Full Transcript

·YouTLDR

Debat Asian Parliamentary SMKN 1 PANDEGLANG TIM A - SBB UNTIRTA 2024

25:08IndonesianTranscribed Jul 22, 2026
0:00

Saya persilakan terlebih dahulu kepada

0:02

tim pro untuk menyampaikan

0:04

argumentasinya.

0:07

Waktu 3 menit dimulai ketika Anda

0:09

berbicara.

0:15

Asalamualaikum warahmatullahi

0:17

wabarakatuh.

0:18

Waalaikumsalam warahmatullahi

0:20

wabarakatuh.

0:21

Terima kasih atas kesempatan waktunya.

0:23

Dewan juri yang saya hormati. Sebelumnya

0:25

izinkanlah saya untuk memperkenalkan

0:27

diri terlebih dahulu. Perkenalkan nama

0:28

saya Putra Rizki Maulana. Saya sebagai

0:30

pembicara pertama dan kami sebagai tim

0:33

pro. Dengan mosi kita kali ini yaitu

0:35

dewan ini menolak jika pemerintah

0:37

mewajibkan penggunaan bahasa daerah di

0:40

sekolah-sekolah sebagai upaya menjaga

0:42

kelestariannya. Memasuki argumentasi

0:44

saya. Tetapi sebum itu izinkanlah saya

0:46

untuk menyampaikan tiga kata eh tiga

0:49

kata definisi dari mosi pada kita hari

0:52

ini. Yang pertama yaitu bahasa yang

0:54

dilir dari elektronik jurnal Universitas

0:56

Umah. Bahasa merupakan alat komunikasi

0:58

yang dapat didengar dan juga dimengerti

1:00

oleh manusia. Yang kedua yaitu bahasa

1:02

daerah yang dilansir dari

1:04

kemeniput.go.id

1:06

dalam rumusan politik bahasa pada

1:08

tanggal 22 Januari tahun 2022.

1:11

Disebutkan bahwa bahasa daerah merupakan

1:14

bahasa penghubung antara intradaah dan

1:16

juga intrasyarakat. Dan kita tidak boleh

1:19

menutup maksa daerah hanya dapat

1:21

dikuasai oleh kelompok ataupun komunitas

1:23

tertentu yang ada di daerah tersebut.

1:25

Yang ketiga yaitu sekolah. Menurut Kabut

1:28

Besar Bahasa Indonesia, sekolah

1:29

merupakan suatu lembaga yang mewadahi

1:31

seluruh kegiatan pembelajaran. Dalam hal

1:33

ini salah satu jenjang pendidikannya

1:35

yaitu SMA SMK sederajat. Dewan juri yang

1:39

saya hormati. Kemudian yang perlu kita

1:41

garis bawahi pada mosi kali ini yaitu

1:44

pemerintah mewajibkan penggunaan bahasa

1:46

daerah di sekolah. Artinya bahasa daerah

1:49

wajib digunakan dalam komunikasi dan

1:51

juga penyampaian informasi. salah

1:53

satunya yaitu materi pembelajaran yang

1:55

disampaikan oleh guru kepada siswa di

1:57

sekolah dan hal tersebutlah yang kami

2:00

tolak. Maka dari itu, dewan juri yang

2:02

saya hormati, kami sebagai tim pro

2:04

mendukung betul mosi perbatan kita hari

2:06

ini. Karena realitanya saya yakin di

2:09

sekolah banyak sekali siswa yang

2:10

memiliki latar belakang daerah dan juga

2:13

bahasa yang berbeda. Ketika

2:14

diwajibkannya penggunaan bahasa daerah

2:16

di sekolah ini akan menimbulkan stigma

2:18

dan juga rasa ketidakadilan selama

2:19

proses pembelajaran. Contohnya di SMK

2:21

Negeri 1 Panegang ada siswa yang memang

2:24

jenjang SD dan juga SMP-nya mereka

2:26

tinggal di Papua. Ketika mereka datang

2:28

ke Paneglang dan sekolah di SMK Negeri 1

2:30

Panegelang yang nota B-nya Paneglang dan

2:32

Papua memiliki bahasa daerah yang

2:33

berbeda. Hal tersebutlah yang akan

2:35

memicu kesalahpahaman dan perpecahan

2:37

sosial karena ada bahasa daerah yang

2:39

lebih diutamakan daripada bahasa daerah

2:41

yang lainnya. Dewan juri yang saya

2:43

hormati, hal ini tidak seiring dengan

2:45

fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa

2:47

resmi pada pasal 36 Undang-Undang Dasar

2:50

1945.

