Full Transcript

·YouTLDR

Andri Rizki - Memutus Rantai Putus Sekolah | CNN Indonesia Heroes

26:40IndonesianTranscribed Jul 25, 2026
0:00

Oh oke dua berarti

0:10

saya ini 38 tahun saya Hafiz 20 tahun

0:17

Nama saya Holil 17 tahun E Nama saya

0:20

Siti Sugianti Umur saya 28

0:25

tahun cita-cita Saya ingin menjadi

0:28

seorang pebisnis yang sukses

0:30

fotografer cita-cita Saya ingin menjadi

0:33

cek cita-cita ingin menjadi diplomat

0:35

sama juru perdamaiannya perserikatan

0:40

bangsa-bangsa jika ingin hidup kita

0:42

berkualitas maka salah satu yang harus

0:45

kita benahi adalah pendidikan kita itu

0:47

alasan kenapa saya ingin melanjutkan

0:49

sekolah saya karena selama 17 tahun saya

0:52

belum pernah

0:53

e menjalani pendidikan formal dan saya

0:57

akhirnya e melanjutkan sekolah eh

1:01

Menurut saya itu satu-satunya jalan

1:04

untuk kehidupan kita karena pendidikan

1:06

itu sangat penting untuk

1:08

kehidupan karena saya ingin melanjutkan

1:11

pendidikan yang lebih tinggi lagi untuk

1:13

meraih impian saya untuk kuliah di

1:16

fakultas hukum yang saya inginkan garam

1:19

juga

1:20

dia garam gede Ma

1:22

dip GAM

1:27

[Musik]

1:30

pesan dari

1:33

[Musik]

