pilihan politik tuh

1:51:49

ya.

1:51:51

Dan ee

1:51:55

kita kalau sekarang diklasifikasikan tuh

1:51:57

ada yang golongan pro pemerintah, ada

1:52:00

yang kontra pemerintah dan itu kan terus

1:52:02

berkembang. Kondisi politiknya tuh kan

1:52:04

enggak enggak sama kayak dulu. Kalau

1:52:06

dulu ada yang masih ngalamin enggak yang

1:52:09

usia-usia 30-an ke atas

1:52:13

zaman dulu partai itu kan cuma ada

1:52:14

berapa?

1:52:16

Tiga.

1:52:17

Tiga kan? Cuma tiga poros kan?

1:52:19

Pertama poros apa?

1:52:22

Islam. Yang kedua poros apa lagi? Enggak

1:52:26

tahu yang ana pahami itu

1:52:28

ee ada kiri, ada kanan, tengahnya Islam

1:52:33

kayak gitu kan. Cuma ada tiga poros

1:52:35

gitu. Nah, kalau sekarang kan banyak ya

1:52:39

pemicunya ee akan juga salah satu efek

1:52:41

negatifnya ya memicu adanya ee

1:52:44

polarisasi yang terlalu banyak. di

1:52:46

samping juga sebenarnya ada kalau bisa

1:52:48

dikatakan ya itu ada ada sisi positifnya

1:52:50

dengan ada yang banyak partai atau multi

1:52:51

partai ini ee mengakomodir beberapa

1:52:54

ideologi yang memang spesifik dimiliki

1:52:56

oleh beberapa golongan kan gitu tentang

1:52:59

ee ide politik. Nah, balik lagi ke tadi

1:53:01

masalah politik tadi akan menimbulkan

1:53:03

ancaman apa adanya demonstrasi

1:53:05

besar-besaran kan gitu. Kemudian adanya

1:53:09

kesenjangan yang terjadi antara siapa?

1:53:11

Antara rakyat dengan noil rakyatnya. N

1:53:13

apalagi kita kemarin juga melihat

1:53:15

fenomena yang terjadi kan bagaimana ada

1:53:18

salah seorang wakil rakyat yang atau

1:53:20

salah dua atau salah tiga wakil rakyat

1:53:21

yang memang dibobo rumahnya, dijarah

1:53:23

rumahnya. Nah, karena itu adanya

1:53:26

disintegrasi

1:53:28

antara elit dengan massa, adanya ee

1:53:32

distrust, rasa tidak percaya gitu. Bisa

1:53:36

jadi rasa tidak percaya ini muncul

1:53:38

karena akumulasi kebijakan yang selalu

1:53:40

mengecewakan atau bisa juga dari apa?

1:53:42

dari statement-statement yang keluar

1:53:44

dari ee wakilnya kan gitu. Nah, ini

1:53:48

perlu juga kita pahami ya dan kita

1:53:51

sikapi secara bijak. Nah, bagaimana ee

1:53:54

gatra politik ini bisa kita jaga ya

1:53:59

dalam apa namanya ee tugas kita sebagai

1:54:04

warga negara. Kalau misalnya ada

1:54:05

tugasnya sebagai wakil rakyat, ya jaga

1:54:07

itu. Kalau tugasnya sebagai warga

1:54:09

negara, ya jaga itu ya.

1:54:15

Caranya apa? Caranya ya dengan menyikapi

1:54:17

segala bentuk kebijakan ya yang

1:54:20

disampaikan

1:54:22

oleh pemerintah untuk publik ya itu

1:54:24

dengan bijak. Namanya kebijakan yang

1:54:27

harus harus disikapi dengan bijak. Nah,

1:54:30

kemudian ada tadi apa? Gatra

1:54:33

ekonomi kan gitu ya.

