Baru Lulus Udah Pengen Buka Bisnis?
Yo, kawan-kawan semua. Eh, ini udah deck
ya.
Saya itu sekarang mengurangi yang
namanya seminar motivasi
dari 2014. Kalian bisa scroll di
Instagram saya. Dulu saya tuh orang yang
butuh validasi bahwa saya itu harus
dianggap pintar. Jadi, saya ngisi
seminar motivasi.
Tapi semenjak saya 2022 masuk kuliah,
saya malu banget share seminar motivasi
dan saya lebih ke mengajari bahwa untuk
menjadi financial stable ya, bukan
sukses, financial stable because sukses
itu subjektif. Ada sukses tuh subjektif
sekali sukses kita akan bedah nanti
untuk menjadi menuju suatu buah status
stable secara finansial itu prosesnya
panjang dan itu enggak bisa dimakan dari
seminar motivasi saja.
Dan akhirnya saya kuliah sekarang lebih
menyadarkan teman-teman cara menjadi
financial stable. Dan ini cocok banget
buat kalian yang semester 6 semester 7
tinggal skripsi dan bingung mau ngapain.
Kembali lagi bersama dengan saya Tirta
Citot ya, seorang pengajar parttimer di
SBM ITB ya. Dibayar cuma R00.000.
Enggak apa-apa, puas aku soalnya
ngajarin teman-teman di kelas pakar.
[Musik]
Pertanyaan pertama adalah sukses itu
apa? Ya, kalau dokter Tirta yang 2014,
sukses setelah ketika Anda bekerja
sesuai dengan idealisme. Idealisme itu
kopong, Pak. Kalau soal uang,
Anda boleh idealis kalau sudah tidak
miskin.
Ya, Anda boleh karena Anda hidup di
negara yang sangat realistis. Kalau Anda
hidup di negara seperti Finlandia dan
Swiss, Anda boleh idealism karena 50%
pajak diserap lagi dan pengobatan
gratis. Bro, idealisme Anda tidak bisa
membayari ketika Anda sakit tipes di GD.
Ya, itu yang pertama. Jadi, bagi saya
sukses itu subjektif. Sukses itu bisa
secara sukses finansial, sukses secara
agama, sukses secara jiwa, sukses secara
health.
kita akan bahas bukan sukses, financial
stable.
Dan nomor dua adalah pertanyaan kalian,
saya lulus kuliah mau bisnis.
Sebelum Anda menjawab, saya menjawab,
coba tanyain kepada diri Anda, kenapa
Anda harus berbisnis?
Kenapa? Karena pengin kaya raya,
Bro. Bro, karena pengin Kera ya.
Karena pengin K kan makanya tanyain aja
saya pengin berbisnis habis gadu ya
kenapa alasan Anda menjadi pengusaha apa
biar biasa dipajang di bio Instagram CEO
tokonya enggak laku yang penting CEO aja
hm tuh atau buat status validasi
pembuktian terhadap kompetitor karena
Anda menjadi pecundang seumur hidup.
Hm. Tanyakan pada diri Anda. Anda jadi
pengusaha itu mau jadi apa? Pengusaha
itu bukan main-main dan bukan titel
doang, Bos. Pengusaha itu bertarung
dengan uncertainty di setiap hidupnya.
Kita enggak tahu besok mau makan pakai
apa. Kita enggak tahu besok harus bayar
pegawai pakai apa.
Modal dengkul ya 40 tahun lalu kok modal
dengkul, nyet. Kok jadi sales rokok 40
tahun lalu. Jadi sekarang jadi Michael
Hartono.
Tapi 4050 tahun yang lalu Anda modal
dengkul larang. Pak Oka 1.000 tuh tiap
muterin bisnis tuh Rp100.000 tiap hari
Rp3 juta lah per bulan cuman dari
prapit-prapit. Modal dengkul sekarang
itu enggak bisa kalau Anda bukan anak
Crazy Rich.
Anda harus jawab itu dulu. Anda mau jadi
pengusaha buat apa? Hah? Mau jadi apa?
