Full Transcript

·YouTLDR

ASUHAN BBL

1:03:48IndonesianTranscribed Jul 27, 2026
0:01

[Musik]

0:14

[Musik]

0:20

MP3

0:22

Halo assalamualaikum warahmatullahi

0:25

wabarakatuh ketemu lagi dengan saya hari

0:27

ini kita akan belajar tentang bagaimana

0:30

memberikan asuhan pada bayi baru lahir

0:33

Baik saya Jin screen dulu ya

0:39

Noah

0:40

hai hai

0:45

ngobrol Swag eh asuhan bayi baru lahir

0:50

ini dilakukan pada pertolongan

0:53

persalinan normal maupun pertolongan

0:56

persalinan dengan tindakan setelah bayi

1:00

ini dilahirkan ya Ada beberapa kondisi

1:03

atau beberapa hal yang ada beberapa hal

1:07

yang kita akan bahas pada hari ini yaitu

1:11

adalah tentang bagaimana adaptasi

1:14

fisiologis bayi baru lahir Bagaimana

1:16

termoregulasi bagaimana pemeliharaan

1:19

pernafasan pemotongan tali pusat

1:21

evaluasi nilai Apgar resusitasi Bondek

1:26

attachment dan pemberian ASI awal baik

1:31

sebelum saya masuk pada perubahan

1:33

fisiologis pada bayi baru lahir Mungkin

1:36

sedikit akan saya sampaikan tentang Apa

1:38

sih pengertian dari bayi baru lahir jadi

1:42

periode neonatal yang berlangsung sejak

1:44

bayi-bayi

1:45

lahir sampai usia 28 hari ini merupakan

1:48

satu waktu berlangsungnya satu

1:51

perubahan-perubahannya jadi masa ini

1:53

adalah masa kritis karena merupakan masa

1:56

transisi dari kehidupan bayi tersebut

1:58

dari dalam rahim kemudian dia

2:02

beradaptasi dengan kondisi yang ada di

2:07

luar rahim sehingga akan terjadi

2:09

beberapa perubahan perubahan fisiologis

2:12

yang akan membuat bayi ini untuk bisa

2:16

tetap bertahan hidup nah Sebelum saya

2:20

masuk pada perubahan fisiologis nya

2:21

Mungkin sedikit saya sampaikan apa sih

2:24

tanda-tanda atau ciri-ciri bayi baru

2:26

lahir yang normal dimana bayi baru lahir

2:29

normal ini biasanya apabila dia

2:32

dilahirkan pada usia kehamilan 37-40 dua

2:36

minggu nah berat lahirnya adalah sekitar

2:40

2.500 sampai 4000 G

2:43

Hai dari bayi baru lahir tersebut ada

2:46

beberapa ciri yang menandakan bahwa ini

2:48

bayi-bayinya adalah bayi yang lahir

2:50

normal Jadi yang pertama tadi adalah

2:52

dari usia gestasi nya usia gestasi nya

2:55

adalah sekitar 37-42 minggu kemudian

3:01

berat badan lahirnya adalah sekitar

3:04

2.500 sampai 4000 gram panjang badannya

3:08

sekitar 48-52 cm lingkar kepalanya

3:13

adalah 33-35 cm lingkar dadanya 30-38 cm

3:22

kemudian frekuensi jantung nya adalah

3:26

120-160 denyut per menit nah kemudian Eh

3:35

ada beberapa tanda yang lain yaitu

3:39

film kulitnya kulit bayi itu biasanya

3:43

kalau yang normal warnanya kemerahan

3:44

kemudian licin dan Kak dan jaringan

3:47

subkutan nya cukup kemudian rambut

3:50

lanugo nya juga tidak terlihat rambut

3:52

kepala biasanya juga sudah sempurna

3:56

Hai kemudian kukunya biasanya juga agak

3:59

panjang lewati jari dan lemas Kemudian

4:02

pada general ia laki-laki biasanya

4:06

testis ini sudah turun ke scrotum

4:09

kemudian kalau pada wanita biasanya

4:12

lebih mayornya labia Mayora nya sudah

4:16

menutupi labia minora kemudian ketika

4:19

kita periksa refleknya biasanya

4:21

refleknya sudah terbentuk dengan baik

4:23

kemudian eh untuk berkemih biasanya

4:27

terjadi dalam 24 jam pertama dan bab

4:31

mekonium ini terjadi juga pada 24jam

4:35

pertama Nah apa aja perubahan fisiologis

4:38

yang terjadi pada bayi baru lahir di

4:40

sini Saya membagi ada dua masa transisi

4:44

dari bayi baru lahir ini yaitu transisi

4:47

cepat dan transisi yang berlangsung

4:49

lambat Ada 4 hal yang

4:51

Hai harus terjadi secara cepat pada bayi

4:54

itu agar dia bisa menyesuaikan dengan

4:56

kondisi diluar rahim yaitu pernafasan

5:00

sirkulasi termoregulasi kemudian eh

5:04

pengaturan glukosa nah padahal kasus

5:08

bayi baru lahir pernafasan bayi baru

5:12

lahir biasanya ini merupakan satu hal

5:15

yang penting perubahan yang sangat

5:17

penting sebelumnya bayi ini tidak ada

5:20

istilahnya bernafas bernafasnya atau

5:23

pertukaran pertukaran gas nya pertukaran

5:26

oksigen nya dia difasilitasi oleh

5:29

peredaran darah di apa peredaran darah

5:33

yang disuplai dari kalau placenta ibu

5:37

atau plasenta Maternal

5:39

Hai nah begitu pada saat dia dilahirkan

5:42

dia akan melakukan sebuah perubahan

5:44

perubahan yang berlangsung cepat dan dia

5:46

harus mampu untuk melakukan itu nah pada

5:49

saat bayi ini berada didalam uterus

5:51

biasanya paru-paru ini belum berfungsi

5:55

secara maksimal untuk menjadi 1B tempat

6:00

atau satu organ untuk melakukan

6:03

pertukaran oksigen akan tetapi didalam

6:07

uterus dia masih berupa satu organ yang

6:11

berisi cairan jadi paru-parunya masih

6:13

berupa atau berisi cairan jadi sekitar

6:17

20cc persegi 20 cc cairan per kg berat

6:21

badannya yang terdapat di dalam

6:22

paru-paru bayi ini nah ketika bayi ini

6:27

dilahirkan maka cairan ini akan

6:29

dikompres atau dikeluarkan diperas nah

6:33

cairan didalam alveoli ini akan diperas

6:36

sehingga nanti akan digantikan oleh

6:39

jin atau udara yang akan memasuki

6:41

paru-paru sampai pada alveoli dari

6:45

paru-paru nah pada kelahiran normal ini

6:50

bisa terjadi dengan lebih-lebih apa ya

6:54

lebih mudah dimana disitu ada

6:57

tekanan-tekanan pada bagian toraks

7:00

kemudian ada tekanan juga ada apa

7:04

namanya pada saat bayi ini melewati

7:06

panggul dan melewati

7:09

Hai melewati jalan lahir jadi proses

7:14

tekanan ini atau proses mekanis inilah

7:16

yang menyebabkan cairan yang ada di

7:19

dalam alveoli paru tadi ini hilang

7:22

tergolong ke dalam bagian perifer paru

7:25

yang kemudian diabsorpsi oleh Le tubuh

7:29

nah kemudian dengan adanya stimulus dari

7:34

sensor kimia sensor suhu dan mekanis

7:37

akhirnya bayi ini memulai aktivitas

7:40

nafas untuk pertama kalinya nah apabila

7:43

ini tidak terjadi maka yang akan terjadi

7:46

adalah bayi akan mengalami gangguan dari

7:50

hasil sistem pernapasannya ya akan

7:53

mengalami gangguan dari sistem

7:55

pernafasannya Jadi kalau misalkan bayi

8:02

ini dia lahirnya SC Bagaimana kalau pada

8:08

bayi yang lahir secara

8:09

SC terutama jika ada tidak ada tanda

8:12

persalinan dia tidak akan mendapatkan

8:15

manfaat dari pengurangan cairan paru

8:17

yang disebabkan karena adanya tekanan

8:19

pada torak sehingga lebih lebih sering

8:23

pada bayi-bayi dengan SC ini mengalami

8:26

yang namanya Ibnu atau tata cipno yang

8:30

sifatnya adalah sementara nya kemudian

8:34

perkembangan paru pada masa setelah ini

8:39

setelah dia dilahirkan ada dua faktor

8:43

yang berperan pada rangsangan nafas yang

8:45

pertama yaitu Apakah terdapat hipoksia

8:49

pada akhir persalinan dan rangsangan

8:51

fisik lingkungan luar rahim yang

8:53

merangsang pusat pernafasan jadi kita

8:56

melihat Apakah diawal sebelum bayi itu

