Full Transcript

·YouTLDR

[SFT 2026] Design Thinking Workshop #2 : Define, Ideate & Concept Development

2:42:12IndonesianTranscribed Jul 28, 2026
0:53

recording in progress

4:12

[musik]

4:25

[musik]

4:33

[musik]

4:41

Ah.

4:46

[musik]

4:52

[musik]

5:22

Recording stopped.

5:28

[musik]

5:36

[musik]

5:45

Recording in [musik] progress.

6:08

[musik]

6:27

[musik]

6:34

[musik]

6:41

[musik]

6:48

[musik]

7:00

Halo, selamat pagi teman-teman dan Bapak

7:03

Ibu guru dosen.

7:05

Selamat datang di workshop Samsung Shop

7:08

for Tomorrow 2026.

7:12

Perkenalkan aku Cintia Tiara Putri

7:15

selaku moderator dalam sesi workshop

7:18

desain thinking eh day two. Nah, sebelum

7:23

memulai aku mau tahu nih teman-teman

7:26

gimana perasaannya hari ini? Boleh

7:29

direaction ya.

7:37

Oke, udah good ya. Bagus ya.

7:56

Bentar ini.

7:59

Oke, sebelum kelas berlangsung ee

8:03

diharapkan teman-teman nanti ee untuk

8:06

men-mute mikrofonnya ya. Dan diharapkan

8:09

untuk teman-teman juga itu on cam ya dan

8:12

menggunakan virtual background yang

8:15

tersedia. Adapun teman-teman yang

8:17

misalnya belum mengubah namanya

8:20

disesuaikan lagi ya untuk guru nama und

8:24

ee nama instansi. Adapun untuk

8:27

teman-teman siswa dan mahasiswa nama

8:30

nama tim dan teman-teman ee diharapkan

8:34

ee nanti join sampai akhir ya karena ee

8:38

absensi akan dibag dibagikan di akhir.

8:42

Oke

8:43

sebelumnya ee oke. Apakah Mas Kusuma

8:47

sudah terdapat di room?

8:51

Yes, sudah hadir.

8:53

Oke Mas. Selamat pagi, Mas.

8:56

Pagi, Kak Cinttia.

8:58

Oke, Mas. Ee gimana kabarnya hari ini,

9:00

Mas?

9:02

Baik. Semangat, semangat, semangat.

9:04

Sudah semangat ya, Mas? Oke, karena

9:07

mungkin teman-teman juga udah tadi udah

9:08

pada semangat ya, Mas. Jadi mungkin aku

9:11

kasih ya waktu sama lainnya kepada Mas.

9:16

Oke, thank you Kak Cinttia.

9:19

Oke, Mas.

9:21

Siap.

9:23

Oke, menyapa teman-teman dulu yang sudah

9:25

hadir di Zoom hari ini. Ee selamat pagi

9:28

teman-teman. Gimana kabarnya?

9:33

Sudah siap untuk hari ini?

9:37

Oke, boleh kasih reaction-nya mungkin.

9:39

Thumbs up, love boleh ya. Thumbs up

9:43

boleh.

9:45

Nah, cakep.

9:48

Oh, ada yang mau tidur lagi. [tertawa]

9:52

Oke, bangun dulu ya, cuci mukanya. Oke.

9:56

Nah, udah pada semangat ee hari Sabtu

9:59

ini. Thank you buat teman-teman yang

10:01

sudah ee hadir ya, yang di ee streaming

10:05

ee di YouTube juga. Thank you sudah

10:08

bergabung.

10:10

Nah, hari ini kita akan melanjutkan sesi

10:12

sebelumnya. Teman-teman

10:14

masih ingat sesi sebelumnya ee tentang

10:17

apa? Boleh ditulis teman-teman di chat.

10:19

Masih ingat enggak judulnya tentang apa

10:23

yang kalian sudah pelajari minggu lalu?

10:26

Boleh ditulis dulu di chat. Saya tunggu

10:29

1 menit. Silakan teman-teman masih ada

10:31

yang ingat enggak? Apa udah lupa.

10:34

Oke.

10:36

Sending. Iya di senting ya. [tertawa]

10:38

empatize. Iya, betul. Empatize. Oke.

10:44

Oke. Nice. Masih ingat ya. Jadi ee kita

10:49

lanjutin nih hari ini ee lanjutannya.

10:51

Masih banyak tahapan yang teman-teman

10:53

perlu pahami.

10:54

Kemarin sudah belajar empatize. Nah,

10:57

hari ini kita bakal belajar apa ya? Nah,

11:00

kita izin

11:04

aku izin share screen. Ee kita akan

11:06

belajar lebih lanjut. yaitu

11:11

eh apakah sudah terlihat?

11:14

Oke, kita akan lanjutkan ee pembelajaran

11:18

selanjutnya di step berikutnya dari

11:20

design thinking yaitu define to ideate

11:23

ya. Jadi kemarin sudah empat, sekarang

11:26

define sampai ke ide gitu ya.

11:32

Oke. E

11:34

operator boleh dibantu mungkin

11:37

screennya.

11:40

Nah,

11:43

oke.

11:46

Nah, nanti akan ada empat bagian,

11:48

Teman-teman. Jadi ada kita pahami dulu

11:51

dari transisi dari empetas menuju divine

11:55

dan yang pasti kita akan memperdalam

11:57

tentang divine-nya itu apa, kemudian

11:59

idea itu seperti apa, kemudian eh define

12:03

toate flows. Nanti teman-teman akan

12:05

nyobain untuk mengimplementasikannya.

12:10

Oke.

12:13

Nah, ee mungkin kita ee apa? Rewind

12:17

dulu. tadi sudah disebut impetize. Nah,

12:20

boleh teman-teman dari pembelajaran yang

12:23

lalu empatize itu apa sih? Nah, mungkin

12:26

boleh ditulis di kolom chat ee menurut

12:30

pandangan atau perspektif kalian dari

12:32

pembelajaran minggu lalu. Apa sih

12:34

tentang empat? Pengertian tentang empat

12:37

itu apa? Nah, silakan

12:45

memahami user ya.

12:48

tahapan di mana kita

12:51

memahami user. Oke. Membuat solusi

12:54

melihat kebutuhan pengguna. Oke, nice.

12:58

Dari Ata memahami kebutuhan user. Oke,

13:02

Kalista tahap pertama yang krusial untuk

13:06

mengetahui kebutuhan masalah dan

13:08

tantangan pengguna user secara mendalam.

13:10

Wah, ini komplit banget. Thank you,

13:12

Kalista. Kemudian ada Altara fase di

13:16

mana harus memperhatikan dan menyusun

13:17

solusi sesuai kebutuhan user. Oke, thank

13:20

you Altara.

13:23

Ada Arif memperhatikan aspek perus

13:26

perasaan dan pikiran dari user. Oke.

13:32

Nah, thank you yang udah

13:36

point of view user dan need analis. Oke,

13:39

thank you Sakti. Nah, ini kayaknya sudah

13:41

pada paham ya ee teman-teman sudah

13:44

memahami ee peran penting dari empat.

13:47

Karena desain thinking itu balik lagi

13:50

yaitu human center ya. Jadi ber

13:55

patokan kepada kebutuhan eh human ya

13:58

atau manusianya sendiri yang kita bantu.

14:00

Kemarin ada kita belajar ada videonya

14:03

yang pintu itu ya. Jadi ee

14:07

pintu yang dirubah desainnya. Jadi

14:10

banyak sekali ke kegunaan dari desain

14:13

thinking ini berdasarkan kebutuhan dari

14:16

si user. Desain-desain yang ada di

14:19

sekitar kita itu semua merupakan eh apa?

14:22

proses dari berpikir ya. Proses dari

14:25

human center ya. Mau kita mau bikin

14:28

arsitektur, mau bikin interior, mau

14:31

bikin ee bahkan sedesain apa motion ya

14:35

kan desain UIUX semua itu berdasarkan

14:38

human needs gitu ya.

14:41

Nah,

14:43

recap yang tadi jadi empatize adalah

14:45

mengamati dan mendengarkan. Jadi yang

14:47

pertama adalah kalian perlu mengamati

14:49

dulu, mengobservasi keseharian

14:51

seseorang, bagaimana dia menjalani

14:54

kehidupan mereka. Kemudian dengarkan.

14:56

atau kita bisa ee apa menginterview ya,

15:02

mendapatkan insight bagaimana perasaan

15:04

mereka secara emosional. Ee mungkin ada

15:07

problem, ada needs dan ee kita bisa tahu

15:10

dalam konteks sesungguhnya saat mereka

15:11

beraktivitas tuh kendalanya apa gitu.

15:14

Dan yang paling terpenting adalah

15:16

kebutuhan tidak sama dengan keinginan.

15:19

Nah,

15:20

kita misalnya saya ingin kuda yang lebih

15:22

cepat, itu adalah petunjuk. Tapi kita

15:25

perlu untuk

15:27

menganalisa melalui human center tadi

15:29

ya. Terus tanya mengapa sampai menemukan

15:33

kebutuhan manusiawi yang sifatnya oh

15:36

kenapa butuh kuda cepat? Kenapa enggak

15:38

yang bentuknya lain gitu ya, yang

15:40

tujuannya tetap sama, mempercepat proses

15:43

dia berpindah dari satu tempat ke tempat

15:45

lain. Nah, itu makanya kita perlu

15:48

mengidentify kebutuhan tapi keinginan.

15:54

Kita harus mengetahui inginnya ini

15:57

sesuai enggak dengan ee konteks saat ini

15:59

atau kebutuhan yang available saat ini

16:02

gitu ya. Kemudian tunjukkan hasil

16:05

risetnya. Setelah kalian mewawancara,

16:07

observasi, kalian ee kemarin membuat

16:11

lab. Jadi referensi teman-teman untuk

16:14

nanti kita akan ada activity lanjutan

16:17

untuk mengetahui bagaimana

16:18

mengimplementasikannya gitu ya. Nah,

16:21

pertanyaannya setelah kalian mendapatkan

16:24

semua informasi itu apa yang perlu

16:27

kalian lakukan setelahnya? Jadi di fase

16:31

berikutnya setelah kalian mendapatkan

16:33

semua insight itu, Teman-teman perlu

16:36

untuk mevine ya. Jadi kalian dari hasil

16:40

ee mungkin observasi, mungkin kalian

16:44

interview, mungkin kalian ee apa

16:47

bercerita ya, ngobrol gitu ya. Nah, apa

16:52

sih yang menjadi problem utama atau

16:55

menjadi

16:57

eh opportunity? Bisa problem, bisa

16:59

opportunity, ya. Jadi, define itu adalah

17:01

memproses data riset menjadi lebih

17:04

deskriptif, deskriptif, dan mudah

17:07

dipahami oleh tim. Nah, tujuannya adalah

17:10

kalian merumuskan problem statement yang

17:12

lebih akurat. Benar enggak sih

17:14

permasalahannya ee A gitu ya?

17:19

Nah, kalian sebenarnya sudah melakukan

17:21

validasi dengan menginterview dan

17:24

mengobservasi ee target user kalian gitu

17:27

ya atau dari lingkungan kalian gitu ya.

17:30

Nah, data kolektif ini merupakan bentuk

17:33

dari masalah nyata yang sebenarnya ada

17:35

existed gu ya dan kalian harus

17:37

memvalidasi lebih lanjut. Nah, makanya

17:41

setelah kalian eh validasi lebih lanjut,

17:44

kalian perlu melakukan ideate. Nah,

17:46

kalian melihat oh dari permasalahan A

17:51

ini ternyata root cost-nya ada di mana

17:53

ya, gitu ya.

17:55

Nah, kalian perlu untuk merumuskan

17:57

solusi yang akurat untuk user. Hasilnya

18:01

banyak ee kemungkinan

18:03

ee apa ee

18:07

akan ada beberapa opsi atau pilihan yang

18:10

kalian bisa breakdown gitu ya dari ee

18:12

merumuskan itu. Oke, kalian mencoba

18:15

mengideasi,

18:16

me

18:18

apa? M-brainstorming lebih banyak lagi

18:20

opsi-opsi apa saja yang available untuk

18:23

mensolving masalah tersebut. Nah, dari

18:26

masalah menjadi sebuah ide dan kalian

18:29

untuk perlu untuk mefilter, mem-funeling

18:34

mana ee ide yang paling relevan dan

18:37

paling ee apa cocok ya diterapkan atau

18:41

kalian mau implementasikan. Sebenarnya

18:42

kalian kemarin sudah ee mencoba itu ya.

18:46

Kalau di sesi pertama brandstorm-nya

18:48

adalah kalian emm di brandstorm card itu

18:51

sebenarnya kalian untuk membantu

18:53

me-scooping down eh ide-ide yang kalian

18:56

miliki gitu ya. Karena kalian punya

18:58

masalah dulu kalau enggak dibahas

19:00

masalah salahnya tiba-tiba kalian

19:01

nargetin orang kan bingung ya. Nah, jadi

19:04

kemarin saya bantu ke teman-teman untuk

19:06

trigger dulu di sekitar kalian ada

19:08

masalah apa, kemudian kalian kerucutin

19:11

mana well ideanya. nya mana innovative

19:13

ideanya. Di situlah kalian bisa pilih

19:16

mana sih sebenarnya yang kalian mau

19:17

solving dan cari orang yang paling tepat

19:20

gitu ya.

19:22

Nah, sekarang kita ada di tengah-tengah

19:24

nih teman-teman. Jadi kita akan bahas

19:26

hari ini dua ini define andate. Jadi

19:29

tujuannya merumuskan masalah eh dari

19:32

sudut pandang yang lebih jelas ya serta

19:35

ideate yaitu menghasilkan berbagai

19:36

kemungkinan solusi dari brainstorming

19:38

ide.

19:40

Oh ya, mengingatkan kembali design

19:42

thinking is non linear ya. Jadi tidak

19:46

serta-merta kalian nanti kalau waktu e

19:49

kalian mempraktikkan ya tiba-tiba kalian

19:52

dari kok kayak kurang yakin ya ini

19:55

kayaknya menjadi ide yang ee relevan

19:58

atau paling oke gitu. Coba saya tanya

20:01

lagi ke user. Kalian balik ke empet lagi

20:03

boleh ya?

20:06

atau kalian mau balik ke coba saya cari

20:08

permasalahan yang lebih ee apa ee akurat

20:12

atau lebih kayaknya lebih priority-nya

20:14

lebih bisa diutamain gitu untuk

20:17

disolving. Bisa juga balik lagi gitu.

20:20

Jadi selalu diingat bahwa proses

20:22

desaining itu bukan linear teman-teman

20:25

ya. Kalian bisa balik kapanpun dan untuk

20:28

memvalidasi ulang itu terbuka lebar ya.

20:32

Semakin kalian

20:35

me me apa menerapkan dan me

20:39

mengulang prosesnya dengan ee apa

20:43

berbagai ee insight mungkin ada yang

20:46

miss di proses sebelumnya kalian jadi

20:48

lebih matang untuk menghasilkan eh

20:51

solusi yang punya dampak. Itu tujuannya,

20:54

Teman-teman, ya. Jadi, it's ok to go

20:57

back untuk reflect balik, tapi eh

21:00

outcome-nya bisa lebih maksimal. Nah,

21:03

batasannya cuma kalian harus punya

21:06

timeline atau punya deadline ya,

21:08

Teman-teman. Jangan muter-muter terus

21:09

tapi enggak menentukan sesuatu ide untuk

21:12

kalian coba gitu ya atau kalian tes ya.

21:15

Karena tujuannya kalian harus me buat

21:18

sesuatu yang ee bisa dites dulu. Kalau

21:20

kalian terlalu lama memikirkan, "Wah,

21:23

aku galau nih, Kak." gitu. surat dulu

21:25

gitu ya. Kalau Kak, aku masih bingung

21:27

nih, Kak. Nih ee aku sudah nanya-nanya

21:30

orang malah dicurhatin nih, Kak. Gitu

21:31

ya. Jadi macam-macam. Nah, itu akhirnya

21:35

kalian ke distract. Jadi pastikan kalian

21:36

punya timeline, punya deadline kapan

21:38

kalian harus menentukan ke tahap

21:40

berikutnya. Oke. Oke, kita dalami

21:44

tentang divine.

21:46

Jadi, bagaimana kita bisa mendefinisikan

21:49

problem yang ee ingin kita pecahkan.

21:52

Jadi ada beberapa step atau sebenarnya

21:55

ini ee bukan sesuatu yang rigid ya atau

21:59

eh fix ya atau bisa juga pakem gitu ya

22:02

bukan ya. Jadi kita bisa pilih

22:04

sebenarnya beberapa proses ini cuma ee

22:08

lima langkah ini sebenarnya yang paling

22:11

ideal ya. Kalian bisa dapat insight yang

22:13

lebih mendalam dengan mempraktikkan lima

22:16

step ini. Nah, tapi ini bukan patokan

22:18

ya. Kalian bisa kayak dari ya, tapi ini

22:21

yang paling penting ya, kalian punya

22:22

data risetnya dulu ya. Dari pertemuan

22:25

sebelumnya kan kalian melakukan ee apa

22:28

eh empatize. Nah, itu data research yang

22:30

kalian dapatkan dari outcome-nya atau eh

22:33

yang kalian bisa jadikan insight. Nah,

22:36

untuk mengolah insight tersebut kalian

22:39

bisa menggunakan salah satu atau salah

22:42

dua atau salah tiga dari ini dulu ya.

