MENGENAL DAN MEMPROMOSIKAN PRODUK PANGAN LOKAL INDONESIA
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Selamat pagi anak-anak kuat
SMK Negeri 1 Surabaya. Berjumpa kembali
dengan Ibu Vina dalam pembelajaran
Bahasa Indonesia.
[Musik]
Kali ini kita akan belajar materi Bahasa
Indonesia kelas 11 semester 1 mengenal
dan mempromosikan produk pangan lokal
Indonesia.
Sebagai negara agraris dan maritim,
Indonesia memiliki kekayaan sumber daya
alam yang melimpah. Salah satunya berupa
bahan pangan nabati dan hewani yang
beraneka ragam.
[Musik]
Berbagai jenis tumbuhan pangan, obat,
maupun industri tumbuh subur di tanah
Indonesia. Namun, seiring pembangunan di
berbagai wilayah menyebabkan lahan
pertanian makin berkurang tiap tahunnya.
Hal ini tentu akan menjadi masalah
terhadap ketahanan pangan di Indonesia.
Bagaimana kalian menyikapi permasalahan
tersebut? Apa pendapat kalian mengenai
hal ini? Kalian dapat menyampaikan
pendapat mengenai permasalahan ini dalam
bentuk teks argumentasi.
Kalian tidak asing dengan teks
argumentasi, bukan?
Bagaimana menuangkan pendapat dalam
bentuk teks argumentasi?
Kalian dapat membuatnya dengan
mempelajari materi pada bab ini terlebih
dahulu. Ayo pelajari dengan penuh
semangat.
Teks argumentasi dapat digunakan untuk
menyampaikan tanggapan terhadap sebuah
peristiwa atau fenomena yang sedang
terjadi. Teks argumentasi disusun dari
pendapat penulis berdasarkan fakta.
Teks argumentasi membutuhkan data dan
fakta yang berfungsi untuk mendukung
argumen yang disampaikan oleh penulis.
Teks disusun dengan struktur yang benar
sehingga pembaca mudah memahami isi
teks.
[Musik]
Membaca kritis teks argumentasi.
Membaca kritis merupakan suatu kegiatan
yang digunakan untuk mendapatkan
informasi penting. Dalam membaca kritis
tidak hanya dituntut mengetahui isi
teks. Kalian juga harus dapat memahami,
menganalisis, menyimpulkan, dan menilai
isi bacaan agar pemahaman terhadap
bacaan menjadi optimal.
Salah satu jenis teks yang dapat dibaca
untuk memperoleh informasi adalah teks
argumentasi.
Kata argumentasi atau argumentatif
berasal dari kata dasar argumen yang
menurut KBBI bermakna alasan untuk
memperkuat atau menolak suatu pendapat,
pendirian atau gagasan.
Adapun teks argumentasi adalah teks yang
bertujuan menyampaikan pendapat atau
gagasan atas sebuah peristiwa,
permasalahan atau fenomena.
[Musik]
Biasanya teks argumentasi digunakan
sebagai landasan untuk kegiatan debat.
Teks argumentasi dapat digunakan sebagai
alasan untuk memperkuat atau menolak
suatu pendapat, pendirian, atau gagasan.
Meskipun teks ini lebih menekankan
argumen atau pendapat penulis mengenai
suatu hal, teks harus tetap memuat
fakta.
Fakta digunakan sebagai landasan penulis
untuk berargumen.
Adapun ciri-ciri teks argumentasi
sebagai berikut. Satu, memuat fakta yang
disajikan untuk memberikan pembuktian
kepada pembaca. Biasanya disajikan dalam
bentuk grafik, gambar, fakta berita,
atau kutipan pendapat ahli.
Dua, menjelaskan pendapat yang dapat
meyakinkan dan pemaruhi pendengar atau
pembaca.
Tiga, memuat gagasan atau ide yang
disampaikan oleh penulis. Empat, memuat
alasan berupa data, fakta, dan argumen
lain yang mendukung. L memuat sumber ide
berupa pengalaman, pengamatan, atau
penelitian.
Enam, pendapat disampaikan dengan
merumuskan masalah secara logis,
analisis, dan kritis.
Tujuh, terdapat kalimat penutup dengan
penyampaian secara universal atau
memberikan kesimpulan secara umum dan
menyeluruh terkait solusi penyelesaian
masalah.
Teks argumentasi mempunyai tujuan agar
pembaca dapat menerima atau terpengaruh
oleh tulisan yang dibuat.
Terlebih setiap orang memiliki pandangan
atau sikap yang berbeda-beda dalam hal
apapun, khususnya pandangan yang
berhubungan dengan masyarakat luas.
Oleh karena itu, teks argumentasi
bertujuan memberikan pandangan dari
seseorang disertai fakta dan data yang
dirasa benar.
Teks argumentasi tersusun atas tiga
bagian. Mari kita bahas satu persatu.
Yang pertama, pendahuluan. Bagian
pendahuluan berisi argumen yang akan
disampaikan dengan menunjukkan dasar
atau landasan dari sebuah argumen yang
akan disampaikan oleh penulis.
