Kolonialisme dan Imperialisme || Sejarah Indonesia Kelas XI (Sebelas) #1
[Musik]
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Pada kesempatan kali ini
kita akan belajar tentang kolonialisme
dan imperialisme.
Tapi sebelumnya di sini Ibu akan
menjelaskan kenapa sih bisa terjadi
kolonialisme dan imperialisme khususnya
di Indonesia.
Kemunculan kolonialisme dan imperialisme
ini kaitannya dengan penjelajahan yang
dilakukan oleh bangsa Barat dalam
mengelilingi dunia. Bangsa-bangsa Barat
yang pernah mengelilingi dunia ini
seperti bangsa Portugis, Spanyol,
Belanda, dan Inggris.
Seperti yang kita ketahui bahwa
penjelajahan samudra yang dilakukan oleh
bangsa Barat ini dilatar belakangi oleh
keinginan mereka untuk mencari
rempah-rempah yang ada di berbagai
dunia.
Tetapi apakah hanya karena faktor untuk
mencari rempah-rempah saja ataukah ada
faktor-faktor yang lain? Nah, dalam
pembelajaran kali ini kita akan membahas
latar belakang kemunculan penjelajaan
samudra oleh bangsa barat. Ternyata
faktor pendorong mereka melakukan
penjelajaan samudra itu bukan hanya
sekedar untuk mencari rempah-rempah
saja. Di sini ada lima latar belakang
atau lima faktor pendorong kemunculan
penjelaj samudra. yang dilakukan oleh
bangsa Barat.
Faktor yang pertama adalah jatuhnya
Konstantinopel.
Konstantinopel merupakan ibu kota dari
Bizantium atau yang biasa kita kenal
sekarang adalah Turki. Pada tahun 1453,
Konstantinopel ini jatuh ke tangan Turki
Otoman. Konstantinopel ketika itu
merupakan pusat perdagangan yang
menghubungkan komoditas barang-barang
yang dikirim dari wilayah timur yang
dibutuhkan untuk orang-orang Eropa.
Tetapi semenjak Konstantinopel ini jatuh
ke tangan Turki Otoman, komoditas
barang-barang tersebut mengalami
kenaikan harga yang cukup tinggi. Salah
satu komoditas tersebut adalah
rempah-rempah.
Karena rempah-rempah ini harganya sudah
tinggi, maka orang-orang Eropa ini
berinisiatif untuk mencari daerah-daerah
yang menghasilkan rempah-rempah dengan
tujuan agar mereka dapat rempah-rempah
dengan harga yang murah sehingga mereka
tidak lagi membeli komoditas barang dari
saudagar Arab dan Asia Tengah.
Kemudian pada latar belakang yang kedua
adalah adanya penemuan dan perkembangan
di bidang teknologi maritim. Nah,
perkembangan teknologi maritim ini
seperti ditemukannya kompas, teleskop,
peta dunia, dan karavel. Karavel
merupakan perahu cepat yang ukurannya
itu kecil sehingga mudah dikendalikan
untuk menjelajahi samudra. Kemudian yang
ketiga adalah adanya teori Kopernikus.
Nah, seperti yang kita ketahui bahwa
teori tersebut mengatakan bahwa bumi itu
bulat. Hal ini telah mendorong atau
memotivasi orang-orang Eropa untuk
membuktikan teori tersebut. Mereka ingin
mengetahui apakah jika mereka berangkat
dari titik A sampai kembali ke titik
Atau
akan sampai lagi ke tempat di mana
mereka pertama kali melakukan pelayaran.
Kemudian yang keempat adalah karena
adanya buku catatan perjalanan Marco
Polo dengan adanya buku yang berjudul
The Travel of Marco Polo yang terbit
pada tahun 1300 telah memotivasi
orang-orang Eropa untuk melakukan
perjalanan yang sama seperti yang
dilakukan oleh Marco Polo. Dan yang
terakhir adalah adanya gedorongan 3G
atau biasa kita sebut dengan gold,
Glory, dan gospel.
Gold di sini artinya adalah emas, tetapi
memiliki lambang sebagai kekayaan. Di
mana orang-orang Eropa ini ingin menjadi
negara yang paling kaya dengan mencari
rempah-rempah yang paling banyak. Yang
kedua adalah glory. Glory di sini adalah
kejayaan. Di mana negara-negara Eropa
ini ingin menjadi negara yang paling
jaya. Maksudnya adalah yang kedua adalah
glory. Glory di sini adalah kejayaan. di
