Full Transcript

·YouTLDR

(Part 5) DOMAIN RANGE FUNGSI AKAR FUNGSI DAN PEMODELANNYA MATEMATIKA TINGKAT LANJUT KELAS 11

28:38IndonesianTranscribed Jul 28, 2026
0:00

di video kali ini kita akan belajar

0:01

tentang fungsi akar dari buku paket

0:04

halaman 284 sampai dengan

0:07

289 ya Nah untuk memahami konsep fungsi

0:10

akar perhatikanlah gambar segitiga

0:12

siku-siku berikut ini ini gambarnya

0:15

gambar tersebut adalah gambar segitiga

0:17

siku-siku dengan Sisi miringnya 13

0:21

m kemudian Sisi penyikunya = V dan H

0:26

bila nilai H diketahui nilai V dapat

0:28

kita hitung sebagai berikut ya jika H =

0:31

1 maka V = √13^ -1² Ini adalah eh

0:36

teorema Pythagoras ya dek ya nanti hasil

0:39

akhirnya adalah

0:40

[Musik]

0:41

√18 kemudian jika H = 2 maka V = √13² -

0:47

2² =

0:51

√15 jadi secara umum jika h = x maka V

0:56

itu akan sama dengan √13² - x² =

1:01

√19 -

1:03

x² nah apabila V ditulis sebagai fungsi

1:07

f terhadap X atau V = FX diperoleh FX

1:13

itu sama dengan √19

1:16

- x^ yang ini tadi ya Nah fungsi f

1:20

tersebut merupakan contoh fungsi akar

1:24

jadi secara umum fungsi akar dapat kita

1:26

sajikan atau dapat kita definisikan

1:29

sebagai berikut ya di sini kita punya

1:32

definisi

1:33

5.7 jika gx adalah suatu fungsi dan n

1:38

adalah bilangan bulat lebih dari 1 ini

1:42

syaratnya ya maka FX =

1:46

p n dari gx itu merupakan fungsi akar

1:50

jadi istilahnya ini adalah bentuk umum

1:52

dari fungsi akar ya catatan pada

1:56

pembahasan fungsi akar ini ruang lingkup

1:58

bilangan yang kita bahas itu adalah

2:00

bilangan riil berarti tidak termasuk

2:03

bilangan imajiner kemudian Bagaimana

2:06

cara menentukan daerah asal ee dari

2:09

sebuah fungsi akar untuk menjawab

2:11

pertanyaan ini lakukan kegiatan

2:13

eksplorasi berikut menentukan daerah

2:16

asal ya pada fungsi akar diketahui

2:19

fungsi fx = ak k dari x ya Jadi kalau

2:23

pangkatnya di sini atau n-nya di sini

2:25

tidak ditulis maka artinya ini adalah ak

2:28

P 2 atau di akar ku dari X lakukan

2:32

langkah-langkah berikut ini ya yang

2:35

pertama Tentukan pasangan berurutan X FX

2:38

yang memenuhi fungsi fx = x Nah di sini

2:42

x-nya = -2 dan -1 Maka nanti y-nya atau

2:47

fx-nya itu menjadi tidak

2:50

terdefinisi jadi kita tahu kalau akar

2:53

kuadrat nah di dalamnya tanda akar itu

2:56

tidak boleh berupah bilangan negatif

2:58

nanti kalau adik-adik cek ya di

2:59

kalkulator misalkan ak -2 atau √ -4 ya

3:04

pokoknya akar bilangan negatif pasti

3:06

Nanti munculnya itu adalah e nah Apa itu

3:09

e yaitu error ya tidak terdefinisi baru

3:12

ketika x = 0 ya akar kuadr dari 0 itu

3:16

sama dengan 0 lalu √1 itu 1 √2 itu 1,4

3:21

√3 itu 1,7 ya ini saya ee bulatkan

3:25

supaya mudah Oke ini boleh kita teruskan

3:29

ini sebenarnya nanti √4 itu 2 √5 sekian

3:33

