Full Transcript

·YouTLDR

PELAKU BULLYING BISA DIHUKUM? | PODCAST INSPIRASI GEMILANG - EPISODE 3

35:01IndonesianTranscribed Jul 27, 2026
0:00

tentang pelecehan seksual non fisik he

0:02

yang tadi saya bilang kat calling

0:04

ataupun misalnya dia melihat dari atas

0:06

sampai bawah kayak

0:08

gitu kalau dulu zamannya aku tuh ya

0:11

namanya tuh kutilang Dara

0:13

gitu ketika dia sudah dalam bentuk

0:16

pidana itu pihak kampus pihak sekolah

0:19

dapat bekerja sama dengan

0:20

lembaga-lembaga layanan ataupun lembaga

0:23

bantuan hukum untuk meneruskan kasusnya

0:25

ke panah

0:27

hukum ya Ayolah kalau ngomong bercandaan

0:30

kita bercandaan yang lebih keren aja L

0:32

sekarang jangan bercandaan yang mengarah

0:34

ke ee seksualitas

0:37

gitu jadi jangan main-main kalau ngomain

0:39

perundungan ternyata ada agak ngeri juga

0:41

ya ada hukumnya ya itu dan itu langsung

0:43

masuknya ke apa tindak

0:46

[Musik]

