Full Transcript

·YouTLDR

MENGENAL DAN MEMPROMOSIKAN PRODUK PANGAN LOKAL INDONESIA

31:54IndonesianTranscribed Jul 26, 2026
0:03

Asalamualaikum warahmatullahi

0:04

wabarakatuh. Selamat pagi anak-anak kuat

0:08

SMK Negeri 1 Surabaya. Berjumpa kembali

0:12

dengan Ibu Vina dalam pembelajaran

0:15

Bahasa Indonesia.

0:20

[Musik]

0:21

Kali ini kita akan belajar materi Bahasa

0:24

Indonesia kelas 11 semester 1 mengenal

0:28

dan mempromosikan produk pangan lokal

0:31

Indonesia.

0:37

Sebagai negara agraris dan maritim,

0:40

Indonesia memiliki kekayaan sumber daya

0:42

alam yang melimpah. Salah satunya berupa

0:45

bahan pangan nabati dan hewani yang

0:47

beraneka ragam.

0:51

[Musik]

0:53

Berbagai jenis tumbuhan pangan, obat,

0:56

maupun industri tumbuh subur di tanah

0:59

Indonesia. Namun, seiring pembangunan di

1:02

berbagai wilayah menyebabkan lahan

1:05

pertanian makin berkurang tiap tahunnya.

1:08

Hal ini tentu akan menjadi masalah

1:10

terhadap ketahanan pangan di Indonesia.

1:14

Bagaimana kalian menyikapi permasalahan

1:16

tersebut? Apa pendapat kalian mengenai

1:19

hal ini? Kalian dapat menyampaikan

1:22

pendapat mengenai permasalahan ini dalam

1:25

bentuk teks argumentasi.

1:28

Kalian tidak asing dengan teks

1:30

argumentasi, bukan?

1:33

Bagaimana menuangkan pendapat dalam

1:35

bentuk teks argumentasi?

1:40

Kalian dapat membuatnya dengan

1:41

mempelajari materi pada bab ini terlebih

1:44

dahulu. Ayo pelajari dengan penuh

1:48

semangat.

1:53

Teks argumentasi dapat digunakan untuk

1:56

menyampaikan tanggapan terhadap sebuah

1:58

peristiwa atau fenomena yang sedang

2:01

terjadi. Teks argumentasi disusun dari

2:05

pendapat penulis berdasarkan fakta.

2:08

Teks argumentasi membutuhkan data dan

2:11

fakta yang berfungsi untuk mendukung

2:13

argumen yang disampaikan oleh penulis.

2:17

Teks disusun dengan struktur yang benar

2:21

sehingga pembaca mudah memahami isi

2:23

teks.

2:26

[Musik]

2:28

Membaca kritis teks argumentasi.

2:34

Membaca kritis merupakan suatu kegiatan

2:37

yang digunakan untuk mendapatkan

2:39

informasi penting. Dalam membaca kritis

2:42

tidak hanya dituntut mengetahui isi

2:45

teks. Kalian juga harus dapat memahami,

2:48

menganalisis, menyimpulkan, dan menilai

2:51

isi bacaan agar pemahaman terhadap

2:54

bacaan menjadi optimal.

2:57

Salah satu jenis teks yang dapat dibaca

3:00

untuk memperoleh informasi adalah teks

3:03

argumentasi.

3:08

Kata argumentasi atau argumentatif

3:11

berasal dari kata dasar argumen yang

3:14

menurut KBBI bermakna alasan untuk

3:17

memperkuat atau menolak suatu pendapat,

3:21

pendirian atau gagasan.

3:24

Adapun teks argumentasi adalah teks yang

3:27

bertujuan menyampaikan pendapat atau

3:30

gagasan atas sebuah peristiwa,

3:33

permasalahan atau fenomena.

3:40

[Musik]

3:42

Biasanya teks argumentasi digunakan

3:46

sebagai landasan untuk kegiatan debat.