√6 sekian dan seterusnya dan seterusnya

3:35

Nah dari pasangan berurutan di atas

3:38

Gambarlah grafik fungsi f ya jadi

3:41

istilahnya di sini Kita sudah berhasil

3:43

menemukan beberapa titik Ya dek ya yang

3:46

nantinya akan dilalui oleh kurva fx = x

3:50

Nah di sini saya ee sudah gambar dengan

3:53

menggunakan aplikasi geogebra ya supaya

3:56

gambarnya bagus nanti adik-adik boleh

3:57

mencoba sendiri ee dengan cara manual

4:00

boleh nanti tinggal diplot ya Jadi ini

4:02

dimulai dari titik 0,0 karena kalau

4:05

x-nya negatif ini kan tidak terdefinisi

4:07

Nah maka dimulai dari titik 0,0 Lalu

4:12

1,1 kemudian

4:14

2,1,4

4:16

3,1,7 dan seterusnya nanti di sini ada 9

4:20

gitu ya Ee nanti titiknya kira-kira ada

4:23

di sini nah ini ya 9,3 karena akar kur

4:26

dari 9 = 3 kemudian nanti di hungkan

4:30

dengan garis Nah kira-kira nanti bentuk

4:32

kurvanya seperti ini Nah selanjutnya

4:35

dari gambar grafik Tentukan daerah asal

4:38

bagi fungsi fx ya Nah karena kalau x-nya

4:42

negatif tidak terdefinisi maka di sini

4:44

dapat kita simpulkan bahwa domain ya

4:47

atau daerah asal bagi fungsi fx itu

4:50

adalah himpunan X di mana X lebih dari

4:54

atau sama dengan 0 x elemen bilangan

4:58

riil nah nah ini adalah jawabannya

5:02

Oke kita lanjutkan lakukan langkah yang

5:05

sama untuk menentukan Daerah asal fungsi

5:08

akar GX hx dan BX ya kita mulai dengan y

5:13

= GX terlebih dahulu nah ini supaya

5:16

cepat ini sudah saya hitung dengan

5:17

menggunakan kalkulator ya dek ya untuk

5:20

masing-masing nilai x jadi ^ 3 dari -2

5:24

itu -1,25

5:27

√ p 3 dari -1 itu -1 dan seterusnya lalu

5:32

ini kalau kita Gambarkan ee kurvanya

5:34

seperti ini jadi ee walaupun x-nya

5:38

negatif nilai y-nya tetap

5:41

terdefinisi maka dari sini bisa kita

5:43

simpulkan bahwa domain bagi fungsi gx

5:47

itu adalah himpunan X di mana X elemen

5:52

bilangan RI ya Jadi boleh positif boleh

5:56

0 boleh negatif ya kita lanjutkan dengan

6:01

fungsi hx √ p 4 dari X ya Ini sudah saya

6:05

hitung juga nah ternyata ak p 4 dari

6:09

bilangan negatif tidak terdefinisi ya

6:13

kemudian ini nanti kalau kita Gambarkan

6:15

kurvanya nah bentuk kurvanya seperti ini

6:18

mirip ee kurvanya Mirip ya seperti ee

6:21

fungsi fx yaitu akar^ 2 atau ak^ dari X

6:25

maka dari itu di sini bisa kita

6:27

simpulkan bahwa Dom Min ya Bagi EE

6:31

fungsi

6:32

hx itu

6:34

adalah himpunan X di mana X leh dari

6:38

atau sama dengan 0 yang mana X itu

6:42

elemen bilangan riil Ya kurang 1 lagi

6:46

untuk fungsi PX ini sambil kita amati ee

6:50

polanya ya P 5 dari X nah ternyata ee ak

6:55

P 5 dari bilangan negatif itu

6:57

terdefinisi ya ya Maka nanti kalau kita

7:00

Gambarkan nah kurvanya kira-kira

7:03

bentuknya seperti ini Sehingga domain

7:05

bagi fungsi PX itu adalah himpunan X di

7:10