2:52

Dan isi ikrar sumpah pemuda yaitu kami

2:55

putra dan putri Indonesia menjunjung

2:57

tinggi bahasa persatuan bahasa

2:58

Indonesia. Di sinilah peran bahasa

3:00

Indonesia sebagai bahasa resmi yang

3:02

menyatukan seluruh bahasa daerah yang

3:05

ada di Indonesia dalam satu wadah yakni

3:07

sekolah. Sebagaimana pribahasa

3:08

mengatakan satu padu satu arah

3:10

menyeratkan bahwa bahasa Indonesia

3:12

sebagai bahasa pem satu yang lebih

3:14

penting digunakan dalam komunikasi dan

3:16

interaksi. Siap cukup dan terima kasih.

3:21

Pertama dari tim. Selanjutnya pembicara

3:23

pertama dari tim kontra. Waktu 3 menit

3:26

dimulai ketika Anda berbicara.

3:30

Insyaallah.

3:30

Asalamualaikum warahmatullahi

3:32

wabarakatuh. Salam sejahtera kepada dua

3:34

juri yang terhormat dan k debatnya kali.

3:36

Dewan juri yang terhormat. Perkenalkan

3:37

kami tim oposisi dengan saya Pet Pertama

3:39

sebagai pembicara satu dan terdapat eh

3:42

Azwa Fjahia sebagai pembicara dua dan

3:44

Rin sebagai pembicara tiga. Dewan Judi

3:47

yang terhormat kami dengan tegas

3:48

menyatakan bahwa kami tidak setuju

3:50

dengan mosi perdebatan kali ini yang

3:51

menyatakan bahwasanya dewan ini menolak

3:53

jika pemerintah mewajibkan penggunaan

3:54

bahasa daerah di sekolah-sekolah sebagai

3:56

upah yang menjaga keseariannya. Dewan

3:57

juri yang terhormat, kami memiliki

3:58

beberapa peran argumen, beberapa argumen

4:00

yang mengapa kami menolak e musim

4:02

perdebatan kali ini. Sebelum saya masuk

4:03

peran argumen saya, saya menyangga

4:05

terlebih dahulu argumentasi yang

4:06

terdapat kepada pembicara satu tim

4:08

pemerintah yang mana e beliau menyatakan

4:10

bahwasanya intinya bahasa Indonesia akan

4:12

tersingkirkan oleh bahasa daerah karena

4:14

ee penulisan bahasa daerah lebih di

4:15

bahasa Indonesia. Justru ee kenyataannya

4:18

jika ee dengan penulisan bahasa daerah

4:20

maka ee bahasa Indonesia akan meningkat

4:23

memperkuat bahasa Indonesia sebagai

4:24

bahasa pematu bangsa dari keberagaman

4:26

bahasa daerah yang ada di Indonesia.

4:28

Maka dewan juri tomat masuk karena bukan

4:29

saya dewan juri otomat perlu diketahui

4:31

bersama bahasa da bahwa bahasa daerah

4:33

memiliki peran penting sebagai identitas

4:35

budaya dan memiliki peran penting di

4:37

sekolah dengan lebih dari 700 bahasa

4:39

daerah di Indonesia yang dikelu bahasa

4:41

daerah bukan hanya sebagai komunikasi

4:43

tetapi juga mencerminkan sejarah dan

4:45

nilai-nilai budaya yang terkandung di

4:46

dalamnya. Namun sayangnya menurut UNESCO

4:49

separuh bahasa daerah di Indonesia

4:50

terancam pun seperti contohnya bahasa

4:51

dan raja yang kini jarang digunakan oleh

4:53

generasi muda lokal itu sendiri. Itulah

4:55

mengapa kebijakan penerapan bahasa

4:57

daerah di sekolah harus dilaksanakan dan

4:58

sangat penting untuk diterapkan.

5:01

Sangat penting untuk diterapkan karena

5:02

kebijakan ini tidak akan mengarahi nilai

5:04

ee nilai peran bahasa Indonesia sebagai

5:05

bahasa nasional tetapi justru akan

5:07

memperkuat peran bahasa Indonesia

5:08

sebagai bahasa pembersatu bangsa dari

5:09

keberagaman bahasa daerah yang ajak.

5:11

Selanjutnya, selain itu penerapan bahasa

5:13

daerah di sekolah juga akan memperkuat

5:14

semboyan kita yaitu bineka tunggal ika

5:16

yang artinya bergedeb namun tetap satu

5:19

jiwa yang mencerminkan keberagaman

5:20

bangsa kita dalam persatuan yang mana

5:23

dalam konteks negara multikultural

5:24

seperti Indonesia bahasa ee merupakan

5:26

elemen penting untuk memahami dan

5:28

menghargai perbedaan yang ada. Justru

5:30

jika bahasa Indonesia bahasa daerah

5:31

tidak dilestarikan melalui pendidikan

5:33

formal maka ee generasi muda akan

5:35

kehilangan aksesnya menuju warisan

5:36

budaya mereka. semb kehilangan maknanya

5:39

karena tidak dari keberagaman

5:40

keberagaman budaya yang akan semboyan

5:43

ini. Itulah mengapa penerapan bahasa

5:44

daerah di sekolah harus dilaksanakan.