3:49

Teks argumentasi dapat digunakan sebagai

3:52

alasan untuk memperkuat atau menolak

3:55

suatu pendapat, pendirian, atau gagasan.

3:59

Meskipun teks ini lebih menekankan

4:02

argumen atau pendapat penulis mengenai

4:04

suatu hal, teks harus tetap memuat

4:07

fakta.

4:08

Fakta digunakan sebagai landasan penulis

4:12

untuk berargumen.

4:16

Adapun ciri-ciri teks argumentasi

4:19

sebagai berikut. Satu, memuat fakta yang

4:22

disajikan untuk memberikan pembuktian

4:25

kepada pembaca. Biasanya disajikan dalam

4:28

bentuk grafik, gambar, fakta berita,

4:31

atau kutipan pendapat ahli.

4:34

Dua, menjelaskan pendapat yang dapat

4:37

meyakinkan dan pemaruhi pendengar atau

4:41

pembaca.

4:43

Tiga, memuat gagasan atau ide yang

4:45

disampaikan oleh penulis. Empat, memuat

4:49

alasan berupa data, fakta, dan argumen

4:53

lain yang mendukung. L memuat sumber ide

4:57

berupa pengalaman, pengamatan, atau

5:00

penelitian.

5:02

Enam, pendapat disampaikan dengan

5:04

merumuskan masalah secara logis,

5:07

analisis, dan kritis.

5:10

Tujuh, terdapat kalimat penutup dengan

5:14

penyampaian secara universal atau

5:17

memberikan kesimpulan secara umum dan

5:19

menyeluruh terkait solusi penyelesaian

5:22

masalah.

5:27

Teks argumentasi mempunyai tujuan agar

5:30

pembaca dapat menerima atau terpengaruh

5:33

oleh tulisan yang dibuat.

5:35

Terlebih setiap orang memiliki pandangan

5:38

atau sikap yang berbeda-beda dalam hal

5:41

apapun, khususnya pandangan yang

5:43

berhubungan dengan masyarakat luas.

5:46

Oleh karena itu, teks argumentasi

5:49

bertujuan memberikan pandangan dari

5:52

seseorang disertai fakta dan data yang

5:56

dirasa benar.

6:00

Teks argumentasi tersusun atas tiga

6:03

bagian. Mari kita bahas satu persatu.

6:06

Yang pertama, pendahuluan. Bagian

6:10

pendahuluan berisi argumen yang akan

6:13

disampaikan dengan menunjukkan dasar

6:15

atau landasan dari sebuah argumen yang

6:18

akan disampaikan oleh penulis.

6:22

Bagian ini sangat penting karena

6:24

bertujuan menyampaikan argumentasi yang

6:27

dapat menarik perhatian dan meyakinkan

6:29

pembaca.

6:36

Dua, tubuh argumen. Bagian tubuh argumen

6:40

berisi pendapat yang berfokus pada usaha

6:43

untuk membuktikan pendapat atau gagasan

6:46

yang telah disampaikan di awal atau

6:48

bagian pendahuluan.

6:51

Untuk lebih meyakinkan pembaca, tulisan

6:54

yang disampaikan bisa berupa data,

6:57

fakta, dan alasan logis yang dapat

7:00

mendukung pendapat penulis.

7:03

Kalimat argumentasi harus disusun dalam

7:06

bentuk yang rapi dan menarik berdasarkan

7:10

hasil analisis sesuai fakta, eksperimen,

7:13

dan observasi.

7:19

Tiga, kesimpulan. Teks argumentasi

7:22

diakhiri dengan kesimpulan. Dalam

7:25

paragraf argumentasi, kesimpulan dapat

7:28

berupa sebuah ringkasan dari penulis.

7:31

Tujuan bagian kesimpulan adalah

7:34

menunjukkan kepada pembaca bahwa gagasan

7:38

atau pendapat yang diberikan sesuai

7:40

kebenaran dan dapat dipercaya.

7:45

[Musik]

7:47

Ide pokok dan ide-ide pendukung dalam

7:50

teks argumentasi.

