Full Transcript

·YouTLDR

Kalian bisa lebih CERDAS dari hari ini asalkan mengikuti cara ini

17:55IndonesianTranscribed Jul 28, 2026
0:01

Foto ini adalah rekaman CCTV dari kasus

0:03

perampokan bank terkenal di Amerika

0:05

tahun 5 orang ini namanya MAhur Wheeler.

0:09

Dia sedang menodongkan senjata pada

0:11

pegawai bank. Lucunya dia tahu di situ

0:14

ada CCTV, tapi dia nyantai saja

0:17

melakukan aksinya. Mengapa? Karena

0:20

wajahnya sudah dilumuri jus lemon. Ya,

0:23

jus lemon. Jadi dalam keyakinannya dia

0:26

yakin bahwa kalau jus lemon dioleskan ke

0:28

mukanya, CCTV tidak akan melihatnya.

0:32

Tapi apa yang terjadi? Selesai dia

0:34

melakukan perampokan, beberapa waktu

0:36

kemudian dia ditangkap di rumahnya. Ya,

0:39

jelas karena polisi mengenali wajahnya

0:41

dari CCTV. Wier pun kaget dan berkata,

0:45

"Saya kan pakai jus lemon. Saya kan

0:47

pakai jus lemon." Berulang-ulang. Polisi

0:49

pun bingung. Emang ada apa dengan jus

0:51

lemon? Rupanya setelah diinterogasi,

0:54

Willer mengaku terinspirasi dari sebuah

0:56

informasi bahwa jus lemon itu bisa

0:59

menjadi tinta transparan yang hanya akan

1:01

tampak kalau dipanaskan.

1:03

Dia pikir itu bisa membuatnya transparan

1:06

di kamera. Makanya dia berani melakukan

1:08

perampokan.

1:11

Ya pasti kalian semua punya pikiran yang

1:13

sama. Kok ada ya orang sebodoh itu? Tapi

1:16

jangan tertawa dulu, Guys. Karena

1:19

kebodohan yang dilakukan Willer bisa

1:21

dialami siapapun. Karena kasus ini

1:24

akhirnya menjadi perhatian dua orang

1:26

psikolog, yaitu David Danning dan Justin

1:29

Krueger. Mereka penasaran kok ada orang

1:32

sebodoh itu sampai tidak menyadari

1:34

kebodohannya sendiri. Mereka melakukan

1:36

penelitian pada sekelompok orang dan

1:38

menemukan sesuatu yang mengejutkan bahwa

1:41

ternyata kalau pengetahuan kita terlalu

1:43

minim pada satu bidang secara psikologis

1:46

kita cenderung melebih-lebihkan

1:48

kemampuan sendiri pada bidang tersebut.

1:50

Contoh, kalau kalian terlalu awam dengan

1:52

astronomi dan geografi, begitu ada yang

1:55

memberikan video tentang konspirasi Bumi

1:57

Datar, kalian bisa langsung percaya

2:00

bahkan merasa yang paling tahu soal

2:02

astronomi dan geografi. Dalam kasus

2:04

Wheeler, dia sangat awam soal kimia dan

2:06

fotografi. Sehingga begitu ada yang

2:08

memberitahu bahwa Jus Lemon bisa menjadi

2:11

titta transparan, dia pikir bisa kayak

2:13

Harry Potter. Padahal enggak gitu

2:15

konsepnya.

2:16

Nah, fenomena ini kemudian dikenal

2:18

dengan nama Danning Krueger Effect.

2:21

Intinya kalian terlalu pede justru

2:23

karena pengetahuan kalian terlalu

2:25

sedikit. Dan penyakit ini menjadi bagian

2:27

dari bias kognitif, kesalahan berpikir

2:30

yang menyebabkan kesalahan pengambilan

2:32

kesimpulan. Tentu kalian tidak mau

2:34

begitu, kan? Tentu kalian mau lebih

2:36

cerdas, lebih hati-hati, tidak terjebak

2:39

dalam kebodohan seperti yang dialami

2:40

Wier. Nah, maka di video ini kita akan

2:43

belajar cara belajar. Kalian perlu tahu

2:46

bahwa belajar itu ada sainsnya. Kalau

2:48

kalian belajar enggak pakai sains,

2:50

belajar apapun akan sulit nempel. Nanti

2:53

ada beberapa teknik belajar yang efektif

2:55

yang dihasilkan dari berbagai

2:57

penelitian. Karena itu, Guys, siapkan

2:59

akalnya dan siapkan imannya karena kita

3:01

akan masuk pada kajian yang bisa membuat

3:04

kalian gila. It's possible to know

3:07

enough about that subject to think

3:10

you're right, but not enough about that

3:12

subject to know that you're wrong.