5:47

Juga penerapan bahasa daerah di sekolah

5:48

juga akan memperkuat ee adat dan

5:50

membentuk generasi muda yang lebih

5:51

inklusif dan toleran akan budaya di

5:53

Indonesia. Seperti contohnya di Bali,

5:55

pengajaran bahasa Bali di sekolah telah

5:56

memperkuat identitas budaya lokal mereka

5:58

serta menjaga ee peran bahasa Indonesia

6:00

sebagai bahasa pemersaatus dan sebagai

6:02

alat komunikasi lintas budaya. Nah,

6:04

itulah mengapa juga dalam penerapan

6:06

belajar ee bahasa penerapan bahasa

6:08

daerah di sekolah tidak eh siswa tidak

6:10

hanya belajar bahasa daerah saja, tetapi

6:12

juga belajar adat istiadat, nilai-nilai

6:14

budaya yang terkandung di dalamnya. Hal

6:16

ini akan memperkaya penghaman mereka

6:18

terkait dengan perbedaan dan ee

6:20

keberagaman budaya yang ada di

6:21

Indonesia. Jangan. Maka dengan itu ee

6:23

bangsa daerah yang sebelumnya terancam

6:25

pun akan tervitalisasi dan akan

6:26

terhidupkan kembali di generasi muda

6:28

yang akan terbawa sampai mereka tua.

6:29

Sekian terima kasih.

6:32

Baik, terima kasih kepada pembicara

6:35

pertama dari tim Kotra. Selanjutnya

6:38

pembicara kedua dari tim pro. Waktu 3

6:40

menit dimulai ketika Anda berbicara.

6:43

Sebelumnya terima kasih kepada dewan

6:44

juri dan waktunya. Sebelumnya izinkan

6:46

saya memperkenalkan diri nama sayawati

6:49

sebagai pembicara dua dari kami sangat

6:51

setuju dengan mita kali ini yaitu dewan

6:53

ini menolak jika pemerintah harus

6:55

mewajibkan penggunaan bahasa daerah di

6:57

sekolah-sekolah upaya menjal. Sebelum

6:59

memasuki rana argumen saya, izinkan saya

7:01

menyangka apa yang dibicarakan oleh tim.

7:04

Anda menyatakan bahwa kebijakan

7:06

penggunaan bahasa daerah dilakukan di

7:08

lingkungan akan menghilangkan semboyan

7:11

tunggal income. Hal ini tidak sesuai

7:13

dengan peraturan Presiden Nomor 63 tahun

7:17

2019 yang menegaskan bahwa bahasa

7:19

Indonesia wajib digunakan sebagai bahasa

7:21

pengantar dalam pendidikan nasional.

7:24

Sekolah juga sudah diamanatkan oleh

7:26

Undang-Undang Dasar Nomor 24 Tahun 2009

7:29

yang pada pasal 36 sampai 39 yang pada

7:33

intinya bahwa penggunaan bahasa daerah,

7:36

bahasa persatuan atau bahasa Indonesia

7:38

wajib digunakan di ruang lingkup publik.

7:41

Dewan juri yang terhormat, sebagaimana

7:44

kita tahu dasar negara kita adalah

7:46

Pancasila yang terdapat pada Pancasila

7:48

yang ketiga, persatuan Indonesia. Yaitu

7:51

terdapat pada butir pertama menempatkan

7:54

persatuan dan kesatuan di atas

7:56

kepentingan pribadi dan golongan. Hal

7:58

ini mencerminkan bahwa bahasa Indonesia

8:01

merupakan nilai-nilai tinggi yang harus

8:02

kita junjung tinggi dalam kehidupan

8:04

sehari-hari. Menurut Sunario, guru besar

8:07

ilmu pendidikan bimbingan dan konseling

8:10

Universitas Indonesia mengatakan bahwa

8:13

tanpa bahas siap ulangi

8:17

mengatakan bahwa tanpa bahasa Indonesia

8:19

ilmu pengetahuan dan teknologi tidak

8:22

akan tumbuh dan berkembang di lingkungan

8:24

sekolah. Karena bahasa Indonesia

8:26

merupakan peran, fungsi dan budaya serta

8:29

akar dari sarana informasi dan

8:32

komunikasi. Hal ini juga diperkuat

8:35

dengan penelitian penggunaan bahasa

8:36

daerah di Provinsi Jawa Tengah di SMP

8:39

Negeri 1 Magang. Terdapat data 17 70%

8:43

siswa berasal dari Magang di mana mereka

8:45

menggunakan bahasa Jawa untuk

8:48

berkomunikasi. 15% berasal dari

8:50

Yogyakarta di mana mereka menggunakan

8:52

bahasa dialek Solo. Tetapi ketika mereka

8:56

ditanya bahasa apa yang lebih mereka

8:58

pahami ketika berada di lukan sekolah?