1:54:36

Ekonomi, unsur ekonomi ya tentang

1:54:39

bagaimana

1:54:42

ee ketahanan nasional itu juga sangat

1:54:45

erat kaitannya dengan apa? Ketahanan

1:54:49

ekonomi

1:54:52

ya. Bagaimana sebuah negara itu bisa

1:54:56

memiliki kemandirian ekonomi ee sendiri

1:55:00

ya. Salah satunya dengan apa? adanya

1:55:03

swas bada ya tidak tergantung dengan

1:55:06

impor misalnya. Kemudian apalagi ya

1:55:12

tentang adanya kebijakan-kebijakan

1:55:14

negara yang mengarahkan masyarakatnya

1:55:16

untuk ee apa namanya memiliki produk

1:55:20

lokal atau menghasilkan produk lokal dan

1:55:23

juga mengkonsumsi produk lokal

1:55:27

gitu. adanya kemandiran ekonomi ini

1:55:30

nantinya akan menghasilkan apa?

1:55:33

Ketahanan

1:55:35

ekonomi. Termasuk juga salah satunya apa

1:55:40

yang sekarang lagi ramai tentang

1:55:42

ketahanan pangan. Ini bisa kita masukkan

1:55:44

juga ke dalam unsur ee ketahanan ekonomi

1:55:50

gitu ya.

1:55:52

ekonomi dengan

1:55:55

ee adanya sas bada pangan dengan

1:55:58

misalnya ini kita lihat ee terlepas dari

1:56:01

pro kontranya ya misalnya dengan pure

1:56:04

kita melihat kebijakan MBG ini ya ini

1:56:08

juga menjadi salah satu upaya pemerintah

1:56:10

untuk apa mempertahankan

1:56:15

ekonomi ee masyarakatnya

1:56:19

ya kenapa menjadi mempertahankan karena

1:56:21

ekonomi masyarakatnya. Karena dengan

1:56:24

adanya ee sokongan atau dukungan dari ee

1:56:30

pemerintah terkait kebutuhan pangan ini,

1:56:33

maka tentunya pos-pos yang dikeluarkan

1:56:35

oleh setiap ee kepala keluarga itu bisa

1:56:38

dialih fungsikan untuk apa? Kebutuhan

1:56:41

yang lainnya.

1:56:44

Sehingga diharapkan apa? ekonominya di

1:56:48

masing-masing keluarga ini akan semakin

1:56:51

membaik. Termasuk juga memberikan

1:56:52

kesempatan kepada pelaku-pelaku usaha

1:56:56

kecil menengah, memberikan juga ee

1:56:59

lapangan kerja juga. Nah, itu kan tidak

1:57:00

bisa dipungkiri juga ya. Terlepas

1:57:02

dinamikanya yang terjadi, terlepas

1:57:04

pronya yang terjadi di FB. Tapi adanya

1:57:07

ee

1:57:09

ketahanan pangan yang salah satu ee apa

1:57:14

namanya?

1:57:15

bentuk kebijakan ada itu ya setidaknya

1:57:18

ada yang terbantu dari ee apa namanya

1:57:21

kebijakan tersebut.

1:57:25

Nah, kemudian ada sosiokultural,

1:57:28

sosial budaya. Kira-kira contohnya apa

1:57:34

aspek sosiokultural atau sosiaya yang

1:57:36

menjadi ancaman deh yang menjadi ancaman

1:57:40

bagi ee negara.

1:57:44

ee dalam kebutuhan ketahanan

1:57:50

kira-kira apa

1:57:53

tafad yang bisa menambahkan?

1:58:00

Silakan

1:58:02

disampaikan aja nih kita buka ruang

1:58:04

diskusi insyaallah.

1:58:15

Kes mungkin Ustaz

1:58:18

Betul.

1:58:19

Kesenjangan sosial.

1:58:21

Kesenjangan sosial. Contohnya seperti

1:58:22

apa kesenjangan sosial yang terjadi

1:58:23

dalam hal?

1:58:27

Ya maksudnya jarak ee terlalu jauh gitu

1:58:30

ustaz antara kelompok yang kaya gitu.

