Full Transcript

·YouTLDR

Cara Jualan Apapun Ke Siapapun

11:43IndonesianTranscribed Jul 26, 2026
0:00

Oke, jadi kali ini gua akan sharing ke

0:02

kalian ya. Ini topik yang salah satu

0:03

kalian paling banyak minta. Gimana sih

0:06

caranya jualan ya? Jadi di sini gua

0:08

bakal ngajarin kalian cara jualan apapun

0:11

ke siapapun. Menurut gua di dunia

0:13

sekarang ya cara jualan itu adalah salah

0:15

satu hal paling penting ya. Jualan itu

0:17

adalah skill paling penting. Apalagi di

0:19

era digital ya dari zaman dulu sampai

0:21

zaman sekarang. Karena di mana lu bisa

0:23

menjual, lu selalu bisa mendapatkan

0:25

uang. Kalian banyak yang tahu ya. Gua

0:27

mulai karir gua itu dari berjualan

0:28

online ya. gua jualan minyak rambut, gua

0:30

jualan sedotan ya barang-barang yang gua

0:32

ambil waktu itu gua impor lalu gua

0:34

jualin di marketplace lokal. Itu pun

0:36

jadi modal gua ya. Jadi modal gua untuk

0:39

apa? Untuk gua bisa berinvestasi dan gua

0:41

selalu orang yang selalu berjualan gitu.

0:44

Dan kalian pun mau kalian bilang, "Oh,

0:46

konotasinya kan jualan atau sales itu

0:48

adalah hal yang negatif di Indonesia."

0:50

Padahal setiap hari ya lu juga jualan

0:53

diri lu. Itu adalah skill yang paling

0:55

penting yang bisa dimiliki oleh manusia.

0:57

Kalau otaknya sales gitu kan

0:59

dibilangnya. Kalian pikir oh yang ada di

1:01

mall nawarin kalian mobil atau kalian

1:03

mikirnya orang jualan MLM atau kalian

1:05

mikirnya orang jualan asuransi gitu.

1:07

Padahal ketika lu adalah seorang

1:09

profesional, let's say lu bekerja lu di

1:10

perusahaan IT ketika lu masuk ke

1:13

perusahaan IT tersebut lu adalah seorang

1:14

sales. Ya enggak? Lu menjual diri lu

1:16

ketika lu interview, lu kasih tahu, oh

1:18

skill-nya lu bisa programming bahasa

1:20

Python, lu bisa ini, lu bisa ini. Ini

1:22

yang bisa gua tambahkan ke perusahaan

1:24

lu. Itu lu menjual diri ya. Lu jadi

1:27

sales diri lu sendiri. Ketika lu

1:29

founder, ya lu mau dari Open AI, mau

1:31

antropic yang besar-besar, ketika mereka

1:33

cari di preseries A atau bahkan di angel

1:36

round ya, yang mereka lakukan adalah

1:37

mereka menjual visi perusahaannya,

1:40

Perplexity, perusahaan-perusahaan AI.

1:42

Mereka itu bikin slide presentasi kenapa

1:44

harus investor masuk? Karena ada total

1:47

addressable market-nya segini ini yang

1:49

bisa gua ambil gitu loh. Yang bikin gua

1:51

beda dengan kompetitor tuh ini timnya

1:53

dibuat sama ini. Dulu gua pernah kerja

1:55

di sini makanya gua bisa jadi funding

1:57

gua gitu. Itu adalah jualan gitu, itu

2:00

adalah skill sales. Bahkan lu sebagai

2:02

gua ya, gua adalah pemimpin perusahaan

2:04

di beberapa perusahaan gua. Gua harus

2:05

bisa menjual visi ya ke karyaan-karyaan

2:08

gua. Dan lu lihat yang paling kaya-kaya

2:10

di dunia, Elon Musk. Ketika dia bikin

2:12

SpaceX emang udah ada solarnya di luar

2:16

angkasa? Belum ada. Dia menjual visinya

2:19

bahwa kalau lu beli sahamnya IPO, lalu

2:21

nanti dia akan terbangkan data center di

2:23

space gitu. Dia akan power up pakai

2:25

solar, pakai tenaga surya matahari.