Jawab dulu di komentar. Jangan kau
enggak langsung aja two point Anda mau
jadi pengusaha mau jadi apa? Itu dulu
ya. Karena entrepreneur ini bukan sebuah
status yang bisa dijaga motivasi. Anda
bertarung dengan uncertain
ya. Apa yang Anda tahu tentang pula,
Anda tahu definisi entrepreneur artinya
apa?
Enggak tahu. Apa anda termakan dengan
sekolah is bullshit? Ya gak dia tuh bisa
tahu sekolah full bullshit karena
sekolah.
Karena dia sekolah dia tahu full
bullshit.
Kalau dia enggak sekolah, dia enggak
tahu itu. Jadi, enggak mungkin dia
tuh. Nomor satu. Nomor dua adalah
setelah saya ngobrol dengan beberapa
mentor dan ngobrol dengan beberapa
dosen, the most important thing di usia
20 sampai 25 adalah experience,
pengalaman.
Pengalaman. Anda boleh cari pengalaman
itu dari manaun. kerja sama orang,
partimer, freelancer, kuliah lagi. Tapi
tahu yang menghancurkan itu semua adalah
ras RH,
buru-buru.
Kalian tuh termakan standar society,
Pak. Kalian tuh termakan standar society
yang dibuat oleh warga secara fiktif
bahwa usia 25 harus punya uang cepek.
Enggak ada, Mas. Uang 20 usia 25 itu
punya Rp100 juta. Enggak ada yang
namanya usia 30 itu harus punya rumah.
Itu hanya standar yang diciptakan masa
lalu untuk sebagai standar subjek
sukses. Padahal kembali saya sudah
bilang sukses itu subjektif.
Sukses itu subjektif. Tidak ada yang
pernah puas dengan yang namanya nominal
saldo. Anda bilang, "Saya cuman pengin
punya 1 M, Dok. Saya jamin terpotong
telinga saya. Kalau sudah punya 1 M,
Anda pasti pengin 5 M.
Kalau Anda punya 5 M, Anda pengin 10 M.
Anda enggak bisa kalau berpikir bahwa
sukses, standar, umur 25 harus punya
uang. Enggak bisa, Mas. Semakin
finansialnya dan sekali tahu semakin
finansialnya rendah, apa yang
keterbatasan? Ayo coba tebak mahasiswa,
mahasiswa-mahasiswa di sini. C Anda
tebak finansial itu berhubungan erat
dengan apa yang namanya?
Variasi, pilihan, alternative of choice.
Semakin tinggi finansialmu, kamu
memiliki alternatif pilihan yang banyak.
Contoh, Fer Irwandi punya uang 1 M.
Apa yang dia lakuin? Mungkin anaknya
bisa sekolah di Cikal
yang harusnya dia bisa beli Avanza
sekarang dia bisa beli mobil banyak.
Coba kalau dia punya sejuta, dia tidak
punya pilihan. Jadi finansial itu
berhubungan erat dengan pilihan dan
alternative of choice. Dan Anda fresh
graduate. Sekarang tanya pada pilihan
Anda. Nomor 3.
Sebelum Anda memulai bisnis,
Anda harus cek tabungan Anda.
Anda harus cek seberapa besar privilege
Anda. Karena yang tidak diceritakan
banyak orang 50% kesuksesan berasal dari
luck, lucky pool, Liverpool contohnya.
sangat beruntung tahun ini. Saya fans
Liverpool dan saya mengakui lawannya
tiba-tiba cidra semua.
Anda gak tahu kan privilege-nya Dr.
Tirta apa? Prevel Dr. Tirta tuh bapaknya
adalah direktur TAM Bank
dan sekarang menjadi komisaris utamanya.
Bapak saya tuh dosen ekonomi, jinus
setengah mati. Saya belajar literasi
keuangan tuh dari bokap. Saya belajar
literasi perpajakan dari orang tua.
Ibu saya dosen pertanian yang nyebrang
ke bank. Udah gitu ibu saya Cina W
gandul asli. Bapak saya Boyolali marga
wong Simon n tanah
anake tunggal. Rain Cino Katolik 25
tahun tiba-tiba mualaf di 2013 wis
tunggal Cino hitungan pelit medit pelit
kikir sudah jelas saya hemat pangkal kay
bos ajaran bro frugal even to the max
kalau bisa bekas kenapa baru kalau bisa
cash kenapa kredit pengpeng itu. Nah itu
privilate saya nah sebelum Anda
berbisnis sebagai fres gear duit anda
harus punya dua tiga tiga ini. Pertama,
seberapa stabel tabungan Anda saat ini?
