BIKIN MERINDING! Al-Qur'an dan Etika Teknologi di Era Kecerdasan Buatan (AI) | MTQ XXXIV SULSEL 2026
Bismillahirrahmanirrahim.
Inna
ainakal
kautar
fasalli
lirabbika
wanhar
inna
syariat.
Bismillahirrahmanirrahim.
Asalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
Alhamdulillah.
Alhamdulillahilladzi
ja'alal qolama wal kitaba
wal kitaba lil qiroah
walqiroa
lilfah
wal makrifah lil ibadah
wal ibada lillahi
taala
Amma ba birasulillahi
wal badawi
warijalim
min bani alawi
salaqu
fil manhajin
nabawiasulillahi
Badawi.
Wajah tersenyum
indah berseri.
Akhlak mulia
juga terpuji.
Beri syafaat
kepada kami.
Wahai baginda
kekasih Rabbi,
beri syafaat
kepada kami
wahai baginda
kekasih Rabbi,
dewan hakim yang arif dan bijak.
laksana. Serta hadirin yang berbahagia,
saat ini kita sedang berada di era
revolusi yang merupakan the big of
information.
Era globalisasi teknologi berkembang
pesat dan akses terhadap informasi
semakin cepat dan tepat. Bak roket yang
melesat yang memudahkan urusan secepat
kilat.
Penggunaan teknologi secara bijak dapat
mendatangkan banyak manfaat. Namun jika
tidak dimanfaatkan dengan baik dan
bijaksana,
maka akan menimbulkan dampak yang tidak
tepat yang berakibat merusak di
tengah-tengah masyarakat.
Perkembangan teknologi di era digital
telah membawa perubahan signifikan dalam
berbagai aspek kehidupan termasuk
komunikasi, bisnis, pendidikan, dan
kesehatan.
Media AI yang merubah cara kita bekerja
dan berinteraksi.
media IoT atau internet of things yang
memungkinkan perangkat untuk saling
terhubung dengan data. E-commerce yang
membuka peluang bisnis bagi masyarakat
di dunia maya. Bahkan telemedisin yang
membantu berinteraksi di bidang
kesehatan.
Inilah bentuk nyata dari sebuah dunia
maya yang membuat semua terasa instan.
Tanpa beban menunggu antrian dan tanpa
lama menunggu jawaban.
Namun tidak sedikit yang terperosok
dalam gemerlap kemewahan dan kecanggihan
media teknologi sehingga menimbulkan
tantangan baru terkait privasi
individual, kesenjangan digital, dan
perubahan paradigma.
Interaksi sosial di era digital ini
telah menghadapi berbagai masalah yang
seringkiali memicu konflik. masalah yang
sering timbul dalam interaksi sosial,
terutama dengan maraknya media sosial
dan teknologi digital yang merusak
keseimbangan kesejahteraan mental
individu seperti ujaran kebencian atau
hedge beit adalah masalah utama.
Untuk itu hadirin, izinkan kami
menyampaikan sebuah syarah Al-Qur'an
dengan judul Al-Qur'an
dan etika teknologi di era kecerdasan
buatan AI. Dengan landasan firman Allah
dalam Quran surah Al-Hujurat ayat 6.
Mari kita dengarkan lantunan bunyi
ayatnya.
Auzubillahiminasyaitanirrajim.
Bismillahirrahmanirrahim.
Ya
ayyuhalladzina
amanu
in
jaakum
fasiq
in
akum
binabain
fatabayyu
Fatabayyanu
an
tusibu
quuman
Jahalang
fatusbihu
ala maa fa'altum
nadimin Aku
berlindung
kepada
Allah
dari godaan setan yang terkutuk.
Dengan menyebut asma Allah
yang maha pengasih
lagi maha penyayang.
Wahai orang-orang yang beriman,
jika datang kepadamu
seorang fasik membawa suatu berita,
maka
periksalah dengan teliti
agar kamu tidak menimpakan suatu musibah
terhadap terhadap suatu kaum
tanpa mengetahui keadaannya
menyebabkan kamu
menyesal atas perbuatanmu
itu. Hadirin wal hadirat rahimakumullah.
Prof. Dr. Muhammad Quraisy Syihab dalam
tafsirnya Almisbah. Kesan, pesan, dan
keserasian Al-Qur'an volume 10 halaman
439.
Rasulullah juga menunjukkan ketahanan
dan kegigihannya.
Ayat ini turun setelah kasus yang
menyangkut Al-Walid Ibnu Uqbah Ibnu Abi
Mui yang diperintahkan Nabi Muhammad
menuju Bani Al-Mujytalaq untuk membayar
zakat. Ketika anggota mendengar
kedatangan Alwalid, mereka segera keluar
dari perkampungan dan menyambutnya
sambil membawa sedekah.
Namun hadirin, Alwalid justru menduga
bahwa mereka akan menyerangnya.
Mendengar hal itu, Rasulullah pun
mengutus Khalid Ibnu Walid menyelidiki
perkampungan Bani Al-Musytalik yang
ternyata pada saat itu masyarakat desa
tengah mengumandangkan azan dan
melaksanakan salat berjamaah.
Lalu Khalid mengunjungi mereka dan
menerima zakat yang telah mereka
kumpulkan.
Hadirin, di sinilah pentingnya meneliti
sebelum meyakini sebuah berita dan
informasi.
Pesatnya perkembangan teknologi telah
membawa perubahan terhadap karakter dan
gaya hidup setiap orang. Terlebih-lebih
lagi generasi muda kita. Kita tidak lagi
mampu menghentikan laju internet yang
booming. Maka sebagai konsekuensinya
kita harus membangun pondasi keimanan