2:04

tak ada yang mustahil bila mau bekerja

2:07

keras itsip yang

2:13

dipegahwa jurusan Man Fakultas Ekonomi

2:17

Universitas Negeri

2:20

jakauk usahanya mjut sekahat usia SM

2:30

B ini

2:33

peruskah di tahun 2012 itu saya

2:35

kecelakaan dan mengharuskan saya untuk

2:38

recovery selama kurang lebih 3 tahun

2:40

baru di tahun 2015 saya melanjutkan

2:42

kembali di program kesetaraan paket C

2:46

pemikirannya pada saat itu berarti saya

2:48

harus ngulang selama 3 tahun Lagi Dan

2:50

menurut saya itu terlalu lama karena

2:52

seangkatan saya pada saat itu udah pada

2:53

lulus dan opsinya saya cari tahu program

2:56

mana yang

2:58

bisaasilitasi saya tetap belajar tetapi

3:01

dengan waktu yang lebih singkat gitu dan

3:03

opsinya pada saat itu adalah pendidikan

3:06

kesetaraan pada tahun 2015 ia

3:09

melanjutkan belajar lewat program

3:11

kesetaraan pendidikan paket C di Yayasan

3:14

pemimpin anak bangsa atau ypab S Seteng

3:19

tahun Ia mengejar ketertinggalan di

3:21

Yayasan tersebut dan berhasil lulus

3:24

ujian nasional pada 2017 salah satu

3:27

tantangannya pada saat memilih program

3:29

mana atau Bagaimana yang menyediakan ee

3:31

pendidikan kesetaraan itu agak sulit

3:33

karena seringkiali mereka

3:35

ee menawarkan Ee Kita harus bayar dulu

3:39

sekian juta baru eh ijazahnya e bisa

3:42

dipersiapkan gitu sementara yang saya

3:44

butuhkan ee belajar juga karena saya

3:47

pengin kuliah jadi eh ypab salah satu

3:50

yang menawarkan itu dan uniknya

3:53

value yang diangkat juga terkait dengan

3:55

kejujuran dan integritas Menurut saya

3:57

itu hal baru dan unik aja gitu di antara

3:59

yang lain karena ee di antara yang lain

4:01

gak Enggak ada yang kayak gini gitu jadi

4:03

kepikiran langsung E ypab itu tempat

4:05

yang

4:11

pas David belajar di Yayasan pemimpin

4:14

anak bangsa yayasan ini didirikan oleh

4:17

seorang pemuda bernama Andri rizk

4:22

Putra sekilas Perai gelar Master of

4:25

Education Boston University ini tampak

4:28

biasa saja

4:30

namun kesuksesannya mendapatkan beasiswa

4:33

di luar negeri bukan tanpa

4:35

perjuangan Jauh sebelum mendirikan

4:38

Yayasan pemimpin anak bangsa ia pernah

4:40

putus sekolah saya putus sekolah waktu

4:43

SMA karena saya melihat praktik

4:46

kecurangan selaluj nasional di SMP jadi

4:48

ketika SMP karena sekolah saya termasuk

4:51

sekolah unggulan dan guru-guru

4:52

memberikan kunci jawaban kepada

4:55

murid-murid demi mempertahankan reputasi

4:57

sekolah dan saya marah marah sekali

5:01

dan protes ke guru Ke kepala sekolah

5:04

kenapa kita diajarkan mengenai moralitas

5:06

integritas justru kita dicekoki dengan

5:08

cara seperti ini tapi saya dihadang

5:10

balik karena saya dianggap tidak

5:12

koperatif Alasan saya putus sekolah

5:14

karena saya merasa buat apa nanti SMA

5:17

saya sekolah lagi kalau pada faktanya di

5:19

tahun ketiga saya bersekolah saya akan

5:22

mengalami praktik yang serupa sehingga

5:25

saat itu saya berhenti sekolah dan EE

5:27

memilih jalur alternatif pendidikan di

5:29

pendidikan kesetaraan program paket

5:33

cek perjalanan panjang upayanya meraih

5:36

kesuksesan dan menuntaskan program

5:38

pendidikan kesetaraan Bahkan

5:40

dituangkannya dalam sebuah buku yang

5:43

dirilis tahun

5:45

2014 orang jujur tidak sekolah ini

5:48

inspirasi menulis buku ini apa

5:50

sebenarnya jadi pengalaman dulu waktu

5:52

putus sekolah Jadi pas saya lulus kuliah

5:56

saya berpikir Wah saya harus nuangin nih

5:58

cerita saya dalam bentuk tulisan nah di

6:01

buku ini saya menulis cerita Bagaimana

6:03

dulu saya berhenti sekolah ee bagaimana

6:06

saya belajar secara otodidak waktu

6:08

berhenti sekolah dan juga mendirikan

6:10

Yayasan pemimpin anak bangsa he yang

6:12

ingin ditonjolkan ini kepada pembaca

6:14

pesannya apa saja kira-kira pesannya

6:16

pendidikan dengan kejujuran itu justru

6:18

bisa memberikan sebuah dampak yang besar

6:20

terhadap pencapaian kita he he ini di

6:23

dalamnya ee persentase pengalaman

6:25

pribadinya Ini 100% pengalaman pribadi

6:27

pengalaman pribadi jadi memang ini

6:28

menceritakan dulu kayak Saya umur 6

6:31

tahun pindah dari kota Medan ke Jakarta

6:33

Merantau dibesarkan oleh orang tua

6:35

tunggal Memang secara ekonomi juga tidak

6:39

berada di level yang mampu sehingga ee

6:42

banyak permasalahan-permasalahan yang

6:44

saya hadapi selama di sekolah formal ee

6:46

masuk ke pindah ke Jakarta dan bagaimana

6:49

bisa bertahan hidup Selamat tinggal

6:51

Jakarta saat itu memang buku ini menjadi

6:52

media curahan hatinya ee Mas Andri

6:55

kepada masyarakat Iya benar curahan hati

6:57

dan juga pemikiran-pemikiran bahwa

6:59

sebenarnya tuh kita ini butuh pendidikan

7:01

yang seperti apa

7:02

[Musik]

7:06

sih keberhasilan Andri melewati masa

7:09

keterpurukan di sekolah formal tak lepas

7:11

dari peran Arlina orang tuanya kala itu

7:14

Arlina memberikan dukungan penuh atas

7:17

keputusan Andri melanjutkan pendidikan

7:19

secara homeschooling selama tahun 2006

7:22

hingga

7:25

2007 saya ke Dib ternyata boleh kita

7:29

bisa mendidik anak kita di rumah tidak

7:32

perlu sekolah formal itu ternyata

7:34

undang-undang kita mengatur Akhirnya

7:37

saya malah men-support dia karena juga

7:39

saya tahu Rizki itu anak yang komitmen

7:42

dari kecil dia meang Komitmen apa yang

7:44

diinginkan dia pasti itu dia bilang itu

7:47

pasti akan dilakukannya Ya itu aja yang

7:50

Saya dukung akhir Saya dukung sampai dia

7:52

menyelesaikan sekolah homeschoolingnya

7:55

sendiri sendiri di rumah sampai dia bisa

7:58

diterima di Fakultas negeri

8:04

[Musik]