9:00

Sebanyak 77% mengatakan bahwa bahasa

9:03

Indonesia lebih mudah dipahami ketika

9:05

berada di lingkungan skor. Hal ini juga

9:07

diperkuat dengan Badan Pusat Statistik

9:10

pada tahun 2020 mengatakan bahwa 73,81%

9:13

[Musik]

9:14

bahasa daerah digunakan di lingkungan

9:16

keluarga sebanyak 70,83%

9:19

bahasa daerah digunakan di lingkungan

9:21

masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa

9:23

upaya yang lebih efektif untuk

9:25

meningkatkan bahasa daerah dan

9:26

melestarikannya adalah di lingkungan

9:28

keluarga dan masyarakat. Sebagaimana

9:30

Kemin Dickbud mengeluarkan pedoman

9:32

revitalisasi bahasa daerah, Kemin

9:34

Dickbud menyatakan bahasa daerah bisa

9:36

direvitalisasi melalui seni dan budaya,

9:39

keagamaan, dan komunikasi serta

9:41

kreativitas. Cukup sekian terima kasih.

9:46

Terima kasih kepada pembicara kedua dari

9:49

tim pro. Selanjutnya kepada pembicara

9:52

kedua dari tim kontra, waktu 3 menit

9:54

dimulai ketika Anda berar.

9:58

Kok deg-degan?

10:02

Asalamualaikum warahmatullahi

10:03

wabarakatuh. Saya sebagai pembicara dua

10:05

dari tim oposisi menyatakan ketidak

10:07

setujutan saya pada musi pendebatan ini.

10:09

Sebelum masuk rana argumentasi saya,

10:10

izinkan saya untuk menyangka apa yang

10:12

telah disampaikan oleh pembicara dua

10:13

dari tim pro yang mengatakan bahwa

10:17

bahasa daerah ini malah menurutkan

10:19

sibang di bagian bineka tunggal ika.

10:22

Sedangkan rekan saya mengatakan bahwa

10:23

hal itu justru ee memperkuat bineka

10:26

tunggal ika itu sendiri. Seperti yang

10:28

kita ketahui banyak sekali bahasa daerah

10:30

di Indon di Indonesia ini menjadi dasar

10:33

dari pembuatan bahasa Indonesia itu.

10:35

Jadi bahasa Indonesia itu kurang lebih

10:39

banyak sumbernya diambil dari bahasa

10:41

daerah. Kemudian memasuki rgumentasi

10:43

saya sebagai pemerintah. Pemerintah

10:45

memiliki tanggung jawab secara yuridis.

10:46

Hal tersebut terkandung dalam

10:48

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014

10:51

tentang pemerintah untuk memberikan

10:53

tanggung jawab kepada pemerintah daerah

10:55

atau untuk menebakkan potensi daerahnya.

10:57

Salah satunya adalah kebudayaan. Dasar

10:59

dari kebudayaan seperti yang Anda

11:00

katakan itu adalah bahasa daerah.

11:02

Kemudian saya ingin mengenalkan bahwa

11:04

instansi pendidikan merupakan bagian

11:06

dari instansi pemerintahan itu sendiri.

11:08

Sehingga instansi pendidikan memiliki

11:11

fungsi mewajah bahkan fungsi dari bahasa

11:14

daerah atau revitalisasi bahasa daerah

11:16

agar tetap lestari dan pemerintah pusat

11:19

bisa melaksanakan tanggung jawabnya.

11:21

Memasuki randa argumentasi saya yang

11:23

kedua yaitu sistem. Nah, di sini sekolah

11:26

sebagai bagian dari instansi pemerintah

11:29

yang sudah saya sebutkan tadi itu

11:31

memiliki tanggung jawab seperti

11:35

peralisasiannya yaitu adalah dalam satu

11:38

hari menggunakan bahasa daerah di

11:40

sekolah dalam situasi informal atau di

11:43

luar pembelajaran. Karena di sini hanya

11:46

menyebutkan dalam yaitu pendidikan.

11:48

Tidak ada kata formal atau informal.