3:38

Sebelum kita bahas bagaimana cara

3:40

belajar yang efektif menurut sains,

3:42

kalian perlu tahu dulu satu hal yang

3:44

penting. dalam proses belajar yaitu

3:46

metakognisi. [musik] Metakognisi adalah

3:49

berpikir tentang berpikir. Intinya

3:52

sebaik apa kalian memahami pikiran

3:54

kalian sendiri.

4:00

cognition and research shows that those

4:02

with higher metognition tend to do

4:04

better. [musik] On the other hand, if

4:05

you have low metognition,

4:09

just do whatever you do. This probably

4:11

the same thing that your friends are

4:11

doing. [musik]

4:12

Ada empat kondisi metagognisi. Saya tahu

4:15

bahwa saya tahu. Saya tahu bahwa saya

4:18

tidak tahu. Saya tidak tahu bahwa saya

4:20

tahu. Saya tidak tahu bahwa saya tidak

4:23

tahu. [musik] Dua. Yang pertama adalah

4:25

metakognisi yang baik. Kalian tahu

4:27

apakah kalian tahu atau tidak. Paham

4:30

atau tidak paham?

4:39

Orang yang punya metakognisi yang baik

4:41

akan mudah menerima pelajaran apapun

4:43

karena tahu diri.

4:45

Tapi dua yang terakhir adalah

4:47

metakognisi yang buruk. Kalian tidak

4:49

tahu apakah kalian tahu atau tidak tahu,

4:52

paham atau tidak paham. [tertawa]

4:56

Huh.

4:59

Kasus perampokan tadi adalah contohnya.

5:02

Wier tidak mempunyai metakognisi yang

5:04

baik sehingga dia tidak tahu bahwa

5:07

dirinya sebenarnya tidak tahu mengapa

5:09

Jus Lemon bisa menjadi tinta transparan.

5:11

Akibatnya dia terjebak dalam Krueger

5:14

effect. Berani melakukan perampokan yang

5:16

pada akhirnya hanya mempermalukan

5:18

dirinya sendiri.

5:21

So he

5:26

hati-hati guys karena keruger effect ini

5:28

hampir dialami semua orang yang baru

5:30

belajar sesuatu yang baru.

5:33

Perhatikan ini adalah kurva yang

5:35

ditemukan oleh Daning dan Kluger. Sumbu

5:37

vertikalnya adalah tingkat PD kalian,

5:40

sedangkan sumbu horizontalnya adalah

5:42

tingkat pengetahuan kalian. Perhatikan

5:44

bahwa di awal saat kalian baru belajar,

5:47

ada kecenderungan kalian sangat PD.

5:50

Sehingga kalau kalian tidak bisa

5:51

mengontrolnya, kalian bisa melakukan

5:53

tindakan bodoh yang tidak kalian sadari.

5:56

Flexing pengetahuan, menyepelekan orang

5:58

lain, doxing, nyebar fitnah tanpa sadar.

6:02

Di sinilah kalian bisa terjebak dalam

6:05

kruer effect seperti yang dialami

6:06

Willer.

6:17

Dunning effecteness.

6:27

Makanya dalam menerima informasi apapun

6:29

yang baru didengar sebaiknya tahan dulu

6:31

untuk berkomentar sekalipun itu bikin

6:34

emosi. Karena di posisi ini kalian masih

6:37

memiliki metakognisi yang buruk. Kalian

6:39

tidak tahu bahwa kalian tidak tahu.

6:41

Kalau kalian terlalu PD, hati-hati

6:43

kalian berikutnya bisa frustrasi jatuh

6:46

ke lembah keputusasaan. Kalian malu

6:49

sendiri karena ternyata pengetahuan yang

6:51

kalian bangga-banggakan baru seujung

6:53

kuku. Nah, salahnya banyak orang

6:55

berhenti di titik ini, tidak mau lagi

6:58

belajar. Padahal di titik inilah justru

7:00

kalian siap belajar karena sudah

7:02

mempunyai metakognisi yang baik. Kalian

7:05

tahu bahwa kalian tidak tahu.

7:09

Maka setelah itu kalau kalian terus

7:11

belajar, kalian jadi lebih bijak, lebih

7:13

hati-hati, dan mulai tercerahkan. Hingga

7:16

pada akhirnya secara perlahan kepedaan

7:18

kalian bisa naik lagi bahkan sampai

7:21

menjadi seorang expert.