8:10

UI sukses meraih predikat cumlad dari

8:13

Universitas Indonesia tak menghentikan

8:16

langkahnya untuk memutus rantai putus

8:19

sekolah pada 22 Juli 2012 warga

8:23

Kelurahan Jombang Kecamatan ciputa

8:25

Tangerang Selatan ini kemudian merintis

8:27

Yayasan pemimpin anak bangsa sebuah

8:30

Yayasan kegiatan belajar mengajar yang

8:32

memperjuangkan hak Kaum marginal yang

8:34

putus sekolah

8:42

[Musik]

8:53

[Musik]

9:01

[Musik]

9:17

di sini Andri memulai kiprah membangun

9:19

program pendidikan kesetaraan gratis

9:22

Yayasan pemimpin anak bangsa atau

9:27

ypab rumah belajar di kelurahan Kebon

9:30

Melati Tanah Abang Jakarta Pusat ini

9:32

adalah tempat belajar pertama di tahun

9:36

2012 sebelumnya Andri mengajar para

9:40

peserta didik di sebuah garasi kecil

9:42

yang bersebelahan dengan bangunan ini

9:45

Mas Andri jadi ini dulu awalnya ee

9:48

Yayasan ee pemimpin anak bangsa ini dulu

9:50

dilakukan kegiatan belajar di sini ini

9:53

apa dulu ini sebuah garasi dari salah

9:55

satu pendiri dari Yayasan pemimpin anak

9:56

bangsa jadi garasi ini Mobilnya harus

9:59

dikeluarin dulu baru kita bisa pakai

10:00

garasi beralaskan Karpet sama meja

10:03

teplek kecil dan garasi ini hanya muat

10:05

untuk sekitar 7 sampai 8 orang saat itu

10:07

Ada berapa murid yang belajar di sini

10:09

hari pertama kami mensosialisasikan cuma

10:12

ada dua murid he lalu berkembang menjadi

10:14

3 4 5 6 7 dan terus bertambah begitu ya

10:17

terus bertambah meskipun beberapa kali

10:19

mengalami pengurangan kami baru mencapai

10:21

level kestabilan jumlah murid itu

10:23

sekitar tahun 2014 setelah 2 tahun

10:25

berdiri He nah masi kalau saya lihat di

10:28

sini bangunannya sudah cukup mendukung

10:30

untuk dilakukan kegiatan belajar

10:31

mengajar nah ini bangunan ini dulu rumah

10:33

atau seperti apa ini dulu rumah yang

10:35

sudah belasan tahun enggak dipakai lalu

10:38

atas kerja sama dengan salah satu badan

10:40

usaha milik negara di Indonesia kami

10:42

bekerja sama mereka melakukan renovasi

10:44

meratakan kembali bangunan ini dan

10:46

jadilah satu gedung khusus buat kami

10:49

melakukan kegiatan belajar mengaja pada

10:51

saat itu bangunan sudah ada begitu ya Ee

10:55

prasarana sudah ada begitu Tinggal

10:58

bagaimana cara mencari peserta didiknya

11:00

pada saat itu mendapatkan kesulitan Apa

11:02

betul sangat sulit ya karena ini kan

11:04

wilayah yang sebenarnya masyarakatnya

11:06

sebagai buroruh cuci joki 3 in one ya

11:08

saat itu Jadi kami berusaha berekspansi

11:11

melalui media-media sosial dan juga

11:12

kenalan-kenalan e tutor yang memang

11:15

rata-rata memiliki asisten rumah tangga

11:17

untuk e mendatangkan langsung Mereka

11:18

belajar di sini pernah mendapatkan

11:20

penolakan dari masyarakat sekitar di

11:22

sini begitu kalau di sini tidak tapi

11:24

yang di Bintaro pernah karena kami

11:25

sempat dipikir tempat prostitusi seperti

11:27

itu karena waktu itu kami masih di

11:29

garasi dan sebagian peserta didik

11:31

ditempatkan di kamar-kamar antara pria

11:33

dan wanita dan warga setempat pihak

11:36

perkumpulan ibu-ibu mencurigai Aktivitas

11:38

apa yang kami lakukan di dalam

11:40

kamar-kamar tersebut dan mereka

11:42

berasumsi Apakah kami melakukan human

11:43

trafficking atau prostitusi Lalu

11:46

bagaimana masalah itu bisa terselesaikan

11:48

selalu dengan e diskus dengan memberikan

11:50

pemahaman Bahwa saat itu kami bilang

11:52

kami baru berdiri kami tidak memiliki

11:54

kemampuan operasional menyewa tempat

11:56

yang layak tapi kami juga tidak mungkin

11:58

menolak d yang ingin

12:01

[Musik]