1:58:33

Oke. Adanya ee gap ya.

1:58:37

Iya.

1:58:38

yang terlalu jauh. Jadi kalau yang

1:58:40

kaya-kaya banget, yang ekonominya rendah

1:58:44

rendah banget gitu. Bahkan sekarang

1:58:46

kalau kalau katanya kalau dalam riset tu

1:58:48

dikatakan ada beberapa riset dikatakan

1:58:50

sekarang tuh enggak ada kelas menengah

1:58:51

itu. Jadi sebagian kelas menengah itu

1:58:54

ada yang sekarang masuknya ke dalam

1:58:56

kelas ee menengah ke bawah

1:59:00

gitu. Nah, ini ada kesenangan sosial.

1:59:04

Ah. Nah, ini juga menjadi suatu fenomena

1:59:06

yang memang dapat mengancam ketahanan

1:59:09

nasional. Berdampak pada apa coba?

1:59:13

Berdapak pada apa adanya kesenjangan

1:59:14

ini? Berdapak pada apa

1:59:19

yang mengganggu ketahanan nasionalnya

1:59:22

kira-kira?

1:59:23

Kriminalitas, Ustaz.

1:59:25

Ah, betul. Kriminalitas,

1:59:28

ya. Nah, itu juga menjadi salah satu

1:59:31

dampaknya. Ada lagi enggak?

1:59:40

Ada lagi

1:59:44

misalnya

1:59:46

pemerataan ekonomi yang terganggu. Benar

1:59:49

enggak?

1:59:52

Dengan adanya transmigrasi besar-besaran

1:59:54

ke perkotaan

1:59:57

itu juga menjadi salah satu ee dampaknya

2:00:00

tidak meratanya ekonomi kan. Ketika

2:00:02

misalnya satu daerah ditinggali oleh ee

2:00:07

sebagian besar penduduk ya, maka

2:00:10

ekonominya akan berputar di situ-situ

2:00:12

aja kan

2:00:14

gitu. Sementara tempat-tempat yang lain,

2:00:16

daerah-daerah yang lain pada akhirnya

2:00:18

tertinggal ekonominya tidak berkembang.

2:00:21

Baik. Apalagi silakan

2:00:25

tadi silakan sampaikan siapa Aziz.

2:00:37

Mungkin sosial ustaz di tengah

2:00:40

masyarakat

2:00:42

gimana

2:00:44

akibatnya itu pergesekan sosial antar

2:00:47

masyarakat.

2:00:47

Oke. Adanya konflik ya yang terjadi

2:00:51

antar masyarakat atau antar individu ya

2:00:55

macam-macam. Jadi banyak sekali dampak

2:00:57

yang atau contoh lagi ancaman yang lain.

2:01:00

Ancaman yang muncul dengan adanya ee

2:01:04

permasalahan dalam ketahanan sosial

2:01:06

budaya.

2:01:07

Kalau sekarang lagi ramai masuk budaya

2:01:10

Korea misalnya.

2:01:13

Nah, sehingga apa

2:01:16

ee anak-anak muda di Indonesia ya

2:01:19

berkiblat ke sana dari apa? Dari

2:01:23

figurnya

2:01:24

ya. figur yang diidolakan. Kemudian dari

2:01:26

apaagi? Cara berpakaian.

2:01:29

Nah, itu akan merusak atau ee apa

2:01:32

namanya? Menghilangkan keutuhan dari

2:01:34

ketahanan nasional sedikit demi sedikit

2:01:37

yang di mana sebenarnya ya masyarakat

2:01:40

Indonesia itu ya atau budaya Indonesia

2:01:44

itu ya ee akan tergerus pada akhirnya

2:01:50

termasuk juga ee adat ketimurannya.

2:01:55

ketiburan mempengaruhi apa kalau dalam

2:01:58

hal ini dalam hal sosial

2:02:01

mempengaruhi apa

2:02:03

cara berpaan.

2:02:06

Benar enggak?