8:59

dilahirkan bayi itu kondisi suplai

9:03

oksigen aslinya bagus atau tidak itu

9:06

akan mempengaruhi bagaimana upaya nafas

9:08

pertama

9:09

Hai kalau kondisi denyut jantung bajet

9:13

denyut jantung bayinya bagus maka ini

9:16

akan membuat satu apa namanya kondisi

9:20

ketika dia mendapatkan tekanan pada

9:22

toraknya saat melewati jalan lahir itu

9:25

bisa mengurangi cairan atau mengeluarkan

9:27

cairan yang ada di dalam alveoli akan

9:31

bergeser ke arah verifer dari paru dan

9:33

akan diabsorpsi digantikan dengan

9:35

oksigen atau udara yang masuk kedalam

9:38

paru-parunya jadi ada dua faktor

9:40

tersebut yang pertama adalah radih

9:43

Apakah dia mengalami hipoksia atau tidak

9:45

pada saat akhir persalinan Kemudian yang

9:48

kedua Bagaimana eh tekanan mekanisnya

9:52

tekanan mekanis dari storage ini

9:56

terhadap dinding apa tekanan mekanis

9:59

dari bukan para tekanan mekanis pada

10:02

torak yang diakibatkan oleh bayi

10:05

melewati jalan lahir ini juga menjadi

10:08

salah satu

10:09

Hai Halo apa namanya salah satu faktor

10:12

yang berpengaruh terhadap Apakah bayi

10:15

itu sebisa segera bernafas spontan atau

10:17

tidak kemudian usaha pernafasan bayi ini

10:22

juga tergantung dari ketersediaan

10:25

surfaktan paru nah surfaktan paru ini

10:29

sendiri adalah Eh ini apa namanya dia

10:34

diproduksi oleh bayi pada saat dia

10:37

berada dalam uterus pada usia kehamilan

10:39

20 Minggu kehamilan dan jumlahnya akan

10:42

meningkat sampai dia matang sekitar usia

10:44

30-40 40 minggu kehamilan inilah kenapa

10:49

ketika kita ketemu dengan kasus-kasus

10:52

ketuban pecah prematur atau bayi bayi

10:55

prematur imminen dia lahir prematur

10:59

imminen ini kita melihat atau memberikan

11:03

tatalaksana dengan pemberian terapi atau

11:06

obat-obatan untuk merangsang maturitas

11:08

dari paru atau

11:09

rangsang terbentuknya surfaktan paru

11:11

sehingga dengan adanya surfaktan paru

11:14

ini akan bisa meningkatkan penemuanya

11:17

upaya dari bayi untuk bisa bernafas

11:20

secara teratur karena fungsi dari

11:24

surfaktan itu sendiri adalah yang

11:26

pertama menurunkan tegangan permukaan

11:28

sehingga dibutuhkan tekanan yang lebih

11:31

kecil untuk mempertahankan alveolus

11:33

tetap terbuka fungsi yang kedua adalah

11:37

mempertahankan stabilitas dinding

11:40

alveolus dengan mengganti tegangan

11:42

permukaan dengan perubahan bentuk

11:45

alveolus Jadi kalau ini tidak ada

11:47

surfaktan yang tidak ada biasanya

11:49

alveoli nya akan kolaps akan apa namanya

11:52

akan tidak mampu untuk berkembang secara

11:55

maksimal sehingga pada setiap akhir

11:58

pernafasan biasanya akan menyebabkan

12:00

kesulitan bernafas nah Apa kaitannya

12:08

kaitannya

12:09

fungsi dari pernafasan ini terhadap

12:11

sirkulasi nah pernafasan ini kaitannya

12:15

adalah dengan oksigen nasi ya

12:18

oksigenisasi atau memasukkan oksigen

12:20

kedalam sistem sirkulasi darah dari

12:24

janin oksigenasi ini penting dalam

12:27

mempertahankan kecukupan pertukaran

12:29

udara Jadi jika terdapat hipoksia pada

12:32

pembuluh darah maka paruh akan mengalami

12:37

vasokontriksi sehingga kalau paruh ini

12:40

mengalami vasokonstriksi atau mengalami

12:44

paya terjepit atau tertekan maka ini

12:49

berarti tidak ada pembuluh darah terbuka

12:51

untuk menerima Oksigen yang berada

12:53

didalam alveoli sehingga terjadi

12:56

penurunan oksigenasi jaringan yang bisa

13:00

menyebabkan lebih memburuknya kondisi

13:03

hipoksia

13:06

Hai nah kemudian Eh ada btoko apa

13:12

namanya poin lain yang harus kita fahami

13:15

ketika kita bicara tentang perubahan

13:17

fisiologis tadi kita bicara bahwa

13:19

tentang pernafasan bahwa ini harus

13:22

terjadi dengan sangat cepat jadi dia

13:24

merupakan transisi yang cepat terjadi

13:26

dalam sekian detik atau sekian menit

13:28

harus terjadi adaptasi pada bayi baru

13:31

lahir yang kedua transisi cepat yang

13:34

terjadi pada bayi baru lahir adalah juga

13:36

tentang sistem share sirkulasi sistem

13:42

sirkulasi sistem sirkulasi ini adalah

13:45

Kalau kemarin anda sudah belajar di

13:48

anatomi fisiologi tentang Fetal

13:51

sirkulasi on atau sistem peredaran darah

13:53

manusia dewasa maka kita ingat lagi

13:57

bahwa di dalam peredaran darah bayi ada

14:00

tiga eh tiga apa Istilahnya ya 3

14:06

yang atau tiga saluran yang memungkinkan

14:09

untuk peredaran darah ini berlangsung

14:12

lebih cepat untuk mengaliri atau

14:14

memperdarahi seluruh tubuh dari bayi

14:17

jadi dalam Fetal circulation ini begitu

14:20

darah masuk dari plasenta darah masuk

14:25

dari plasenta dari darah Maternal masuk

14:29

kedalam Vena Vena umbilicalis dia akan

14:32

masuk ke dalam pusar bayi kemudian dia

14:36

akan masuk ke Vena cava inferior akan

14:41

tetapi sebelum Dara ini masuk ke Vena

14:43

cava inferior maka ada satu duktus atau

14:46

satu lubang yang fungsinya adalah

14:48

mengalirkan darah dari Vena umbilicalis

14:53

ini masuk ke dalam River atau dalam hati

14:57

jadi ada satu dus yang namanya duktus

15:00

venosus arantii I duktus venosus Ini

15:03

fungsinya adalah untuk memperdarahi

15:06

Giant Diver jadi hanya satu lobang kecil

15:11

agar darah ini tidak tidak langsung

15:15

masuk ke Vena cava tapi dia ada

15:17

sedikit-sedikit yang mengalir masuk pada

15:19

daerah Diver kemudian sebagian besar

15:22

darah dia akan masuk pada Vena cava

15:24

inferior masuk pada atrium kanan nah di

15:28

atrium kanan ini kalau pada orang dewasa

15:32

atrium kanan darah akan masuk langsung

15:35

ke ventrikel kanan kemudian dia akan

15:37

masuk ke paru-paru akan tetapi pada bayi

15:40

darah dari atrium kanan ini tidak

15:43

langsung masuk pada ventrikel kanan atau

15:46

tidak semuanya masuk ke dalam ventrikel

15:48

kanan akan tetapi hanya sebagian kecil

15:51

saja yang masuk ke dalam ventrikel kanan

15:53

akan tetapi banyaknya darah ini akan

15:56

lebih banyak masuk langsung ke sini

16:00

ventrix apa Atrium kiri melalui sebuah

16:03

duktus juga yang namanya for

16:06

Ken oval ngefoam Innova lo ini adalah

16:09

satu dus atau satu lubang yang terdapat

16:13

diantara atrium kanan dan Atrium kiri

16:17

nah darah dari atrium kanan sebagian

16:21

besar masuk ke atrium kiri sebagian

16:24

kecil masuk pada ventrikel kanan nah

16:26

darah dari ventrikel kanan ini dia akan

16:29

keluar melalui Arteri pulmonalis

16:32

kemudian dia akan masuk kedalam

16:34

pulmonalis untuk memperdalam untuk

16:37

memperdarahi eh paru-paru Akan tetapi

16:42

karena fungsi utama dari paru-paru ini

16:44

belum berfungsi untuk menjadi organ

16:48

sistem respirasi untuk menukar oksigen

16:52

nasi di dalam tubuh bayi maka kebutuhan

16:57

suplai darah yang di paru-paru ini tidak

17:00