11:50

kata kata formal atau informal. Dan yang

11:52

saya di sini adalah bagian informal

11:55

tersebut. Nah, dengan berdasarkan data

11:57

tersebut sekolah juga memiliki struktur

11:59

yang sistematis karena mencakup

12:00

bagaimana orang yang merencanakan

12:03

kemudian sistem pengawasan dan metode

12:04

yang digunakan seperti yang telah saya

12:06

sampaikan tadi. Bahasa juga memiliki

12:09

fungsi sebagai nuansa makna. Nah, nuansa

12:12

makna dan filosofi kehidupan ini banyak

12:14

sekali didapatkan dari penggunaan bahasa

12:17

daerah yang kemudian dapat membantu

12:20

untuk peningkatan karakter siswa yang

12:22

menjadi tujuan dari pendidikan itu

12:23

sendiri. Kemudian memasuki penguatan

12:26

identitas budaya yang telah saya

12:28

sampaikan dalam filosofi kehidupan yang

12:30

banyak sekali diambil dari kebudayaan

12:32

daerah itu sendiri. sehingga pemerintah

12:34

memiliki tanggung jawab secara dirintis

12:36

dan hakikat untuk melestarikan budaya

12:39

daerah melalui penggunaan wajib bahasa

12:41

daerah di sekolah. Kemudian dengan

12:43

nuansa makna dan filosofi kehidupan akan

12:45

memperkuat identitas kultural yang

12:47

terdapat dalam diri siswa sehingga siswa

12:50

memiliki ee nilai-nilai yang baik dalam

12:53

melaksanakan kehidupan sehari-hari.

12:54

Dengan begitu saya sebagai tim oposisi

12:57

menyatakan tugat tegas pada mosi

12:59

perdebatan ini bahwa saya tetap

13:01

menolong. Sekian, terima kasih. Baik,

13:03

terima kasih kepada pembicara kedua dari

13:08

selanjutnya pembicara ketiga dari tim

13:10

pro. Waktu 3 menit dimulai ketika Anda

13:15

terima kasih atas waktu yang telah

13:17

diberikan. Perkenalkan saya Nurbi Rahma,

13:18

pembicara ketiga dari tim pro. Rekan

13:21

berpikirku dari tim kontra. Terima kasih

13:23

Anda mendukung posisi kami dengan ee

13:26

dengan dengan adanya

13:29

dengan adanya argumentasi yang

13:30

mengatakan di luar pembelajaran perlu

13:31

kita garis bawahi rekan-rekan bersama.

13:33

Mosi ini kewajiban bahasa daerah di

13:37

ruang lingkup sekolah. Terima kasih.

13:39

Sebagaimana Davidan seorang pakar bahasa

13:41

dari Universitas Hongkong mengatakan

13:43

bahwasanya pembelajaran bahasa dikaitkan

13:45

kepada dua jenis lingkup yakni ruang

13:47

lingku formal dan ruang lingkup

13:48

informal. kami menaruh ruang informal

13:50

yakni dengan menggunakan bahasa

13:52

persatuan bahasa Indonesia dan ruang

13:53

lingkup informal menggunakan bahasa

13:55

daerah. Kemudian teori ini dipertikas

13:57

dengan adanya teori interaksionis ee

14:00

yang mengatakan bahwasanya pembelajaran

14:01

bahasa terdiri dari dua perpaduan, yakni

14:04

perpaduan genetik dan perpaduan

14:06

lingkungan. Sebagaimana sekolah yang

14:08

mewadahi adanya ee para pelajar dari

14:11

berbagai macam daerah untuk dapat

14:12

bergabung mengenyam pendidikan. Oleh

14:15

karena hal itu, sekolah dilatar

14:17

belakangi oleh banyaknya keberagaman.

14:19

Sebagaimana contoh kasus SMA 1 Rangkas

14:22

Bitung yang tetap menerapkan program

14:24

pemerintah itu sendiri, yakni dengan

14:27

program pertukaran pelajar SMA dari

14:29

Papua dan SMA dari Rangkasitung. Dapat

14:31

kita bayangkan rekan-rekan sekalian

14:33

apabila tidak digunakannya penjembatan

14:35

menjadi jalan tengah oleh bahasa

14:37

persatuan, yakni fungsi sekolah untuk

14:38

bisa memberikan pendidikan kepada

14:40

siswanya tidak akan terlaksana dengan

14:42

sebagaimana mestinya. Dan jika

14:44

rekan-rekanku dari tim kons tetap pada

14:46

argumentasinya menyetuju tidak menolak

14:48

mosi ini, maka bisakah dijelaskan bahasa

14:51

daerah mana yang harus diwajibkan?

14:53

Bahasa daerah dari lokasi tersebut

14:55

ataukah bahasa daerah yang dibawa oleh

14:57

para pelajar. Kami menawarkan solusi

15:00

yang lebih terbaik. Yang pertama adalah

15:02

dengan muatan lokal. Muatan lokal

15:03

bertujuan agar tidak mengganggu

15:06

mengganggu pembelajaran yang ada.

15:08

Kemudian dengan memunculkan ujian. Ujian

15:10

ini bermaksud beberapa siswa ada yang

15:12

tidak belajar dengan serius. Kami hal

15:15

ini bisa kita manfaatkan untuk

15:16

perestanian bahasa daerah agar bahasa

15:18

daerah bisa dipelajari dengan serius.