22:46

bisa kalian terapkan dari affinity atau

22:48

kali kalian jadikan user personal yang

22:50

lebih mendalam atau jadikan journey map

22:53

gitu ya. Kalau kemarin kalian bikin

22:55

protopona itu lebih eh apa ke highlight

23:00

atau high level-nya kayak ke ke apa

23:04

secara general target user kalian

23:06

seperti apa. Nah, setelah kalian dapat

23:08

datanya, kalian mengubah ee memperdalam

23:12

atau me-refind eh protopersona itu jadi

23:15

sebuah user persona. Karena kalian sudah

23:17

mengkerucut tuh dari yang general nih,

23:20

tiba-tiba kalian dari hasil ee apa riset

23:24

kalian ternyata kalian mengkerucut oh

23:26

target yang sebelumnya masyarakat umum

23:29

misalnya ya, masyarakat umum di suatu

23:32

kota, akhirnya kalian kerucutin, oh

23:34

kayaknya cocoknya ini untuk anak muda

23:36

usia sekian dan ee dia ee sedang kuliah

23:41

misalnya seperti itu yang sehari-hari ee

23:44

mengendarai

23:46

kendaraan umum misalnya seperti itu ya.

23:48

Jadi, jadi lebih mengkerucut dan lebih

23:50

ee solid lagi ee user personal gitu ya.

23:54

Dan baru dianalisa J map-nya gitu. Tapi

23:58

sekalipun kalian tidak pakai Journey Map

24:01

dari user Persona pun kalian sebenarnya

24:03

sudah bisa merumuskan how might win-nya

24:06

gitu atau point of view-nya gitu. Cuma

24:09

alangkah balik baiknya ya kalau kalian

24:12

cukup waktu kalian gunakan semua untuk

24:14

lebih memperdalam ee prosesnya

24:18

ya. Tujuannya apa? Tujuannya adalah

24:20

kalian mengubah data mentah ya data dari

24:23

research kalian inset-nya itu jadi lebih

24:25

tajam lagi, lebih sharp, lebih eh apa

24:29

komprehensif lagi supaya ee bisa ee apa

24:34

ee lebih mendalam gitu ya gitu. Nah,

24:37

tapi ee ini enggak bisa lompat,

24:40

Teman-teman. Jadi, kalau misalkan kalian

24:41

pakai user personal ya harus jurni gitu

24:44

ya. Kalau affinity diagram ya harus ada

24:46

urutannya sesuai ini gitu ya.

24:51

Itu tapi bisa pilih dua misalnya atau

24:54

pilih ee satu aja prosesnya misalnya

24:57

persona aja bisa juga sebenarnya.

25:00

Oke, bagaimana menerapkan defin? Nah,

25:03

contoh ya affinity diagram itu

25:06

sebenarnya kalian dari inset-inset yang

25:08

kalian sudah breakdown tulis

25:10

sebanyak-banyaknya temuannya dalam

25:12

sticky notes atau kalian coba tulisin di

25:15

ee apa ee catatan kalian terus

25:19

dikelompokkan sesuai kluster atau

25:21

kelompokkan sejenis tipe yang sama ya.

25:25

misalnya profile user ya, kalian ee apa

25:29

sortir dulu tuh dalam satu ee apa

25:32

kluster kendalanya sama enggak gitu ya.

25:36

Oh, motivasinya siapa yang sama,

25:39

kebiasaan yang sama yang mana dan kalian

25:41

bisa beri nama kluster tersebut ya.

25:45

Kemudian kalian discuss nih dengan tim

25:48

kalian, kalian voting mana yang kalian

25:51

mau jadikan prioritas sebagai ee target

25:55

utama kalian untuk dibantu gitu ya. Tuh

25:59

proposnya itu, Teman-teman. Affinity

26:00

diagram itu mengklasifikasikan

26:03

data insight menjadi kelompok sejenis

26:07

ya. Nah, contohnya kayak gimana? Kita

26:10

nonton ee video dulu ya.

26:16

Okay.

26:18

Hi everyone. Today I'm going to explain

26:20

to you what is an affinted diagram and

26:23

how to use it in around 4 minutes. So

26:27

let's get started.

26:30

Ainted diagram is a tool to organize a

26:34

language data. Example of language data

26:37

is phrases or ideas. So you use aint

26:42

diagrams to organize this language data

26:45

in a smaller categories that is based on

26:49

the relationships of this data to each

26:51

other. Um a bit hard to understand what

26:54

a finted diagram is just from

26:56

description. So the best way to get it

26:59

is to use a very simple example.

27:02

As an example, let's say you have

27:04

friends coming over and together as a

27:07

group you need to come up with an idea

27:10

of fun activity you can do in the

27:12

evening. To start, ensure you have your

27:16

equipment and materials in place. You

27:18

will need small pieces of paper. We use

27:22

sticky notes and a surface where you can

27:25

put the ideas on. So we can use this

27:28

wall or you can use a table.

27:30

First of all, ask your friends to write

27:34

one idea on each pieces of paper and

27:37

then when they ready they need to pull

27:39

it on the wall. Encourage them to write

27:41

as many ideas as they can. I have some

27:44

of the ideas written here. So let's see

27:47

what we have.

27:48

Um, Queen Scumpet, TV show

27:52

uh Scrubble,

27:56

uh, karaoke

28:01

monopoly,

28:05

chess.

28:08

We have chess again. Uh, don't worry if

28:10

you have duplication. Just ask your

28:12

friends to put the idea anyway on the

28:14

wall

28:16

and Avengers End Game and movie. Doesn't

28:19

matter where is it put on a wall. So

28:22

first part is complete. Now ask your

28:25

friends to move your uh ideas that sound

28:29

similar closer to each other. So I would

28:33

say Avengers End Game I can keep here

28:36

and I can put Queen Scumpit next to it.

28:39

Sounds quite similar to me. Uh scrubble

28:43

uh I would put next to Monopoly

28:47

and I also will put chest next to it.

28:51

Remember we had chest twice so don't

28:53

worry. Um just if you have the same

28:56

ideas put it on top of each other to

28:59

avoid duplication and then karaoke

29:02

doesn't go with previous categories um

29:06

I'll just keep it separate.

29:08

So you have like three islands of ideas.

29:11

So next step ask your friends to come up

29:14

with the headers with the names of the

29:16

groups and I can preten them in advance.

29:21

So I would say Avengers Endgame and

29:23

Queen's combat. You can say it's some

29:25

kind of TV and movie activity.

29:29

Um, scrubble monopoly and chess uh we

29:33

call it games

29:37

and karaoke is just by itself you can

29:39

just call it as it was before. So you

29:42

have now three categories TV and movies,

29:44

games and karaoke. So this is a very

29:47

simple example but you can see that you

29:49

manage to organize the brainstorming in

29:52

a three baskets but you can see that you

29:54

can use it especially when you have a

29:57

lot of ideas you can have a much more

29:59

complex challenge or you can have tens

30:02

or even hundred people submitting your

30:05

submitting ideas to you. So affinity

30:07

diagrams will really help you to

30:09

organize this sorts and this ideas.

30:12

I hope this example makes it a bit

30:14

clearer to you what ain diagram is. And

30:17

for me, I find a diagrams very useful

30:19

when you need to do brainstorming

30:22

activity with couple of your friends or

30:24

colleagues. In this example, we use

30:26

sticky notes. So it means that your

30:28

attendies need to be in the same room

30:31

with you. But you can use the same

30:33

principles if you have an online event.

30:36

You can ask your colleagues or friends

30:38

to submit their ideas using chat and

30:41

then you can put the ideas in an Excel

30:44

and share it the screen with them. So

30:47

you can agree on the name of the

30:48

categories.

30:50

If you like this video and you find

30:53

nah itu tadi ya contoh menggunakan

30:56

affinity diagram. Jadi mengkelompokkan

30:58

berdasarkan tipe atau ee yang sejenis

31:02

ya.

31:03

Nah, ee misalnya contohnya komputer

31:07

Jakarta ya, Teman-teman yang menggunakan

31:09

komputer perilakunya bangun jam . Naik

31:12

bus, pesan ojek, refreshing ya game

31:15

nonton pen-nya apa? Aku telat, malas

31:17

menunggu, jalan pagi lebih ramai, tidur

31:20

larut, bangun kesiangan jadinya ya

31:22

pulang malam lebih capek. Nah, info

31:24

transf ee transportasi misalnya ongkos

31:27

Rp50.000 per hari, berangkat jam .00

31:29

tiba jam 09.00

31:30

objek susah di eh objek susah didapat

31:33

saat ramai. Nah, ini sebenarnya ee

31:36

contoh kita mengkelompokkan eh affinity

31:39

diagram ya berdasarkan eh perilaku atau

31:43

tas, behavior or task-nya. Ada juga yang

31:45

berkaitan sama penp, ada juga informasi

31:48

yang bisa jadi rujukan atau panduan kita

31:50

untuk menentukan next stepnya gitu ya.

31:53

Dari ongkos misalnya atau berangkat

31:55

timing ya. Ini lebih ke timing sama

31:57

kendalanya gitu. Oke.

32:01

Nah, kemudian kita punya user Persona.

32:03

Jadi, user Persona itu lebih ke ee data

32:07

orangnya gitu ya. Nah, misalnya t

32:11

kemarin kita sudah mendapatkan ee

32:13

mencoba mengidentify

32:16

eh hal serupa ya, tapi bentuknya lebih

32:18

ke general ya, protersona. Nah, kalau di

32:21

user persona itu fokusnya udah lebih ke

32:24

hal yang sifatnya

32:27

align dengan data eh research kalian ya.

32:31

Jadi, kalian juga masih perlu tuh nama,

32:34

demografi, kemudian goals mereka,

32:36

motivation-nya apa ya, tujuan yang ingin

32:39

dicapai, mengapa goal itu penting dan

32:42

tas and behavior-nya apa yang

32:44

sehari-hari dilakukan, caranya

32:45

bagaimana. itu juga kalian perlu untuk e

32:48

capture needs-nya ya yang dibutuhkan

32:51

agar berhasil tuh apa ee mereka yang

32:53

ingin mereka capai sama penp. Nah, ini

32:56

yang paling penting nih yang menghambat

32:58

goals mereka tuh apa gitu

33:00

tuh.

33:02

Oke. [berdehem]

33:04

Nah, let's say eh personanya ini eh kita

33:07

bisa gambarkan seperti ini. Jadi ada si

33:10

Andre Setiawan ni mau belajar EAI gitu

33:12

ya. Latar belakangnya seorang marketing

33:15

di Jakarta. ya ee di perusahaan ee ini

33:19

ya di Jakarta Selatan personality-nya

33:22

visioner, adaptif gitu ya. Kebutuhannya

33:25

ee panduan e praktis ya pengin belajar

33:29

AI gitu. Pinpoint-nya apa? Keterbatasan

33:32

waktu belajar dan kesibukan sehari-hari

33:35

harus set up campaign ya ee untuk

33:37

marketing gitu. Kemudian perilaku

33:39

digitalnya ee dia lagi explore nih

33:44

seperti beberapa AI Tools CGBT, Majune

33:47

dan lain sebagainya. Eh aktif dan di

33:50

Linkin dan ee rajin mengkonsumsi ee ini

33:54

ya apa belajar ya

33:57

belajar ee materi-materi tentang AI.

34:00

Nah, sebenarnya

34:02

testimoninya ini sebenarnya berkaitan

34:05

dengan ee goals-nya dia ya. Saya ingin

34:07

tim kami selangkah lebih maju dengan

34:09

manfaatkan AI dan butuh metode cepat

34:11

untuk belajar.

34:14

Nah, J map-nya bisa seperti apa? Jadi

34:16

bisa step by step kita breakdown nih si

34:19

Hectornya tuh si eh personanya ya. Eh

34:23

jadi kita translate dari user persona ke

34:25

journey map. Jadi kita pahami jurninnya

34:27

seperti apa.

34:29

Jadi dia dari ee marketing skenariya

34:33

belajar taktis ya kan pengin ee diapply

34:36

ke tim nontisnya

34:39

dan dia perlu untuk mencari info,

34:41

memilah modul, belajar mandiri dan uji

34:44

coba tools. Karena itu sekarang banyak

34:46

banget ya AI tools kadang overwhelm

34:48

gitu. Kemudian action, mindset,

34:50

emotionnya bagaimana? E frustasi karena

34:53

waktunya terbatas ya, karena dia harus

34:55

kerja juga.

34:56

konsepnya rumit, tapi dia optimis. Kalau

34:59

sudah bisa menguasai akan berhasil, gitu

35:02

ya. Dan opportunitiesnya adalah dia

35:05

butuh sesuatu yang membantu ee meringkas

35:09

proses belajar AI ini dan bisa

35:12

mentransfernya dengan ilmu yang lebih

35:14

simpel gitu. Jadi

35:19

ada ee sewaktu-waktu kita temukan

35:23

problem sebagai blogger eh bloger, tapi

35:26

ee ada kesempatan waktu kita menggali

35:30

inset itu ada opportunity. Oh, dia

35:33

kendalanya itu keterbatasan waktu dan ee

35:38

metode belajarnya, tapi ada opportunity

35:41

supaya gimana sih supaya belajarnya bisa

35:43

jadi lebih cepat gitu ya. Nah, tapi

35:45

sebelum kalian lompat ke opportunities

35:49

jangan langsung teman-teman ee apa

35:52

melompati ya fasenya itu. Jadi ee

35:55

teman-teman perlu pikirin dulu nih step

35:58

1 2 3 4 sebelum kalian mengidentify

36:03

opportunities yang kalian perlu eh

36:06

prioritaskan. Karena eh emosi user ini

36:10

adalah kompas. Jadi frustasi terbesar ya

36:13

perlu uang yang paling besar juga gitu

36:14

ya.

36:16

Nah, ini contoh menerapkan ee tadi ee

36:21

apa?

36:23

Mengatasi learning gap AI untuk

36:25

marketing itu ya tadi untuk membantu si

36:27

Andre. Nah, ini jurninnya Andre nih.

36:29

Jadi ada yang enggak namanya Andre di

36:31

sini teman-teman. [tertawa]

36:34

Andre mana? Andre?

36:38

Oke, nih step by step. Jadi kita

36:41

breakdown, Teman-teman.

36:43

Ee apa? Jadi kita

36:48

jadi ada action, thinking, touch point,

36:49

penpoint, emotion, sama opportunity,

36:52

gitu ya. Eh, jadi kita masing-masing

36:55

journe ini akan berbeda tiap-tiap user

36:58

tergantung konteksnya. Kalau tadi saya

37:00

ngasih contohnya yang misalnya yang ee

37:02

afinity kan tentang ee apa

37:07

ee mencari ini ya mencari transportasi.

37:10

Nah, kalau kalian terapkan ke sini juga

37:11

juni akan berbeda dengan si Andre ini

37:14

gitu. Jadi misalnya dia mencari

37:18

transportasi gitu kan, terus udah order

37:21

dulu gitu ya, order terus ternyata ee

37:26

ada kendala nih waktu ee pembayaran gitu

37:29

ya dan akhirnya baru sampai tujuan gitu.

37:33

Jadi ee stepnya akan berbeda dari

37:36

masing-masing cases. Tujuan saya supaya

37:39

e kenapa beda, Kak? kok tadi ee bahas

37:42

tentang ee transportasi tiba-tiba ke EI.

37:45

Jadi saya mau kasih gambaran bahwa

37:48

prosesnya itu bisa berbeda untuk

37:51

masing-masing user gu ya. Jadi di sini

37:55

si Andre cari info dulu tentang AI gitu

37:58

ya. Ee scroll di Linkin ikut webinar dan

38:00

lain-lain. Banyak banget ya yang dia

38:02

pikirin. Banyak banget ya yang relevan

38:04

yang mana gitu. Akhirnya PP-nya apa? dia

38:07

kebanjiran eh dia kebanjiran emosi dan

38:10

sulit menyaring yang relevan. Dia

38:12

emotion-nya ya frustrating ya gitu ya.

38:16

Nah, tapi ada opportunity dia perlu dari

38:18

semua yang sudah dia dapat bagaimana

38:20

mengkurasi dan memberikan rekomendasi

38:23

yang sesuai dia gitu. Nah, baru kemudian

38:27

dia perlu untuk memilah modul gitu ya.

38:29

mana yang dia perlu baca, perlu review,

38:32

mana yang bisa langsung dipraktikin, ya

38:34

kan dia perlu nih mana yang ee langsung

38:37

to the point dan bisa dipraktikin. Touch

38:40

pointnya ya tadi dari dia sudah kumpulin

38:42

di kursus, ebook atau komunitas mungkin

38:44

di-save dari Instagram gitu ya atau

38:46

TikTok. Nah, itu banyak banget sekarang

38:49

ee apa resource-nya yang kalian bisa

38:52

pelajari ya. Nah, kadang kita butuh yang

38:55

shorten. Makanya kalau teman-teman lihat

38:57

ee di sosial media itu justru lebih

39:00

pendek. Nah, itu biasanya lebih

39:02

praktikal gitu ya. Nah, makanya dia

39:04

pilah-pilah modul teknis yang panjang

39:06

dan kurang konteks marketingnya dia akan

39:09

ee coba untuk pikirkan untuk tidak

39:11

digunakan tapi diringkas berdasarkan use

39:15

case

39:17

dan eh learning pad-nya sesuai levelnya

39:20

gitu ya. baru dia akan stepnya

39:23

berikutnya adalah setelah memilah dia

39:25

belajar mandiri. Nah, kemudian

39:29

belajarnya nih di situasi yang seperti

39:31

apa? Misalkan waktu dia ee apa ee di

39:36

sela-sela pekerjaan atau lagi praktik

39:39

atau lagi memang lagi ee upskilling.

39:41

Nah, karena waktunya sempit kadang susah

39:45

konsisten. Ini yang dia rasakan ya. dan

39:48

dia perlu untuk ee

39:51

me breakdown prosesnya menjadi micro

39:55

learning ya 5 sampai 10. Nah, ini

39:57

kendala dia nih. Cuma ada opportunity

40:00

nih karena dia punya waktu yang terbatas

40:01

dia butuh sesuatu yang mudah di-digest.