2:02:09

Kalauat ketimuran ini kan menjunjung

2:02:11

tinggi tentang kesopan santunan

2:02:15

dalam bertutur kata. Termasuk juga apa?

2:02:18

ee dengan adanya masuk budaya contoh

2:02:21

tadi kita spesifik ke budaya Korea

2:02:25

misalnya

2:02:26

seorang itu lebih senang untuk

2:02:28

menggunakan

2:02:30

ee misalnya bahasa Korea sehingga

2:02:32

meninggalkan

2:02:34

bahasa

2:02:36

ibunya itu bahasa Indonesianya misalnya.

2:02:40

Dan apalagi ketika digunakannya ini

2:02:42

bukan untuk ee

2:02:46

ee penambahan wawasan, penambahan

2:02:48

keilmuan. Tapi hanya untuk misalnya ya

2:02:50

sekedar untuk biar enggak ketinggalan

2:02:54

zaman atau disebutnya FOMO sekarang

2:02:56

disebutnya.

2:02:58

Nah, ini juga menjadi suatu ancaman yang

2:03:01

ee berdampak juga dalam keutuhan

2:03:04

ketahanan nasional dalam aspek sosial

2:03:08

budaya. sehingga mempengaruhi apa?

2:03:10

Mempengaruhi krisis daripada identitas

2:03:13

nasional sebuah bangsa.

2:03:18

Nah, tidak hanya Korea, budaya-budaya

2:03:20

asing juga yang masuk pada akhirnya

2:03:22

mempengaruhi

2:03:24

Baik.

2:03:27

Kalau yang berikutnya

2:03:30

dari

2:03:36

sosial budaya ini juga mempengaruhi dari

2:03:38

aspek ini ee dipengaruhi dari aspek

2:03:41

sekarang yang sedang berkembang itu

2:03:43

adanya isu tentang kesehatan mental.

2:03:47

Apalagi yang sekarang tuh ee anak-anak

2:03:50

muda zaman sekarang ya lebih gampang ee

2:03:53

melakukan justifikasi terhadap dirinya

2:03:54

sendiri ya. Akan mereka memiliki

2:03:57

kesehatan eh betul sangat penting untuk

2:04:00

memiliki self awareness gitu, kepedulian

2:04:03

yang tinggi untuk diri kita terhadap

2:04:05

adanya isu soal kesehatan mental. Tapi

2:04:07

jangan sampai terlalu overaktif dan

2:04:10

akhirnya ee punya justifikasi yang

2:04:12

terlalu dini tentang kesehatan mental

2:04:14

itu juga pengaruh.

2:04:17

ya walaupun ada sisi positifnya

2:04:18

sebenarnya punya awareness itu, tapi ee

2:04:21

tetap harus disikapi dengan insof,

2:04:24

dengan bijak. Dan terakhir ya ee

2:04:28

permasalahan dari

2:04:31

aspek yang kelima dalam pancagatra tadi

2:04:34

ya. Pancagatra tadi yang pertama

2:04:36

ideologi, kemudian

2:04:39

apalagi tadi?

2:04:42

ekonomi,

2:04:43

politik, ekonomi,

2:04:45

terus yang keempat sosial budaya, dan

2:04:48

terakhir adalah

2:04:50

pertahanan

2:04:50

ee pertahanan kedaulatan keamanan. Ya,

2:04:54

ini dalam bentuk ee militer.

2:04:58

Sebenarnya ada nonmiliternya juga ya.

2:05:00

Ketahanan dan keamanan negara itu bisa

2:05:05

ancamannya dari apa sekolah sekarang?

2:05:08

Cyber ya. Benar enggak?

2:05:12

tidak hanya ee

2:05:14

serangan-serangan yang sifatnya fisik,

2:05:16

tetapi dalam bentuk digital.

