Full Transcript

·YouTLDR

Install Rocky Linux 10 di VMware Workstation 17 Pro — Tutorial Pemula Sampai Bisa!

13:38IndonesianTranscribed Jul 21, 2026
0:01

Halo semuanya. Perkenalkan nama saya Abu

0:04

Alan. Saya seorang praktisi IT dan juga

0:08

dosen. Di video kali ini saya akan

0:11

membimbing teman-teman untuk menginstal

0:14

Rocky Linux 10 di VMR Workstation 17 Pro

0:19

langkah demi langkah sampai berhasil.

0:21

Rocky Linux sendiri adalah sebuah

0:25

distro turunan dari Redheight Enterprise

0:28

Linux yang terkenal stabil, aman, dan

0:31

open source penuh. Banyak perusahaan

0:34

besar menggunakan Rocky Linux sebagai

0:36

sistem operasi server dengan

0:38

kompetitibilitas tinggi tapi tanpa biaya

0:41

lisensi.

0:43

Jadi kalau kamu ingin belajar sistem

0:45

operasi enterprise atau sedang

0:48

mempersiapkan diri untuk dunia devop sis

0:51

admin atau cloud computing local clinic

0:54

adalah pilihan yang tepat untuk latihan.

0:58

Sedangkan PMRWS 17 Pro saya gunakan

1:01

karena performance-nya sangat stabil,

1:05

fitur virtualisasinya lengkap dan cocok

1:07

banget buat pengujian atau simulasi

1:10

server tanpa harus punya perangkat fisik

1:14

tambahan. Dengan VMware kita bisa

1:17

membuat banyak mesin virtual sekaligus

1:20

dan mudah melakukan snapshot saat

1:24

bereksperimen.

1:26

Pastikan kamu nonton video ini sampai

1:28

selesai ya, karena saya juga akan

1:31

bagikan tips-tips penting agar proses

1:34

instalasi berjalan lancar tanpa error.

1:38

Oke, tanpa berlama-lama lagi, yuk

1:42

langsung kita mulai instalasi Rocky

1:44

Linux 10 di VMR Workstation 17 Pro.

1:49

Untuk pertama kali instalasi kita bisa

1:51

pilih menu file, lalu new virtual

1:54

machine. Kita pilih custom

1:58

lalu kita pilih next.

2:02

Installer dis image-nya bisa kita pilih

2:05

kita menempatkan file tersebut di mana.

2:09

Bisa pilih browse lalu kita pilih Rocket

2:11

Linux 10 lalu kita pilih next.

2:17

Untuk virtual machine name kita bisa

2:21

input sesuai dengan nama yang kita

2:24

butuhkan. Nah, nama itu nanti akan

2:27

tampil di tampilan virtual machine name

2:31

di VMware.

2:34

Untuk prosesor bisa kita pilih dua. Lalu

2:37

untuk RAM-nya bisa kita pilih 4 gig.

2:44

Kita pilih next. Nah, di sini kita tidak

2:48

memilih network-nya dulu. Kita pilih use

2:54

hardisk-nya kita pilih yang

2:57

direkomendasikan.

2:58

Lalu kita pilih next,

3:01

kita pilih to.

3:06

Nah, untuk

3:08

hard disk.

3:15

Selanjutnya kita pilih next.

3:18

Kita pilih next juga. Jika sudah selesai

3:21

kita klik finish.

3:24

Akan create.

3:27

Kita tunggu saja

3:30

proses boot untuk instalasi sedang

3:33

dimulai.

3:41

Jika sudah muncul tampilan seperti ini,

3:45

kita pilih bahasa, kita pilih English.

3:49

Lalu untuk

3:54

tipe keyboard-nya kita pilih English

3:58

stick.

4:01

Jika sudah selesai apa yang kita pilih,

4:05

kita bisa pilih continue di bagian kanan

4:08

bawah.

4:14

Untuk time-nya bisa kita sesuaikan. Di

4:16

sana ada pilihan kita pilih Asia.

4:21

Lalu CV-nya

4:24

kita bisa pilih ada di sana untuk

4:27

Indonesia

4:29

Jakarta.

4:32

Nah, kita pilih Jakarta.

4:34

Lalu untuk waktunya

4:37

akan otomatis waktu sesuai dengan jam

4:41

kita. kita bisa pilih 24 jam atau

4:47

AM dan PM.

4:49

Nah, jamnya bisa kita sesuaikan sesuai

4:51

dengan jam saat ini.

4:56

Nah, untuk installation source-nya kita

4:59

pilih yang auto.

5:02

Untuk untuk software selection-nya kita

5:05

pilih server with you.