40:04

Microlearning kata kuncinya ya. Dan

40:07

konsep HI dalam ee bahasa sederhana.

40:10

barulah dia coba untuk menggunakan

40:13

tools-nya apakah itu CJP atau Merjun

40:15

untuk kampanye. Lalu diajarkan dengan

40:18

tim dan berhasil. Tapi gimana caranya

40:22

tim ikut paham? Nah, dia punya goals

40:24

supaya timnya bisa ee mempraktikkan gitu

40:27

ya. Jadi dia perlu membuat sebuah ee

40:31

template atau SOP AI atau ee prosesnya

40:35

dibuat sistem supaya timnya bisa ee

40:38

menggunakan dan mengajarkan ke member

40:41

tim yang lain supaya ee siap dipakai.

40:45

Nah, ini contoh ya, Teman-teman. Saat

40:47

kalian mencoba Journey Map sebenarnya

40:50

banyak sekali inset yang kalian bisa

40:52

dapat dengan m-breakdown dari satu

40:54

perjalanan gitu gitu ya. Jadi step by

40:58

step itu banyak banget nih kita bisa

41:00

identify oh ada opportunity A sampai Z

41:04

di dalam satu journey. Nah, tapi mana

41:07

yang relevan? Sebenarnya itulah tujuan

41:09

kita membuat JNY map. Jadi mungkin di

41:11

sini oh kita bisa bikin solusinya dalam

41:14

bentuk microlearning ya kan. Dan kita

41:17

bisa provide bentuk ada template, ada

41:20

SOP dan lain sebagainya yang membantu

41:23

proses belajarnya gitu.

41:26

Jadi setelah kalian dapat nih

41:28

insight-nya, kalian bikin POV atau point

41:31

of view. Ini untuk kalian membantu

41:33

membuat rumus problem statement, ya.

41:36

Jadi eh bukan berpusat sama bisnisnya,

41:39

tetap fokus kalian pada user gitu ya,

41:43

pada si humannya gitu ya. Jadi fokusnya

41:46

gimana kalian nih ee apanya rumusnya ya?

41:50

user butuh.

41:53

Nah, apa problemnya dan kebutuhannya?

41:55

Kalian divine di sini. Kemudian karena

41:58

reason-nya apa dari inset itu kalian

42:01

tulis gitu. Jadi, user ini target kalian

42:04

dari persona itu kebutuhan atau problem

42:07

yang paling krusial e itu apa bentuknya?

42:09

Kata kerja ya dan bukan fitur gitu ya.

42:12

Kayak tadi si Andre, Andre butuh

42:17

apa?

42:18

belajar

42:21

belajar AI dan juga menerapkan

42:25

ee apa SOP atau

42:30

mentransfer knowledge dia ke tim

42:31

marketing dia. Karena apa alasannya?

42:35

Kalau kalian lihat alasannya adalah dia

42:37

butuh bisa lebih banyak timnya dia

42:42

mengaplikasikan menggunakan

42:44

AI gitu ya supaya lebih efisien atau

42:48

lebih performanya meningkat gitu ya

42:51

untuk campaign. Jadi inilah yang jadi

42:55

dasar kalian membuat ee problem

42:58

statement-nya teman-teman gitu ya. Nah,

43:00

kalau sudah

43:02

dari ee dari Pinpoint ini sebenarnya

43:06

awal dari root cost-nya ya. Jadi selain

43:09

opportunity, nah Pinpoint ini sebenarnya

43:13

adalah eh akar dari kalian bikin

43:16

solusinya nanti ya. Jadi si Penpoint ini

43:20

diterjemahkan menjadi kebutuhan dan

43:23

insight-nya menjelaskan mengapa

43:24

kebutuhan itu penting. Jadi misalnya

43:27

Andre Setiawan tadi ya kebenaran info AI

43:29

sulit menyaring yang relevan modus

43:31

terlalu teknis kurang konteks dan

43:33

lain-lain ya kan waktu belajar terbatas

43:36

sulit menyederhanakan materi. Maka Andre

43:39

butuh modul belajar EA yang ringkas dan

43:41

praktis karena ingin meningkatkan

43:43

efisiensi kerja tanpa mengganggu

43:45

produktivitas kampanye harian dia atau

43:47

pekerjaan dia. Atau Andre butuh metode

43:51

transfer ilmu yang menyederhanakan

43:52

karena ingin mendidik tim nonteknis agar

43:55

mahir menggunakan tools secara mandiri.

43:57

Jadi inside point-nya bisa jadi poov-nya

44:03

beberapa opsi juga teman-teman gitu ya.

44:05

Jadi enggak melulu harus satu gitu ya.

44:07

Tapi bisa aja ee ada dua. Nah, cuma

44:10

nanti kita akan prioritasin mana yang

44:12

kalian mau tackle dulu atau kalian mau

44:14

eh apa execute dulu gitu ya. Jadi sebuah

44:18

solusi. Karena kalau kita lihat yang

44:20

sini lebih ke Andreya pribadi. Kalau

44:24

sini Andre ke timnya dia gitu ya. Jadi

44:28

ee POV-nya bisa jadi beda gitu ya ee

44:31

output-nya.

44:33

Nah, terus untuk mdefine solusinya kita

44:37

perlu memikirkan home we

44:41

ya. kita ee apa

44:46

kita perlu untuk dari mana mulai dari

44:49

masalah

44:50

dengan ee how might we user bisa

44:53

mengatur waktu hiburan dan e jadi

44:56

temukan akar masalahnya atau kalian ee e

45:00

dan jangan kalian sisipkan solusi. Jadi

45:02

home might itu lebih ke high level-nya

45:05

ya ee bagaimana kita bisa bla bla bla

45:09

gitu ya. dan sasar akar masalahnya ya.

45:12

Mengapanya ini harus clear, gali lebih

45:14

dalam.

45:17

Oke,

45:19

kuis dulu teman-teman. Apa tujuan utama

45:21

dari tahap define dalam desain thinking?

45:23

Ayo dijawab dulu teman-teman di chat

45:26

silakan. A membangun ke prototype

45:29

produk. B memproses data riset menjadi

45:31

pemahamannya lebih jelas. Lalu

45:33

merumuskan menjadi problem statement

45:34

yang akurat. Atau C. penjual solusi

45:37

kepada pengguna. D mengumpulkan sebanyak

45:40

mungkin data wawancara baru. Wis

45:42

langsung pada chat nih. Hebat nih. Wei B

45:46

b.

45:49

Alright. Oke, kita lihat jawabannya.

45:53

Yes. B, teman-teman. Ye, tepuk tangan

45:56

dulu.

45:58

Udahan kita

46:00

[tertawa]

46:02

udah kita bubar aja.

46:06

Hadiahnya 2 M ya. Makasih, Mas. Makasih,

46:09

Mbak. [tertawa]

46:12

Nice. Oke, berarti merhatiin ya. Nah,

46:16

kita break dulu mungkin kakak-kakak

46:19

keburukah

46:21

tim operator?

46:26

Izin, Mas. Masih ada waktu sih.

46:28

Oh, masih ada waktu ya. Ya sudah, aku

46:30

lanjut dulu, ya, Teman-teman, ya. Oke,

46:33

kita sekarang coba studi kasus.

46:36

Nah, ini tadi contoh yang dari Andre ya.

46:39

Jadi dia kebanjiran. Jadi kalau kita

46:41

breakdown dari kasusnya Andre itu solusi

46:44

yang paling akurat sebenarnya Andre

46:48

kebejaran informasi EAI ya masalah dia

46:50

ya dan terlalu sibuk. Nah, langkah

46:53

me-divine-nya adalah kita fokus ke tadi

46:57

m-reframe menjadi eh POV dan home-nya.

47:01

Jadi menguasai seluruh perkembangan

47:04

teknologi AI dan menjadi ee eh sori

47:09

menyusun modul AI marketing praktis yang

47:12

ringkas dan mudah ditransfer ke tim yang

47:15

nonteeknis tanpa mengganggu

47:17

produktivitas harian. Sor ya dan

47:20

hasilnya adalah tercipta panduan taktis

47:23

AI marketing playbook. Nah, ini nanti

47:25

jadi ee playbook yang bisa di transfer

47:30

ke tim dia dan timnya bisa belajar dari

47:32

insert yang sudah didevelop oleh si

47:35

Andre dan bisa mengikuti ee apa alurnya

47:39

ya dan dalam hitungan menit bisa

47:42

menggunakan tool saya karena sudah ada

47:44

panduannya. Jadi seperti itu cara

47:47

menerapkannya ya teman-teman ya. Waktu

47:49

kalian menggunakan proses tadi di define

47:53

dan eh di eh sori dari define ke problem

47:57

statement-nya.

47:59

Nah, kita ambil contoh ya. Penemuan

48:02

konsep layanan fast ini. Ada yang tahu

48:05

apa nih

48:07

gambar apa ini?

48:10

Ada yang pernah ke sini enggak?

48:15

FC.

48:18

Oke, ya. Ada yang pernah nonton enggak,

48:20

ya filmnya The Founders?

48:26

McD. Ya, benar. Iya. Oke, kita tonton

48:29

cuplikan. Eh, tapi ini nanti [mendengus]

48:32

ee sebentar saya kasih tonton dulu ya

48:34

baru kita bahas inset-nya ya. Kita

48:36

nonton dulu. Cuma ini ee mohon maaf

48:39

enggak ada caption-nya, tapi nanti saya

48:41

akan bantu untuk eh recap. Ee

48:44

teman-teman perhatiin aja eh prosesnya

48:46

karena sebenarnya kalian melihat proses

48:49

dari mereka brainstorming untuk

48:50

menghasilkan suatu konsep itu ya.

49:00

brings me up to this tennis court and

49:01

he's drawn this line the exact

49:03

dimensions of our kitchen.

49:04

Sink on the right, extruder on the left.

49:07

Bagging and hood.

49:08

Okay.

49:09

Garnish. Gr. This is uh burger finish

49:12

and then this is burger slide.

49:15

We could just move those. Okay.

49:17

Multimixure soft drinks. Okay.

49:19

We bring out our whole staff [musik] and

49:21

we have them go through the motions.

49:22

Making pretend burgers and fries. All

49:25

right, Steve. Anticipate that. You got

49:27

to keep the tray level.

49:30

Okay. And Dick is running around with

49:32

this stick, marking where all the

49:33

equipment should be. Tuck in. Tony, are

49:35

you going to skip the pickles when we're

49:37

really doing it?

49:38

They do it over and over, hashing it

49:40

out, choreographing it like some crazy

49:41

burger ballet.

49:42

Going on over there?

49:44

Yes.

49:46

No.

49:50

Everybody stop.

49:54

Stop.

49:55

Garnish one. Garnish two. You've got

49:57

pickles. You've got onion.

50:00

It's a goddamn hamburger.

50:02

Come on, clear off.

50:03

Let's clear off. It's

50:05

time for the pink chalk and then rip

50:07

[musik] your orange.

50:11

See see all this open space here now.

50:13

We've rearranged the fry situation. So

50:16

now is stage left, the deep fryer stage

50:18

right

50:20

again. That's great. Come on, guys.

50:23

[musik]

50:23

They're pretty tied up here. Lazy Susan.

50:25

It's the timing of the lazy Susan. Those

50:28

are finished burgers. You hold it.

50:33

I still think there's a third version.

50:36

What do you want to move? Want to move

50:37

everything.

50:37

Back to stage left, please.

50:46

I think we got her all drawn. This is

50:49

better. Is that all right? I

50:52

think so.

50:53

I guess I guess look, let's assume our

50:55

battle stations. Okay. Okay.

50:59

Finally, after about six hours of this,

51:02

we get it just right. It's a symphony of

51:05

efficiency, not a wasteed motion.

51:18

Good form, Jasper.

51:22

Feel good about those pickles. Catch up.

51:25

Use your lazy Susan.

51:28

[tertawa]

51:29

Put your back into it. Set. And pickles.

51:33

And pickle. [musik] And mustard.

51:36

We take the layout to a builder. Custom

51:38

build the kitchen to our exact specs.

51:42

[musik]

51:47

Oke, ya. itu tadi bagaimana ee sebuah

51:51

proses ya. Kalau teman-teman ingat

51:53

kemarin ada service design. Nah, ini

51:56

service desain itu termasuk di dalam

51:58

proses tadi membuat burger itu juga

52:02

butuh ee layout ya dari interiornya

52:05

supaya tidak ee prosesnya tuh tidak

52:09

saling ee bertabrakan. Nah, ini

52:12

ditemukannya ee Speedy Service System,

52:15

Teman-teman. namanya awal konsep awal

52:18

mula fast food. Nah, ini emm di

52:22

McDonald's ya dulu masih namanya

52:24

McDonald's. Ee di tahun masalahnya tuh

52:27

di tahun 40-an tuh sangat lambat jadi

52:30

mau bikin satu burger tuh bisa nunggu

52:31

lama gitu ya karena terlalu banyak dan

52:34

pesanannya sering salah kebalik-balik

52:36

dan harus menunggu lebih lama.

52:39

Operationnya [mendengus]

52:40

juga jadi tinggi gitu. Nah, makanya si

52:43

McDonald's menyederhanakan menu dan

52:46

merancang ulang arur kerjanya. Jadi, dia

52:49

m-divesign eh dapurnya supaya lebih eh

52:52

prosesnya lebih seamless ya antar e

52:55

station.

52:57

Dan tadi kalau kalian lihat di versi

52:58

beberapa kali dia me-refind ee ada

53:02

tabrakannya gitu ya, mau ngantar ini,

53:04

mau mindahin ini. Jadi itulah yang

53:07

mengakibatkan tidak selessnya proses ee

53:10

membuat burger itu gitu ya. Dan dia

53:13

mensimulasikan itu dengan tadi bikin

53:16

sketsa ya istilahnya ya prototype-nya

53:18

gitu ya. dan akan lebih terlihat

53:21

sebenarnya akar masalahnya ada di mana.

53:23

Nah, dengan ee melakukan simulasi itu

53:27

dia bisa mengoptimalkan

53:30

pergerakan stafnya secara presisi demi

53:32

efisiensi yang lebih maksimal.

53:34

[mendengus] Dan ini hasilnya apa? Ada

53:36

speedy system yang jalurnya

53:39

merakit makanan ya. Karena burger ada

53:41

daging, ada sayuran, ada saos dan itu

53:44

semua tuh mereka harus dalam satu alur

53:47

yang sama. Jadi yang sebelumnya harus

53:49

nunggu 20 menit buat bikin burgernya

53:52

menjadi cuma 30 detik dan ini ee apa

53:58

diterapkan di banyak ee modern fast food

54:02

sekarang ya. Tuh. Oke. Nah, itu kisah

54:05

sukses penemuan itu ya. Nah, satu lagi

54:09

ini ada ee

54:12

apa? Chops value ya nama company-nya.

54:15

dia ee fokus ke

54:17

mengolah

54:19

sampah sumpit. Jadi punya ee value ee

54:23

ini ya value produk ya gitu ya yang

54:27

bahkan lebih harganya lebih tinggi gitu

54:29

ya. Oke kita nonton dulu baru kita bahas

54:32

ya.

54:37

People throw out 100,000 chopsticks

54:40

every day here in Vancouver.

54:43

But now this local company is upcycling

54:46

them into shelves, cutting boards, and

54:50

furniture.

54:52

Can it help reduce the massive amount of

54:54

single-use items in restaurants around

54:56

the world?

54:58

We visited Chop Values headquarters in

55:00

Canada to find out.

55:06

Chop value drivers pick up used

55:07

chopsticks from over 300 restaurants

55:10

around Vancouver a couple times a week.

55:13

Typically about 100 kg a day up to 150.

55:18

Precovid it was more closer to like 300

55:21

kilograms a day.

55:23

The restaurants part with them for free.

55:26

After they got in uh I believe all 5,000

55:29

pairs being recycled and [musik] reused.

55:33

So it's it's a great thing.

55:37

The real work begins at Chop Value HQ.

55:40

The founder Felix Bach calls this place

55:43

a microactory.

55:45

Just like a micro brewery, curious

55:47

visitors can come in and see how small

55:50

batches of tiles get made.

55:52

And this is how the process looks like

55:54

from raw material to end product.

55:58

First, they sort the chopsticks on the

56:00

custombilt shaker table.

56:04

These neat stacks are easier to work

56:06

with.

56:08

Then [musik] they dip the sticks into a

56:10

water-based resin. That provides a

56:13

protective coating before they roast in

56:15

a massive oven for 5 hours.

56:18

The 200 heat kills all the germs.

56:30

Aku izin cepetin sedikit.

56:34

chopsticks [musik] into a new un that

56:38

densifies um like a cake, a mat of

56:41

chopsticks [musik] into a new uniform

56:43

engineered material which is the base

56:46

modular tile used for all of our M

56:49

products. The tiles can be sanded and

56:52

assembled into furniture and also cut

56:54

into smaller products like coasters or

56:57

[musik] even domino pieces.

57:00

This desk sells for just under $,000 US.

57:04

That's about three times what you'd pay

57:06

at IKEA. But comparable to the price of

57:08

a desk made from solid wood, this piece

57:11

is made from about 10,000 chopsticks.

57:14

Chop value also takes custom orders.

57:18

We could do large countertops or

57:20

boardroom tables or pretty much anything

57:23

like that.

57:26

Since 2016, every single day.

57:30

That means leveling entire forests from

57:34

lunch break. There people throw out 130

57:38

million pairs every single [musik] day.

57:41

That means leveling entire forests for a

57:44

product most people use for just one

57:47

meal. It's not just Asia. Consumers

57:51

around the world contribute to this

57:52

problem.

57:54

We all have this drawer filled with

57:56

plastic cutlery chopsticks condiments

57:57

that we never asked for. Inexpensive.