7:56

Teks merupakan kumpulan beberapa

7:58

paragraf yang disusun secara sistematis.

8:02

Antar paragraf dalam satu teks memiliki

8:05

keterkaitan.

8:07

Secara umum, paragraf terbentuk atas dua

8:10

unsur, yaitu ide pokok dan ide penjelas.

8:15

Ide pokok adalah sebuah ide yang

8:18

disampaikan oleh penulis dalam sebuah

8:21

pokok bahasan di dalam paragraf.

8:25

Ide pokok juga memiliki nama lain

8:27

gagasan pokok, gagasan utama atau

8:31

pikiran utama. Ide pokok terdapat dalam

8:35

kalimat utama.

8:38

Adapun ide-ide penjelas adalah pikiran

8:41

yang digunakan untuk menjelaskan atau

8:44

menjabarkan ide pokok dalam paragraf.

8:48

Ide penjelas dalam sebuah paragraf bisa

8:51

lebih dari satu. Dalam satu paragraf

8:54

hanya terdapat satu ide pokok. Dengan

8:58

memahami ide pokok, kalian dapat

9:00

memahami inti masalah dalam sebuah

9:03

paragraf.

9:05

Sementara bagi penulis, ide pokok

9:08

berfungsi untuk memudahkan mengembangkan

9:10

sebuah paragraf. Ide pokok terdapat pada

9:15

kalimat utama. Namun demikian, kalimat

9:19

utama dalam sebuah paragraf tidak selalu

9:22

terdapat pada awal paragraf. Jadi, harus

9:26

terlebih dahulu menemukan kalimat utama

9:29

untuk menemukan ide pokok paragraf.

9:36

Ide-ide penjelas digunakan untuk

9:38

menjelaskan ide pokok dalam paragraf.

9:42

Ide-ida penjelas tersebut dituangkan

9:44

dalam kalimat-kalimat penjelas. Sebagai

9:47

penjelas, dalam satu paragraf, minimal

9:51

terdapat dua kalimat penjelas. Kalimat

9:54

penjelas digunakan untuk menguraikan ide

9:57

pokok. Secara sederhana, kalimat

10:00

penjelas adalah kalimat yang berisi

10:03

keterangan-keterangan tambahan.

10:05

Kalimat penjelas berfungsi sebagai

10:08

pendukung atau penguat ide pokok dalam

10:11

kalimat utama.

10:13

Kalimat penjelas bersifat khusus di

10:17

dalam suatu tulisan atau paragraf,

10:20

bentuk kalimat penjelas biasanya berupa

10:22

data-data,

10:24

contoh, fakta, ataupun opini yang

10:27

mendukung kalimat utama.

10:30

Dengan demikian, pembaca dapat mudah

10:33

mengerti maksud dari penulis.

10:37

Berdasarkan letak gagasan utamanya,

10:40

paragraf dibedakan menjadi tiga jenis.

10:44

Mari kita bahas satu persatu.

10:50

Paragraf deduksi. Paragraf deduksi

10:53

adalah paragraf yang gagasan utamanya di

10:56

awal paragraf. Gagasan pada jenis

11:00

paragraf ini dikembangkan dari umum ke

11:03

khusus. Kalimat utama paragraf deduksi

11:07

di awal paragraf, sedangkan kalimat

11:10

penjelas berada setelah kalimat

11:13

utamanya. Jadi, jenis paragraf deduksi

11:17

memiliki ciri yang ditemukan, yakni

11:21

gagasan utama atau ide pokok berupa

11:24

pernyataan umum.

11:30

Dua, paragraf induksi. Paragraf induksi

11:34

adalah paragraf yang gagasan utamanya di

11:37

akhir paragraf. Paragraf induksi dimulai

11:41

dengan mengemukakan

11:42

penjelasan-penjelasan

11:44

kemudian diakhiri dengan kalimat topik.