Bagian ini sangat penting karena
bertujuan menyampaikan argumentasi yang
dapat menarik perhatian dan meyakinkan
pembaca.
Dua, tubuh argumen. Bagian tubuh argumen
berisi pendapat yang berfokus pada usaha
untuk membuktikan pendapat atau gagasan
yang telah disampaikan di awal atau
bagian pendahuluan.
Untuk lebih meyakinkan pembaca, tulisan
yang disampaikan bisa berupa data,
fakta, dan alasan logis yang dapat
mendukung pendapat penulis.
Kalimat argumentasi harus disusun dalam
bentuk yang rapi dan menarik berdasarkan
hasil analisis sesuai fakta, eksperimen,
dan observasi.
Tiga, kesimpulan. Teks argumentasi
diakhiri dengan kesimpulan. Dalam
paragraf argumentasi, kesimpulan dapat
berupa sebuah ringkasan dari penulis.
Tujuan bagian kesimpulan adalah
menunjukkan kepada pembaca bahwa gagasan
atau pendapat yang diberikan sesuai
kebenaran dan dapat dipercaya.
[Musik]
Ide pokok dan ide-ide pendukung dalam
teks argumentasi.
Teks merupakan kumpulan beberapa
paragraf yang disusun secara sistematis.
Antar paragraf dalam satu teks memiliki
keterkaitan.
Secara umum, paragraf terbentuk atas dua
unsur, yaitu ide pokok dan ide penjelas.
Ide pokok adalah sebuah ide yang
disampaikan oleh penulis dalam sebuah
pokok bahasan di dalam paragraf.
Ide pokok juga memiliki nama lain
gagasan pokok, gagasan utama atau
pikiran utama. Ide pokok terdapat dalam
kalimat utama.
Adapun ide-ide penjelas adalah pikiran
yang digunakan untuk menjelaskan atau
menjabarkan ide pokok dalam paragraf.
Ide penjelas dalam sebuah paragraf bisa
lebih dari satu. Dalam satu paragraf
hanya terdapat satu ide pokok. Dengan
memahami ide pokok, kalian dapat
memahami inti masalah dalam sebuah
paragraf.
Sementara bagi penulis, ide pokok
berfungsi untuk memudahkan mengembangkan
sebuah paragraf. Ide pokok terdapat pada
kalimat utama. Namun demikian, kalimat
utama dalam sebuah paragraf tidak selalu
terdapat pada awal paragraf. Jadi, harus
terlebih dahulu menemukan kalimat utama
untuk menemukan ide pokok paragraf.
Ide-ide penjelas digunakan untuk
menjelaskan ide pokok dalam paragraf.
Ide-ida penjelas tersebut dituangkan
dalam kalimat-kalimat penjelas. Sebagai
penjelas, dalam satu paragraf, minimal
terdapat dua kalimat penjelas. Kalimat
penjelas digunakan untuk menguraikan ide
pokok. Secara sederhana, kalimat
penjelas adalah kalimat yang berisi
keterangan-keterangan tambahan.
Kalimat penjelas berfungsi sebagai
pendukung atau penguat ide pokok dalam
kalimat utama.
Kalimat penjelas bersifat khusus di
dalam suatu tulisan atau paragraf,
bentuk kalimat penjelas biasanya berupa
data-data,
contoh, fakta, ataupun opini yang
mendukung kalimat utama.
Dengan demikian, pembaca dapat mudah
mengerti maksud dari penulis.
Berdasarkan letak gagasan utamanya,
paragraf dibedakan menjadi tiga jenis.
Mari kita bahas satu persatu.
Paragraf deduksi. Paragraf deduksi
adalah paragraf yang gagasan utamanya di
awal paragraf. Gagasan pada jenis
paragraf ini dikembangkan dari umum ke
khusus. Kalimat utama paragraf deduksi
di awal paragraf, sedangkan kalimat
penjelas berada setelah kalimat
utamanya. Jadi, jenis paragraf deduksi
memiliki ciri yang ditemukan, yakni
gagasan utama atau ide pokok berupa
pernyataan umum.
Dua, paragraf induksi. Paragraf induksi
adalah paragraf yang gagasan utamanya di
akhir paragraf. Paragraf induksi dimulai
dengan mengemukakan
penjelasan-penjelasan
kemudian diakhiri dengan kalimat topik.
Paragraf induksi dapat dibagi menjadi
tiga jenis, yaitu generalisasi, analogi,
dan kausalitas.
Tiga, paragraf campuran. Paragraf
campuran adalah paragraf yang gagasan
utamanya terdapat di awal dan akhir
paragraf. Jenis paragraf ini dimulai
dengan mengemukakan persoalan pokok,
diikuti kalimat-kalimat penjelas,
kemudian diakhiri dengan kalimat utama
lagi sebagai penjelas.
Kalimat fakta dan kalimat opini dalam
teks argumentasi.
Paragraf argumentasi berisi argumen atau
pendapat yang disampaikan oleh penulis
mengenai permasalahan atau fenomena yang
sedang terjadi. Jadi, dalam paragraf
argumentasi pendapat penulis merupakan
hal yang utama. Namun demikian, pendapat
yang disampaikan oleh penulis harus
disertai penjelasan bukti dan alasan