mana X elemen bilangan RI Ya baik Nah

7:17

dari fungsi f g h dan P dugaan apa yang

7:21

kalian peroleh Jelaskan ini terkait

7:23

dengan ee penentuan domain ya dek ya

7:26

dari fungsi akar nah sebenarnya jawaban

7:29

atas pertanyaan ini itu ada di ee

7:32

paragraf berikutnya ya langsung aja

7:35

secara umum daerah asal fungsi akar

7:37

adalah sebagai berikut Jadi jika

7:40

diketahui fungsi fx = ^ n dari gx dengan

7:43

n adalah bilangan bulat lebih dari 1

7:47

maka Daerah asal fungsi f dapat kita

7:49

peroleh sebagai berikut ya yang pertama

7:52

Jika n merupakan bilangan genap 2 4 6 8

7:56

10 12 dan seterusnya Daerah asal fungsi

8:00

akar F itu mencakup semua nilai pada

8:03

daerah asal GX yang tidak menyebabkan GX

8:07

kurang dari 0 jadi gampangannya begini

8:11

kalau n itu merupakan bilangan genap ya

8:15

habis dibagi 2 ini contohnya maka GX ini

8:19

tidak boleh sampai bernilai

8:22

negatif itu poinnya ya kemudian Jika

8:26

nilai n itu ganjil ya jika n itu ganjil

8:30

N = 1 ini rasanya 1 ini salah ketik ya

8:33

karena kan n itu harus bilangan bulat

8:36

lebih dari 1 berarti ketika n = 3 5 7 9

8:41

dan seterusnya Daerah asal fungsi akar F

8:44

itu mencakup semua nilai pada daerah

8:46

asal GX jadi GX itu boleh positif boleh

8:51

negatif boleh 0 gitu Ya baik daerah

8:55

hasil atau range fungsi selanjutnya

8:58

dapat kita lihat Pak pada contoh

9:01

5.16 menentukan daerah asal domain ya

9:04

dan daerah hasil range bagi fungsi akar

9:07

Tentukan daerah asal dan daerah hasil

9:10

dari fungsi fx =

9:12

x - 2 alternatif penyelesaian Daerah

9:17

asal fungsi akar F mencakup semua

9:19

bilangan riil yang tidak menyebabkan x -

9:22

2 kur dari 0 ya Ingat yang tadi jadi

9:25

kalau di sini n-nya itu sama dengan 2 ya

9:28

ini kalau tidak ditulis berarti ini kan

9:30

akar kuadrat ya akar Pang 2 maka fungsi

9:35

yang ada di dalamnya tanda akar ya X -2

9:39

ini tidak boleh kurang dari 0 tidak

9:42

boleh berupa bilangan negatif Nah untuk

9:46

menentukan Daerah asal fungsi f maka hal

9:49

pertama yang dilakukan adalah ini kita

9:51

melakukan sebaliknya ya yaitu menemukan

9:54

penyebab X -2 kur Dar 0 ya tinggal X -2

9:58

kur dari 0 maka nilai x yang memenuhi

10:01

itu adalah x kur dari 2 Jadi -2 itu kita

10:06

pindah ruas ke kanan gitu Nah karena

10:09

yang menyebabkan X -2 - Dar 0 adalah x -

10:13

Dar 2 maka Daerah asal fungsi rasional F

10:16

adalah himpunan semua bilangan riil yang

10:19

lebih dari 2 atau sama dengan 2 atau

10:23

dapat ditulis DF adalah himpunan X di

10:27

mana X Le dari atau sama 2 x elemen

10:30

bilangan riil nah kemudian kalau daerah

10:34

hasil e bagi fungsi f atau RF ya adalah

10:39

himpunan y Di mana y itu lebih dari atau

10:41

sama dengan 0 y elemen bilangan Ril nah

10:44

ini penting ya Yang Pertama jadi untuk

10:48

menentukan domain terlebih dahulu ya