11:47

Paragraf induksi dapat dibagi menjadi

11:50

tiga jenis, yaitu generalisasi, analogi,

11:54

dan kausalitas.

11:59

Tiga, paragraf campuran. Paragraf

12:02

campuran adalah paragraf yang gagasan

12:05

utamanya terdapat di awal dan akhir

12:08

paragraf. Jenis paragraf ini dimulai

12:11

dengan mengemukakan persoalan pokok,

12:14

diikuti kalimat-kalimat penjelas,

12:17

kemudian diakhiri dengan kalimat utama

12:19

lagi sebagai penjelas.

12:26

Kalimat fakta dan kalimat opini dalam

12:29

teks argumentasi.

12:34

Paragraf argumentasi berisi argumen atau

12:37

pendapat yang disampaikan oleh penulis

12:40

mengenai permasalahan atau fenomena yang

12:43

sedang terjadi. Jadi, dalam paragraf

12:47

argumentasi pendapat penulis merupakan

12:50

hal yang utama. Namun demikian, pendapat

12:54

yang disampaikan oleh penulis harus

12:56

disertai penjelasan bukti dan alasan

12:59

yang jelas.

13:01

Argumentasi yang disampaikan dalam teks

13:04

harus berdasarkan data dan fakta yang

13:06

dapat dipertanggungjawabkan.

13:09

Dari penjelasan tersebut dapat

13:11

disimpulkan bahwa teks argumentasi

13:14

terdiri atas fakta dan opini. Keduanya

13:18

harus disampaikan secara berimbang.

13:23

[Musik]

13:24

Fakta. Fakta adalah keadaan atau

13:27

peristiwa yang berupa kenyataan atau

13:30

sesuatu yang benar-benar ada dan

13:32

terjadi. Fakta bersifat objektif

13:36

sehingga informasi di dalamnya tidak

13:38

dipengaruhi pendapat seseorang atau

13:41

pribadi.

13:42

Dengan demikian, isi tulisan fakta hanya

13:46

berdasarkan atas kebenaran dan tidak

13:49

menggunakan asumsi belaka.

13:55

Ciri-ciri fakta sebagai berikut. Satu,

13:59

sumbernya dari kejadian atau peristiwa

14:02

atau hal atau objek di sekitar. Oleh

14:06

karena itu, fakta selalu bersifat

14:09

faktual atau sesuai kenyataan atau apa

14:13

adanya.

14:15

Dua, kebenarannya dapat dibuktikan

14:17

sesuai kejadian, peristiwa, hal atau

14:21

objek yang diungkapkan atau dilaporkan.

14:25

Tiga, dikumpulkan dari narasumber yang

14:29

terpercaya.

14:31

empat bersifat objektif yakni data yang

14:36

sebenarnya bukan dibuat-buat dan tidak

14:39

dipengaruhi oleh pendapat atau pandangan

14:42

pribadi.

14:43

Lima biasanya dapat menjawab rumus

14:47

pertanyaan 5W + 1

14:51

6. Pengungkapan dalam bentuk kalimat

14:54

berita atau pernyataan. Perhatikan

14:57

contoh berikut ini.

15:02

Opini. Opini merupakan pendapat dari

15:05

penulis berdasarkan fakta. Opini

15:08

bukanlah sebuah fakta. Jika di kemudian

15:12

hari dapat dibuktikan atau diverifikasi,

15:15

opini akan berubah menjadi kenyataan

15:18

atau fakta. Kalimat opini adalah kalimat

15:22

dari sudut pandang penulis.

15:26

Ciri-ciri opini sebagai berikut. Satu,

15:30

sumber didapat dari hasil pemahaman

15:32

seseorang mengenai fakta atau apa saja

15:36

yang kemudian diungkapkan dalam sebuah

15:39

pernyataan.

15:41

Oleh karena itu, opini bisa benar atau

15:45

salah. Dua, kebenaran opini bergantung

15:49

pada dua hal, yakni kebenaran fakta dan

15:52

pemahamannya. Oleh karena itu, kebenaran

15:56

opini bersifat relatif, yakni tergantung

16:00

kebenaran fakta, pemahaman, dan

16:04

pengungkapannya.

