Full Transcript

·YouTLDR

Kelas 1 : Krisis Sampah Di Indonesia:Plastik Hari Ini, Dampak Esok Hari

2:03:00IndonesianTranscribed Jul 28, 2026
0:00

Dengarkan lagu-lagu yang sedang viral di Indonesia di Playlist Lagu Viral Trending.

1:40

Save playlistnya sekarang biar kamu gak ketinggalan trendnya. Dengarkan hanya di Spotify. Hai, gue Afgan. Ini adalah tips terdepan buat nikmatin konser gue. Gerit ulang lagu-lagunya pake lossless audio. Biar semua detailnya kedengeran.

2:14

Hai, gue Afgan. Ini adalah tips terdepan buat nikmatin konser gue. Siap-siap dengerin setlistnya pake playlist mixing, biar transisinya mirip di konser gue. Gabung Spotify Premium, biar maksimal nikmatin konser gue. Like you were living

2:56

Terima kasih telah menonton!

3:30

*suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik* *suara musik*

4:10

Terima kasih telah menonton!

4:33

I can't roll it off

5:07

I can't feel no don't feel like gotta

6:29

I love

7:33

Intro

8:40

Selamat pagi teman-teman semuanya. Bagaimana kabarnya hari ini teman-teman? Semoga semuanya dalam keadaan sehat, semangat, dan siap mengikuti kelas pertama kita ya pada siang hari ini. Yaitu kelas pertama mengenai krisis sapah di Indonesia, plastik hari ini, dampak esok hari ini.

9:20

Oke, perkenalkan teman-teman, saya Cika Aurena Bila yang mana akan menjadi MC yang akan menemani teman-teman selama kegiatan berlangsung. Dan selamat datang di kelas pertama generasi bebas plastik di batch 9 ini ya, teman-teman semuanya. Dan juga terima kasih kepada teman-teman yang sudah meluangkan waktunya pada siang hari ini untuk hadir ya. Semoga ilhamnya

9:46

ilmu yang kita pelajari dapat menjadi bekal untuk kita semakin peduli terhadap lingkungan dan menjadi bagian dari perubahan yang lebih baik. Oke teman-teman semuanya, sebelum kita memulai acara pada siang hari ini, mari kita awali kegiatan hari ini dengan berdoa bersama-sama. Berdoa menurut kepercayaan masing-masing, dipersilahkan.

10:22

Berdoa dicukupkan. Oke, boleh next kakak operator. Boleh slide-nya yang sebelumnya, Kak. Oke, halo apa kabar? Apa kabar teman-teman semuanya? Boleh dong teman-teman sharing nih kabarnya hari ini gimana? Atau reaksi teman-teman? Baik, Kak. Halo, semoga bisa nafas. Baik, Kak.

11:08

Oh yang kurang sehat semoga lekas sembuh ya teman-teman semuanya Wah lumayan banyak juga ya yang antusias pada hari ini Oke terima kasih banyak teman-teman semuanya Eh boleh di next slide Kakak Operator

11:26

Oke, teman-teman. Sebelum kita memulai, di sini ada house rules ya, teman-teman. Saya izin membacakan untuk house rules-nya. Yang pertama, teman-teman boleh nih, merename nama Zoom-nya menjadi kelompok, kemudian strip nama, seperti contohnya 9, strip Natasha, gitu ya, teman-teman. Yang kedua, teman-teman diharapkan aktif selama sesi kelas,

11:50

Silakan sampaikan kalau ada pertanyaan yang dapat memperkaya materi kelas pada hari ini ya teman-teman. Kemudian yang ketiga, teman-teman silakan mute audio dan nyalakan bila sudah diperkenankan. Yang keempat, apabila tidak terkendala jaringan, teman-teman boleh ya menyalakan kamera agar kita membangun interaksi yang lebih seru gitu ya. Dan yang terakhir, tetap menghargai perbedaan pendapat dan juga latar belakang identitas. Nah, sebelum mulai, teman-teman boleh nih.

12:18

isi presensi dulu ya teman-teman, di sini ada link presensi yang ada di layar, teman-teman boleh mengisi presensi terlebih dahulu ya. Mungkin Kakak Panitia juga sudah membagikan juga ya untuk link presensinya, jadi teman-teman diharapkan segera untuk mengisinya. Dan pastikan untuk namanya, pengisiannya, jangan sampai keliru ya teman-teman, semuanya.

12:47

Maaf Supaya tidak Tidak nantinya Jika tidak sesuai nanti kan Tidak sesuai nanti sama proses administrasinya Jadi diharapkan untuk sesuai ya Dalam pengisiannya Oke Oh ini ya Koperasiasi tidak menerima jawaban lagi Kak tulisannya Oh boleh mungkin dari Kak Panitia Untuk mohon bantuannya Kak Ini dari peserta Belum bisa, nggak bisa Kak

13:25

Banyak yang belum bisa mengisinya. Oke sebentar ya teman-teman. Ditunggu dulu ya. Akan segera diperbaiki oleh Kakak Panitia. Oh boleh di-repress. Boleh di-repress ya teman-teman semuanya. Nanti kalau misalkan sudah bisa. Sudah mengisi presesi. Boleh nih teman-teman. Kabarin di kolom chat. Oh masih tetap. Masih sama juga. Masih belum bisa. Ditunggu dulu ya teman-teman. Nanti Kakak Panitia akan segera memperbaikinya. Oh ada yang sudah bisa.

14:05

Ada yang belum bisa, ada yang sudah bisa nih teman-teman. Belum, sudah. Oh sudah, banyak yang sudah. Coba yang belum bisa. Oh sudah bisa. Yang belum bisa, mungkin bisa di-repress lagi teman-teman. Atau mungkin mengetik link-nya kembali, diketik kembali. Ada yang banyak yang sudah bisa, ada yang belum bisa. Ini ada contoh bukti kehadirannya ya teman-teman yang bisa diunggah. Ada yang masih belum bisa atau sudah pada bisa semua. Ada yang tidak bisa.

14:52

belum, lumayan banyak ini yang belum bisa sudah di refresh masih belum bisa? oh belum bisa udah clear chat tapi tetap gak bisa, masih belum bisa oh ada yang udah bisa, ada yang belum bisa sebentar ya teman-teman ini ada yang ngasih saran, coba klik lagi ulang linknya presensinya teman-teman, mungkin bisa oh ini udah pada nanya paspotnya ya ada yang belum bisa tapi banyak teman-teman yang belum bisa ini atau ada yang banyak udah pada bisa

15:59

Masih banyak yang belum bisa. Coba di ini aja. Linknya diketik ulang lagi. Terus teman-teman masuk. Nanti di-refresh. Bentar. Ini banyak yang nanya paskod. Coba dipecat ulang lagi linknya. Boleh di... Bentar. Tunggu dulu ya teman-teman untuk paskodnya. Ini masih lumayan banyak yang belum bisa. Udah tetap aja nggak bisa. Oh masih belum bisa. Boleh di-next dulu kakak operator.

17:03

Oke, tadi untuk ya presesi ada yang udah bisa, ada yang belum bisa. Nanti presesi akan dibuka sampai 1 jam setelah kelas, teman-teman. Oke, untuk yang ini itu pretest. Jadi, teman-teman sebelum memulai kelas diharapkan untuk mengisi pretestnya terlebih dahulu. Tadi yang presesinya belum bisa, ngisi pretest dulu aja, teman-teman. Biar tidak terlalu lama, ngisi pretestnya dulu.

17:31

Priteshnya akan ditutup di pukul 10.15, jadi teman-teman segera ini aja ngisi untuk passcodenya. Oke teman-teman, ngisi Priteshnya dulu aja. Isi Priteshnya dulu aja teman-teman. Untuk yang tadi yang butuh passcodenya, nanti akan ada infonya. Ini ngisi Priteshnya dulu. Kakak operator boleh di-slide sebelumnya. Teman-teman bisa isi dulu ya. Ini untuk link Priteshnya. Link Priteshnya diisi aja dulu. Yang butuh passcodenya nanti dulu aja, nggak apa-apa teman-teman isinya.

19:06

Di refresh lagi kak, kalau presensinya belum menerima jawaban di refresh lagi atau klik linknya lagi. Kalau misal presensinya belum bisa, ngisi pretest dulu aja teman-teman. Karena pretest ini ada batas formnya untuk ditutup. Jadi biar teman-teman ngisi dulu aja. Kalau untuk pascode presensi nanti akan di-share teman-teman. Ngisi pretest dulu aja. Kakak operator boleh slide-nya di yang sebelumnya dulu kak. Ini masih ngisi pretest soalnya. Kalau ada yang terlewat gitu, belum mengisi.

20:23

Pritesh, sudah pada mengerjakan semua? Atau ada yang belum? Sudah, banyak yang sudah ya. Oke, satu menit lagi teman-teman untuk mengisi Pritesh-nya. Kita tunggu ya bagi teman-teman yang belum mengisi. Oke, di sini selanjutnya ada playlist hari ini ya, yang mana nanti ada...

21:03

Tadi sudah ada pembukaan ya, kemudian sudah ada house rules. Selanjutnya nanti akan ada pemaparan untuk materi di kelas hari ini, kelas pertama mengenai diet plastik Indonesia. Selanjutnya nanti akan ada sesi tanya-jawab, kemudian debriefing, dan yang terakhir penutupan. Ya boleh di next slide ya operator.

21:26

Oke selanjutnya disini ada namanya belajar apa hari ini jadi disini teman-teman nanti diharapkan teman-teman mengikuti sesuai dengan ketentuannya disini ya mengenai belajar apa hari ini template IG story dapat diunduh di link yang ada disini ya teman-teman yang ada di layar atau mungkin kakak panitia boleh bantu share linknya ya.

21:50

Nah ini udah ada untuk template belajar apa hari ini atau disingkat BAHI. Di sini saat teman-teman upload story, nanti jangan lupa untuk tag Generasi Bebas Plastik, kemudian tag Instagram Indorelawan, tag juga Instagram Novo Club ID, dan juga jangan lupa membuat hashtag-nya sesuai dengan ketentuan yang ada di layar teman-teman semuanya ya. Di sini sifatnya wajib ya teman-teman untuk memasukkan setiap unggahan yang ada di Instagram story, di highlight pada akun teman-teman

22:19

milik masing-masing dengan nama highlightnya GBP9X Novo Club jadi bisa di screenshot ya teman-teman kalau misalnya nanti bingung di screenshot aja gak apa-apa boleh untuk ketentuannya oke tadi untuk teman-teman yang pada nanyain ya hari ini paskodnya apa sih kaya ini paskodnya yaitu plastik hurufnya besar semua ya teman-teman hurufnya kapsrok semua gak ada yang kecil paskodnya untuk kelas hari ini yaitu plastik

22:55

Boleh diisi dulu, teman-teman. Tadi banyak yang nanyain paskot ya. Oke. Sambil menunggu teman-teman mengisi paskot. Ya, urus besar semua ya paskotnya ya, teman-teman. Tulisan plastik. Sambil menunggu teman-teman pada mengisi paskot, di sini kita akan ada game ya, teman-teman. Mungkin boleh kakak Panitia bantu untuk menjawab pertanyaan dari teman-teman ya.

23:36

Oke lanjut Kak, kita disini akan ada games ya teman-teman. Nah disini ada game pertama ya teman-teman, kira-kira apa nih jawabannya dari teman-teman? Boleh nih teman-teman ketik di zoom ya, banyak yang jawabannya kurangi plastik, kurangi plastik. Oke kurangi plastik, nggak ada jawaban yang lain ini. Oke sama semuanya, kurangi plastik semuanya.

24:04

oke, boleh kakak operator kita melihat jawabannya apakah benar oke, benar jawaban dari teman-teman semuanya kurangi plastik, wow oke, semangat banget ya teman-teman keren boleh kakak operator di next slide yang selanjutnya apa nih gamesnya untuk pertanyaan selanjutnya kira-kira apa nih teman-teman pada jawab, gugreen gugreen, gugreen semuanya

24:36

Oke, banyak yang jawabnya gugrin, gak ada yang jawaban lain ya Oke, boleh kakak operator di next slide kak Ini jawab gue hijau Oke, bener ya teman-teman semuanya, jawabannya adalah gugrin Boleh di next slide kak Oke, untuk pertanyaan selanjutnya kira-kira apa nih teman-teman untuk jawabannya yang ini

25:07

Ramah lingkungan Ramah lingkungan Ramah lingkungan Ramah lingkungan Gak ada jawaban lain Oke Rata-rata semua jawabannya ramah lingkungan ya Teman-teman Oke Boleh Kakak operator di next slide jawabannya betul gak? Oh betul Ramah lingkungan Keren teman-teman bisa semua jawabnya Oke Boleh di next slide Kak Kalau yang ini kira-kira apa ya? Ini teman-teman jawabannya

25:42

Ada yang jaga bumi dari plastik. Jaga bumi dari plastik. Jaga bumi dari plastik. Oke. Jawabannya jaga bumi dari plastik semua. Ada jawaban lain? Jaga bumi dari plastik. Oke. Oke, betul teman-teman. Jawabannya adalah jaga bumi dari plastik. Oke. Teman-teman, atasnya semua ya untuk menjawab ini ya. Benar-benar semua. Boleh. Oke.

26:08

karena gamesnya sudah selesai ya teman-teman selanjutnya, teman-teman sudah siap belum untuk mengikuti materi pada hari ini oh, pada jawab tanda saya siap, siap, oke, keren siap, oke boleh, Kakak Obranto di next slide Kak oke, sebelum nantinya teman-teman masuk ke materi teman-teman nanti boleh ya bertanya melalui slido

26:37

dengan cara nge-scan QR barcode yang tersedia di layar ya teman-teman jadi yang mau bertanya nanti bisa lewat Slido oke

26:51

Hai teman-teman tanpa berlama-lama lagi kita juga akan memasuki acara inti ya hari ini kita akan belajar bersama narasumber yang tentunya sudah sangat berpengalaman di bidangnya dan ini merupakan suatu kehormatan bagi kita dapat belajar langsung dari beliau untuk itu saya izinkan saya memperkenalkan narasumber kita pada siang hari ini yaitu Kak Sarah Rauzana merupakan senior network and outreach lead diet plastik Indonesia

27:21

Boleh nih aku nyapa Kak Sarah, selamat siang Kak Sarah Halo Kak Cika dan teman-teman semua, selamat siang Oh iya udah siang ya, aku kira masih pagi Bagaimana Kak kabarnya hari ini? Baik, baik Kak Cika dan teman-teman apa kabar? Oh baik juga Kak, Alhamdulillah, makasih sehat Kak

27:44

Insya Allah sehat. Sehat ya Alhamdulillah. Semoga sehat selalu ya Kak. Karena kita juga ini pesertanya sudah pada atusias untuk mengikuti materi pada hari ini tanpa berlama-lama lagi nih Kak. Mungkin kita langsung aja untuk mendengarkan dan menyimak materi yang akan kita bahas. Bisa kita mulai? Kepada Kak Sarah waktu dan layar kami persilahkan Kak.