10:50

kita bisa langsung ee menuliskan

10:53

syaratnya seperti ini x -2 itu harus

10:56

lebih dari atau sama dengan 0 Nah kayak

10:58

gini juga boleh ya Maka nanti X leh dari

11:01

atau sama dengan 2 Nah kan sama ya ini

11:05

terkait dengan mencari domain Kemudian

11:08

untuk mencari range ya daerah hasil bagi

11:12

fungsi x - 2 FX = √x - 2 nah ini sering

11:16

salah ya

11:18

Jadi kalau misalkan ya kita pakai angka

11:21

aja √4 Nah √4 itu berapa √4 itu bukan 2

11:28

eh bukan plus-2 ya Jadi ini bukan

11:32

plus-2 nah ini

11:36

salah ya yang benar √4 itu sama dengan 2

11:41

kalau √9 itu sama dengan 3 ya bukan +-3

11:46

√1 itu sama dengan 4 bukan plus-4 dan

11:51

seterusnya nah kecuali kalau begini x^ =

11:56

4 Tentukan nilai x Nah maka di di sini X

12:00

itu sama dengan + -2 Jadi yang memenuhi

12:03

X itu bisa 2 bisa -2 Tetapi kalau yang

12:08

ditanyakan itu adalah berapa √4 ya akar

12:11

kuadrat dari 4 itu adalah 2 bukan -2 ya

12:16

hanya 2 saja nah sehingga di sini dapat

12:20

kita simpulkan bahwa daerah hasil atau

12:23

range bagi fungsi fx = √x - 2 itu adalah

12:27

himpunan Y di mana y itu lebih dari atau

12:31

sama dengan 0 pokoknya berupa bilangan

12:33

positif nah tidak mungkin berupa

12:35

bilangan negatif gitu Ya baik kita

12:39

lanjutkan lagi di sini ada soal Mari

12:42

mencoba Tentukan daerah asal dan daerah

12:44

hasil bagi fungsi gx = ak 4/x - 2 ya Oke

12:51

ini adalah fungsi

12:53

akar yang pertama kita akan mencari

12:56

domain terlebih dahulu ya Nah untuk

13:02

mencari domain karena kebetulan di sini

13:04

fungsi yang terletak di dalamnya tanda

13:07

akar itu e merupakan bentuk pecahan ya

13:10

Yang mana kalau pada bentuk pecahan

13:12

penyebut ini tidak boleh

13:14

ee bernilai sama dengan 0 maka kita

13:17

tulis langsung x - 2 tidak boleh sama

13:20

dengan 0 sehingga X tidak boleh sama

13:23

dengan 2 ya -2 pindah ke kanan jadinya +

13:26

2 lalu ini kita buat eh garis

13:30

bilangannya ya X tidak ama 2 berarti di

13:34

sini lubang nah ini 2 maka nanti nilai x

13:38

yang memenuhi itu adalah x > dari 2 dan

13:42

X kur dari 2 ini yang memenuhi

13:46

Oke selanjutnya

13:50

4/x - 2 ya ingat kalau di sini n-nya itu

13:55

merupakan bilangan genap ya ini kan n =

13:58

2 bilangan genap berarti fungsi yang

14:01

terletak di dalamnya tanda akar ini

14:04

harus lebih dari atau sama dengan 0 ya

14:07

tidak boleh kurang dari 0 nah ini harus

14:09

lebih dari atau sama dengan 0 Nah

14:13

tinggal kita selesaikan ya bentuk

14:15

pertidaksamaan seperti ini ini kan

14:16

gampang berarti kan pembuat ol0nya

14:18

adalah x = 2 jadi X -2 ini sama ya

14:22

sebenarnya ya tapi kita cari pembuat

14:24

olnya nah berhatikan X -2 = 0 maka x = 2

14:31

ya lalu kita buat garis bilangannya juga

14:34

ya berarti di sini kan lebih dari atau

14:37