2:27

Apakah udah terjadi belum? Nvidia Jenson

2:30

Huang setiap kali dia duduk di stage itu

2:32

banyak sekali orang yang lihat di

2:33

stadium dia sedang berjualan. Steve Jobs

2:36

ketika dia jual visinya Apple ya itu

2:39

awalnya mulai dari sebuah visi dan itu

2:41

sesuatu yang dijual. Jadi jangan anggap

2:44

sales adalah hal yang negatif. Karena

2:46

orang paling kaya di dunia itu semuanya

2:48

adalah sales. Jualan itu kalau gua

2:50

definisiin sendiri ya itu bukan maksa

2:52

ya. Ini banyak yang melakukan kesalahan.

2:54

Jualan itu adalah memindahkan keyakinan.

2:56

Kita di Elon Musk dia ketika dia

2:58

berjanji bahwa oke dia mau bikin data

3:00

center di atas, dia mau pakai panel

3:01

solar segala macam. itu adalah dia

3:04

jualan visi memindahkan keyakinan dia ke

3:06

keyakinan kita supaya kita bisa apa?

3:08

Kita bisa beli sahamnya ya. SpaceX

3:10

Public. Lu mau lihat semua ya bahkan

3:12

perusahaan-perusahaan yang Tbk CEO-nya

3:14

Jamie Diamond dia jualan apa di JP

3:16

Morgan? Oke kalau lu mau lebih aman aset

3:18

lu taruhnya di JP Morgan. Itu adalah

3:21

skill sales yang utama. Jualan itu

3:23

memindahkan keyakinan ya bukan memaksa

3:26

orang melakukan sesuatu. Contoh gua

3:28

waktu itu untuk nyari duit awal-awal gua

3:29

pernah jadi agen property. Ketika gua

3:31

jadi agen property, gua waktu itu pernah

3:33

jualan salah satu apartemen ya.

3:35

Apartemen tuh ada pilihan yang satu

3:36

bathroom dan dua bathroom. Waktu itu

3:38

klien gua itu adalah orang sudah jauh

3:40

lebih tua dari gua. Ya, gua waktu masih

3:41

16 tahun. Jauh lebih tua dari gua.

3:43

Mereka itu baru menikah. Lalu gua tanya

3:46

sama mereka, "Kebutuhan Bapak Ibu apa?

3:47

Apakah mau punya anak dalam waktu 1

3:49

sampai 3 tahun mendatang?" Mereka

3:51

bilang, "Enggak. Mereka waktu itu lebih

3:52

pengin yang dua bathroom. Tapi gua lihat

3:54

kayaknya mereka punya kendala di

3:55

harganya." Jadi gua bilang kan belum

3:57

punya anak nih. Satu bathroom saja

3:59

sebenarnya sudah cukup gitu loh. Karena

4:00

dalam sampai 3 tahun ke depan tuh masih

4:02

belum ada rencana untuk memiliki anak.

4:04

Karena itu akhirnya mereka pilih beli

4:06

sama gua karena sales yang lain bakal

4:07

paksa untuk dapat komisi yang lebih

4:08

besar. Karena sales properti kan dapat

4:10

komisi dari harganya. Jadi kalau dua

4:13

bathroom pasti lebih mahal dibanding

4:14

satu bathroom. Tapi gua bisa lihat

4:15

kebutuhannya mereka itu apa. Jadi gua

4:18

enggak maksa mereka untuk dapat komisi

4:19

paling besar. Gua itu jadi pendengar

4:21

yang baik. Kebutuhan mereka apa? Apa

4:23

yang bisa gua kasih ke mereka? Jadi,

4:25

sales itu bukan tentang berjualan, bukan

4:27

tentang mulut lu ngomong apa, tapi

4:29

kuping lu itu dengar apa. Walaupun gua

4:31

masih bocah waktu itu, akhirnya mereka

4:32

percaya beli sama gua. Kenapa? Karena

4:34

tadi gua bisa mendengarkan kebutuhan

4:36

mereka. Sedangkan agen yang lain mau

4:38

coba jualin yang termahal untuk mereka.