7:22

To become an expert

7:25

means you spend all this time. It

7:26

doesn't happen overnight. You can't just

7:29

sit in an armchair and say, "I'm now an

7:30

expert. It requires years and years of

7:35

study.

7:36

Can you tell me

7:38

what 57 multiplied

7:42

by 135

7:44

is?

7:47

7695

7:53

square root is 87.7

7:58

Maka penting memiliki metakognisi yang

8:00

baik dari sejak sekolah atau kuliah.

8:02

Rocky Gerung pernah berkata, "Ijazah

8:05

adalah tanda seseorang pernah sekolah,

8:07

bukan tanda dia pernah berpikir. Ya,

8:10

karena sedikit sekali orang yang mau

8:11

memikirkan secara mendalam apa yang

8:14

sebetulnya dipelajari di sekolah. Kalian

8:16

hanya mengejar nilai dan ijazah secara

8:19

instan. Seakan [musik] dengan modal

8:21

ijazah kalian siap kerja. Tapi begitu

8:24

masuk dunia kerja, kalian kaget. Dunia

8:26

kerja ternyata tidak semudah yang

8:28

dibayangkan. Kalian nge-blank, tidak

8:30

tahu apa-apa. Seolah pelajaran sekolah

8:32

yang dulu dipelajari tidak ada gunanya.

8:35

Waktu gua kuliah, gua pikir pendidikan

8:36

itu penting. Tapi setelah gua keluar

8:38

kuliah, gua baru ngerti ternyata

8:40

pendidikan itu tidak penting.

8:43

Apakah pelajaran sekolah tidak ada

8:44

gunanya atau jangan-jangan kalian saja

8:46

yang pada waktu itu masih memiliki

8:48

metakognisi yang buruk. Kalian tidak

8:50

tahu bahwa kalian tidak tahu apa yang

8:53

kalian pelajari. Nah, supaya kalian

8:55

mempunyai metakognisi yang baik dan

8:57

supaya semua pelajaran bisa nempel,

8:59

berikut ini kita bahas beberapa teknik

9:01

belajar yang diambil dari buku Make It

9:03

Stick. Buku yang ditulis berdasarkan

9:05

hasil penelitian.

9:09

Pertama adalah retrieval practice.

9:11

Retrieval practice sederhananya adalah

9:13

latihan mengeluarkan isi otak. Nah, di

9:16

sini kalian harus paham bahwa belajar

9:18

yang efektif bukanlah menjejalkan segala

9:21

informasi masuk ke kepala, tapi justru

9:24

harus mengeluarkan apapun yang sudah ada

9:26

di kepala.

9:28

Kebanyakan kita salahnya adalah belajar

9:31

dengan hanya membaca, mendengar, dan

9:33

mencatat. Lalu berharap dengan membaca

9:35

ulang catatan kita atau membaca bukunya

9:38

berulang kali, kita jadi semakin paham

9:40

dan ingat. Padahal membaca ulang hanya

9:42

akan menciptakan ilusi pengetahuan.

9:45

Seolah kalian paham, padahal tidak.

9:47

Reading the same thing over and over

9:50

again. You get this feeling. [musik]

9:52

I'm getting this. I understand this.

9:55

Whereas in fact, all

9:58

sort of low level recognition. [musik]

10:01

Perhatikan, ini adalah kurva yang

10:02

disebut forgetting curve. Kurva ini

10:04

menunjukkan bahwa apapun yang kalian

10:06

baca dan dengar hari ini akan hilang

10:08

dari ingatan dalam seminggu secara

10:10

bertahap. Itu terjadi karena apapun yang

10:12

kalian pelajari hari ini masih tersimpan

10:14

di memori di jangka pendek yang sifatnya

10:17

sementara. Bagaimana caranya supaya

10:19

tersimpan dalam memori jangka panjang

10:21

[musik] sehingga kalian tidak lupa lagi?

10:23

Caranya bukanlah dengan membaca buku

10:26

berulang-ulang, tapi dengan menguji diri

10:28

sendiri sebaik apa kalian menjelaskan

10:30

ulang atau mengerjakan soal sesegera

10:33

mungkin setelah kalian tutup bukunya.