mana negara-negara Eropa ini ingin
menjadi satu-satunya negara yang dapat
menemukan negara penghasil rempah yang
paling banyak. Karena pada saat
komoditas rempah ini harganya naik di
Konstantinopel, orang-orang Eropa ini
seperti berlomba-lomba dalam mencari
negara penghasil rempah. Nah, maksud
dari Glory di sini adalah ketika mereka
berhasil menemukan satu negara yang
paling banyak, maka negara tersebut
dapat dikatakan negara yang paling jaya
atau yang paling hebat di antara
negara-negara Eropa lainnya. Dan yang
terakhir adalah gospel. Jadi selain
mereka ini mencari rempah-rempah, mereka
juga memiliki misi suci yang disebut
dengan gospel atau menyebarkan agama
Nasrani atau agama Kristen. Dari latar
belakang tersebut maka lahirlah
penjelajah samudra yang berasal dari
berbagai negara Eropa. Tokoh-tokoh
tersebut yang pertama adalah
Bartolomudias. Bartolomudias melakukan
pelayaran pada tahun 148
dengan menyusuri pantai barat Afrika
hingga sampai ke pantai selatan Afrika
yang disebut dengan pantai Tanjung
Harapan.
Tetapi sayangnya batol Mudias ini tidak
sampai ke India karena pada saat di
pantai Tanjung Harapan mengalami
kecelakaan karena adanya sebuah badai
besar dan kapal dari Bartol Mudes
sendiri itu tidak dapat ditemukan.
Tetapi Bartol Mudes ini berhasil membuka
jalur menuju ke India. Kemudian disusul
oleh player yang kedua yaitu Vasco
Dagama. Vasco Dagama juga memiliki
tujuan untuk bisa sampai ke India dan
mendapatkan rempah-rempah di sana.
Sehingga Vosco de Gama ini melakukan
perjalanan pada tahun 1497
dengan menyusuri rute yang sama yang
dilakukan oleh Bartolomu Dias, yaitu
dengan menyusuri pantai barat Afrika,
kemudian bisa sampai ke pantai selatan
Afrika atau Tanjung Harapan. kemudian
menyusuri pantai timur Afrika,
menyeberangi samudra India dan sampailah
ke wilayah India yang bernama Kalikat.
Kalikat ini merupakan salah satu pusat
perdagangan rempah-rempah terbesar di
India. Pada tahun 1498, Faskoda Gama
akhirnya memutuskan untuk kembali lagi
ke Portugis. Pelayaran yang ketiga yang
berasal dari Portugis ini dilakukan oleh
Alfonso de Albuquerque.
Alfonso de Albuquerque melakukan
pelayaran pada tahun 1510 dengan tujuan
untuk bisa sampai ke wilayah India.
Dengan melewati rute yang sama yang
dilakukan oleh dua pelayar sebelumnya,
sampailah Alfonso de Abuerke ini ke Goa,
tepatnya di daerah Kalikat. Di mana Goa
dan Kalikat merupakan pusat perdagangan
rempah-rempah terbesar di India. Ketika
Alfonso de Abuerke berhasil menguasai
Goa, pada tahun 1511, Alfonso de Abuerke
berhasil menaklukkan Malak. Kemudian
pada tahun 152,
Alfonso de Abokerke mendapatkan misi
untuk mencari daerah penghasil rempah
yang lebih banyak. Kemudian Alfonso de
Abokerke memutuskan untuk pergi ke
daerah Maluku di Indonesia. Karena
Alfonso Abokerke ini mengetahui bahwa di
Maluku ini terdapat pusat perdagangan
rempah-rempah yang cukup banyak.
Akhirnya pada tahun 152, Alfonso de
Abuquerke ini tiba di wilayah Ternate.
Kemudian kita beralih ke wilayah
Spanyol. Ada beberapa tokoh pelayar yang
cukup terkenal yang berasal dari Spanyol
seperti Christopher Columbus.
Christopher Columbus melakukan pelayaran
pada tahun 1462
dan berhasil mendarat di sebuah benua
yang ia kira benua tersebut adalah
India. Tetapi ternyata benua tersebut
bukanlah India, melainkan Amerika.
Sehingga pada awalnya Christopher
Columbus menyebut benua tersebut dengan
sebutan suku Indian. Kemudian
dilanjutkan perjalanan oleh Hernan
Cortes yang masih berasal dari Spanyol.
Hernan Cortes juga melakukan pelayaran
ke wilayah barat karena sebetulnya
bangsa Portugis dan bangsa Spanyol telah