12:02

belajar pada Desember 2018 rumah belajar

12:06

ypab Tanah Abang memiliki 135 peserta

12:10

program kesetaraan paket a b dan c

12:13

dengan rentang usia 13 hingga 38 tahun

12:18

kebanyakan mereka putus sekolah karena

12:20

latar belakang

12:22

ekonomi selain di Tanah Abang Andri juga

12:25

membuka rumah belajar serupa di kawasan

12:27

Bintaro Tangerang Selatan pada tahun

12:30

yang sama

12:31

2012 tempat ini adalah hasil

12:34

kepiawaiannya Membangun kerja sama

12:36

dengan salah satu perusahaan sedikitnya

12:39

ada 62 peserta didik setara SD SMP dan

12:44

SMA yang berasal dari wilayah Tangerang

12:46

Selatan dan sekitarnya yang menuntut

12:49

ilmu di rumah belajar ini mereka tidak

12:52

dipungut

12:55

biaya mereka adalah manusia-manusia kuat

12:57

dan di situ saya berpikir bahwa

13:00

tantangan kehidupan yang saya miliki itu

13:01

tidak seberapa dengan apa yang mereka

13:03

miliki Dan mereka adalah guru buat saya

13:06

guru kehidupan saya untuk bekerja keras

13:08

punya semangat yang tinggi terlepas

13:12

kesulitan

13:13

finansial kesulitan keluarga dan mereka

13:17

adalah contoh bagi saya untuk saya

13:19

pribadi jadi bisa saya bilang mungkin

13:21

saya adalah bagian yang memberikan

13:23

kontribusi besar dalam pendirian yayasan

13:24

ini tapi bagi saya pribadi mereka yang

13:27

memberikan kontribusi besar membentuk

13:28

diri saya menjadi saat

13:31

ini program pendidikan kesetaraan di

13:34

Yayasan ini berbasis kurikulum yang

13:36

telah ditetapkan Kementerian Pendidikan

13:38

dan

13:40

Kebudayaan selain mata pelajaran wajib

13:43

seperti di sekolah formal PKBM ini

13:45

menyisipkan materi pengembangan

13:47

keterampilan dan wawasan yang dapat

13:49

meningkatkan keahlian para peserta

13:55

didik Inya kurikum ituang yang berasal

13:59

dari pendidikan dan kebudayaan tetapi

14:02

dengan kekhasan PKBM pemimpin anak

14:05

bangsa ipab di mana mereka berasal dari

14:09

eh profesional yang mengajar di sini

14:12

kami memanfaatkan eh eh kekasan tersebut

14:16

eh jadi mereka membawa berbagai macam

14:20

pengalaman dan pengetahuan

14:21

profesionalnya ke dalam ke dalam ypab

14:24

lalu kemudian mengajarkan ee lebih dari

14:27

sekedar apa yang seharusnya di diajarkan

14:30

sebagai contoh apabila kita mengajarkan

14:32

matematika misalnya kita akan

14:34

mengajarkan juga di dunia nyata itu

14:36

seperti apa tepatnya penggunaan

14:38

matematika tersebut nah eh itu satu hal

14:42

hal yang kedua adalah ee 3 minggu sekali

14:46

kami mengajarkan sesuatu yang bukan sama

14:48

sekali ada di kurikulum karena kita tahu

14:51

bahwa ada ilmu-ilmu yang tersebar di

14:54

luar sana yang perlu dieksplorasi oleh

14:56

anak-anak EE dalam hal ini bukan hanya

14:59

anak-anak yang masih di di usia sekolah

15:02

tetapi juga individu-individu dewasa

15:04

yang memang membutuhkan ilmu yang lebih

15:06

dari sekedar kurikulum yang dicanangkan

15:08

oleh

15:11

diskput berbeda dengan sekolah formal

15:14

ypab memiliki tenaga pengajar atau tutor

15:17

dari berbagai latar belakang profesi

15:19