10:35

[musik]

10:38

is to try to recall it later [musik]

10:41

what you read. And so give yourself one

10:44

of the desirable differ is retrieval

10:45

practice. [musik] And so give yourself a

10:47

lot of tests as you're going. Maybe go

10:50

read something else, do something else,

10:52

come back and now [musik] try to answer

10:55

these questions. Or even just write out

10:57

what did I just read? What were the main

10:59

points? [musik]

11:01

Perhatikan ini adalah jurnal penelitian

11:04

Henry L. Rodiger, salah satu penulis

11:06

buku MACK. Dalam penelitiannya dia

11:09

membandingkan apakah orang yang banyak

11:11

membaca atau yang mengerjakan soal yang

11:13

paling kuat ingatannya. Perhatikan

11:16

grafiknya. SS SS ini artinya study

11:19

[musik] study study study. Kelompok yang

11:21

hanya disuruh baca buku empat kali.

11:24

Sedangkan [musik]

11:25

SST study study study test baca tiga

11:29

kali satu kali tes dan sttt

11:32

study tes tes tes. Baca satu kali tapi

11:35

dites tiga kali. Memang saat jedanya

11:38

baru 5 menit, yang baca empat kali lebih

11:40

unggul ingatannya. Tapi begitu dibiarkan

11:43

seminggu, ingatannya langsung drop. Tapi

11:46

justru yang cuman baca satu kali tapi

11:48

dites tiga kali ingatannya masih kuat

11:50

sampai seminggu. Artinya semakin banyak

11:53

kalian mengerjakan soal, menjawab

11:55

pertanyaan-pertanyaan, justru ingatan

11:57

[musik] kalian semakin kuat.

11:58

Kayak banyak orang kan bilang gua pintar

12:00

matematika. Padahal ada fasenya gua

12:02

struggle banget belajar tuh kayak orang

12:04

gila. Jadi gua beli del buku, Bro, dulu

12:06

K10. Tiap hari gua kerjain. Kerjain

12:08

setiap hari bisa satu soal, 200 soal gua

12:10

kerjain gitu.

12:13

Teknik kedua yang harus kalian lakukan

12:15

adalah space repetition. Artinya

12:18

pengulangan berjarak atau pengulangan

12:20

terjadwal. Jadi penelitian tadi yang

12:23

dites tiga kali bukan ditesu waktu atau

12:26

1 hari, tapi dijeda satu atau 2 hari.

12:30

Mengapa teknik jeda atau berjarak ini

12:32

efektif untuk mengingat jangka panjang?

12:35

Ingat forgetting curve stud. Sekalipun

12:37

kalian belajar jungkir balik semalaman,

12:39

ingatan kalian semakin turun dari hari

12:41

ke hari. Nah, dengan memberikan jeda

12:44

lalu dengan mengulangnya lagi dalam

12:45

beberapa hari di antara 7 hari akan

12:48

menginterupsi kurva ini. Memang saat

12:51

kalian mengulang kalian akan ingat

12:52

sebagian dan lupa sebagian. Justru di

12:55

situlah pentingnya teknik ini. Dengan

12:57

terus mengisi bagian yang lupa, otak

12:59

akan menganggap bagian ini penting. Para

13:02

ilmuwan sering menyebutnya testing

13:04

effect. Efek di mana otak akan

13:06

menguatkan jejak-jejak memori dan mulai

13:09

menyimpannya di ingatan jangka panjang.

13:11

If you review or better yet actively

13:14

retrieve the material at increasingly

13:16

spaced intervals after learning it, then

13:18

the forgetting curve starts to flatten

13:20

out and get a lot better longterm

13:22

retention. Nah, teknik ini bertentangan

13:24

dengan kebiasaan kalian belajar sistem

13:27

kebut semalam. Belajar semalaman hanya

13:29

untuk ujian besok pagi. Memang beberapa

13:32

jam setelah itu kalian masih ingat, tapi

13:34

selesai ujian kalian benar-benar lupa

13:36

ingatan. Jadi daripada kalian belajar 3

13:40

jam semalaman, lebih baik kalian bagi

13:42

misalnya 1 jam hari Senin, 1 jam hari

13:45

Rabu, 1 jam hari Jumat dengan materi

13:47

yang sama. Dijamin materi tersebut akan

13:50

lebih nempel. And this is quite

13:52

surprising. In fact, some studies show

13:54

that students tend to believe that it's

13:56

better to do them all at once because

13:58

you get a boost to your short-term

14:00

memory. But if you want any hope of

14:03

remembering it going into the future,

14:06

it's much better space.

14:10

Nah, teknik yang ketiga yang paling

14:12

menarik dari para peneliti adalah

14:14

interliiving, yaitu mencampur pelajaran.