15:19

Kemudian kami juga mengkolaborasi media

15:21

sosial kesenian dan kebudayaan agar para

15:23

siswa bisa belajar dengan penuh sukacita

15:25

melalui media apapun dan tanpa batas

15:28

uang lingkup. Sebagaimana ada peribahasa

15:30

yang mengatakan sekali mendayung 2 pulau

15:32

terlampau. Hal ini yang dapat kami

15:33

tegaskan dalam ruang lutut sekolah. Kita

15:36

harus mewajibkan peningkatan bahasa,

15:38

persatuan bahasa Indonesia dan juga

15:40

mempelajari bukan mewajibkan sebagaimana

15:42

untuk upaya pelestariannya. Dan dewan

15:45

yang terhormat, solusi kami adalah

15:46

solusi yang paling tepat karena telah

15:48

melewati masa perencanaan pengujian dan

15:51

telah diterapkan di beberapa sekolah

15:53

yang ada di Indonesia. Lain dari solusi

15:54

kami, kami dapat yakini Dewanj pada

15:57

tahap perencanaan dan tidak bisa

15:59

dialokasikan di sekolah-sekolah yang ada

16:01

di Indonesia. Sebagaimana saya ingin

16:03

membuid dari ee dari argumentasi tim

16:06

kontrak Batualika menyatukan hal ini

16:09

yang sebagaimana argumentasi kami

16:10

bahwasanya bahasa daerah bisa disatukan

16:12

dengan bahasa Indonesia. Sekian terima

16:14

kasih.

16:17

Terima kasih pembicara ketiga dan

16:20

selanjutnya pembicara ketiga dari tim

16:23

kontra waktu 3 menit dimulai ketika Anda

16:26

ya Allah.

16:27

Alhamdulillahyaallah

16:29

adik-adikku

16:31

[Musik]

16:33

luar biasa.

16:37

Asalamualaikum warahmatullahi

16:38

wabarakatuh. Selamat pagi. Salam

16:40

sejahtera bagi kita semua. Dian yang

16:41

terhormat serta moderator dan hari yang

16:43

saya hormati.

16:45

Sebelumnya izinkan saya untuk menegaskan

16:48

kembali poin-poin yang telah disampaikan

16:49

oleh rekan saya sebelumnya. Namun

16:51

sebelum menyampaikan poin-poin tersebut,

16:52

izinkan saya untuk menyangga argumen

16:54

yang telah disampaikan oleh pembicara

16:55

ketiga bahwasanya

16:58

bahasa daerah dilakukan pada saat di

17:00

luar sesi sekolah maupun informal. Pada

17:02

nyatanya yang dimaksud dengan informal

17:03

adalah pada saat istirahat di sekolah.

17:05

Seperti contohnya di di SMA Negeri 2

17:07

Kota Serang bahwa penerapan bahasa

17:10

bahasa daerah dilakukan pada saat sesi

17:12

informal dan justru penerapan kita itu

17:13

di dalam di dalam sesi informal yang

17:16

merupakan di jam istirahat maupun di

17:17

luar jam KB. Dan dapat dilihat bahwa

17:19

contoh P5 membuat konten dari kegiatan

17:21

P5 di SMA Negeri 2 Kota Serang terdapat

17:24

projek untuk membuat eh karya kearifan

17:27

lokal yang berada di dalam sekolah kami.

17:30

Pemot pemotong lokal membebani karena

17:32

masih banyak pelajaran yang harus

17:34

digunakan.

17:37

dalam situasi formal dalam

17:45

duluan

17:48

dewan jur yang terhormat seperti yang

17:50

dibicarakan oleh pembicara kesatu

17:51

bahwasanya

17:53

dengan pengudahan bahasa daerah dapat

17:54

memperkuat semboyan bineka tunggal ika

17:56

hal ini, hal ini berkaitan dengan

17:58

peraturan pemerintah lokal 57 tahun 2014

18:01

tentang pengembangan pembinaan

18:03

perlindungan bahasa dan sastra untuk

18:05

memperkuat keterampilan bahasa pada

18:06

siswa. Hal ini berkaitan dengan

18:08

multikultural yang telah disampaikan

18:09

oleh rekan saya sebelumnya. Hal ini

18:11

berkaitan dengan Pasal 32 ayat 1

18:14

Undang-Undang Dasar Tahun 1945.

18:17

Bangsa diizinkan untuk mengembangkan dan

18:19

memelihara nilai-nilai budayanya. Ini

18:22

menegaskan bahwa bahasa daerah wajib

18:24

dilestarikan dan dihormati. Contoh

18:26

multikultural adalah penerapan sastra

18:28

daerah di dalam lingkungan sekolah

18:30

maupun lingkungan pendidikan. Menurut

18:32

EKJ Saima, wawasan multikultural dapat

18:34

diterapkan melalui sastra daerah. Dalam

18:36

konteks pendidikan sekolah, sastra

18:38

daerah dapat ditemui dalam mata

18:40

pelajaran umum seperti bahasa Indonesia

18:42

maupun ilmu pengetahuan sosial.