0:52

pidana selamat pagi kawan Gemilang e

0:55

selamat datang di podcast inspirasi

0:57

Gemilang episode ketig sedikit

1:00

perkenalan Yayasan Gemilang sehat

1:02

Indonesia merupakan lembaga nonprofit

1:04

atau yang biasa kita kenal dengan ngo

1:07

yang secara konsisten memperjuangkan

1:09

pemenuhan hak kesehatan seksual dan

1:11

reproduksi serta pencegahan berbasis

1:13

gender dan seksual yang terutama

1:15

menyesar pada anak perempuan dan

1:18

kelompok Marginal lainnya akhir-akhir

1:20

ini kita eh disibukkan atau eh

1:24

diinformasikan mengenai berita kasus

1:28

yang berkaitan tentang e bullying yang

1:31

viral di media sosial akhir-akhir ini

1:33

gitu nah jika dibiarkan bullying ini

1:37

bisa berdampak buruk pada korban bahkan

1:39

tidak jarang beberapa korban itu kita

1:42

mendapat kabar bahwa korban sampai pada

1:45

akhirnya mengakhiri hidupnya untuk lepas

1:47

dari penderitaan ini kemudian e jika

1:51

dianalisis lebih dalam ternyata bullying

1:53

ini juga merupakan e termasuk dalam

1:56

pelanggaran hak asasi

1:58

manusia nah pada Tahun 2022 itu

2:02

disahkannya undang-undang tindak pidana

2:05

kekerasan seksual yang jika dalam

2:07

konteks bulling itu mencakup beberapa

2:11

identifikasi seperti kekerasan seksual

2:13

kelecehan seksual eksploitasi dan juga

2:17

tindakan yang merendahkan martabat

2:18

korban secara seksual nah peraturan ini

2:23

juga menjadi angin segar dalam e

2:26

pemenuhan hak-hak korban termasuk di

2:28

dalamnya penanganan lindungan dan

2:30

pemulihan bagi korban nah saat ini

2:33

Yayasan Gemilang sehat Indonesia melalui

2:35

program jenji itu sudah berkontribusi

2:38

selama 4 tahun dalam mempromosikan upaya

2:42

pencegahan kekerasan berbasis gender dan

2:44

seksual dengan meningkatkan kapasitas

2:47

orang muda di berbagai daerah demi

2:49

menciptakan lingkungan yang aman dan

2:51

bebas dari kekerasan nah eh hari ini

2:55

kita kedatangan eh narasumber yang juga

2:58

turut membidani lahir akhirnya

3:00

undang-undang tindak pidana kekerasan

3:01

seksual Kak di Novita Selamat pagi Kak

3:05

pagi dan Iya untuk memulai mungkin bisa

3:08

dikenalin sedikit dong Kak E dianvita

3:12

atau dipanggil kak dinov ini siapa dan

3:14

Kalau aku lihat k dinf dari forum

3:16

pengandal layanan Nah bisa dijelasin

3:18

sedikit eh forum pengand layanan itu apa

3:21

sih Kak I eh Oke terima kasih selamat

3:25

pagi teman-teman semua selamat pagi

3:28

kawan Gemilang ya kawan Gemilang

3:30

Perkenalkan nama saya diita tapi e biasa

3:33

nama panggungnya tadi sudah disebut oleh

3:35

Danil Din gitu nah jadi Mengapa kemudian

3:38

salah satunya fpl atau forum pengada

3:40

layanan diundang untuk mengisi podcast

3:42

ini memang salah satu yang mengawal

3:46

proses lahirnya undang-undang tpks yang

3:48

dulu masih RUU PKS itu adalah forum

3:51

pengada layanan nah forum pengada layan

3:54

ini sebenarnya forum ataupun istilahnya

3:57

tempat berkumpulnya organisasi isasi ee

4:01

layanan yang memberikan layanan terhadap

4:03

perempuan dan anak korban kekerasan di

4:04

seluruh Indonesia Nah saat ini tuh sudah

4:07

ada di 33 provinsi dan keanggotananya

4:10

kayaknya sekitar 88 apa ya tapi saya

4:12

juga lupa cek lagi Kayaknya 80-an lebih

4:15

nah di dalamnya juga termasuk

4:16

teman-teman dari lbhapik Jakarta gitu

4:19

nah jadi juga kan lbhapik Jakarta

4:21

merupakan salah satu e bagian dari forum

4:24

pengada layanan Nah jadi forum ini lahir

4:27

juga sebagai bagian tempat ee apa ya

4:31

saling bertukar informasi

4:33

organisasi-organisasi lembaga layanan

4:35

berbasis masyarakat ya Yang ini memang

4:36

mereka sudah ada bahkan sebelum

4:39

pemerintah menyusun adanya istilahnya

4:42

undang-undang ee tpks gitu Jadi udah

4:44

duluan nih memberikan layanan Kayak

4:48

misalnya contohnya LBH apik sendiri

4:50

sudah lahir misalnya dari tahun 95 tuh

4:52

jadi dari tahun

4:53

5 lbhpik sudah memberikan layanan

4:55

terhadap perempuan dan anak korban

4:56

kekerasan Nah jadi ee memang eh forum

5:00

ini kemudian yang diharapkan bisa tempat

5:02

untuk bertukar informasi bahkan e bagian

5:05

dari untuk mengadvokasi kebijakan yang

5:08

berkaitan dengan layanan untuk perempuan

5:09

dan anak korban kekerasan itu sih kalau

5:12

pengin tahu sedikit tentang forum

5:13

pengeda layanan Oke menarik banget Kak

5:15

jadi nanti mungkin aku bisa nanya lagi

5:18

soal ee pengada layanan dan

5:20

anggota-anggotanya termasuk Bagaimana

5:22

mekanisme pelaporan dan penanganan

5:24

segala macam Oke kinov soal

5:27

undang-undang tpks dan bullying apa sih

5:29

definisi bullying menurut hukum dan

5:32

bagaimana undang-undang tpks ini

5:34

mengkategorikan tindakan bullying yang

5:37

memiliki muatan seksual ya kalau eh

5:40

sebenarnya kalau buling itu sendiri eh

5:43

menurut E menurut hukum ya itu memang

5:46

kita bisa lihatnya di apa ya merujuk

5:49

Permendikbud di nomor 46 tahun 2023 gitu

5:52

ya tentang pencegahan dan penanganan

5:53

kekerasan di lingkungan sekolah gitu nah

5:56

di situ sendiri kayak di pasal 9

5:58

sebenarnya disebutkan ee bullying itu

6:00

kalau bahasa Indonesianya perundungan