28:09

Oke, makasih banyak Kak Cika. Halo teman-teman semua, apa kabarnya? Semoga dalam keadaan saya selalu. Boleh dong sambil kenalan-kenalan ini pada dari mana? Terus ada berapa kelompok aku juga? Ini kayaknya banyak banget ya nih, ada sampai kelompok 26. Jadi kayak aku nggak kebayang satu kelompok ada berapa orang Kak Cika? Satu kelompok orangnya ada 22-22.

28:43

Let's say satu kelompok lima orang ya Jadi kebayang kayak Lima puluh gak? Lima puluh? Oke Aku bilang lima orang terus ternyata Dua digit ini wow Kebayang banyak banget ya berarti ini Luar biasa teman-teman Terima kasih banyak sudah pada Absen juga nih ada yang dari Jakarta Pekanbaru ada yang sama Kota sama aku ada di Bandung juga Luar biasa ini Jogja Perwokerto Kediri keren-keren banget

29:12

Yang aku makin salut sih sebenarnya ini kan weekend ya teman-teman ya, tapi antusiasmenya biasanya mungkin orang kalau weekend pagi-pagi gitu pengennya tidur gitu kan karena udah capek sama weekend, tapi disini aku malah jadinya semangat, makin semangat gitu ya karena ngeliat teman-teman ini pada antusias banget untuk belajar hari ini dan

29:33

Aku pribadi pun masih belajar ya teman-teman. Jadi nanti kita bisa saling sharing juga apa yang teman-teman tahu, apa yang aku tahu berdasarkan apa yang aku pelajari juga di Diat Plastik Indonesia. Jadi nanti kita banyak diskusi oke semuanya. Dan juga aku dapat kabar dari Kakak Kapaniti ada. Ya dari Youtube juga ya. Jadi nanti aku mungkin akan mencoba untuk juga catch up yang pertanyaan-pertanyaan ataupun ada feedback-feedback di Youtube juga. Aku izin yang share screen ya Kak Cika dan teman-teman.

30:07

Oke, udah kelihatan belum ya PPT-nya? Udah, Kak. Oke, sip. Makasih, Kak Cika. Halo sekali lagi teman-teman semua. Semoga dalam keadaan sehat selalu. Terima kasih banyak teman-teman Nido Relawan. Generasi bebas plastik ini emang udah jadi salah satu top of mind orang-orang juga ya. Kalau misalkan mau cari kegiatan kerelawanan yang mana fokusnya untuk menangani permasalahan atau polusi plastik sekali pakai, pasti

30:33

Generasi Bebas Plastik dari Indorelawan ini Udah jadi hal program yang ditunggu-tunggu Dan excited banget ya Untuk nanti kita belajar bareng Dan aku maksudnya dari diet plastik pun Excited gitu untuk melihat inisiatif yang akan dilakukan Sama teman-teman generasi bebas plastik Apalagi

30:49

Tadi ada kurang lebih aku lihat paling besar itu kelompok 2-3 Tadi kata Kak Cika ada satu kelompok ada 50 orang Jadi very much looking forward gitu ya untuk melihat inisiatif apa aja nih Yang akan dilakukan sama teman-teman Karena tadi juga dari daerah-daerah yang berbeda juga gitu Nah disini

31:06

hari ini dapet kesempatan juga dari Indorelawan untuk aku mewakili Diet Plastik Indonesia share apa yang menjadi apa saja pengalaman-pengalaman kita terus juga apa yang menjadi misi kita lah untuk setidaknya di tahun ini sampai ke depannya juga gitu nah

31:24

Mungkin beberapa dari teman-teman ada yang pernah dengar Diet Plastic Indonesia gak teman-teman? Sebelum ini aku mau kenalan dulu ya, kayaknya lebih ngetop Diet Plastic Indonesia dibanding akunya gitu Jadi aku akan memperkenalkan Diet Plastic Indonesia aja gitu, ada yang pernah dengar aku sambil lihat ya

31:44

Jujur belum, belum, belum, oke, sip Nah, oke, Alhamdulillah ya diundang sama Jorna Lawan gitu Jadi aku dapat kesempatan buat memperkenalkan Diet Plastik Indonesia Jadi sebelum kita masuk ke materi ya teman-teman Aku izin ngenalin Diet Plastik Indonesia dulu Jadi

32:01

Diet Plastik Indonesia, dulu kita namanya GIDKP, Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik, panjang ya, kayak apa nih singkatannya aja agak ribet gitu kan GIDKP, dan kalau misalkan teman-teman notice nih ada perubahan nama dari Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik jadi Diet Plastik Indonesia.

32:19

Pasti yang dinotis adalah dulu kantong doang yang dimention gitu kan kantong plastik Nah sekarang ini ngomonginnya masih diet juga tapi plastik ini Jadi dalam artian fokus kita ini udah bukan cuma kantong kresek atau kantong plastik aja Tapi kita semakin sini semakin melihat bahwa permasalahan plastik sekali pakai ini tuh udah semakin meresahkan Dan masalahnya tuh gak cuma ngomongin kantong kresek aja dulu mungkin saat 2013

32:46

kantong kresek jadi yang one of the pasti sekali pakai yang meresakan banget karena udah mengotori lingkungan dan lain sebagainya gitu tapi kita lihat semakin kesini

32:58

Mungkin di beberapa daerah Sudah berkurang gitu ya Untuk produksi kantong plastik gitu Karena Sudah banyak juga pemerintah daerah Yang sudah memiliki pelarangan Kantong plastik sekali pakai Tapi Ternyata kita Juga Seiring berkembangnya zaman Banyak juga Jenis plastik sekali pakai yang baru gitu Kayak dulu Kayaknya pas di 2000 Aduh teman-teman Ini pada lahirnya kapan ya Nanti aku ketahuan tua lagi Misalkan pas aku SD atau SMP Aku tidak akan menyebutkan tahun ya

33:27

Pas aku SMP tuh gak ada tuh kayak Cable type Terus belum

33:32

Belum banyak untuk ada kayak GoFood, GrabFood, kayak gitu-gitu. Pokoknya belanja, beli makanan minuman online itu masih jarang lah gitu. Mungkin ada, tapi kita harus nelfon restorannya langsung. Dan itu biasanya kayak harus, aku lupa sih ada minimal order atau enggak. Cuman enggak semudah sekarang gitu. Dimana kayak kita mungkin barangnya kecil pun. Kalau belanja e-commerce gitu kan, itu yaudah tetap diproses gitu. Tapi...

33:57

plastiknya banyak banget ada bubble wrap, cable tie, dan sedotan dan lain sebagainya gitu jadi dengan semakin meningkatnya permasalahan dari plastik sekali pakai itu makanya kita akhirnya decide untuk oke it's time for us untuk ganti nama gitu dari Gerak Tengah Indonesia Diet Kantong Plastik menjadi Diet Plastik Indonesia karena kita gak pengen cuma menggunakan

34:22

mengurangi kantong kerasik aja tapi jenis plastik sekali pakai lainnya bahkan ini produk dan kemasan yang sifatnya sekali pakai gitu kami sebagai NGO memang fokusnya untuk mendorong perubahan sistemik jadi kita gak cuma ada pendekatan langsung ke masyarakat tetapi juga bermain di advokasi juga kita bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dengan Asing Kewangan Hidup dan juga beberapa kementerian lembaga juga

34:50

Lalu menghentikan penggunaan plastik sekali pakai tentu itu menjadi salah satu misinya. Yang mana kita pushing untuk pelarangan plastik sekali pakai. Dan solusinya apa? Solusinya untuk beralih ke solusi guna ulang. Makanya kita ada misi juga untuk memperluas sistem guna ulang di Indonesia. Yang mana ini akan menjadi...

35:11

main topic untuk materi aku hari ini sebetulnya gitu, dan terakhir mengadvokasi pengurangan emisi metana dari sektor sampah, ini juga another thing yang menurut kami penting untuk dimulai dibicarakan juga gitu, karena biasanya kalau kita ngomongin permasalahan sampah kan

35:27

Ya pasti orang-orang udah langsung... Pemikirannya adalah sampah mengotori lingkungan kita gitu kan. Terus akhirnya mencemari juga sumber daya alam. Kayak air, tanah, dan lain sebagainya. Bahkan sekarang mungkin... Teman-teman ada yang pernah dengar nggak tentang mikroplastik gitu ya? Itu kan jadi salah satu dampak kesehatan juga dari... Meningkatnya atau... Memperparahnya sih polusi plastik sekali pakai itu. Jadi...

35:55

Tapi ternyata tidak sampai situ gitu, kalau kita ngomongin sektor sampah, apalagi dampaknya terhadap lingkungan itu ternyata sektor sampah itu juga berkontribusi dalam menghasilkan emisi metan yang juga contribute to today's climate crisis gitu. Jadi ini reasons juga diet plastik sekarang nggak cuma fokus di sampah anorganik aja atau sampah plastik aja, tapi juga udah sampai ke pemilahan dari bulu gitu, nanti aku akan jelaskan.

36:24

Kami mendampingi juga pemerintah daerah gitu ya, sampai sekarang akhirnya udah ada snowball effects, udah lebih dari sekitar 300 kota yang sudah menerapkan, sudah memiliki produk hukum gitu, yang mana tujuannya untuk pembatasan pasti sekali dipakai, ada yang surat edaran, ada yang memang sudah pergub, perwal, dan lain sebagainya. Dan untuk menjawab sekali lagi, karena biasanya kalau kita udah ngomongin pelarangan, pasti...

36:51

otomatis akan ada yang bertanya, terus penggantinya apa dong? Karena tadi kita pengen ada perubahan sistemik, jadi kita bukan hanya berbicara tentang

37:00

Substansi materialnya Jadi kayak bukan Oke plastik digantinya kertas Jadi kita pengen emang ada perubahan sistemik Yang mana lebih fokus ke Infrastruktur Juga adanya perubahan Perilaku kita gitu Supaya kita gak lagi Terbiasa dengan Behavior untuk mengonsumsi plastik sekali pakai Makanya kita ada beberapa Paleting program juga kayak pasar bebas plastik Dan juga gerakan guna ulang

37:30

ini strategi berubah sistemik diet plastik Indonesia jadi kita juga tentu melakukan ini berbarengan juga dengan net our Network juga gitu dan juga mitra-mitra kita yang lain pertama tentu sesuai dengan namanya kita fokusnya ke diet plastik jadi kita pengurangan konsumsi plastiknya gitu ya dan sekali lagi pendekatan kedua yang ini mempasti

37:55

Terkoneksi gitu dengan Poin yang pertama tadi Karena pertanyaannya adalah Penggantinya apa gitu, kalau misalkan emang kita harus Mengurangi plastik ya Penggantinya sebetulnya adalah untuk kita Beralih ke behavior guna ulang gitu Praktek guna ulang yang sebetulnya Udah gak asing gitu Kalau di Indonesia ya kita udah terbiasa Dengan bawa rantang dulu kan terus juga Atau sesimpel misalkan kita Beli bakso gitu Atau beli mie ayam

38:23

Atau apa lagi ya Kalau orang Bandung Beli cuan ki gitu kan Nah itu kan biasanya Mang-mangnya tuh Udah nyediain Mangkok Udah nyediain sendok juga Nah itu kan sebenarnya Guna ulang ya Karena si mangkoknya nanti Akan dicuci Si sendoknya akan dicuci Gitu dan lain sebagainya Bahkan kayak Galon gitu Galon kan sebenarnya Guna ulang juga kan Kayak kita gak

38:41

Nggak ngebuang galon itu By the way ini galon yang 19 liter ya teman-teman Karena ada juga yang menjual galon Tapi yang diklaimnya yang sekali pakai itu kan Yang aku agak lupa 5 liter deh dia Kalau nggak salah Tapi yang dimaksudkan solusi guna ulangi sini adalah Dan aku mengacu ke example si galon 19 liter gitu Karena nanti kalau galon 19 liter itu

39:03

Setelah airnya udah habis kita konsumsi. Kan kita gak buang ya si galonnya. Tapi kita kembalikan ke warung misalkan. Atau ke deponya. Untuk kita nanti tuker. Supaya kita bisa dapat lagi galon yang terisi air lagi gitu. Nah that kind of practice yang mau kita dorong gitu. Supaya semakin banyak masyarakat yang udah gak lagi. Depends on single use. Tapi kita udah mulai beralih ke yang guna ulang atau reuse. Dan yang terakhir. Kita. Kita.

39:30

Kita mencoba untuk adanya pengurangan sampah organik dan emisi metana Ini juga hal yang baru dilakukan di Etofasik Kurang lebih dari tahun lalu gitu ya Dan kenapa sih sebetulnya kita fokus ke pengurangan sampah organik dan emisi metana gitu Ini akan nyambung juga kenapa sih kita membahas masalah sampah Kenapa teman-teman

39:52

Mau untuk bangun di jam, mungkin aku nggak tahu teman-teman bangunnya jam berapa, tapi mungkin, kenapa teman-teman mau untuk spend your two hours of weekend untuk kita ngebahas masalah sampah gitu, karena memang urgency sampah ini udah kerasa banget gitu kan, kita ngeliat di social media, di

40:17

I don't know what social media platform yang teman-teman pakai. Instagram pasti lah ya, gitu kan. TikTok dan lain sebagainya. Ada yang pernah ngeliat nggak di...

40:29

Apa, explore-nya gitu ada berita-berita tentang TPA, ini ada yang lagi kebakaran, atau mungkin ada yang ngeliat TPA ditutup, kayak gitu, ada yang pernah denger nggak? Nah, itu udah ada kan. Yoloh, aku jadi salvo kan, ada yang bilang belum ada tidur dari kemarin, ya ampun, siapa, Rahmatul Rijal, kamu tidurnya abis ini?