banyak sehingga hanya sebagian kecil

17:04

saja yang dibutuhkan untuk mensuplai

17:06

baru-baru Nah di sini Ada lagi satu

17:08

bocoran sebuah lobang yang dinamakan

17:12

sebagai duktus arteriosus botalli di

17:17

sini dulu sini fungsinya adalah

17:20

mengalirkan darah dari Arteri pulmonalis

17:23

langsung masuk pada aorta jadi hanya

17:27

sebagian kecil saja yang masuk pada

17:29

paru-paru bagian yang lain dia langsung

17:32

masuk pada aorta untuk bisa memperdarahi

17:34

seluruh tubuh Nah kita kembali di hatri

17:40

Um kanan Nah dari atrium kanan tadi kan

17:43

sebagian masuk pada ventrikel kanan nah

17:46

di atrium kanan ini sebagian besar tadi

17:48

masuk pada fans Atrium kiri melalui an

17:51

namanya foramen ovale lobang diantara

17:55

atrium kanan dan Atrium kiri Nah dari

17:59

atrium kanan masuk pada Atrium kiri

18:01

melalui foramen ovale kemudian dia masuk

18:04

pada ventrikel

18:06

Noah kiri kemudian dia keluar masuk pada

18:10

aorta Nah dari Horta inilah maka seluruh

18:13

peredaran darah akan dialirkan ke

18:15

seluruh tubuh mulai dari otak sampai

18:18

seluruh bagian tubuh ini dialihkan dari

18:20

aorta sehingga sebelum darah ini masuk

18:24

ke apa masuk ke aorta ini ada beberapa

18:28

beberapa lobang-lobang yang fungsinya

18:31

adalah untuk mempercepat proses aliran

18:33

aliran darah ini ke masing-masing bagian

18:37

tubuh tersebut Nah setelah dari seluruh

18:39

tubuh mereka Tegal mengambil helm apa

18:44

namanya

18:45

Kya makanan-makanan yang terdapat dalam

18:48

pembuluh darah ini atau makanan-makanan

18:49

yang terdapat dalam darah ini maka darah

18:52

akan masuk pada Arteri ini Arteri tali

18:56

pusat Arteri umbilikalis ia akan masuk

18:59

pada plasenta dan dikembalikan masuk

19:03

pada darah Maternal nah bagaimana pada

19:09

kondisi bayi yang sudah lahir nah pada

19:12

kondisi bayi yang sudah lahir Tadi saya

19:15

sudah cerita bahwa ketika bayi lahir ini

19:18

ada tekanan pada daerah torak sehingga

19:21

menyebabkan cairan yang ada di dalam

19:23

alveoli paru-paru atau alveoli dari

19:27

paruh ini akan tertekan dan terperas

19:30

sehingga dia akan bergeser ke arah

19:32

verified dari paru-paru dan dia akan

19:35

diserap oleh eh organ yang ada di situ

19:38

dan cairan yang Awak apa paru-paru yang

19:41

awalnya berisi cairan ini akan

19:43

digantikan dengan t

19:45

Aa Oksigen yang dihisap atau yang

19:48

dihirup oleh bayi secara langsung jadi

19:53

untuk bisa mengantarkan sirkulasi yang

19:58

baik ini karena bayi ini sudah sudah

20:00

mulai melakukan pernafasan secara

20:03

spontan maka efeknya adalah ada

20:07

Perubahan tekanan pada sistem pembuluh

20:09

darahnya jadi ada Perubahan tekanan pada

20:12

seluruh sistem pembuluh darah yang

20:14

disebabkan karena tadi ada tekanan pada

20:16

bagian toral sehingga menekan menekan

20:20

paru-paru sehingga cairan yang ada di

20:22

paru-paru ini terperas akan dia bergeser

20:25

ke arah very first sehingga dia bisa

20:27

diserap nah Perubahan tekanan pada

20:30

baru-baru ini adalah sebagai berikut

20:33

jadi ketika tali pusat Itu dipotong maka

20:36

resistensi pembuluh sistemik ini akan

20:39

meningkat dan tekanan atrium kanan akan

20:42

menurun ketika tekanan atrium kanan ini

20:45

menurun karena berkurangnya aliran darah

20:47

yang dah yang ke atrium kanan tersebut

20:50

karena ini tadi kan sudah dipotong nih

20:52

apa-apa Bekali pusatnya awalnya kan dia

20:57

menjadi salah satu saluran-saluran utama

21:01

dari peredaran darah jadi bisa Biasanya

21:04

disaat ke apa namanya saat kehamilan

21:08

Atrium kanannya ini tekanannya cukup

21:11

tinggi tapi begitu Ini dipotong tekanan

21:14

di atrium kanan ini menurun hal ini

21:17

menyebabkan adanya penurunan volume dan

21:20

tekanan dari atrium kanan itu sendiri

21:22

Nah dari kondisi Demikian maka akan

21:27

menyebabkan apa namanya

21:30

Ed menyebabkan kedua perubahan besar

21:33

yang pertama adalah menutupnya foramen

21:37

ovale pada atrium jantung jadi foramen

21:40

karena ini tekanannya berkurang maka

21:43

foramen ovale nya menutup sana tekanan

21:47

berkurang juga duktus arteriosus nya

21:49

juga menutup Begitu juga dengan duktus

21:52

venosus jadi karena adanya efek dari

21:57

pernafasan pertama pada bayi dan efek

22:00

dari pemotongan tali pusat maka ketiga

22:03

eduplus yang tadi ada yaitu duktus

22:07

venosus sini untuk memperdarahi liver

22:12

kemudian duktus arteriosus botalli ini

22:15

yang untuk mengalirkan darah dari Arteri

22:18

pulmonal GYA langsung ke atur aorta

22:20

kemudian ada foramen ovale yang

22:22

mengalirkan dari atrium kanan langsung

22:25

ke atrium kiri ini eh tertutup

22:29

Hai nah sehingga ketika ini tertutup

22:32

maka sistem sirkulasi dari darah janin

22:35

darah bayi ini akan berubah dari yang

22:39

semula Dia menjaga sirkulasi darah janin

22:42

atau Fetal circulation akan menjadi feat

22:46

apa sirkulasi darah sebagaimana

22:48

sirkulasi orang dewasa yang ini jadi

22:53

kalau sirkulasi orang dewasa adalah ya

22:56

ini kita mulai dari darah masuk dari ini

23:01

Vena cava inferior masa masuk pada

23:04

atrium kanan kemudian dia masuk pada

23:07

triump kiri dari Atrium kiri darah kotor

23:09

ini akan masuk pada paru-paru dari

23:12

paru-paru darah yang berisi

23:14

karbondioksida ini akan dihafal namanya

23:17

direspirasi akan dirubah

23:20

karbondioksidanya menjadi oksigen

23:21

Setelah dia berubah kadarnya dari

23:26

karbondioksida menjadi oksigen maka

23:29

Hai ini eh akan dialirkan kembali dari

23:33

paru-paru masuk pada Aini masuk pada

23:37

Atrium Atrium apa ini tadi kanan Atrium

23:42

kiri kemudian masuk pada ventrikel kiri

23:45

kemudian dia keluar melalui aorta dan

23:48

memperdarahi seluruh tubuh setelah

23:50

memperdarahi seluruh tubuh dia akan

23:52

kembali lagi masuk Vena cava inferior

23:54

dengan kondisi yang darahnya sudah

23:57

berisi lebih banyak karbon dioksida dan

24:00

begitu seterusnya siklusnya berjalan

24:03

Jadi itu adalah beberapa perubahan yang

24:06

harus segera atau cepat dilakukan oleh

24:10

bayi agar dia bisa bertahan hidup nah

24:13

kemudian yang berikutnya adalah

24:15

perubahan dari thermo regulasi nah

24:18

termoregulasi ini adalah pengaturan suhu

24:21

ya jadi saya kembali lagi nafas

24:24

Hai termoregulasi sering pada bayi baru

24:28

lahir biasanya dia belum mampu untuk

24:30

mengatur suhu tubuh mereka sendiri

24:32

biasanya karena adanya stress dingin

24:35

kemudian adanya stres karena perubahan

24:37

lingkungan ya kalau semula pada saat dia

24:40

ada di dalam uterus dia berada dalam

24:42

suhu yang cukup hangat karena dia

24:44

diliputi oleh cairan amnion yang hangat

24:47

Kemudian dilingkupi oleh eh uterus dan

24:50

sebagainya begitu bayi ini dilahirkan

24:53

