0:09
Assalamualaikum warahmatullahi
0:11
wabarakatuh bertemu lagi di pelajaran
0:14
Informatika kelas 11 setelah sebelumnya
0:18
kalian sudah belajar tentang proses
0:20
pemrograman ini masih di strategi
0:24
algoritmik dan pemrograman kita
0:27
lanjutkan kepada bagian berpikir
0:30
komputasional yaitu pada bagian rekursi
0:36
berpikir komputasional ini merupakan
0:38
suatu kerangka dan proses berpikir yang
0:41
mencakup perangkat keras perangkat lunak
0:45
dan menalar atau reasoning mengenai
0:52
modal berpikir atau Thinking Out ini
0:55
didukung dan dilengkapi dengan
0:57
pengetahuan teoritis dan praktis serta
1:01
teknik untuk menganalisis memodelkan dan
1:04
menyelesaikan persoalan berikut ini
1:07
pembahasan beberapa konsep dan strategi
1:10
berpikir komputasional yang biasa
1:13
digunakan dalam menyelesaikan persoalan
1:19
pada bagian ini kalian akan mempelajari
1:22
tentang konsep rekursi dan beberapa
1:25
contoh permasalahan yang dapat
1:27
diselesaikan dengan menggunakan konsep
1:30
tersebut salah satunya adalah Barisan
1:36
ilustrasinya mungkin seperti ini
1:40
ada dua cermin yang saling memantulkan
1:43
satu sama lain seperti pada gambar
1:45
sebelah kiri yaitu gambar foto yang
1:48
diunggah di Twitter cermin cermin
1:51
tersebut saling memantulkan satu sama
1:54
lain sehingga pantulan satu cermin akan
1:57
dipantulkan Lagi Dan Lagi secara
2:02
akhirnya hal tersebut menimbulkan efek
2:06
cermin di dalam cermin cermin di dalam
2:08
cermin cermin di dalam cermin cermin di
2:11
dalam Cermin Dan Seterusnya
2:14
contoh lainnya adalah pada gambar
2:17
sebelah kanan yaitu sebuah laptop dengan
2:19
gambar layarnya adalah gambar layar yang
2:23
di dalamnya adalah gambar layar dan lagi
2:27
terus-menerus Hingga semakin mengecil
2:32
suatu masalah dapat didekomposisi
2:35
menjadi permasalahan yang serupa namun
2:38
ukurannya lebih kecil saat kita diminta
2:42
untuk memindahkan satu kardus buku yang
2:44
sangat berat dan tidak dapat kita angkat
2:47
kita akan membagi kardus tersebut ke
2:49
dalam beberapa kardus yang lebih ringan
2:52
sehingga pekerjaan tersebut menjadi
2:54
lebih mudah untuk dikerjakan
2:57
ketika menghitung suatu nilai faktorial
3:00
kita pun harus menghitung nilai
3:02
faktorial yang lebih kecil misalnya
3:05
ketika menghitung 10 faktorial Kita juga
3:10
harus menyelesaikan satu faktorial dua
3:13
faktorial hingga 9 faktorial terlebih
3:18
secara alami terdapat banyak
3:20
permasalahan yang dapat dimodelkan
3:22
dengan lebih mudah menggunakan konsep
3:24
rekursif ini pada bagian ini kalian akan
3:28
mempelajari konsep dasar rekursi yang
3:32
akan sangat berguna untuk melakukan
3:35
dekomposisi pada suatu permasalahan
3:37
besar dalam bentuk permasalahan yang
3:40
lebih kecil dan lebih mudah untuk
3:45
rekursi didefinisikan sebagai sesuatu
3:48
yang mengandung sesuatu itu sendiri
3:51
dapatkah kalian melihat rekursi dalam
3:54
gambar-gambar berikut ini