sama dengan maka ini bulatannya utuh nah

14:40

ini diarsir ya ini dua kemudian kita

14:43

lakukan uji titik seperti biasa jadi

14:46

yang paling gampang itu adalah ketika x

14:48

= e 0 ya dek ya kita masukkan ke sini

14:51

jadi 4 / 0 -2 berarti 4 / -2 itu

14:56

hasilnya adalah -2 maka di sebelah

14:59

kirinya 2 ini tandanya adalah negatif ya

15:03

logikanya di sebelah kanannya du ini

15:05

positif Nah ini kan yang kita cari

15:09

adalah yang positif lebih dari atau sama

15:11

dengan 0 berarti nanti yang memenuhi itu

15:13

yang ke kanan nah kemudian kita iris ya

15:17

kalau kita iris di sini dua ini dua

15:19

satunya penuh satunya lubang maka yang

15:22

menang itu adalah yang lubang ya

15:25

Sehingga langsung aja ini dapat kita

15:26

simpulkan bahwa domain bagi fungsi fx eh

15:31

domain bagi fungsi gx ya dek ya domain

15:34

bagi fungsi gx itu kan irisan ee kedua

15:37

garis bilangan ini berarti di sini bisa

15:40

kita Tuliskan himpunan X ya Di mana X Le

15:45

dari 2 ya Jadi yang menang itu adalah

15:48

yang lbang nah X > dari 2 dengan x

15:53

elemen bilangan riil ini jawabannya ya

15:57

selanjutnya untuk Rin ya Nah untuk range

16:00

ini ya langsung saja ini range bagi

16:02

fungsi gx itu adalah himpunan y Di mana

16:07

y lebih dari atau sama dengan 0 lalu y

16:12

elemen bilangan RI gitu ya karena akar

16:17

hasilnya akar kuadrat itu tidak mungkin

16:19

e berupa bilangan negatif pasti berupa

16:22

bilangan positif sama seperti yang

16:24

barusan kita singgung ya di slide

16:26

sebelumnya Oke kita lanjutkan lagi Nah

16:30

untuk menggambar grafik fungsi akar

16:32

dapat kita lihat pada contoh

16:34

5.17 berikut menggambar grafik fungsi

16:37

akar Gambarlah grafik fungsi akar yaitu

16:40

fx =

16:41

x - 3 alternatif penyelesaian grafik

16:45

fungsi fx = x - 3 dapat kita gambar

16:48

dengan melakukan langkah-langkah sebagai

16:51

berikut ya Yang pertama adalah

16:53

menentukan daerah asal atau domain bagi

16:55

fungsi f caranya sama seperti tadi

16:58

Daerah asal fungsi akar F itu mencakup

17:01

semua bilangan Riel yang tidak

17:03

menyebabkan X -3 kur dari 0 atau bisa

17:06

langsung kita tulis X -3 ini harus lebih

17:09

dari atau sama dengan 0 ini domainnya

17:13

Nah untuk menentukan Daerah asal fungsi

17:16

f hal pertama dilakukan adalah mencari

17:18

nilai x yang menyebabkan X -3 kur dari 0

17:23

Oke kita ikuti saja maka nanti x - 3 kur

17:26

0 lalu X itu kurang dari 3 jadi -3

17:29

pindah ke kanan jadinya +3 Nah karena

17:32

penyebab X -3 kur dari 0 adalah x kur

17:36

dari 3 ya jadi kan tidak boleh x - 3 kur

17:39

dari 0 Lah ternyata yang menyebabkan x -

17:42

3 kur dari 0 itu adalah x kur dari 3

17:45

maka Daerah asal fungsi rasional F

17:47

adalah himpunan semua bilangan Riel yang

17:50

lebih dari atau sama dengan 3 nah

17:53

sehingga nanti dapat ditulis DF ya