18:44

Pembelajaran sastra daerah dapat

18:46

meningkatkan potensi kognitif siswa.

18:48

Seperti apa yang disampaikan oleh rekan

18:50

pembicara kedua saya sebelumnya bahwa

18:51

bahasa daerah meningkatkan kemampuan

18:53

linguistik termasuk kemampuan literasi,

18:55

meningkatkan daya ingat dan konsentrasi

18:57

pada siswa

18:59

untuk meningkatkan kemampuan bahasa. Hal

19:01

ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20

19:04

pada tahun 2003 yang merupakan sistem

19:06

pendidikan bahasa nasional yang

19:08

menekankan pentingnya pendidikan bahasa

19:10

daerah untuk melestarikan keberagaman

19:12

dan kebudayaan bahasa. Berdasarkan

19:14

argumen yang telah kami sampaikan,

19:16

izinkan kami untuk menarik benang merah

19:18

yang telah kami sampaikan.

19:20

Pemerintah pemerintah pusat maupun

19:22

daerah memiliki kewajib memiliki

19:26

kewajiban yang

19:28

pemerintah

19:30

kewajiban yang pasti untuk menerapkan

19:34

penerapan bahasa daerah dalam lingkungan

19:35

pendidikan. Dengan ini kami menolak

19:37

masih pdebatan pada kali ini. Terima

19:39

kasih.

19:42

[Tepuk tangan]

19:47

Baik, terima kasih kepada pembicara

19:49

ketiga dari tim kontra. Selanjutnya kita

19:52

memasuki

19:53

sesi penutup. Saya persilakan terlebih

19:56

dahulu kepada tim pro untuk menyampaikan

19:59

pidato penutup. Waktu 2 menit dimulai

20:03

ketika Anda ber

20:05

terima kasih atas kesempatan waktunya.

20:07

Saya pembicara pertama. Izinkanlah saya

20:09

untuk menyampaikan pidato penutup. Kami

20:12

sebagai tim pro tetap berpegang teguh

20:14

pada argumentasi kami bahwa kami setuju

20:16

dengan mosi kita kali ini. Dewan ini

20:19

menelak pemerintah mewajibkan penggunaan

20:21

bahasa daerah di sekolah-sekolah sebagai

20:22

upaya menjaga kelestari sesuai dengan

20:25

argumentasi yang telah kami sampaikan.

20:27

Pertama, karena adanya perbedaan latar

20:29

belakang daerah siswa yang berbeda.

20:31

Ketika diwajibkannya penggunaan bahasa

20:32

dari sekolah ini akan menimbulkan rasa

20:34

ketidakadilan selama proses

20:36

pembelajaran. Dan tidak hanya itu, hal

20:37

ini akan menimbulkan perpecahan sosial.

20:40

Yang kedua, hal ini juga telah didukung

20:42

oleh Peraturan Presiden Nomor 63 tahun

20:45

2019 yang mewajibkan bahasa Indonesia

20:47

dijadikan sebagai bahasa penghantar

20:49

dalam pendidikan nasional. Maka dari

20:51

itu, dewan juri yang saya hormati, kami

20:54

menawarkan solusi yang lebih efektif.

20:56

Pertama, boleh dipelajari bahasa daerah

20:58

tetapi hanya berfokus pada satu mata

21:01

pelajaran khusus yaitu mulok bahasa

21:02

daerah. Contohnya seperti mulok bahasa

21:04

Jawa dan bahasa daerah lainnya. Hal

21:06

tersebut tidak akan mengganggu pelajaran

21:08

yang lainnya karena hanya berfokus pada

21:10

satu mata pelajaran saja. Yang kedua,

21:12

menyebarluaskan bahasa daerah melalui

21:13

media sosial. Dan saya yakin

21:15

rekan-rekanku yang ada di forum ini

21:17

menggunakan media sosial. Pilihan yang

21:18

tepat untuk menyebarlaskan bahasa daerah

21:20

melalui media sosial itu sendiri.

21:22

Rekan-rekanku sekalian, kita harus

21:24

mengingat perjuangan para pemuda

21:25

terdahulu. Dulu pemuda-pemuda yang

21:27

berasal dari pelosok daerah yang ada di

21:29

Indonesia berjuang susah payah demi

21:31

menjadikan bahasa Indonesia sebagai

21:33

bahasa resmi. Dan apakah tidak kita

21:35

tidak menggunakan bahasa Indonesia

21:36

tersebut? Ada peribahasa yang mengatakan

21:37

membuka mata dan membuka hati. Kita

21:39

harus melihat perjuangan para pemuda

21:41

terdahulu dan menghargai perjuangan

21:43

mereka. Kita sebagai warga negara

21:45

Indonesia harus tetap menjunjung tinggi

21:47

bahasa resmi yaitu bahasa Indonesia dan

21:50

tetap melestarikan bahasa daerah tetapi

21:52

dengan cara yang tepat dan bijaksana.