6:01

gitu ya Nah di situ disebutkan

6:03

perundungan itu merupakan kekerasan

6:05

fisik ataupun kekerasan psikis gitu dan

6:09

kemudian yang dilakukan secara berulang

6:10

dan adanya ketimpangan relasi kuasa

6:13

selain itu juga kekerasan seksualnya

6:15

yang Mengapa kemudian perundungan juga

6:17

ada merupakan bagian dari perilaku

6:20

kekerasan seksual itu ataupun tindakan

6:22

kekerasan seksual itu ada di Pasal 6

6:25

ayat 1 gitu ya huruf d di dalam

6:27

Permendikbud eh 46 tahun 3 tersebut nah

6:31

di situ juga dijelaskan tentang bahwa

6:33

kekerasan seksual merupakan setiap

6:35

perbuatan yang merendahkan menghina

6:37

melecehkan atau menyerang dan atau

6:39

menyerang tubuh dan atau menyerang

6:41

fungsi reproduksi seseorang karena

6:43

ketimpangan relasi kuasa dan atau gender

6:46

yang berakibat atau eh dapat berakibat

6:49

kepada ee korbannya kayak gitu Jadi udah

6:52

sangat spesifik ya dalam e konteks hukum

6:55

di Indonesia e bicara soal ee

6:58

perundungan gitu tapi sebenarnya juga

7:00

ada di dalam kuhp ngomongin Heeh

7:02

perundungan ini jadi kalau dalam kuhp

7:04

yang baru tuh di pasal 311 KUHP tentang

7:08

perundungan yang e dilakukan di tempat

7:11

umum dan permelakukan harkat bertabat

7:12

seseorang itu sudah diatur jadi jangan

7:15

main-main kalau enggak main perundungan

7:16

ternyata ada agak ngeri juga ya ada

7:18

hukumnya ya itu dan itu langsung

7:20

masuknya ke apa tindak pidana gitu oke

7:24

menarik Iya kalau kita bicara soal

7:26

perundungan pasti kita mengingatnya itu

7:28

tiga dosa besar kemendikb Pendidikan

7:31

gitu ya intoleransi habis itu ee

7:34

perundungan kekerasan juga kekerasan nah

7:38

nah kemudian apa aja sih bentuk-bentuk

7:40

buling atau perundungan yang bisa

7:42

dikategorikan sebagai kekerasan seksual

7:44

di bawah undang-undang tpks I kalau kita

7:47

e sebenarnya kan memang permikbud nomor

7:49

46 tahun 2023 ini kan mengatur tentang

7:51

pencegahan dan penanganan kekerasan

7:53

kekerasan di lingkungan sekolah termasuk

7:56

di dalamnya ya itu tadi perundungan dan

7:58

juga kekerasan seksual dan ee apa yang

8:01

terdapat di dalam permendingbu tersebut

8:03

sebenarnya ituadopsi gitu ya mengadopsi

8:06

dari undang-undang tpks nah

8:07

alhamdulillahnya ini kita punya

8:09

undang-undang yang mengatur khusus

8:11

tindak pidana kekerasan seksual yang

8:13

sebelumnya itu enggak ada kita sulit

8:15

banget mendefinisikan apa sih kekerasan

8:17

seksual yang sebelumnya itu kita eh

8:19

kesulitan eh mendefinisikan cat calling

8:22

itu apakah termasuk mencolek itu apakah

8:25

termasuk kemudian ada juga tuh misalnya

8:27

yang EE kasus anak anak SMA waktu aku

8:30

SMA sih enggak tahu waktu Daniel SMA

8:33

waktu aku SMA itu kayak apa misalnya

8:35

tali BH tuh ditarik gitu Nah itu kan

8:38

mereka nganggapnya bercandaan ya tapi

8:41

sebenarnya itu adalah bentuk dari

8:42

kekerasan seksual gitu karena sudah

8:44

mengarahnya ke arah ee seksualitas kayak

8:47

gitu ataupun misalnya ee Tara teman

8:49

laki-laki kemudian yang ee apa mereka

8:52

kayak bercandaan Memegang penis dan lain

8:54

sebagainya tapi mereka menganggap itu

8:56

bercandaan tapi ketika itu apa namanya

8:58

ee e membuat itu kan kadang membuat

9:01

tidak nyaman seseorang tersebut ya dan

9:03

itu sebenarnya bukan termasuk bercandaan

9:05

kalau kita sudah bicara itu dan ya

9:07

Ayolah kalau ngomongin bercandaan kita

9:09

bercandaan yang lebih keren aja L

9:11

sekarang jangan bercandaan yang mengarah

9:13

ke ee seksualitas gitu Nah karena apa

9:16

salah satunya juga ketika misalnya teman

9:18

kamu enggak terima dan dan dia melapor

9:21

ke e orang tua segala macam Mungkin kamu

9:24

tidak tahu konsekuensinya tapi ternyata

9:26

dia melapor Dan Kamu akhirnya berdampak

9:28

harus berurusan dengan ee hukum kayak

9:31

gitu maksud maksud saya sebagai pelaku

9:33

dan maupun sebagai korban itu kita sudah

9:36

apa calon pelaku sor Ya calon pelaku itu

9:38

harus mulai aware gitu loh bahwa apa

9:40

yang saya lakukan ini berdampak enggak

9:41

terhadap orang lain secara fisik psikis

9:44

atau seksualitas kayak gitu nah itu yang

9:46

EE Kenapa kok penting kayak

9:48

kampanye-kampanye soal ini itu dilakukan

9:51

termasuk yang dilakukan oleh teman-teman

9:52

Yayasan Gemilang saat ini biar kita juga

9:54

aware untuk enggak menjadi pelaku dan

9:56

juga ee ketika menjadi korban kita tahu

9:58

Oh saya ini ee korban gitu Nah kalau

10:02

yang di dalam tpks eh di dalam ee apa

10:04

namanya tadi ee di dalam permendikbur

10:07

nomor 46 tahun

10:08

2023 itu sebenarnya sudah dicantumkan di

10:12

Pasal 6 ayat 1 dan juga di pasal 7 ayat

10:15

ayat 2 tapi kayaknya Nanti aku jelasin

10:17

deh Apa isinya Ya kalau di Pasal 6 ayat

10:20

1 nah ini sebenarnya hampir sama dengan

10:22

isi yang ada di dalam undang-undang tpks

10:24

pasal 4 jadi undang-undang tpks sendiri

10:26

dia bicara soal misalnya ada pelecian

10:29

seksual fisik nonfisik atau pelecehan

10:31

seksual yang di ee fasilitasi oleh

10:33

teknologi kayak gitu ya atau dikenal

10:35

dengan kekerasan seksual berbasis

10:37

