Full Transcript

·YouTLDR

Materi Carita pondok ( carpon )

11:42IndonesianTranscribed Jul 28, 2026
0:00

Bismillahirrohmanirrohim, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi, saya pengajaran bahasa Sunda. Di lagung Ayena, orang akan diajar tentang materi carpon. Tujuan pengajaran Anu Ayena, hidup di piharap, biasa, ngawasa, mengenal materi carpon.

0:20

Hai non way unsur-unsur intrinsik carpon non-unsur-unsur extrinsic carpon sarang dipiharap hidup biasa nulis ke naon way lengkah-lengkah upami hidup ngadama carpon bagian ukah hiji ngenaan wangenan carpon hari carpon teh

0:38

Carpon disebut carita pondok Carita pondok adalah karangan piksi atau wargaan, piksi itu adalah khayalan yang lancar atau prosa atau paragraf yang diperbicara tentang kehidupan orang tua itu adalah carita pondok jadi bisa dibaca dengan berapa menit jadi musuh akan membaca dengan berapa menit jadi berapa menit saja, carponnya langsung beres

1:07

Hai masalah jalan nyata mengenai sejarahnya carpon tes ala resna sanes asli ti sastra Sunda data mengrupa Samperan ti Eropa Atanapi tiwalanda jadi nah disebutken wangun sastra Samperan sababeta sanes asli ti Sunda jadi ayahnya pengaruh luar karya-karya dengan masuk ke

1:31

di sastra sunda, ada yang menulis kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata-kata kata

1:50

Hai santos medana majalah papais nonoman jeng majalah parah yang anjadikan kapengkurma medana atau wak nyebar nama jalahtaya menyebar narkotik ayah dinamai jala-jala atanapi dina koran-koran kaitate munculnya dina awal-awal abad ke-20 seurano nulis karya sastra carpon

2:13

jadi buku carpon-carpon yang tadi karya-karyanya dihijikan menjadi buku kumpulan carpon nah, diingatkan ayat di sastra sunda atau diimiti ayat di sastra sunda yaitu kumpulan carpon yang dijudulkan "Dog Dog Pangrewong Karya GS" yaitu buku kumpulan carpon yang diimiti ayat di sastra sunda karya GS

2:39

Hai wadalan ada wadalan ternyata penerbit terbitan Balai Pustaka Ayana di tahun Sabaraha di tahun 1870

2:47

Hai tahulah buku kumpulan carpon etete lewih dihilang ayat tibatan buku kumpulan carpon atau napi cerpen di nama Indonesia dengan cerpen bahasa Indonesia ma ayana mimiti ayatnya di tahun 1870 genep judulnya nyata kumpulan carpon teman duduk karya M Kasim jadi tina sejarah na carpon serang cerpen lewih

3:09

awalan carpon jadi lewih tihlaan ayana carpon dina sastra Sunda daripada dina sastra Indonesia dina sastra Sunda masa 1870 dan pertama anak dok-dok pangrewong karya GS lamun dina sastra Indonesia mah teman duduk karya M Kasim dina tahun 1870 genep

3:33

Hai nama itu unsur-unsur intrinsik carpon hari unsur intrinsik ternyata unsur noaya dijerok teks nukah hiji tema atau wajah jer tema atau wajah jer ternyata ide pokok nah teman tentang percintaan sosial budaya dina tema naik tadi na unsur intrinsik na tentang naonwet ya saalam latar

4:02

latar itu adalah tempat dimana kita dilaksanakan, itu kejadian kita dimana waktu kita, saat kita berang, peting, sore, biasanya kita carpan yang disebutkan jam atau waktu sore kita berang, besok kita ada di unsur yang klinisik carpan suasana kita, suasana kita berpikir, suasana kita berpikir, kita ada di latar suasana

4:28

alur intrisik ini dikatakan galur atau alur, alur ini dikatakan jalan carita jalan carita yang ada di bawah dari bawah itu berarti di awal sampai ke akhir atau alur maju disebutnya ada juga alur di tengah tengah tengah ada alur yang

4:50

kemudian dituntun ke atas, kemudian dicampurkan. Campuran berarti dicampurkan di awal ke akhir, terus ke tengah-tengah, ke akhir dan ke awal. Ini disebutnya alur. Jadi ini alur maju, alur mundur, alur campuran. Unsur intrinsik yang kita lakukan adalah menggunakan pelaku. Pelaku itu adalah tokoh penopohan. Pelaku yang dicarbon, yang dikenakan sebagai pelaku antagonis,

5:20

ada yang protagonis dan ada yang tertagonis ada yang berbaga, ada yang jahat, ada yang berpakaian yang mengukur pelengkap jadi ada yang berlawanan, ada yang berbaga, ada yang mengukur pelengkap itu adalah berpakaian yang dicarbon dicarbon itu adalah unsur intrinsik yang mengandung amanat amanat itu adalah pesan yang dituduhkan oleh orang yang memacah

5:49

Kita pasti ada, ada amanat yang tertulis, ada amanat yang tertulis. Ada yang langsung, ada yang tidak. Tidak ada yang menulis cerita, orang tidak bisa menyimpulkan. Kesimpulannya tidak amanat. Kita cari. Kita unsur-unsur intrinsek.