dia akan istilahnya sopan kaget bahwa

24:57

lingkungan di luar tubuhnya lingkungan

25:00

diluar uterus nya ini apa namanya lebih

25:06

lebih dingin dibandingkan dengan

25:08

lingkungan yang ada di dalam rahimnya

25:12

Nah suhu dingin yang ada di luar tubuh

25:15

bayi ini menyebabkan air ketuban ini

25:18

menguap melalui kulit sehingga

25:20

mendinginkan tubuh bayinya nah pada

25:23

lingkungan

25:24

gingin pembentukan suhu tanpa mekanisme

25:28

menggigil merupakan usaha utama seorang

25:31

bayi yang kedinginan untuk mendapatkan

25:33

kembali panas tubuhnya jadi apa namanya

25:37

agar dia menjadi lebih hangat dia tidak

25:39

tidak pakai usaha menggigil tapi dia

25:42

gunakan lemak cokelatnya untuk

25:45

memproduksi panas jadi lemak coklat ini

25:47

merupakan satu simpanan ya simpanan dari

25:52

lemak yang berwarna merah kecoklatan

25:54

yang disebabkan oleh tingginya

25:55

vaskularisasi jaringan tersebut timbunan

25:58

Lemak ini disimpan di lipatan di seluruh

26:00

tubuh bayi nya biasanya yang banyak itu

26:03

adalah di bagian leher sepanjang garis

26:06

kolumna spinalis diantara skapula

26:08

kemudian digaris klavikula dan menuju

26:11

sternum jadi Lemak ini persediaannya

26:14

tidak cukup banyak Dia hanya bisa

26:16

memenuhi kebutuhan bayi untuk ke panas

26:20

tubuhnya hanya sekitar dua sampai empat

26:21

hari karena itu penting sekali

26:24

bagi kita sebagai tenaga kesehatan untuk

26:28

mengupayakan bagaimana agar bayi ini

26:31

berada dalam kondisi yang tidak-tidak

26:34

suhunya tidak suhu ruangan atau suhu

26:37

disekitarnya ini tidak tidak menyebabkan

26:40

dia Stres dingin ya jadi itu tugas kita

26:43

jangan sampai bayi ini menggunakan lemak

26:45

coklat nya jangan sampai dia menggunakan

26:49

ke apa istilahnya simpanannya Nah karena

26:54

apa ketika bayi ini menggunakan lemak

26:56

cokelatnya maka Oksigen yang dibutuhkan

26:59

untuk membakar lemak coklat ini adalah

27:02

tiga kali lebih tiga kali lipat lebih

27:04

banyak dibandingkan dengan ketika dia eh

27:08

apa namanya

27:09

cara melakukan pernafasan sebagaimana

27:12

biasanya nah ini yang penting kita

27:16

pahami bahwa ketika kita melakukan

27:19

asuhan pada bayi baru lahir pastikan

27:21

bahwa dia tidak tidak kedinginan tidak

27:24

hipotermi jadi berikan upaya-upaya yang

27:26

yang bisa kita lakukan untuk bisa

27:29

menjaga agar dia tidak apa menggunakan

27:32

lemak coklat nya nah

27:36

Hai ini kenapa karena pengaturan pusat

27:40

pengaturan suhu dari bayi itu sendiri

27:43

biasanya dia belum belum maksimal

27:45

fungsinya atau fungsinya belum sempurna

27:48

sehingga dia tidak bisa mengatasi

27:50

kondisi kondisi perubahan-perubahannya

27:52

ekstrim atau mendadak

27:55

Hai Jadi biasanya dia kalau dia tidak

27:59

tidak mampu Untuk apa namanya misalkan

28:03

dia kedinginan kemudian lemak cokelatnya

28:07

dia sudah habis maka dia akan

28:09

menggunakan upaya yang lain untuk

28:11

mengatasi kedinginannya yaitu dengar

28:13

menggigil ya Jadi ini apa namanya eh apa

28:20

namanya sebisa mungkin ini harus

28:22

betul-betul kita pahami Jadi jangan

28:25

sampai bayi kita biarkan dalam kondisi

28:27

yang hipotermi sehingga upaya-upaya yang

28:30

bisa kita lakukan untuk mencegah

28:31

hipotermi adalah ini ntar ntar

28:36

cewek-cewek habis ini karena ada

28:38

beberapa kehilangan yang bisa terjadi

28:40

pada bayi Ah ini jadi ini beberapa

28:48

upaya-upaya yang bisa kita lakukan untuk

28:49

mencegah kehilangan panas kerja ibu pada

28:52

bayi jadi kita upayakan jangan sampai

28:55

bayi ini mengalami kehilangan panas

28:57

melalui evaporasi konduksi konveksi

29:00

maupun radiasi Apa itu

29:05

evaporasi-evapotranspirasi itu adalah

29:07

penguapan cairan ketuban pada permukaan

29:11

tubuh oleh panas tubuh bayi itu sendiri

29:13

setelah lahir apabila bertubuh bayi

29:16

tidak segera dikeringkan jadi ketika

29:19

bayi itu dilahirkan kalau suhu

29:22

ruangannya itu lebih dingin daripada

29:24

suhu tubuh bayinya maka bayinya ini akan

29:27

air ketuban yang menempel di dalam tubuh

29:30

Hadi tubuhnya ini akan menguap sehingga

29:33

menyebabkan apa namanya

29:36

I Max suhu tubuh bayi ini akan menjadi

29:38

lebih turun lagi jadi sebisa mungkin

29:41

ketika bayi ini dilahirkan suhu ruangan

29:44

yang ada disekitarnya harus lebih hangat

29:46

dari dari suhu bayinya dan pastikan

29:50

bahwa setelah dilahirkan segera bayi ini

29:53

dikeringkan ketubannya segera

29:55

dikeringkan agar dia tidak tidak menguap

29:58

Kemudian yang kedua adalah konduksi Apa

30:03

itu konduksi konduksi itu adalah

30:06

kehilangan panas dengan kontak langsung

30:09

antara tubuh bayi dengan permukaan yang

30:12

dingin misalkan bayi Anda letakkan di

30:15

atas tempat tidur yang ada pelatnya

30:17

dingin atau bayi Anda letakkan di atas

30:21

timbangan tanpa alas yang dingin atau

30:24

bayi Anda letakkan di atas apa namanya

30:28

misalkan setelah setelah melahirkan itu

30:31

kan biasanya setelah anda keringkan itu

30:34

aduk bayinya basah

30:36

biarkan dia ada di situ nah itu bisa

30:38

menyebabkan kehilangan panas bayi

30:41

melalui ke secara konduksi jadi dia

30:47

Terlupa namanya Panasnya ini terserap

30:50

oleh benda-benda yang lebih dingin yang

30:53

menempel langsung pada tubuhnya kemudian

30:55

yang ketiga konveksi Apa itu konveksi

30:59

kalau tadi konduksi itu dia terpapar

31:02

dengan udara dingin yang nempel langsung

31:05

Kalau konveksi dia terpapar dengan udara

31:08

dingin yang ada dilingkungan sekitarnya

31:10

misalkan dia ada di bawah jendela ada

31:14

aliran angin atau dia ada di ruangan

31:18

yang ber-ac atau dia ada di depan kipas

31:22

Nah itu penghilangan panasnya adalah

31:25

secara konveksi yang terakhir adalah

31:29

radiasi nah radiasi ini adalah kerja

31:36

di apabila bayi ditempatkan di dekat

31:39

benda-benda yang mempunyai suhu tubuh

31:42

lebih rendah dari suhu tubuh bayi ini

31:46

beda dengan konduksi kalor konduksi tadi

31:48

kan dia Apabila ada kontak langsung jadi

31:51

menempel langsung tapi kalau radiasi ini

31:54

apabila dia ada dekat dengan benda-benda

31:56

yang lebih dingin dibandingkan dengan

31:59

bayi itu sendiri jadi tidak ada kontak

32:01

langsung untuk kondisi yang radiasi jadi

32:06

itu beberapa upaya upaya kita untuk

32:09

mencegah kehilangan panas berdasarkan

32:12

mekanisme kehilangan panas yang terdapat

32:14

pada bayi Lex kita lanjut berikutnya

32:18

adalah perubahan yang terjadi secara

32:22

cepat pada bayi yang lain adalah

32:26

pengaturan glukosa dalam pengaturan

32:30

glukosa ini biasanya eh glukosa ini

32:35

dibutuhkan

32:36

Hai Tika eh otak akan menjalankan

32:39

fungsinya jadi untuk menjalankan

32:42

fungsinya ini otak butuh glukosa jadi

32:45

dengan tindakan penjepitan tali pusat