Tulis. Tulis sekarang semester 6
tabungan berapa? Rp100.000. Bu jinguk.
Ah, mending kowe usah bro sor to say
bro. Nek duitmu gur Rp1 sew berbisnis
selamatkan diri sendiri dulu. Nuwun sewu
ki mbuk ya. Nuwun sewu. Cara LPDP kuliah
yang bener dah. Odit Rp.000 berbisnis.
Dodol opo bos? Gaplek. Gaplek gur R.000
Bos. Ora iso. Saya bukan orang Jawa.
Itulah guna subtitle urusannya sini.
Nomor satu, kamu sudah stable belum
secara finansial di sekarang?
Jika ya, tulis ya
R juta, tidak. Dan saya yakin 90%
jawabannya tidak. Maka Anda nonton ini.
Nomor dua. Seberapa besar privilege yang
Anda punya? Tulis bapaknya apa? Dosen,
pengajar. Tulis itu privilege knowledge
of pendidikan. Bapaknya pejabat
privilege of power. Bapaknya pengusaha
privilege of financial
terus bapaknya punya sales networking
privilege of networking. Bapaknya ketua
RT yo privilege
pos ronda. Ora iso ngopo-ngopo. Soal ini
ketua RT RW lah minimal bro. Tipis-tipis
bro ya. Itu privilege ditulis. Kalau
kamu enggak punya privilege tulis I have
no privilege at all.
Yatim tiatu dok nuun sewu sore.
Nomor
tulis
Anda kuliah berapa semester, IPK-nya
berapa dan Anda punya pengalaman kerja
apa enggak. Jadi misalkan IPK 2,6
pengalaman kerja parttimer 3 tahun boleh
atau IPK 4 Dok tapi enggak pernah kerja
sama sekali. Tulis tiga ini akan
berguna.
Kemungkinan pertama jika ini semua
positif, Anda financial stable, Anda
punya privilege. Entah itu di bidang
networking, pendidikan, power, atau
finansial. Dan yang ketiga ini IPK-nya
bagus, maka Anda bisnis itu kemungkinan
resiko gagalnya kecil. Camkan itu.
Tahu dari mana? Beli chat GBT Pro Rp3
juta per bulan. Jawabannya sama.
Kok dokter Tita tahu, Bro? 3,9 dulu IPK
baru bacot.
Arogan kalau pintar enggak apa-apa.
Jadi, pertanyaan pertama itu kalau
kemungkinannya ya semua kau berbisnis
kemungkinan filernya kecil. Loh, Dok.
Kenapa kemungkinan filer? No. Di bisnis
itu tidak melihat kemungkinan profit.
Tapi di bisnis itu adalah seorang
pengusaha yang bisa menekan kemungkinan
gagal mendekati 0% itu akan menangkan
pertandingan. Karena sepak bola ataupun
hidup itu bukan soal menyerang. Hidup
itu soal bertahan. Survival, bosku. Live
is about survival. Live itu bukan soal
mimpi. Mimpi-mimpi stroke. Nah, guno
cuk. Nah, nomor dua. Jika salah satunya
ada tidak. Jika salah satunya ada tidak.
Misal tabungannya ajur tapi privileg-nya
ada. Terus IPK-nya elek, IPK-nya ya.
Jadi tidaknya cuma satu.
Bekerjalah.
Bekerjalah.
Karena bekerja ini akan membuat
mentalitas Anda menjadi tful dan membuat
Anda tahu rasanya diperintah orang itu
seperti apa.
Bekerjalah jika yanya-nya ini cuma salah
satu dari ini ya. Eh tidaknya salah
satu. Jadi misalkan finan eh finanal
step tabungannya bagus tapi privilege
enggak punya dan IPK-nya bagus atau
privilege ada, finansial bagus, IPK-nya
elek atau IPK-nya bagus, IPK-nya elek
tapi kerja. Previlage enggak ada,
finansial bagus. Jadi misalkan kalau
tidaknya cuma satu, tolong bekerjalah
karena harus kalian harus belajar dari
orang. Kalau kalian ketemu kantor toxic,
maka kamu jangan jadi bos seperti itu.