5:09

Nah, di sana banyak sekali fitur-fitur

5:12

tambahan yang bisa kita gunakan.

5:21

Fitur itu bisa kita pilih sesuai dengan

5:24

kebutuhan kita.

5:33

Ada server juga

5:37

ada minimal install, ada work station,

5:42

custom operating system, ada juga

5:45

virtualization host.

5:48

Nah, saat ini yang kita butuhkan adalah

5:49

server with you. Kita pilih. Jika sudah

5:52

selesai, kita bisa pilih dan

5:58

untuk installation destination-nya kita

6:00

bisa pilih

6:03

dis yang sudah kita buat tadi 25 gig.

6:07

Lalu setelah configuration-nya kita

6:09

pilih otomatis. Jika sudah selesai kita

6:10

pilih dan

6:14

untuk root account kita bisa enable root

6:18

account lalu password-nya bisa kita

6:21

input sendiri sesuai dengan yang kita

6:24

mau. Lalu allow root SSH-nya

6:28

kita ceklis. Jika sudah selesai kita

6:30

pilih dan

6:33

untuk user ini penting sekali jika kita

6:37

mau login pertama kali kita bisa

6:39

menggunakan user yang kita buat ini

6:43

sesuai dengan username yang kita

6:45

inginkan

6:47

dan password-nya juga bisa kita

6:49

tumpulkan sendiri. Sudah selesai kita

6:51

bisa pilih dan

6:55

di sebelah kiri atas.

7:04

Oke, jika sudah selesai kita pilih G

7:07

installation.

7:09

Kita tunggu beberapa saat.

7:12

Biasanya instalasi

7:14

sekitar 20 menit.

7:17

Nah, di video kali ini saya

7:21

percepat saja untuk videonya.

7:31

Jika instalasi sudah selesai, tombol

7:33

reboot sistem di sebelah kanan bawah

7:35

akan aktif dan akan berwarna biru. Kita

7:39

bisa klik tombol tersebut dan akan

7:44

restart atau reboot sistem.

7:47

Kita tunggu beberapa saat.

7:53

Nah, setelah muncul tampilan seperti

7:55

ini, kita bisa klik dan bisa login

7:57

sesuai dengan password yang kita input

7:59

sebelumnya.

8:03

Nah, akan muncul tampilan seperti ini.

8:05

Sangat berbeda sekali tampilannya

8:08

dengan Rocky Linux 9. Kalau Rocky Lenux

8:11

9 warnanya cenderung dominan biru saat

8:16

pertama kali masuk ke sistem operasinya.

8:20

Kita bisa pilih tekstur, tampilannya

8:23

akan seperti ini.

8:26

Kita bisa pilih next atau panah ke

8:29

kanan.

8:33

Kita pilih next. Terus

8:36

setelah selesai kita bisa pilih

8:41

atau tombol X di atas.

8:44

Tampilannya memang agak berbeda dengan

8:48

Toy Linux 9.

8:52

Di sini

8:54

background-nya cenderung lebih ke warna

8:57

merah.

9:06

Di sini ada fitur

9:08

time,

9:15

setting-nya juga

9:17

ada network, Bluetooth,

9:20

display dan lain-lain. bisa kita gunakan

9:22

sesuai dengan kebutuhan

11:52

salah Satu fitur yang sering digunakan

11:55

untuk server adalah menu terminal.

12:00

Di sini kita bisa menggunakan

12:02

script-script

12:05

yang bisa kita

12:07

gunakan untuk menampilkan. Contohnya

12:11

bisa kita menampilkan

12:16

versi dari OS-nya sendiri.

12:21

Contohnya kita bisa menampilkan

12:25

OS release-nya.

12:27

Nah, bisa kita lihat di sini ada

12:29

name-nya Rocky Linux version-nya 10.

12:36

Lalu kita bisa

12:39

lihat R head release-nya

12:44

Linux 10.

12:47

Lalu ada

12:51

host name-nya

12:53

di sana host name-nya masih default

12:56

yaitu local host.

13:02

Terima kasih telah menyaksikan video

13:04

singkat dari saya. Semoga bermanfaat.

13:08

Semoga bisa bereksplorasi lebih jauh

13:10

lagi

13:13

dan menggunakan Rocky Linux 10 untuk

13:16

kebutuhan kita di bidang IT. Di sini

13:20

kita bisa belajar banyak sesuai dengan

13:24

kebutuhan yang kita inginkan. Sampai

13:27

jumpa lagi. Jangan lupa tonton video

13:30

saya selanjutnya

13:33

yang lebih menarik lagi. H

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free