17:55

domain bagi fungsi f itu adalah himpunan

17:58

X di mana X Le dari atau sama dengan 3

18:01

dan x adalah elemen bilangan riil Oke

18:06

kemudian Daerah asal fungsi f dapat

18:08

memudahkan kita untuk menentukan titik

18:11

bantu ya yang merupakan pasangan

18:13

berurutan X FX yang memenuhi FX = √x - 3

18:19

jadi perhatikan karena di sini nilai x

18:22

ya yang memenuhi itu harus lebih dari

18:24

atau sama dengan 3 maka X yang pertama

18:27

itu ada adalah nah kemudian 4 5 6 7 8 9

18:32

dan seterusnya dan seterusnya jadi

18:34

istilahnya ini hanya mempermudah saja ya

18:37

mempermudah kita saja untuk menentukan

18:40

nilai x awalnya itu berapa yaitu dengan

18:43

cara mencari domainnya terlebih dahulu

18:46

gitu ya Oke ini seperti biasa ee tinggal

18:50

kita masukkan x-nya = 3 ke sini 4 ke

18:53

sini 5 ke sini kemudian dihitung nah

18:55

hasilnya kira-kira seperti ini ya

18:59

nah Gambarlah ini selanjutnya ya

19:01

Gambarlah grafik fungsi fx = akx - 3

19:05

berdasarkan nilai-nilai yang tadi sudah

19:08

ada di tabel yang sudah kita hitung

19:11

kemudian kita masukkan ke dalam tabel

19:13

Nah kira-kira nanti bentuk kurvanya

19:15

seperti ini Oke kita lanjutkan soal Mari

19:20

mencoba Gambarlah grafik fungsi ee

19:23

Gambarlah grafik fungsi-fungsi akar

19:25

berikut ya Ee ini caranya sama berarti

19:29

Ee Kita akan tentukan dulu domain bagi

19:33

masing-masing fungsi ya jadi domain bagi

19:36

FSI GX ini kan akx -5 berarti nanti X di

19:41

sini itu tidak boleh kurang dari 0 ya

19:46

yang boleh yang diizinkan itu adalah x

19:48

Le dari atau sama dengan 0 nah

19:50

sebenarnya sudah ketemu ini jadi domain

19:52

bagi fungi GX itu

19:55

adalah himpunan X di mana nah X harus

19:59

lebih dari atau sama dengan 0 Nah maka

20:01

nanti untuk menentukan pasangan

20:04

berurutan x y ya kita mulai dari x = 0

20:08

nah ketika x = 0 ya nanti y-nya dihitung

20:13

kira-kira berapa kan gitu ya coba aja ya

20:16

kalau √ 0 itu kan 0 0 - 5 itu -5 kalau

20:20

misalkan x = 1 berarti √1 = 1 1 - 5 =

20:28

4 dan seterusnya nah sehingga nanti ee

20:33

kalau kita gambar bentuk kurvanya itu

20:36

semacam ini ya jadi ketika x-nya 0 maka

20:40

y-nya -5 kalau x-nya 1 nanti y-nya -4

20:45

dan seterusnya semakin banyak titik yang

20:47

kita gambar itu semakin memudahkan kita

20:50

ya Kemudian untuk soal nomor 2 nah ini

20:55

hx = √ p 3 e dari X -1 ya caranya sama

21:01

berarti kita tentukan dulu e domainnya

21:04

nah berhubung di sini nnya itu merupakan

21:07

bilangan ganjil Yak ya berarti X -1 ini

21:11

boleh bilangan

21:13

ee negatif boleh 0 boleh bilangan

21:19

positif ya artinya nanti akan dipenuhi

21:23

oleh semua nilai x kan gitu berarti

21:25

domainnya itu adalah ya bagi fungsi hx

21:29

itu adalah himpunan X di mana X elemen

21:33

bilangan riil Nah nanti Ee Kita boleh