Kalau ketemu kantor yang membuat kamu
grow, jadilah bos seperti itu. Di situ
kamu akan taful. Bekerjalah berapa lama
sampai ininya ya semua.
Ini yang paling apes. Tidaknya lebih
dari satu.
Kemungkinanmu survive kecil. But ada
batnya tidaknya lebih dari satu ini.
Kalau tidaknya lebih dari satu ini akan
menjadi problem yang berat. Neranginya
sulit. Why?
biasanya tidak lebih dari satu generasi
sandwich biasanya. Jadi terjebak dalam
situasi kaum menengah atau kemiskinan
struktural antara dua ini. Menengah
tanggung
atau miskin parah. Eh miskin dan menang
tanggung. Kalau miskin parah wis ajur
kabeh telur telu-telunnya tidak semua
itu. Itu mesakai banget itu. Itu nanti
yang tak bahas di terakhir. Jadi
menengah tanggung dan miskin.
Miskin tapi enggak banget-bangetlah. Ini
biasanya tidaknya lebih dari satu. Nah
ini carilah kerja apapun tapi dapat
uang. Enggak usah pedulikan IP, enggak
usah pedulikan networking, enggak usah,
yang penting mentalitas.
Ini ini yang kerja apapun yang penting
dapat uang dan boleh bekerja tidak
sesuai gelar. Partimer yang penting
dapat uang. Sikat,
jangan berbisnis dulu.
Yang terakhir yang paling apes. Kalau
tidak semua gimana?
Takdir, Bos. Karena bayangin tabungan
gak ada doh.
Preverage enggak ada.
Pengalaman kerja kosong, IPK rendah.
Wah, astagfirullahalazim. Ini pasti
hobinya push rank.
Sudah jelas
yo minimalne
piye yo, Bro? Yo, privilege enggak ada.
Finansial ajur, IPK ajur.
Wis jelas ya. Terus tak pertanyaan, nek
IPK-mu ajur ngopo kuliah? Ah, mending
duit kuliahnya buat kerja. Jadi,
perkataan di TikTok yang mengatakan
kuliah itu pengangguran dengan gaya.
Betul. Kalau mahasiswanya goblok. Setuju
saya. Kalau kamu memang tidak niat
kuliah, keluar kerja. Jangan kamu
menghamburkan uang yang sudah
dikeluarkan oleh orang tuamu secara
susah payah untuk kuliah enggak niat.
Benar kata-kata ini kuliah tuh memang
secara poov-nya mereka kalau nilaimu
elek ngopo kuliah.
Kalau kamu sudah dibi orang tua kuliah
yang benar. Kalau nilaimu jelek resign
uang SKS-nya buat apa? Buat bisnis.
petuk ya kan. Makanya tiga-tiganya nih
aneh ya kan. Finansial hancur, kuliahnya
hancur, kerja enggak pernah, privilege
enggak ada. Nah, ini beban negara, Bos.
Kalau yang generasi sandwich minimal tuh
dua tidaknya. Misal IPK-nya bagus,
privilegence enggak ada, finansial ajur.
Biasa rata-rata gitu. IPK-nya tanggung
2,8 3,1. Ini gampang kerja apapun tapi
beda. Sudah jelas nih ya. Tulis dulu.
Tulis. Setelah menulis ini, masuk di
poin berikutnya. Self analisis.
Menghitung kemungkinan gagal
dan bersaing.
Yang semua itu gak usah dilawan. Kamu
enggak usah debat. Kamu enggak bisa
melawan yang namanya takdir.
Kok dia karena kita enggak bisa memilih
kita lahir di mana.
Tiga ya. Semua tuh biasa berhubungan
privilege. Dan tiga-tiganya ini kalau
keluar-karos, berjuanglah dari nol.
Kepruk aja gak sih. Enggak mungkin
soalnya berjuang dari nol. Dari nol
dasmu dari nol gituin aja. Yang berjual
dari nol tuh rata-rata yang berapa? Yang
tidaknya lebih dari satu itu dari nol
zero malahan minus. Nah, sekarang kita
akan belajar mengenai yang tiga adalah
survival. Kalau yanya gede, survivalnya
gede banget. Jadi berbisnislah enggak
apa-apa. Bisnis apa yang menguntungkan?