58:00

They're cheap. They just come in without

58:01

you even asking for them. Sheila

58:04

Moravadi is the woman behind the Cutout

58:06

Cutlery campaign. Her organization

58:09

pressured major delivery apps to opt out

58:11

of sending Cutlery by default. She

58:14

estimates that saved well over 200

58:17

million utensils from going to Landfill.

58:19

Good job, Sheila. [musik] Activists in

58:22

China

58:25

trying to force them to stop giving

58:26

Cutlery by default.

58:29

There was a public outcry at the time,

58:30

but since the pandemic, food delivery

58:33

with single items is higher than ever.

58:36

So, we may never eliminate disposely.

58:40

That's why Sheila says upycling is so

58:42

important.

58:46

Shop value first started. It was only

58:49

making coasters.

58:52

Cities in North America with more

58:54

expected later this year.

58:57

Coasters are still the number one

58:58

selling item, but the collection has

59:00

grown to more than 30 products.

59:04

And Felix Bach hopes his invention will

59:07

show people that the next big idea for

59:09

reducing waste could [musik] be right at

59:11

our fingertips.

59:13

You put a few tiles and a few hexagon

59:15

shelves on your wall and uh you can

59:17

point to your friends to your wall and

59:18

say, "Hey, guess what? I have 1,00

59:20

chopsticks on my wall." and [musik]

59:22

start conversation about sustainability

59:24

or about recycling

59:29

ya eh sor ya itu tadi contoh penerapan

59:34

salah satu isu ya jadi kalau teman-teman

59:36

tahu tuh chopstick tuh bahan yang hanya

59:39

disekali pakai padahal bahan bakunya

59:42

sesuatu yang sustain ya sebenarnya dari

59:44

bambu dari pohon dan itu udah ee dari

59:48

alam ya ee dan bisa digunakan lagi gitu

59:51

ya Jadi ee teman-teman ee kalau mau

59:54

mengidentify permasalahan yang ada

59:56

sekitar kita misalnya banyak sekali ya

59:58

hal-hal yang ee sebenarnya oh ini punya

1:00:01

nilai manfaat lebih. Nah, ini salah satu

1:00:04

contoh di mana Chop Value mendefinisikan

1:00:06

ulang bahwa sumpit yang bekas ee ini

1:00:09

bisa jadi sesuatu yang punya value lebih

1:00:11

tinggi. Jadi, furniture, jadi bahan ee

1:00:13

garnish di rumah, ya kan atau bikin

1:00:16

sesuatu yang ee diolah kembali dan

1:00:19

limbah sumpit ini berhasil

1:00:21

ditransformasikan menjadi solusi untuk

1:00:23

mengurangi karbon dan circular ee apa

1:00:27

yang punya dampak itu ya contohnya,

1:00:29

Teman-teman. Oke, I think kita break

1:00:32

dulu ya Mbak Cinta ya 5 menit ya.

1:00:37

Oke. Iya, Mas.

1:00:39

Oke, silakan kita break dulu.

1:00:45

Baik, terima kasih Mas atas pemaparan

1:00:48

materinya yang sangat keren ya. Dan oke

1:00:53

sebelumnya

1:00:57

aku mau

1:00:59

cek dulu semangat teman-teman hari ini

1:01:02

ya. Oke.

1:01:05

Oke, teman-teman masih ada di room kah?

1:01:08

[tertawa]

1:01:10

Oke.

1:01:12

Nah, aku mau tahu nih ee seberapa paham

1:01:16

kalian ee mengenai materi hari ini.

1:01:20

Boleh ya dikasih reaction-nya.

1:01:24

Oke, ada 1 5

1:01:31

entar.

1:01:35

Oh, lima ya. Lima. Aduh, masih bertu

1:01:37

proses ya. Oke, oke, oke, oke,

1:01:41

Teman-teman. Selanjutnya mungkin Oke,

1:01:45

masih ada ya.

1:01:47

Oke, mungkin teman-teman misalnya mau

1:01:50

ada ee mau minum dulu ataupun mau ee ke

1:01:54

toilet dulu dipersilakan ya.

1:02:06

Baik, aku izin masuk untuk ke sesi

1:02:09

berikutnya yaitu kita akan main tebak

1:02:13

emoji, Teman-teman. Nah, dipersilakan

1:02:17

Bapak Ibu juga jikalau misalnya ingin

1:02:20

mengikuti ya. Dan

1:02:24

oke, jadi nanti teman-teman rules-nya

1:02:26

itu kita akan main tebak emoji. Nah,

1:02:29

kalian bisa komen di chat ee daerah itu

1:02:33

tuh apa gitu ya. Mungkin sudah familiar

1:02:36

juga ya teman-teman.

1:02:39

Oke, aku izin lanjut ya.

1:02:43

Nah, sini ada nih. Pertama ada gambar

1:02:47

buaya sama hiu. Nah.

1:02:50

Waduh, udah, udah ketebak ya. Udah

1:02:52

ketebak. Oke. Oke. Surabaya. Surabaya

1:02:56

sur ya. Aku langsung aja ya.

1:03:01

Betul jawabannya Surabaya, Teman-teman.

1:03:03

Oke, kita lanjut ke pertanyaan

1:03:06

berikutnya. Nah, di sini tuh ada gambar

1:03:10

bapak-bapak apa tuh? Apa ya? Terus ada

1:03:13

kerbau. Nah, ini tuh sering lupa clueya.

1:03:16

Katanya sih suka ee bobok pas weekend.

1:03:21

[tertawa]

1:03:22

Kebumen Banten. Banten. Really Banten,

1:03:26

Teman-teman. [tertawa]

1:03:28

Oke, kita lanjut aja ya jawabannya.

1:03:32

Kebumen. Betul yang jawab Kebumen. Benar

1:03:35

tuh. Oke, kita lanjut ke

1:03:39

pertanyaan berikutnya. Eh, eh, maaf sor.

1:03:43

Oh, udah ketebak tadi. Udah kelihatan

1:03:45

ya. Ini ada panggilan sayang katanya.

1:03:48

Ada gambar bayi sama telepon Pontianak.

1:03:51

Oke. Oke. Jawabannya Pontianak. Betul.

1:03:55

Kita lanjut.

1:03:57

Nah, di sini. Wah, kalau ini bisa

1:03:59

ketebak. Keren sih. Nah, ini itu ada

1:04:02

clueya. Pergi naik ojek online katanya

1:04:05

nih. Ada gesek kartu cashless. Pas

1:04:08

nyampe ngeluh karena banyaknya polusi.

1:04:11

Ah asik. Jakarta. Oke benar. Benar

1:04:15

Jakarta.

1:04:17

Oke. Benar Jakarta. [tertawa]

1:04:21

Oke. Ramai benar ya di chat.

1:04:26

Oke. Ini nih ada nih terakhir kayaknya

1:04:29

ini tuh ada UPO ada tebaknya itu pakai

1:04:34

Ben dunia ya. Ini tuh pakai action

1:04:37

Prancis. Nah,

1:04:40

lali apakah ada jawaban lain,

1:04:43

Teman-teman? Bekasi. Bekasi. Waduh.

1:04:47

Banyuwangi, Depok, Magelang,

1:04:50

Bekasi. Bekasi. Benar, Bekasi,

1:04:53

Yogyakarta. Aduh, makin sana kemari ini

1:04:56

jawabannya udah mulai variatif ya.

1:05:04

Oke,

1:05:05

kita lanjut aja. Jawabannya apa ya?

1:05:10

Depok. Teman-teman yang jawab Depok.

1:05:11

Benar tuh. Jangan jawab Depok. [tertawa]

1:05:15

Enggak ketebak

1:05:19

ya. Oke,

1:05:22

Depok. Eh, oh sori.

1:05:25

Mungkin ee kuisnya udah selesai ya,

1:05:28

Teman-teman,

1:05:30

untuk sesinya ya. Enggak expect. Oh,

1:05:33

masih masih terlena dengan debak

1:05:36

emojinya ya. Oke, sebelumnya seru banget

1:05:39

ya. Aku lihat di kolom komentar tadi

1:05:42

banyak banget yang komen. Nah, karena

1:05:46

semangatnya masih membara ya

1:05:48

teman-teman, mungkin kita cek dulu

1:05:52

apakah Mas Kusuma sudah aman.

1:05:57

Sudah terhubung kembali, Mas.

1:06:02

Ya sudah

1:06:05

oke

1:06:06

kelihatan.

1:06:07

Oke.

1:06:09

Seru banget tadi mengamati dari

1:06:11

belakang. [tertawa]

1:06:13

Iya ya, Mas. Seru ya. Mungkin kita

1:06:16

karena ini udah ee panas juga ya,

1:06:18

Teman-teman ya. Mungkin Mas Kusuma

1:06:20

silakan dilanjut lagi ya untuk

1:06:22

pemateriannya.

1:06:25

Oke, kita lanjutkan dulu ya teman-teman

1:06:27

ya.

1:06:30

Oke, nanti main game lagi. [tertawa]

1:06:33

Seru gameennya ya.

1:06:36

Oke, kita lanjut ke ID teman. Udah

1:06:40

kelihatanah screen saya? Oh, belum ya.

1:06:43

Tunggu ya. Ah, oke.

1:06:47

Kalau kelihatan sudah kelihatan ya. Oh,

1:06:50

good ya. Oke. Sip. Kita lanjut. tadi

1:06:53

udah define, sekarang e bagaimana kita

1:06:56

melakukan ideate. [mendengus] Jadi yang

1:06:59

kalian perlu pahami ada konsepnya

1:07:01

namanya double diamond. Jadi waktu

1:07:03

kalian mau menggenerate sesuatu itu

1:07:06

sifatnya divergence. Kalian seperti

1:07:08

lensa ya, kalian di [mendengus]

1:07:11

diperlebar gitu ya. Jadi waktu kalian

1:07:14

mau melakukan ideasi

1:07:17

ee pikiran kalian itu harus dibuka

1:07:19

seluas-luasnya. Jadi kalian bisa

1:07:21

menghasilkan ide sebanyak-banyaknya

1:07:24

dan kalian jangan just dulu ini make

1:07:26

sense gak ya idenya ini kayaknya idenya

1:07:30

ngawur gitu ya. Nah, kalian eliminasi

1:07:33

itu dulu pemikiran itu. Jadi, kalian

1:07:34

harus benar-benar menggunakan ee otak

1:07:37

kalian untuk melihat perspektif

1:07:40

seluas-luasnya ya. Jadi, tanpa ada

1:07:42

penilaian penilaian tanpa editing dan

1:07:46

kuantitas sebanyak mungkin dibanding

1:07:49

kualitasnya. Jadi jangan terlalu

1:07:50

dipikirin ini bisa diterapin enggak ya?

1:07:52

Ini bisa di apa diwujudkan atau enggak.

1:07:56

Tulis dulu gitu dan kasih batas waktu

1:07:59

agar tetap fokus. Kalau kalian mau

1:08:00

brainstorm 5 menit ya 5 menit, 1 menit

1:08:03

ya 1 menit gitu ya. Dan waktu itu

1:08:06

sebenarnya membantu kalian untuk ee

1:08:10

karena ada keterbatasan, jadi kalian

1:08:12

akan mencoba untuk berpikir semaksimal

1:08:14

mungkin gitu ya.

1:08:17

Jadi waktu kalian generate nih

1:08:19

gambarannya di sini ya. Kalian hasil

1:08:21

research itu sifatnya

1:08:23

eh mivers ya namanya diverse mdiverse

1:08:27

atau memperbanyak. Nah, jadilah sebuah

1:08:30

insight. Nah, insight ini kalian namanya

1:08:32

di converge atau convergence ya. Nah,

1:08:37

itu di tahap eh tadi ya waktu diempatize

1:08:41

itu kalian research jadi sebuah insight

1:08:43

di ideation di diverse lagi ya. Jadi

1:08:47

diperluas lagi. Ada opsi apa sih dari

1:08:49

masalah yang mereka hadapi menjadi lebih

1:08:53

banyak ee ide? Opsi solusinya apa baru

1:08:57

kalian kerucutin lagi. Dari ide itu kita

1:09:00

pilih satu tuh misalnya ya satu ide yang

1:09:03

paling relevan atau bisa juga beberapa

1:09:06

ide nanti dijadikan fitur gitu ya. Nah,

1:09:10

inilah fase di mana kalian perlu

1:09:12

mengevaluasi atau conver convergence ya.

1:09:15

Dikerucutkan, dikelompokkan idenya tadi

1:09:17

menggunakan eh affinity, user personal

1:09:20

dan juga e jurney map. Kemudian diskusi

1:09:24

eh sampai mufakat ya dengan teman-teman

1:09:27

eh satu tim dan berikan voting. Nilai

1:09:29

berdasarkan kriteria terutama

1:09:31

berdasarkan impact dan effort yang

1:09:33

kalian perlu keluarkan. Pilih 1 sampai 3

1:09:36

ide untuk kalian prototyp-an. gitu ya.

1:09:39

Jadi proses ini penting banget waktu

1:09:42

kalian melakukan handiate namanya double

1:09:44

diamond teman-teman ya. Jadi discover

1:09:47

define, develop deliver. Nah ini kalian

1:09:50

bisa ngulang lagi nih kalau ah

1:09:52

prototype-nya kok kalian belum maksimal

1:09:53

ngulang lagi sama prosesnya di desain

1:09:56

thinking ya. Nah kita nonton dulu gimana

1:10:00

sih cara brainstorming yang benar gitu

1:10:01

ya. Mungkin belum kebayang tanpa

1:10:04

judgement tuh gimana ya maksudnya ya.

1:10:06

Oke kita nonton dulu.

1:10:12

All right, team. Thanks for coming for a

1:10:14

brainstorm today. We have a really

1:10:16

interesting topic. The local zoo, the

1:10:19

visitors are down 20%. So, how might we

1:10:22

boost the number of visitors to the zoo?

1:10:24

This is a serious problem for them. They

1:10:25

want to um stay open. They need more

1:10:28

funding, all this kind of good stuff.

1:10:29

So, let's spend a few moments now first

1:10:31

um and get a few ideas down.

1:10:39

Remember, we're going for quantity.

1:10:41

Let's see how many ideas we can get. And

1:10:42

also, there's so many good ideas out

1:10:44

there. Let's push ourselves. Try to get

1:10:46

closer to the ridiculous. That might be

1:10:48

brilliant. All right, so I'll start us

1:10:49

off. I had a uh date night. So, and you

1:10:53

might uh hang out with the animals that

1:10:55

are in action, if you know what I mean.

1:10:56

All right. What what else what else you

1:10:58

got? Oh, yeah. What you got?

1:11:01

What if we do a dress up like your

1:11:02

favorite animal day? So it's like a cost

1:11:05

theme thing. Very cool.

1:11:06

What about zoo pop up at places that

1:11:08

kids frequent? The mall, school, parks.

1:11:11

Um, Home Depo I know has programs for

1:11:13

little kids to build like, you know,

1:11:15

bird houses and stuff like that. So, it

1:11:17

could be all these different crafts, but

1:11:19

they're sort of animal lessons. So, kids

1:11:20

learn and awesome. I have a night

1:11:22

camping, so you get to camp overnight

1:11:24

there. So, let's get a five or 10 more.

1:11:27

So, I figure loyalty cards work for

1:11:29

airlines and for burados. So, why not

1:11:31

have it work for the zoo? building up

1:11:33

the whole celebrity thing. What if like

1:11:35

we pretend that animals are celebrities

1:11:36

and we give out like a gossip magazine

1:11:38

as an advertising?

1:11:40

So for an hour every day, they vacate

1:11:42

the cages and you get to go swing on

1:11:44

like the bars and everything that the

1:11:45

monkey [tertawa]

1:11:47

do turn playground.

1:11:48

That's awesome.

1:11:50

What we'll do next is we'll look at

1:11:52

these and look for some themes and and

1:11:54

cluster a couple [musik] and then um I

1:11:56

think we should even prototype one or

1:11:57

two of these and then take them take

1:11:59

them over to the zoo. It's going to be

1:12:00

great. A lot of fun. Thanks guys.

1:12:05

Oke. Nah, itu tadi contohnya teman-teman

1:12:07

ya. Jadi untuk melakukan brainstorming

1:12:10

idea, mengidiasi itu keluarin

1:12:14

sebanyak-banyaknya ya ide-ide yang tadi

1:12:18

lucu juga ee ini ya ee apa pakai kostum

1:12:23

Animals Day kayak gitu ya. terus bikin

1:12:25

selebrity magazine ya kan terus bikin

1:12:28

loyalty. Kadang enggak perlu dipikirin

1:12:31

dulu nanti gimana eksekusinya ya tapi

1:12:34

dituangin dulu. Nah dalam ee apa

1:12:38

brainstorming itu tidak boleh ada

1:12:39

judgement karena pada prinsipnya kalian

1:12:42

mau generate dulu nanti dikelompokkan

1:12:44

berdasarkan ide mana yang paling bisa di

1:12:48

ee prioritaskan. Jadi nanti ada kita

1:12:52

pakai analisa impact effort seperti itu.

1:12:55

Oke.

1:12:59

Nah, enam aturan utama yang kalian perlu

1:13:02

ketahui saat brainstorming yaitu pertama

1:13:05

tunda penilaian. Ya,

1:13:09

jadi jangan bilang ide itu jelek dulu,

1:13:11

jangan men-judgement ya, apalagi punya

1:13:13

temannya gitu ya. [tertawa]

1:13:15

Nah, [berdehem] keluarin dulu idenya

1:13:17

gitu ya. Semua ide yang ada di pikiran

1:13:20

keluarin dulu dalam waktu yang terbatas.

1:13:23

Kemudian kejar kuantitas 100 ide mentah

1:13:26

ee lebih bagus daripada 5 ide sempurna.