32:47

dengan klem pada saat lahir bayi harus

32:50

mulai mempertahankan kadar glukosa

32:52

darahnya sendiri Kalau awalnya Grogol

32:55

saudara ini dipertahankan dari kadar

32:57

glukosa darah ibu ya karena suplai

32:59

oksigen ke suplai darah itu masih dari

33:03

ibu biasanya yang mempertahankan suplai

33:05

apa kadar glukosanya adalah pembuluh

33:10

darah atau sirkulasi darah ibu akan

33:12

tetapi begitu bayi ini dilahirkan tali

33:14

pusat dipotong terputus sirkulasi antara

33:19

Ibu dan bayi maka mulai sekarang Maka

33:22

glukosa bayi itu dia harus

33:24

mempertahankannya sendiri nah pada bayi

33:27

baru lahir biasanya glukosa darah ini

33:30

akan turun dengan cepat dalam 1-2 jam

33:33

nah Bagaimana upaya yang bisa

33:36

lakukan agar bayi ini bisa menstabilkan

33:38

kadar glukosa darahnya Nah bisa dengan

33:42

pemberian ASI secara Dini Jadi biasanya

33:46

kitalakukan dengan pemberian ASI secara

33:48

Dini yaitu dengan apa itu namanya IMG ya

33:53

jadi dengan IMG semakin cepat dia

33:55

semakin cepat dia mendapatkan ASI maka

33:59

dia akan ngehits makin cepat atau

34:02

semakin ini untuk menjaga kadar glukosa

34:06

darahnya kemudian

34:09

Hai koreksi penurunan glukosa lain juga

34:13

dilakukan oleh bayi dengan melakukan

34:15

penggunaan cadangan glikogen jadi bayi

34:19

ini punya cadangan glikogen kalau

34:20

misalkan dia kadar glukosanya turun dia

34:23

akan pakai kalau cadangan glikogen itu

34:25

dari cadangan glikogen nya kemudian yang

34:29

berikutnya adalah melalui pembuatan

34:31

glukosa dari sumber lain terutama lemak

34:34

atau glukoneogenesis nah ini

34:36

berbahayanya ketika sudah terjadi

34:39

glikogen dan glukoneogenesis atau

34:42

pemecahan dari glikogen atau pemecahan

34:44

dari lemah untuk bisa menjadi eh sumber

34:47

energi maka biasanya ini akan beresiko

34:51

terhadap terjadinya kekurangan eh

34:54

pastilah nya ya kekurangan sistem kita

34:58

kekurangan zat-zat kimia yang ada di

34:59

dalam tubuh bayi itu entah nanti arahnya

35:02

ke hipokalemi hipokalsemia sebagainya

35:05

jadi rentetan nya nanti panjang jadi

35:07

sebisa mungkin ketika bayi

35:09

baru-baru lahir kita upayakan dia eh

35:12

bisa maksimal mendapatkan suplai glukosa

35:18

baik kita lanjut untuk transisi yang

35:21

terjadi continue Disini yang namanya

35:25

transisi terjadi Continue Ini tidak

35:28

terjadi dengan cepat jadi tidak terjadi

35:30

dalam 12 jam atau beberapa hanya tapi

35:33

dia butuh waktu beberapa hari untuk ke

35:35

adaptasinya yang pertama adalah

35:38

pedarahan ya di dalam darah ini ada

35:41

perubahan-perubahan kadar hemoglobin

35:45

perubahan-perubahan dari Ussy sel-sel

35:48

darah ini terjadi cukup cukup makan

35:53

waktu ya kemudian gastrointestinal ini

35:56

butuh hot Buto transisi yang kontinu di

35:58

awal di awal kelahirannya dia belum

36:02

butuh apa namanya atau anatominya dari

36:06

sistem pencernaannya belum bisa maksimal

36:08

untuk menerima

36:09

Ya Allah suplai makanan di luar yang

36:12

seharusnya Jadi yang dia bisa terima

36:14

adalah asing jadi kalau kita memberikan

36:18

istilahnya makanan selain ASI dimana

36:21

pada sistem pencernaan bayi itu pada

36:26

organ usus nya itu istilahnya

36:29

saringannya belum maksimal terbentuk

36:32

dengan sempurna ini akan beresiko

36:34

mengalami infeksi dan sebagainya pada

36:37

bayinya tapi ini butuh waktu beberapa

36:39

lama untuk dia beradaptasi ke arah situ

36:42

Begitu juga dengan sistem imun sistem

36:45

ginjal dan sebagainya akan tetapi ketika

36:48

bayi baru lahir maka ginjal ini dalam

36:52

24jam harus sudah berfungsi dengan

36:54

mengeluarkan urine Jadi kalau misalkan

36:57

anda dalam 24jam pertama Anda belum

37:01

belum apa namanya Belum mengobati itu

37:06

belum siapa atau bayi

37:09

belum BAB maka sebisa mungkin harus kita

37:14

lihat atau kita cek apa yang terjadi

37:17

karena dalam 24jam pertama seharusnya

37:20

ini sudah terjadi nah ini adalah periode

37:24

transisi yang terjadi pada bayi jadi

37:26

bayi begitu bayi lahir dia mengalami

37:28

periode transisi yang pertama adalah

37:31

reaktivitas yang pertama jadi setelah

37:33

bayi lahir sampai 30 menit pertama ini

37:37

biasanya reaksinya dia adalah terbangun

37:40

atau terjaga ia akan melihat ke

37:42

sekelilingnya dia akan aktif dan

37:44

sebagainya ini adalah dalam 30 menit

37:46

pertama Nah setelah 30 menit pertama

37:49

sampai dua jam biasanya dia akan

37:51

mengalami metode transisi yaitu tidur

37:54

yang tidak berespon jadi Sekitar dua jam

37:56

pertama dari 30 menit sampai Dua jam dia

37:59

akan tidur jadi Biarkan saja dia tidur

38:02

karena itu memang adalah periode

38:05

transisi nya kemudian reaktivitas yang

38:09

ke

38:09

bekerja diantara 2-6 Jazz jam Setelah

38:12

lahir nah pada periode reaktivitas yang

38:15

kedua ini bayi biasanya akan mulai

38:17

bangun dan dia mulai beraktifitas

38:19

kembali dia akan mencari mencari ASI dan

38:22

sebagainya nah yang penting harus

38:24

dilakukan atau penting harus diobservasi

38:26

disini adalah pasti kangen kondisi

38:29

kondisinya itu semuanya normal misalkan

38:33

Bagaimana kondisi apa namanya kondisi

38:39

dari nafasnya Bagaimana kondisi dari

38:43

suhu tubuhnya Bagaimana kondisi dari

38:47

warna kulitnya Bagaimana kondisi dan

38:49

hitam sponsornya itu Rego dipastikan

38:51

semuanya normal nah ini adalah beberapa

38:54

tanda bahwa masa transisi bayi itu

38:58

berjalan dengan normal ya jadi tithonus

39:00

nya biasanya bayi itu seharusnya

39:02

sebagian besar fleksi fleksi itu artinya

39:05

dia mampu untuk menahan Jadi kalau Flexi

39:08

itu begini tapi kalau

39:09

biar lung lain tidak bisa menggerakkan

39:11

tangannya itu harus hati-hati kemudian

39:14

refleks menghisapnya bagus kemudian

39:17

perilakunya terjaga dan tidur itu

39:19

bergantian bising usus itu mulai muncul

39:22

setelah 30 menit setelah bayi baru lahir

39:25

nah di rata-rata 160-161 20 sampai 160

39:32

pernapasan adalah 30-60 hati-hati cek

39:35

ada retraksi dinding dada atau tidak

39:38

suhu suhu aksila tiga oleh lebih dari 30

39:42

tidak boleh kurang dari 36,5 dan 375

39:48

kemudian kadar gulanya tidak ini harus

39:52

lebih dari 40 5 MG persen kadar

39:55

hematokrit nya kurang dari 65-70 persen

39:59

ini adalah kondisi normalnya Nah untuk

40:03

menjaga kondisi kondisi normal bayi

40:05

tersebut agar bayi tetap berada dalam

40:07

kondisi normal agar perubahan-perubahan

40:09

nulisnya bisa terjalin dengan baik maka

40:12

yang penting dilakukan adalah ketika

40:14

kita melakukan asuhan pada bayi pastikan

40:16

tindakan pencegahan infeksi nya ini

40:18

benar jadi pastikan sebelum anda

40:20

melakukan asuhan pada bayi selalu cuci

40:23

tangan selalu pakai sarung tangan selalu

40:26

