0:18
sebelum mempelajari sistem reproduksi, Mari kita pahami dulu materi tentang pembelahan sel
0:24
Sebelumnya, kita telah mengetahui bahwa pada awalnya manusia berasal dari satu sel. Sel tersebut kemudian mengalami pembelahan
0:32
sehingga jumlah sel manusia pada saat dewasa dapat mencapai
0:42
Pembelahan sel itu sangat penting bagi kelangsungan hidup semua makhluk hidup
0:46
setidaknya, ada tiga alasan mengapa sel mengalami pembelahan, yaitu untuk pertumbuhan, perbaikan,
0:58
Alasan pertama sel mengalami pembelahan adalah untuk pertumbuhan. tentu saja kita masih ingat Salah satu ciri makhluk hidup adalah
1:06
mengalami pertumbuhan
1:08
makhluk hidup dapat tumbuh karena sel-selnya bertambah banyak, semakin banyak sel pada makhluk hidup
1:15
maka semakin besar ukuran makhluk hidup tersebut
1:23
Alasan selanjutnya adalah untuk perbaikan. Pernahkah kamu mengalami luka pada bagian tubuhmu?
1:30
Apakah Setelah beberapa lama bagian tubuh yang luka tersebut dapat menutup seperti semula?
1:35
sebenarnya pada bagian tubuhmu yang mengalami luka tersebut
1:39
terjadi kerusakan jaringan. nah, perbaikan jaringan yang rusak pada tubuhmu tersebut adalah hasil dari proses
1:57
Alasan terakhir sel mengalami pembelahan untuk reproduksi.
2:03
perkembangbiakan adalah ciri lain dari makhluk hidup. Pada proses reproduksi seksual diperlukan sel kelamin untuk membentuk individu baru
2:14
Pembentukan sel-sel baru atau anakan dari sel yang sudah ada sebelumnya
2:19
dapat terjadi melalui proses pembelahan sel
2:23
pembelahan sel dibedakan menjadi
2:25
pembelahan mitosis dan pembelahan meiosis
2:31
pembelahan mitosis terjadi pada sel-sel tubuh atau sel-sel somatik dari makhluk hidup
2:38
pada pembelahan ini dihasilkan sel anak yang mempunyai kromosom yang jumlahnya sama dengan jumlah kromosom
2:47
kromosom adalah materi genetik yang berperan dalam pewarisan sifat
2:57
merupakan tipe pembelahan sel yang menghasilkan
2:59
dua sel anakan yang mempunyai karakter identik secara genetik dengan sel induk
3:06
artinya kedua sel anakan yang terbentuk mempunyai susunan genetik yang sama dengan induknya
3:13
termasuk jumlah kromosomnya
3:20
merupakan proses yang berkesinambungan
3:23
yang terdiri atas empat fase pembelahan
3:26
yaitu profase, metafase, anafase
3:32
setiap fase pembelahan tersebut memiliki ciri-ciri yang berbeda
3:42
kromosom sudah mengganda
3:46
membran inti mulai rusak menjadi bagian-bagian kecil atau fragmen
3:58
Pada tahap metafase, kromosom sudah berjajar pada bidang pembelahan
4:11
kromosom mulai bergerak menuju kutub yang berlawanan
4:15
pada akhir anafase, kedua kutub sel memiliki kromosom yang jumlahnya sama
4:27
membran inti mulai kembali bergabung, kemudian sudah terbentuk dua sel anakan yang
4:38
Pada tahap akhir dari pembelahan mitosis yaitu fase telofase
4:44
umumnya selalu diikuti dengan pembelahan sitoplasma yang disebut dengan sitokinesis
4:50
pada saat sitokinesis
4:52
terbentuk cincin pembelahan yang berfungsi membagi sitoplasma sehingga terbentuk dua sel anakan
5:03
Pembelahan secara meiosis hanya terjadi pada sel-sel kelamin
5:08
pembelahan ini berfungsi untuk menghasilkan sel gamet yaitu sel telur atau sel sperma
5:16
melalui pembelahan ini akan dihasilkan sel anak yang mempunyai jumlah kromosom
5:22
setengah dari jumlah kromosom sel induk
5:30
Pembelahan meiosis adalah pembelahan sel yang menghasilkan
5:34
empat sel anakan yang masing-masing sel anakan hanya memiliki separuh dari jumlah
5:46
Sama halnya dengan pembelahan mitosis, pembelahan meiosis
5:50
merupakan proses yang berkesinambungan
5:53
yang terdiri atas dua tingkat fase
5:56
yaitu meiosis 1 dan meiosis 2. Pada setiap tingkatnya terdiri atas empat fase pembelahan
6:04
yaitu profase, metafase, anafase
6:15
membran inti mulai rusak menjadi bagian-bagian kecil
6:19
dan kromosom sudah mengganda Kemudian memadat
6:27
Pada metafase 1, kromosom berjajar pada bidang pembelahan
6:39
Pada tahap anafase 1, kromosom bergerak menuju kutub kutub yang berlawanan
6:50
Pada tahap telofase 1, Kromosom homolog memisah dan bergerak ke kutub-kutub yang berlawanan
6:58
membran inti mulai terbentuk kembali, kemudian terbentuk dua sel anakan yang bersifat haploid
7:10
Pada tahap profase 2, membran inti dari dua sel anakan mulai rusak menjadi bagian-bagian kecil
7:22
Pada tahap metafase 2, kromosom dari dua sel anakan akan berjajar pada bidang pembelahan sel
7:36
kromosom dari dua sel anakan akan bergerak menuju ke kutub-kutub yang berlawanan
7:45
Pada tahap telofase dua, membran inti mulai terbentuk kembali
7:50
dan sudah terbentuk empat sel anakan yang bersifat haploid