40:49

Ya ampun. Nah, itu kan udah balik lagi ya ke topik. Udah pernah denger kan, dan ini aku iseng gitu. Kayak kemarin pengen tahu, dua hari lalu aku cek lagi di Google TPA kebakaran. Apa sih yang keluarnya gitu. Dan ternyata banyak berita-berita baru gitu. Berarti kan ini membuktikan bahwa si permasalahan sampah ini tuh...

41:11

sebegitu urgent ya teman-teman kayak TPA aja yang mana itu adalah tempat pemrosesan akhir sampah-sampah yang kita hasilkan

41:21

yang mana kita depend on mereka gitu kalau misalkan memang kita gak melakukan pemilahan karena ya mau ditaruh kemana lagi gitu kan masa kita taruh di rumah kita masa kita buang ke perairan yang mana nanti perairannya akan tercemar dan ujung-ujungnya kita lagi yang akan terkena dampaknya kayak gitu nah ngeliat ini ada banyak banget berita-berita tentang TPA TPA kebakaran TPA udah overload dan lain sebagainya dulu

41:46

Kalau teman-teman pernah dengar juga bahkan ada di tahun 2005 TPA Lui Gajah di Cimahi, di Jawa Barat ya, di mana sampah-sampah dari kota Bandung itu dibuangnya ke TPA Lui Gajah juga. Sempat ada ledakan sampah teman-teman yang mana memakan korban. Makanya sekarang setiap bulan Februari, 21 Februari, tepatnya kita selalu ada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional. Karena dulu kita udah pernah,

42:12

Mengalami kejadian luar biasa itu Yang mana itu memakan korban jiwa Itu adalah ayah dari seseorang Itu adalah ibu dari seseorang Itu adalah mungkin anak dari seseorang juga Karena saking banyaknya Kalau gak salah ada sekitar 20-an korban jiwa Dari ledakan TPL Wigaja tersebut Jadi memang permasalahan sampah ini Jangan dianggap remeh Karena

42:42

Kenapa juga TPA ini bisa kebakaran Bisa meledak juga Tadi kalau teman-teman Lihat di yang sebelah kanan Ada artikel bahaya dibalik menumpuknya Gas metana di TPA Ternyata dengan kita enggak memilah sampah Sebelum kita Mengurangi sampah gitu ya Dengan kita enggak memilah sampah di rumah pun

43:02

yang nantinya akan tercampur and then gak bisa diapa-apain gitu ya si sampahnya karena udah tercampur sampah anorganik let's say kayak botol plastik yang harusnya dia ada nilai jual dan bisa didaur ulang pun dia akhirnya gak bisa gitu karena udah terkeburu tercampur dengan sampah organik yang mana

43:21

dengan menumpuknya sampah yang tidak terpilah itu tercampur tuh sampah organik, sampahan organik bahkan kalau di TPA kan ada sampah residu juga ada mungkin kemungkinan kalau ada sampah B3 juga yang bocor gitu ya, karena kalau sampah B3 sebetulnya nggak boleh ke TPA tapi harus ada

43:40

Pemrosesannya sendiri Tapi karena Tadi Pemilahannya Tidak berjalan dengan baik Kadang ada faktor Behavior Kadang ada faktor Infrastruktur juga Sehingga akhirnya Terjadi penumpukan Gas metana Gas metana ini juga Dampaknya gak main-main Teman-teman dia Bisa

43:56

bisa turut menipiskan lapisan ozon, that's why sekarang juga udah mulai ada peningkatan suhu bumi juga kan gitu ya, mungkin beberapa faktornya juga karena ada penumpukan gas metana dari sektor persampahan, terus juga tadi kita nggak mau lagi ada TPA yang meledak gitu kan, karena sekali lagi mungkin nggak kita merasakan, mungkin bukan kita korbannya, tapi jangan sampai sampah-sampah yang kita hasilkan ini,

44:21

akan mengorbankan orang-orang di luar sana yang di TPA itu sebetulnya mereka sedang mencari uang di TPA itu mereka mungkin memang tinggalnya di dekat daerah-daerah TPA itu gitu kan jadi jangan sampai apa yang kita lakukan itu malah harmful buat orang lain seperti itu makanya diet plastik pun sekarang kita berfokus bagaimana

44:42

selain memang kita voicing out untuk pengurangan sampah, jadi sebisa mungkin kita nggak menghasilkan sampah gitu. Satu sisi kita juga harus menekankan, oke, if you still produce any kind of waste, setidaknya kita harus responsible untuk seminimal mungkin memilah sampahnya itu gitu.

45:02

Nah ini sampah organik dan anorganik itu not a match teman-teman jadi bukan jodoh lah gitu kayak ini kalau digabungin red flag gitu atau apalah istilahnya gitu kan jadi gak bisa nih kita kayak meskipun mereka kategorinya sama-sama sampah tapi kalau kita lagi lihat lagi sub kategorinya tuh

45:22

Kan ada beberapa kategori ya teman-teman, kalau sampah yang sebelah kiri, sampah organik, sisa makanan, sisa kulit buah misalkan, atau sayur yang sudah busuk dan lain sebagainya. Terus sampah anorganik, aku yakin teman-teman sudah tahu juga ya, ada sampah plastik, terus juga ada kaleng, ada kertas, dan lain sebagainya. Nah, selain sampah organik dan sampah anorganik, ada kategori sampah apa lagi teman-teman? Ada yang ini enggak?

45:53

Karena kak, apalagi yang TPA overload, bantar gebang contohnya. Bahkan ada yang sampai ditutup kan ya sekarang TPA gitu. Jadi kebayang gak kayak, kalau TPA-nya ditutup, kita buang sampah kemana gitu. Berarti kan kita harus berpikir tuh kayak, kalau gue udah gak bisa buang sampah lagi, berarti opsi lainnya bukan untuk cari lahan baru. Iya gak sih? Tapi kayak kita harus udah mulai shifting pemikiran kita. Oke ini gak ada lahan lagi, TPA ditutup.

46:19

Yaudah berarti gimana caranya untuk kita sama sekali nggak nyampah gitu ya. Itu nanti bakal kita exercise di materi hari ini ya. Sampah B3 bener banget teman-teman sampah elektronik ya. Jadi sampah elektronik itu kehitungan sampah B3 juga. Medis juga sampah B3 juga. Nah terus ada lagi sebenarnya sampah residu teman-teman. Jadi sampah residu itu emang sampah yang udah nggak bisa sama sekali dikumpulkan.

46:43

Kayak sampah popok Kayak gitu Itu sampah residu Jadi Cukup banyak ya Ada sampah organik Sampah anorganik Sampah B3 Sampah residu Kalau sampah residu Memang biasanya Karena gak bisa diapa-apain Dia itu akan Berakhir ke

46:59

TPA, tapi kalau sampah B3 itu dia nggak boleh ya, tadi sampah B3 include sampah elektronik, terus sampah medis juga, mereka itu sampah-sampah B3 itu tuh harus ada melewati pemrosesan yang ada sertifikasi khusus juga gitu, jadi nggak sembarang orang juga boleh untuk memproses sampah B3 itu karena butuh ada sertifikasi khusus dari Kementerian Lingkungan Hidup, jadi itu juga nggak boleh di TPA dan nggak boleh di proses

47:27

secara tidak terawasi gitu ya sampah organik juga sebetulnya dia tidak boleh ada di TPA makanya si sampah organik ini alangkah baiknya sudah diolah di tingkat rumah tangga gitu mungkin teman-teman ada yang pernah dengar komposter komposter

47:48

Atau ada yang pernah mengompos? Atau ada yang pernah pakai, kalau mengompos juga macam-macam ya, biasanya ada pakai takakura, ada keranjang takakura gitu ya, terus ada kalau di level perumahan ada biasanya batat rawang, atau ada mungkin ada yang pakai magut, ada yang tahu magut nggak teman-teman? Aku sampai lihat, pernah-pernahkah tahu?

48:11

Ada yang pernah pakai magut? Oke, udah ada yang tahu magut nih. Pakan ikan lewat magut. Nah, magut juga sebenarnya ini jadi salah satu opsi juga...

48:20

Kalau misalkan teman-teman gageli gitu ya sama ulet-ulet gitu, mungkin teman-teman bisa pelihara tuh di depan rumahnya. Terus nanti kalau misalkan ada sampah sisa makanan, yaudah taruh, kasih aja ke magot gitu. Karena justru magot tuh lapar banget teman-teman gitu. Mereka butuh makanan-makanan. Jadi sebenarnya kan yang paling dilutamakan adalah teman-teman untuk menghabiskan makanan. Tapi kan seringkali ya tadi ya, misalkan kita masak ada beberapa bagian dari sayur atau dagingnya yang...

48:47

Gak kita pake gitu kan Apalagi misalkan kulit buah gitu Mungkin kita Aku gak tau apakah temen-temen ada yang makan kulit pisang Tapi kalau biasanya kan kita gak makan kulit pisangnya Nanti kita kasih ke magot gitu Oh my god ada yang pernah pelihara magot Keren banget Nanti boleh di-share tuh Gimana pengalamannya pas melihara magot Terus Itu nanti kita share-share ya Abis materi ini Kebetulan itu broker aku Yang buat alfa luar biasa Terus tadi siapa yang pernah pelihara? Kisha

49:18

Terus tetangga pelihara kata Rahmatul, luar biasa waktu volunteer semaren sampahan organik dijual ke petani magot. Cuan, wuih oke tuh mantap ya. Sampahan organik maksudnya ya sampah sisa makanan kayak gitu-gitu kan. Berarti kan dengan teman-teman tadi sharing, oh udah tau atau bahkan mungkin ada metode pengomposan lainnya.

49:38

berarti sebetulnya kita bisa gitu kan untuk mengolah sampah organik sendiri gitu supaya sekali lagi tidak akan berakhir di TPA nah sampah anorganik juga sebetulnya bisa teman-teman untuk

49:50

Diolah dalam artian Ya melalui proses daur ulang Terus juga Ada Mungkin kalau kertas juga biasanya Ada yang kayak dibuburin gitu ya Untuk jadi kertas lagi gitu Itu biasanya ada praktek-prakteknya juga Tapi yang menjadi PR adalah Kalau kita ngomongin sampah anorganik Ternyata gak semua sampah itu Bisa didaur ulang teman-teman gitu Jadi Oke We already done The

50:12

Fase pemilahannya Jadi teman-teman udah memilah sampah organik Sampah anorganik, mungkin kalau B3 Agak jarang lah ya Sampah residu juga, mungkin bisa dikurangin juga Nah PR nih, saat kita udah Memilah sampah organik dan sampah anorganik Ternyata sampah anorganik ini Gak semuanya bisa kita daur ulang Kayak sasya itu gak bisa kita daur ulang Kresek sebetulnya gak bisa kita daur ulang Juga sih teman-teman Terus sedotan juga gak bisa kita daur ulang

50:39

Biasanya patokan bisa didaur ulang atau enggaknya pun adalah kita tanya ke bank sampah. Kalau misalkan dia punya nilai jual, misalkan botol plastik sekilonya

50:51

Kejual 5 ribu misalkan Makanya kan Atau kalau misalkan Gak punya list dari bank sampah Teman-teman bisa ngeliat dari Waste pickers Atau yang orang-orang yang Pekerjaan utamanya adalah mengambil Sampah-sampah yang bisa diurulang Atau mungkin kita biasa dengarnya pemulung

51:11

Mereka kan misalnya ngambilin Botol plastik gitu ya Atau ada beberapa jenis sampah Yang spesifik gitu mereka ambil Nah itu dia memiliki nilai jual Aku kayaknya gak pernah melihat Teman-teman dari pemulung mereka ada ngambilin sachet Karena memang gak bisa didaur ulang Dan gak ada nilai jualnya gitu Jadi itu jadi patokan kita Untuk kita memprioritaskan

51:34

Which product yang bisa kita reduce dulu gitu Karena mungkin kita akan kaget gitu ya Kalau misalkan kita betul-betul untuk langsung gitu Kita sama sekali gak menggunakan kresek Itu agak, eh gak menggunakan plastik Itu mungkin akan sulit untuk beberapa orang Sama halnya kayak kita diet lah gitu Kalau kita diet, asin, makanan gitu kan Kayaknya agak sulit gitu Kayak cut sugar sama sekali gitu Itu kan akan buat beberapa orang mungkin ada yang

51:59

Wah kayaknya pusing nih aku kalau sama sekali gak makan gula gitu kan. Jadi yaudah perlahan aja gitu. Sama halnya kayak diet plastik juga gitu ya. Ucap teman-teman perlahan aja. Yang penting konsisten untuk mengurangi si plastiknya itu. Nah ini ya tadi yang aku sempat bilang. Kayak ternyata gak bisa. Gak semua sampah plastik itu bisa ada orang. Plastik foam dia gak bisa. Sedotan dia gak bisa. Sashet dia gak bisa. Plastik multilayer juga gak bisa gitu. Makanya...

52:27

Hal-hal kita harus sudah mulai identifikasi Plastik-plastik poin aja sih Yang sama sekali gak bisa di daur ulang Gak bisa dikelola

52:37

Dan itu kita bisa mulai start dari situ gitu untuk proses pengurangannya. Semisal yaudah kita kalau ke kafe, beli maca atau beli apapun itu, beli ais americano dan lain sebagainya, yaudah langsung di kokop aja gitu ya. Atau mungkin kalau misalkan teman-teman lebih nyaman pakai sedotan, ya pakai sedotan stainless bawa sendiri gitu. Atau biasanya beberapa kafe pun sekarang udah mulai menyediakan sedotan stainless. Tapi sekali lagi,

53:02

Coba untuk dikurangin gitu Sesimpel bilang ke mbak atau masnya Gak usah pakai sedotan ya gitu Karena kadang juga mesti kita yang request gitu ke mereka Biasanya suka ada yang otomatis sudah ditaruh gitu sedotannya Jadi pas kita mesen bisa sesimpel Mas pesen ini less sugar, less ice Terus gak usah pakai sedotan ya kayak gitu Jadi harus sudah jadi template kita juga lah sebenarnya Nah

53:28

Jadi tadi kita ngomongin, oke, kita udah mulai kebahas ya tadi kayak sampah organik harus diapain. Nah, sampah onorganik nih mesti diapain utamanya sampah plastik sekali pakai. Gimana sih berarti caranya? Karena ternyata saat kita ngomongin sampah plastik,

53:42

oke kita punya pilihan untuk recycle gitu kan untuk daur ulang tapi ternyata ada beberapa yang gak bisa kita daur ulang gitu kan karena gak ada nilai jualnya gitu jadi apa dong solusi yang paling tepat gitu nah sebelum masuk ke situ aku pengen tanya ke teman-teman ada yang kenal simbol ini gak? ada yang pernah lihat simbol ini gak? kalau pernah lihat dimana nih biasanya simbolnya teman-teman lihat ini?