pastikan alat dan bahannya steril atau

40:29

dtt Pastikan semua alat penuhnya bersih

40:33

jadi karena bayi itu masih sangat sangat

40:36

mudah untuk mengalami infeksi ini kita

40:40

sebagai tenaga kesehatan yang harus

40:41

selalu menjaga tindakan pencegahan

40:43

infeksi nya Nah kemudian begitu bayi

40:48

lahir ini yang harus kita lakukan

40:50

pertama begitu bayi lahir kita tolong

40:54

keluarkan kepala keluarkan bau Keluarkan

40:56

seluruh badan yang pertama dilihat

40:58

adalah ini penilaian awal Apa yang

41:00

dinilai yang dinilai adalah yang pertama

41:03

sebelum bayi lahir itu kita lihat

41:05

Bagaimana usia kehamilannya Apakah usia

41:09

hilangnya atrm atau tidak teror kemudian

41:13

kita lihat lagi Bagaimana ketubannya

41:15

apakah ketubannya mekonium atau tidak

41:18

pernah akan berbeda penatalaksanaan yang

41:21

akan kita berikan pada bayi yang

41:22

ketubannya jernih dan ketuban mekonium

41:25

Jadi kalau misalkan pun hasil penilaian

41:29

awalnya ini adalah bayinya menangis kuat

41:32

gerak tonus nya aktif maka kita bisa

41:34

tatalaksana dengan asuhan bayi baru

41:37

lahir normal tapi kalau hasil penilaian

41:41

awal ini ada salah satu jawaban yang ia

41:43

misalkan eh tangis atau ada salah satu

41:47

jawaban yang tidak misalkan dia

41:50

tangisnya tidak menangis kuat atau tidak

41:53

segera menangis atau tonus ototnya tidak

41:56

aktif Nah ini harus segera dilakukan

41:59

tindakan yang dikatakan yang pertama

42:01

adalah Hai cab

42:02

yo yah Aikatsu jadi ini adalah beberapa

42:07

alur manajemen bayi baru lahir menjadi

42:11

yang saya sampaikan di sebelum bayi ini

42:14

lahir kita harus cek ada mekonium atau

42:17

tidak usianya eterm atau tidak kemudian

42:19

setelah dia lahir kita lihat dia nangis

42:22

spontan atau tidak kemudian seterusnya

42:25

aktif atau tidak Nah kalau dia nangis

42:29

spontan atau tonus nya aktif maka kita

42:31

lakukan manajemen bayi baru lahir normal

42:34

tapi kalau misalkan dia tidak menangis

42:37

kontan atau tidak bergerak aktif maka

42:39

kita lakukan manajemen asfiksia pada

42:41

bayi baru lahir Nah kalau hasil

42:45

pengkajian awal dia air ketubannya

42:47

bercampur mekonium maka yang kita

42:49

lakukan adalah manajemen air ketuban

42:51

bercampur

42:52

Hai mekonium Nah apa yang kita lakukan

42:56

pada asuhan bayi baru lahir normal pada

43:03

asuhan bayi baru lahir normal yang

43:05

dilakukan yang pertama adalah segera

43:07

potong tali pusatnya jadi segera tot

43:11

potong tali pusat Jadi biasanya potong

43:13

tali pusat itu dilakukan dalam waktu

43:15

oleh sekitar 2 menit setelah bayi lahir

43:19

jadi setelah kita sunti oksitosin atau

43:24

sebelumnya kita cek dulu kita cek dulu

43:27

fundus untuk mengetahui ada bayi kedua

43:30

atau tidak kemudian kita kalau misalkan

43:33

tidak ada bayi kedua kita lanjut dengan

43:35

pemberian oksitosin Nah setelah

43:38

pemberian oksitosin ini kita lanjutkan

43:40

dengan klem The Bali pesat di sekitar

43:46

tiga centi tiga senti dari titik pusar

43:50

bayi kemudian pasang klem kedua sekitar

43:52

Hai 2-3 cm iklan pertama kemudian kita

43:55

potong diantara dua klem ini yang harus

43:58

kita lakukan kemudian kita Ikat pakai

44:04

Tamala ku kan perawatan tali pusat ini

44:06

jangan membubuhi apapun jangan kasih

44:09

alkohol Jangan kasih betadin jangan

44:10

pakai triplek dan sebagainya ya cukup

44:13

kita pakai gunting yang steril dan kita

44:16

lakukan semuanya dalam kondisi steril

44:18

kemudian keringkan bayi jadi keringkan

44:21

seluruh tubuh bayi dari air ketuban

44:25

karena tadi saya sampaikan bahwa kalau

44:27

bayi ini masih basah dengan air ketuban

44:30

maka air ketuban itu akan menguap karena

44:32

panas tubuh bayi ini lebih panas

44:34

dibandingkan suku yang ada di luar Jadi

44:38

harus segera dikeringkan akan tetapi

44:40

ketika mengeringkan ini pastikan bagian

44:43

tangan telapak tangan dan bagian telapak

44:47

tangan ini tidak dikeringkan karena apa

44:50

ini nanti eh

44:52

hanya bau dari cairan amnion itu

44:55

menyerupai bau dari puting atau bau dari

45:00

payudara sehingga diharapkan apabila

45:03

bayi ini tidak tidak dibersihkan daerah

45:07

tepat tidak dikeringkan tangannya yang

45:09

berisi cairan amnion harapannya cairan

45:12

amnion ini atau tangan ini bisa menonton

45:14

dia untuk bisa menemukan puting pada

45:17

saat kita melakukan imd kemudian yang

45:21

berikutnya kita tidak perlu melakukan

45:24

penghisapan jalan nafas pada bayi baru

45:26

lahir normal jadi nggak perlu di slime

45:29

gak perlu dihisap Jalan nafasnya

45:31

kemudian segera dekatkan bayi ke

45:34

payudara ibu untuk imd skin-to-skin

45:36

contact dan biarkan dia berada di situ

45:40

dalam waktu 60 menit dan biarkan dia

45:42

mampu untuk mendapatkan puting atau

45:45

menyusui eh sendiri atau YP biarkan diet

45:50

60menit minimal ada di dalam

45:52

di atas dada Ibu Nah apa yang bisa kita

45:56

lakukan di asuhan bayi Baru loh baru

45:59

normal baru baik bayi baru lahir normal

46:02

yang tadi yang pertama adalah ini cegah

46:05

pelepasan panas yang berlebihan Apa tadi

46:08

yang bisa kita lakukan yaitu tadi kita

46:11

melakukan upaya-upaya untuk mencegah

46:13

tadi konveksi konduksi kemudian radiasi

46:18

dan sebagainya itu kita kita lakukan Apa

46:22

upaya untuk memelihara Bagaimana suhu

46:24

tubuh bayi ini bisa Tetep normal Jadi

46:28

apa yang bisa kita lakukan yang pertama

46:30

adalah bisa dengan kita pakai kan

46:34

selimut ya bisa kita pakai kan selimut

46:37

bisa juga pakai kan topi karena apa

46:41

daerah terluas itu meskipun kepala Ester

46:44

lihat kecil tapi sebetulnya dia adalah

46:47

daerah terluas yang mampu untuk

46:49

menyebabkan kehilangan panas itu lebih

46:51

lebih cepat

46:52

Hai jadi sebisa mungkin daerah kepala

46:55

itu harus kita tutup atau harus segera

46:57

kita berikan topi kemudian yang

47:00

berikutnya adalah skin-to-skin contact

47:02

kontak kulit ke kulit ini boleh

47:04

dilakukan skin-to-skin contact antara

47:07

bayi dan ibu dengan IMG atau misalkan

47:10

ada satu masalah atau komplikasi dengan

47:12

ibunya Anda bisa lakukan skin-to-skin

47:15

contact pada bayi dengan keluarganya

47:18

bisa dengan ayahnya nya bisa juga dengan

47:21

metode kanguru metode kanguru itu

47:24

skin-to-skin contact tapi istilahnya

47:26

antara bayi dan orang yang yang apa yang

47:32

kinscreen kontak itu ada dalam satu

47:34

bungkus bungkus pakaian yang sama

47:39

kemudian yang bisa dilakukan lagi untuk

47:42

menjaga agar panas ini tidak Allah tidak

47:46

terjadi hipotermi pada bayi kurangi atau

47:49

hilangkan sumber kehilangan panas pada

47:51

bayi jadi

47:52

akan tadi ada beberapa mekanisme

47:54

kehilangan panas bayi ada konduksi

47:56

konveksi kemudian radiasi ada evaporasi