Pilihlah bisnis yang kemungkinan kecil.
Belajar dari apa? Franchise bisnis ayam
goreng. Nah, contoh olive, Almas,
Sabana. Kenapa? Filernya kecil,
marginnya kecil. Apa yang kamu pelajari
dari franchise bisnis FNB yang
murah-murah?
Sistem manajerial. Jadi kalau kamu mau
belajar, bisnislah FNB, ayam geprek yang
murah-murah. Contoh ayam sabana the
chick apa nih kopi cincau yang bisnisnya
murah-murah yang dengan 25 35 juta kamu
dapat franchise. Tapi tujuan di sana
bukan cari laba. Kamu tahu cara
manage-nya sehingga cara manage itu yang
membuat inspire kamu untuk berbisnis
yang beneran. Itu saranku buat yang
tiga-tiganya ya. Tapi kalau yang buat
kalian yang ada tidaknya satu kerja.
Kerja ini akan penting kalau kamu ketemu
kerja ini experience bagus dan setelah
kerja kamu dapat gaji. Keputusan di
tanganmu. Tapi saran saya enggak perlu
resign. Double profesi is the best.
Double profesi kerja to5 tapi punya
bisnis. Loh emang dokter Tirta begitu?
Iya saya tujuh profesi masih hidup saya
stres sitik. Makanya lari-lari
lari sendiri saya. Kalau lari ramai-ram
saya kepriuki wong ya.
Stres ini. Jam . Pulang dari Malakai
lari saya kayak begal. Makanya tato
ditutup. Lari malam-malam jam . Botak
tatoan kiri dijotos.
Ya. Jadi buat kalian yang tidaknya cuman
satu itu harus kerja. Kerja cari uang
untuk mempelajari apa yang namanya
finansial literasi. Karena kalian enggak
punya salah satu dari kepentingan ini.
Mungkin finansial kalian jelek atau
mungkin kalian enggak punya privilege
atau IPK kalian pas-pasan. Dengan kalian
bekerja, kalian memiliki experience.
Setidaknya lebih lama mungkin 3 sampai 5
tahun dibandingkan yang ya semua. Jadi,
jangan bisnis dulu. Kalau ada tidaknya
satu, kerja 2 sampai 3 tahun. Nah, yang
yanya-nya lebih yang tidaknya lebih dari
satu kerja lebih dari 5 tahun. Yang
tidak semua waduh Kamboja aja
ya. Tour guide
aman.
Aman, Bro. Ya kan? Soalnya pertanyaan
aneh noh, Bro. Kan ini tadi
pertanyaannya doi adalah orang yang
kuliah, kan. Nah, kalau dia tiga-tiganya
enggak, harusnya SMK, Bro. Iya dong,
SMK dong. Enggak kuliah STM dong.
Minimal jadi mekanik ya kan dapat duit.
Ah, ini udah enggak ada duit goblok.
Kuliah ngentek-ngenteke diet wong tua,
we, Bos. Yang yanya cuma satu atau
tidaknya lebih dari satu. Ah, ini harus
kerja. Dan yang membedakan tiga ini
kalau kalian sadar apa? Kalian mulai
ngeh nanti. Jadi membedakan adalah
waktu.
Itu yang harus kalian tahu. Orang kaya
itu setelah saya pelajari
keistimewaannya adalah membeli waktu.
Itu yang harus kalian tahu. Membeli
waktu maksudnya gimana, Dok?
Saya dapat uang banyak, tapi saya
menggaji orang banyak supaya saya bisa
bersantai di rumah dan saya tinggal
dapat income dan gaji orang banyak.
Paham sampai sini ya? Crazy rich beneran
itu akan melakukan segalanya demi waktu,
hidup lebih lama, menikmati waktu dengan
keluarga,
dan delegasi sebisanya, semaksimalnya
supaya dia ada waktu buat dirinya.