yang jelas.
Argumentasi yang disampaikan dalam teks
harus berdasarkan data dan fakta yang
dapat dipertanggungjawabkan.
Dari penjelasan tersebut dapat
disimpulkan bahwa teks argumentasi
terdiri atas fakta dan opini. Keduanya
harus disampaikan secara berimbang.
[Musik]
Fakta. Fakta adalah keadaan atau
peristiwa yang berupa kenyataan atau
sesuatu yang benar-benar ada dan
terjadi. Fakta bersifat objektif
sehingga informasi di dalamnya tidak
dipengaruhi pendapat seseorang atau
pribadi.
Dengan demikian, isi tulisan fakta hanya
berdasarkan atas kebenaran dan tidak
menggunakan asumsi belaka.
Ciri-ciri fakta sebagai berikut. Satu,
sumbernya dari kejadian atau peristiwa
atau hal atau objek di sekitar. Oleh
karena itu, fakta selalu bersifat
faktual atau sesuai kenyataan atau apa
adanya.
Dua, kebenarannya dapat dibuktikan
sesuai kejadian, peristiwa, hal atau
objek yang diungkapkan atau dilaporkan.
Tiga, dikumpulkan dari narasumber yang
terpercaya.
empat bersifat objektif yakni data yang
sebenarnya bukan dibuat-buat dan tidak
dipengaruhi oleh pendapat atau pandangan
pribadi.
Lima biasanya dapat menjawab rumus
pertanyaan 5W + 1
6. Pengungkapan dalam bentuk kalimat
berita atau pernyataan. Perhatikan
contoh berikut ini.
Opini. Opini merupakan pendapat dari
penulis berdasarkan fakta. Opini
bukanlah sebuah fakta. Jika di kemudian
hari dapat dibuktikan atau diverifikasi,
opini akan berubah menjadi kenyataan
atau fakta. Kalimat opini adalah kalimat
dari sudut pandang penulis.
Ciri-ciri opini sebagai berikut. Satu,
sumber didapat dari hasil pemahaman
seseorang mengenai fakta atau apa saja
yang kemudian diungkapkan dalam sebuah
pernyataan.
Oleh karena itu, opini bisa benar atau
salah. Dua, kebenaran opini bergantung
pada dua hal, yakni kebenaran fakta dan
pemahamannya. Oleh karena itu, kebenaran
opini bersifat relatif, yakni tergantung
kebenaran fakta, pemahaman, dan
pengungkapannya.
Tiga, bersifat subjektif dan biasanya
disertai pendapat, saran, dan uraian
yang menjelaskan. Empat, pikiran atau
pendapat seseorang atau kelompok. Lima,
menggunakan kata-kata menurut saya,
menurut hemat saya, atau berdasarkan
sepengetahuan saya. Karena kalimat opini
merupakan bentuk pendapat pribadi. Enam,
belum pasti kejadiannya atau informasi
yang terkandung belum dibuktikan
kebenarannya. sehingga biasanya diawali
kata-kata seperti menurut saya
sepertinya dan saya rasa
menulis teks argumentasi.
Kalian telah belajar ciri-ciri, tujuan,
dan struktur teks argumentasi.
Selanjutnya kalian bisa belajar menulis
teks argumentasi.
Tujuan utama teks argumentasi ialah
mengungkapkan pandangan penulis terhadap
suatu hal permasalahannya atau
peristiwa. Hal inilah yang membuat teks
argumentasi
memiliki keberagaman berpikir dalam
memandang satu permasalahan yang sama.
Oleh karena itu, opini penulis harus
didukung dengan data dan fakta yang bisa
dipertanggungjawabkan. kebenarannya.
Penggunaan kalimat dalam menulis teks
juga harus diperhatikan dengan baik.
Kalimat yang baik dan benar dapat
memudahkan pembaca memahami penjelasan
yang disampaikan.
Paragraf argumentasi disusun atas
beberapa kalimat yang saling
berhubungan. Kalimat-kalimat dalam
paragraf harus memenuhi syarat kesatuan
atau kohesif dan kepaduan atau koheren
agar bisa dipahami dengan baik oleh
pembaca.
Kohesi merupakan keterpaduan bentuk.
Adapun koherensi merupakan kepaduan
makna. Kesatuan dan kepaduan juga
menjadi ciri paragraf yang baik. Artinya
jika paragraf hanya memiliki salah satu
syarat tersebut atau tidak memiliki
keduanya, paragraf tersebut dinilai
kurang baik.
[Musik]
Kohesi. Kohesi adalah keserasian
hubungan antar unsur dalam wacana atau
paragraf sehingga tercipta pengertian
yang tepat. Pengertian lain dari kohesi
adalah keterikatan antar unsur dalam
struktur sintaksis atau struktur wacana
yang ditandai dengan konjungsi,
pengulangan, penyulihan, dan pelesapan.
Kohesi dapat berupa pengacuan,
substitusi, pelesapan, penggunaan
konjungsi, repetisi, sinonim, antonim.
Suatu paragraf dikatakan berkohesi atau
memiliki kohesi atau kesatuan apabila
memiliki satu kalimat utama dan beberapa
kalimat penjelas.