1:13:29

Ya, jadi keluarin sebanyak-banyaknya

1:13:32

dan bangun di atas ide teman. jangan me

1:13:36

buat ee apa istilahnya men-stop ee

1:13:41

proses kreatif orang lain. Jadi kalau

1:13:44

kalian mau kasih feedback berikan yes

1:13:46

and atau ya dan mungkin ini bla bla bla

1:13:49

ya dan bisa ditambahin apa gitu ya.

1:13:53

Misalnya tadi kayak ee kostum ee waktu

1:13:57

di kebun datang ya. Jadi tadi kan ada

1:14:00

targetnya home wewi we improve eh zoo

1:14:03

visitor ya eh number of visitor of the

1:14:07

zoo gitu ya menambah jumlah ee

1:14:09

pengunjung di kebun binatang. Nah, ya

1:14:13

dan aku setuju ee untuk

1:14:17

apa tadi ee menggunakan kostum pada

1:14:20

Animals Day gitu ya. dan mungkin bisa

1:14:24

ditambahkan dengan ee apa misalnya

1:14:27

kegiatan ada apa tuh ee

1:14:33

kalau di kebun binatang biasanya ada apa

1:14:35

tuh ee show ya kan ee highlight si

1:14:41

ee hewan-hewan yang sudah dilatih ya

1:14:44

yang pintar ya bisa kasih pertunjukan.

1:14:46

Nah, kalau misalnya kayak gitu. Nah, itu

1:14:48

jadi pascod-nya misalnya. Nah, jadi itu

1:14:52

contoh ee membangun ide di atas teman.

1:14:55

Tapi kalau kalian pakai ya tapi itu ya

1:14:58

jadi ada negatifnya. Jadi ee apa? Jadi

1:15:02

men-stop proses kreatif karena jadi oke

1:15:06

itu idenya ya aku setuju tapi kurang

1:15:09

gitu. Jadi intinya tidak membantu.

1:15:12

[tertawa]

1:15:13

Baiknya adalah kalian membangun di atas

1:15:15

ee ide yang sudah ada atau yang sudah

1:15:17

disampaikan.

1:15:19

Kemudian yang paling penting ini nomor

1:15:21

empat paling penting ya, dorong ide

1:15:23

liar. Kadang ide yang enggak masuk akal

1:15:25

itu malah ide yang paling impactful

1:15:28

ya. karena bisa jadi lebih visioner.

1:15:32

Tapi starting pointnya nanti tinggal

1:15:34

kita untuk mencapai ke sana tuh nanti

1:15:36

bisa ada step by stepnya, tapi kepikiran

1:15:39

dulu end goal-nya apa. Nah, di situlah

1:15:42

eh ide gila atau ide liar atau kita in

1:15:45

dalam bahasa Inggris biasanya nyebutnya

1:15:47

well card, well itu eh sesuatu yang

1:15:51

penting di dalam proses brainstorming

1:15:54

gitu. Kemudian bicarakan satu topik

1:15:56

pembicaraan. Dengarkan penuh. jangan

1:15:59

saling potong. Jadi kayak tadi kasih

1:16:01

kesempatan semua timnya untuk memberikan

1:16:03

kontribusi dan topiknya jelas tadi ya.

1:16:07

Satu bahas adalah gimana cara naikin

1:16:09

numbers of visitor di kebun binatang.

1:16:12

Jadi kalian harus kasih ee ininya dulu

1:16:17

topiknya yang mau dibahas apa. Kemudian

1:16:19

visual visualisasikan. Tadi kalau kalian

1:16:22

lihat di sticky notes-nya mereka sudah

1:16:24

mulai memberikan gambaran ini bentuknya

1:16:27

nanti seperti apa, ada maskotnya, ada

1:16:30

tadi bikin apa tuh ee loyalty card dan

1:16:32

lain-lain. Jadi ee mulai memvisualkan

1:16:36

itu lebih bagus dibanding hanya tulisan

1:16:38

semata gitu ya.

1:16:40

Oke, itu proses brainstorming. Nah,

1:16:43

setelah brainstorming

1:16:45

ada beberapa metode yang kalian bisa

1:16:48

gunakan juga untuk eh

1:16:50

mengimplementasikannya. Selain kalian

1:16:53

brainstorming dengan tadi ya eh ideate

1:16:55

dengan bertukar pikiran, ada juga

1:16:57

namanya crazy AIDS. Ini untuk kalian

1:16:59

mengasah eh idenya menjadi sebuah

1:17:02

sketsa. Nah, nanti kalian akan mencoba

1:17:05

ini. Kemudian brand writing itu menulis

1:17:08

dalam hening. Jadi, semua enggak boleh

1:17:10

kasih ee pendapat langsung. Mereka harus

1:17:14

nulis dulu sendiri-sendiri. Mungkin di

1:17:16

sticky note, mungkin di di apa di

1:17:21

apa tuh? Di board-nya ya kan tanpa ada

1:17:24

suara gitu ya. Jadi benar-benar hening,

1:17:27

fokus hanya memberikan ide-ide. Ada juga

1:17:30

metode scamper yaitu substitute,

1:17:33

combine, adapt, magnify. Nah, ini nanti

1:17:36

diputuse-nya.

1:17:39

Kemudian elimate dan reverse. Jadi, ini

1:17:41

biasanya dipakai untuk tim produk ya.

1:17:43

Kalau teman-teman yang membuat produk eh

1:17:46

digital biasanya pakai scamper ya. Tapi

1:17:50

cukup rumit. Jadi ee karena banyak aspek

1:17:53

yang di ee ini ya biasanya karena

1:17:57

skalanya lebih besar gitu. Sama satu

1:17:59

lagi adalah worst possible idea. Jadi

1:18:02

sengaja di reverse engineering. Jadi

1:18:04

cari ide yang paling buruk.

1:18:07

Jadi dibalik kalau ide yang paling buruk

1:18:09

tuh misalnya nanti kalau kebun binatang

1:18:11

ee enggak pakai kandang misalnya. Iya

1:18:14

kan? ee gimana experience-nya gitu atau

1:18:19

enggak enggak ada ee apa ee bisa kasih

1:18:22

makan sendiri misalnya kayak gitu ya.

1:18:25

Itu worst possible idea gitu kan.

1:18:28

Orang-orang pada takut gitu tapi it

1:18:30

works kalau kalian ke Safari itulah eh

1:18:34

salah satu worst possible idea di

1:18:36

reverse. Kalian yang dikandangin di

1:18:38

mobil enggak boleh keluar dari mobil

1:18:40

tapi hewannya yang dilepas. itu

1:18:42

sebenarnya konsep dari membalikkan tadi

1:18:45

ya. Bahkan ada di Afrika itu tours yang

1:18:50

ee ke ke wilayah teritori singa tapi

1:18:54

kalian di dalam ee ininya kerangkengnya

1:18:58

justru gitu ya. Kalian yang di

1:19:00

kerangkeng naik mobil, nah singanya dia

1:19:03

dagingnya dikasih atas ee mobil dan

1:19:06

lain-lain. Nah, itu mereka yang akan

1:19:08

mendatangi kalian. Jadi dibalik gitu.

1:19:11

Jadi kadang sesuatu yang tidak biasa

1:19:16

itu malah lebih punya opportunity ya,

1:19:20

punya hal yang beda gitu. Atau kalian

1:19:24

menghindari yang kemungkinan terburuk

1:19:26

terjadi supaya

1:19:28

konsepnya lebih ee safe ya misalnya

1:19:32

seperti itu. Oke. Nah, itu contoh

1:19:35

metodenya ya. Nah, Crazy Aid itu eh kita

1:19:39

bahas ya. Crazy AIDS itu mengembangkan

1:19:42

tadi dari home might to be-nya kalian

1:19:44

bikin satu konsep di sketsa dengan panel

1:19:48

ya. Tiap orang mengisi apan kotak kosong

1:19:51

dan dikasih waktu 1 menit per panelnya.

1:19:54

Dan nanti setelah terjadi kalian bisa

1:19:56

present ee masing-masing timnya gitu ya.

1:20:01

Bisa berkelompok ini ya. Nah, kenapa

1:20:05

berhasil rata-rata ya dengan Crazy ini

1:20:07

sebenarnya dengan waktu yang terbatas

1:20:09

kalian punya ee ruang untuk ee men-judge

1:20:14

ya, tidak men-judge ide ini jelek atau

1:20:16

gimana karena ya sudah kamu bikin dulu

1:20:18

gitu ya. Jadi mendorong quantity-nya

1:20:21

jadi banyak dan meningkatkan peluang

1:20:24

terbaik untuk ide yang lebih hebat atau

1:20:26

yang punya impact. Kadang kalau karena

1:20:30

kita dibebaskan untuk kreatif, nah kita

1:20:33

bisa bikin ee ini Crazy itu banyak

1:20:37

dipakai untuk ee membuat eh interface ya

1:20:40

UI dari suatu produk digital sekarang

1:20:43

ya. Kalau produk kalian misalnya

1:20:46

hardware bisa juga kalian bikin atau

1:20:48

service design juga bisa kalian proses

1:20:51

tadi speedy delivery tadi ya punyanya si

1:20:55

apa McD itu bisa digambarin juga

1:20:58

prosesnya. Oh, ini dibikin dulu

1:21:01

baconnya. Eh, bacon apa? E, beef-nya ya

1:21:04

kan. Rotinya baru di iniin dipanggang

1:21:08

terus sayurannya disiapin. Terus ee

1:21:11

sausnya baru di ee bannya ditumpuk

1:21:15

misalnya kayak gitu terus diwpping. Jadi

1:21:18

prosesi itulah yang kalian nanti

1:21:20

gambarkan dalam sketsa atau IoT

1:21:23

misalnya. juga memungkinkan kayak kalian

1:21:26

oh integrasiin apa dulu untuk mengukur

1:21:29

apa, ditanam di mana misalnya

1:21:31

detektornya misalnya seperti itu. Oke.

1:21:35

Oke kita nonton dulu Crazy Aid.

1:21:39

This is Crazys. And the first thing

1:21:42

you're going to want to do is take a

1:21:43

piece of A4 paper just like Rob has and

1:21:45

folded it three times. So now you have

1:21:47

[musik] eight squares.

1:21:50

You want to set a timer for eight

1:21:52

minutes. The point of [musik] this

1:21:54

exercise is to draw one idea eight

1:21:58

different [musik] times. So you're

1:21:59

spending one minute within each square

1:22:02

of your page and you're trying to

1:22:04

[musik] take your idea and draw it in as

1:22:06

many ways as possible. Now, the

1:22:08

moderator is going to tell you when each

1:22:10

minute is up. And it [musik] doesn't

1:22:11

matter where you are, you have to move

1:22:12

to the next square.

1:22:14

This actually this exercise is just

1:22:16

[musik] so great. If you have the sort

1:22:17

of, you know, what we would call maybe

1:22:18

writers block or sketching block. Um,

1:22:21

and it's just a way to get any idea out

1:22:23

on paper. One of the ideas will be good

1:22:25

and you can move forward with it.

1:22:29

It's fast, it's fun, it's a little bit

1:22:31

crazy, but you do really want to focus

1:22:33

on actually getting something out of

1:22:35

this exercise. So, try not to be too

1:22:38

insane with your doodling, but just try

1:22:40

to always get [musik] something down on

1:22:42

the page in every 60 second chunk.

1:22:44

That's what's most important.

1:22:47

This is such a great exercise to use to

1:22:50

sketch whether [musik] it be an

1:22:51

interface, a new logo design, or even

1:22:54

actually some copywriting.

1:22:59

Make sure to always keep writing, keep

1:23:01

drawing. If you can't think of anything,

1:23:04

just keep your hand moving. Draw a

1:23:06

square around one of the boxes [musik]

1:23:08

and just just keep moving. Just keep

1:23:10

moving.

1:23:15

So, it's important to remember that of

1:23:16

course this uh this piece [musik] of

1:23:18

paper is yours. You don't have to show

1:23:19

it to anyone. It's just for you to be

1:23:21

proud of what you've accomplished

1:23:22

[musik] and hopefully to have gotten

1:23:24

some inspiration so that when you when

1:23:26

you're moving to do your full [musik]

1:23:28

concept sketch, you have something to go

1:23:30

off of. If you're doing this exercise

1:23:33

[musik] on your own, all you have to do

1:23:34

is make sure you have a timer that will

1:23:36

buzz after 60 seconds and you can switch

1:23:38

to the next [musik] square. It's so

1:23:40

important to keep this time limit

1:23:42

because that's what makes it crazy.

1:23:50

ya itu tentang crazy aid. Jadi kalau

1:23:52

biasanya di teman-teman yang sudah

1:23:54

pernah ee

1:23:56

apa ikut desain sprint ya ee itu

1:23:59

biasanya ada fase dis crazy untuk

1:24:03

membuat ee ini apa sketsa ya proses.

1:24:09

Oke kita lanjutin dulu.

1:24:13

Nah, setelah kalian punya tadi ee

1:24:17

sketanya,

1:24:19

nah sebenarnya ada juga cara lain ya

1:24:22

menggunakan ee impact effort untuk

1:24:24

kalian mengidentifyamakan

1:24:29

gitu ya. Jadi, kalian bisa lakukan eh

1:24:33

impact effort matric. Jadi dibagi empat

1:24:36

ee apa nih namanya? ee kuadran. Kalian

1:24:40

posisikan nih yang si solusi A itu

1:24:43

kayaknya bisa di kerjain dulu tapi ee

1:24:47

impactnya besar. Jadi aku akan

1:24:48

prioritaskan

1:24:50

atau ee kayaknya ini ee butuh waktu dan

1:24:55

tenaga yang enggak banyak ya bisa fill

1:24:58

in atau kayaknya ini butuh effort yang

1:25:01

banyak tapi impactnya enggak gede gitu

1:25:03

ya. Mone nipit jadinya dan ini kalau

1:25:07

bisa dihindari.

1:25:09

itu terus ada big bats ya. Ini untuk

1:25:12

teman-teman yang high impact, high eh

1:25:16

effort. Jadi eh kemungkinan punya

1:25:18

opportunity yang besar gitu ya dan perlu

1:25:21

perencanaan yang lebih matang. Nah,

1:25:22

kalian tinggal pilih mana yang kalian

1:25:24

mau prioritaskan terlebih dahulu.

1:25:27

Kalau ada di

1:25:29

area sini sebenarnya yang paling oke ya

1:25:32

kan paling bisa kalian kerjakan dulu dan

1:25:35

lebih visibel biasanya untuk kalian.

1:25:38

Ya, kalau yang di sini oke, tapi

1:25:41

biasanya butuh waktu. Kalau yang di sini

1:25:44

usahakan ee tidak diprioritaskan, gitu

1:25:48

ya. Jadi tujuannya itu. Nah, nanti

1:25:50

kalian tinggal discuss dengan tim, pilih

1:25:52

voting mana yang kalian mau

1:25:55

prioritaskan.

1:25:57

Oke, kuis dulu. Manakah urutan lima

1:25:59

langkah dari data riset ke problem

1:26:01

statement yang benar? Masih ingat enggak

1:26:03

yang tadi? Tulis dulu teman-teman,

1:26:06

silakan.

1:26:12

Ayo, masih ingat enggak tadi prosesnya

1:26:14

gimana? A

1:26:27

ya. Panjang banget nih ya. Ya, kita

1:26:30

lihat [mendengus] jawabannya. Yang benar

1:26:31

adalah A.

1:26:33

Thank you, Teman-teman.

1:26:35

Oke.

1:26:39

Nah, sekarang kita coba praktekin ya,

1:26:40

Teman-teman ya. Kemarin [mendengus] ee

1:26:43

apa kalian udah

1:26:46

di-share ya ke

1:26:49

grup

1:26:51

mengisi apa tuh ininya ya?

1:26:55

M-duplicate ya. Mironnya [mendengus]

1:26:58

udah di udah di apa duplicate

1:27:01

teman-teman.

1:27:03

Kalau udah boleh kasih thumbs up di chat

1:27:09

sudah diduplicate kah? Kalau belum nanti

1:27:11

boleh cek di grup ya kalau enggak salah

1:27:13

ya Kak Cintia ya.

1:27:16

Iya sudah ada di grup. Ee teman-teman

1:27:19

panitia juga sudah mengirimkan di kolom

1:27:21

chat juga.

1:27:25

Oke masih ada yang terkendala ini, Kak?

1:27:28

mungkin boleh dibantu.

1:27:30

[mendengus]

1:27:39

Sudah pakai yang baru kan ya?

1:27:44

Betul, Mas. Pakai yang baru sudah

1:27:46

dikasih tutorialnya juga di grup.

1:27:49

Mungkin masih ada yang terkendala ya.

1:27:52

Ya, mungkin bisa dicoba lagi soalnya

1:27:54

udah banyak saya lihat udah banyak yang

1:27:56

bisa duplicate. Kalau enggak bisa

1:27:58

mungkin boleh dicoba lagi.

1:28:02

Oke, jadi nanti akan ada dua template ya

1:28:05

teman-teman ya, define [mendengus] toate

1:28:07

sama framing.

1:28:13

Oke, sambil kita tunggu yang duplicate

1:28:17

mungkin ee teman-teman

1:28:21

ee boleh dicek ya yang enggak bisa ini

1:28:25

kenapa.

1:28:27

Oke.