4:40

Banyak orang yang nganggap sales itu hal

4:42

yang sulit ya. Karena gua tuh pernah

4:44

nonton ya beberapa kayak training, video

4:46

sales atau gua pernah lihat yang

4:47

coaching di perusahaan-perusahaan.

4:48

Menurut gua ini orang-orang kurang

4:49

pintar semua. Karena yang mereka

4:51

ngajarin adalah apa? Gimana caranya lu

4:53

nge-handle yang namanya objection? Kalau

4:55

orang udah enggak mau nih, gimana

4:57

caranya lu maksa? Ibaratnya kan

4:58

objection. Oh, lu dibikin script gitu

5:00

loh. Kalau dia ngomongnya A, jawabnya B.

5:02

A jawabnya B. Sales tuh bukan seperti

5:03

itu. Steve Jobs enggak pernah maksa lu

5:06

untuk komputer lu pakai Mac gitu loh.

5:08

Enggak pernah maksa untuk pakai iPhone.

5:10

Mereka udah ngantri ketika keluar yang

5:12

baru udah ngantri ya di ibox gitu.

5:14

Orang-orang itu enggak pernah dipaksa

5:17

gitu. Sales yang terbaik tuh tidak

5:18

pernah maksa orang. Orang beli itu bukan

5:21

karena mau atau enggak mau, tapi satu

5:22

hal perceive value gua sebutnya itu

5:25

lebih besar dibanding harga. Contoh

5:26

paling sederhana tasv. Lu dipaksa enggak

5:28

untuk beli tasvi? Jawabannya enggak ya

5:31

walaupun iya semua orang kita tahu

5:32

costnya itu bikin 200 tapi dijual 4.000

5:35

tapi kenapa? Karena perfe itu ngasih

5:38

mereka status, ngasih mereka sebuah

5:40

identitas. Kalau gua beli produk LV

5:42

berarti gua orang yang mampu. Itu yang

5:44

dijual ke orang middle class. Kalau

5:46

orang yang upper class mereka kita

5:47

enggak peduli. Ya gua baju sembarangan

5:49

beli. Gua enggak peduli. Gua enggak

5:50

perlu ada logo-logo di B enggak perlu.

5:52

Ini masuk ke pelajaran kedua ya. Orang

5:54

tadi orang bukan beli karena lu paksa

5:55

mereka. Mereka beli karena persif

5:57

value-nya lebih besar dibanding

5:58

harganya. Pelajaran selanjutnya adalah

6:00

mereka itu kayak tadi mereka bukan beli

6:02

kepada fungsinya. Lu beli di pasar tas

6:03

juga sama. Fungsinya ngangkatin barang

6:05

lu yang enggak penting itu ya kan?

6:07

dompet lu lah, ngangkat kunci lu,

6:10

ngangkat handphone lu. Tapi kenapa ada

6:12

orang yang beli di LV? Karena orang beli

6:14

karena emosi. Oh, kalau orang itu lebih

6:16

keren ya belikan sama dia. Oh,

6:18

kelihatannya lebih kaya sedikit ya. Gua

6:20

bisa pamer ke teman-teman gua di

6:21

Nongkrong. Orang beli bukan karena

6:23

fungsi, tapi karena emosi. Handphone lu

6:25

mau beli dari iPhone tuh sama. Sama lu

6:27

beli handphone Cina tuh enggak ada

6:28

bedanya. Tapi ketika lu pegang iPhone,

6:30

lu ngerasa lu punya gengsi. Ya, itu jadi

6:33

benda fashion. Orang beli itu karena

6:36

emosinya tergerak, bukan karena

6:38

fungsinya apa. Contoh, Ferrari itu

6:40

enggak pernah jualan mobil, dia jualan

6:41

status. Ketika lu punya Ferrari, lu bisa

6:43

masuk ke dalam Ferrari Owners Club di

6:45

Indonesia. Lu bisa berteman sama

6:47

orang-orang. Ketika lu beli supercar, lu

6:49

bisa nongkrong sama orang-orang lain

6:50

yang punya supercar yang sama. Lu bisa

6:52

merasa, "Oh, diri lu, oh lu bisa

6:54

networking." Itu yang dijual. Bukan

6:56

dijualnya cuman mobil. Kalau mobil

6:58

enggak ada bedanya. Ya, lu mau pakai

7:00

Ferrari, lu mau pakai Lexus, nyampainya

7:02

juga sama. Adidas itu enggak pernah

7:04

jualan sepatu gitu. Semua orang bisa

7:06

jualan sepatu. Di pasar juga ada sepatu.