Sebaliknya, suatu paragraf dikatakan
tidak berkohesi jika memiliki beberapa
kalimat utama dan kalimat penjelas.
Untuk itu, banyak hal yang dibicarakan
dalam satu paragraf.
Kohesi atau kesatuan dalam paragraf
dapat terjadi jika kalimat-kalimat yang
bermuat di dalam paragraf tetap
dikendalikan oleh gagasan utama.
Pada suatu paragraf dapat termuat
beberapa gagasan tambahan, tetapi
gagasan tersebut tetap selalu
dikendalikan oleh gagasan utama.
Perhatikan contoh berikut ini.
Koherensi. Koheren dapat disebut sebagai
kepaduan. Koherensi adalah pengaturan
secara rapi kenyataan dan gagasan,
fakta, serta ide menjadi suatu untaian
yang logis sehingga mudah memahami pesan
yang dihubungkannya.
Sebuah paragraf disebut sebagai paragraf
berkoherensi
memiliki koherensi atau kepaduan apabila
mempunyai repetisi atau pengulangan kata
kunci, kata ganti, atau kata transisi.
Jika paragraf tidak memiliki tiga hal
tersebut, tidak dapat disebut sebagai
paragraf yang berkoherensi.
Koherensi atau kepaduan paragraf
ditandai oleh penyusunan kalimat secara
logis melalui ungkapan pengait kalimat.
Urutan yang logis dapat diketahui
melalui susunan kalimat. Kalimat yang
sumbang atau melenceng dari permasalahan
yang dibicarakan akan membuat paragraf
menjadi tidak padu.
Sebuah paragraf dinyatakan kohesi jika
antar kalimat di dalam paragraf dapat
membentuk sebuah hubungan yang saling
berkaitan. Sementara itu, paragraf
dinyatakan koherensi jika di dalamnya
terdapat hubungan makna yang logis antar
kalimat. Salah satu penanda sebuah teks
mempunyai hubungan yang koheren biasanya
digunakan konjungsi atau kata hubung.
Berikut beberapa jenis kata hubung yang
sering digunakan dalam teks argumentasi.
Silakan disimak dengan seksama.
[Musik]
Setelah memahami unsur kebahasaan teks
argumentasi, kalian dapat belajar
menulis teks argumentasi. Adapun
langkah-langkah menulis teks argumentasi
sebagai berikut. Satu, menentukan topik
atau tema. Dua, menentukan tujuan. Tiga,
mengumpulkan fakta dan data serta
bahan-bahan yang mendukung argumen.
Empat, membuat kerangka karangan
berdasarkan bahan yang diperoleh. Lima,
mengembangkan kerangka karangan menjadi
paragraf utuh. En menyunting teks baik
isi maupun kebahasaan.
Poster sebagai jenis teks persuasi.
Ada banyak media yang dapat digunakan
untuk mengajak masyarakat agar mau
berperan serta dalam usaha. Salah
satunya menggunakan poster. Poster
adalah plakat yang dipasang di tempat
umum berupa pengumuman atau iklan.
Poster juga dapat diartikan sebagai
media publikasi yang terdiri atas
tulisan, gambar, atau kombinasi keduanya
dengan tujuan memberikan informasi
kepada halayak ramai.
Adapun ciri-ciri poster sebagai berikut.
Satu, dapat dibaca secara sambil lalu.
Dua, dipasang di tempat umum dengan
maksud menarik perhatian masyarakat.
Tiga, terdiri ada komposisi huruf dan
gambar di atas media kertas atau kain
yang berukuran besar. Empat, dibuat
dengan perpaduan warna yang kuat dan
kontras. Lima, menggunakan bahasa yang
singkat, jelas, dan tidak rancu agar
mudah dipahami. Enam, disertai gambar
yang mendukung untuk menyampaikan pesan.
Umumnya poster dipasang di tempat yang
ramai dan strategis seperti di depan
sekolah, kantor, pasar, mall, atau
tempat-tempat keramaian lain. Poster
bersifat mengajak. Oleh karena itu,
poster dapat digunakan sebagai media
iklan. Poster yang digunakan sebagai
alat untuk promosi, serta memberikan
pengumuman atau informasi kepada
masyarakat umum.
Pembuatan setiap poster memiliki tujuan
yang berbeda-beda.
Tujuan pembuatan poster disesuaikan
keinginan atau kepentingan pembuatnya
yang beragam seperti tujuan komersial,
informasi publik, ataupun kemanusiaan.
Berdasarkan tujuannya, poster dapat
dibedakan menjadi beberapa jenis sebagai
berikut. Yang pertama, poster niaga.
Poster niaga adalah poster yang dibuat
untuk meningkatkan penjualan sebuah
produk. Poster ini berisi informasi
mengenai suatu produk yang ditawarkan
kepada masyarakat seperti kelebihan dan
keunggulan produk dibandingkan produk
lainnya yang sejenis.
Poster niaga ini banyak digunakan oleh
produsen produk tertentu kepada
masyarakat.
Dua, poster kegiatan. Poster kegiatan