6:01

ada juga unsur ekstrinsik, dari unsur ekstrinsik kita bisa mengeluarkan cara kita hubungan kita dengan orang lain tentang masyarakat kita budaya kita, pendidikan kita, agama kita, itu mengaruhkan cara kita jadi unsur ekstrinsik itu mengeluarkan tema, mengeluarkan teks mengeluarkan teks cara kita

6:26

Nah, kalau orang menggambar dengan cara, maka orang harus mengingatkan langkah-langkahnya. Langkah-langkahnya adalah tahapan-tahapan menulis cara. Jadi, tahapan yang harus dilakukan orang untuk menulis cara adalah menulisnya dengan ide.

6:41

ini adalah ide orang yang mengalami pengalaman orang, pengalaman babat orang, pengalaman yang tidak bisa diingatkan, dikirakan, dikirakan, dituliskan, dikirakan di cerita, dikirakan di diari, dikirakan di film, dijadikan dari cerita tapi diubah jadi ide-ide itu dipilih dari macam buku yang kita baca, kita baca, maka kita bisa menggambarkan ide

7:06

karena itu, orang kedua harus menjaga kepentingan mereka, seperti tentang percintaan, tentang keagamaan, atau kebudayaan. Jadi, kita harus menjaga kepentingan atau tokoh. Tokoh itu, di dalam cerita pasti ada tokoh-tokoh, atau pelaku-pelaku. Itu juga mengandung karakter-karakter, seperti jahat, biasa, atau lawan.

7:36

saat kita mencari pelaku, kita juga mencari tempatnya, biasanya di tempat carpan disebutkan tempatnya dimana di kelas, di masjid, di pasar atau dimana, seperti yang dijelaskan di latar biasanya kita berbicara seterusnya kita mencari galur atau plot, kerjaan kejadian, kita juga menceritakan alur yang sangat penting

8:00

di awal dan ke akhir, nah kalau di alur maju, mundur atau di campuran kita bebas, kita bisa hidup, kita bisa menuliskan ide-ide cara kita salah satu hal yang kita lakukan, itu pusir sawangan atau point of view, dari pusir sawangan kita lakukan orang cara kita, orang bisa dijadikan bisa jalan maka hiji, jalan maka hiji tidak menggunakan kuring misalkan, ayo kuring cacing di dier

8:30

di kelas 11 atau IPS kurang mengalihkan manehna keranteng nundutan misalkan, berarti kurang, berarti cara untuk menangkap pusir sawangan anak tidak gunakan jal maka hiji, kurang namun jal maka dua, bisa tidak gunakan ke manehna berarti mencari takun manehna ayunan mengangkat ke sekolah isuk-isuk di jalan manehna patpung, ajeng hiji buta, anu kacidak gede misalkan, berarti

8:58

menggunakan manis, berarti jalan maka dua, jadi kalau kita menggunakan seukur, cerita mengungkul pelaku-pelaku, cerita yang kita katakan, jadi diceritakan ke manis jadi, kalau kita melangkah ke salah jalan, kita menentukan amanat, nah apa amanat? amanat di carpon pasti ada, bahwa kita secara penulis atau pintar, kita biasa katakan di

9:28

dialognya atau dengan penulisan cerita yang diperlukan oleh orang lain, seperti apa. Jika salah satu, bahasa yang digunakan. Bahasa yang digunakan

9:44

biasanya bahasa-bahasa yang berada di dalam hati kuno, maca bahasa yang berbeda, lemes atau campuran biasanya kalau di dialog kita hanya bisa bahasa yang berbeda kalau kita ngobrol dengan orang lain berarti kita tidak menggunakan bahasa lemes kalau kita menggunakan bahasa yang berbeda berarti kita tidak menggunakan bahasa yang berbeda kalau kita menggambar biasanya kita menggambar atau bergambar satu

10:13

Dialog kita menggunakan bahasa biasa, bahasa kasar. Tahap terakhir adalah menentukan judul. Misalnya kita mau dilaksanakan, maka di akhir kita menentukan judul. Judul itu harus menentukan cerita. Jadi judulnya bisa menarik. Misalkan judulnya Juri Cahik. Misalkan. Jadi berarti pasti kita menggunakan judul.

10:44

Juri, juri jahe. Buat yang benar-benar juri jahe atau memang dengan ukur lalandian juri jahe. Jadi, nantukan judul itu bebas. Tapi, kalau ada hubungannya saja, harus cari tanah. Jauh-jauh itu. Penting, saya tidak penasaran, si, nama, cak, anak, itu cari pun.

11:04

Eta mungkin mengenakan lengkah-lengkah nulis carpon Supaya orang biasa lancar nulis carpon, orang biasa mengenakan macaan carpon karya batu

11:17

Jadi intinya carpon itu cari tarikan fiksi, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditulis, ditul

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free