membagi wilayah pelayaran samudra dalam
sebuah perjanjiannya yang disebut dengan
perjanjian tordilas.
Perjanjian Tordas Silas ini isinya
adalah membagi kekuasaan pelayaran
antara bangsa Spanyol dan bangsa
Portugis. Di mana orang-orang Spanyol
boleh melakukan pelayaran ke
wilayah-wilayah barat. Sementara
orang-orang Portugis boleh melakukan
pelayaran ke wilayah timur. Setelah
Hanan Cortes disusul oleh Fransisco
Pizaro. Fransisco Pizaro ini berhasil
melakukan Peru pada tahun 1530.
Selanjutnya tokoh pelayar yang cukup
terkenal dari Spanyol adalah Ferdinand
Magelan.
Ferdinand Magelan bersama Sebastian
Delkano yaitu seorang temannya melakukan
pelayaran pada tahun 1519
di mana Ferdinan Magelan ini termotivasi
karena adanya teori Kopernikus. Untuk
membuktikan teori tersebut akhirnya
Ferdinan Magelan ini melakukan pelayaran
yang berawal dari Spanyol kemudian ke
wilayah bagian timur dan akhirnya
sampailah ke Filipina pada tahun 1521.
Tetapi sayangnya Magelan ini harus tewas
karena adanya pertempuran lokal di
wilayah Filipina. Tetapi pelayaran masih
terus dilakukan oleh temannya yang
bernama Sebastian Delcano. Ketika dia
melanjutkan perjalanan, tibalah dia di
wilayah Maluku Indonesia, tepatnya di
wilayah Tidore. Pada saat Sebastian
Delkano ini tiba di wilayah Tidore,
kebetulan Alfoso Albukerke telah lebih
dulu menduduki Ternate. Dan pada saat
itu Tidore dan Tenate sedang berselisih
atas dasar hegemoni dalam kekuasaannya
menguasai rempah-rempah di wilayah
Maluku. Dengan adanya perselisihan
tersebut dimanfaatkan oleh Spanyol dan
Portugis. Di mana Portugis yang dipimpin
oleh Alfonso de Albukerke ini memihak
kepada Tenate. Sementara Spanyol memihak
kepada Tidore. Beberapa lama mereka
berselisih. Akhirnya diputuskan bahwa
Ternate dan Tidore memilih Portugis
untuk diam di Maluku dan mengusir
Spanyol dari wilayah Maluku karena ada
perjanjian tordasi les yang dilanggar
oleh Spanyol. bahwa Spanyol seharusnya
tidak boleh ke wilayah timur. Sampai
akhirnya Spanyol memutuskan untuk
kembali lagi ke wilayahnya dengan
menandatangani sebuah perjanjian yang
disebut perjanjian Saragosa. Di mana
isinya adalah mengusir Spanyol dari
wilayah Maluku dan menetapkan Portugis
di wilayah tersebut. Kemudian
tokoh-tokoh pelayaran yang berasal dari
Inggris di sini ada tiga. Yang pertama
adalah Sear Francis Drake. Francis Drake
melakukan pelayaran mengelilingi dunia
pada tahun 157
dan berlabu di kerajaan Ternate.
Pelayaran kedua dilanjutkan oleh James
Lanchester yang masih berasal dari
Inggris pada tahun 1601 di bawah kongsi
dagang Britannia yang dikenal dengan
sebutan EIC. EIC memiliki kepanjangan
yaitu East India Company di mana EIC
pada saat itu menjadi kongsi dagang
terkuat dan menjadi pesaing utama dari
VOC. Selanjutnya masih berasal dari
Inggris yaitu Henry Middleton. Tahun
1604 Henry Middleton ini memimpin
ekspedisi kedua dari EIC menuju Hindia
Timur. Dalam pelayarannya di Nusantara,
ia ini berhasil mengunjungi Sumatera,
Banten, Kepulauan Maluku, dan Ternate.
Pada saat Henry Midel datang, ternyata
di Banten itu sudah ada Belanda yang
telah mendirikan VOC. Akhirnya EIC dan
VOC bersaing untuk mendapatkan
rempah-rempah yang ada di Banten.
Selanjutnya datang dari Belanda. Ada
beberapa tokoh yang terkenal yang pernah
melakukan pelayaran ke wilayah Indonesia
tepatnya, yaitu Cornelis de Hotman.
Cornelis de Hotman merupakan bangsa
Belanda yang pertama kali datang ke
Indonesia. Cornelis de Hotman ini
berlayar pada tahun 155 dengan
menggunakan empat kapal dan tiba di
Banten pada 156. Di mana pada saat itu
Cornelis Hotman menemukan banyak
rempah-rempah yang ada di Indonesia.