mereka mengajar secara sukarela e

15:22

background pendidikan Saya pertama saya

15:24

background pendidikannya keuangan

15:25

syariah jadi saya kerja di Bank Syariah

15:28

sebagai SMI account officer yang saya

15:31

ajarin di sini adalah matematik ekonomi

15:34

fisika agama Islam kalau diminta jadi

15:37

apa aja bisa sebenarnya kalau bahan ajar

15:40

sebenarnya banyak ya dari buku dari

15:43

internet dan kan ypb juga banyak kerja

15:47

sama sama institusi-institusi lain Jadi

15:49

saya dapat platform digital ada ruang

15:52

guru saya ada juga e Zenius jadi itu

15:55

banyak kita dapat materi-materi yang ada

16:00

yayasan ini memiliki 170 orang tutor

16:04

yang mengajar di rumah belajar Tanah

16:05

Abang dan Bintaro mereka adalah relawan

16:09

yang terpanggil hatinya menitipkan ilmu

16:11

yang mereka miliki kepada orang-orang

16:13

yang putus sekolah waktu itu awalnya eh

16:17

saya merasa tertantang ketika

16:20

eh kurikulum di sini minta saya ngajar

16:23

present tense waktu itu tapi pas saya

16:25

praktikin ternyata anak-anaknya enggak

16:27

ngerti jadi saya bilang ke mereka ke Bin

16:30

kurikulum Saya mau ngajarin dari nol

16:32

bahkan dari Eh kalau di bahasa Inggris

16:35

itu ada part of speech dari apa sih kata

16:37

benda apa sih kata sifat dari basic

16:39

banget Terus eh baru mereka belajar

16:43

materi untuk ngejar eh kurikulum e

16:47

pendidikan eh kesetaraannya jadi nah

16:50

Alhamdulillah dari situ ternyata mereka

16:52

berkembang mereka ngikutin perjuangan

16:55

mereka luar biasa itu malah jadi saya

16:57

sendiri yang ih mereka

16:59

eh ibaratnya dari bukan dari nol lagi ya

17:03

hidupnya minus karena keadaan terus

17:06

mereka mau berjuang ternyata tuh apa ya

17:09

spirit mereka tuh nular gitu

17:11

l Andri terbilang berhasil menularkan

17:15

kepedulian terhadap pendidikan anak-anak

17:17

putus sekolah di mata teman-temannya

17:20

Andri adalah sosok yang memiliki

17:23

integritas tinggi sayah merasa

17:26

terinpirasi yaara pribadi

17:29

dia dengan e kerja kerasnya dia Andri

17:33

tak asal-asalan memilih tutor meski

17:35

mereka datang secara sukarela baginya

17:38

tutor menjadi kunci utama kesuksesan

17:41

para peserta didik yang mempercayakan

17:43

waktunya belajar di Yayasan ini komitmen

17:46

mereka dalam mengajar menjadi syarat

17:49

utama kuncinya ada di pengajar dan kami

17:52

berusaha memberikan pengajar yang sangat

17:55

berkualifikasi sehingga mereka bisa

17:57

mengejar ketertinggalan mereka dengan

17:59

teman-teman yang memang sudah punya

18:01

akses

18:02

fasilitas guru-guru yang berkualifikasi

18:04

pendidikan tinggi dan juga pengalaman

18:06

mengajar yang baik Jadi kalau memang

18:09

kita ingin memberikan sebuah perubahan

18:10

yang besar di hidup mereka maka kita

18:12

harus berinvestasi yang besar juga di

18:14

sumber daya manusia untuk mengajarnya

18:17

apa yang dikatakan orang bahwa

18:19

mengajarkan anak itu dengan

18:22

tiga hal AC ajarkan biasakan Contohkan

18:26

dan saya saya belajar kembali ini dalam

18:30

rangka memberikan contoh

18:35

[Musik]