54:07

jadi inget dulu pas dulu SMP ada program plastik dimasukin botol pada titik jadi eco brick oke nanti kita discuss juga ya si eco bricknya itu terus ini katanya plastik foam bisa di recycle nanti kita bahas juga bungkus kopi bisa buat kerajinan tas aku beli pake tumbler sendiri mantap gelas plastik seperti teglas bisa jadikan hiasan rumah dulu pernah bikin oke

54:34

Yang akan datang di acara 17an Biasanya ada RT yang kompong membuat hiasan di sampah plastik Oke, aku balik lagi ke bawah ya Daur ulang yang ada di bawah betul Betul, sip benar Jadi ini sebenarnya adalah simbol daur ulang ya teman-teman ya Jadi sudah familiar dengan itu Karena memang sudah banyak banget kita melihat simbol daur ulang ini Nah, tapi pernah lihat tidak simbol yang ini teman-teman?

55:06

Apaan nih gitu Ini apa lagi tes sim Lagi tes sim A, B, C Atau gimana nih Kok gak ada kayak panahnya gitu Ada yang pernah lihat? Belum, oke Baru lihat ya, oke Oh udah ada pertanyaan nih, nanti aku jawab ya

55:28

Tapi anyway, ini sebetulnya memang simbolnya kehitung baru ya teman-teman. Jadi aku mau memperkenalkan juga ke teman-teman kalau sekarang udah bukan cuma daur ulang yang punya simbol, tapi sekarang guna ulang pun punya simbol teman-teman. Jadi ini adalah simbol terbaru, simbol guna ulang yang mana di, ini sebenarnya gue beli ya, jadi semua negara di dunia ini akan memakai simbol ini untuk represent inisiatif guna ulang.

55:57

Karena sekarang secara global pun sudah sepakat kalau misalkan kita itu harus balancing antara daur ulang sama guna ulang gitu. Karena sekali lagi saat kita ngomongin daur ulang berarti kan si sampahnya itu udah existing gitu ya, udah ada. Dan kita masih PR gitu untuk mengolah si sampah-sampah itu. Nah untuk mengimbangi itu dan kita jangan sampai terus-terusan untuk...

56:21

memproduksi sampahnya itu kita harus balancing untuk pencegahan sampah yang mana adalah melalui solusi guna ulangnya itu sendiri tapi sebetulnya apa sih solusi guna ulang itu kayak gimana sih sebetulnya nah

56:35

Ini ya teman-teman Perbedaan sederhananya gitu Kalau dahulu ulang kan Kita misalkan dari botol plastik Terus Si airnya kita minum Once airnya udah habis Kita buang si sampahnya Terus nanti ada yang ngolah gitu ya Entah itu dicacah, entah itu di

56:55

Di apa tuh kayak dipanasin gitu Terus dileburin gitu Terus akan jadi sesuatu yang baru gitu Ada mungkin beberapa yang Dari botol jadi botol lagi Itu namanya daur ulang efektif Dela Martian

57:08

saat si produk itu di daur ulang melalui proses pecah-cahan dan lain sebagainya terus hasil akhirnya dia kegunaannya sama jadi dari botol jadi botol dari apa lagi ya iya paling-paling gampang sih dari botol jadi botol gitu ya nah itu adalah daur ulang yang efektif jadi kegunaannya sama tapi ada juga yang daur ulangnya itu dia akan merubah bentuk dan merubah fungsi gitu kayak ini dari botol biasanya jadi

57:34

Jadi meja atau jadi kursi gitu kan mungkin teman-teman juga udah pada sering lihat ya kalau meja dan kursi ini gitu karena biasanya kita kalau ke cafe juga banyak meja-meja atau kursi-kursi yang udah pakai recycled plastic materials gitu kan atau recycled plastic products gitu.

57:53

Nah, ya daur ulang membuat kerajinan dan lain-lain, guna ulang itu memakai kembali betul. Nah, kalau guna ulang, kalau ini kan ada proses kayak pencacahannya gitu ya, bedanya kalau guna ulang, guna ulang ini tuh proses yang berbeda adalah, jadi sebenarnya sama ya, kayak oke kita pakai botol, pas botol airnya udah habis, terus

58:14

Nah bedanya gak kita buang Tapi kita taruh somewhere Untuk dikumpulin gitu ya Terus gak kita cacah Tapi kita cuci

58:24

Nah ini sebenarnya guna ulang itu simpelnya adalah yang kita lakukan sehari-hari di rumah sih teman-teman. Kayak di rumah kan ada banyak piring, ada banyak gelas, sendok garpu, ada yang punya tupperware mungkin biasanya mamahnya bilang jangan hilang ya. Ini tupperware ini berharga sekali. Nah itu sebenarnya kan praktek-praktek guna ulang. Jadi kita tuh udah gak asing makanya sekali lagi dengan si guna ulang itu dan

58:48

Harusnya tidak ribet gitu ya Karena ya sekali lagi itu yang udah bisa Udah biasa kita lakukan gitu Gak cuma di rumah tapi kalau kita ke Restoran pun biasanya kayak Kita disuguhinya Dengan piring Yang bisa dicuci, gelas yang bisa Dicuci lagi gitu dan lain sebagainya Dan itu adalah puasa gen guna ulang Jadi kelihatan ya bedanya teman-teman ya karena

59:09

Kadang masih ada yang bingung nih Apakah dua uru lang sama guna ulang itu sama Tapi kalau ngeliat prosesnya kan ternyata Different gitu ya, kalau ada uru lang ada proses pencahacahan Dan mungkin bentuknya berubah Fungsinya berubah Kalau guna ulang, dia melalui proses pencucian Bentuknya masih sama Karena gak diubah-ubah, fungsinya pun masih sama Ujung-ujungnya gitu, karena Dari gelas jadi gelas lagi, dari botol jadi botol lagi Dari sendok jadi sendok lagi Gitu

59:36

Ini aku mau share juga gitu Misalkan di Jakarta dan sebetulnya Banyak juga pemerintah Daerah yang sudah memiliki Peraturan untuk pelarangan Plastik sekali pakai, mostly memang masih kantong resek Banyaknya gitu, tapi kalau kita Ngelihat di Bali, itu dia Udah sampai ngelarang Plastik foam sama sedotan Juga gitu, dan

1:00:00

kita ngeliat, banyak masyarakat yang bilang kalau pelarangan atau implementasi peraturan pelarangan ini itu udah dijalankan tapi memang belum cukup gitu untuk mengurangi plastik sekali pakai karena tadi ya, mostly masih pelarangannya itu kantong resek aja sedangkan sekarang kalau kita lihat di market gitu banyak banget jenis plastik sekali pakai lain yang gak cuma kantong resek dan masyarakat sebenarnya udah sadar gitu dan mau untuk

1:00:26

Menerapkan gaya konsumsi guna ulang. Atau untuk mengurangi penggunaan plastik sama sekali gitu. Sehingga akhirnya guna ulang yang kita gencor-gencorkan gitu ya teman-teman. Karena sekali lagi guna ulang itu udah jadi budaya kita di Indonesia. Dan ini bukan hal yang baru. Kita udah biasa mungkin ngeliat kayak... Mak-mak atau ibu kita bawa...

1:00:48

kantong belanja yang rotan gitu kan atau sesimpel kita bawa tumbler gitu atau kita bawa lunchbox sendiri itu kan sebenarnya udah jadi budaya di Indonesia juga kan

1:01:01

Nah makanya dari Dialogs Indonesia kita berpengalaman sama NVU juga, kita mulai untuk ada program gerakan guna ulang atau guna ulang dan karena kita startnya di Jakarta itu kita udah ada nama-namanya guna ulang Jakarta itu udah dari 2022 karena

1:01:18

Tapi dicatat juga bahwa kita nggak cuma pengen ini terjadi di Jakarta saja. Tapi kita mulai di Jakarta, yang mana tujuannya untuk mewujudkan ekosistem yang dapat mendukung gaya hidup guna orang Jakarta.

1:01:33

Tapi ambisi besarnya adalah, bagaimana kita bisa membuat Jakarta sebagai pimpinan untuk kota baru di Indonesia. Yang mana ujung-ujungnya nanti pembelajaran-pembelajaran Jakarta, best practices di Jakarta itu bisa diadopsi di kota-kota lainnya. Apalagi kan teman-teman ini juga dari kota-kota yang berbeda ya. Tadi ada dari Jogja, ada dari Bandung, terus juga ada dari mana ya tadi?

1:01:55

Banyak banget pokoknya ada Kayaknya aku sempat lihat kepala mengulang Kalau tidak salah gitu Jadi dari Makassar Medan dan lain sebagainya Bogor juga gitu kan Jadi Memang harapannya Pembelajaran-pembelajaran di Gunahulang Jakarta ini Bisa diaplikasikan di Kota-kota Dan kabupaten lainnya Gitu Dan Caranya gimana sih gitu Untuk kita bisa

1:02:17

Membangkitkan lagi atau menghidupkan kembali tradisi guna ulangnya itu dengan kita membiasakan untuk ada inisiatif-inisiatif yang akhirnya membangun motivasi atau membiasakan behavior guna ulangnya itu sendiri.

1:02:31

Sesimpel kalau kita ada acara, makanannya jangan disajikan dengan yang sekali pakai, tapi bisa pakai mangkok yang digunakan ulang. Kalau kita ada acara-acara, misalkan meeting organisasi, meeting apapun itu yang teman-teman ikuti,

1:02:49

ya pakenya yang guna ulang gitu kita sediain gelas guna ulang kita sediain kotak gitu yang bisa diguna ulang juga gitu atau kalau kita misalkan sama meeting juga atau ada acara apapun itu biasanya kan suka dikasih snack box gitu ya teman-teman

1:03:05

Kostnek box kan biasanya Dibungkusnya sama kardus gitu kan Yang mana itu sekali pakai meskipun itu bisa ada ulang Tapi sekali lagi sebisa mungkin Kita gimana caranya Untuk prevention dulu Jadi sama halnya lah kayak kesehatan Kita kan kalau kesehatan juga

1:03:20

gimana kita mencegah untuk supaya enggak sakit dulu baru akhirnya kalau misalkan emang udah menyapa udah sama sekali nggak bisa nih baru kita ke dokter untuk minta obat atau minta treatment kayak gitu karena sama halnya kayak kayak si sampah plastik ini juga gimana caranya biar kita mencoba untuk sama sekali nyapa dulu ya berarti kalau misalkan snackbox kita misalkan pakai kayak keter

1:03:42

Katering request ke mereka Boleh gak untuk Pake kemasannya yang guna ulang Jadi nanti pake kotaknya mereka Nanti kita balikin lagi kotaknya Atau temen-temen misalkan Mau bikin acara Kita mau ada snack box nih kak Yaudah temen-temen misalkan Hamin 3 Acara temen-temen kumpulin Tupperware temen-temen Atau kotak makan temen-temen apapun itu Bukannya merek apapun ya anyway gak cuma tupperware Nanti dikumpulin

1:04:10

Terus kasih ke toko kuenya Mbak, Mas Saya mau bikin snack box Tapi boleh pakai kotak-kotak ini aja Yang udah saya kumpulin dari teman-teman Nanti masukin tuh kue-kue nya ke situ Terus yaudah gitu nanti Dibagikan aja, toh maksudnya gak akan Berpengaruh terhadap Kualitas si Kue nya gitu kan, karena ya apalagi Ini kan kotaknya teman-teman Mencuci itu juga gitu kan Jadi higienitasnya justru lebih terjamin gitu loh

1:04:38

Jadi kebayang kayak teman-teman akan lebih merasa aman karena itu kotak teman-teman, teman-teman yang mencuci kotak itu juga, dan satu sisi juga teman-teman akhirnya bisa berkontribusi untuk mencegah si sampah dari kotak snack box-nya itu gitu. That's gonna be like double win for you all. Terus inisiatif lainnya juga yang lagi diet plastik gencarin adalah

1:05:05

Untuk pengurangan kantong kresek masih berjalan gitu ya, utamanya di pasar tradisional. Ini yang sebelah kanan, jadi kami ada naro dropbox di beberapa kota, sejauh ini baru di 3 kota, di Bandung, Bogor, sama Jakarta. Utamanya di Jakarta sih sebetulnya di cetusnya ini, kenapa? Karena di Jakarta ini kan dia udah pelarangan kantong kresek.

1:05:28

Tapi yang jadi PR adalah kantong reseknya berkurang, span bone meningkat nih. Karena sekarang kalau kita belanja-belanja jadinya dikiriminnya pakai span bone gitu kan. Nah makanya sekali lagi kita dari diet plastik itu kita yakin bahwa saat bilang perubahan itu butuh perubahan sistemik. Dalam artian sekali lagi kita bukan cuma ngomongin materialnya aja. Kita bukan cuma sesederhana.

1:05:51

Oke si kresek ini penggantinya apa sih gitu Itu akan tetap jadi masalah kalau sifatnya masih sekali pakai Dan ini terjadi gitu kan di spanbound gitu Jadinya karena terlalu banyak Orang-orang ngerasa ah udah kebanyakan deh udah dibuang aja gitu karena

1:06:06

Harganya let's say gak terlalu mahal juga Misalkan cuma 1.500 atau 2.000an Atau kan udah Menumpuk banget jadinya dibuang aja gitu Nah kita kan gak pengen ada masalah baru ya Dulu kita udah struggle dengan masalah plastik Sekarang malah struggle dengan Spun bone gitu kita gak mau seperti itu Dan makanya kita coba untuk oke Apa nih yang bisa dilakukan karena sebetulnya Spun bone kan bisa dipakai berulang kali gitu kan

1:06:28

Akhirnya kita coba untuk taruh Dropbox setidaknya di pasar dulu sekarang. Karena biasanya kalau orang belanja ke pasar itu nggak terencana gitu. Dan biasanya tiba-tiba jadi banyak gitu. Mungkin awalnya cuma mau beli seledri sama lengkuas. Ujung-ujungnya beli A, beli B, beli C, dan lain sebagainya. Nah, Dropbox ini tujuannya dua, teman-teman. Yang pertama adalah memberikan solusi kepada teman-teman yang di rumahnya panbon umpuk banget.