21:55

Sekian dan terima kasih. Wasalamualaikum

21:57

warahmatullahi wabarakatuh.

22:00

[Tepuk tangan]

22:01

Baik, selanjutnya dapat penutup dari tim

22:05

kontrak.

22:08

Waktu 2 menit.

22:13

Mana waktunya?

22:14

Iya.

22:16

[Musik]

22:19

Dimulai ketika Anda ber

22:21

Baik. Asalamualaikum warahmatullahi

22:22

wabarakatuh. Sebelumnya terima kasih

22:24

kepada Dewan Jamah dan kepada moderator

22:26

yang saya hormati juga terima kasih

22:28

kepada teman berpikir kami. Sebelumnya

22:30

saya berdasarkan apa yang telah kami

22:32

sampaikan juga didukung dengan

22:33

bukti-bukti kuat dan analisis dan kami

22:36

bawakan secara logika juga terdapat

22:38

mekanisme yang telah kami paparkan yang

22:39

mana memungkinkan bahwa kami layak

22:41

menunakan pendapatan kali ini. Dewan Ju

22:44

yang terhormat dengan tegas saya

22:46

menyatakan bahwa pelestaran bahasa

22:49

daerah melalui pendidikan di sekolah

22:50

adalah langkah kursial yang harus kita

22:52

ambil. Sebagaimana sebelumnya kita

22:54

ketahui bahwa bahasa daerah di Indonesia

22:56

itu terdapat 700 lebih dan separuhnya

22:57

itu terancam guna. Maka dari itu ee

23:00

dengan persan pendidikan di pendidikan

23:02

di sekolah adalah langkah yang paling

23:04

yang paling baik dan paling tepat untuk

23:06

mendapatkan hasil yang optimal dan

23:07

maksimal dalam pelestarian bahasa daerah

23:09

tersebut. Karena seperti kita ketahui

23:10

bersama bahwasanya sekolah adalah wadah

23:12

yang tepat untuk menanamkan kecintaan

23:14

terhadap budaya terutamanya kepada

23:16

bangsa daerah, kepada generasi muda yang

23:18

nantinya akan mereka ee mereka terapkan,

23:20

akan mereka lestarikan sampai mereka

23:22

tua. Begitu. Seperti berdasarkan

23:25

perundang-undangan yang telah

23:26

disampaikan oleh rekan-rekan saya yang

23:28

menyatakan bahwasanya negara wajib

23:29

menjaga bahasa daerah sebagai bagian

23:30

dari identitas negara. juga kami telah

23:32

ee menjelaskan beberapa mekanisme yang

23:35

dapat diterapkan seperti penerapan hari

23:37

bahasa, dia akan perpekan, juga penerap

23:40

juga penerapan ee mekanisme penerapan

23:42

yang lebih luas lagi seperti ee

23:44

pelestarian bahasa daerah di sekolah

23:46

melalui media sosial di sekolah seperti

23:48

siswa membuat ee karya video meroganakan

23:51

bahasa daerah dengan lelucon yang mana

23:52

itu dapat menarik ee menarik perhatian

23:55

dari generasi muda tersebut. Maka dari

23:56

itu juga didukung dengan eh

24:00

perintah dari Kemendikbud pada tahun

24:02

2013 menyatakan bahwasanya

24:04

penggunaan bahasa daerah sebagai bahasa

24:06

pengantar. Maka dari itu, dengan

24:07

demikian bahasa daerah tidak hanya

24:09

bertahan tetapi juga tumbuh sebagai

24:11

identitas negara Indonesia. Berbahasa

24:13

lokal, berjiwa nasional, berpikir

24:15

global. Sekian, terima kasih.

24:18

Baik, terima kasih kepada tim pro dan

24:20

tim kontra yang sudah memaparkan

24:22

argumentasinya.

24:24

Dari mosi ini dapat disimpulkan bahwa

24:28

bahasa daerah menjadi identitas suatu

24:30

bangsa yang dapat mempersatukan bangsa

24:34

dan

24:36

selain itu juga terdapat manfaat seperti

24:39

dalam hal linguistik.

24:43

Penggunaan bahasa daerah di sekolah ee

24:47

dapat menimbulkan juga kesenjangan

24:50

dengan mewajibkan penggunaan bahasa

24:52

daerah di sekolah. merupakan solusi

24:54

tunggal untuk melestarikan bahasa daerah

24:56

atau ee bahasa daerah bisa dilestarikan

25:00

lewat media sosial dan lain sebagainya.

25:03

Terima kasih. Terima kasih untuk peserta

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free