16:06

Tiga, bersifat subjektif dan biasanya

16:09

disertai pendapat, saran, dan uraian

16:12

yang menjelaskan. Empat, pikiran atau

16:15

pendapat seseorang atau kelompok. Lima,

16:19

menggunakan kata-kata menurut saya,

16:22

menurut hemat saya, atau berdasarkan

16:25

sepengetahuan saya. Karena kalimat opini

16:29

merupakan bentuk pendapat pribadi. Enam,

16:33

belum pasti kejadiannya atau informasi

16:35

yang terkandung belum dibuktikan

16:38

kebenarannya. sehingga biasanya diawali

16:41

kata-kata seperti menurut saya

16:45

sepertinya dan saya rasa

16:53

menulis teks argumentasi.

16:56

Kalian telah belajar ciri-ciri, tujuan,

16:59

dan struktur teks argumentasi.

17:02

Selanjutnya kalian bisa belajar menulis

17:06

teks argumentasi.

17:08

Tujuan utama teks argumentasi ialah

17:12

mengungkapkan pandangan penulis terhadap

17:15

suatu hal permasalahannya atau

17:18

peristiwa. Hal inilah yang membuat teks

17:21

argumentasi

17:23

memiliki keberagaman berpikir dalam

17:26

memandang satu permasalahan yang sama.

17:29

Oleh karena itu, opini penulis harus

17:32

didukung dengan data dan fakta yang bisa

17:36

dipertanggungjawabkan. kebenarannya.

17:39

Penggunaan kalimat dalam menulis teks

17:43

juga harus diperhatikan dengan baik.

17:46

Kalimat yang baik dan benar dapat

17:49

memudahkan pembaca memahami penjelasan

17:52

yang disampaikan.

17:57

Paragraf argumentasi disusun atas

18:00

beberapa kalimat yang saling

18:01

berhubungan. Kalimat-kalimat dalam

18:04

paragraf harus memenuhi syarat kesatuan

18:07

atau kohesif dan kepaduan atau koheren

18:12

agar bisa dipahami dengan baik oleh

18:14

pembaca.

18:16

Kohesi merupakan keterpaduan bentuk.

18:19

Adapun koherensi merupakan kepaduan

18:22

makna. Kesatuan dan kepaduan juga

18:25

menjadi ciri paragraf yang baik. Artinya

18:29

jika paragraf hanya memiliki salah satu

18:31

syarat tersebut atau tidak memiliki

18:34

keduanya, paragraf tersebut dinilai

18:37

kurang baik.

18:40

[Musik]

18:42

Kohesi. Kohesi adalah keserasian

18:45

hubungan antar unsur dalam wacana atau

18:49

paragraf sehingga tercipta pengertian

18:52

yang tepat. Pengertian lain dari kohesi

18:55

adalah keterikatan antar unsur dalam

18:58

struktur sintaksis atau struktur wacana

19:02

yang ditandai dengan konjungsi,

19:04

pengulangan, penyulihan, dan pelesapan.

19:08

Kohesi dapat berupa pengacuan,

19:11

substitusi, pelesapan, penggunaan

19:14

konjungsi, repetisi, sinonim, antonim.

19:19

Suatu paragraf dikatakan berkohesi atau

19:22

memiliki kohesi atau kesatuan apabila

19:26

memiliki satu kalimat utama dan beberapa

19:29

kalimat penjelas.

19:31

Sebaliknya, suatu paragraf dikatakan

19:34

tidak berkohesi jika memiliki beberapa

19:37

kalimat utama dan kalimat penjelas.

19:40

Untuk itu, banyak hal yang dibicarakan

19:44

dalam satu paragraf.

19:46

Kohesi atau kesatuan dalam paragraf

19:49

dapat terjadi jika kalimat-kalimat yang

19:52

bermuat di dalam paragraf tetap

19:55

dikendalikan oleh gagasan utama.