21:37

menggunakan nilai x berapapun ya jadi

21:40

misalkan X = -4 nah X = -4 berarti y-nya

21:46

nanti dihitung ya dek ya berarti di sini

21:48

y = √^ 3 dari -4

21:54

-1 = √^ 3 dari -5 nah Nah nanti dihitung

21:58

dengan menggunakan kalkulator dan

22:00

seterusnya ya semakin banyak titik yang

22:03

kita dapatkan maka semakin mempermudah

22:06

kita dalam menggambar kurvanya nah ini

22:08

supaya cepat ya ee Ini sudah saya

22:11

Gambarkan kurvanya dengan menggunakan

22:14

aplikasi geogebra ya bentuk kurvanya

22:16

kira-kira seperti ini jadi kalau x-nya

22:19

sama dengan 1 ya x-nya sama dengan 1

22:23

ternyata berpotongan dengan ee sumbu x

22:26

ya ini kan koordinatnya adal

22:28

1,0 Nah kita coba aja √ P3 dari 1 -1

22:33

berarti kan P3 dari 0 ya ama dengan 0

22:36

Tuh kan cocok ya kan kemudian di sini

22:39

kita cari titik yang gampang-gampang aja

22:41

ya kalau x-nya = 2 nah 2 - 1 itu 1 √ p 3

22:46

dari 1 ya = 1 ya Kalau x-nya ama dengan

22:51

0 0 -1 = -1 √^ 3 dari -1 itu sama dengan

22:58

-1 karena -1 * -1 * -1 itu sama dengan

23:04

-1 gitu ya Oke kita lanjutkan lagi nah

23:09

penerapan fungsi akar melalui kegiatan

23:11

eksplorasi ini kita diajak untuk

23:13

memahami penerapan fungsi akar pada

23:15

kecepatan gelombang tsunami perhatikan

23:18

permasalahan berikut ini kecepatan dalam

23:20

satuan meter perss ya dari gelombang

23:23

tsunami yang melintas di lautan

23:25

merupakan akar dari hasil kali antara

23:28

percepatan gravitasi bumi ya dan

23:31

kedalaman air laut dalam satuan meter

23:34

percepatan gravitasi bumi 9,8 m/s k yang

23:40

a buatlah fungsi untuk memodelkan

23:43

kecepatan tsunami nah kecepatan

23:45

gelombang tsunami kita misalkan sebagai

23:47

V berarti V itu akan sama dengan

23:52

√9,8 ya dikalikan dengan kedalaman ee

23:56

air laut ya kita misalkan saja X nah

23:58

Berarti V = √ 9,8 * X atau di sini bisa

24:04

kita Tuliskan V sebagai fungsi dari X ya

24:08

VX =

24:09

√9,8 dikalikan dengan x kemudian yang B

24:13

Tentukan daerah asal dan daerah hasil

24:16

dari fungsi kecepatan tsunami berarti

24:19

yang pertama

24:20

ee daerah asalnya terlebih dahulu ya

24:23

daerah asal bagi fungsi VX ya karena di

24:27

sini adalah akar Ku √^ 2 ya dek ya maka

24:33

di dalamnya tanda akar ya ini kan kalau

24:36

2 n-nya ama 2 itu kan bilangan genap ya

24:39

berarti fungsi yang terletak di dalamnya

24:42

tanda akar ini tidak boleh bertanda

24:45

negatif ini harus positif nah sehingga

24:49

x-nya di sini juga tidak boleh negatif

24:52

ya kalau 9,8 kan positif positif kali

24:55

negatif adalah bilangan negatif Nah itu

24:57

enggak boleh nah artinya X di sini itu

25:00

paling tidak harus bernilai sama dengan

25:02

0 atau lebih dari 0 Nah itu adalah

25:05

domainnya ya jadi domain bagi fungsi VX

25:09

adalah himpunan X di mana X lebih dari