2:05:19

Bagaimana kita juga ee terlepas ini ee

2:05:23

perlu kaitnya mendalam apakah memang

2:05:25

benar terjadi atau tidak

2:05:27

ee tentang isu bahwasanya data identitas

2:05:31

warga negara Indonesia itu bocor

2:05:32

misalnya atau ada jual beli di black

2:05:35

marketnya misalnya.

2:05:38

Nah, ini juga menjadi suatu ancaman gitu

2:05:41

ya ee dalam ketahanan kedaulatan negara

2:05:46

dalam militer terutama dalam cyber.

2:05:52

Ini juga menjadi ee gambaran dari

2:05:55

ancaman ee yang kelima tentang keamanan.

2:06:04

Berikutnya contohnya apaagi dalam

2:06:06

pertahanan?

2:06:14

Dan ee tentang Gatra yang pertahanan dan

2:06:17

keamanan ini ya, ancaman itu tidak harus

2:06:20

selalu dari luar tapi juga bisa dari

2:06:24

dalam

2:06:25

ya.

2:06:27

ketika muncul ya isu yang berkembang

2:06:31

yang menyebabkan perpecahan antar

2:06:33

masyarakat tadi ada gesekan jadi antar

2:06:35

satu kelompok dengan kelompok yang lain

2:06:37

ini juga menjadi sebuah ancaman yang

2:06:39

perlu diantisipasi oleh negara dan warga

2:06:42

negara. Jadi pada akhirnya ketahanan

2:06:45

nasional ini bukan hanya tugas negara.

2:06:47

Tadi kan disampaikan ya Ustaz ya

2:06:50

Azamad tuh.

2:06:52

Nah, isu tentang ketahanan nasional

2:06:54

tidak hanya menjadi tugas negara, tapi

2:06:56

juga menjadi tugas warga negara.

2:06:59

Bagaimana mereka bisa menjamin ya

2:07:02

keutuhan daripada ketahanan nasional ini

2:07:05

dalam menjalankan kehidupan pribadinya

2:07:08

sebagai warga negara dan kehidupan

2:07:10

sosialnya sebagai warga negara.

2:07:18

dan mungkin terkesan tidak terlalu

2:07:20

berpengaruh ketika di hanya dijalankan

2:07:23

oleh satu atau dua orang saja, oleh

2:07:25

kita-kita saja yang sudah memahami

2:07:26

tentang konsep ketahanan nasional ini.

2:07:28

Nah, akan menjadi perpangan ketika apa?

2:07:30

Ketika wawasan dan kesadaran ini

2:07:32

dipahami dan dijalankan secara kolektif.

2:07:37

Nah, sehingga ketika dijalankan secara

2:07:39

kolektif ya ini akan semakin menopang,

2:07:41

semakin menguat.

2:07:46

Dan tadi sering disebutkan apa tentang

2:07:48

ee hubungan antar gatra itu harus

2:07:51

bersifat integral. Integral itu artinya

2:07:53

apa? Terintegrasi.

2:07:56

Ya. Jadi tugas untuk menjaga ketahanan

2:07:58

nasional ini tidak hanya dalam salah

2:08:01

satu aspek saja atau dua aspek saja

2:08:02

kemudian meninggalkan aspek yang lain,

2:08:04

tapi harus menyeluruh, harus

2:08:05

terintegrasi, harus berkaitan mulai dari

2:08:09

ideologi ya, kemudian politik, ekonomi,

2:08:13

sosial, budaya dan juga yang terakhir

2:08:15

adalah ke keaman. Nah, ini gambaran

2:08:19

daripada ket nasional. Silakan jika ada

2:08:21

ingin menambahkan atau ingin bertanya.