18:52

anak sekitar 75% peserta didik yang

18:55

menuntut ilmu di Yayasan pemimpin anak

18:58

bangsa adalah perempuan mayoritas di

19:01

antaranya berprofesi sebagai asisten

19:03

rumah tangga Salah satunya adalah Wiwi

19:07

alviah wanita kelahiran Temanggung 16

19:10

Maret 1991 ini sehari-hari bekerja di

19:13

rumah majikannya di kawasan Pademangan

19:16

Jakarta Utara sebagai babysitter

19:18

merangkap asisten rumah

19:20

tangga profesi

19:22

t di jalani Wiwi sejak tahun 2002 usai

19:26

menyelesaikan Sekolah Dasar di tahun

19:28

yang yang sama bertahun-tahun lamanya ia

19:31

meninggalkan bangku sekolah kini ia

19:35

mantap mengejar kehidupan yang lebih

19:37

baik dengan mengikuti program pendidikan

19:39

kesetaraan Paket B di rumah belajar ypab

19:43

Tanah Abang yang didirikan

19:45

Andri Mbak Wiwi dari sekian banyak e

19:49

sekolah begitu ya di Jakarta di daerah

19:53

tempat tinggal Mbak Wiwi begitu kenapa

19:55

memilih PKBM di ypab ini e karena waktu

20:00

itu ya memang pas lihatnya di acara TV

20:02

tuh pas ada Kak andrya di situ terus

20:06

terinspirasi juga dari dia dari yang

20:10

dari paket C gitu bisa masuk ke UI gitu

20:13

He Apalagi tambah dapat dia dapat

20:17

beasiswa gitu kemarin bisa hamp yang B

20:19

lakukan saat itu adalah langsung cari

20:21

alamatnya cari kontaknya atau seperti

20:23

apa e Enggak itu agak masih lama sih

20:26

ditulis dulu gitu kan nama sama pkbm-nya

20:29

apa terus lihat dulu di Google cari

20:31

kontaknya di Google gitu tapi enggak

20:33

langsung saya masuk di tahun itu juga

20:36

karena buat aku untuk bisa langsung

20:39

masuk sekolah itu kan mesti dipikirin

20:41

matang-matang misalnya otomatis ya Emang

20:44

benar gratis tapi kita juga masih banyak

20:46

ada kayak tanggungan dari untuk orang

20:48

tua saya Beresin dulu sampai selesai

20:51

Adik saya sekolah SMA baru saya mulai

20:53

sekolah setelah masuk di e jpab i Apa

20:57

perbedaan yang dirasakan dulu per

20:58

sekolah

20:59

Iya dulu pernah sekolah si SD ya terus

21:01

tapi pas begitu masuk e seru aja apalagi

21:05

pas sudah ketemu guru-gurunya itu dari

21:07

berbagai macam latar belakang

21:09

pekerjaannya terus cara mengajarnya juga

21:12

beda-beda banyak guru di

21:14

situ sejak melanjutkan pendidikan di

21:17

ypab tahun 2017 Wiwi mendapat dukungan

21:21

penuh dari keluarga tempat iaing

21:29

demi mewujudkan cita-cita Wiwi masuk ke

21:32

perguruan tinggi negeri percaya bahwa

21:34

setiap orang

21:35

itu berhak Ya mendapatkan pendidikan

21:39

yang layak ya Dan saya tahu Wiwi e

21:44

pernah sharing

21:45

eh ya dia tidak mengikuti

21:49

e sekolah SD ya

21:52

karena masalah ya keuangan keluar jadi

21:57

saya dan i Bu memang dari dulu kita

22:00

sangat men-support mendukung

22:03

eh orang-orang dalam keluarga teman

22:06

siapapun itu ee kalau mereka ada

22:09

keinginan untuk mau belajar keinginan

22:12

untuk memperbaiki diri sendiri ee

22:14

keinginan untuk mau

22:16

eh ya majulah ibaratnya kita akan

22:20

support kita akan

22:25

dukung selain Wiwi ada pula sayeni Ibu

22:30

empat anak yang berusia 38 tahun ini

22:32

bersemangat menentaskan program