1:06:56

gak tau mau diapain terus akan merasa berdosa gitu kalau dibuang ya teman-teman bisa donasikan span bone teman-teman yang gak kepake itu ke dropboxnya dan yang kedua donasi span bone teman-teman ini bakal dipake sama orang-orang yang belanja ke pasar yang mereka lupa bawa tas belanja jadi itu jadinya kan akan pertama

1:07:19

Tas teman-teman yang gak kepake di rumah Akhirnya bisa kepake gitu kan Dan yang ketiga ada benefit ketiga adalah Sekarang kan lagi serba mahal ya Apalagi aku gak tau teman-teman apakah pernah liat Seperti liat berita Dimana plastik jadinya mahal juga gitu ya Itu kan jadi another beban gitu kan Buat pedagang gitu Karena udah sekarang serba mahal Terus plastik malah mahal juga gitu Nah dengan adanya si Spandau ini kan Sebetulnya akan

1:07:46

mengurangi beban biaya mereka untuk nge-provide kantong resep buat konsumennya, karena ya konsumen jadinya nggak perlu kantong resep dari mereka karena mereka bisa either bawa dari rumah sendiri atau ya bisa pakai donasi span bone yang dikasih dari masyarakat umum gitu, jadi hal-hal inisiatif kayak gini bisa kita explore bareng-bareng juga teman-teman, nggak cuma mungkin implementasinya juga nggak hanya di pasar tradisional ya, sejauh ini dia pasti baru di pasar rakyat, tapi

1:08:12

Kalau teman-teman mau ada inisiatif lainnya sebagai salah satu bentuk wujud partisipasi teman-teman di generasi bebas pasti mungkin inisiatif semacam ini juga bisa dilakukan di titik lain, entah itu di minimarket misalkan, atau kemarin kami juga udah naruh di acara Jakarta Eco Future Festival, acaranya di Nasionalan Hidup. Karena banyak banget misalkan konsumen yang, kan banyak tenan F&B ya, makanan minuman,

1:08:37

Mereka banyak yang mau take away Tapi mereka gak bawa kantong Belanjanya sendiri Nah mereka bisa pakai Kantong belanja yang ada disini gitu Kemarin banyak banget juga yang pakai Si Spunbond-nya ini Jadi there's a lot of things Yang sebetulnya teman-teman bisa Explore juga gitu Untuk inisiatif Yang akan dilakukan teman-teman Ini juga mau Sedikit share ya Kalau misalkan Sekarang juga

1:09:02

banyak banget teman-teman utamanya yang berbisnis gitu ya, mereka mau juga untuk menyuarakan guna ulang tapi satu sisi kan kita sekarang juga harus catch up dengan perkembangan teknologi gitu, jadi segalanya harus harus tech savvy harus serba modern dan lain sebagainya nah ini juga salah satu dari teman-teman ada Easyville, dia adalah untuk sesimpel dia itu dispenser air jadi biasanya kan kita kalau

1:09:31

Bawa tumbler. And then. Kita gak bisa menemukan. Si water refill stations. Kan akan bingung gitu ya. Ini kita udah kehausan nih. Tapi kita. Gak mau beli. Yang botolan gitu kan. Jadi gimana. Nah. Easy fill ini salah satu. Solusinya gitu. Atau mungkin. Teman-teman pengen belanja. Sampo. Sabun. Dan lain sebagainya. Tapi teman-teman gak mau nyampah nih. Gitu kayak. Aku pengen coba untuk. Supaya gak banyak yang didaur ulang. Tapi pengen. Gimana biar kemasannya. Bisa dipake lagi. Jadi.

1:10:01

oleh si penjualnya gitu nah ada namanya Alner jadi Alner itu dia ngejual produk kesarian sabun, sampo, bumbu dapur apa lagi sabun cuci piring dan lain sebagainya

1:10:14

Bedanya, jadi produknya sama teman-teman yang biasa teman-teman pakai sehari-hari. Bedanya adalah kemasannya ini bisa teman-teman kembalikan. Karena nanti akan mereka cuci, akan mereka sterilin, dan akan mereka isi ulang lagi dengan produk yang sama. Jadi mereka mau memastikan bahwa ini kemasannya akan saya pakai terus sampai let's say 25 kali, baru saat kemasannya sudah tidak layak pakai, misalkan ada defect atau ada...

1:10:40

Bocor gitu ya Bolong dan lain sebagainya baru nanti mereka daur ulang Jadi memang ada proses Digunakan terus-terusan Tapi ujung-ujungnya memang akan daur ulang Kenapa ujungnya daur ulang Ya emang karena sudah waktunya gitu kan Tapi yang menjadi catatan adalah Sebelum masuk ke fase daur ulang itu

1:11:00

Ada upaya dimana Supaya si kemasan atau produknya itu tuh Digunakan semaksimal mungkin Siklus guna ulangnya Jadi sebelum akhirnya kita Karena kenapa sih kita pengen untuk nge-pending dulu gitu ya Ke proses daur ulang Karena proses daur ulang itu juga sebenarnya takes

1:11:15

energi juga, teks air terus juga ada kita pengen banget meminimalisir potensi adanya penyebaran mikroplastik dari proses pencacahan itu jadi hal-hal seperti itu sebenarnya menjadi konsiderasi kenapa kita mau mencoba untuk memaksimalkan siklus penggunaan kemasannya itu baru akhirnya nanti didaur ulang gitu

1:11:41

nah ini juga sebenarnya yang jadi ambisi dari diet plastik maksudnya kita lagi ada misi gitu ya supaya semakin banyak nih penambahan pusat isi ulang air minum karena tadi

1:11:51

Kita udah bawa tumbler Tapi seringkali kita tuh kesulitan gitu Untuk dapat Untuk menemukan Dimana kita tuh bisa mengisi ulang air minum kita gitu kan Apalagi yang gratis gitu Itu kayaknya masih Agak jarang Aku Mungkin bisa share ya teman-teman Di kota-kotanya Apakah udah banyak Yang aku lihat di Jakarta itu Udah mulai ya Di stasiun LRT Stasiun MRT Terus juga beberapa Fasilitas publik Kayak Taman Ismail Marzuki juga udah ada

1:12:22

Aku kurang Transjakarta udah ada belum ya teman-teman Nanti mungkin ada yang bisa share juga Tapi pengennya memang ini tuh semuanya akan Tersebar gitu Gak cuma di Jakarta Tapi di kota-kota lain juga Gak cuma di Jawa Tapi di Sumatera Sulawesi Kalimantan Dan lain sebagainya Nusa Tenggara gitu kan Jadi pengennya memang Ini akan memudahkan kita yang Pengen untuk menerapkan

1:12:46

untuk mengurangi sampah, tapi satu sisi juga kita butuh bantuan dari pemerintah dan mungkin ada dari private sector juga, di sini kan didukung sama Paragon juga ya, jadi mungkin bisa tuh kayak Paragon kerjasama dengan Pemprov atau Pamjaya atau apapun itu untuk penambahan water refill stations gitu misalkan, jadi ini mungkin hal-hal yang bisa teman-teman eksplor juga di

1:13:09

Di inisiatif teman-teman gitu Dan pengennya ada integrasi pusat guna ulang juga gitu Kita udah punya nih pusat untuk daur ulang Ya udah kita juga coba seimbangin ke pusat guna ulang juga Buat pencucian, buat pengisian ulang produk dan lain sebagainya

1:13:26

Nah terus ini yang menurut aku bisa banget teman-teman explore gitu sebagai inisiatif di generasi bebas plastik dimana kalau kita bikin acara-acara itu kita menerapkan protokol guna ulang. Nah kalau teman-teman notice di sini dengan aku nyebutin protokol guna ulang terus digambar-gambarnya ini kan ada gelas, ada piring, ada sendok gitu ya. Terus ada proses pencucian gitu berarti kan

1:13:53

Aku yakin teman-teman udah kebayang nih maksudnya kemana gitu kan protokol guna ulang. Sederhananya adalah terinspirasi sebetulnya dari protokol kesehatan pas jaman-jaman covid. Pas jaman covid kan kita kayak terapkan prokes gitu kan. Kita harus pakai masker, kita harus jaga jarak, lima langkah lima meter gitu aku agak lupa. Kayaknya lima meter kayaknya kejauhan ya.

1:14:16

Pokoknya ada hal-hal seperti itu dan ternyata possible untuk dilakukan kan, kayak masyarakat patuh untuk pakai masker, masyarakat patuh untuk jaga jarak, dan lain sebagainya. Pakai sanitizer, dan seterusnya. Kita pengen melakukan hal yang sama juga, menerapkan protokol juga, tapi seminimal mungkin di acara-acara aja gitu. Yang mana ini adalah panduan atau sistem yang dirancang oleh Diet Plastik,

1:14:41

yang bisa diterapkan di berbagai acara apapun itu meeting terus

1:14:47

Sosialisasi, acara gede, acara pemerintahan, acara musik dan lain sebagainya Supaya nggak lagi menggunakan kemasan atau produk sekali pakai Jadi pakainya yang digunakan berulang kembali gitu Nah apa aja sih sebetulnya kunci pentingnya gitu Kunci pentingnya ya kita mesti menyediakan si wadah guna ulangi gitu ya Macem-macem bisa kotaknya, tadi buat snack box gitu Atau bisa piring, mangkok, gelas dan lain-lain gitu

1:15:14

Terus kita juga mesti ada drop point, drop point ini untuk menaruh piring-piring kotor, wadah-wadah kotor yang nantinya akan dibawa ke fasilitas pencucian untuk mereka cuci, nanti akhirnya dipakai lagi gitu. Sederhananya sebetulnya adalah kalau kita kenikahan ya teman-teman ya. Biasanya kan kalau kita nemenin orang tua nih, terus kita kenikahan, aku yakin yang kita incer adalah makanan ya kan. Karena aku pun seperti itu gitu. Nah.

1:15:41

Tapi secara nggak langsung juga teman-teman akan notice. Kalau di nikahan kan biasanya buffet nih kan. Atau ada stall-stall gitu. Mereka udah nyediain kan. Misalkan, oke buffet sebelum ke nasi nih kita harus ngambil sendok dulu. Terus kita ngambil piring dulu. Terus kita ambil nasi. Nasi goreng. Kue tia. Wah lapar nih aku jadinya. Biasanya macam-macamnya. Ada capcay, ada ayam, ikan, dan lain sebagainya. Makasih.

1:16:05

Makan nih kita gitu kan. Terus abis kita makan. Si piring sama si sendoknya. Kan gak kita buang ya teman-teman ya. Tapi kita taruh. Kita taruh di drop point. Biasanya meja lah gitu. Atau biasanya si wedding organizer-nya. Atau catering-nya mereka nyediain kotak gitu kan. Untuk akhirnya kita taruh tuh si...

1:16:24

Wadah-wadah kotor itu Terus kalau teman-teman notice Ada teman-teman Pelayannya yang Nanti saat udah penuh tuh Si piring Atau si boxnya Mereka bawa tuh kan Sama teman-teman pelayannya gitu Untuk mereka taruh ke belakang Nah ke belakang itu adalah Ke fasilitas pencikian Jadi sebetulnya

1:16:41

Sederhananya itu Implementasius protokol ini adalah Yang udah kita biasa Terapin sebenarnya Oleh teman-teman wedding organizer Teman-teman catering Dan lain sebagainya Dan kebayang gak Itu tuh biasanya kita Kalo kenikahan Pengalaman teman-temanku Atau pengalaman kakakku lah Undangan tuh bisa emang ribu Dua ribu gitu kan Banyak banget orang gitu Dan bisa gitu Untuk ngelakukan itu gitu Untuk kita gak pake yang single use Tapi pakenya yang bisa dicuci Berarti kebayang gak Kalo misalkan event-event yang

1:17:11

pesertanya let's say 50, 100, 200 itu tentu possible banget untuk juga kita melakukan metode yang sama dengan menggunakan yang guna ulang dengan kita adein cuci dan lain sebagainya bahkan cuci pun sebetulnya bisa kita cuci sendiri aja gitu kayak kemarin aku lupa naruh fotonya cuman kita tuh ada tahunan kita tahun lalu ada piknik bebas plastik di Jakarta di Taman Langsat

1:17:39

kita makanan minumannya kita sediain untuk si piring dan sandok garpu gitu ya nanti pengunjung sendiri yang akan nyuci wadah-wadah yang mereka bekas pakai gitu jadi mungkin pencuciannya juga bisa kita ada dedicated orang yang nyuci atau mungkin kita bisa yaudah minta tolong ke pengunjungnya supaya mereka cuci lah wadah yang udah mereka pakai kayak gitu ini sedikit share juga beberapa

1:18:05

yang sudah dilakukan oleh masyarakat gitu ya ada Alner tadi yang sempat aku bilang kalau mereka itu ngejual produk kesaharian, kemasan yang bisa dikembalikan dan mereka itu bekerjasama dengan bank sampah juga jadi bank sampah sekali lagi itu adalah cara balancing, bank sampah kan biasanya menerima

1:18:23

Sampah-sampah yang bisa didaur ulang. Terus nanti mereka akan dapat uang gitu ya. Tapi sisi... Udah banyak banget bank sampah yang sekarang udah mulai balancing. Oke. We are working on the recycle initiatives. Tapi kita juga akan balancing it with reuse initiatives. Dengan... Mereka jadi resellernya Alner gitu. Jadi mereka juga... Mempromosikan. Kita bisa...

1:18:44

Ngelelas sampah tapi kita juga bisa mencegah Sampah gitu dengan menggunakan produk Yang kemasannya bisa dikembalikan Ini contoh-contoh produknya Terus ini juga sama ini ada Namanya Happy Circle dia sebetulnya Produk sabun cuci piring Tapi dia itu kemasannya bisa dikembalikan Sama kayak Alner kalau kemasannya dikembalikan Itu dia dapat cashback Aku ini kemarin baru beli nih Tiga item ini cuma bayar 5 ribu gitu karena aku Sebelumnya udah purchase yang ini yang gedenya

1:19:12

Terus aku kembalikan. Aku dapet cashback. Terus yang dua ini aku baru beli baru. Udah tiga ini dapet 5 ribu gitu. Dan itu buat aku cuci piring. Mungkin buat...