adalah poster yang digunakan untuk
memberikan informasi mengenai suatu
acara. Informasi yang dibuat dalam
poster ini antara lain nama acara,
lokasi, serta waktu dimulainya acara.
Penggunaan poster ini akan banyak orang
yang hadir dan meramaikan acara
tersebut.
[Musik]
Tiga, poster layanan masyarakat. Poster
layanan masyarakat adalah poster yang
berisi sosialisasi program baru yang
dibuat oleh pemerintah kepada
masyarakat.
Tujuan poster ini mengedukasi masyarakat
terkait informasi penting tertentu.
Misalnya bahaya narkoba, bahaya rokok,
dan ajakan diversifikasi pangan. Empat,
poster kelas. Poster kelas merupakan
poster yang dibuat dengan tujuan
meningkatkan motivasi peserta didik di
kelas. Contoh poster kelas yaitu poster
ajakan membaca.
Poster dibuat menggunakan kalimat
persuasif yang disertai gambar menarik.
Kalimat persuasif merupakan kalimat yang
bertujuan membujuk serta meyakinkan
pembaca supaya bisa menerima dan
menjalankan ide sesuai isi poster.
Poster yang baik memiliki syarat-syarat
berikut. Satu, menggunakan bahasa yang
mudah dipahami. Dua, menggunakan kalimat
yang singkat, padat, jelas, tetapi
berisi. Tiga, menggunakan kombinasi
antara kalimat dan gambar. Empat, poster
harus mampu menarik minat halayak. Lima,
pembuatannya menggunakan bahan yang
tidak mudah rusak atau sobek. Enam,
ukuran poster sebaiknya disesuaikan
tempat atau lahan pemasangan poster.
[Musik]
Membuat poster dapat dilakukan dengan
dua cara, yaitu manual dan digital.
membuat poster dengan cara digital
dilakukan menggunakan komputer. Adapun
langkah-langkah untuk membuat poster
digital sebagai berikut. Mari kita bahas
langkah-langkahnya satu persatu.
Satu, menentukan tema dan tujuan.
Langkah pertama membuat poster ialah
menentukan tema dan tujuan. Tema
pembuatan poster beraneka ragam.
Misalnya poster layanan masyarakat untuk
mengajak masyarakat agar mengonsumsi
makanan non beras dan non terigu sebagai
makanan pokok. Tujuan poster juga harus
ditentukan. Misalnya agar masyarakat
lebih sering mengkonsumsi makanan selain
beras seperti sagu, singkong, dan
jagung. Dua, merumuskan pesan yang ingin
disampaikan.
Poster pasti memiliki pesan yang ingin
disampaikan. Pesan tersebut harus mudah
dipahami oleh pembaca. Merumuskan pesan
berguna agar kalian mengetahui hasil
yang ingin dicapai ketika orang membaca
poster tersebut.
[Musik]
Tiga, memuat kata-kata yang menarik.
Poster harus dibuat dengan kalimat
singkat, jelas, dan padat yang dapat
diingat oleh orang secara langsung meski
hanya dilihat sepintas. Hindari
penggunaan kalimat yang bertele-tele
yang tidak langsung mengarah pada inti
pesan. Gunakan bahasa sehari-hari sesuai
target pembaca. Gunakan bahasa yang
mudah dipahami oleh pembaca. Gunakan
pula bahasa persuasif atau yang sifatnya
mengajak. Empat,
pembuatan poster. Pembuatan poster
dilakukan dengan menentukan gambar
pendukung dan kombinasi pewarnaan pada
tampilan poster. Kalian harus memadukan
gambar-gambar tersebut dengan slogan
yang telah dirumuskan sebelumnya. Proses
ini memerlukan kreativitas dari pembuat
poster. Pembuat poster tidak bisa
dilakukan secara asal-asalan. Ada
teori-teori tertentu yang harus dipahami
agar poster terlihat menarik seperti
penentuan warna, pembuatan gambar
animasi, penggunaan grid, highlight,
negative space, hingga tata letak
desain.
Lima, pemilihan media. Hasil pembuatan
poster harus dicetak di kertas atau
kain. Kalian harus menggunakan tinta dan
kertas atau kain dengan kualitas bagus
agar tidak cepat pudar atau rusak.
Sebaiknya kalian berkonsultasi kepada
orang-orang di percetakan untuk memilih
media untuk mencetak poster karena
mereka lebih paham tentang hal tersebut.
Selain memilih media untuk pencetakan
poster, kalian harus menentukan media
untuk meletakkan poster dan tempat untuk
memasang poster.
Demikianlah materi bahasa Indonesia pada
pertemuan kali ini. Sampai berjumpa di
materi-materi pembelajaran bahasa
Indonesia lainnya. Salam dari SMK Negeri
1 Surabaya. SMK Negeri 1 Surabaya. kuat.
Wassalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Sampai jumpa.
More transcripts
Explore other videos transcribed with YouTLDR.