22:34

pendidikan kesetaraan paket C di rumah

22:37

belajar ypab Tanah Abang e motivasi saya

22:41

belajar selain saya itu ingin

22:43

mengembangkan lagi pengetahuan saya saya

22:46

tuh lebih apa ya lebih pengin banget

22:49

ngasih contoh ke anak-anak karena kan

22:51

sudah punya anak empat ya karena eh saya

22:53

setuju dengan apa yang dikatakan orang

22:56

bahwa mengajarkan anak itu dengan

22:59

tiga hal a b c ajarkan biasakan

23:03

Contohkan dan saya Saya belajar kembali

23:07

ini dalam rangka memberikan contoh

23:10

[Musik]

23:14

anak hingga 2018 Yayasan pemimpin anak

23:18

bangsa telah menggelar tig kali wisuda

23:21

dan meluluskan 162 peser Didik

23:24

lulusannya ada yang bekerja Ada pula

23:27

yang berhasil melanj

23:31

Kami punya jargon mimpi yang bertanggung

23:33

jawab pendikan investasi di pendidikan

23:36

memang penting tapi itu bukan

23:37

satu-satunya jalan untuk mengubah nasib

23:41

seseorang ada faktor-faktor lain seperti

23:44

kemampuan kita untuk bersosialisasi

23:46

kerja keras beradaptasi dengan

23:48

lingkungan yang baru yang hal-hal itu

23:50

yangjarkan di kelas pengembangan

23:52

waasan

23:56

misnyaaket SM kira-kira mimpi apa yang

24:00

masuk akal untuk seorang lulusan SMP di

24:04

usia 30 untuk ke dunia kerja nantinya

24:06

kalaupun kuliah di jurusan apa yang

24:08

praktis buat dia bisa tetap seksi di

24:13

mata dunia

24:15

[Musik]

24:19

kerja bagi para peserta didik program

24:22

pendidikan kesetaraan ypab setidaknya

24:25

bisa menjadi jembatan mereka untuk hidup

24:27

lebih baik

24:29

[Musik]

24:31

tanpa pendidikan itu saya susah nyari

24:33

kerja e dari jaga toko jaga toko jaga

24:36

toko terus saya pengin sesuatu yang beda

24:38

tapi semua itu harus e punya ilmu yang

24:42

lebih dan ijazahnya juga ditentukan kan

24:45

dari sananya gitu jadi Saya memutuskan

24:47

untuk cari paket saya udah cari-cari di

24:51

internet saya dapat e yang dari

24:53

pemerintah cuman saya kebanyakan e

24:56

mereka bayar dan mahal

24:58

terus saya mikir saya enggak ada cukup

25:01

uang semahal itu untuk pendaftaran ee

25:04

apalagi mereka cuman hadir di saat mau

25:08

ujian 6 bulan sebelum ujian saya enggak

25:10

mau karena saya berpikir Saya butuh otak

25:12

saya butuh diisi Saya butuh pengetahuan

25:15

Saya butuh pengin bisa e Mengerjakan

25:17

sesuatu di laptop ataupun komputer tapi

25:20

di tempat lain enggak bisa akhirnya saya

25:23

ketemu dengan yang namanya ypab

25:28

[Musik]

25:33

Andri Rizki Putra mencoba menginspirasi

25:37

banyak orang ia berhasil membuktikan

25:40

bahwa sekolah formal bukan satu-satunya

25:43

media pendidikan yayasan pemimpin anak

25:46

bangsa yang didirikannya selalu siap

25:49

menjadi tempat bagi mereka yang

25:51

membutuhkan dan menjadi rumah untuk

25:54

memutus rantai putus sekolah

25:58

pencapaiannya yang luar biasa dalam

26:00

dunia pendidikan menjadi inspirasi para

26:02

peserta didiknya di gpab tidak heran

26:05

jika Andri Putra Rizki juga menjadi

26:08

salah satu dari 17 tokoh inspiratif muda

26:11

berbakat pilihan transmia

26:13

[Musik]

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free