dan filter yang kuat untuk menyaring
derasnya arus budaya asing.
Sayidina Ali bin Abi Thalib radhiallahu
anhu pernah berkata, "Angin kencang yang
menerpa bukanlah untuk menggoyang pohon,
melainkan untuk menguji sejauh mana
kekuatan agarnya." Tantangan pendidikan
lebih kita rasakan saat ini. Terbukti
dengan adanya dekadensi moral generasi
muda. Dekadensi moral seringki dikaitkan
dengan perubahan sosial yang cepat. Di
mana nilai-nilai tradisional mulai
tergerus oleh pola pikir instan,
materialistis,
dan individualistis.
Hadirin, sungguh sayang negeri kita.
Kemesotan dalam penerapan nilai-nilai
etika dan pembangunan karakter kini jauh
dari kata berkembang.
Mari kita saksikan berbagai macam
problematika yang mempertontonkan
kehancuran dan moralitas anak negeri.
Mulai dari gurita narkoba yang semakin
menjamur, judi online diangkian subur,
semakin makmur. Tambah lagi banyaknya
oknum-oknum pemerintah yang terlibat
korupsi, yang memperkaya diri sendiri di
tengah-tengah ekonomi Indonesia yang
berog tinggi. Rakyat miskin semakin
miskin. Rakyat tercekik dengan harba
sembakau yang mahal,
biaya pendidikan yang tidak normal,
serta kesehatan yang tidak stabil. Betul
hadirin?
Pantas kalau Transparensi Internasional
Indonesia mengungkap bahwa indeks
persepsi korupsi pada tahun 2025
merosot dari skor 34
dari 100. Angka ini menjadi catatan bagi
negeri kita tercinta.
Data ini menunjukkan bahwa perjuangan
melawan korupsi menghadapi tantangan
besar yang menjadi persoalan serius yang
perlu dibenahi bersama.
Lalu bagaimana solusi menjaga generasi
muda?
Mari kita dengarkan firman Allah dalam
Quran surah Al-Ahzab
ayat 21
yang berbunyi sebagai berikut. Laqakum
fi rasulillahi
uswatun
hasanah.
Uswatun
hasanatul
liman
kaana yarujullaha
wal yaumal
akhira
wazakarallaha
katsiro
Sqallahuladzim.
Sungguh
telah ada pada diri Rasulullah.
Suri teladan yang baik bagimu,
yaitu
bagi orang yang mengharap rahmat Allah
dan kedatangan hari kiamat serta yang
banyak mengingat Allah.
Maha benar firman-Mu ya Allah.
lagi maha agung hakim yang arif dan
bijaksana
serta hadirin yang berbahagia
Prof. Dr. Muhammad Quraisy Syihab dalam
tafsir almisbah. Kesan, pesan, dan
keserasian Al-Qur'an volume 10 halaman
439.
Rasulullah juga menunjukkan ketahanan
dan kegigihannya dalam menghadapi suka
dan duka, termasuk keterbatasan hawus
yang dirasakan oleh pasukan muslim.
Meskipun peristiwa ini terjadi dalam
konteks peran Hondak, ayat ini mencakup
anjuran untuk meneladani Rasulullah
dalam berbagai aspek kehidupan. Sebab
Allah Subhanahu wa taala telah
menjadikan beliau sebagai teladan bagi
seluruh umat manusia.
Sebagai kesimpulannya, hadirin, kita
harus menjadikan media sosial sebagai
sarana dakwah, menyebarkan kebaikan dan
menjaga martabat diri dan orang lain.
Karena semua aktivitas digital akan
dipertanggungjawabkan.
Dengan berpegang pada prinsip ini, maka
media sosial dapat menjadi sarana
peningkatan iman dalam memperbaiki diri.
Hadirin wal hadirumullah.
Demikianlah syarahan yang sempat kami
sampaikan. Kurang dan lebihnya mohon
dimaafkan.
Semoga syirahan ini menjadi semuanya
semuanya terasa di hati.
Untuk itu kami dengan semua ucapan cuka
dan terasi cukup sekian dan terima.
Asalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullah
More transcripts
Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Advanced English | 100 C2 Words That Make You Sound Truly Fluent | Dialogix English
Dialogix English · English

The Cultist Knife + Gas Grenade Strat is EVIL - Escape From Tarkov
LVNDMARK · English

Kurikulum Merdeka Rangkuman Materi IPS Kelas 10 Tema 1 Sejarah Indonesia Manusia Ruang dan Waktu
Portal Edukasi · Indonesian

Serial Musikal NURBAYA Episode 2
IndonesiaKaya · English

Hadiah Allah Ketika Mengalami Kesulitan - Ustadz Adi Hidayat
Adi Hidayat Official · English

مشاعرك ليست لك ..هل تعرف مصدرها
Coach Afaf · English

#1 Diklat 38JP - Strategi Penyusunan RPP Matematika
Cermat Matematika · Indonesian

🟣Cómo hombres desaparecidos en México terminan esclavizados por el narcotráfico
DW Español · English

Dr. K Unpacks Narcissistic Parenting
HealthyGamerGG · English

Have You Seen These Men?
The Christo Files · English

Unit 29155: Uncovering the Truth Behind One of Russia’s Most Lethal Black Ops Divisions (Trailer)
The Christo Files · English

سریال مرد هزار چهره - قسمت 4
Green Square · Persian
Get the TLDR of any YouTube video
Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.