1:28:30

Nah, tadi untuk me-recap apa yang kalian

1:28:32

sudah pelajari. Jadi ada ee satu

1:28:35

definisikan sebelum menyelesaikan. Jadi,

1:28:37

kalian harus me-divine dulu masalah

1:28:39

utamanya apa dan solusi yang paling

1:28:43

indah ya, yang paling menurut kalian

1:28:45

bagus tuh bisa jadi tetap gagal. Jadi ee

1:28:48

pastikan kalian mdefine yang selalu eh

1:28:52

apa works ya. Terus point of view itu

1:28:55

berdasarkan user, kebutuhan, dan

1:28:57

insight. Jadi problem statement yang pas

1:28:59

itu berdasarkan tiga hal tersebut. Hom

1:29:02

membuka ruang dan bukan mengunci. Jadi

1:29:04

eh home mightight we itu untuk membantu

1:29:06

home might we we tadi ya improve atau

1:29:10

increase numbers of eh zo visitor

1:29:12

misalnya. Jadi sasar akar masalahnya

1:29:15

numbers-nya itu yang kalian perlu

1:29:17

tingkatkan. Jadi fokus ke sana caranya

1:29:19

gimana. Kemudian diverse dulu baru

1:29:22

converse kemudian. Jadi coba kembangkan

1:29:24

lebih banyak ide kemudian pilih

1:29:26

berdasarkan ide yang paling relevan dan

1:29:29

AI mempercepat teman-teman untuk

1:29:31

memutuskan. Ee jadi kalau kalian dari

1:29:34

data insight itu kalian bisa tanyakan ke

1:29:37

AI, masukkan ke EI-nya. Ee kira-kira

1:29:41

dari hasil insight ini apa sih ee ininya

1:29:45

key-nya

1:29:48

gitu ya, supaya teman-teman bisa mulai

1:29:51

ee punya arahan di situ ya.

1:29:56

Oke, saya izin share board-nya.

1:30:00

Oke.

1:30:30

Oke, sudah kelihatan ya.

1:30:36

Nah, kalian perlu untuk me

1:30:40

buat ee homemade vflow. Jadi di template

1:30:43

ini ee nanti teman-teman yang belum tahu

1:30:47

cara duplicate-nya bisa cek di sini ya

1:30:50

videonya. Seharusnya sih bisa ya sudah

1:30:53

saya editor kok. Oke.

1:30:57

Nah, nanti teman-teman ee

1:31:00

di tahap ini ya ngelanjutin dari

1:31:02

sebelumnya kalian bisa sambungin gitu ya

1:31:04

permasalahan yang kalian udah identify

1:31:06

di pertemuan sebelumnya dari si

1:31:09

protopersona dan juga idenya apa. Nah,

1:31:12

kalian bikin pertanyaan home might

1:31:14

way-nya gitu ya. Jelaskan solusi secara

1:31:17

ringkas. Kemudian ee definisikan

1:31:20

perilakunya ya. hubungan langsung ke

1:31:22

penalnya seperti apa. Pilih nama singkat

1:31:25

ya untuk ini untuk nama nama solusinya

1:31:28

dan konsep simbolnya. Nah, contohnya

1:31:30

kayak gimana? Nah, ini misalnya apa

1:31:32

tantangan yang ingin kamu atasi? Nah,

1:31:34

bagaimana ini hope might we

1:31:36

statement-nya ya. Jadi di sini kalian

1:31:37

tulis kalau kalian lihat di sini

1:31:39

statement home might we. Nah, tujuannya

1:31:42

untuk kalian bikin statement

1:31:44

permasalahannya. Bagaimana kita dapat

1:31:45

membantu keluarga urban memantau dan

1:31:47

meningkatkan kualitas udara dalam

1:31:49

ruangan secara matis. atau bagaimana

1:31:52

kita dapat mengurangi risiko kesehatan

1:31:54

pernapasan akibat polusi udara di

1:31:56

rumah-rumah di Indonesia. Karena kan

1:31:57

kita lihat banyak kasus ya sekarang

1:32:00

karena polusi di terutama di Jakarta

1:32:03

misalnya atau karena di kebetulan di

1:32:05

Bali banyak bakar sampah itu juga

1:32:07

berpengaruh akhirnya polusinya meningkat

1:32:10

gitu ya. Nah, apa ide solusi yang akan

1:32:14

ada di produk kamu ya atau produk ee

1:32:17

yang kamu mau buat tuh apa fiturnya ya?

1:32:20

Misalnya aku punya ide bikin sistem

1:32:23

sensor IoT yang memantau

1:32:25

eh ini ya eh kualitas udaranya PM 20 eh

1:32:31

25 sama PM10 atau CO2-nya kelembaban dan

1:32:34

suhu secara real time di setiap ruangan

1:32:38

dan bikin aplikasi mobile dengan

1:32:39

dashboard. kualitas udara, rekomendasi

1:32:42

kesehatan, dan tracking historis

1:32:44

datanya. Selain itu, integrasi dengan

1:32:46

ekosistem perangkat smarth untuk kontrol

1:32:48

suara dan otomatis rutin. Ya,

1:32:53

ini contohnya. Kemudian untuk siapakah

1:32:56

produk ini gitu ya. Eeah kalian ini bisa

1:32:59

pakai yang Persona kemarin. Jadi masukin

1:33:02

tuh kalian tinggal perdalam lagi ee

1:33:05

usianya ee demografinya ya. demografinya

1:33:08

seperti apa. Kalau mau ada nama enggak

1:33:10

apa-apa namanya ee siapa gitu ya. Terus

1:33:14

perilakunya bagaimana kesehatan ee T sai

1:33:18

bersedia investasi untuk teknologi

1:33:20

wellness keluarga misalnya ya. Terus

1:33:22

kebutuhannya apa? Monitoring kualitas

1:33:24

udara. Konteksnya tinggal di area urban

1:33:27

berpolusi tinggi motivasinya dalam

1:33:29

melindungi kesehatan keluarga terutama

1:33:31

anak lansia dan penyakit penafsiran

1:33:33

jangka panjang. Nah, kenapa mereka butuh

1:33:35

ini? Jadi kasih ris-nya juga misalnya

1:33:38

keluarga urban tidak sadar kualitas

1:33:39

udara. Nah, ini lebih ke problem

1:33:41

statement ya. Kalau kalian lihat di sini

1:33:42

kan saya tulis nih statement masalah ya,

1:33:45

problem statementnya ya. Karena

1:33:47

pengoperasian air purifier manual tidak

1:33:49

efisien boros listrik dan tidak jalan

1:33:51

saat dibutuhkan. Misalnya anak-anak dan

1:33:53

Asia menderita alergi, asma, gangguan

1:33:55

pernapasan akibat polusi udara indoor.

1:33:58

Nah, kalian bisa mulai pikirin nama

1:34:01

produknya apa. Misalnya kalian ya udah

1:34:04

brandstor sama AI aja. dari yang kalian

1:34:07

sudah bikin ini kalian coba masukin ke

1:34:09

JPT Jeminei atau Cloud

1:34:12

atau Persplex City kalian tanyain eh

1:34:15

kira-kira apa nama produk yang paling

1:34:17

cocok ya. Nah nanti opsinya apa?

1:34:20

Misalnya udara sehat menggabungkan udara

1:34:23

dan sehat mudah diingat mencerminkan

1:34:25

manfaat utama tlelannya udara bersih

1:34:27

keluarga sehat smart air home healthy

1:34:30

home gitu ya. Nah, ini saya minta

1:34:33

kemarin pakai apa ya? Jem ini ya kalau

1:34:34

salah ya Jem ini untuk bikin logonya

1:34:37

udara sehat bersih keluarga sehat gitu

1:34:41

ya. Jadi cukup mudah ee teman-teman isi

1:34:44

dulu ini ee dari template yang sudah ada

1:34:49

ya. Ini yang di sini kalian bisa isi

1:34:52

berdasarkan apa yang kalian sudah ee

1:34:54

build kemarin atau kalian sudah

1:34:56

kembangkan dari ide

1:35:00

solusi dan protop persona itu jadi

1:35:04

persona nanti di sini. Ini kita cepat

1:35:06

aja ya teman-teman ya. Mungkin 15 menit

1:35:09

kalian bisa kerjakan ini. Kemudian nanti

1:35:12

kita akan bikin yangame-nya.

1:35:15

Oke.

1:35:17

Oke, silakan ee teman-teman untuk bisa

1:35:21

buka board-nya. Saya akan kasih waktu

1:35:25

teman-teman 15 menit untuk mencoba

1:35:27

mengisi di sini dulu

1:35:29

ya.

1:35:36

Kita set 15 menit dulu.

1:35:46

Oke,

1:35:48

selamat mencoba. Oh, ada pertanyaan dulu

1:35:50

enggak sebelum kita mulai? Ada

1:35:51

pertanyaan dulu enggak untuk pengisian

1:35:54

teman-teman

1:35:56

yang ini ya?

1:36:00

Mudah dipahami kah?

1:36:05

Kurang ngertinya gimana?

1:36:08

Ini kan udah ada contohnya nih.

1:36:13

Jadi kalian bikin homemade statement

1:36:16

kemudian bikin ee solusi produknya ya

1:36:19

dikembangin dari yang kalian kerjakan

1:36:22

kemarin sama personanya nih tiga ini.

1:36:26

Might eh solution statement sama eh

1:36:29

persona. Nah, yang di sebelah sini e itu

1:36:32

problemat. Problemnya apa sih yang

1:36:34

kalian temuin dari Persona sebelumnya

1:36:36

yang kalian bikin ya? Protona.

1:36:39

Terus yang dua ini lebih ke produknya,

1:36:43

outcome-nya bentuknya ee apa nama

1:36:46

produknya sama logo ininya apa. Jadi

1:36:49

kalian bisa generate pakai tools apa aja

1:36:51

ya. Mau AI apapun boleh.

1:36:56

Oke, kalau udah kita mulai ya. Sekarang

1:36:59

11 eh sori 1035 15 menit. Teman-teman

1:37:02

bisa isi dulu nanti kalau memang kurang

1:37:04

kita bisa tambahin. Oke, let's

1:38:56

H

1:39:20

[musik]

1:39:42

[musik]

1:39:50

[musik]

1:40:08

[musik]

1:40:10

izin masuk boleh teman-teman yang

1:40:14

[musik] ee dicoba dulu ya ee untuk

1:40:16

memakai mironya dan kalau semisal sudah

1:40:19

boleh konfirmasi ke kami biar nanti

1:40:22

[musik] ee boleh dipresentasiin juga ya

1:40:25

kalau ya

1:40:36

[musik]

1:41:29

[musik]

1:41:40

[musik]

1:41:44

Ah.

1:42:31

[musik]

1:43:00

[musik]

1:43:37

[musik]

1:44:48

He.

1:48:11

Oke, Teman-teman gimana nih? Udah pada

1:48:14

buat belum nih? Apakah ada yang masih

1:48:17

kesulitan? Boleh dibantu ya.

1:48:22

Oke.

1:48:32

Baik, izin

1:48:34

untuk teman-teman yang misalnya mironya

1:48:36

mirrornya enggak bisa diduplicate. Jadi,

1:48:39

Teman-teman bisa nih em

1:48:42

copy board.

1:48:43

[musik]

1:48:43

Jadi kalian buka board kosong dulu. Nah,

1:48:46

lalu copy paste dari board yang sudah

1:48:49

dibagikan. [musik]

1:48:51

Okay.

1:51:19

Eh

1:51:33

[musik]

1:51:46

[musik]

1:51:57

[musik]

1:52:10

Oke,

1:52:13

tahan ya teman-teman [musik] ya.

1:52:16

Oke, nanti kalau ada yang masih

1:52:19

terkendala nanti bisa dilanjutkan

1:52:23

sendiri ya.

1:52:26

Oke. Ee berikutnya kalau teman-teman

1:52:30

udah berhasil mengisi

1:52:32

define toate-nya ini, sekarang kita coba

1:52:36

untuk memvisualkan, Teman-teman,

1:52:42

ya. Jadi kita pakai tadi yang kita

1:52:45

sempat lihat videonya ya, Crazyid. Jadi

1:52:47

di dalam Crazy itu nanti teman-teman

1:52:49

bikin 8 panel ya dalam waktu 8 menit ya.

1:52:54

Tapi serunya nanti kita mungkin 1 menit

1:52:56

1 menit kali ya biar teman-teman bisa ee

1:52:59

gambar. Nah, jadi nanti kalian bisa isi

1:53:02

template ini, kalian bisa pakai apa ini

1:53:06

namanya? pen tools ya yang di kiri ini.

1:53:09

Nah, nanti teman-teman pilih aja pen

1:53:11

tools nanti bisa gambar ya. Jadi bisa

1:53:15

dicoret-coret kayak gini ya.

1:53:19

Atau nanti ee apa kalian juga bisa pakai

1:53:22

ee apa nih ee gambar emoji atau ini ya

1:53:28

apa dari image ya. Kenapa saya pakai

1:53:31

image.

1:53:34

Nah, image or icon. Nah, nanti kalian

1:53:36

tinggal pilih tuh image or icon. Nah,

1:53:39

nanti tinggal kalian masukin

1:53:42

bisa dalam bentuk produknya ya. Misalkan

1:53:45

interface produknya boleh ee produk

1:53:47

digitalnya atau kalian pakai yang ee apa

1:53:51

tuh ee mungkin yang non digital misalnya

1:53:54

kan hardware atau IoT produk atau

1:53:57

mungkin ee ininya ee servis-nya ya. Jadi

1:54:01

dari sisi itu boleh juga. Ini kan contoh

1:54:03

yang bukan produknya [mendengus]

1:54:05

langsung ya, cuma kayak eh make click

1:54:08

the eh apa message to report ya, voice

1:54:11

comment to prom. Jadi gimana interaksi

1:54:14

si solusinya dengan si manusianya gitu

1:54:17

ya. Nah ini dia buka website terus

1:54:20

diracking ya kan dia connect ke HP dia.

1:54:24

Jadi ada apa trackernya nanti dapat

1:54:28

report automatic. ini sebenarnya tentang

1:54:31

eh AI ya, envoice AI. Nah, ini contohnya

1:54:34

teman-teman. Nah, teman-teman bisa bikin

1:54:36

berdasarkan home-nya. Misalkan kayak

1:54:38

yang ini kan saya bikin ee apa nih ee

1:54:41

produk IoT untuk udara sehat ya. Nah,

1:54:45

nanti misalnya gimana nih cara

1:54:46

integrasinya? Misalnya step satu itu

1:54:49

mengaktifkan dari aplikasi. Aplikasinya

1:54:52

bentuknya ada apa? Tombol untuk connect

1:54:56

ke smart home-nya ya kan. kontrol smart

1:54:58

home-nya bisa ngukur ee PM 25-nya ya

1:55:04

atau ee apanya ee kualitas udaranya, air

1:55:07

quality-nya. Nah, terus bisa setule

1:55:11

rutinnya untuk nyalain misalnya seperti

1:55:13

itu. Nah, itu yang perlu kalian lakin.

1:55:15

Nah, kalian bisa pakai di sini atau

1:55:18

kalau kalian ada kertas atau buku boleh

1:55:22

juga. Jadi misalnya buku kertas ini

1:55:25

enggak kelihatan ya, kalian gambar

1:55:26

sendiri manual nanti difoto aja terus

1:55:29

di-upload di sini ya. Kalian bisa upload

1:55:33

image. Insert image. Eh, mana

1:55:38

insert

1:55:41

mana sih? Oh, ya dari image juga ya.

1:55:43

Uploading sor upload. Nah, kalian

1:55:46

tinggal upload aja nanti eh from my

1:55:48

device atau mau dari eh apa eh cloud eh

1:55:54

drive kalian juga bisa ya. Jadi bisa

1:55:57

kalian manual digambar di kertas lebih

1:55:59

baik lagi. Jadi di dilipat delan an ya.

1:56:02

Kayak tadi di video ee kertas A4 kalian

1:56:05

lipat jadi delan atau kalian pakai buku

1:56:07

di gambar masing-masing halaman terus

1:56:09

kalian foto kalian upload di sini bisa

1:56:13

gu ya.

1:56:15

Oke ready.

1:56:18

Ada pertanyaan enggak

1:56:22

teman-teman

1:56:25

ya. Ini kalau kalian ee apa tadi ada

1:56:29

yang nanya ya.

1:56:31

Jadi kalau mau di-unlock nih ditahan aja

1:56:33

ya, Teman-teman ya.

1:56:36

Nanti kalian bisa copy langsung di sini

1:56:39

atau sebenarnya kalian klik ini aja

1:56:41

terus komen apa Ctrl D ya. Nah, dia akan

1:56:45

duplicate sendiri. Kalian bisa pindahin

1:56:47

ke board kalian. Oke.

1:56:50

Atau di sini ya duplicate ini klik tiga

1:56:53

duplicate. Nah, nanti duplicate satu

1:56:56

Bnya tu ya. Betul. Memvisualisan solusi

1:57:01

kalian. Oke, kita mulai ya teman-teman

1:57:03

ya. [mendengus]

1:57:04

Pilih aku kasih pilihan ke kalian nih.

1:57:06

Kalian pilih ee di set 8 menit apa 1

1:57:11

menit per gambar. Jadi kalian nanti akan

1:57:13

saya batasi 1 menit 1 menit untuk ke

1:57:15

stage berikutnya.

1:57:18

Boleh tulis di Zoom, Teman-teman. Pilih

1:57:20

dibagi dalam 1 menit atau full 8 menit.

1:57:24

Oke, 1 menit ya.

1:57:27

Oke, sudah siap nih kayaknya. Nadila

1:57:29

udah. Oke, Tajul. Oke, Pak. Oh, Fatan

1:57:34

bikinnya full 8 menit. Gimana nih yang

1:57:36

lain?

1:57:38

Paling banyak siapa nih? 1 menit atau

1:57:40

full 8 menit?

1:57:42

Oke, 8 menit. 8 menit.

1:57:47

Ayo, aku tunggu nih mau full apa mau

1:57:58

kok lhit [tertawa]

1:58:03

malah nambah.

1:58:05

Oke, kita set 1 menit ya teman-teman ya

1:58:08

per panel ya. Ee bisa di kertas bisa di

1:58:12

sini di gambar ya teman-teman ya. Jadi

1:58:14

aku akan kasih

1:58:16

waktu 1 menit per panel ya. Boleh

1:58:19

digambar dulu, enggak harus langsung

1:58:20

di-upload nanti kita bisa tambahin.