Orang kaya itu membeli waktu. Jadi
kalian jangan nganggap pebisnis kaya
raya itu tujuannya menyediakan dan
membeli waktu. Karena mereka spending
too much time untuk membangun bisnisnya
sehingga mereka enggak punya waktu buat
dirinya. Jadi ketika mereka sudah kaya,
mereka memanfaatkan uang untuk membeli
waktu.
Nah, karena privilegate ini ada yang ya
semua tadi yang tidaknya satu dan
tidaknya dua yang membedakan waktu.
Mungkin yang tidaknya dua ini akan
menjadi kaya tapi waktunya lebih lama
lima kali lipat daripada yang ya semua.
Begitu juga yang-nya cuma satu. Mungkin
dia akan kaya tapi dia akan lebih cepat
daripada y-nya dua. Tapi itu teoriti
statistik
ya. Karena saya masih percaya yang
namanya faktor terakhir apa? Lak. Itu
yang tidak dibongkar setiap pengusaha.
Kapal Api laris. Karena dia yang pertama
kali jual kapal Api
coba dia jualnya 2024 jadi kapal uap.
Loh, enggak salah lah. Enggak mungkin
ada kapal api, kapal listrik.
Konslet goblok neng wong kestrek kok
kenakan
api, Bro. Ya kan? Jadi dia ini bisa kaya
karena mungkin yang jual kopi saat itu
dia doang.
Karena kamu pertama, kamu dapat
privilege, kamu jual pertama. Jadi, kamu
harus tahu loh pebisnis itu sangat
terikat dengan yang namanya lak.
Contoh, kok bisa, Dok? Karena bisnis itu
bukan soal modal tok, soal banget saya
kalau ada bisnis dal dengkul, dal
dengkul wis kata-kata motivator itu
kesel. Nah, ini sekarang saya terangin
nih ya. Pbisnis itu bukan soal cuman
modal, ada yang namanya dep ya. Kita
berhutang menggadaikan rumah orang tua
demi bisnis. Kamu tahu rumah orang to
tuh aset jelas serta. Kau gadai demi
sesuatu uncertain. Kau gadai demi depan
dan kamu ye dapat uang 2 M. Pinjam 1 M
buat bisnis 1 M buat foya-Fa. Goblok
kowe ii bayar bu utang pokok karo bunga
to belum dapat income sudah suruh bayar
cicilan utang. Berhutanglah kalau
bisnismu sudah serta jangan berhutang
kalau bisnismu enggak sertain. Itu
kuncinya kalau mau berhutang. Itu
finansial pertama. Berhutanglah kalau
bisnisnya serta gitu loh. Kalau enggak
serta ya jangan berhutang. Belajar dulu
gitu. Jadi kalau fres git saya mau
bisnis tapi bingung mau bisnis apa.
Bisnis otakmu itu loh ya. Otakmu
ditingkatkan, Bro. Ya, literasi.
Ini omongan dari mentor.
Mentor saya enggak bisa saya sebut
networking mahal ya. jadi dokter Tirta
dulu biar dapat networking kayak gini.
Nih saya tanya sama dia, "Pak, di level
Anda sekarang menurut Anda kan Anda udah
wisdom." Wisdom tuh kayak orang yang
sangat pintar dan sukses menjadi super
kaya sehingga omongannya dia dipercaya
karena dia memiliki experience yang
lebih besar daripada lain. Apa investasi
terpenting Anda? Saya tanya pada dia.
Jawaban dia dua. Otak sama kesehatan.
Plotwis.
Loh, kok bisa? Kalau saya punya uang,
saya akan merbaiki otak saya,
meningkatkan knowledge saya. Kalau saya
punya uang, saya akan meningkatkan
kesehatan saya sehingga saya bisa hidup
dan bisa mengurangi penyakit-penyakit
metabolik karena semua orang tua pasti
mati. Loh, kenapa otak harus
ditingkatkan?
Karena untuk mengejar ketertinggalan get
of knowledge dengan teknologi dan anak
muda. Jadi kalau Anda mau kaya, Anda
perbaiki pola pikirnya dulu. Dan untuk
belajar memperbaiki otak itu tidak harus
dengan kuliah. Boleh dengan soft course,
boleh dengarin YouTube yang bermanfaat
dan iqra. Baca buku, baca artikel, baca
jurnal. Tontonanmu apa? FBYP TikTok
goyang-goyang. Kucing ai u I ai
tidur sampai jam . N ai
terus lihat kucingnya hehe.