48:00

apa yang bisa kita lakukan yang pertama

48:03

jangan menimbang bayi dalam kondisi

48:06

telanjang ya jangan menimbang bayi dalam

48:09

kondisi telanjang pastikan apa tempat

48:13

yang akan anda lakukan timbangan itu ada

48:17

alas kemudian pastikan bayi berada dalam

48:19

kondisi terbungkus nah bagaimana

48:21

beratnya apakah apakah nanti eh sesuai

48:25

dengan berat lahirnya Nah nanti anda

48:27

harus bisa memperkirakan atau misalkan

48:29

sebelum dipakaikan pada bayi Anda harus

48:32

sudah bisa mengukur yang dipakaikan pada

48:35

bayi itu berapa gram dan itu diposisikan

48:38

berada pada angka nol sehingga nanti

48:41

ketika bayi itu dihimbau Bang bersamaan

48:45

dengan selimutnya Itu posisinya dalam

48:48

posisi nol kemudian 8 namanya kita bisa

48:52

tahu

48:52

Wah berat dari bayi kemudian hangatkan

48:57

peralatan yang akan dipakai untuk

48:58

memeriksa bayi misalnya stetoskopnya

49:01

kita hangatkan kita terletak Panggil di

49:04

bawah syaraf lampu atau misalkan

49:07

tangannya tangan kita Sebelum periksa

49:09

kita hangatkan dengan digosok-gosok atau

49:12

bagaimana ya jadi upayakan bagian

49:15

bagian-bagian yang akan menyentuh bayi

49:17

ini dalam kondisi hangat Kemudian upaya

49:21

yang lain untuk mencegah konveksi

49:24

misalkan hindarkan aliran udara di dekat

49:26

bayi misalkan AC kipas angin jendela dan

49:30

ventilasi yang terbuka jadi pastikan

49:32

bayi tidak ada di situ tidak ada di

49:34

dekat itu kemudian bisa juga untuk yang

49:37

radiasi hindarkan bayi dari benda yang

49:40

menyerap panas misalkan logam lantai

49:43

ubin yang dingin menempatkan tempat

49:45

tidur bayi jauh dari jendela yang

49:47

terbuka ini ini yang bisa kita lakukan

49:51

Hai evaporasi atau penguapan tunda

49:55

memandikan bayi dalam minimal 6 jam

49:59

pertama Jadi kalau 6 jam pertama kondisi

50:02

tubuh bayi stabil boleh dimandikan tapi

50:05

kalau setelah 6 jam pertama kondisi

50:07

tubuh bayi belum stabil maka bisa

50:10

ditunda 12 jam berikutnya kemudian

50:13

siapkan lingkungan yang hangat saat

50:16

memandikan bayi segera keringkan bayi

50:19

apabila basah dan segera ganti kain yang

50:22

basah dengan yang kering dan pastikan

50:26

ketika kita memeriksa bayi pastikan kita

50:28

memeriksa suhu bayi

50:31

Hai jadi pastikan suhu bayinya dalam

50:33

kondisi yang normal jikalau ketika kita

50:37

periksa kok bayinya hipotermi suhunya

50:39

kurang dari tiga 6,5 ya harus segera

50:42

kita talak tatalaksana kira-kira Apa

50:44

penyebabnya hindarkan dia dari sumber

50:47

kehilangan panasnya segera selimuti

50:50

segera Pakaikan topi segera anjurkan ibu

50:53

untuk misalkan perawatan metode kanguru

50:56

atau bisa Tempatkan Dia di inkubator ya

50:59

ini jadi harus segera ditata laksana

51:02

tapi kalau misalkan setelah ditata

51:04

laksana kok masih tetep hipotermi jangan

51:07

ditinggal lagi Segera lakukan Duh

51:10

ceritanya karena resiko kalau kita

51:13

membiarkan bayi itu supporternya nah

51:16

apabila dia kok ternyata hipertermi

51:20

Bagaimana ya hindarkan bayi dari sumber

51:23

panas dikurangi panasnya lepas selimut

51:26

lepas penutup kepala lakukan

51:28

skin-to-skin contact ke ibu logo

51:30

skin-to-skin contact

51:31

Nah karena skin-to-skin contact inilah

51:33

keajaiban kulit Ibu jadi kulit ibu itu

51:38

akan menyesuaikan dengan kulit bayi

51:41

bukan kulitnya ya suhu ibu akan

51:44

menyesuaikan dengan suhu bayi kalau bayi

51:47

ini berada dalam kondisi hipotermi

51:50

kedinginan maka dia akan eh apa namanya

51:56

kalau bayinya kedinginan suhu tubuh ibu

51:58

akan naik setengah derajat lebih tinggi

52:00

tapi kalau dia kepanasan hipotermi maka

52:05

suhu tubuh ibu akan turun setengah

52:07

derajat lebih rendah Jadi dia untuk bisa

52:09

menstabilkan suhu tinggi Nah itu

52:13

beberapa upaya-upaya yang bisa kita

52:14

lakukan untuk mencegah pelepasan panas

52:16

yang berlebihan atau mencegah hipotermi

52:19

yang berikutnya bebaskan dan bersihkan

52:22

jalan nafas sesuai dengan kondisi bayi

52:25

kalau bayinya kondisinya normal kita

52:28

tidak perlu melakukan ke penghisapan

52:31

lendir tapi kalau bayi itu eh apa asyik

52:37

sih maka kita harus melakukan

52:39

penghisapan lendir kalau bayi itu

52:41

mekonium maka kita harus lakukan

52:43

pembersihan mekonium atau lendir di

52:47

daerah mulut dan hidung bayi kemudian

52:49

kita lanjut dengan backup kemudian

52:53

hindarkan prosedur yang tidak perlu dah

52:55

dia Jadi kalau misalkan kalau tidak

52:57

perlu di kisah pinggirnya ya enggak usah

53:00

diisap rangsang taktil nah rangsang

53:04

taktil ini adalah upaya untuk bisa ini

53:07

apa merangsang aktivitas otot dari bayi

53:11

Jadi apa yang bisa kita lakukan dengan

53:14

rangsang taktil cukup dengan lulusan

53:17

cukup dengan usapan nggak perlu bayi itu

53:20

dipukul gak perlu bayi itu dijungkir dan

53:22

sebagainya tuh sudah tidak berlaku lagi

53:24

ya Jadi cukup dengan ucapan cukup dengan

53:26

lulusan itu sudah cukup untuk bisa

53:29

merangsang taktil bayi

53:31

yang terakhir adalah laktasi nah ini

53:34

penting rata XI atau pemberian ASI ini

53:37

penting salah satunya adalah upayakan

53:39

bayi baru lahir mendapatkan inisiasi

53:42

menyusu Dini minimal 60 menit setelah

53:46

kelahirannya jadi biarkan bayi segitu

53:48

skin contact ada diatas perut ibu agar

53:51

dia bisa mencapai puting sehingga dia

53:54

bisa menyusul sendiri eh berikutnya tadi

53:59

sudah ya kita lanjut di vidio

54:04

wujud Yah Bi kita lanjut bersihkan jalan

54:13

nafas karena tidak ada penghisapan eh

54:16

jalan nafas secara rutin karena bisa

54:18

menyebabkan perlukaan infeksi dan

54:20

sebagainya ya jadi hanya diperlukan

54:22

dilakukan sesuai dengan kondisi ini

54:25

rangsang taktil kemudian ini perawatan

54:28

tali pusat nah perawatan tali pusat

54:31

seperti tadi telah disampaikan setelah

54:34

tali pusat Ini dipotong maka cukup

54:38

dengan dilakukan pengikatan silakan ada

54:40

pusat pakai clean tali pusat yang

54:42

langsung langsung dia terkren bisa juga

54:46

pakai benar bisa pakai alat apapun

54:49

sebetulnya banyak teknik untuk mengikat

54:51

kemudian perawatan tali pusatnya tidak

54:54

boleh dikasih ramuan tidak boleh dikasih

54:56

alkohol tidak boleh dikasih betadin atau

54:59

apapun jadi cukup dengan Hello tali

55:02

pusat itu ke

55:04

Oh dibungkus dengan kasa steril pastikan

55:08

bungkus kasa steril ini sering diganti

55:11

apabila dia terlihat atau terasa lembab

55:17

ya jadi itu adalah perawatan tali pusat

55:24

nah laktasi ini adalah eh manfaat dari

55:31

menyusu pada tahap awal atau menyusu

55:33

menyusui Dini Jadi imd atau inisiasi

55:37

menyusu Dini ini bisa menimbulkan atau

55:40

melatih reflek hisap bayi bisa membina

55:42