14:17

Mungkin selama ini kalian sering

14:19

mendengar bahwa kalau mau belajar

14:20

sesuatu, fokus dulu pada satu hal sampai

14:23

mahir baru belajar yang lain. Ternyata

14:25

ini tidak sepenuhnya benar. Justru yang

14:28

paling efektif adalah belajar beberapa

14:30

hal secara bergantian.

14:32

Misalnya dalam salah satu penelitian

14:34

ternyata interliing efektif meningkatkan

14:37

nilai ulangan matematika.

14:39

Dalam penelitiannya, para siswa dibagi

14:41

jadi dua kelompok, yaitu kelompok

14:43

blocking dan kelompok interliing.

14:45

Kelompok blocking diberi PR mengerjakan

14:48

soal matematika dalam urutan yang jelas.

14:50

Misalnya, menghitung volume balok

14:52

terus-menerus. Lalu setelah itu disuruh

14:54

menghitung volume kerucut terus-menerus.

14:57

Sedangkan kelompok interliving diberi PR

15:00

secara acak. Mereka disuruh menghitung

15:02

volume balok, kerucut, dan prisma secara

15:04

bergantian. Hasilnya ternyata kelompok

15:08

interliving yaitu yang diberi soal acak

15:10

nilainya dua kali lipat lebih unggul

15:12

dibanding kelompok blocking.

15:17

Nah, cara ini bisa kalian terapkan pada

15:19

pelajaran apapun atau keterampilan

15:21

apapun. Daripada berlatih menyelesaikan

15:24

satu masalah yang sama berulang-ulang,

15:26

lebih baik kalian berlatih menyelesaikan

15:28

beberapa masalah yang berbeda sekaligus.

15:31

Mengapa cara ini efektif untuk

15:33

meningkatkan kecerdasan sekaligus

15:35

memperkuat ingatan? Karena menurut para

15:37

peneliti dengan teknik interliing, otak

15:40

kita dipaksa untuk mencari pola, memilih

15:42

strategi yang tepat dalam menyelesaikan

15:44

masalah yang berbeda sehingga siap untuk

15:46

menghadapi kenyataan yang seringkiali

15:48

random.000

15:52

1,000 21,000

15:55

motor skills researchers

15:59

noticed starting 30 40 years ago that

16:03

actually if you gave the same number of

16:05

learning trials

16:08

but inter them

16:11

then performance better on the long

16:14

term.

16:15

Dan selain itu, dengan menyelesaikan

16:17

masalah yang berbeda, otak akan lebih

16:19

sering mengakses memori jangka panjang

16:21

untuk membanding-bandingkan berbagai

16:23

strategi sehingga secara tidak sadar itu

16:25

memperkuat jejak-jejak memori yang sudah

16:27

ada. Something wrong in law school?

16:29

How do you know I'm in law school?

16:30

No, I just know the book.

16:32

I'd seen it before 12 years ago in

16:34

college sitting on the couch of a TA I

16:36

was trying to make waiting for her to

16:38

come back out of the bathroom hoping

16:39

have a condom.

16:42

unci

16:44

never

16:46

the time was

16:49

Nah itulah tiga teknik belajar yang

16:51

disarankan sains yang sudah teruji

16:53

dengan berbagai penelitian. Nah, tapi

16:56

tiga teknik itu tidak bisa dipisah tapi

16:58

merupakan satu kesatuan.

17:00

Pertama, retrieval practice. Paksa otak

17:03

untuk lebih sering mengeluarkan isinya

17:05

daripada diisi terus-terusan. Kedua,

17:08

retrieval practice itu harus

17:09

diulang-ulang secara berjeda. Dan

17:11

ketiga, coba mix dengan pelajaran lain

17:14

supaya otak bisa menemukan pola. Nah,

17:16

tiga cara ini tidak akan berhasil kalau

17:19

kalian menyerah duluan karena dianggap

17:20

sulit. Justru di sinilah tantangan

17:22

beratnya. Tiga teknik tadi justru

17:25

sengaja diciptakan untuk membuat kalian

17:27

mengalami apa yang oleh para ilmuwan

17:29

disebut desire difficulties. Kerumitan

17:32

yang diinginkan otak. bahwa otak

17:34

sebetulnya menginginkan kalian berpikir

17:36

keras di awal agar menemukan dengan

17:38

mudah solusi-solusi masalah kehidupan di

17:40

kemudian hari. Tapi kalau kalian hanya

17:42

ingin yang instan-instan saja saat

17:44

belajar dengan mencontek, minta bantuan

17:47

AI atau dikerjakan orang lain, selamat

17:49

menikmati kebodohan dan menjadi bahan

17:51

tertawaan.

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free