3:59
gambar sebelah kiri yaitu segitiga
4:05
ini merupakan kumpulan banyak segitiga
4:08
dari segitiga yang paling kecil hingga
4:11
segitiga yang paling besar
4:15
Kemudian pada gambar yang sebelah kanan
4:18
adalah boneka bersarang dari Rusia
4:22
boneka yang paling besar ketika dibuka
4:25
akan ditemukan boneka yang lebih kecil
4:27
lagi dan ketika boneka kedua itu dibuka
4:31
akan ditemukan boneka yang lebih kecil
4:34
lagi dan seterusnya sampai menemukan
4:37
boneka yang paling kecil
4:40
dari contoh kedua gambar tersebut
4:43
dapatkah kalian melihat rekursi
4:49
dalam pembahasan kali ini kita akan
4:52
membahas fungsi atau barusan recurrency
4:56
yaitu fungsi atau barisan dimana nilai
5:00
dari fungsi atau barisan tersebut
5:02
ditentukan atau tergantung dari nilai
5:05
fungsi atau barisan itu sendiri secara
5:09
rekursif pada urutan nilai-nilai
5:14
misalnya kita memiliki sebuah barisan Ai
5:18
dengan I itu 1 2 dan seterusnya sampai n
5:27
Ai = 1 3 5 7 dan seterusnya dimana nilai
5:38
pertama dari barisan A itu adalah 1 dan
5:41
kemudian nilai-nilai berikutnya dalam
5:44
barisan tersebut dihitung dengan cara
5:47
menambahkan nilai 2 kepada nilai barisan
5:52
jadi pada barisan tersebut pada urutan
5:55
pertama adalah 1 kemudian urutan kedua
5:59
itu didapat dari nilai urutan pertama
6:02
ditambah 2 sehingga menghasilkan nilai 3
6:10
dan kemudian pada urutan ketiga
6:13
dihasilkan dari urutan kedua ditambah 2
6:17
sehingga menghasilkan nilai 5 dan
6:21
seterusnya dengan menambahkan dua pada
6:28
kita dapat menuliskan dalam notasi
6:30
rekursif sebagai berikut
6:32
Ai itu bernilai 1 jika i-nya = 1
6:39
jadi pada urutan ke-1 atau pertama itu
6:46
ai-1 itu ditambah 2 jika i-nya lebih
6:50
dari satu jadi pada urutan kedua dan
6:55
seterusnya itu nilainya ditambah 2 dari
7:00
nilai urutan sebelumnya
7:03
pada definisi sebuah barisan atau fungsi
7:06
rekursif selalu ada minimal dua hal yang
7:09
harus ditentukan yaitu yang pertama
7:15
menunjukkan Dasar atau nilai awal dari
7:17
fungsi atau barisan tersebut misalnya
7:23
A1 atau nilai yang ada di urutan yang
7:26
pertama itu adalah 1 kemudian rekursi
7:32
menunjukkan hubungan antara nilai dari
7:35
fungsi atau barisan tersebut dengan
7:37
nilai sebelumnya yang telah ditentukan
7:40
misalnya pada contoh diatas Hi =
7:45
A -1 + 2 jika i-nya itu lebih dari satu
7:56
sebuah fungsi atau barisan rekursif bisa
8:00
jadi ditentukan dari tidak hanya satu
8:02
buah nilai sebelumnya saja tetapi dapat
8:06
juga dari dua tiga dan seterusnya dari
8:14
sebagai contoh sebuah barisan dapat
8:17
didefinisikan sebagai berikut
8:21
itu nilainya 1 jika i-nya 1 atau i-nya 2
8:28
pada urutan pertama dan kedua itu
8:30
nilainya 1 kemudian a i -1 + a -2 jika
8:37
i-nya lebih dari 2 barisan ini dimulai
8:42
dengan nilai 1 Kemudian untuk menentukan
8:45
nilai berikutnya kita hitung dengan cara
8:48
menjumlahkan dua nilai sebelumnya pada