1:19:23

Seminggu lah gitu kalau misalkan Ini biasanya aku bawa buat traveling Jadi biasanya buat Let's say 5-10 kali traveling lah gitu Itu kan kayak Oke banget gitu kan karena udah Hemat, udah murah gitu Terus kita juga bisa Ini bawa karena cimit gitu ya Jadi bisa kita bawa traveling kemana-mana gitu Dan bisa ngejaga bumi juga

1:19:45

Terus ada inisiatif juga di Jakarta Timur, di RW16, aku agak lupa nama kecamatan sama kelurahannya, mereka tuh udah ada inisiatif kayak pemilu minum sampah, arisan minum sampah, bahkan kayak

1:20:00

Kalau kita ada di masjid-masjid pas bulan Ramadan kan suka ada pembagian takjil gitu. Mereka bahkan takjilnya pun pakai, nggak dialahin sama yang single use gitu, tapi udah pakai piring-piring atau bahkan misalkan dikasih makanan berat,

1:20:15

dikasih kotak gitu, tapi kotaknya bisa diguna ulang kayak tupperware lah once again gitu jadi nanti si yang ngambil itu mereka diminta untuk ngembalikin si kotaknya gitu, jadi there's a lot of initiatives yang sebetulnya bisa teman-teman explore juga untuk bisa bagaimana kita mengurangi dulu si

1:20:35

plastiknya, and then kalau misalkan emang udah gak bisa sama sekali dipakai baru kita daur ulang gitu, nah ini sedikit aja sih informasi bahwa udah banyak inisiatif ya yang mendorong solusi guna ulang juga dan

1:20:49

Ini ada yang di Bali Ada Taksurius di Bali Terus ada Revilin Dia di Gresik Sisanya mostly Oh sorry Yagi ini di Aceh Terus sisanya mostly Masih di Jabodetabek Toko Organis di Bandung Toko Organis sama Easyville Ada di Bandung Jadi Buat teman-teman yang di Bandung Mungkin bisa coba Belanja ke Toko Organis Jadi dia refill Teman-teman bisa Bawa wadah sendiri Atau bisa pakai wadah yang dipinjemin Sama mereka Terus buat teman-teman yang di Bandung

1:21:18

Jabodetabek mungkin juga bisa eksplor teman-teman member Aguni jadi ada namanya Asosiasi Guna Ulang Indonesia yang mana isinya adalah teman-teman bisnis yang sudah mempromoting and also implementing model guna ulang untuk kehidupan sehari-hari kayak gitu sih kurang lebih sorry agak lama tapi semoga bisa diterima dengan baik ya and looking forward to have discussions dengan teman-teman semua terima kasih aku kembalikan lagi ke Kak Cika

1:21:48

Terima kasih banyak Kak Sarah atas materi yang disampaikan pada hari ini. Sangat inspiratif dan membuka wawasan untuk kita semua ya. Beri applause-nya dulu ya teman-teman untuk Kak Sarah. Ini pada antusias semua pesertanya ya Kak. Mungkin selanjutnya kita akan memasuki sesi tanya-jawab ya teman-teman semuanya. Bagi yang ingin bertanya, teman-teman bisa menggunakan Vito Rise Hand ya.

1:22:14

Dan kita karena juga keterbatasan waktu, kita masih makan tiga penanya ya teman-teman yang rice hand. Karena sudah lumayan banyak nih Kak yang mau bertanya ini pada antusias semua ya. Iya loh banget, ya ampun seneng deh. Nanti kalau ada yang nggak kejawab, karena tadi cuma tiga ya. Kalau ada yang nggak kejawab lagi boleh DM aku atau DM Diet Plastik ya, feel free.

1:22:46

Tapi let's coba kita jawab dulu. Boleh kalau yang ada di layar aku ini. Pertama dari Kak Faledia Syahputra. Halo Kak, apakah bisa on mic? Ya, halo Kak. Silahkan ya, Kak. Sebelumnya, terima kasih kesempatan yang telah diberikan. Perlukan nama saya Faledia Syahputra dari kelompok 16.

1:23:14

Sini saya mau tanya mengenai sampah plastik sekali pakai seperti selang infus, kemudian alat suntik dan alat medis lainnya yang terbuat dari plastik. Sampah jenis seperti itu kan tidak bisa kita melakukan reuse ataupun reduce demi keselamatan seseorang juga. Di Indonesia sendiri itu apakah sudah ada inovasi mengenai pengolahan plastik?

1:23:38

sampah plastik jenis tersebut selain pembakaran, karena pembakaran sendiri kan selain menghasilkan emisi juga tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit itu saja pertanyaan dari saya Kak, terima kasih Terima kasih, Kak Cika mau jawab? atau gimana? Boleh Kak, kalau mau langsung jawab Makasih Kak Cika, makasih Kak Valedia Syahputra panggilan ini siapa Kak? By the way, Kakak dari Fakultas

1:24:11

Yang terkait kesehatan kah? Penasaran aku Panggilan saya biasanya Vale atau Dias kak Saya dari jurusan teknologi kimia industri Atau teknik kimia itu kak Oh mantap, oke siap Terima kasih kak Vale Pertanyaannya betul kak

1:24:30

Jadi memang kalau Untuk permasalahan plastik sekali pakai ini Emang kalau misalkan kita lihat Di medis gitu ya Banyak sekali yang sekali pakai gitu Utamanya yang berbahan dari plastik juga Karena kebetulan aku pun latar belakangnya Fakultas Keperawatan, tapi mungkin teman-teman Kayak, hah? Keperawatan kok tiba-tiba Ke diet plastik gitu kan Jadi maksudku adalah Aku tahu banyak sekali Peralatan medis yang sifatnya sekali pakai Nah memang

1:24:58

Itu, kalau sampah medis itu dia termasuk sampah B3, jadi kalau sampah B3 itu memang sejauh ini, yang aku tahu adalah dia memang harus proses untuk si pembakaran itu, Kak. Karena kenapa? Utamanya untuk sampah medis ya, karena itu untuk menghindari potensi adanya penyebaran infeksius lah gitu. Maksudnya kan karena itu infeksius ya, kayak ada darah gitu, atau mungkin ada

1:25:29

Cairan-cairan lainnya Bahkan sampai kayak obat-obatnya juga gitu kan Jadi memang itu sih Dan sebetulnya karena memang Sampah B3 itu udah ada treatmentnya sendiri Dan udah ada kayak proses Sampai akhirnya dia tuh Tadi ya makanya kalau sampah B3 yang mana Salah satunya adalah sampah medis itu Yang mengelola itu harus tersertifikasi Dan harus Ada lahan khusus gitu Jadi

1:25:59

Karena memang prosesnya harus seperti itu, kalau setan pabitiga benar-benar harus dihilangkan sama sekali. Karena tadi ya bersifat infeksius, bahkan kalau misalkan cuma ditimbun kayak gitu, kayaknya akan berpotensi untuk adanya penyebaran penyakit yang tidak kita inginkan gitu. Jadi memang itu adalah hal yang harus dihilangkan.

1:26:19

dilakukan meskipun memang concern terkait penggunaan plastik di alat medis pun ini ada menjadi topik baru juga gitu nanti mungkin Kak Vale juga bisa bisa cek juga healthcare without harm mereka tuh udah mulai mereka organisasi lingkungan

1:26:46

Dia tuh global sebenarnya Tapi kalau yang Asia Pasifik Dia basenya di Philippines Healthcare Without Harm ini Dia juga banyak berkoordinasi dengan hospitals And then professionals Kayak doctors, nurse, dan lain sebagainya gitu Karena mereka juga mau membicarakan Bagaimana concerns-nya mereka gitu Karena kan tadi ya Kalau yang berbahan plastik Berarti kan ada potensi untuk adanya mikroplastik gitu ya Mungkin akan mengkontaminasi juga Jadi

1:27:14

Aku belum terlalu ngikutin Goals utamanya mereka Saat berdiskusi itu apakah mau ada Shifting untuk penggantian Substansi, materialsnya Seperti apa itu aku belum ngikutin Jadi mungkin Cavalli bisa sambil cek juga Healthcare without harm, tapi mereka Udah memulai ada pembicaraan seperti itu Kalau ada concerns There's a lot of medical staff Yang menggunakan plastik Yang sifatnya sekali pakai Meskipun tadi udah ada

1:27:43

Instansi yang akan mengelola Instansi Tersertifikasi Yang akan mengelola Tapi Karena tadi ada concern Bahannya itu Akan berpotensi mikroplastik juga Gimana nih gitu Jadi itu yang lagi Menjadi diskusi mereka juga Makasih juga loh Kak Vale pertanyaannya Jadi

1:28:00

kamu motivasi aku untuk membaca ya setelah ini gitu, gimana sih sejauh ini progres diskusinya teman-teman healthcare without harm ini dengan medical professionals-nya lah kayak gitu, tapi ya sejauh ini praktek yang dilakukan dia melalui proses

1:28:16

pembakaran tadi sih lewat insinerator khusus untuk sampah B3 ya karena sekarang insinerator juga ada buat sampah plastik yang nggak kita support sebetulnya karena kalau sampah plastik sebenarnya kan kayak tadi ya ada beberapa hal yang bisa kita

1:28:32

Cegah dari awal kan gitu. Jadi yaudah makanya kenapa penanganan ini harus kita prioritaskan dulu. Kepada sampah-sampah yang memang harus melalui itu. Salah satunya adalah sampah medis. Karena kalau kita melihat tingkat urgensinya harus itu dulu gitu. Tapi sekali lagi untuk yang penanganan si sampah medis pun. Dia setahu aku ya.

1:28:54

Mahal karena ya tadi prosesnya ada khusus Terus dia itu mesti jauh dari pemukiman warga Karena tadi ada proses pembakarannya We don't want asap-asap yang muncul dari pembakaran sampah-sampah medis apalagi ya Itu akan mencemari si masyarakat sekitar juga gitu Jadi memang saat ini sih kayak gitu sih Kak Fale masih proses penyelidikan

1:29:18

Pembakaran mostly ya Atau ada proses lainnya mungkin aku agak luput juga Cuman memang harus Dengan instansi yang sudah dapat Izin dan tersertifikasi oleh Kementerian Kehidupan Tapi I totally recommend you to Check healthcare without harm Pasti akan menjawab Kak Vale Semoga menjawab Kak Vale Terima kasih Kak Terima kasih Kak Sarah Mungkin pertanyaan selanjutnya

1:29:47

Dari Kak Kalila, apakah bisa omik? Oh Kak, kenalin aku Kalila Lasiva, Kak. Nah, aku ini mau bertanya nih, Kak. Tadi kan kita udah bahas nih tentang darulang dengan guna ulang. Nah, tadi kan emang gimana ya?

1:30:08

sampah plastik itu orang pasti banyak ya kan Kak dan kalau misalnya sekali pakai itu kan lebih mudah ya kayak yaudah langsung buang gitu daripada kita tuh harus yang kayak guna ulang kita cuci gitu apa gitu nah dari segi pas juga pasti lebih murah yang yaudah langsung buang gitu daripada misalnya perawat kafe

1:30:29

dia pakai yang guna ulang gitu, walaupun kosnya itu bakalan susahin panjang gitu, karena kita guna ulang gitu, tapi orang-orang kan juga kan mentionnya tuh yang gak mau ribet gitu, kayak yaudah deh, aku gunain yang langsung buang gitu, gak mau kayak bawa-bawa untuk apa, belanja makanan gitu, nah gimana sih kayak

1:30:50

Cara kita itu tuh Ngebungkusnya tuh Kayak fun gitu Jadi orang-orang tuh Kayak sadar kalau Misalnya mereka tuh Udah langsung Ke Begitam mereka tuh Sebenernya udah Mengurangi sampah plastik Gitu Jadi sampah Mereka tuh Kayak gak ada mindset yang Oh ribet banget Gitu Oke siap Thank you Kalilda Interesting question yang Aku yakin sebetulnya Temen-temen

1:31:16

lebih tahu jawabannya karena teman-teman yang lebih lebih genzi biasanya kalau genzi itu lebih kreatif sih aku ngeliatnya gitu ketahuan umurnya ini aku genzi kok cuma genzi generasi awal tapi makasih Kak Lila pertanyaannya betul jadi ini juga yang menjadi salah satu apa ya selalu menjadi pertanyaan gitu karena kita udah terlalu nyaman dengan yang guna umur

1:31:37

Eh sorry, kita udah terlalu nyaman dengan yang sekali pakai. Itu aku otomatis ngomong guna ulang karena aku udah nyaman dengan guna ulang. Nah harapannya kita bisa otomatis kayak gitu ya. Kita udah nggak lagi nyaman dengan yang sekali pakai tapi dengan yang guna ulang. Tapi memang PR-nya gitu. Karena kita dipenuhi dengan market, dengan lingkungan yang udah akhirnya membiasakan kita untuk terlalu nyaman dengan sekali pakai gitu kan. Kayak sekarang makin banyak sachet, terus juga sekarang...

1:32:05

Tadi dikasih keresek dan sebagainya Padahal kalau kita ke zaman dulu Aku gak tau teman-teman udah lahir atau belum Cuman kalau dulu itu Misalnya kita beli minuman Berperasa gitu ya Kayak yang teh-tehan atau yang soda-sodaan Itu kan sebetulnya dulu pakai botol kaca gitu Tapi sekarang Malah shifting gitu Menjadi yang botol sekali Botol plastik sekali pakai gitu kan Nah karena itulah gitu Yang akhirnya orang kok

1:32:36

Jadinya kayak mungkin teman-teman tadi selama aku ngomong Kayak kok tadi katanya bilangnya guna ulang itu udah jadi tradisi Jadi sebenarnya kita udah gak kaget lagi Karena memang dulu tuh semuanya serba guna ulang gitu kan Botol kaca, rantang dan lain sebagainya Tapi karena memang ada perubahan model bisnis lah dari produsennya Sehingga sekarang akhirnya semuanya serba sekali pakai gitu kan Salah satu yang mau aku tekankan juga adalah

1:33:07

Tadi kan ada faktor juga selain dari convenience-nya adalah dari faktor harganya gitu. Yes, aku sepakat kalau misalkan, let's say Kalila mau bikin kafe gitu. Kalau misalkan Kalila bikin kafe terus apa jualnya? Maca, tai tea atau apapun itu gitu kan. Berarti kan kalau Kalila masih pakai yang sekali pakai, yaudah Kalila sediain sedotan, sediain...

1:33:33

Cups. And then kresek gitu kan misalkan. Atau sedotan sama cupsnya dulu aja lah. Terus Kalilah mungkin gak terlalu... Gak terlalu banyak ngeluarin...