hubungan psikologis membantu kontraksi

55:44

memberi ketenangan pada ibu dan bayi dan

55:47

juga bisa mencegah kehilangan panas Jadi

55:52

upaya-upaya yang bisa dilakukan untuk

55:55

imd cukup-cukup apa namanya ya cukup

56:00

harus kita upayakan pada saat kita

56:03

melakukan

56:04

Halo pertolongan persalinan ini harus

56:06

segera kita berikan aku tetap Kusuma

56:12

papa ah

56:15

di sini nah ini yang harus diingat

56:18

setelah bayi baru lahir keringkan dengan

56:21

segera kecuali apa tadi kecuali telapak

56:25

tangan kemudian jaga agar kepala selalu

56:29

tertutup karena kepala merupakan salah

56:31

satu bagian terbesar yang bisa

56:34

menyebabkan kehilangan panas jangan

56:37

Mandikan bayi sebelum Namja setelah

56:41

persalinan ini untuk mencegah evaporasi

56:43

ya terus jangan lakukan pengisapan

56:46

lendir secara teratur segera kontak

56:49

skin-to-skin contact antara Ibu dan bayi

56:53

Nah ini adalah 5 urutan perilaku bayi

56:55

saat IMG jadi pada 30 menit pertama

56:59

biasanya bayi ini akan beristirahat dan

57:01

melihat kemudian mulai 30-60 menit

57:05

berikutnya bayi akan mulai menjejakkan

57:09

bibirku mulai membawa jarinya ke mulut

57:12

mulai mengeluarkan air liur dan

57:15

ia mulai mencari puting nah kemudian dia

57:19

akan memasukkan puting ke dalam mulutnya

57:22

dan dia akan mulai menyusu jadi

57:24

rata-rata bayi ini mampu untuk mencapai

57:28

puting sekitar menit ke 30 sampai menit

57:30

ke-60 ya karena 30 menit pertama

57:34

biasanya dia masih tadi fase reaktivitas

57:37

pertama dia banyak melihat dia banyak

57:39

memperhatikan ini bisa saya ini enggak

57:43

ya Semoga bisa Oh videonya tidak bisa

57:49

diputar Nanti aja saya share sendiri

57:51

untuk videonya nah ini adalah posisi

57:54

menyusu pastikan Ketika anda

57:57

menyampaikan posisi menyusui pada bayi

57:59

ini pastikan nya posisi menyusunnya

58:02

benar apa yang harus kita pastikan untuk

58:04

posisi menyusui dengan benar naik nih

58:07

lengan Ibu menopang ini kemudian

58:11

pastikan bayi perutnya menghadap ke

58:13

perut ibu ini

58:15

kemudian ini seluruh bagian areola bayi

58:20

ini bagian areola bayi ini harus masuk

58:25

secara keseluruhan ke dalam mulut bayi

58:27

jadi tidak hanya putingnya saja kalau

58:32

besok kalau mood putihnya saja biasanya

58:34

dia akan lecet pada puting nya jadi

58:37

harus sampai areola nya bagaimana

58:40

tandanya bayi ini menyusui dengan baik

58:44

nih dagu menyentuh payudara mulut

58:47

terbuka lebar hidung mendekati atau

58:49

menyentuh payudara mulut bayi mencakup

58:52

sebanyak mungkin areola lidah bayi

58:54

menopang puting dan areola bagian bawah

58:56

kemudian bibir bayi bawah ini melengkung

59:00

keluar atau dower ya bayi menghisap kuat

59:03

dan dalam secara perlahan itu adalah

59:06

tandanya bahwa bayi ini menyusu dengan

59:10

benar kemudian pencegahan infeksi pada

59:14

mata

59:15

nah pencegahan infeksi pada mata ini

59:17

yang penting diperhatikan adalah untuk

59:20

mencegah adanya infeksi pada mata kita

59:22

bisa memberikan salep Nah bisa

59:25

memberikan salep mata helm yang

59:28

diberikan adalah tetes tetrasiklin 1%

59:32

dalam waktu satu jam Setelah kelahiran

59:35

bayi kemudian profilaksis profilaksis

59:40

ini adalah untuk mencegah perdarahan

59:41

pada bayi Biasanya kita berikan injeksi

59:45

vitamin K1 ya vitamin K1 ingat K1

59:50

Bukankah tak berapa ya karena satu ini

59:56

ada beberapa sediaan dari vitamin K yang

59:58

kita gunakan adalah Vitamin K1 butuhnya

1:00:01

berapa dosisnya dosisnya adalah satu MG

1:00:04

Im pada paha kiri jadi kalau sediaan Fit

1:00:07

sediaan vitamin K1 itu ada yang 10 mg

1:00:10

ada yang 2 mg jadi nanti silakan Anda

1:00:14

lihat

1:00:15

Aan dalam satu ampun itu berapa mg ah

1:00:18

yang penting dosisnya adalah benar 1 MG

1:00:20

Im pada paha kiri kemudian pemberian

1:00:25

imunisasi Hepatitis B setelah satu jam

1:00:28

pemberian vitamin K maka Biasanya kita

1:00:30

akan berikan resimen tunggal untuk

1:00:34

imunisasi Hepatitis B yang sering

1:00:36

disebut sebagai HB unit jek Nah jadi

1:00:39

habis ini aja gitu diberikan satu kali

1:00:41

segera setelah lahir satu jam Setelah

1:00:44

pemberian vitamin K kalau dulu masih ada

1:00:48

habis saja tapi sekarang HB UNICEF ini

1:00:52

hanya diberikan satu kali saja disini

1:00:54

segera setelah lahir selanjutnya maka HB

1:00:57

ini akan bergabung dengan resimen

1:01:00

kombinasi ia akan bergabung dengan

1:01:02

kelapa vaksin yang lain kalau sekarang

1:01:05

yang kita pakai adalah pentavalen ya

1:01:08

nanti anda berikan pada usia bayi dua

1:01:10

bulan tiga bulan 4 bulan dan seterusnya

1:01:13

jadi tiga kali

1:01:15

Hai 2 3 dan 4 bulan nah berikutnya

1:01:20

adalah evaluasi nilai agar evaluasi

1:01:23

nilai Apgar ini kalau dulu digunakan

1:01:25

sebagai salah satu apa namanya upaya

1:01:30

untuk menentukan apakah bayi ini perlu

1:01:32

resusitasi atau tidak nah tapi sekarang

1:01:35

evaluasi nilai Apgar ini tidak lagi

1:01:37

digunakan untuk menentukan bayi ini

1:01:39

butuh resusitasi atau tidak tapi dia

1:01:42

hanya digunakan untuk menentukan

1:01:43

Bagaimana kondisi bayi tersebut abjad

1:01:47

terdiri dari lima kondisi yang harus

1:01:50

dilihat ini adalah singkatan itu Friends

1:01:53

by twnpools.com itu krimets itu activity

1:01:57

dan er itu respirasi jadi ada tiga skor

1:02:01

skor 0 skor 1 skor-2 skor 0 pada

1:02:04

masing-masing kriteria ini menggambarkan

1:02:06

kondisi dari bayi Jadi bagaimana kondisi

1:02:09

bayinya warna kulitnya Bagaimana kucek

1:02:12

merah tubuhnya kakinya

1:02:15

cat atau semuanya sudah merah ini

1:02:16

menentukan skornya jadi ini Dan Nadi

1:02:22

pada gemetz pada activity pada respirasi

1:02:27

menjadi Bagaimana tampilan pada bayi dan

1:02:31

kita bisa Tentukan skornya ini misalkan

1:02:35

ini pada menit bayi pertama nanti

1:02:40

sebagai tugas aja ya Ceh hehe Saya

1:02:49

lanjut

1:02:52

Hai untuk resitasi mungkin nanti kita

1:02:58

akan bicara pada pertemuan selanjutnya

1:03:00

untuk asuhan bayi baru lahir normal

1:03:02

Mungkin ini yang bisa saya sampaikan

1:03:05

Trimakasih atau atas perhatiannya

1:03:07

silahkan nanti kita bisa gabung di the

1:03:10

class untuk bisa diskusi masalah-masalah

1:03:15

apa top Sultan kesulitan Apa yang anda

1:03:17

ingin tanyakan pada penjelasan saya yang

1:03:20

sebelumnya mungkin itu yang bisa saya

1:03:22

sampaikan Trimakasih atas perhatiannya

1:03:23

tetap semangat belajar meskipun kondisi

1:03:27

pandemi tetap sehat tetap semangat salam

1:03:30

tangguh salam kemanusiaan Baik saya

1:03:33

akhiri Terima kasih salamualaikum

1:03:34

warahmatullahi wabarakatuh

1:03:40

YouTube

1:03:41

yo yo

1:03:44

the lounge

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free