elektronik nah ini kemudian yang

10:39

diadopsi di dalam permedikbud eh nomor

10:43

46 tahun 2023 di situ disebutinh Di

10:47

Pasal 6 nih ada bentuk kekerasan itu ada

10:50

kekerasan fisik ada kekerasan psikis

10:53

atau perundungan gitu ya Ada kekerasan

10:54

seksual gitu ya Nah itu ee di dalam apa

10:58

namanya itu itu sangat dibahas kalau di

11:00

Pasal 6 mungkin agak lebih luas ya Ee

11:02

ngomongin kekerasannya termasuk

11:04

kekerasan seksual di dalamnya ee ada

11:06

intoleransi kayak gitu ya Eh dan lain

11:09

sebagainya kalau di pasal 4 eh

11:11

undang-undang tpks yang diadopsi di

11:13

dalam Permendikbud dan juga Oh iya PPKS

11:16

PPKS yang nomor 30 ya 2021 yang EE

11:20

punyanya ee untuk mengatur di perguruan

11:22

tinggi itu juga sebenarnya ee apa

11:24

namanya mencantumkan tentang e kekerasan

11:26

seksual ya di dalam perguruan tinggi nah

11:29

di dalam pasal 4 itu ada tuh Ee tentang

11:31

pelecehan seksual non fisik he yang tadi

11:34

saya bilang cat calling ataupun misalnya

11:38

dia melihat dari atas sampai bawah kayak

11:40

gitu dan lain sebagainya itu tidak tidak

11:42

non fisik ya tetapi ketika ituembuat apa

11:46

ya humiliate itu apa E mempermalukan

11:49

kemanusiaan seseorang tidak nyaman

11:52

secara seksualitas itu dia udah bisa

11:54

disebut sebagai ee pcian seksual

11:56

nonfisik nah ini pernah ada satu kasus

11:59

yang ditangani oleh EE didampingi oleh

12:01

teman-teman EE LBH apik Jakarta waktu

12:04

itu ee di tempat kerja nah tempat

12:06

kerjanya kebetulan di salah satu

12:08

perguruan tinggi waktu itu belum ada

12:09

Permendikbud gitu ya Nah di mana si si

12:12

perempuan ini kemudian diminta oleh

12:14

pimpinan eh apa atasannya untuk ee

12:17

memasang apa sih namanya kalender He

12:20

tapi harus naik Kursi

12:22

ee kudian Dia masang e masang Kalender

12:25

itu gitu Padahal si ini perempuan gitu

12:27

dan yang minta adalah laki-laki gitu dan

12:30

yang laki-laki itu duduk sambil

12:31

ngelihatin dia dari belakang untuk e

12:34

memasang Kalender itu kan kalau orang

12:36

bilang itu kan bukan kekelasan seksual

12:38

Ya itu bukan pelecehan ya gitu tetapi Si

12:42

perempuan itu merasa tidak nyaman dia

12:44

merasa dipermalukan merasa dilihat dari

12:47

bawah sampai atas dan itu ternyata

12:49

kategori pelecehan seksual loh Iya itu

12:52

nonfisik kan padahal enggak disentah

12:53

tidak disentuh dan tapi ada relasi kuasa

12:56

juga di dalamnya kan ada dia sebagai

12:58

atasan dia cewek ee si perempuan itu

13:00

merasa malu enggak nyaman dan lain

13:03

sebagainya dia kayak itu bahkan buat dia

13:06

trauma dia takut untuk masuk ke ruang

13:07

atasannya kalau dia takut kalau

13:09

dipanggil dan menurut eh menurut

13:11

undang-undang tpks sekarang ini itu bisa

13:14

dikategorikan sebagai eh pelecean

13:17

seksual non fisik gitu Jadi ada

13:19

pelecehan seksual fisik juga kemudian

13:22

ada kalau di dalam tpks itu ya kayak

13:25

pemaksaan perkawinan tuh juga masuk dari

13:27

kekerasan seksual gitu ya ada

13:29

pemaksaanilisasi eksploitasi seksual

13:31

perbudaan seksual ataupun kekerasan

13:33

seksual yang e berbasis elektronik nah

13:36

banyakan orang kenalnya kbgo tuh kbgo

13:38

iya kekerasan seksual berbasis gender

13:40

online tetapi yang paling spesifiknya

13:44

itu kita sudah punya undang-undangnya di

13:46

dalam undang-undang tpks namanya

13:49

ksbe Oke menarik kalau di zamanku

13:52

Mungkin ini yang paling sering terjadi

13:53

Si Kak ee kalau laki-laki sama laki-laki

13:57

itu celana dalamnya ditarik he celana

13:59

Daram ditarik atau mungkin bercandaan

14:02

yang dia itu e anusnya itu ditusuk pakai

14:05

begini oh tapi tangan tangan pakai jari

14:08

gitu Nah pas dia duduk gitu pas dia apa

14:10

namanya rukuk gitu loh kayak nungging

14:13

gitu Nah itu tuh sering banget kejadian

14:15

dan aku juga sadar bahwa itu ternyata

14:18

juga termasuk dalam perundungan yang

14:19

berbasis seksual kpgs gitu nah itu juga

14:23

masih sering aku dapati gitu kemudian e

14:26

apa namanya Oh ya soal informasi terb

14:29

baru nikah ternyata di permikbud sendiri

14:31

itu lagi digok lagi digodok juga soal ee

14:34

Rancangan peraturan menteri yang baru

14:36

terkait perundungan juga di perguruan

14:39

tinggi jadi akan ada tiga dosar

14:42

pendidikan yang itu ee scopnya itu di

14:44

perguruan tinggi I bagus berarti kan

14:47

sudah spesifik lag karena perundungan

14:49

juga ada yang dia bentuknya tidak

14:50

kekerasan seksual iya benar banget nah

14:53

soal tadi Kak dinov juga nyinggung soal

14:55

ksbe gitu atau kbgo Nah aku mau nanya

14:59

Apakah di undang-undang tpks itu juga eh

15:01

cyber buling itu juga mencakup di dalam

15:05

ksbe dan Eh gimana sih penegakan

15:08

hukumnya terkait cyber bullying Ya tentu

15:11

saja ya cyber bullying itu ketika dia

15:13

mengarah pada seksualitas seseorang atau

15:16

dia mengarah pada ee kekerasan seksualah

15:19

yang tadi membuat seorang malu tidak

15:21

merasa nyaman yang tadi saya Sebutkan di

15:23

awal maka dia bisa dapat dikategorikan

15:25

kekerasan eh seksual cyber bullyingnya

15:29

tapi mengarah ke kerasan S misalnya ee