2:08:23

Feelya

2:08:41

nanti minta tolong diperbaiki ya. ee

2:08:44

kelompok 4

2:08:47

dibuat dalam bentuk PDF dan juga

2:08:49

tulisannya mohon dirapihan sesuai dengan

2:08:51

aturan yang kemarin sudah kita

2:08:53

sosialisasikan mulai dari font-nya Times

2:08:56

Roman ukurannya 12 dan juga tentang

2:08:59

bagaimana cara penulisannya. Insyaallah

2:09:02

ada contohnya sama teman-temannya yang

2:09:05

kemarin sudah buat presentasi apa

2:09:07

namanya makalah ya nanti bisa dilihat di

2:09:09

sini. Iya, insyaallah

2:09:11

kalau misalnya ya. Tapi secara materi

2:09:14

ana apresiasi ya tadi bagus ya. Cuman

2:09:18

ini Ustaz ee kalau kita nih buat

2:09:20

semuanya juga ya buat pembelajaran untuk

2:09:22

kita ketika kita menyampaikan presentasi

2:09:26

itu materi yang ditampilkan di layar

2:09:30

presentasinya itu hanya poin-poinnya

2:09:32

saja sudah cukup, tidak perlu terlalu

2:09:35

panjang lebar.

2:09:37

Nah, lalu tugas kita apa? tugas kita

2:09:39

mengelaborasi, menjelaskan lebih dalam

2:09:42

dari setiap poin-poin tersebut ya dan

2:09:46

tidak harus dibaca semua dari makalah.

2:09:48

Jadi ee gagasan utamanya aja yang kita

2:09:51

sampaikan

2:09:52

ya

2:09:55

gitu ya. Jadi ee supaya nantinya apa

2:09:58

bisa diterima dengan ee optimal ee sama

2:10:03

siapa? sama audiensnya atau sama ee

2:10:07

peserta didik gitu ya. Termasuk ini juga

2:10:09

bagian daripada pembelajaran untuk kita

2:10:11

karena sekarang kan ee apa namanya?

2:10:15

Belajar di sekolah itu kan sudah pakai

2:10:18

media teknologi ya.

2:10:21

Nah, ketika kita sudah bisa menguasainya

2:10:24

itu akan mudah-mudahan bisa lebih

2:10:25

mempermudah dalam penyampaian materinya

2:10:28

sehingga materi bisa diterima dengan

2:10:30

baik. Apalagi kondisi anak-anak sekarang

2:10:31

kan beda sama yang dulu gitu. Kalau dulu

2:10:33

masih kuat itu jelasin buku dibacain

2:10:35

anak-anak nyalin itu masih kuat kan.

2:10:36

Kita dulu kayak gitu kan belajar.

2:10:39

Ada yang ngalamin enggak kayak gitu?

2:10:40

Gurunya baca nih kita benar-benar nyalin

2:10:43

apa yang gurunya ucapin tuh didikte dulu

2:10:46

kan. Kalau sekarang kan beda.

2:10:50

Jadi lebih banyak buka ruang diskusi

2:10:52

bagaimana merangsang supaya enak bisa

2:10:54

kritis gitu dan menyampaikan

2:10:56

materi-materi yang memang bisa langsung

2:10:59

mengena ke peserta didiknya.

2:11:01

Mudah-mudahan dengan adanya ee latihan

2:11:03

tadi membuat makalah, kemudian ada

2:11:05

presentasi yang disampaikan oleh antum

2:11:06

semua, ini bisa menjadi salah satu cara

2:11:08

kita untuk bisa mengembangkan diri kita

2:11:11

ya, meningkatkan kualitas diri sebagai

2:11:12

mahasiswa satu. Kemudian yang kedua

2:11:15

ketika kita berproses sebagai guru atau

2:11:17

sebagai orang juga meningkatkan

2:11:19

kemampuan kita dalam menyampaikan

2:11:22

ilmunya seperti itu. Aluli ada

2:11:25

pertanyaan silakan. Kalau tidak nanti

2:11:27

kita tutup

2:11:34

sudah cukup.

2:11:38

Baik. Ee ucapkan jazakumullah khairan

2:11:40

atas kelompok empat dari presentasinya.

2:11:43

Nanti ana tunggu untuk ee makalahnya

2:11:45

yang sudah rapi ya.