DOSA-DOSA BESAR #220 - Dosa Sesama Makhluk - Dosa Sesama Makhluk - Iseng /Jail
Khalid Basalamah Official · Indonesian

Ikatan Kimia (2) | Ikatan Ion (Elektrovalen) | Kimia kelas 10
Kimatika · Indonesian

專業開箱 土耳其航空 商務艙✈️
Terry Chen 泰瑞 · English

LA TEMPESTA PERFETTA! 🔒 ALESSANDRO NESTA passa dal BSMT!
The BSMT by Gianluca Gazzoli · English

Jenis Jenis Tokoh dalam Cerita
Maestro Digital Education · English

MATERI PENJAS KELAS 11 BOLA VOLI
MENTOR · Indonesian

終於拿到賠償,但是虧損繼續
Terry Chen 泰瑞 · English

Apa itu DEMOKRASI ? | Seri Sejarah dan Asal-usul
Asaljeplak · English

OMH 2025: Marcin Dudek, Piotr Zarzycki - Od zera do AI pentestera
PROIDEA Events · English

Easy English Conversation 💬 CAN Questions & Answers | Lesson 4
VIPS English Center · English

IPS kelas 8 Bab 1 kurikulum merdeka kondisi geografis dan pelestarian sumber daya alam
themamvideo · English

He Analizado NETFLIX y he Descubierto ESTO (Atento!)
Javier DV - Inversión y Finanzas · Spanish
Get the TLDR of any YouTube video
Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.