1:58:27

Oke, sip. Oke, 1 menit ya kita coba

1:58:31

untuk

1:58:33

bikin panel pertama. Ready. Boleh kasih

1:58:35

time up kalau sudah ready. Teman-teman

1:58:41

boleh kasih thumbs up kalau udah ready.

1:58:43

Oke, yang lain gimana? Oke, sudah ready

1:58:46

ya. Kita bikin panel satu dulu apapun ee

1:58:50

ininya berdasarkan solusi kalian. Jadi

1:58:54

harus menggambarkan bagaimana interaksi

1:58:58

di dalam ee solusi kalian ya. Jadi

1:59:01

sequens ya teman-teman ya. Jangan

1:59:04

berdiri sendiri ya di masing-masing ya

1:59:07

step by step betul ya. Step by step dari

1:59:10

ide solusi kalian. Oke, jadi ready panel

1:59:15

pertama ya, 1 menit. Let's go.

1:59:45

Oke.

2:00:08

10 9 8 7uh 6 5 4 3 [musik] 2 satu oke

2:00:20

ya berhenti semua ya angkat tangannya

2:00:22

angkat tangannya [tertawa] jangan

2:00:24

dipegang bulpennya jangan dipegang

2:00:27

touchpad-nya mouse-nya ya oke. Apapun

2:00:30

hasilnya ya jangan dirubah-rubah dulu

2:00:33

biarkan ee sejadinya dulu. Oke,

2:00:36

berikutnya bikin panel kedua. Untuk

2:00:38

langkah berikutnya solusinya akan

2:00:40

seperti apa ya. Lanjutin dari step

2:00:43

pertama. Oke, [mendengus]

2:00:46

ready.

2:00:48

Let's

2:01:06

[musik]

2:01:55

Oke,

2:01:57

dan oke dulu. Lanjut ya. Panel ketiga

2:02:02

udah ready?

2:02:04

Boleh kasih love dong kalau udah ready.

2:02:05

Love, love.

2:02:08

Yaah kan keluar di layarku.

2:02:13

Oke, ready ya. 1 menit panel ketiga.

2:02:17

Let's go.

2:03:07

10 9 8 7 6 5 4empat t dua Satu hands

2:03:17

off.

2:03:19

Oke, angkat tangannya. Oke, lanjut. Ini

2:03:23

step 4AT ya berarti ya. Oke, step 4.

2:03:26

Sekarang 1 menit mulai sudah ready ya.

2:03:30

Mulai dari sekarang teman-teman. Oke,

2:03:34

let's

2:04:35

Oke, dan lanjut ke panel 5. Ah, ready?

2:04:42

Ready. Oke. Oke. Ready ya. Udah kasih

2:04:45

love nih. Oke, let's go. Final 5

2:05:08

[musik]

2:05:47

3 2

2:05:51

[lonceng] Nice.

2:05:53

Masih semangat teman-teman sudah

2:05:55

setengah jalan nih. Yuk dikit lagi.

2:05:59

Oke masuk panel 6 ya.

2:06:05

Oke ganti lagu lah biar enggak tegang.

2:06:07

[tertawa]

2:06:08

Oke pendinginan dulu a lanjut ya. Final

2:06:09

6. Let's go.

2:07:12

Oke.

2:07:14

Dan dua lagi ya, dua panel lagi ya.

2:07:17

Susah gambarnya ya. Boleh kok kalau

2:07:19

susah gambar mungkin ditulis dulu boleh

2:07:21

ya.

2:07:23

Enggak harus gambar bagus banget mungkin

2:07:26

ditulis saja cuma kalian kasih konsepnya

2:07:28

ee seperti apa. Oke, dua lagi. Oke, ee

2:07:33

panel 7 ya, Teman-teman ya. Ready? Let's

2:07:37

go.

2:08:33

lima empat empat 3 dua satu.

2:08:42

Oke. Nah, terakhir nih. Terakhir. Ayo

2:08:46

terakhir ya. Panel 8 ya.

2:08:49

Ready ya. Ready ya. Pada del ya terakhir

2:08:52

ya. Oke.

2:08:55

Oke. Ready.

2:08:58

Let's go.

2:09:48

10 9 8 7 6 5 4 3 Dua satu time up. Oke,

2:10:02

mantap.

2:10:04

Tepuk tangan dulu dong, Teman-teman.

2:10:05

Weh,

2:10:07

keluar enggak ya?

2:10:11

Mantap. Mantap. Oke. Seru kan, ya? Nah,

2:10:16

sekarang waktunya present. Nah, boleh

2:10:19

dong tadi yang semangat banget deh.

2:10:21

Boleh dong present. Ayo, saya tunjuk

2:10:23

satu orang nih. Kita kasih kesempatan ee

2:10:25

satu orang buat prisan nih. Boleh,

2:10:28

boleh. Ini dong di chat atau mungkin

2:10:30

rais hand mungkin ya. Eh, Kak Cinttia

2:10:32

boleh dibantu mungkin yang mau present

2:10:35

silakan.

2:10:37

Oke,

2:10:39

mungkin ini ada dari

2:10:41

Yudan ya di Yudan. Boleh, Saudara Yudan

2:10:46

Nur Alif dipresent aja

2:10:48

ya. Silakan langsung present di share

2:10:51

screen mungkin ya.

2:10:54

Entar aku izin off share screen-nya

2:11:01

ya. Silakan.

2:11:17

Oke, mungkin boleh yang ini dulu ya.

2:11:19

Yang tadi apa?

2:11:22

Define to edit-nya tadi sudah diisi ya.

2:11:25

Boleh dari situ dulu biar tahu konteks

2:11:27

framing-nya tentang apa.

2:11:30

Cek cek. Suara saya kedengaran enggak

2:11:31

ya, Kak?

2:11:32

Kedengaran. Kedengaran. Silakan. Oke,

2:11:34

jadi di sini ada define toate dari tim

2:11:37

kami. Itu yang pertama mulai dari

2:11:40

tantangannya ya.

2:11:42

Jadi tantangan pertama yang kami hadapi

2:11:45

itu bagaimana kita bisa membantu siswa

2:11:49

di Kepulauan Aru untuk belajar dengan

2:11:52

keterbatasan jaringan dan device.

2:11:55

Oke.

2:11:56

Terus yang kedua itu bagaimana kita bisa

2:11:59

membantu proses belajar siswa di SMP

2:12:01

yang ada di Kepulauan Aru itu ee efektif

2:12:04

belajarnya. Oke, solusinya.

2:12:07

Oke, solusinya

2:12:10

yang pertama itu aplikasi mobile yang

2:12:12

mengedepankan e offline first ya,

2:12:15

yang mana materialnya itu bisa diakses

2:12:17

secara offline.

2:12:19

L berikutnya ee aplikasi mobile yang

2:12:21

terintegrasi dengan AI yang mana

2:12:24

mempersonalisasikan jalur belajar siswa

2:12:27

dari masing-masing siswa di SMP

2:12:29

Kabupaten Aru.

2:12:31

Oke, berarti untuk siswa ya.

2:12:34

Oke. [berdehem]

2:12:35

Oke.

2:12:35

Jadi ya untuk siapa ya? Untuk ee para

2:12:37

siswa di ee Kepulauan Aru yang mana dia

2:12:41

masuk ke kriteria 3T. Oh yang kedua

2:12:44

untuk para pengajar agar mempermudah

2:12:47

proses pembelajaran.

2:12:49

Oke.

2:12:50

Ee yang keempat. Nah kenapa butuh sih?

2:12:53

Kenapa butuh ini? Problemnya itu karena

2:12:55

sekolah di ee SMP di Kepulauan Aru itu

2:12:57

masuk ke daftar daerah 3T. Ini menurut

2:13:00

data ya. Jadi ee sulit ee terhadap akses

2:13:03

jaringan itu tidak sekencang di

2:13:06

perkotaan.

2:13:07

Oke, nice.

2:13:08

Lalu anak-anak di Kepulauan Aru itu

2:13:10

memiliki keterbatasan di face yang belum

2:13:13

standar. Artinya ya

2:13:15

sangat susah untuk aplikasi yang berat

2:13:17

gitu. Lalu nama aplikasinya, nama produk

2:13:20

kami itu nanti Adap Learning 3T.

2:13:24

Oke. Nah, boleh ditunjukin mungkin ke

2:13:26

logonya ya. Nah, sekarang Wframe-nya

2:13:29

mungkin boleh diceritain WF-nya.

2:13:31

Oke,

2:13:32

dari Crazy.

2:13:33

Oke, Wframe-nya mulai dari pertama ya

2:13:35

pastinya login dulu. Di situ ada login

2:13:38

dengan nama siswa dan kode kelas. Kenapa

2:13:40

kode kelas? Karena kami pastinya kan di

2:13:43

situ mengedepankan offline first ya.

2:13:45

Jadi mungkin nanti ee daftar-daftar nama

2:13:49

siswa yang ada di kepulauan itu sudah

2:13:51

terdaftar di Kemendikbud misal atau di

2:13:54

ee sekolah itu sehingga bisa langsung

2:13:56

login dengan ee kode kelas.

2:13:59

Oke.

2:14:00

Lalu yang kedua itu ada di sini ee

2:14:04

pertama kali masuk ke aplikasi itu tuh

2:14:06

siswa diberikan tes dulu. Nah, tes ini

2:14:10

untuk apa? Jadi e tes ini untuk awal

2:14:13

agar sistem bisa menentukan

2:14:16

ini saat mengerjakan. He.

2:14:19

Oke. Yang keempat ini ada laber

2:14:21

progress-nya ya.

2:14:23

Jadi ee dari sini sehingga sistem bisa

2:14:25

menentukan ee jalur belajar siswa yang

2:14:29

tepat itu seperti apa. Nanti diberikan

2:14:32

materi-materi yang sesuai dengan

2:14:34

kemampuannya. Jadi tidak semuanya

2:14:36

diberikan. Jadi hanya ee hasil dari si

2:14:40

personalisasi EA itu.

2:14:41

Oke.

2:14:42

Lalu ada ini ee sesinya itu ada baca ee

2:14:47

video dan juga ada soal interaktif.

2:14:50

Oh, oke. Ada LMS-nya ya.

2:14:52

Lalu ini ya ini ada teks-teksnya. Jadi

2:14:55

ee apakah dia tuh

2:14:57

ee berprogres enggak sih atau malah

2:14:59

nurun misalnya

2:15:00

h

2:15:01

atau malah naik. Nah. Oke.

2:15:03

Lalu sesi selanjutnya ya pastinya sudah

2:15:05

dipersonalisasi lagi oleh A itu. Lalu

2:15:08

ini adalah statistik keseluruhan ee

2:15:10

siswa itu belajar pada hari itu.

2:15:13

Oke,

2:15:13

begitu eh Kak Kusuma.

2:15:15

Thank you, Yudan. Terima kasih.

2:15:17

Menarik sekali ya. Ee nah itu frame-nya

2:15:20

kayak gitu teman-teman. Acak kadut tapi

2:15:22

dapat konsepnya ya. Karena tujuannya

2:15:25

kalian memvisualkan ide tadi secara

2:15:28

cepat ke

2:15:30

gambar ee dalam bentuk gambar ya. Jadi

2:15:33

ini karena bentuknya aplikasi solusinya

2:15:35

ya dia interface aplikasinya gitu ya

2:15:37

Yudan ya. Tapi kalau kalian tadi eh

2:15:40

hardware atau produk yang bukan digital

2:15:42

it's also fine ya. Oke thank you Yudan

2:15:46

udah present. Kita masih ada waktu

2:15:48

enggak Kak Cind ya atau langsung k aja?

2:15:53

ee mungkin langsung ke Q&A aja ya, Mas.

2:15:56

Oke, boleh silakan. Eh, thank you untuk

2:15:59

Yudan. Ee kita lanjut dulu ke Q&A. Jadi,

2:16:03

tadi teman-teman bisa ee ambil contoh ya

2:16:07

dari teman ee kalian di sini yang sudah

2:16:10

mencoba tadi ee dari Yudan.

2:16:13

Jadi, kayak gitu bikinnya, Teman-teman.

2:16:15

Bagus sekali.

2:16:17

Mungkin boleh pertanyaan dari slide atau

2:16:20

mungkin mau langsung open mic.

2:16:24

Baik, karena ee untuk mempersingkat

2:16:26

waktu juga ya ee untuk teman-teman yang

2:16:29

ingin bertanya boleh ee untuk menyalakan

2:16:32

fitur raise hand-nya. Dan untuk

2:16:35

teman-teman misalnya yang tidak

2:16:37

memungkinkan boleh melalui slido.

2:16:41

Waduh banyak. Waduh, banyak banget ya,

2:16:43

Mas. [tertawa]

2:16:46

Oke,

2:16:47

siapa dulu nih tadi?

2:16:48

Tadi di aku ada Ataya Azaria Robi yang

2:16:52

Oke, silakan open mic, Mas A.

2:16:57

Halo.

2:16:58

Yes.

2:16:58

Apakah terdengar?

2:17:00

Yes, kedengaran.

2:17:02

Silakan, Mas.

2:17:03

Eh, oke, Kak. Ee sebetulnya saya Ataya

2:17:05

dari Mandua Kota Malang dari tim

2:17:07

Tanjakan Sambat. Eh, saya ingin bertanya

2:17:10

tentang eh proses ideat. Nah, saya ingin

2:17:13

bertanya tujuannya eh menggenerate

2:17:17

banyak solusi itu apa sebelum

2:17:19

mengerucutkan? Terima kasih.

2:17:22

Ya, jadi ee tujuan utamanya adalah

2:17:25

kalian mengeksplorasi hal yang mungkin

2:17:29

kalian

2:17:31

tidak mengira gitu ya istilahnya. Karena

2:17:33

tujuannya kan kalian punya solusi, punya

2:17:37

apa tadi ya? udah punya apa problem

2:17:40

statement punya punya apa point of view

2:17:43

punya insight tapi ide itu akan lebih

2:17:48

ee kreatif kalau kalian memberikan ruang

2:17:52

gitu. Kalau kalian hanya stik satu, oke

2:17:54

kayaknya idenya yang bagus ini deh. Nah,

2:17:57

kalian belum memastikan itu bisa

2:18:00

divalidasi atau enggak. Nah, kalian

2:18:03

butuh reference dan comparable dari

2:18:05

perspektif lain. Kadang satu orang tuh

2:18:06

kurang cukup sebenarnya. Makanya kita

2:18:08

butuh brainstorming ide gitu ya masa.

2:18:11

Karena perspektif masa taya nanti sama

2:18:14

si A, si B, si C akan beda karena kalian

2:18:18

bertumbuhnya beda dan eh value yang

2:18:20

kalian bawa juga beda. Di situlah fungsi

2:18:23

dari brainstorming idea itu memberikan

2:18:26

perspektif yang lebih luas ya. Jadi

2:18:29

nanti waktu kalian ee punya banyak ide,

2:18:32

kalian bisa prioritas dulu. Oh, ide ini

2:18:34

menarik. ide ini mungkin belum saat ini.

2:18:37

Oh, ini ide yang kita bisa

2:18:39

implementasikan segera. Oh, ini ide

2:18:41

bagus tapi kayaknya lebih long term dan

2:18:43

butuh budget misalnya. Dan kalian bisa

2:18:45

dapat beberapa insight yang mungkin

2:18:49

enggak cuma satu fitur, bisa jadi itu

2:18:50

fitur tambahan.

2:18:53

Itu tujuannya kenapa kita perlu

2:18:55

meng-generate. Jadi nanti misalnya dari

2:18:57

10 eh dari 20 lah ya, misalnya 20 ide

2:19:01

kita ambil tiga aja itu jadi fitur gitu.

2:19:04

Tapi core fitur-nya mungkin cuma satu

2:19:06

gitu ya. Core fiturnya mungkin cuma

2:19:08

satu. Mungkin kayak tadi Mas Wudan

2:19:11

provide ya. Dia kan ada LMS-nya ya di

2:19:13

dalam ee itu ada video ada. Tapi kalau

2:19:16

ee kan untuk 3T untuk apa eh load video

2:19:20

tuh berat ya. Nah mungkin di next

2:19:22

stage-nya nih ee harus dipikirin cara

2:19:24

compression eh file-nya gimana gitu kan.

2:19:27

Berarti kita fokus dulu nih modul yang

2:19:29

bisa dibaca dulu misalnya kayak gitu.

2:19:32

Tapi udah kebayang sebenarnya bentuknya.

2:19:34

Oh, LMS ada teks, ada progress

2:19:36

learning-nya, ada soal-soalnya, ya kan

2:19:39

ada AI-nya untuk ee mengukur. Jadi semua

2:19:42

itu dalam satu ide yang tadi ada

2:19:46

beberapa ide jadi dalam satu ee produk

2:19:49

gitu. Gitu, Mas A gambarannya.

2:19:52

Menjawab.

2:19:54

Baik, terima kasih atas jawabannya.

2:19:56

Oke, thank you Mas AT.

2:19:59

Oke, ya. Lanjut.

2:20:03

Oke, terima kasih ya atas saudara Ataya

2:20:06

ya sudah menanyakan pertanyaannya yang

2:20:09

sangat bagus. Mungkin aku Mas mau lanjut

2:20:12

di yang slido terlebih dahulu. Apakah

2:20:14

diperbolehkan?

2:20:16

Izin share screen ya.

2:20:19

Heeh.

2:20:32

Di slido sendiri

2:20:34

itu ada altara arbitraansah.

2:20:38

Pertanyaannya, jika hasil wawancara

2:20:41

dengan beberapa pengguna ternyata

2:20:43

memberikan kebutuhan yang berbeda,

2:20:45

bagaimana cara menentukan insight mana

2:20:48

yang harus diprioritaskan sebelum masuk

2:20:51

tahap ide? Mana tuh, Mas? Oke, ini

2:20:55

maksudnya kebutuhan berbeda dari

2:20:58

yang kalian interview gitu.