15:31

foto temanmu misalnya nih foto temanmu

15:34

terus ee apa kemudian ditaruh kemudian

15:37

ada bacaan ada yang besar tapi bukan

15:40

dosa misalnya kayak gitu atau apa atau

15:43

bukan prestasi kayak gitu nah kayak

15:45

gitu-gitu ee apa itu kan kemudian

15:48

ditaruh misalnya di WA grupnya ee ke

15:50

sekolah atau ditaruh di dalam e media

15:53

sosialnya dia gitu yang kemudian detack

15:56

kepada korban segala macam yang buat

15:58

korban merasa Ma malu merasa enggak

15:59

nyaman kayak gitu segala macam itu kan

16:02

termasuk salah satu bully ya he ee

16:04

ataupun misalnya dia ngomongin soal ee

16:07

apa sih eh apa namanya tuh yang yang

16:10

flat juga diomong yang yang datar kalau

16:13

dulu zamannya aku tuh ya namanya tuh

16:15

kutilang Dara Gitu Ee kurus tinggi

16:18

langsing dada rata dibilang begitu Itu

16:20

tuh itu buling Tapi kan dulu kita enggak

16:22

enggak tahu kalau itu adalah bullying

16:24

gitu karena seseorang itu kan kemudian

16:26

berasa apa minder dengan tubuhnya jadi

16:29

ngomongin buling tu secara seksualitas

16:31

tuh bukan hanya bicara soal yang tadi ku

16:33

bilang ya Misalnya tetapi ketika dia

16:35

ngomong oh e lu enggak kelihatan e seksi

16:39

lu enggak kelihatan ini itu juga bagian

16:40

dari ee bully ya itu juga bully secara

16:44

seksualitas ataupun tubuh ee seseorang

16:46

kayak gitu nah ini itu bisa

16:49

dikategorikan sebagai kekerasan seksual

16:52

saya berbully ini bisa enggak kemudian

16:55

di di apa dilaporkan bisa ini dilapor

16:58

kan gitu tetapi memang prosesnya di

17:01

Indonesia itu masih cukup rumit untuk

17:05

Penanganannya gitu makanya eh

17:08

kemudian tetapi bisa enggak kemudian

17:10

kita melakukan kalau yang pernah dialami

17:12

ole apik salah satunya kami melakukan

17:14

somasi terhadap ee orang gitu ya Ee

17:17

ketika dia kayak cyber bulling ini

17:18

bentuknya gitu ya kami ee kemudian

17:21

mendampingi si korban untuk melakukan

17:22

somasi dan kita juga melakukan pelaporan

17:25

kepada ee Meta waktu itu karena kami ada

17:27

kerja sama Ya maksudnya itu lbhpik waktu

17:29

itu ada kerja sama dengan Meta kemudian

17:31

lbhpik e melakukan eh bekerja sama

17:34

dengan Meta bekerja sama dengan Twitter

17:36

untuk melakukan take downown content

17:38

kayak gitu ataupun melakukan somasi itu

17:40

bisa seperti itu nah nih saat ini di

17:42

dalam Don PPKS sebenarnya yang untuk

17:45

ngomongin soal penanganan kasus

17:47

kekerasan seksual maupun yang elektronik

17:50

juga itu ada di dalam peraturan ee

17:53

peraturan presid eh pemerintah yang

17:56

turunan dari tpks TP n namanya pp4p atau

18:00

peraturan pemerintah tentang e

18:02

pencegahan e penanganan e perlindungan

18:06

dan pemulihan korban nah tapi sayangnya

18:08

belum disahkan ya sampai saat ini

18:10

katanya sih sudah ada di Sekretariat

18:12

Negara tinggal tanda tangan Presiden

18:14

tapi mudah-mudahan aja mungkin di tahun

18:16

ini itu sudah bisa ada dan isinya

18:18

benar-benar bisa membantu ee apa

18:21

Penanganan dan perlindungan korban

18:23

kekerasan seksual Oke menarik juga

18:25

termasuk stiker wa ya kak ya i betul

18:28

stiker wa ee ya itu tapi ee bilangnya

18:30

bercandaan kan tapi padahal itu bisa

18:33

dikategorikan e sebagai ee bullying gitu

18:36

ketika kamu merasa enggak nyaman ee kamu

18:39

kalau kamu enggak berani untuk speak up

18:41

sendiri ketemu dengan orang yang E kamu

18:44

anggap lebih nyaman untuk diskusituk

18:46

lebih ee nyaman untuk bicara ya mungkin

18:49

misalnya itu di WhatsApp kantor ya

18:51

Misalnya Mungkin kamu bisa ee kemudian

18:53

ketemu siapa nih ee yang lebih nyaman

18:55

misalnya temanmu untuk bantu ke atasanmu

18:58

lagi atau misalkan ada teman yang kayak

18:59

gini kemudian kamu bisa ee apa atasan

19:03

mungkin bisa membantu kamu untuk

19:04

memanggil si pelaku tersebut gitu untuk

19:07

tidak lagi melakukan bully kepada e p

19:10

kamu gitu jadi prosesnya bisa seperti

19:12

itu memang untuk speak up enggak gampang

19:14

Tetapi kalau kamu memang enggak mudah

19:16

untuk speak up pakailah mungkin

19:18

ruang-ruang yang ada ke temanmu ke ke

19:21

apa Kemudian dari teman mungkin bisa

19:23

bantu ke atasan atau ke orang lain yang

19:25

bisa untuk

19:26

ee apa menyampaikan kan bahwa apa yang

19:29

dilakukan si A tersebut itu tidak

19:31

membuat nyaman dan merasa dilecehkan

19:33

kayak gitu Iya oke baik menarik banget

19:35

sih Kak enika Nah terus kemudian sejauh

19:38

mana sih undang-undang tpks itu dapat

19:41

melindungi korban bullying yang

19:43

mengalami pelecehan seksual baik di

19:45

sekolah ataupun di tempat kerja ya nah

19:47

jadi memang eh tpks sendiri kan karena

19:50

dia undang-undang secara technically dia

19:52

tidak mengatur gitu ya tetapi ee dia

19:55

diatur di dalam peraturan ee pelaksan

19:58

peraturan e pemerintah peraturan

20:01

presiden kemudian nanti ada turunnya

20:03

lagi Peraturan Menteri kayak gitu-gitu

20:05

nah alhamdulillahnya kemudian ee apa ee

20:08

Kementerian Pendidikan mungkin melalui

20:10

ee di sekolah-sekolah itu dia

20:13

mengeluarkan peraturan-peraturan yang