2:11:47

Dancapkan juga syukran jazakumullah

2:11:50

khairan atas semua

2:11:53

ee ikhwah yang sudah hadir pada malam

2:11:55

hari ini dan kita tutup dengan hamdalah

2:11:58

dan kafaratul majelis. Alhamdulillah

2:12:01

subhanakallahummahamdika

2:12:04

astagfirikumalamualaikum

2:12:09

warahmatullahi wabarakatuh.

2:12:39

Baik. Bismillah. Asalamualaikum

2:12:40

warahmatullahi wabarakatuh.

2:12:43

Alhamdulillah wasalatu wasalamu ala

2:12:44

rasulillah. Wad ee

2:12:47

untuk sesi yang akhwat ini ana coba

2:12:53

mengulas ya ee makalah yang sudah

2:12:57

ditulis oleh yang akhwat.

2:13:06

EMP

2:13:13

hadir

2:13:17

enam, Ustaz.

2:13:18

Baik.

2:13:23

Materinya tentang ketahanan nasional.

2:13:24

Kalau ada pertanyaan atau

2:13:27

hal yang ingin disampaikan atau kita

2:13:30

diskusikan,

2:13:33

ini untuk tulisannya.

2:13:36

sudah rapi rata kanan rata kirinya cuman

2:13:38

ada beberapa yang belum dirapikan satu

2:13:40

atau dua paragraf ya pertama di latar

2:13:43

belakang

2:13:48

baik insyaallah ini juga sudah

2:13:50

dilampirkan ee foot-nya.

2:13:55

Nah,

2:14:07

kalau misalnya sudah buat ee misalnya

2:14:09

kita ngambil dari jurnal digital ya, nah

2:14:12

itu enggak perlu diambil situsnya lagi.

2:14:15

Nah, ini yang nomor satu itu enggak

2:14:17

perlu ditulis https dog itu enggak usah.

2:14:19

Jadi udah tulis aja jurnalnya. Enggak

2:14:24

apa-apa.

2:14:27

Kemudian,

2:14:38

nah tadi dijelaskan tuh konsep ketahanan

2:14:40

nasional itu ada ketahanan nasional yang

2:14:41

sebagai konsepsi, sebagai kondisi yang

2:14:44

dinamis, dan sebagai strategi.

2:14:49

Ada yang bisa menjelaskan enggak?

2:14:50

Kelompok empat.

2:14:52

Ketiga,

2:14:54

ee sudut pandang tersebut

2:14:58

dalam pengertian

2:15:00

akan ketahanan nasional.

2:15:04

Ketahanan nasional sebagai konsepsi,

2:15:05

kondisi, dan strategi.

2:15:09

Gimana tuh?

2:15:22

Silakan

2:15:30

ada yang saya jawab

2:15:32

kelompok empat.

2:15:40

Baik. Jadi kalau konsepsi itu tentang ee

2:15:47

wawasannya

2:15:49

ya. Kalau kondisi

2:15:53

yang dinamis ya

2:15:56

adalah tentang kalau berdasarkan tadi

2:15:58

GWHN tahun '98 ya sebagai kondisi yang

2:16:01

merupakan gabungan dari seluruh aspek

2:16:03

kehidupan bangsa dan negara yang

2:16:06

menunjukkan kemampuan dan ketangguhan

2:16:07

satu bangsa dalam menjamin

2:16:10

keberlangsungan hidup serta mencapai

2:16:12

tujuan nasional. Jadi konsep ketahanan

2:16:15

nasional itu harus bersifat juga

2:16:17

dinamis.

2:16:19

ya kondisional

2:16:22

ya. Misalnya sekarang ee isu tentang

2:16:25

ketahan nasional itu lebih banyak ee

2:16:28

terdapat pada apa? Ekonomi misalnya ya.