2:21:00

Masing-masing beda gitu ya maksudnya ya.

2:21:02

Ee mungkin karena ini di slido ya sor

2:21:05

mungkin gambarannya ya kalau misalkan

2:21:08

dari

2:21:10

kalian interview lima gitu terus

2:21:13

lima-limanya beda berarti kalian saling

2:21:16

interview

2:21:18

[tertawa]

2:21:19

tu ya. Karena pasti ada pattern yang

2:21:21

mirip kalau ee tadi personanya sama ya.

2:21:25

Jadi yang jadi patokan untuk kalian

2:21:27

sebelum interview itu kalian harus

2:21:30

menentukan si audiens-nya atau si

2:21:33

usernya atau personanya ini punya

2:21:36

pattern yang sama. Nah, caranya gimana,

2:21:39

Kak? Kalian bisa screening dulu pakai

2:21:42

pertanyaan screening waktu interview.

2:21:43

Kalau memang tidak cocok, ya kalian bisa

2:21:46

eliminasi atau datanya tidak bisa

2:21:48

dipakai.

2:21:50

Atau kedua adalah kalau 5 kurang

2:21:53

mungkin kalian nemu nih dari 5 ada

2:21:55

kesamaan nih ee 3 misalnya. Nah, kalian

2:21:59

bisa nambah lagi ee jumlah yang kalian

2:22:02

interview misalnya nambah 5 lagi jadi

2:22:04

10. Cari pattern yang mirip. Kalau 10

2:22:08

ternyata belum dapat nih, Kak. Ya,

2:22:10

nambah lagi gitu.

2:22:13

Atau kalian perlu me-refind persona

2:22:16

kalian, gitu ya.

2:22:18

atau kalian memang harus mensortir yang

2:22:20

lebih

2:22:22

relevan ininya audiens-nya. Jadi banyak

2:22:25

faktor tapi dari pengalaman saya selama

2:22:30

ee melakukan proses desain thinking ya

2:22:32

teman-teman ya. Lima itu sebenarnya

2:22:34

sudah mewakili biasanya ada tiga yang

2:22:37

memiliki kesamaan kayak gitu ya

2:22:39

pattern-nya atau kadang lima beda-beda

2:22:41

tapi ada satu yang mirip background-nya

2:22:44

atau behavior-nya

2:22:46

gitu. Misalnya lima ini semua pekerja

2:22:48

biasanya transportasi umum yang kalian

2:22:50

pakai apa yang kalian gunakan bisa jadi

2:22:53

beda-beda tapi struggle-nya sama ya.

2:22:57

Yang satu naik bus satu naik Gojek, yang

2:22:59

satu naik ee apa? Jalan kaki misalnya,

2:23:03

yang satu naik sepeda sendiri, yang satu

2:23:05

naik skateboard misalnya ya, lima itu.

2:23:07

Tapi permasalahan mereka apa ya

2:23:09

sebenarnya yang paling kalian ee apa ee

2:23:13

hadapi yang masalah paling sering kalian

2:23:16

hadapi apa? macet misalnya, aku paling

2:23:18

enggak suka macet nih, Kak. Gitu. Mau

2:23:20

pakai apa aja juga enggak ada jalannya

2:23:21

gitu. Sama waktu misalnya

2:23:26

atau mungkin juga cuaca. Ya, itu salah

2:23:29

satu hal ya. Panas, Kak. Kalau di

2:23:31

Jakarta polusinya parah sih, Kak. Mau

2:23:33

naik apa aja juga kena polusi gitu ya.

2:23:35

Nah, misalnya kayak gitu.

2:23:37

Jadi ee

2:23:40

tadi tentukan

2:23:42

ee apa ee personanya yang relevan. Kalau

2:23:47

kurang ya kalian tambah baru kalian dari

2:23:49

insight itu nanti kalian pilah

2:23:50

pattern-nya. Yang dicari itu pattern

2:23:52

pola mana behavior yang sama ya kan mana

2:23:57

yang eh mungkin e goals-nya sama atau

2:24:00

opportunity-nya sama ya kan. Itulah yang

2:24:03

kalian capture untuk diprioritaskan di

2:24:05

tahap ide. itu ya. Oke, next.

2:24:16

Oke, Mas. Karena mungkin waktunya

2:24:18

terbatas ee mungkin ini ada satu titip

2:24:21

ee pertanyaan dari YouTube. Izin untuk

2:24:23

membacakan ya, Mas.

2:24:24

Yes.

2:24:25

Eh, apakah tahapan desain thinking ini

2:24:28

harus ditulis secara eksplisit pada

2:24:30

konsep paper atau desain thinking ini

2:24:33

hanya sebagai kerangka berpikir saja

2:24:35

dalam penyusunan konsep paper ini?

2:24:38

Terima kasih.

2:24:39

Nah, itu kayaknya sudah dijawab sama ee

2:24:42

tim ya dari Mas Hendriko itu ya. Tidak

2:24:45

harus mengubah konsep ee paper-nya, tapi

2:24:49

jika dirasa sudah sempurna dipersilakan

2:24:53

juga.

2:24:54

dengan apa? Dengan konsep pertama yang

2:24:57

dikumpulkan

2:24:58

ya.

2:25:01

Jadi bisa sama atau dirubah ya

2:25:05

teman-teman ya tergantung dari ee proses

2:25:08

kalian nih.

2:25:11

Kalau dirasa kalian dari habis learning

2:25:13

ini mau dirubah silakan ya teman-teman

2:25:15

ya. Wah terbuka wawasannya misalnya. Oh

2:25:17

kayaknya bisa diekplore lagi silakan

2:25:19

gitu.

2:25:22

Baik, terima kasih sebelumnya atas

2:25:24

teman-teman yang sudah kasih pertanyaan.

2:25:27

Mungkin Mas aku ini karena di penghubung

2:25:30

acara juga aku mau nanya ee e mungkin

2:25:33

aku mau tahu closing statement dari Mas

2:25:37

secara singkat aja mengenai pematerian

2:25:39

hari ini.

2:25:43

Oke. Ee

2:25:46

apa ya? [tertawa]

2:25:48

ini enggak ada di script nih, Mbak.

2:25:51

Oke. Jadi, ee untuk teman-teman bila

2:25:56

kalian udah di tahap eh define danate

2:26:01

sebenarnya ya mindset yang paling

2:26:04

penting adalah kalian mengeksplorasi.

2:26:06

Ingat kata koncnya eksplorasi. Jadi

2:26:09

kalian mencoba mencari

2:26:11

sebanyak-banyaknya opportunity dan

2:26:13

problem yang kalian bisa jadikan

2:26:15

benchmark untuk kalian solving. Ya, jadi

2:26:18

di fase ini penting untuk kalian punya

2:26:21

mindset mindset openness ya dan juga eh

2:26:25

courous karena kalian perlu menentukan

2:26:30

mana sih solusi yang paling ideal buat

2:26:33

target user kalian atau persona kalian

2:26:36

ya. Jadi tadi ee basisnya adalah hasil

2:26:41

research yang di pertemuan sebelumnya

2:26:42

diempetize. Kalian perlu analisa core

2:26:47

atau root cost-nya ya kan di fase ini.

2:26:50

Ini sebenarnya paling fun tuh di fase

2:26:52

ini teman-teman ya.

2:26:55

Fase fase ide dan eh sori define dan ide

2:26:57

itu paling ee seru sebenarnya karena di

2:27:00

situ kita kayak mengeksplorasi banyak

2:27:02

hal. Tapi downfall-nya adalah kalau

2:27:05

kalian tidak mcde

2:27:08

mana ide yang eh paling tadi. Makanya

2:27:12

butuh impact effort matric tadi ya.

2:27:14

Kalian tidak bisa memprioritaskan mana

2:27:16

dulu yang kalian harus tackle isunya

2:27:19

dengan konsep ee solusi kalian. Nanti

2:27:22

kalian akan muter-muter di situ terus

2:27:24

kelemahannya itu. Jadi kalian harus

2:27:28

segera decide enggak apa-apa kalau belum

2:27:31

matang. It's ok. Karena nanti ada fase

2:27:33

kalian untuk melakukan tes

2:27:36

ya. Jadi jangan takut gitu. Kadang

2:27:39

lamanya tuh kayak duh ide ini sense

2:27:41

enggak ini terlalu banyak pertimbangan,

2:27:43

akhirnya kalian tidak mencoba

2:27:46

ya. Jadi eksplorasi itu coba dulu, hajar

2:27:48

dulu sampai kalian bisa ee dapat

2:27:51

feedback dari real user kalian. Kalian

2:27:53

tahu bentuknya seperti apa dan bisa di

2:27:56

bikin konsepnya dulu kalian tes. Enggak

2:28:00

harus jadi produk. Jadi, makanya ada

2:28:02

namanya prototype, ya kan prototype-nya

2:28:04

dulu baru kalian coba. Nah, itu nanti di

2:28:07

next week kita akan coba itu. Ini aku

2:28:10

spill dulu ya, Teman-teman ya. Jadi

2:28:11

prosesnya saling berkaitan. Nanti ee

2:28:14

kalian akan mencoba untuk melakukan

2:28:16

prototype dan tes ke user kalian dan

2:28:19

gain feedback. Kalau ada yang perlu

2:28:21

di-refine, ada yang perlu di ee reverse,

2:28:24

ya kalian balik lagi ke step sebelumnya,

2:28:27

gitu. Oke,

2:28:29

itu ya pesannya jadi panjang ya.

2:28:33

Oke,

2:28:38

ya. Sama-sama teman-teman

2:28:42

feel free ya. ee bisa ee ini connect

2:28:46

juga teman-teman [mendengus] ke Linkin

2:28:49

saya atau ke

2:28:53

apa sosial media feel free.

2:28:58

Nanti biasanya saya ada beberapa

2:29:00

share-share tentang knowledge di sana.

2:29:03

Oke.

2:29:06

Oke, thank you Mas Kusuma dan thank you

2:29:08

juga untuk teman-teman semua. sebelumnya

2:29:10

ee saya izin take over ya, kebetulan

2:29:11

dari Kak Sintianya lagi ada problem. Ee

2:29:14

oke.

2:29:14

Iya. Ee sebelumnya teman-teman saya

2:29:17

ingin mengucapkan terima kasih dan juga

2:29:18

ee terima kasih sebesar-besarnya ya

2:29:20

untuk Mas Kusuma atas waktu dan juga

2:29:22

kesempatannya beserta dengan materinya

2:29:24

yang sangat-sangat luar biasa ya

2:29:26

teman-teman. ee banyak banget yang hari

2:29:27

ini kita dapatin dari Mas Kusuma bukan

2:29:29

hanya terkait materinya tapi juga

2:29:31

terkait ee kita belajar mengenai ee apa

2:29:34

sih itu ee dari kelanjutan yang

2:29:38

sebelum-sebelumnya sudah kita pelajari

2:29:39

juga. Nah, baik teman-teman, selanjutnya

2:29:41

kita akan masuk ke dalam ee form

2:29:45

feedback ya. Kita akan mengisi form

2:29:46

feedback terlebih dahulu. Jadi untuk

2:29:48

teman-teman semua yang ee saat ini sudah

2:29:50

hadir, kita akan mengisi form feedback.

2:29:52

Sebentar saya akan share screen terlebih

2:29:54

dahulu. Untuk Mas Kusuma sekali lagi

2:29:56

Mas, kami ingin mengucapkan terima kasih

2:29:58

dan e mungkin sebelum itu sebelum ee Mas

2:30:00

Kusuma mungkin ada kesibukan lainnya

2:30:02

ataupun kegiatan lainnya sebelum

2:30:04

meninggalkan aplikasi Zoom, mungkin kita

2:30:05

boleh foto bersama terlebih dahulu kali

2:30:07

ya, Mas.

2:30:08

Oh iya boleh boleh. Minggu lalu lupa ya

2:30:10

kita foto.

2:30:10

Iya minggu lalu kita kelupaan nih Mas.

2:30:12

Jadi untuk ee teman-teman [berdehem]

2:30:14

semuanya, Bapak Ibu guru yang saat ini

2:30:16

sedang hadir di di Zoom bersama dengan

2:30:18

kami, boleh langsung aja ee untuk open

2:30:21

kameranya. Kita mau foto bersama dengan

2:30:23

Mas Kusuma.

2:30:26

Oke, mohon maaf ya, Teman-teman, belum

2:30:28

semua bisa terakomodasi. Feel free. Eh,

2:30:30

nanti bisa kontak langsung. Oke, let's

2:30:34

open camera teman-teman. Kita foto dulu.

2:30:36

Oke, kita mau foto bersama dulu nih

2:30:38

dengan Mas Kusuma. Oke, semuanya boleh

2:30:40

open kamera. Oke, mungkin di sini tidak

2:30:43

akan semuanya bisa direenshot ya,

2:30:44

Teman-teman. Jadi, kita akan e

2:30:46

screenshot beberapa slide saja. Oke,

2:30:49

untuk yang pertama semuanya boleh

2:30:50

senyum. 1 2 3.

2:30:54

Oke, kita next. 1 2 3. Oke, terima kasih

2:30:59

untuk eh teman-teman yang sudah oncam

2:31:01

dan juga Mas Kusuma. Saya izin eh offcam

2:31:03

terlebih dahulu juga. Dan saya ingin

2:31:06

mengucapkan terima kasih Mas Kusuma atas

2:31:08

waktu dan kesempatannya. Ee jika ada

2:31:10

kesibukan lainnya atau ada hal lain yang

2:31:12

ingin dikerjakan dan ingin meninggalkan

2:31:13

aplikasi Zoom sudah dipersilakan ya,

2:31:15

Mas.

2:31:16

Baik, terima kasih teman-teman semua.

2:31:18

Happy weekend. Selamat eh beraktivitas.

2:31:21

Sampai ketemu minggu depan. Bye bye.

2:31:24

Oke, terima kasih untuk ee teman-teman

2:31:27

semuanya dan kita akan masuk ke dalam

2:31:31

pengisian form feedback. Saya akan

2:31:32

melakukan share screen terlebih dahulu.

2:31:35

Pastikan teman-teman dan juga Bapak Ibu

2:31:37

guru dapat mengisi

2:31:39

font feedback ataupun absensi sebelum

2:31:41

meninggalkan aplikasi Zoom ataupun

2:31:43

meninggalkan aplikasi YouTube-nya.

2:31:45

Sebentar saya akan share screen terlebih

2:31:47

dahulu.

2:31:56

Alah.

2:32:01

Yes.

2:32:04

Oke, saya sudah share e share screen

2:32:07

untuk Bapak, Ibu guru dan dosen dan juga

2:32:09

teman-teman semuanya yang hadir silakan

2:32:11

mengisi eh form feedback-nya sesuai

2:32:13

dengan kategorinya masing-masing. Ada

2:32:15

siswa dan mahasiswa beserta dengan guru

2:32:17

dosen. Silakan diisi dan apabila sudah

2:32:20

diisi ee Bapak Ibu guru dan Bapak Ibu

2:32:23

dosen beserta dengan teman-teman sudah

2:32:25

dapat meninggalkan aplikasi Zoom. Terima

2:32:27

kasih atas waktu dan kesempatan beserta

2:32:28

dengan antusiasnya. Semoga apa yang

2:32:30

sudah kita pelajari hari ini menjadi

2:32:32

bekal yang baik ya untuk e teman-teman

2:32:34

semuanya dalam melanjutkan konsep

2:32:35

paper-nya. Sekian dari saya, selamat

2:32:37

pagi dan selamat beraktivitas.

2:32:42

Kak, kata kuncinya apa, Kak?

2:32:45

Oh, iya ee terkait kata kuncinya. Maaf

2:32:47

sebelumnya karena lupa diinformasikan

2:32:49

nih. Untuk kata kuncinya gampang banget

2:32:51

nih, Teman-teman. Kata kuncinya adalah

2:32:52

POV. Jadi point of view disingkatin aja

2:32:56

P O V hanya tiga huruf. Jadi boleh

2:32:58

langsung diisi. Untuk keyword-nya adalah

2:33:00

P O V.

2:33:03

Oke selamat mengisi semuanya.

2:33:15

Kak izin bertanya, POV-nya kapital atau

2:33:17

kecil semua? Ya,

2:33:18

boleh kapital, boleh kecil aja.

2:33:20

Oke, terima kasih.

2:33:22

Iya.

2:39:14

I

2:39:17

I don't I don't love

2:39:21

I don't I don't love

2:39:26

I don't I

2:40:18

[musik]

2:40:26

He.

2:40:35

He

2:41:05

He

2:41:13

Baik, terima kasih kami ucapkan kepada

2:41:15

seluruh guru, Bapak, Ibu, guru, dosen,

2:41:17

dan juga teman-teman yang sudah hadir

2:41:18

dalam sesi hari ini dan sudah mengisi

2:41:20

absen ataupun form feedback-nya. Bagi

2:41:22

Bapak, Ibu, dan juga teman-teman

2:41:23

diperkenankan untuk meninggalkan

2:41:25

aplikasi Zoom karena pukul 11.40

2:41:28

aplikasi Zoom akan kita tutup. J bagi

2:41:30

Bapak, Ibu, dan juga teman-teman silakan

2:41:32

untuk mengisi absensinya atau mungkin

2:41:34

boleh difoto terlebih dahulu. nanti

2:41:36

dapat dilanjutkan kembali untuk

2:41:37

pengisiannya dan dapat meninggalkan

2:41:38

aplikasi Zoom karena kita akan menutup

2:41:40

Zoom-nya pukul pukul 11.40. Terima kasih

2:41:44

semuanya, selamat beraktivitas.

2:42:09

H

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free