20:14

cukup baik gitu ya untuk ee membuat ee

20:17

korban itu merasa nyaman untuk ee

20:20

Berarti berarti gue dilindungin nih

20:22

kayak gitu Nah itu sudah membuat

20:23

peraturan yang kayak PPKS nomor 30 tahun

20:25

2021 tadi ataupun juga yang baru saya

20:28

sebutkan tadi misalnya nomor 46 tahun

20:30

2023 itu yang untuk di sekolah Nah

20:33

mungkin ee peraturan-peraturan nilai ini

20:35

sebenarnya yang lebih sangat ee rigit

20:37

ngomongin soal proses ee penanganan ee

20:40

kasusnya misalnya kalau di PPKS nomor 30

20:43

Dia ee membicarakan soal ada satuan

20:45

tugas Iya nah satgasnya he gimana nanti

20:48

orang-orang ee di lingkungan kampus

20:50

civitas akademika ataupun orang-orang

20:53

yang bekerja di kampus tersebut atau

20:54

perguruan tinggi tersebut itu bisa

20:56

melaporkan ke mana Di situ ada

20:58

mekanismenya disebutkan ya kemudian

21:00

satat gas itu di apa dipilih gitu ya Ee

21:03

dan orang-orang yang tidak pernah

21:04

melakukan kekerasan seksual terutama ee

21:08

kemudian di situlah Nanti orang bisa

21:10

melaporkan ke Satgas Satgas kemudian

21:12

melakukan ee pendampingan gitu kemudian

21:15

penanganan tetapi memang di dalam ee

21:18

pasal eh di dalam Permendikbud ini tidak

21:21

e mengatur tentang hukum pidana Hm

21:25

karena dia permen permen ya enggak bisa

21:28

tetapi eh yang dilindunginya adalah di

21:31

dalam download tpks H dan dalam kuuh HP

21:34

iya i jadi ketika eh yang disebut

21:38

bullying tadi itu sudah merupakan tindak

21:41

pidana dan dikategorikannya dari mana ya

21:44

kita lihat dari ee apa namanya dari

21:46

undang-undang yang lain kan ee di dalam

21:49

Permendikbud itu fungsi pencegahan dan

21:51

penanganannya yang diperkuat ya kita

21:52

lihat dalam undang-undang lain masuk

21:54

enggak ini kategori ee pidana misalnya

21:56

dari dalam tpks atau dalam k

21:59

kalau dia masuk tindak pidana misalnya

22:00

Ternyata bukan hanya bullying tapi dia

22:03

penyebaran konten intim yang tidak e

22:06

disetujui misalnya ncia ya kalau bahasa

22:08

Inggrisnya gitu ataupun misalnya dia ee

22:11

apalagi misalnya yang yang memang itu

22:13

sudah mengarah ke kekerasan seksual yang

22:15

bentuknya tindak pidana itu apa namanya

22:18

pihak kampus pihak E sekolah itu bisa

22:21

kerja sama dengan lembaga layanan kayak

22:23

fpl ini gu sudah bisa bekerja sama

22:25

dengan lembaga layanan yang bisa

22:27

melakukan pendampingan sampai tingkat ee

22:30

untuk ee apa namanya ee hukumnya he

22:33

apalagi kalau misalnya korban butuh ee

22:35

pendampingan secara psikologis Nah jadi

22:37

memang ee sudah ada di dalam

22:39

Permendikbud tetapi Permendikbud ini dia

22:42

hanya mengetur dalam wilayah kode etik

22:44

hm Jadi administrasi administrasi nah

22:48

tetapi ketika dia sudah dalam bentuk

22:50

pidana itu pihak kampus pihak sekolah

22:53

dapat bekerja sama dengan

22:55

lembaga-lembaga layanan ataupun lembaga

22:57

bantuan hukum untuk meneruskan kasusnya

22:59

ke penerana hukum kalau memang korbannya

23:02

butuh psikolog berarti dirujuk ke

23:05

psikolog yang yang terpercayal ya yang

23:07

dia punya perspektif korban gitu I

23:10

Gimana kalau di tempat kerja Kak H di

23:12

tempat kerja nah di tempat kerja itu

23:14

sebenarnya ee tapi saya belum belum

23:17

membaca ya sebenarnya itu ada ee apa

23:20

namanya dia turunan juga dari PPKS ini

23:23

Dia ee seperti PPKS yang ada di e kampus

23:26

atauuruan tinggi i nah dia di apa

23:30

namanya ee jadi harus ada Satgas Satgas

23:33

juga di dalam ee di dalam perusahaan iya

23:36

gitu jadi dan itu e dilatih dan itu

23:40

harus ada kayak gitu dan seingat saya

23:43

waktu itu saya pernah diskusi sama

23:44

teman-teman di organisasi ee serikat

23:47

buruh ya Nah mereka menyampaikan bahwa

23:49

memang ada tuh

23:50

di pabriknya mereka sudah mulai

23:53

dilakukan pembentukan satatgasatgas PPKS

23:56

tetapi mereka merasa belum dilibatkan

23:57

sih Tapi mudah-mudahan ke depannya ee

24:00

Kementerian tenaga kerja itu sudah mulai

24:02

melihat juga pelaksanaannya ya

24:04

implementasinya itu kayak gimana sih ee

24:06

satgas-satgas Ini yang ada di

24:07

perusahaan-perusahaan Apakah sudah

24:09

sesuai dengan ee yang diinginkan oleh e

24:12

Kementerian gitu dan juga sudahah sesuai

24:15

dengan ee yang ada dalam ee apa

24:17

peraturan perundang-undangan kayak gitu

24:19

jadi benar-benar enggak cuma sekedar ada

24:22

tetapi benar-benar dijalanin Iya

24:25

termasuk yang PPKS yang di dalam e

24:27

kampus tadi gitu ya dan juga di sekolah

24:30

jadi pemantauannya itu harus benar-benar

24:32

dilihat gitu loh benar enggak sih ini

24:34

dijalankan atau cuman sekedar ada sayang

24:36

kan kalau cuma sekedar ada nanti yang

24:39

ada korban ya tetap tidak mendapatkan e

24:42

hak-haknya sebagai korban Iya Jadi

24:45

sebenarnya tinggal implementasinya aja

24:47

ya kak yang diperkuat ya kak ya Nah ee

24:50

soal contoh kasus nih Kak aku mau coba

24:52

tanya soal contoh kasus Ada enggak sih e

24:55

contoh kasus nyata di Indonesia yang apa

24:58

namanya di mana undang-undang tpks itu

25:00