2:16:30

Berarti ee negara dan juga warga negara

2:16:34

yang memiliki ee kesadaran dan tanggung

2:16:36

jawab ya untuk bagaimana bisa

2:16:39

mempertahankan ketahanan nasional dalam

2:16:41

aspek ekonominya

2:16:43

gitu. Artinya ada perubahan zaman

2:16:45

misalnya ada ketahanan nasional dalam

2:16:47

aspek ee cyber misalnya digital nanti

2:16:51

juga ee

2:16:54

akan

2:16:56

merubah tentang bagaimana dinamikanya

2:16:59

ya untuk mempertahankan ketahanan

2:17:02

nasional.

2:17:04

Lalu ketahanan nasional dalam ee sebagai

2:17:06

strategi ya.

2:17:11

Ini

2:17:13

bagaimana caranya strateguhkan

2:17:17

ketahanan nasional itu sendiri. Nah, di

2:17:20

sini juga bagus dijelaskan. Nah, ini ee

2:17:22

kelomong empat ee juga buat yang lain.

2:17:25

Ketika misalnya sudah ada referensi yang

2:17:29

dituliskan di halaman sebelumnya dan

2:17:32

kemudian di halaman berikutnya

2:17:34

referensinya sama

2:17:36

itu cukup menulis dengan apa? Nama

2:17:39

penulis dan nama bukunya atau nama

2:17:42

jurnalnya. Lalu masuk langsung ke

2:17:45

halaman.

2:17:47

Jadi enggak perlu lagi dijelaskan tahun

2:17:48

terbitnya,

2:17:50

penerbitnya, dan yang lain-lain

2:17:53

gitu ya.

2:17:56

Kalau misalnya berdekatan misalnya poin

2:17:59

1 dan poin du sumbernya sama, berarti

2:18:01

poin du cukup ditulis dengan Ibit. Ibit

2:18:04

AI BID D koma halamannya langsung.

2:18:10

Tib. Ini sudah bagus secara penulisannya

2:18:12

sudah rapi.

2:18:14

Ah, ini ada yang coba

2:18:17

yang di halaman 7 nih yang poin D ini

2:18:20

tipo. Tapi ini ada presasi berarti antum

2:18:23

nulis nih bukan kopas.

2:18:27

Ada kelompok empat coba dibuka tuhnya

2:18:30

atau teman-teman lain bisa dibuka.

2:18:32

ee urgensi ketahanan bela negara itu

2:18:35

sebenarnya enggak bisa di itu diubah

2:18:38

dengan ee bahasa yang baku ya. Jadi

2:18:40

bukan enggak tapi apa tidak bisa. Tapi

2:18:44

dari sini sebenarnya ana bisa simpulkan

2:18:46

ya dari pengamatan ana ya ini artinya

2:18:49

antum nulis enggak kau pas gitu

2:18:54

jazakillah khair.

2:18:57

Nah jadi dibuat dengan bahasa yang

2:18:59

formal.

2:19:01

Tib

2:19:03

atau jangan-jangan tadinya tidak dijadi

2:19:05

diubah jadi enggak

2:19:10

empat atau emang karena emang nulis

2:19:12

sendiri.

2:19:19

Nah, itu ee itu ya catatannya harus

2:19:23

menggunakan bahasa formal. anak kuliah

2:19:26

ini sudah bagus untuk ee penulisannya.

2:19:31

Barakallahu fik. Ada pertanyaan? Ada

2:19:34

yang ingin didiskusikan Fadol sebelum

2:19:36

kita tutup?

2:19:48

Mungkin sudah cukup Ustaz.

2:19:50

Baik. Kalau sudah kita cukupkan kita

2:19:54

akhiri dengan hamdalah dan kafaratul

2:19:56

majelis. Alhamdulillahiabbil alamin.

2:19:58

Subhanakallahumma wabihamdika asadu alla

2:20:00

ilahailla anta astagfiruka waubu ilai

2:20:03

jazakunallah khairan.

2:20:05

Asalamualaikum warahmatullahi

2:20:07

wabarakatuh.

2:20:10

Waalaikumsalam warahmatullahi

2:20:12

wabarakatuh.

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free