Setelah itu dia kembali lagi ke Belanda
dan balik lagi ke Indonesia dengan
membawa banyak kapal dari Belanda yang
menjadi latar belakang terbentuknya
kongsi dagang di Indonesia dari Belanda
yang dikenal dengan sebutan VOC. Dengan
adanya kemunculan tokoh-tokoh pelayaran
samudra hingga sampai ke Indonesia, maka
terjadilah sebuah istilah kolonialisme
dan imperialisme. Kolonialisme berasal
dari kata koloni yang artinya adalah
wilayah kekuasaan. dan isme artinya
adalah paham. Jadi kolonialisme
merupakan suatu paham yang menganut
adanya pengembangan kekuasaan suatu
negara atas wilayah beserta manusianya
yang berada di luar batas negaranya.
Sementara imperialisme berasal dari kata
imperium yang artinya adalah memerintah
dan isme artinya adalah paham. Jadi
imperialisme merupakan suatu sistem
jajahan yang dibentuk dengan cara
membentuk pemerintahan jajahan di
wilayah yang dijajahnya.
Kolonialisme dapat dibedakan menjadi
beberapa macam. Yang pertama adalah
kolonialisme eksploitasi.
Yang kedua adalah kolonialisme penduduk.
Dan yang ketiga adalah kolonialisme
deportasi. Nah, apa sih bedanya antara
eksploitasi penduduk dan deportasi? Nah,
mari di sini kita bahas satu persatu.
Dimulai dari kolonialisme eksploitasi.
Seperti namanya bahwa kolonialisme
eksploitasi yaitu penguasaan wilayah
untuk dikuras habis sumber daya alamnya
demi keuntungan negara penjajah.
Kemudian yang kedua adalah kolonialisme
penduduk. Di mana kolonialisme penduduk
ini artinya adalah upaya untuk
menyingkirkan penduduk asli sehingga
lebih banyak ditempati oleh penduduk
negara penjajah. Jadi mereka ini
mempunyai tujuan untuk menggantikan
penduduk asli wilayah tersebut dengan
penduduk yang berasal dari negara
penjajah. Contohnya adalah benua Amerika
yang dikolonialisasi Inggris membuat
suku asli Indian itu jadi terdesak. Dan
yang terakhir adalah kolonialisme
deportasi. Di mana kolonialisme
deportasi ini merupakan sebuah praktik
koloni di mana menjadikan tempat
jajahannya itu sebagai pembuangan
narapidana dari negara jajahannya.
Contohnya itu seperti Australia yang
pernah dilakukan kolonialisme oleh
Inggris dan menjadikan Australia itu
sebagai tempat untuk membuang para
narapidana dari Inggris. Nah,
selanjutnya adalah imperialisme itu
dibedakan menjadi dua macam. Yang
pertama adalah imperialisme kuno dan
yang kedua adalah imperialisme modern.
di mana imperialisme kuno ini memiliki
arti bahwa dorongan mereka untuk
melakukan kolonialisme ini hanya sebatas
motivasi mereka terhadap 3G yaitu gold,
glory, dan gospel. Ketika mereka telah
berhasil mencapai tujuannya itu, maka
mereka akan kembali lagi ke daerah
asalnya. Nah, berbeda dengan
imperialisme modern di mana tujuan
mereka itu bukan hanya sekedar untuk
mencari kekayaan, mencari kejayaan, dan
menyebarkan agama Kristen saja. Tetapi
mereka juga ingin menguasai seluruh hal
yang terdapat pada negara jajahannya itu
seperti yang dilakukan oleh Belanda.
tetapi mereka juga berkeinginan untuk
dapat menguasai seluruh hal yang
terdapat di Indonesia, baik dari segi
politik, ekonomi, agama, dan lain-lain.
Nah, anak-anak cukup sekian materi yang
dapat dipaparkan pada kesempatan kali
ini. Mudah-mudahan kalian dapat paham
dengan apa yang telah Ibu jelaskan. Jika
ada yang ingin bertanya, silakan
bertanya di kolom komentar pada Google
Classroom di kelasnya masing-masing.
Cukup sekian, sampai bertemu lagi di
video berikutnya tentang materi baru
yang masih berkaitan dengan kolonialisme
dan imperialisme. Terima kasih atas
perhatiannya. Wasalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
[Musik]
More transcripts
Explore other videos transcribed with YouTLDR.