digunakan untuk menindak pelaku bullying

25:02

perundtungan kalau ee pelaku bullying

25:06

itu aku harus cari tahu lagi ya tetapi

25:09

kalau undang-undang tpks ini apakah

25:10

sudah digunakan sudah undang-undang tpks

25:13

ini sudah digunakan untuk penanganan

25:15

kasus-kasus kekerasan seksual yang

25:18

misalnya ee pelecehan kemudian yang EE

25:22

pemerkosaan itu sudah dilakukan ee dan

25:25

sudah digunakan Nah untuk yang ksbe E

25:28

ini sebenarnya masih ada tantangannya

25:30

nih oh iya nih tantangannya di mana

25:32

karena kita punya undang-undang ite ite

25:34

Nah akhirnya eh apa namanya banyakan e

25:38

ap penegak hukum akhirnya ketika

25:40

memperlakukan e ada orang melakukan

25:43

bulling tapi mengarah ke seksualitas

25:45

misalnya secara cyber secara online itu

25:48

pengarahannya dia masuknya ke

25:49

undang-undang ite he walaupun sebenarnya

25:52

ee undang-undang tpks mengatur juga nih

25:55

Nah ini yang yang sebenarnya harus

25:57

dipikir kan juga nih oleh pemerintah

25:59

Bagaimana ada harmonisasi antar antar

26:02

undang-undang termasuk undang-undang ite

26:04

dengan undang undang-undang ksbe Kenapa

26:06

begitu karena satu di undang-undang ite

26:09

itu perspektifnya adalah ketika

26:11

seseorang melakukan cyber buling menada

26:14

seksualitas atau penand Seksual itu

26:16

mengarahnya ke kesusilaan Iya karena di

26:19

dalam pasal 27 ayat 1A itu di dalam

26:22

undang-undang revisi undang-undang ite

26:24

itu dia fokusnya bicara kesusilaan Nah

26:27

kita sebenarnya enggak bicara kesusilaan

26:30

loh gitu kalau kesusilaan maka yang

26:33

dilukai ataupun misalnya yang yang di

26:37

yang dilanggar itu adalah kesusilaan di

26:39

masyarakat He tapi kalau kekerasan

26:41

seksual maka yang dilanggar adalah hak

26:43

korban jadi bicara soal ee hak asasi

26:47

manusianya justru ada di undang-undang

26:48

tpks He bukan di undang-undang ite nah

26:52

tetapi ternyata ite dia lebih tinggi

26:55

hukumannya katanya di situ Memang iya

26:57

sih kalau kita lihat lihat di dalam

26:59

undang-undang e tpks dia lebih rendah

27:00

kayaknya 4 tahun apa ya Kalau enggak

27:02

salah nah itu yang akhirnya membuat

27:04

aparat penegah humum akhirnya memilih

27:05

undang-undang ite nah tetapi yang kita

27:08

harapkan bagaimana Oke deh kita pakai

27:11

undang-undang ite misalnya untuk

27:12

korban-korban cyber cyber buling yang

27:15

bernada seksual tadi tapi bisa enggak

27:17

Penanganannya menggunakan undang PKS

27:19

karena apa di undang PKS Dia sangat

27:23

bicara soal keperpihakan pada korban he

27:25

jadi soal hukum acara pidananya

27:30

he itu semua diatur undang-undang tpks

27:34

bet Oke termasuk pemenuhan secara

27:37

holistik juga ya Betul He itu juga oke

27:39

nah eh gimana sih sosialisasi

27:42

undang-undang tpks ini kepada masyarakat

27:44

dan institusi pendidikan bisa membantu

27:47

mengurangi kasus perundungan yang

27:49

melibatkan kekerasan seksual e kalau

27:52

bicara sosialisasi itu penting

27:55

sosialisasi itu harus dilakukan

27:57

terusmener he mungkin dan tahu

28:00

undang-undang pkdrt ya he itu tahun

28:02

berapa 2004 2004 Danil sudah lahir ya

28:05

2004 udah masih kecil Umur berapa tuh

28:08

masih kecil banget nah jadi di 2004

28:11

bayangin aja tu udah berapa puluh tahun

28:13

20 tahun ada 20 tahun kan 20 tahun pas

28:16

kan itu e tetapi kampanye ataupun eh apa

28:22

namanya sosialisasi tentang undang-

28:24

pkdrt kan terus dilakukan he bayangin 20

28:27

tahun itu terus kita lakukan gitu karena

28:29

bicara undang-undang pkdrt itu hampir

28:31

sama dengan undang tpks hampir Samanya

28:33

di mana ini menurut saya Ya hampir

28:35

Samanya di mana hampir samanya adalah

28:37

merubah persepsi masyarakat he pkdrt

28:40

juga dulu orang siapa sih yang bicara

28:42

soal pkdrt enggak ada he masa iya suami

28:45

istri ee pukul-pukulan dilaporin polisi

28:48

karena dianggap Abib keluarga dulu kan

28:50

Nah sekarang juga siapa yang bicara soal

28:52

ee ya masa ee apa dia dilecehkan atau

28:57

dia diperkosa yang ada juga orang takut

28:58

unuk melaporkan bahwa saya ini korban

29:00

pelecehan atau Justru malah korbannya

29:02

dibuat malu Heeh oleh pelaku dan

29:05

komplotannya iya iya kan memang kamu

29:07

begitu gitu kan jadi ini bukan buling

29:09

dong kan kamu memang begitu gitu jadi

29:12

seolah malah kayak dimanipulatif bahwa

29:14

dialah yang penyebab orang-orang

29:16

akhirnya ee membully dia dan lain

29:18

sebagainya kayak gitu nah jadi ee apa

29:21

namanya itu yang membuat Mengapa

29:24

menurutku kampanye-kampanye tentang ee

29:27

TPK gitu ya tentang perundungan dan

29:30

tentang undang-undang yang ada di dalam

29:32

itu harus ee apa bukan undang-undang

29:34

istilahnya peraturan Ya kebijakan yang

29:36

yang mengatur tentang ee kekerasan

29:38

seksual itu harus terus-terus

29:40

dikampanyekan itu harus terus-terus

29:42

disampaikan gitu di sekolah gitu ya

29:45

kemudian di ee tempat apa di pendidikan

29:47

sendiri bahkan gitu ya di perguruan

29:50

tinggi maksud saya kemudian ada apa

29:51

namanya di tempat kerja di masyarakat

29:55