19:58

Pada suatu paragraf dapat termuat

20:01

beberapa gagasan tambahan, tetapi

20:04

gagasan tersebut tetap selalu

20:06

dikendalikan oleh gagasan utama.

20:10

Perhatikan contoh berikut ini.

20:21

Koherensi. Koheren dapat disebut sebagai

20:25

kepaduan. Koherensi adalah pengaturan

20:28

secara rapi kenyataan dan gagasan,

20:31

fakta, serta ide menjadi suatu untaian

20:34

yang logis sehingga mudah memahami pesan

20:38

yang dihubungkannya.

20:40

Sebuah paragraf disebut sebagai paragraf

20:42

berkoherensi

20:44

memiliki koherensi atau kepaduan apabila

20:48

mempunyai repetisi atau pengulangan kata

20:52

kunci, kata ganti, atau kata transisi.

20:56

Jika paragraf tidak memiliki tiga hal

20:58

tersebut, tidak dapat disebut sebagai

21:01

paragraf yang berkoherensi.

21:04

Koherensi atau kepaduan paragraf

21:07

ditandai oleh penyusunan kalimat secara

21:10

logis melalui ungkapan pengait kalimat.

21:14

Urutan yang logis dapat diketahui

21:17

melalui susunan kalimat. Kalimat yang

21:19

sumbang atau melenceng dari permasalahan

21:22

yang dibicarakan akan membuat paragraf

21:25

menjadi tidak padu.

21:32

Sebuah paragraf dinyatakan kohesi jika

21:36

antar kalimat di dalam paragraf dapat

21:38

membentuk sebuah hubungan yang saling

21:41

berkaitan. Sementara itu, paragraf

21:44

dinyatakan koherensi jika di dalamnya

21:47

terdapat hubungan makna yang logis antar

21:52

kalimat. Salah satu penanda sebuah teks

21:55

mempunyai hubungan yang koheren biasanya

21:57

digunakan konjungsi atau kata hubung.

22:04

Berikut beberapa jenis kata hubung yang

22:06

sering digunakan dalam teks argumentasi.

22:09

Silakan disimak dengan seksama.

22:11

[Musik]

22:21

Setelah memahami unsur kebahasaan teks

22:24

argumentasi, kalian dapat belajar

22:26

menulis teks argumentasi. Adapun

22:29

langkah-langkah menulis teks argumentasi

22:32

sebagai berikut. Satu, menentukan topik

22:35

atau tema. Dua, menentukan tujuan. Tiga,

22:40

mengumpulkan fakta dan data serta

22:43

bahan-bahan yang mendukung argumen.

22:46

Empat, membuat kerangka karangan

22:48

berdasarkan bahan yang diperoleh. Lima,

22:51

mengembangkan kerangka karangan menjadi

22:54

paragraf utuh. En menyunting teks baik

22:58

isi maupun kebahasaan.

23:03

Poster sebagai jenis teks persuasi.

23:09

Ada banyak media yang dapat digunakan

23:11

untuk mengajak masyarakat agar mau

23:14

berperan serta dalam usaha. Salah

23:16

satunya menggunakan poster. Poster

23:19

adalah plakat yang dipasang di tempat

23:21

umum berupa pengumuman atau iklan.

23:25

Poster juga dapat diartikan sebagai

23:28

media publikasi yang terdiri atas

23:30

tulisan, gambar, atau kombinasi keduanya

23:34

dengan tujuan memberikan informasi

23:37

kepada halayak ramai.

23:42

Adapun ciri-ciri poster sebagai berikut.

23:45

Satu, dapat dibaca secara sambil lalu.

23:49

Dua, dipasang di tempat umum dengan

23:52

maksud menarik perhatian masyarakat.