7:09

Ada sepatu yang dari Cina yang mereknya

7:10

enggak jelas. Tapi kenapa lu beli

7:12

Adidas? Karena ketika lu beli Adidas lu

7:14

ngerasa oke semua yang jogging-jogging

7:16

ini ya pakainya Adidas. Oke gua juga

7:19

pengen pakai ini. Kenapa? Karena ini

7:21

jadi identitas. Si paling lari itu

7:22

pakainya Adidas gitu. Orang jual jasa

7:25

charter jet itu enggak jual cuman

7:27

pengalaman. Mereka jualnya waktu. Oh,

7:30

orang-orang kaya itu malas ya ketika

7:32

nyampai ke bandara mereka itu malas. Oh,

7:35

harus nunggu dulu ya sejam sebelumnya

7:37

atau setengah jam sebelumnya dan masuk

7:39

pesawat nih. Even kalian mau ngomong,

7:41

"Oh, tapi first class bisnis class."

7:43

First class bisnis class betul lebih

7:44

nyaman tapi kalian masuknya bareng.

7:47

Kalian memang masuk duluan gitu terus

7:48

kalian tunggu pesawatnya dipenuhin semua

7:50

baru pesawatnya berangkat. Ya turun

7:52

kalian turun duluan lah gitu. Tapi tetap

7:54

masuk itu kalian tetap nunggu semua

7:55

orang yang naik ekonomi sampai belakang

7:57

tuh full. Sedangkan kalau kalian

7:58

charter, kalian masuk, kalian duduk,

8:01

kalian bilang pilotnya ayo terbang

8:02

terbang. Perusahaan yang paling

8:04

besar-besar di dunia itu bukan jualan

8:05

fungsi. Mereka jual emosi dari

8:07

customernya. Mereka jual identitas.

8:08

Bukan hanya sekedar mereka jualan

8:10

produk. Orang itu beli ketiga karena

8:12

apa? Karena mereka percaya. Ya,

8:13

kepercayaan itu hal paling penting.

8:15

Reputasi itu hal paling penting yang

8:16

bisa dimiliki seorang manusia. Reputasi

8:19

itu hal yang harus kalian jaga pakai

8:21

nyawa kalian. Karena orang beli sama

8:23

kalian, kenapa kalian? Mereka trust sama

8:25

kalian, mereka percaya sama kalian dan

8:27

mereka bisa beli. Contoh tadi agen

8:29

property. Ketika orang itu trust, gua

8:32

bisa dapat klien yang lain. Kenapa?

8:33

Karena ketika teman mereka nanya atau

8:34

mungkin keluarga mereka nanya, "Oh,

8:37

belinya sama dia aja nih. Dia ini baik

8:39

orangnya." Contoh, kalian adalah izin

8:41

asuransi misalnya nonton ini. Gimana

8:42

caranya dapat klien lebih banyak? Kalian

8:44

service klien kalian terbaik gitu loh.

8:47

Kalau mereka nelpon kalian, mereka mau

8:49

claim insurance-nya, permudah. Jangan

8:51

cuman lu semangatnya pas jualin mereka.

8:54

apa paket-paket di awal. Tapi ketika

8:56

mereka klaim lunya lari, lunya enggak

8:57

jelas, lu enggak ada rasa tanggung

8:59

jawabnya. Karena ketika begitu, lu

9:01

enggak perlu jualan lagi. Ketika

9:03

keluarganya mereka, "Oke, ya, gua pengen

9:04

punya insurance nih untuk kesehatan gua

9:06

yang cover worldwide tuh seperti apa?