itu harus terus-terus dikampanyekan bisa

29:57

lewat iklan di TV gitu ya bisa lewat

30:00

iklan di Kai gitu kan sudah mulai ya Kai

30:03

kan kemudian bisa mulai di di maskapai

30:05

penerbangan bahkan dan lain sebagainya

30:08

gitu jadi ee menurutku kampanye ini

30:12

harus terus dilakukan dan pemerintah

30:14

harus lebih melibatkan masyarakat gitu

30:17

ya untuk melakukan kampanye-kampanye ini

30:19

karena apa ya ini ee saatnya gitu loh

30:23

perspektif itu harus pelan-pelan diubah

30:25

yang tadinya kemudian menyalahkan korban

30:28

sekarang mulai diubah untuk ee apa

30:31

menyalahkan pelaku he yang tadinya

30:33

meminta orang untuk anak perempuan harus

30:36

bisa mengamankan diri dari dari pelaku

30:39

perkosaan sekarang S dibalik pola

30:40

pikirnya bagaimana orang tidak menjadi

30:43

pelaku perkosaan gitu atau pelaku

30:45

kekerasan seksual jadi ini bukan

30:47

pekerjaan mudah tetapi harus

30:49

terusmenerus dilakukan gitu Iya aku baru

30:52

ingat kak ternyata Kementerian Agama

30:54

juga membuat kebijakan yang

30:55

sama betul betul PMA itu lebih dulu

30:58

bahkan daripada Permendikbud I tapi saya

31:01

juga lupa I nomornya berapa Nomor berapa

31:02

gitu Heeh itu nah aku mau coba untuk e

31:06

sedikit mengupas soal bullying gini he

31:09

Apa sih perbedaan perlakuan hukum antara

31:11

bully tanpa muatan seksual dan bully

31:14

yang masuk dalam kategori kekerasan

31:16

seksual menurut undang-undang tpks ya Eh

31:19

tentu saja berbeda ya gitu karena kalau

31:22

kekerasan seksual kan dia

31:23

eh punya apa ya spesifik eh yang disebut

31:28

kekerasan seksual Nah kalau yang di mana

31:30

tadi di dalam Permendikbud ee nomor 46

31:34

tahun 2023 tadi itu di pasal 10 itu

31:37

disebutkan spesifik tentang kerasan

31:38

Seksual itu apa dan itu mengadopsi dari

31:40

undang-undang tpks Nah kalau dia bully

31:44

biasa itu dia masuknya kekerasan ataupun

31:47

ee tindakan kayak intoleransi kalau dia

31:49

bentuknya intoleran kayak gitu ya Ee

31:52

kemudian dia bisa ee masuk ke misalnya

31:54

ee apa namanya tindakan-tindakan yang

31:57

yang kekerasan ee lainnya gitu Ya

32:01

misalnya apa

32:03

penganiayaan pemukulan gitu k itu segala

32:06

macam nah Tetapi kalau dia kekerasan

32:09

seksual ketika kita sebut bully ini atau

32:12

perundungan ini adalah kekerasan seksual

32:14

ketika dia ada tindakan yang merendahkan

32:18

menghina melecehkan atau menyerang tubuh

32:22

dan atau fungsi reproduksi seseorang

32:24

karena ketimpangan relasi kuasa dan atau

32:27

gender Hm gitu jadi karena ketimpangan

32:30

relasi kuasanya gendernya dia menyerang

32:34

apa merendahkan seorang menghina

32:36

seseorang melecehkan seseorang dan

32:38

menyerang fungsi tubuh dan fungsi ee

32:40

menyerang tubuh dan fungsi reproduksi

32:42

itu dapat dikategorikan ee apa

32:45

perundungan bernada seksual gitu seksual

32:48

Oke jadi eh pembahasannya agak sedikit

32:50

Kompleks ya terkait bulling dan

32:52

kekerasan seksual ini gitu nah soal

32:55

mekanismenya ini kan tadi kita sudah

32:57

beda ee bedah soal Apa perbedaannya gitu

32:59

Kak nah bagaimana mekanisme pelaporan

33:02

dan penanganan kasus perundungan yang

33:04

mengandung unsur kekerasan seksual

33:06

menurut undang-undang tpks tadi ee saya

33:09

juga sempat sampaikan ya di awal bahwa

33:11

ee kalau tpks ini ee dia tidak mengatur

33:15

secara teknis gitu ya jadi yang mengatur

33:17

teknis tadi itu di peraturan yang di

33:20

bawahnya ya peraturan pelaksananya

33:22

peraturan turunannya Nah nanti akan ada

33:24

peraturan pemerintah yang tadi saya

33:26

bilang yang dia bicara soal pencegahan

33:28

penanganan

33:29

ee pemulihan dan juga apa perlindungan

33:33

ee korban kekerasan seksual nah itu

33:36

nanti akan diatur di situ nah Tetapi

33:39

kalau misalnya korban perundungannya itu

33:41

e di sekolah atau di perguruan tinggi

33:45

Maka Penanganannya kita akan ee

33:48

mengikuti ee apa Permendikbud He gitu

33:52

kalau dia di tempat kerja dia akan e

33:54

mengikuti Permenaker yang dia mengatur

33:57

tentang ee Satgas PPKS yang ada di

34:00

tempat kerja gitu nah kayak gitu kalau

34:03

dia di apa permikbo tadi sudah saya juga

34:05

sempat sampaikan bahwa ada Satgas tpks

34:09

kemudian bisa melapor ke Satgas tersebut

34:11

Nah kalau di mana namanya kalau di pas

34:14

apa namanya yang di sekolah itu kayaknya

34:16

ada juga tapi namanya Aku lupa tppk ya

34:19

apa ya Iya dia punya satga sendiri dia

34:21

punya satga sendiri heeh tapi dia di

34:22

tingkat sekolah sekolah Heeh nah di situ

34:25

nanti ada ee prosesnya tuh tadi nanti n

34:27

di situ proses misalnya bisa melapor ke

34:30

siapa Ke mana Kayak gitu Itu di situ

34:33

nanti Oke berarti kalau sebenarnya

34:35

secara untuk teknisnya itu ada di e

34:38

peraturanaturan turunannya gitu ya kak

34:40

ya betul oke nah eh apa sih tantangan

34:44

terbesar dalam penegakan undang-undang

34:47

tpks terkait kasus perundungan dan

34:50

gimana masyarakat dapat membantu

34:52

meningkatkan efektivitas penegakan hukum

34:55

undang-undang tpks ini

34:58

[Musik]

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free