23:55

Tiga, terdiri ada komposisi huruf dan

23:58

gambar di atas media kertas atau kain

24:01

yang berukuran besar. Empat, dibuat

24:05

dengan perpaduan warna yang kuat dan

24:07

kontras. Lima, menggunakan bahasa yang

24:11

singkat, jelas, dan tidak rancu agar

24:14

mudah dipahami. Enam, disertai gambar

24:18

yang mendukung untuk menyampaikan pesan.

24:23

Umumnya poster dipasang di tempat yang

24:25

ramai dan strategis seperti di depan

24:28

sekolah, kantor, pasar, mall, atau

24:32

tempat-tempat keramaian lain. Poster

24:36

bersifat mengajak. Oleh karena itu,

24:39

poster dapat digunakan sebagai media

24:42

iklan. Poster yang digunakan sebagai

24:45

alat untuk promosi, serta memberikan

24:47

pengumuman atau informasi kepada

24:50

masyarakat umum.

24:52

Pembuatan setiap poster memiliki tujuan

24:55

yang berbeda-beda.

24:57

Tujuan pembuatan poster disesuaikan

24:59

keinginan atau kepentingan pembuatnya

25:02

yang beragam seperti tujuan komersial,

25:06

informasi publik, ataupun kemanusiaan.

25:14

Berdasarkan tujuannya, poster dapat

25:17

dibedakan menjadi beberapa jenis sebagai

25:19

berikut. Yang pertama, poster niaga.

25:23

Poster niaga adalah poster yang dibuat

25:25

untuk meningkatkan penjualan sebuah

25:28

produk. Poster ini berisi informasi

25:31

mengenai suatu produk yang ditawarkan

25:34

kepada masyarakat seperti kelebihan dan

25:37

keunggulan produk dibandingkan produk

25:40

lainnya yang sejenis.

25:42

Poster niaga ini banyak digunakan oleh

25:45

produsen produk tertentu kepada

25:48

masyarakat.

25:52

Dua, poster kegiatan. Poster kegiatan

25:56

adalah poster yang digunakan untuk

25:58

memberikan informasi mengenai suatu

26:01

acara. Informasi yang dibuat dalam

26:03

poster ini antara lain nama acara,

26:07

lokasi, serta waktu dimulainya acara.

26:11

Penggunaan poster ini akan banyak orang

26:13

yang hadir dan meramaikan acara

26:16

tersebut.

26:19

[Musik]

26:21

Tiga, poster layanan masyarakat. Poster

26:25

layanan masyarakat adalah poster yang

26:27

berisi sosialisasi program baru yang

26:30

dibuat oleh pemerintah kepada

26:32

masyarakat.

26:34

Tujuan poster ini mengedukasi masyarakat

26:38

terkait informasi penting tertentu.

26:41

Misalnya bahaya narkoba, bahaya rokok,

26:44

dan ajakan diversifikasi pangan. Empat,

26:52

poster kelas. Poster kelas merupakan

26:55

poster yang dibuat dengan tujuan

26:57

meningkatkan motivasi peserta didik di

27:00

kelas. Contoh poster kelas yaitu poster

27:03

ajakan membaca.

27:06

Poster dibuat menggunakan kalimat

27:08

persuasif yang disertai gambar menarik.

27:11

Kalimat persuasif merupakan kalimat yang

27:14

bertujuan membujuk serta meyakinkan

27:16

pembaca supaya bisa menerima dan

27:19

menjalankan ide sesuai isi poster.

27:26

Poster yang baik memiliki syarat-syarat

27:29

berikut. Satu, menggunakan bahasa yang

27:31

mudah dipahami. Dua, menggunakan kalimat

27:35

yang singkat, padat, jelas, tetapi

27:38

berisi. Tiga, menggunakan kombinasi

27:42

antara kalimat dan gambar. Empat, poster

27:45

harus mampu menarik minat halayak. Lima,

27:49

pembuatannya menggunakan bahan yang

27:51

tidak mudah rusak atau sobek. Enam,

27:54

ukuran poster sebaiknya disesuaikan

27:57

tempat atau lahan pemasangan poster.