Lihat video kucing. Endingnya lihat
jokes bapak-bapak. Apa beda fitnah dan
fitness? Fitnah itu kejam, fitness itu
ke gym.
Jam 12.00 malam nonton begituan.
Ya, setidaknya kalau kalian mau nonton
begituan, tolong tingkatkan bukunya.
Yang kemarin malah sebutkan kata-katanya
yang sudah boleh pulang.
Ya emang pulang karena kesal itu kau
tanya-tanya terus itu. Coba kau tanya
saya, Dot. Tirta satu kata-kata dasmu di
udah capek kok tanya-tanya ya.
Kopi ini kopi beneran ini kapal api nih
bukan dendos woi.
Ya kalian tahu kalau saya ngajar kayak
gini itu harganya berapa? Mahal.
Murah sih. R00.000 itu di TB
ketemu saya itu. Jadi
lak itu penting. Jadi
banyak yang naif untuk mengakui itu lak,
Bro. Tirta tuh bisa gini tuh karena LK.
Seandainya saya tidak tolol, rambut pink
keluar-keluar di Copit kayaknya follower
saya enggak R1 juta. Itu minimal R00.000
mentok. Terkenal dengan jual beli sepatu
Kompas. Dokter yang jual sepatu itu saya
itu. Tapi karena saya tolol stres saat
itu, toko tutup tiba-tiba terus bingung
soal PSBB keluar-keluar di live sambil
ngudat-ngudut viral. Itu kan lag.
Coba kalau saya lakukan malah saat itu
membas bola mungkin saya jadi coachi.
Saran saya buat kalian tuh adalah always
trust the process
ya. Percaya bahwa dunia ini sometimes
enggak adil ya. Kalau kalian sudah
enggak punya privilege, gak ada yang
perlu disalahkan,
ya. Kalau kalian sudah terjebak di
kemiskinan struktural, ya wis meh piye,
ya kan enggak bisa. Dan sekali lagi,
tidak ada yang namanya from zero dari
sekarang, Bos. Aku enggak
percaya-percaya kayak gitu. Semua orang
yang saya tahu tuh rata-rata bukan from
zero.
Tahu dari mana? Kau tahu Pak Gita
Wiryawan ya? Tak aja obrol, "Wah, jebol
penuh privilege. Sangat pure blood.
Semua keluarganya separuh dokter kecuali
beliau
mumet rawi. Bos dokter kabeh keluargane.
Wedian sangar banget bos. Aku pakku
waduh pak tani bos jadi dosen. Itu aja
sudah privilege karena ada dosen dan
enggak boleh disalahin kita tuh sama.
Ending-nya itu adalah kita mati di 2*
sat jadi debu dan abu. Ya udah
ending-nya alpart yang kita kumpulkan
kalau kita mati alpard tersebut akan
dinikmati orang lain. Jadi apa yang kita
bisa wariskan? Hanya dua. Ilmu. Itu yang
pertama. Dua adalah yang pertama adalah
ilmu. Jelas. Yang kedua anak. Ini anak
manak terus bos. Ya. Kecuali kalian
memang cukup. Dan yang terakhir pesan
saya sebelum tutup. Jangan pernah mau
dibodohi oleh society. Bahwa aku mungkin
agak berbeda dengan financial literatur
yang lain ya. Tapi aku menyarankan,
kalau mampumu beli bekas ya beli bekas.
Kalau mampumu ngontrak ya ngontrak.
Emang kenapa kalau ngontrak?
Emang kenapa? Emang kenapa kalau
ngontrak? Emang kenapa kalau belinya
bekas?
Kenapa? Mobil saya lima bekas semua lah.
Terus nanti kalau pajaknya ya ora usah
diinggu. Wong depresiasinya kosong.
Salah satu resiko membeli mobil bekas
adalah depresinya udah kosong nol sudah
enggak bernilai daripada ya udah me piye
daripada aku terjebak dengan cicilan
yang enggak bisa aku penuhin terjebak
dengan KPR floating yang akan mencekik
biayaku. Kembali lagi kecuali kalian
bisa memastikan kalian pekerja 20 tahun
dan dapat jaminan BPJS jaminan
pensiunan, enggak apa-apa. Jadi
sometimes ya tidak perlu buru-buru.