8:53
sehingga didapatkan barisan sebagai
8:59
1 1 2 3 5 8 13 21 dan seterusnya itu
9:11
mulai dari urutan satu kedua ketiga dan
9:13
seterusnya jadi di urutan pertama dan
9:16
kedua adalah 1 kemudian jika i-nya lebih
9:22
dari 2 atau di urutan ketiga keempat dan
9:25
seterusnya itu ditentukan dari
9:28
a -1 + a -2 jadi di urutan ketiga maka
9:38
atau nilai dari urutan kedua ditambah
9:42
nilai dari urutan ke-1 hasilnya adalah 2
9:49
perhatikan urine berikut ini Ai nilainya
9:53
1 jika I = 1 atau i-nya 2 dan a -1 + a
10:01
-2 jika i-nya lebih dari 2 maka
10:05
i-nya 1 atau pada urutan pertama I yaitu
10:13
kemudian di urutan kedua
10:19
karena disitu dipersyaratannya Itu 1
10:24
jika i-nya 1 atau 2 kemudian di urutan
10:28
yang ketiga itu nilainya 2 karena pada
10:32
urutan kedua dan ke-1 ditambahkan yaitu
10:40
selanjutnya pada urutan keempat tentunya
10:43
hasil penjumlahan dari urutan ketiga dan
10:47
urutan kedua yaitu 2 + 1 hasilnya 3 jadi
10:53
pada urutan keempat Ai adalah 3
10:58
Kemudian pada urutan kelima itu nilainya
11:01
5 karena urutan keempat yaitu 3 dan
11:06
urutan ketiga yaitu 2 yaitu ditambahkan
11:13
di urutan keenam itu 8 karena 5 + 3 = 8
11:19
dan di urutan yang ke-7 tentunya adalah
11:23
urutan keenam ditambah urutan ke-5 yaitu
11:27
8 + 5 maka di urutan ke-7 adalah 13
11:35
barisan tadi biasa disebut sebagai
11:38
barisan fibonasi karena dipopulerkan
11:41
oleh seorang matematikawan Italia
11:44
bernama fibonasi yang Nama lengkapnya
11:47
adalah Leonardo bonati yang hidup
11:57
perlu diperhatikan bahwa karena pada
12:00
bagian rekursi kita memerlukan 2 nilai
12:03
terakhir pada bagian basis kita perlu
12:07
mendefinisikan dua nilai pertama dari
12:10
barisan tersebut secara umum banyaknya
12:13
nilai yang harus didefinisikan pada
12:15
bagian basis ditentukan oleh banyaknya
12:18
suku barisan yang diperlukan pada bagian
12:26
selanjutnya Ayo berlatih kerjakan
12:29
aktivitas individu yang pertama tentang
12:32
memahami relasi rekurensi dan yang kedua
12:37
menerapkan konsep rekursi
12:42
setelah selesai melakukan aktivitas
12:44
tersebut jawablah pertanyaan berikut ini
12:47
dalam buku refleksi pertama Apakah
12:50
kalian dapat menentukan nilai dari suatu
12:53
barisan atau fungsi apabila diberikan
12:56
nilai awal dan definisi relasi
13:01
yang kedua Apakah kalian sudah berhasil
13:04
memodelkan contoh masalah pada
13:06
latihan-latihan di atas dalam bentuk
13:11
yang ketiga Apakah kalian merasa ada
13:14
masalah lain yang serupa dalam kehidupan
13:17
sehari-hari yang dapat dimodelkan dalam
13:20
bentuk relasi referensi tadi yang
13:24
keempat pelajaran paling berkesan apa
13:26
yang kalian dapatkan dari aktivitas
13:31
demikian tadi materi strategi algoritmik
13:35
dan pemrograman pada bagian berpikir
13:38
komputasional khususnya pada bagian
13:42
rekursi Terima kasih semoga bermanfaat
13:45
Selamat belajar dan tetap semangat