28:05

[Musik]

28:09

Membuat poster dapat dilakukan dengan

28:11

dua cara, yaitu manual dan digital.

28:14

membuat poster dengan cara digital

28:17

dilakukan menggunakan komputer. Adapun

28:20

langkah-langkah untuk membuat poster

28:22

digital sebagai berikut. Mari kita bahas

28:27

langkah-langkahnya satu persatu.

28:33

Satu, menentukan tema dan tujuan.

28:36

Langkah pertama membuat poster ialah

28:38

menentukan tema dan tujuan. Tema

28:42

pembuatan poster beraneka ragam.

28:45

Misalnya poster layanan masyarakat untuk

28:47

mengajak masyarakat agar mengonsumsi

28:50

makanan non beras dan non terigu sebagai

28:53

makanan pokok. Tujuan poster juga harus

28:56

ditentukan. Misalnya agar masyarakat

29:00

lebih sering mengkonsumsi makanan selain

29:02

beras seperti sagu, singkong, dan

29:05

jagung. Dua, merumuskan pesan yang ingin

29:09

disampaikan.

29:10

Poster pasti memiliki pesan yang ingin

29:13

disampaikan. Pesan tersebut harus mudah

29:16

dipahami oleh pembaca. Merumuskan pesan

29:20

berguna agar kalian mengetahui hasil

29:22

yang ingin dicapai ketika orang membaca

29:25

poster tersebut.

29:29

[Musik]

29:31

Tiga, memuat kata-kata yang menarik.

29:34

Poster harus dibuat dengan kalimat

29:36

singkat, jelas, dan padat yang dapat

29:39

diingat oleh orang secara langsung meski

29:42

hanya dilihat sepintas. Hindari

29:45

penggunaan kalimat yang bertele-tele

29:47

yang tidak langsung mengarah pada inti

29:50

pesan. Gunakan bahasa sehari-hari sesuai

29:53

target pembaca. Gunakan bahasa yang

29:56

mudah dipahami oleh pembaca. Gunakan

29:59

pula bahasa persuasif atau yang sifatnya

30:02

mengajak. Empat,

30:08

pembuatan poster. Pembuatan poster

30:10

dilakukan dengan menentukan gambar

30:12

pendukung dan kombinasi pewarnaan pada

30:15

tampilan poster. Kalian harus memadukan

30:18

gambar-gambar tersebut dengan slogan

30:20

yang telah dirumuskan sebelumnya. Proses

30:23

ini memerlukan kreativitas dari pembuat

30:26

poster. Pembuat poster tidak bisa

30:29

dilakukan secara asal-asalan. Ada

30:32

teori-teori tertentu yang harus dipahami

30:35

agar poster terlihat menarik seperti

30:38

penentuan warna, pembuatan gambar

30:41

animasi, penggunaan grid, highlight,

30:44

negative space, hingga tata letak

30:46

desain.

30:51

Lima, pemilihan media. Hasil pembuatan

30:54

poster harus dicetak di kertas atau

30:56

kain. Kalian harus menggunakan tinta dan

30:59

kertas atau kain dengan kualitas bagus

31:02

agar tidak cepat pudar atau rusak.

31:06

Sebaiknya kalian berkonsultasi kepada

31:08

orang-orang di percetakan untuk memilih

31:11

media untuk mencetak poster karena

31:14

mereka lebih paham tentang hal tersebut.

31:17

Selain memilih media untuk pencetakan

31:19

poster, kalian harus menentukan media

31:22

untuk meletakkan poster dan tempat untuk

31:25

memasang poster.

31:30

Demikianlah materi bahasa Indonesia pada

31:33

pertemuan kali ini. Sampai berjumpa di

31:36

materi-materi pembelajaran bahasa

31:38

Indonesia lainnya. Salam dari SMK Negeri

31:41

1 Surabaya. SMK Negeri 1 Surabaya. kuat.

31:46

Wassalamualaikum warahmatullahi

31:49

wabarakatuh. Sampai jumpa.

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free