MÓDULO 4 - Video 1: Introducción al lenguaje Java
Academia INFOTEC · Spanish

Death of John the Baptist - Impossible to Possible - Matthew S5E2
The Church of Eleven22 · English

Ternyata Ini Perbedaan Data dan Informasi! - Mengelola Data | #IndonesiaTetapBelajar
Zenius · English

Raíces de nuestra independencia
Asamblea Legislativa · Spanish

2.2 IS OUT????????????? FIRST PLAYTHROUGH | 20/12/2023
npesta vods · English

Blast Processing... but every portal is RANDOM
npesta · English

4 Gambar 1 10
Esensi Plus Ekonomi 10 · Indonesian

Playing the GDDP (Geometry Dash Demon Progression) Part 2!
npesta · English

2.2 IS OUT???? FIRST IMPRESSIONS | Geometry Dash
npesta · English

Infernal Abyss (Extreme Demon) in 24 HOURS [and 16 minutes] :/ | Geometry Dash
npesta · English

Perpangkatan dan Bentuk Akar [Part 6] - Operasi Hitung pada Bentuk Akar
Benni al azhri · Indonesian

Video Pembelajaran | Kurikulum Nasional | Informatika Kelas X | Pengurutan [Sorting]
TANDA GENAP OFFICIAL · Indonesian
Get the TLDR of any YouTube video
Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.