25:13

atau sama 0 x elemen bilangan riil kalau

25:19

E daerah hasilnya ini jelas ya range

25:23

sebagai fungsi VX ya range sebagai

25:27

fungsi BX itu adalah seluruh bilangan ee

25:32

bulat eh seluruh bilangan positif ya

25:35

tidak mungkin Hasil dari akar kuadrat

25:38

itu merupakan bilangan negatif berarti

25:40

range sebagai fungsi VX itu adalah

25:43

himpunan y Di mana y pasti lebih dari

25:47

atau minimal sama dengan 0 kemudian y

25:50

elemen bilangan riil Ya gampang ya

25:54

kemudian yang d eh yang c dulu ya

25:57

Gambarlah grafik fungsi tersebut baik

26:01

ee Ini sudah saya coba Gambarkan ya

26:06

dengan menggunakan aplikasi geogebra

26:08

hasilnya seperti ini Jadi ini sengaja

26:11

saya menggunakan ee tabel yang ada di

26:15

awal tadi tapi ini sebenarnya gak perlu

26:17

dilakukan ya karena kita tahu bahwa ee

26:20

domain bagi fungsi VX itu kan

26:24

ee himpunan X di mana X itu harus lebih

26:27

dari atau ama dengan 0 Berarti mulai

26:28

dari sini saja Nah nanti gak usah

26:30

ditulis yang ini ya sehingga nanti kalau

26:33

ini digambarkan kurvanya bentuknya

26:35

seperti ini

26:37

Oke kita lanjutkan lagi

26:40

amati grafik fungsi yang kalian gambar

26:42

kemudian

26:43

interpretasikan hasil pengamatan kalian

26:46

nah ini ya ini kurvanya seperti ini

26:51

kemudian ini sumbu mendatar ya ini

26:53

adalah x ya kedalaman air laut ini

26:57

satuannya meter kemudian ini adalah

27:00

kecepatan gelombang tsunami satuannya

27:02

adalah meter/s Nah dari sini kita bisa

27:06

simpulkan ya semakin dalam kedalaman air

27:09

laut maka semakin tinggi kecepatan

27:12

gelombang tsunami Jadi maksudnya semakin

27:15

ke kanan ya kalau semakin ke kanan itu

27:17

artinya kan kedalaman air laut semakin

27:19

bertambah 1 M 2 M 3 m 4 m dan seterusnya

27:23

nah terlihat di sini dari kurva gitu ya

27:26

semakin ke kanan semakin dalam

27:29

ee apa namanya semakin dalam air laut

27:32

maka gelombang tsunami yang dihasilkan

27:36

itu akan semakin tinggi kecepatannya

27:38

gitu ini semakin naik ke atas

27:41

ya kemudian tentukan kecepatan tsunami

27:45

jika kedalaman laut adalah ee 3.000 m

27:49

berarti 3.000 m di sini itu adalah nilai

27:52

x-nya nah ini nilai x-nya ya nanti kalau

27:56

kita hitung ya ya dengan menggunakan

27:58

rumus yang tadi V = √9,8 * X tinggal

28:02

kita ganti di sini x-nya = 3.000 ya Maka

28:06

nanti hasil akhirnya itu akan sama

28:08

dengan

28:11

171,5 m/s ya ini saya hitung dengan

28:14

menggunakan

28:16

kalkulator kemudian nah di video

28:19

selanjutnya nanti kita akan bahas soal

28:21

latihan C ya Ee untuk video materinya

28:25

kita cukupkan dulu sampai di sini semoga

28:27

bermanfaat jika ada pertanyaan silakan

28:30

boleh tulis di kolom komentar terima

28:35

kasih

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free