9:08

Ketika misalnya mama gua sakit, gua mau

9:09

taruh di Singapura di paling bagus. Gua

9:11

mau bisa taruh misalnya adik gua sakit

9:13

di Mount E, gua taruh mana preminya yang

9:15

bagus?" Itu akan di-feranti. Oh, ini gua

9:17

ada yang bagus nih dari asuransi global

9:19

ini. Lu enggak perlu jualan lagi karena

9:21

itu akan mulut ke mulut. Itu yang

9:23

dibikin dengan kepercayaan dan juga

9:24

trust. Kenapa konglomrat itu mau ketemu

9:27

dengan gua? Kenapa mereka mau bertukar

9:28

pikiran bahkan bagi deal-dealnya mereka

9:30

ke gua? Karena mereka trust sama gua.

9:32

Ya, lu lebih penting diterust sama

9:34

sebagian kecil orang ya yang memiliki

9:36

pengaruh yang besar. Sales yang jago itu

9:39

bukan jago ngomong, tapi mereka tahu apa

9:41

sih yang dibutuhin sama kliennya. Ya, lu

9:44

mau jadi private banker itu semua sales.

9:46

Itu semua job sales. Ya, cuman namanya

9:48

aja keren. Apa lu mau kerja di sekuritas

9:50

juga jobnya sales kok. gimana caranya

9:52

besarin trading volume klien gua ya kan

9:54

dengan gua kasih analisa-analisa yang

9:56

terbaik semua ini skill sales di dunia

9:58

ini ya jadi sales tuh bukan cuman yang

10:00

kalian lihat sales itu ada

10:01

level-levelnya kalau lu mungkin tanya

10:03

gua pribadi apa sih satu skill yang

10:05

ibaratnya bisa bikin gua jadi orang

10:07

paling kaya atau kalian mau jadi orang

10:09

kaya masing-masing yaitu skill gimana

10:11

cara jualan ya jualan diri lu mau lu

10:13

adalah seorang content creator itu lu

10:15

menjual gitu skill set lu apa sih yang

10:17

lu sedang ngomongin ke orang lu mau jadi

10:19

pengusaha apa sih visi yang bisnis lu

10:20

tuh punya nya ya. Lu jualan kalau lu

10:23

fundraise ke investor, lu punya startup,

10:24

apa sih visi yang lu bisa bikin dengan

10:27

total addressable market yang lu bisa

10:29

cari? Kalau lu perusahaan juga udah

10:30

besar, gimana sih caranya lu jualan visi

10:32

ke karyawan lu supaya mereka masih mau

10:34

kerja sama lu? Apa insentif yang lu bisa

10:36

kasih ke mereka untuk masih mau kerja

10:37

sama lu? Itu semua dalam satu skill ya,

10:41

sales. Jadi, gua harap dari ini itu tiga

10:44

yang paling penting ya. Lu enggak perlu

10:45

nonton video lain tentang cara jualan.

10:47

Lu enggak perlu nonton kayak training

10:50

tentang sales dari lu mau ngomong apa,

10:52

Wolf of Wall Street segala macam. Gua

10:53

udah pernah lihat semuanya. Dan menurut

10:54

gua bukan itu cara jualan. Cara jualan

10:56

bukan lu ngebantah objection orang itu

10:58

salah menurut gua. Bukan lu ngeyakin

11:00

bukan lu semangat energetik ya kan harus

11:03

angkat telepon dan niat dan enggak.

11:06

Jualan tuh satu barang yang lu jual tuh

11:07

perif value lebih besar dibanding

11:09

harganya. Gimana caranya orang bisa

11:11

trust sama lu? Gimana cara lu bisa

11:12

dengarin kebutuhannya? dan gimana cara

11:14

lu bisa penuhin ya di luar logikanya,

11:16

emosinya ya, identitas dirinya. Gimana

11:19

cara lu bisa jual ke sana dan gua yakin

11:21

lu bisa jualan apapun ke siapapun, lu

11:23

bisa jualan es batu ke orang es kimo.

11:26

Kalau lu terapin tiga prinsip ini, ini

11:28

selama mungkin 11 tahun karier gua, gua

11:30

coba cari gitu kan dari tadinya sebelum

11:32

gua bikin video ini gua bikin ribet gitu

11:33

ratusan gua cari. Kayak, gua ketemu tiga

11:36

nih yang menurut gua kalau lu punya tiga

11:38

ini, lu bisa jualan S ke orang eskimo.

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free