1:33:43

Cost untuk sabun sama air gitu misalkan. Karena ya kalilah nggak perlu nyuci si gelasnya gitu kan. Karena pakai sekali pakai. Terus juga nggak perlu nyuci sebanyak itu. Karena ya mungkin nyucinya cuma buat si, buat whiskernya aja atau ya apapun itulah gitu untuk proses pembuatannya. Tapi yang nggak kita hitung adalah si environmental cost-nya itu sendiri gitu. Karena memang misalkan nih, produsen menjual sachet.

1:34:14

Murah kan kayak satu sachet Rp1.500 misalkan aku gak tau harganya berapa. Rp1.500 misalkan. Murah banget nih kalau kita bandingin sama yang mungkin kalau kita beli bawa tumbler sendiri lebih Rp3.000 lah gitu. Kita kebayang gak teman-teman? Misalkan si sachet itu akhirnya mengotori lingkungan kita. Terus...

1:34:37

sekarang ada gerakan kayak clean up, gerakan clean up gitu kan, atau beach clean up dan lain sebagainya. Itu kan sebenarnya ada cost juga kan yang dikeluarkan. Tapi itu nggak keluar dari produsen, teman-teman. Itu keluarnya dari masyarakat. Kita ini yang ngebersihin sampah-sampah dari produk-produk yang harusnya dibersihin sama produsen. Kenapa murah? Karena mereka nggak

1:34:57

Nggak put the environmental cost Ke produknya mereka Karena jadinya masyarakat nih yang harus bayar itu Jadi Aku pengen-pengen Sharing perspektif baru aja ya Oh ternyata tuh Ada hidden cost yang Nggak tercerminkan Atau nggak Tergambarkan di produk yang kita Beli itu gitu kan Nggak terhitung gitu kan Kak Betul, betul nggak terhitung gitu Karena ya sekali lagi

1:35:27

Itu bukan... Produsen yang keluar biayanya... Tapi kita... Karena let's say kita... Kalilah nih sama kelompok dua... Atau... Ya kelompok dua... Bikin kegiatan clean up... Yang menyediakan resources untuk... Meals teman-teman... Transport teman-teman... Alat untuk... Sesimpel karung itu kan... Karung juga beli kan? Cost itu kan... Teman-teman yang keluarin kan? Jadi mungkin... Oh oke... Salesnya murah... Tapi ternyata saat kita mencoba untuk...

1:35:55

dapetin hak kita yang lainnya, yaitu adalah lingkungan yang bersih, cost itu tuh kita yang ngeluarin gitu. Dan itu sebenarnya jadi, jadi apa ya, ya jadinya lebih mahal kan kalau kita hitung-hitungan lah gitu misalkan. Menarik tadi Kalila bilang juga adalah, kalau kita misalkan, balik lagi ya ke kafinya Kalila nih, kita bandingin, oke aku beli cup satu lusin misalkan, atau satu kodi gitu ya,

1:36:23

Sama sedotan... Itu jauh lebih murah kak... Dibandingin aku beli gelas... Satu kodi gitu kan... Jauh banget lah gitu... Yang satu misalkan... Plastik... 10 ribu misalkan... Tapi kalau aku beli gelas itu... Aku... Eh kalau aku beli gelas itu... Misalkan... Aku gak tau... 500 ribu lah misalkan gitu... Atau berapa... Mungkin ada yang lebih murah ya... Kalau kita beli online... Cuman...

1:36:48

kebayang kok kalau misalkan itu si gelas yang lebih mahal itu tadi dipakai berulang kali, sebetulnya you don't have to purchase gelas baru kan, karena ya kamu akan pakai itu terus pakai cuci terus, sampai akhirnya ketemu ada istilahnya break event break event itu adalah kondisi dimana modal yang kamu keluarin buat si gelas itu tuh akhirnya akan mencapai itu gitu, jadi karena kan kalau misalkan kamu yang beli yang sekali pakai, kamu akan terus-terusan beli kos itu terus kan

1:37:18

Karena kamu ya harus purchase terus si cupsnya Sedangkan ada momen dimana Akhirnya dengan kamu memakai si Gelas guna ulang itu Melisihnya gelas keramik gitu ya Akan ada momen dimana Oh ternyata gue udah balik modal nih Bahkan karena gue udah gak beli lagi Akhirnya udah jadi untung gitu Ini aku rasain dengan aku pake Pembalut kain Pembalut guna ulang Aku tuh beli 2019 Sekali doang tuh

1:37:51

masih bisa, ya sekali doang bener, sekali doang aku beli, sampai sekarang masih aku pakai, masih layak pakai, karena aku cuci dan lain sebagainya, kebayang berarti aku udah 7 tahun aku gak beli pembalut, itu berapa banyak uang yang bisa aku hemat gitu kan, karena aku bahkan gak tau sekarang pembalut harganya berapa sih teman-teman, mungkin 20 ribu lah ya, let's say gitu, 20 ribu,

1:38:15

Kita tiap bulan beli gitu kan Maksudnya kita tiap bulan ada Harus membeli itu Jadi let's say 20 ribu Dikali 12 240 ribu Dikali 6 tahun 240 ribu Nah hal-hal seperti itu kan yang Jadinya oh iya ya mungkin di awal aku lebih mahal nih Beli pembalut kainnya Tapi dihitung-hitung Kedepannya aku gak perlu beli itu lagi Dan aku jadinya malah cuan gitu kan Kayak tadi kata

1:38:41

Kata siapa ya tadi yang ngomongin ada percuanan kayaknya pas ngomongin magut ya. Jadi hal-hal kayak gitu sih Kalila. Jadi emang kadang musti girl math kita tuh mesti coba kita, oh ternyata ini ada hidden cost yang nggak kehitung. Oh ternyata kalau dipikir-pikir lebih profitable loh kita dengan pakai guna ulang. Hal-hal seperti itu sih. Aku bukan orang bisnis. Mungkin Kalila justru yang dari fakultas bisnis atau ada teman-teman lain dari...

1:39:08

suka perhitung-hitungan kayak gitu ya cuman sejauh ini yang aku lihat itu sih betul kita akan costly di awal tapi akan ada titik break even yang akhirnya itu akan menguntungkan kita juga dan ingat sekali lagi ada hidden cost yang gak kita lihat di price si single use-nya itu sih semoga menjawabnya Kalila

1:39:31

Terima kasih Kak, aku juga baru langsung ngeh kalau larinya tuh pasti tuh kayak ada cost yang belum tersitung gitu sama produsennya gitu. Betul, betul. Terima kasih Kak. Yes, thank you so much. Di Itpasti sebetulnya ada riset terkait ini dan kalau boleh nambahin lagi, sekarang kan ada

1:39:53

Teman-teman pernah denger kan mikroplastik gitu ya Yang mana akan berpotensi untuk causing Penyakit kronis kayak cancer gitu Itu another hidden cause juga gitu Oke it's a long term Tapi ujung-ujungnya kita yang akan membayar itu gitu kan Kebayang berapa banyak biaya yang harus kita keluarin Untuk treatment Penyakit-penyakit kronis itu kan Jadi that's also another hidden cause gitu But anyway thank you so much Kalila pertanyaannya Menarik banget

1:40:18

Terima kasih Kak Sarah sudah menjawab pertanyaan dari Kak Kabila. Yang terakhir mungkin ya teman-teman, kalau di Zoomku ini ada Kak Ejil. Apa panggilannya? Kak Ejil ya? Mungkin Agil Kak. Oh Agil ya. Ya, mungkin boleh Kak silahkan.

1:40:39

Baik, terima kasih atas kesempatannya. Saya ingin bertanya, gimana sih cara kita membangun stigma di tengah-tengah orang yang lebih memiliki gengsi daripada peduli lingkungan, di mana masalah ini kebanyakan di lingkungan saya, saya perhatikan sebagian orang lebih

1:40:57

lebih suka membeli kemasan botol daripada bawa botol minum sendiri karena dia menganggap orang-orang yang bawa botol minum sendiri itu lagi hemat punya duit gitu walaupun ya memang bawa botol minum sendiri itu salah satu keuntungannya itu bisa menghemat uang kita tapi bukan itu tujuan utamanya kan gimana sih cara membangun stigma di tengah-tengah orang itu dan kita tahu sendiri tadi yang seperti ini sebelum kakak para juga

1:41:26

Ada salah satu dampak dari penggunaan plastik itu yaitu mikroplastik gitu. Itu saja pertanyaan dari saya. Sekian, terima kasih. Terima kasih, Agel, pertanyaannya. Dan kita bikin guna ulang jadi tren baru sih menurut aku. Atau bahkan kita coba untuk membalikan skeptisme itu. Misalkan tadi ada yang bilang takut kalau misalkan bawa tumbler sendiri dikiranya hemat.

1:41:57

Emang aku mau hemat dulu gitu kan Dan kita bisa mainin narasinya sih sebenarnya kayak Ya dengan aku hemat and then aku akan bisa beli barang-barang yang mungkin belum kamu punya Sekarang kan aku bahkan dilihat di IG tuh ada yang sampai kayak Ini agak di luar topik sih cuman kayak Ada yang dia mau menurunkan gengsinya untuk gak lagi beli kopi atau maca yang harganya sekali itu tuh 20 ribu Tapi dia bisa punya tabungan emas

1:42:24

punya motor dan lain sebagainya. Jadi, sebetulnya justru ini butuh diskusi sama teman-teman sih, kira-kira kayak potensial narasi apa sih yang akan muncul, yang negatif way, yang akan muncul kalau misalkan kita lagi berupaya untuk

1:42:41

mencoba mengurangi plastik sekali pakai, and then what kind of approach yang bisa kita shift gitu, untuk menjadi yang lebih positif. Kalau tadi, sekali lagi contohnya dari Agel, ada ketakutan untuk kalau misalkan kita bawa botol sendiri itu dikiranya lagi hemat, yaudah berarti nanti kita di generasi bebas plastik ini kita bikin kampanye online bareng-bareng,

1:43:08

Lebih positif menurut aku Jadi kayak justru dengan kita Enggak lagi pakai Dengan kita Membawa tumbler There's two benefit, pertama Dengan kita bisa menyelamatkan lingkungan Kedua, dengan kita bisa Menghemat, nanti kita bisa dapat A, B, C, dan D Tapi yang jadi Jadi hal-hal kayak gitu menurut aku Kayak lebih mainan Narasinya sih agil gitu Tapi yang aku Lihat juga adalah

1:43:37

Aku bukan, I used to be anak KOMS, tapi aku udah bukan lagi anak KOMS, aku sekarang di program. Karena menurut aku, pembuatan narasi kampanye ini juga sangat PR yang besar gitu, dan makanya aku sangat apresiasi anak-anak KOMS, karena sulit banget gitu. Tapi yang aku pelajarin dari pengalaman adalah, untuk kita bisa shifting dari narasi yang negatif itu ke yang positif, kita juga mesti tahu,

1:44:02

Audience atau si orang ini tuh dia tuh apa sih yang memotivate mereka untuk akhirnya mereka tuh juga mau gitu untuk shifting ke situ. Misalkan kalau ternyata emang orang itu, bentar aku ngambil contohnya gimana ya. Misalkan orang itu kayak tadi dia nggak terlalu peduli amat sebenarnya sama lingkungan gitu. Atau dia nggak peduli amat sama lingkungan. Jadi kan akan susah ya kalau kita untuk ada ngajakin mereka untuk bawa tumbler.

1:44:33

For the sake of environment itu gak akan Efektif gitu untuk kita terapkan pada mereka Tapi kita coba cari tahu Apa sih sebenarnya yang memotivate mereka Untuk bisa merubah biaya-biaya mereka Apakah faktor kesehatan Apakah mereka justru lebih peduli Hewan daripada lingkungan Kayak gitu kan Nah kalau misalkan Let's say Aku gak peduli lingkungan Tapi aku pedulinya hewan ya Narasi yang dibuat adalah Kamu tahu gak sih Kalau misalkan Kita gak ngurangi sampah

1:45:02

Itu ada penyu yang hidungnya tersumbat sama sedotan, ada burung yang kecekek sama plastik, terus ada ikan yang akhirnya dia, ada paus kan yang dia ternyata pas dibelah itu isinya plastik semua gitu. Jadi permainan narasi itu juga kayaknya kita mesti mulai juga dengan untuk kita ada semacam analisis di awal juga sih Agel, menurut aku ya kayak what

1:45:29

Kind of things Yang menjadi Memotivate mereka Atau yang Bikin mereka tuh Pay attention Terhadap inisiatif Yang mau kita lakukan Gitu Ya kalau misalkan tadi Kata Agil Ada nih orang yang Dia malah melihat kita Ngerasanya Kok kasihan gitu Lo kok Lo kok Eh

1:45:49

Bawa tumbler Biar hemat Berarti Kita gak akan Efektif tuh Kalo misalkan kita ngomongin ke dia Eh tau gak sih Kalo kita Kalo kita beli Kalo kita bawa tumbler itu Bakal lebih hemat Karena kita dapet cashback Dan sebagainya Itu gak akan works ke mereka Tapi mungkin bisa dari Approach yang lain gitu Kayak

1:46:06

Oh ternyata dia lebih suka Dia akan lebih nyambung Atau akan lebih ngedengerin aku Kalau Cara ngomongnya seperti ini sih Jadi Hal-hal kayak gitu Makanya kita memang Mesti sekreatif Dan sekritis mungkin sih Untuk Dan ngomongin kampanye itu Gak bisa cuma Gak bisa cuma dengan Satu template aja Teman-teman mungkin pernah denger Kayak No one size fits all Or no one solution fits all Karena itu beneran gitu Bahkan sampai cara kita untuk

1:46:32

Mengajak orang lain Supaya bisa mengurangi Plastik pun Gak bisa cuma satu narasi Harus berbeda-beda Karena mungkin Aku Interesnya beda Agel interesnya beda Kak Cika Interesnya beda Itu aja udah Kayak Oh berarti pendekatannya Mesti beda-beda kan Jadi Menurut aku kayak gitu sih Agel Gak usah Gak usah

1:46:54

Jangan kefikiran kalau misalkan ada penolakan gitu ya Tapi justru itu menjadi salah satu Cara kita untuk nge-challenge diri sendiri Oke, gue gak berhasil nih Ngomong sama dia pakai narasi A Tapi makanya harus cari tahu dulu Dia apa ya interestnya And then we can move untuk cobain narasi B Kalau gak bisa juga narasi C dan lain sebagainya Kayak gitu sih ya Gel Kalau pengalaman aku ya, tapi semoga menjawab ya

1:47:18

Atau mungkin teman-teman yang lain juga Ini kayaknya teman-teman pada lebih Lebih ini juga sih Lebih Apa Expert juga lah gitu Karena terkait Ini juga akan berpengaruh juga Not only about the narasi Tapi juga how you deliver it What kind of social media platform Yang kamu lakukan Menggunakan juga That kind of things gitu Semoga menjawab Agel Terima kasih Thank you Bye-bye

1:47:48

Terima kasih, Kak Sarah dan juga Kak Agel sudah bertanya. Kita lanjut ke pertanyaan dari yang Slido ya, Kak. Oke, Kak. Ini mungkin kita satu pertanyaan saja ya, Kak, karena waktunya juga sudah mepet. Ini, Kak, ada pertanyaan dari kelompok sembilan dari Malvin. Kak, anak muda kan hidup serba praktis, belanja online, jangan pakai plastik atau stereofoam. Terus, gimana caranya kita bisa kurangi plastik tanpa ngorbanin ke praktisan ini, gitu, Kak?