Nikmatin aja bro. Mati itu cuma sekali.
Hidupnya tiap hari. Ini yang perlu
dipahami terakhir. Mati itu cuma sekali
bos.
Ya kan? Dan kematian itu pasti kita
hadapin. Hidup itu tiap subuh. Jadi tiap
subuh apakah kalau bangun pagi pasti
kaya raya? Tidak.
Tidak, Bro. Tuh, ya Allah. Itu saya
bangun pagi terus enggak pernah jadi
gitawirawan saya. Saya tuh berharap saya
bangun pagi terus ya subuh kok enggak
bisa jadi sandagun saya. Sudah 30 tahun
bangun pagi enggak bisa sandia. Karena
memang itu kelise doang. Bangun pagi itu
hanya membangun yang namanya habit. Biar
kalian tuh enggak mager dan gabut. Biar
kalian otaknya fresh karena di pagi hari
hormon tuh bagus gitu loh. Apakah orang
bangun siang bisa kaya? Bisa kan itu
sebenarnya klise. Jadi saya sudah bangun
pagi terus ada di YouTube konten mencoba
bangun pagi selama 14 tahun berturut
ternyata tidak kaya. Ya emang goblok
memang enggak pernah kaya. Enggak ada
istilah bangun pagi tiba-tiba kaya raya.
Enggak ada itu. Enggak ada kayak gitu.
Jangan dipercaya omongnya gitu. Bangun
pagi itu cuma membangun habit menjadi a
good habit karena itu disiplin gitu loh
kawan. Paham? Jadi dari pertanyaan
fresh, graduate bisa bisnis itu tadi
jawabannya. Dan jika kalian tersinggung
aku minta maaf ya. Kalau enggak kayak
gitu kalian enggak akan paham. Dan jadi
pegawai, partimer, pengusaha, apapun
yang kalian rasakan sekarang is
sometimes itu rezeki orang ya. Jadi di
balik kesuksesan kita ada kegagalan
orang.
Enggak percaya?
Kalian punya teman?
Kalian punya teman? Kalian punya teman
kan? Teman nongkrong. Eh, ternyata
lockernya cuma satu. rebutan sama
temannya kan pusing ya kan. Endingnya
ada kalian harus memilih pertemanan atau
uang
dan jangan buru-buru nikah ya bro kalau
enggak punya uang. Kalian yang
menciptakan kemiskinan yang lain.
Realistis itu penting. Nek tidak bisa
menghidupi anak orang lain, jangan
buru-buru nikah.
Menyelamatkan diri sendiri aja belum
bisa. H mau nyelamatin orang lain.
Sampai jumpa di kelas pakar berikutnya.
Dan percayalah Liverpool 30 tahun aja
juara sekali.
Bisa jadi kalian 30 tahun lagi baru
sukses.
potongan
More transcripts
Explore other videos transcribed with YouTLDR.

SEJARAH MUNCULNYA AGAMA BUDDHA
Historic Indonesia · English

تفسير سفر العدد اصحاح 13 و14 القمص يوحنا نصيف
تفسير الإنجيل وتأملات روحية · English

The Final 24 Hours of my World Cup | Erling Haaland Vlog
Erling Haaland · English

MÓDULO 2 - Video 1: Introducción al cómputo en la nube
Academia INFOTEC · Spanish

Nouvelle loi : vaccin obligatoire en France !
FLORIAN PHILIPPOT · French

Qué legislación ambiental debe ir en la matriz legal🌎
Gestión & Formación · Spanish

Liderazgo organizacional 07.02 - 023
Instituto de Formación del MPF de Córdoba · Spanish

Scientists Found A Warning Sign Before Civil Wars
Michael Button | Patterns of History · English

Indonesia under New Order ("Orde Baru") Dictatorship
Paul S · English

YMCA Health & Wellbeing Network Friday 26 June 2026
YMCA England & Wales · English

America Has Been Demoted (Full Lecture)
Shahid King Bolsen · English

Summoning Ghosts Prank At College
Family Friendly · English
Get the TLDR of any YouTube video
Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.