1:48:25

Terima kasih Kak Malvin pertanyaannya Jujur emang harus ada yang dikorbanin sih Kak Malvin Di awal ya maksudnya kayak Karena memang aku pernah denger Aku pernah lihat di IG ada yang bilang Kayak pengorbanan Untuk membuat perubahan itu tuh emang akan Menimbulkan ketidaknyamanan gitu Nah ini kayak ketidaknyamanan Dengan mengorbankan kepraktisan ini tuh Emang harus kita laluin dulu sih Kak Malvin karena kenapa sih Karena memang

1:48:58

lingkungan, infrastruktur kita itu belum mendukung untuk kita bisa terbebas dari yang sifatnya sekali pakai gitu, entah itu plastik, entah itu kertas dan lain sebagainya jadi menurut aku aku pribadi ini jawaban aku pribadi ya emang harus berkorban dulu sih tapi pasti pengorbanan itu akan worth the effort sih Kak Malvin jadi memang

1:49:29

Emang itu adalah proses yang harus dilakuin Dan harapannya memang makanya Kita tuh lagi berusaha Tadi ya aku sekali lagi nekenin adalah perubahan sistemik Karena jangan sampai orang-orang tuh malah merasa Terbebani dengan

1:49:43

Upaya kita untuk mengurangi sampah gitu Karena sekali lagi kita udah terlalu nyama dengan yang sekali pakai Makanya kita mencoba untuk berbicara dengan pelaku-pelaku usaha Dengan produsen Bahkan sampai ke pemerintah juga Supaya bagaimana caranya mereka itu Menyediakan fasilitas Menyediakan mekanisme untuk kita beli barang Yang

1:50:08

nantinya kemasannya bisa dikembalikan yang nantinya kita bisa refill air minum karena tadi ada kayak bahkan di sekolah pun galonnya ada tapi gak di refill gitu kan jadi kan bingung kan kita juga gitu nah makanya itu yang harus kita perjuangkan bersama sih teman-teman oke di awal mungkin kita akan ribet sendiri ya dengan kalau kita beli makanan kita bawa wadahnya sendiri kalau kita beli minum kita pakai tumbler kita sendiri

1:50:32

Tapi satu sisi, itu kan perjuangan kita sendiri untuk individual. Satu sisi, in parallel juga ada banyak banget teman-teman, including diet plastik juga, bersama dengan indorelawan juga sebetulnya, untuk kita mencoba bagaimana dari pemerintah dan produsen ini mereka bisa menyediakan infrastruktur yang akhirnya akan memudahkan kita untuk kita pun terbiasa untuk nggak lagi menggunakan plastik sekali pakai dan produk serta kemasan sekali pakai lainnya. Itu tadi ya, dengan ambisi

1:51:02

Kalau kita misalkan beli yang online-online gitu tadi, misalkan minuman online atau makanan online, nanti dikemasnya dengan yang guna ulang. Terus nanti dari e-commerce-nya akan menyediakan jasa di mana si kemasan-kemasan itu tuh nanti akan dikembalikan gitu. Jadi nggak akan jadi setapak karena nantinya akan dicuci lagi. Terus ya tadi kalau kita bawa tumbler, nanti akan ada momen di mana

1:51:28

Water refill station itu banyak banget. Jadi kita gak perlu khawatir. Kalau kita bawa tumbler dari rumah tuh. Kita gak akan kehausan gitu. Karena kita banyak tempat untuk refill. Kita gak perlu. Gak perlu lagi beli botol AMDK. Atau AMDK untuk kita refill botol minum kita gitu. Jadi memang. Ya. Singkatnya adalah.

1:51:49

Emang akan ada ketidaknyamanan itu di awal, tapi makanya itu menjadi motivasi kita supaya kita mendorong pemerintah dan produsen untuk menyediakan infrastruktur dan juga sistem yang mempermudah kita untuk mengurangi penggunaan pasir sekali pakai. Gitu sih, Kak Malvin. Semoga ini justru memotivasi Kak Malvin dan teman-teman lainnya untuk mengurangi penggunaan pasir sekali pakai. Thank you.

1:52:16

Terima kasih banyak. Semoga menjawab ya, Kak Marvin. Karena kita sudah menjawab pertanyaan semua dari teman-teman. Mungkin tadi yang ada yang mau bertanya bisa ya, Kak. Nanti misalkan mau bertanya ke Kak Sarah melalui Instagram atau mungkin nge-DM Kak Sarah ya. Oke. Oke.

1:52:37

dan juga ini udah di-share ya untuk username-nya. Baik, terima kasih banyak antusiasme teman-teman. Sekali lagi mari kita berikan virtual applause teman-teman untuk pemaham dari kita, yaitu Kak Sarah. Makasih banyak, Kak. Oh iya, Kak Sarah, saya mau izin bertanya, apakah nantinya diperbolehkan, Kak, untuk materi presentasi tadi di-share ke relawan? Boleh, boleh, silakan. Baik, Kak. Terima kasih. Baik, sebelum Kak Sarah meninggalkan kelas, kita akan melakukan

1:53:07

Kita akan foto bersama terlebih dahulu ya. Untuk teman-teman yang tidak terkedala, bisa teman-teman menyalakan kameranya semuanya ya. Untuk kakak operator, mungkin bisa dipandu ya kak untuk proses dokumentasinya. Oke kak Cika, yuk teman-teman yang belum aktifkan kamera boleh diaktifkan biar foto bareng-bareng. Oke, untuk di slide pertama, senyum, satu, dua, tiga.

1:53:50

Oke, sebentar ya teman-teman, ini ada beberapa slide. Oke, yang di slide kedua, smile, 1, 2, 3. Oke, di slide ketiga, senyum, 1, 2, 3. Oke, di slide keempat, senyum, 1, 2, 3. Ini ada di slide kelima, oke, boleh senyum teman-teman, 1, 2, 3. Slide keenam, 1, 2, 3.

1:54:33

Oke, sudah selesai. Thank you, teman-teman. Baik, terima kasih Kakak Operator sudah memandu dan membantu proses dokumentasi kita pada kelas hari ini. Terima kasih Kak Sarah sebesar-besarnya atas waktu, ilmu, dan inspirasi yang telah dibagikan kepada kita semua. Semoga sehat selalu ya, Kak, dan sampai bertemu di kesempatan berikutnya. Terima kasih juga, teman-teman. Sehat-sehat semua ya. Feel free untuk DM di atplastik dan aku ya. Terima kasih. Sehat-sehat.

1:55:00

Terima kasih Kak. Baik teman-teman, setelah kita mendapatkan materi yang sangat menarik pada siang hari ini, kita akan mendengarkan penyampaian kesimpulan sekaligus penjelasan mengenai challenge yang nanti akan teman-teman lakukan. Untuk itu saya persilahkan kepada tim challenge yaitu Kak Alvis, Waktu dan Layar, kami persilahkan. Oke teman-teman, sudah terdengar ya.

1:55:26

Jadi sebelum kita selesai, kita akan membahas tentang challenge seminggu ke depan. Jadi tema challenge kita kali ini adalah Less Plastic, More Life. Tantangannya akan berjalan selama satu minggu ke depan, mulai besok tanggal 18 Juli sampai 24 Juli. Kita punya tiga misi utama nih. Reduce Refuse, Reduce Repair, dan Recycle. Kak Operator, tolong next. Kak Operator, tolong di next slide. Oke.

1:56:03

Untuk misi pertama, kita dari dish refuse. Segini kita mulai dari kebiasaan sederhana sehari-hari untuk mengurangi plastik sekali pakan. Teman-teman bebas memilih salah satu opsi aksi. Bawa tumbler sendiri, bawa tote bag saat belanja, atau bawa alat makan sendiri. Jangan lupa didokumentasikan lewat foto atau video dan unggah ke media sosial.

1:56:24

Untuk misi kedua kita dari "Distrius Repair", tantangannya adalah memperpanjang umur barang plastik yang ada di sekitar kita. Teman-teman bisa memfungsikan ulang model plastik bekas di rumah, atau bisa juga memperbaiki barang plastik yang rusak supaya bisa dipakai lagi. Sama seperti misi pertama, didokumentasikan prosesnya. Kak Operator tolong next. Oke, yang terakhir misi ketiga adalah "Recycle".

1:56:51

Teman-teman wajib mengolah sampah plastik dengan memilih salah satu opsi ini. Membuat tempat pensil dari botol, membuat air nyaman dari sampah saset, atau menyulat botol menjadi pot tanaman. Unggah dokumentasinya beserta kalimat ajakan mengolah sampah di caption kalian. Setiap unggahan wajib menyertakan 3 hashtag, generasi bebas plastik, GBBB9, dan GBB Less Plastic More Life. Jangan lupa tag akun Indorelawan, generasi bebas plastik, beserta akun kakak fasilatator kelompok kalian.

1:57:21

Special buat yang upload dalam bentuk Instagram Story, unggahan masih dimaskan ke dalam high-clack supaya tidak hilang selama 24 jam dan poinnya bisa dinilai oleh panitia. Di sini juga ada sistem poin, teman-teman. Instagram Story bernilai 5 poin, Instagram Feast bernilai 10 poin, dan Instagram News bernilai 15 poin. Kakak Prata, tolong next. Oke, jadi terakhir semoga semua misi selesai. Sekarang laporkan hasilnya ketahuan Google Form, partai link di PPT. Tanggal waktu pengisian maksimal tanggal 24 Juli pukul 11.

1:58:00

Seperti itu saja tantangannya saya kembalikan ke Kak Cika. Baik, terima kasih Kak Alvis atas penjelasannya terkait challenge generasi bebas plastik yang akan dilakukan oleh teman-teman semuanya. Selanjutnya, kita ada presensi dulu ya teman-teman. Teman-teman jangan lupa untuk mengisi presensi dengan...

1:58:21

Link yang sudah tersedia di layar. Dan juga Kakak Panitia akan share untuk link-nya. Jangan lupa untuk presensi ini ditutup di jam 1 ya, teman-teman. Jadi pastikan jangan lupa untuk mengisi dan memperhatikan untuk nama dan juga nomor dan hal-hal lainnya supaya memudahkan dalam proses administrasi nantinya. Jadi jangan sampai teman-teman isinya keliru ya. Gitu, teman-teman. Oke, sambil menunggu teman-teman lainnya.

1:58:57

Sambil mengisi presensi ya, kita ada post-test ya teman-teman. Saatnya teman-teman untuk mereview materi kelas yang pertama bisa diakses dengan link yang sudah tertera di layar ya. Atau kakak Panintia bisa share untuk link-nya. Untuk pengisian post-test ini maksimal di hari ini akan ditutup di jam 2 siang ya teman-teman. Jadi pastikan juga.

1:59:23

Selain mengisi presensi, teman-teman juga mengisi post-testnya yang sudah disediakan oleh wanitia. Jadi jangan lupa untuk diisi. Dan jangan lupa untuk pastikan nama dan alamat email dan sebagainya. Sudah sesuai ya. Untuk presensinya berbeda ya, teman-teman. Jadi teman-teman mengisi lagi. Dan untuk post-testnya juga jangan lupa untuk diisi. Atau mungkin mau di-screenshot dulu juga boleh. Kan masih keringin ya, Gatot. Ya, ya.

2:00:03

untuk pertanyaan di kolom chat boleh

2:00:13

Kakak Panitia minta tolong dibantu ya Dan yang selanjutnya ini ada nantinya Sebagai tambahan informasi ya teman-teman Nanti ini merupakan Kelas hari ini merupakan Kelas pertama dari rangkaian pembelajaran Selanjutnya nanti teman-teman akan Ada kelas kedua Yang akan diselenggarakan di minggu depan Di hari Sabtu tanggal 25 Juli 2026 bersama pemateri Kak Nada Arini Jadi nanti teman-teman juga mengikuti Kelas yang kedua ya di minggu depan

2:00:43

Jadi tetap teman-teman memantau informasi yang nantinya akan diberikan ya. Oh ya, untuk presensi cukup isi sekali ya teman-teman. Jadi tadi kan ada lumayan banyak yang terkendala. Jadi teman-teman tadi yang belum sempat mengisi bisa mengisi lagi gitu. Dan maksimal ditutupnya pada jam 1 siang hari ini.

2:01:12

Oke, selanjutnya. Tak terasa ya, teman-teman. Kita kini sudah berada di penghujung acara. Saya mau mengucapkan banyak terima kasih kepada Kak Sarah selaku narasumber pada kelas siang hari ini. Terima kasih kepada seluruh panitia generasi bebas plastik yang telah mempersiapkan kegiatan ini. Dan tentu saja terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir, antusias, dan berpartisipasi dengan sangat aktif.

2:01:39

Semoga ilmu yang kita dapatkan hari ini tidak hanya berhenti sebagai pengetahuan, tetapi juga dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga bersama-sama kita bisa menjadi bagian dari gerakan menjaga lingkungan dan mengurangi penggunaan plastik.

2:01:56

Mungkin akhir kata, saya Cika Orenabila selaku pembawa acara, memohon maaf apabila selama memandu kegiatan terdapat kekurangan maupun kesalahan dalam penyampaian. Sampai bertemu di kelas berikutnya ya, teman-teman. Selamat siang dan sampai jumpa. Terima kasih, Kak. Terima kasih.

2:02:33

Terima kasih telah menonton!

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free